cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
admin@jurnalistiqomah.org
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
admin@jurnalistiqomah.org
Editorial Address
Desa, Metuk No.008 RT.002 RW. 001, Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI)
ISSN : 30264707     EISSN : 30264170     DOI : https://doi.org/10.62017/jppi.v1i3
Core Subject : Education,
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) adalah jurnal peer-review akses terbuka, yang diterbitkan oleh Publikasi Inspirasi Indonesia. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia adalah platform bagi para peneliti, akademisi, profesional, praktisi, dan mahasiswa untuk menyebarkan dan berbagi pengetahuan melalui makalah penelitian dan studi kasus di bidang pendidikan. Terbit setiap bulan Januari, April, Juli dan Oktober. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan penelitian kepada para pendidik di seluruh dunia. Penulis didorong untuk mengirimkan artikel yang lengkap, belum pernah dipublikasikan, orisinil, dan belum pernah ditinjau di jurnal lain. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Articles 802 Documents
PENERAPAN MEDIA FLASHCARD DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV MI MA’ARIF TUMENGGUNGAN TAHUN PELAJARAN 2025/2026 Riski Meilani; Firdaus; Pamungkas Stiya Mulyani
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 3 (2026): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i3.7415

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan media flashcard digital dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas IV MI Ma’arif Tumenggungan . Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi experimental dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Penentuan sampel dilakukan menggunakan teknik sampling jenuh, di mana kelas IV A yang berjumlah 27 siswa ditetapkan sebagai kelas eksperimen dan kelas IV B yang berjumlah 26 siswa sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen berupa soal pilihan ganda dan essai yang berjumlah 21 butir. Instrumen tersebut telah diuji melalui uji validitas dan uji reliabilitas untuk memastikan kelayakannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media flashcard digital memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan hasil belajar matematika siswa di MI Ma’arif Tumenggungan. Hal ini dibuktikan dengan nilai thitung sebesar 8,87 yang lebih besar daripada ttabel sebesar 2,676, sehingga dapat disimpulkan bahwa media flashcard digital efektif digunakan dalam proses pembelajaran dan dapat meningkatkan hasil belajar matematika kelas IV MI Ma’arif Tumenggungan.
TINGKAT KEMAMPUAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN PJOK MATERI SENAM LANTAI DI SDN 015 LANGKAN KECAMATAN LANGGAM Vinna Irianti; Imam Rahmatullah; Hirja Hidayat
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 3 (2026): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i3.7428

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pembelajaran senam lantai pada mata pelajaran PJOK di SDN 015 Langkan Kecamatan Langgam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan siswa dalam pembelajaran PJOK materi senam lantai. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Subjek penelitian berjumlah 46 siswa kelas VA dan VB. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan penilaian secara langsung, sedangkan analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan angket diperoleh skor 124 dari skor maksimal 180 dengan persentase 68,88% yang termasuk kategori kuat. Sementara itu, hasil penilaian langsung menunjukkan total nilai 2582 dengan rata-rata 56 yang berada pada kategori cukup. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan antara pemahaman dan kemampuan praktik siswa dalam senam lantai. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tingkat kemampuan siswa secara keseluruhan berada pada kategori cukup, meskipun secara pengetahuan dan minat tergolong kuat. Implikasi penelitian ini menunjukkan perlunya peningkatan pada aspek praktik melalui latihan yang lebih rutin, metode pembelajaran yang menarik, serta pendampingan guru yang optimal agar kemampuan siswa berkembang secara maksimal.
EXPLORING STUDENTS’ READING ABILITY BASED ON THEIR STIFIN INTELLIGENCE MACHINE Alvi Rahmatika; Nurhafni Siregar; Teguh Satria Amin; Ahmad Laut Hasibuan
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 3 (2026): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i3.7430

