cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
admin@jurnalistiqomah.org
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
admin@jurnalistiqomah.org
Editorial Address
Desa, Metuk No.008 RT.002 RW. 001, Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI)
ISSN : 30264707     EISSN : 30264170     DOI : https://doi.org/10.62017/jppi.v1i3
Core Subject : Education,
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) adalah jurnal peer-review akses terbuka, yang diterbitkan oleh Publikasi Inspirasi Indonesia. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia adalah platform bagi para peneliti, akademisi, profesional, praktisi, dan mahasiswa untuk menyebarkan dan berbagi pengetahuan melalui makalah penelitian dan studi kasus di bidang pendidikan. Terbit setiap bulan Januari, April, Juli dan Oktober. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan penelitian kepada para pendidik di seluruh dunia. Penulis didorong untuk mengirimkan artikel yang lengkap, belum pernah dipublikasikan, orisinil, dan belum pernah ditinjau di jurnal lain. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Articles 802 Documents
Validitas Media Pop-up Book Digital Pada Materi Keberagaman Budaya Dan Kearifan lokal Barirotun Mahbubah; Sri Cacik; Wendri Wiratsiwi
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i4.7638

Abstract

“Rendahnya hasil belajar dan keterlibatan murid pada pembelajaran IPAS materi keanekaragaman budaya dan kearifan lokal di SDN 03 Sedayulawas disebabkan oleh penggunaan media yang kurang interaktif dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta menguji validitas media Pop-Up Book Digital berbasis kearifan lokal pada siswa kelas IV sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Instrumen penelitian berupa angket validasi yang diberikan kepada ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa untuk menilai kelayakan produk, yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media memperoleh tingkat validitas dari ahli media sebesar 100% dengan kategori sangat valid, ahli materi sebesar 66,7% dengan kategori valid, dan ahli bahasa sebesar 67,5% dengan kategori valid. Berdasarkan hasil validasi secara keseluruhan, media yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan dengan revisi kecil. Media yang dikembangkan mampu menyajikan materi secara visual, interaktif, dan kontekstual sesuai karakteristik peserta didik sekolah dasar. Dengan demikian, media Pop-Up Book Digital dinyatakan layak digunakan dalam pembelajaran IPAS dan diharapkan dapat mendukung peningkatan hasil belajar, keterlibatan, dan keaktifan peserta didik dalam memahami keberagaman budaya dan kearifan lokal.
“Systematic Literature Review: Strategi Pengenalan Pendidikan Seksual pada Anak Usia Dini” Muhammad Haekal; Sujarwo; Desy Safitri
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i4.7642

Abstract

Pendidikan seksual pada anak usia dini merupakan salah satu bentuk pendidikan penting yang bertujuan memberikan pemahaman mengenai tubuh, batasan diri, serta perlindungan terhadap tindak kekerasan seksual. Namun, pelaksanaan pendidikan seksual pada anak usia dini masih menghadapi berbagai tantangan, seperti anggapan tabu di masyarakat, kurangnya pemahaman orang tua dan guru, serta penggunaan metode pembelajaran yang kurang sesuai dengan karakteristik anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai strategi pengenalan pendidikan seksual pada anak usia dini melalui metode Systematic Literature Review (SLR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengenalan pendidikan seksual pada anak usia dini dapat dilakukan melalui penggunaan media video animasi, metode bercerita, lagu edukatif, media audio visual, permainan edukatif, dan pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Strategi tersebut terbukti mampu meningkatkan pemahaman anak mengenai anggota tubuh, batasan tubuh pribadi, serta kemampuan melindungi diri dari tindakan kekerasan seksual. Selain itu, keterlibatan orang tua dan guru menjadi faktor penting dalam keberhasilan pendidikan seksual pada anak usia dini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pengenalan pendidikan seksual harus disesuaikan dengan karakteristik perkembangan anak agar pembelajaran menjadi lebih efektif, menyenangkan, dan mudah dipahami.
Mengenal Sistem Pernapasan Manusia Secara Lengkap Beserta Fungsi Organ-Organ yang Berperan di Dalamnya Diajeng Nur Syabillah; Muhammad Suwignyo Prayogo; Athiyah Husniah El Hilaliyah; Novi Syifaul wijayanti
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i4.7645

Abstract

The human respiratory system is a vital system that plays an important role in maintaining life through the process of gas exchange between oxygen and carbon dioxide. This study aims to comprehensively examine the human respiratory system, including the structure of organs, the function of each organ, the mechanism of respiration, and the factors influencing its performance. The method used in this research is a literature study by reviewing various scientific sources such as textbooks and relevant journal articles. The results show that the respiratory system consists of integrated organs, including the nose, pharynx, larynx, trachea, bronchi, bronchioles, and lungs, which work synergistically in the process of respiration. The respiratory mechanism involves two main processes, namely inspiration and expiration, which occur due to changes in volume and pressure in the thoracic cavity and are regulated by the nervous system. In addition, external factors such as air pollution and smoking habits can affect respiratory function, while a healthy lifestyle can improve lung capacity. This study contributes to providing a more integrated and contextual understanding, thereby increasing public awareness of the importance of maintaining respiratory system health in daily life.  
PEMANFAATAN CERITA RAKYAT DIGITAL SEBAGAI STRATEGI DI SEKOLAH DASAR Lily Hidayati; Siti Munfiatik
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i4.7657