Abstract

Setiap orang memiliki mesin cerdas yang berbeda dan gaya belajar yang berbeda pula. Seringkali siswa juga mengalami kesulitan belajar termasuk kesulitan dalam belajar bahasa Inggris, khususnya dalam keterampilan membaca. Mereka masih membutuhkan tes yang bertujuan untuk mengeksplorasi kemampuan membaca mereka. Dalam hal ini, peneliti menggunakan mesin stylus untuk mengeksplorasi kemampuan membaca siswa dalam belajar bahasa Inggris. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan siswa dalam memahami teks serta kemampuan membaca siswa yang menggunakan mesin cerdas. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 37 mahasiswa program studi Bahasa Inggris Universitas Muslim Bersatu angkatan Al Washliyah 2023/2024. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi dan wawancara. Data diperoleh melalui soal pilihan ganda dan esai. Hasil penelitian menemukan lima tipe keterampilan membaca siswa, yaitu berpikir (10 siswa), intuisi (4 siswa), perasaan (8 siswa), dan insting (6 siswa). Tipe membaca yang paling banyak ditemukan adalah intuitif, karena memiliki skor lebih tinggi pada tes membaca. Tipe intuitif mencapai hasil membaca terbaik, menunjukkan bahwa siswa tipe ini lebih mampu memahami dan menganalisis teks secara mendalam.
Peran Pembelajaran IPA dalam Meningkatkan Kepedulian Siswa MI terhadap Kebersihan Air Sungai Arina Mana Sikana; Muhammad Suwignyo Prayogo
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i4.7466

Abstract

Pencemaran air sungai masih menjadi permasalahan lingkungan yang menunjukkan rendahnya kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, termasuk pada usia sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pembelajaran IPA dalam meningkatkan kepedulian siswa MI terhadap kebersihan air sungai melalui kajian literatur dari berbagai penelitian terdahulu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode kajian pustaka (library research). Sumber data diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, artikel penelitian, dan dokumen akademik lain yang relevan dengan pembelajaran IPA, pendidikan lingkungan, dan kepedulian siswa terhadap kebersihan air sungai. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui proses membandingkan, menghubungkan, menginterpretasikan, dan menyimpulkan berbagai hasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran IPA berbasis lingkungan memiliki peran penting dalam meningkatkan kepedulian siswa terhadap kebersihan air sungai. Berbagai model pembelajaran seperti Problem Based Learning (PBL), Project Based Learning (PjBL), Discovery Learning, integrasi nilai-nilai Islam, pemanfaatan teknologi, dan kegiatan berbasis proyek terbukti mampu meningkatkan kesadaran, keterlibatan, serta tindakan nyata siswa dalam menjaga lingkungan. Pembelajaran yang dikaitkan dengan kondisi nyata di sekitar siswa juga membuat proses pembelajaran lebih kontekstual dan bermakna. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa pembelajaran IPA berbasis lingkungan dapat dijadikan alternatif dalam membentuk karakter peduli lingkungan siswa sejak dini.
ANALISIS INOVASI PEMBELAJARAN BERBASIS VIDEO INTERAKTIF DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWASEKOLAH DASAR Putri Addasia; Siti Munfiatik
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 3 (2026): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i3.7480

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan video interaktif sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan minat belajar siswa melalui metode library research. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi dokumentasi dari berbagai literatur seperti jurnal, buku, dan penelitian terdahulu yang relevan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran yang komprehensif. Hasil kajian menunjukkan bahwa video interaktif merupakan inovasi pembelajaran yang menggabungkan unsur visual, audio, dan interaksi sehingga mampu menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan tidak monoton. Penggunaan media ini terbukti meningkatkan ketertarikan, keaktifan, dan perhatian siswa dalam proses pembelajaran, serta berdampak positif terhadap peningkatan minat belajar. Namun, masih terdapat kendala seperti keterbatasan fasilitas, akses teknologi, dan kemampuan guru dalam mengembangkan media pembelajaran digital. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi guru serta dukungan sarana dan prasarana agar implementasi video interaktif dapat berjalan lebih efektif.
Penggunaan Media Pembelajaran Digital dalam Memvisualisasikan Proses Mikroskopis Ekskresi Ginjal: Studi Literatur Intan Nisfiya; Muhammad Suwignyo Prayogo; Annisa Asykarun Ni’mah
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i4.7484

Abstract

Integrasi teknologi dalam pendidikan sangat penting untuk memvisualisasikan konsep-konsep abstrak, khususnya pada sistem ekskresi manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas media pembelajaran digital dalam menjelaskan proses mikroskopis pada ginjal yang sering sulit dipahami oleh siswa. Kebaruan penelitian ini terletak pada fokusnya yang secara khusus mengkaji integrasi simulasi interaktif, video animasi, dan augmented reality dalam memvisualisasikan proses mikroskopis ginjal, yang masih terbatas dalam penelitian sebelumnya. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis sumber-sumber dari basis data akademik yang berkaitan dengan media pembelajaran digital dalam pendidikan biologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media digital mampu meningkatkan pemahaman konseptual siswa melalui visualisasi proses filtrasi, reabsorpsi, dan sekresi yang lebih jelas dan interaktif. Simulasi interaktif membantu siswa memahami proses yang tidak dapat diamati secara langsung, sementara augmented reality memberikan pengalaman belajar yang imersif. Secara keseluruhan, media pembelajaran digital efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep dan motivasi belajar siswa pada materi sistem ekskresi ginjal.
Dialektika Pembaruan dan Tradisi: Analisis Perbandingan Pemikiran Keagamaan Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama Aisyah Aulia Nur Muallifah; Ilham Kurniawan; Ririn Ina Thaharah; Sutrimo Purnomo
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i4.7505

Abstract

Abstrak Sejarah, tokoh, serta pemikiran pendidikan Islam dalam dua organisasi Islam besar di Indonesia, yaitu Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama. Kedua organisasi ini memiliki peran yang sangat penting dalam perkembangan pendidikan Islam di Indonesia sejak masa sebelum kemerdekaan hingga sekarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur, yaitu dengan mengkaji berbagai sumber seperti buku, jurnal, dan penelitian yang berkaitan dengan topik pembahasan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa Muhammadiyah yang didirikan oleh Ahmad Dahlan pada tahun 1912 lebih menekankan pada pembaruan pendidikan dengan memadukan ilmu agama dan ilmu pengetahuan umum. Melalui sistem pendidikan yang lebih modern, Muhammadiyah berupaya menciptakan generasi Islam yang berilmu, rasional, dan mampu menghadapi perkembangan zaman. Sementara itu, Nahdlatul Ulama yang didirikan oleh Hasyim Asy'ari pada tahun 1926 mengembangkan pendidikan yang berakar pada tradisi pesantren. Pendidikan dalam lingkungan NU lebih menekankan pada penguatan ilmu agama, akhlak, serta penghormatan terhadap guru dan ilmu pengetahuan. Meskipun memiliki pendekatan yang berbeda, kedua organisasi ini sama-sama memberikan kontribusi besar dalam perkembangan pendidikan Islam di Indonesia. Muhammadiyah dikenal dengan sistem pendidikan modernnya, sedangkan NU kuat dalam jaringan pesantren dan pendidikan berbasis masyarakat. Perbedaan tersebut justru saling melengkapi dan berperan penting dalam membentuk pendidikan Islam yang moderat, berkembang, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Abstract This study discusses the history, figures, and educational thoughts of Islam within two major Islamic organizations in Indonesia, namely Muhammadiyah and Nahdlatul Ulama. Both organizations have played a very important role in the development of Islamic education in Indonesia from the pre-independence era until the present. This research uses a qualitative method with a literature study approach by examining various sources such as books, journals, and studies related to the topic. The results show that Muhammadiyah, founded by Ahmad Dahlan in 1912, emphasizes educational reform by combining religious and general sciences. Through a more modern educational system, Muhammadiyah seeks to create knowledgeable, rational Muslim generations capable of facing modern developments. Meanwhile, Nahdlatul Ulama, founded by Hasyim Asy'ari in 1926, develops education rooted in the pesantren tradition. Education within NU places greater emphasis on strengthening religious knowledge, morality, and respect for teachers and knowledge. Although they have different approaches, both organizations have made major contributions to the development of Islamic education in Indonesia. Muhammadiyah is known for its modern education system, while NU is strong in pesantren networks and community-based education. These differences complement one another and play an important role in shaping moderate, progressive Islamic education that meets the needs of Indonesian society.    
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN KURIKULUM MERDEKA DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IX MTs AR-RAUDHATUL HASANAH MEDAN Nabila Sahana Nasution; Rijal
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 3 (2026): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i3.7506

Abstract

Kurikulum Merdeka merupakan  kurikulum  dengan pembelajaran intra-kurikuler yang beragam di mana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi. Dalam proses pembelajaran guru memiliki keleluasaan untuk memilih berbagai perangkat pembelajaran sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat peserta didik. Di dalam kurikulum ini terdapat proyek untuk menguatkan pencapaian profil pelajar Pancasila. Kemudian, dikembangkan berdasarkan tema tertentu yang ditetapkan oleh pemerintah. Proyek ini tidak bertujuan untuk mencapai target capaian pembelajaran tertentu, sehingga tidak terikat pada konten mata pelajaran. Pada perkembangannya masalah utama dalam pembelajaran yang berlangsung hampir disetiap sekolah di Indonesia akhir-akhir ini adalah rendahnya daya serap peserta didik terhadap pelajaran yang disampaikan guru. Hal ini dapat kita ketahui dari rendahnya nilai rata-rata hasil belajar peserta didik yang diperoleh dalam setiap mata pelajaran, seperti pelajaran IPS. Berdasarkan observasi awal yang dilakukan oleh penulis di sekolah MTs Ar-Raudhatul Hasanah Medan menemukan bahwa hasil belajar peserta didik kelas IX tergolong rendah yang diukur dari nilai rata-rata ujian bulanan siswa. Nilai rata-rata yang mereka peroleh hanya sekitar 50% dari siswa yang tuntas dengan Kriteria Ketuntasan Minimal ( KKM ) 70. Berdasarkan gambaran dari hasil observasi terlihat bahwa rendahnya hasil belajar peserta didik dikarenakan suasana kelas cenderung kegiatan pembelajaran masih berpusat pada guru (teacher centered learning) yang dilakukan secara konvensional yang mengakibatkan siswa menjadi pasif. Meskipun demikian guru lebih suka menerapkan metode tersebut, sebab tidak memerlukan alat dan bahan praktek. Cukup menjelaskan konsep-konsep yang ada pada buku ajar atau buku referensi lain. Dalam situasi yang seperti ini guru tidak mengajarkan siswa strategi belajar yang dapat memahami bagaimana belajar, berpikir dan memotivasi diri sendiri. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah penerapan metode pembelajaran kurikulum merdeka dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas IX MTs Ar-Raudhatul Hasanah Medan TA.  2023/2024. Berdasarkan rumusan masalah diatas maka tujuan penelitian ini adalah : “Berdasarkan rumusan masalah diatas, maka yang menjadi tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah dengan menerapkan  metode pembelajaran kurikulum merdeka dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas IX di MTs Ar-Raudhatul Hasanah Medan TA. 2023/2024”. Anggapan dasar dalam penelitian ini adalah : Ada peningkatan hasil belajar siswa kelas IX MTS Ar-Raudhatul Hasanah Medan dengan menerapkan metode kurikulum merdeka”. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang pelaksaannya didesain dalam bentuk siklus, dimana penelitian ini dilakukan sebanyak 2 (dua) siklus. Subjek penelitian ini adalah kelas IX MTs Ar-Raudhatul Hasanah Medan dengan jumlah siswa sebanyak 34 orang. Penelitian ini dilakukan di MTs Ar-Raudhatul Hasanah Medan yang beralamat di Medan Sumatera Utara dengan menerapkan metode pembelajaran kurikulum merdeka dalam meningkatkan hasil belajar  IPS siswa Tahun Pelajaran 2023/2024. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (clasroom Action Research). Sebelum menerapkan metode pembelajaran Kurikulum merdeka guru memberikan tes awal untuk mengetahui sejauh mana tingkat pemahaman awal siswa terhadap materi pelajaran. Kemudian akan diberikan tes untuk mengetahui perubahan hasil setelah metode pembelajaran diterapkan. Hasil pengamatan aktivitas siswa telah telah termotivasi melakukan aktivitas-aktivitas yang terdapat dalam pembelajaran metode Kurikulum merdeka. Aktivitas siswa pada setiap siklus mengalami peningkatan sebesar 94,12%, pada siklus I 44,12% sedangkan pada siklus II 94,12% maka dapat disimpulkan siswa telah dikategorikan baik.  Penerapan metode Kurikulum merdeka  berhasil meningkatan hasil belajar siswa, dapat dilihat dari perubahan hasil belajar siswa, pada siklus I diperoleh rata-rata siswa 63,24 , sedangkan pada siklus II diperoleh rata-rata nilai 74,12. Peningkatan rata-rata nilai siswa dari siklus I ke siklus II adalah sebesar 10,88 siswa yang mencapai standar kelulusan belajar sesuai dengan KKM sekolah adalah nilai 70 maka dapat disimpulkan, hasil belajr siswa dinyatakan tuntas.
Pengantar Evaluasi Kelembagaan Pendidikan Islam: Konsep, Tujuan, Prinsip, Dimensi, Dan Ruang Lingkup Rahmayani, Lara; Desy Eka Citra Dewi
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i4.7527

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji secara komprehensif konsep pengantar evaluasi kelembagaan pendidikan Islam yang mencakup pengertian, tujuan, manfaat, prinsip-prinsip, dimensi, dan ruang lingkupnya. Kajian ini penting mengingat lembaga pendidikan Islam meliputi madrasah, pesantren, dan sekolah berbasis Islam menghadapi berbagai tantangan kompleks di era globalisasi yang menuntut peningkatan mutu berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan pendekatan analisis isi (content analysis) terhadap berbagai sumber primer dan sekunder yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa evaluasi kelembagaan pendidikan Islam merupakan instrumen strategis yang jauh melampaui fungsi penilaian administratif semata; ia menjadi mekanisme refleksi, perbaikan, dan pengambilan keputusan berbasis data yang mencakup aspek manajemen, kurikulum, sumber daya manusia, kepemimpinan, sarana prasarana, pendanaan, akhlak, dan hubungan kemasyarakatan semua berlandaskan nilai-nilai Islam. Evaluasi yang sistematis, berkeadilan, objektif, jujur, dan berkelanjutan terbukti mampu mendorong peningkatan mutu lembaga secara menyeluruh sehingga mampu mencetak lulusan yang berilmu, berkarakter, dan berakhlakul karimah sesuai tujuan pendidikan Islam.
INOVASI PENDIDIKAN BERASIS TEKNOLOGI DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR Siti Fatimah; Siti Munfiatik
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i4.7542

Abstract

Penerapan teknologi digital dalam pembelajaran di sekolah dasar masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan infrastruktur, kesenjangan akses teknologi, dan rendahnya kompetensi pendidik digital. Studi ini bertujuan untuk menganalisis berbagai bentuk inovasi pendidikan berbasis teknologi digital dalam pembelajaran sekolah dasar dan mendeskripsikan tantangan penerapannya. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan pustaka, yang mencakup berbagai sumber ilmiah, termasuk jurnal, buku, dan artikel akademis yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi teknologi digital, seperti Sistem Manajemen Pembelajaran (LMS), media interaktif, video pembelajaran, dan pembelajaran Kecerdasan Buatan (AI), dapat mendukung proses pembelajaran yang lebih fleksibel, interaktif, dan menarik bagi siswa sekolah dasar. Lebih lanjut, teknologi digital juga membantu guru dalam memelihara materi dan mengelola pembelajaran. Namun, penerapannya masih dipengaruhi oleh kesiapan infrastruktur dan kompetensi pendidik digital. Studi ini menyimpulkan bahwa inovasi pendidikan berbasis teknologi digital memainkan peran penting dalam mendukung pembelajaran sekolah dasar jika didukung oleh fasilitas dan sumber daya manusia yang memadai.