Abstract

Penguatan literasi di sekolah dasar menjadi salah satu agenda penting dalam peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di tengah tantangan pembelajaran pada era digital. Dalam konteks tersebut, cerita rakyat digital muncul sebagai alternatif media pembelajaran yang tidak hanya menarik bagi siswa, tetapi juga mengandung nilai budaya lokal yang relevan untuk pembentukan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan cerita rakyat digital sebagai strategi literasi di sekolah dasar, menganalisis pengaruhnya terhadap minat baca dan kemampuan literasi siswa, serta mengidentifikasi kelebihan dan tantangan implementasinya. Penelitian menggunakan metode literature review dengan desain systematic narrative review terhadap artikel ilmiah yang dipublikasikan pada periode 2020–2026. Data diperoleh dari berbagai basis data akademik melalui proses seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang ketat. Sebanyak 34 artikel dianalisis secara tematik dan disintesis secara naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat digital dimanfaatkan dalam berbagai format, seperti e-book interaktif, animasi, komik digital, aplikasi pembelajaran, dan audio storytelling. Pemanfaatan media ini terbukti mampu meningkatkan minat baca, memperkaya kosakata, memperdalam pemahaman teks, serta mengembangkan literasi digital siswa sekolah dasar. Di sisi lain, implementasinya masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan infrastruktur, kompetensi guru, ketersediaan konten lokal, dan risiko reduksi makna budaya. Penelitian ini menegaskan bahwa cerita rakyat digital merupakan strategi literasi berbasis budaya lokal yang relevan dengan kebutuhan pendidikan abad ke-21. Integrasi media ini secara sistematis dapat memperkuat praktik literasi yang kontekstual, inovatif, dan berkelanjutan.
Eksistensi Supervisi Pendidikan Dalam Meningkatkan Kompetensi Guru Pada Lembaga Pendidikan Latifah; Khairunnida; Suriagiri
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i4.7665

Abstract

Penelitian ini mengkaji eksistensi supervisi pendidikan sebagai instrumen strategis dalam meningkatkan kompetensi guru pada lembaga pendidikan. Supervisi pendidikan merupakan salah satu upaya strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui pengembangan kompetensi guru secara berkelanjutan. Supervisi pendidikan adalah sebuah pengawasan sekaligus layanan bantuan profesional kepada guru yang dirancang untuk memperbaiki proses pembelajaran melalui refleksi dan evaluasi mendalam. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kepustakaan. Data diperoleh melalui kajian berbagai sumber literatur, seperti buku, jurnal, dan dokumen resmi yang berkaitan dengan supervisi pendidikan dan kompetensi guru. Teknik analisis data dilakukan menggunakan analisis isi (content analysis) melalui proses identifikasi, klasifikasi, dan interpretasi data secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi pendidikan memiliki peran penting dalam membantu guru meningkatkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian. Supervisi akademik yang dilaksanakan secara terencana, kolaboratif, dan berorientasi pada pembinaan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran, kedisiplinan, motivasi kerja, serta profesionalisme guru. Selain itu, supervisi juga menjadi sarana refleksi bagi guru dalam memperbaiki metode pembelajaran dan pengelolaan kelas. Namun, implementasi supervisi di lapangan masih menghadapi berbagai tantangan, seperti pendekatan supervisor yang cenderung administratif dan kurang memberikan bimbingan profesional. Oleh karena itu, diperlukan transformasi paradigma supervisi dari pola pengawasan yang bersifat menekan menuju pendekatan yang lebih humanis, kreatif, dan kolaboratif agar tujuan peningkatan mutu pendidikan dapat tercapai secara optimal.
ANALISIS KOMPETENSI SOSIAL GURU DI LINGKUNGAN SEKOLAH Najwa Aulia Gulis; Jawiyah; Ade Irma; Memen Permata Azmi
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i4.7669

Abstract

Kompetensi sosial guru merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki guru dalam mendukung keberhasilan proses pembelajaran. Namun, dalam praktik pendidikan, kompetensi sosial sering kali kurang mendapatkan perhatian dibandingkan kompetensi pedagogik dan profesional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kompetensi sosial guru dalam proses pembelajaran melalui kegiatan observasi langsung di dua sekolah, yaitu Madrasah Aliyah Terantang dan Pondok Pesantren Al-Kahfi. Observasi dilakukan pada semester genap tahun ajaran 2025/2026 terhadap guru matematika di masing-masing sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan instrumen observasi sistematis yang berpedoman pada indikator kompetensi sosial, meliputi kemampuan komunikasi, empati, kerja sama, dan pengelolaan hubungan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru yang memiliki kompetensi sosial yang baik mampu menciptakan suasana belajar yang positif, meningkatkan motivasi belajar siswa, serta membangun hubungan yang harmonis antara guru, siswa, orang tua, dan lingkungan sekolah. Selain itu, ditemukan adanya persamaan dan perbedaan dalam gaya komunikasi, pendekatan empati, dan pola kerja sama antara kedua guru yang diamati. Dengan demikian, kompetensi sosial guru dapat dipandang sebagai faktor penting dalam mendukung terciptanya proses pembelajaran yang efektif, bermakna, dan berkualitas.
Metode dan Strategi Guru PAI terhadap Pembentukan Karakter Religius di MI Ma’arif KlesmanMetode dan Strategi Guru PAI terhadap Pembentukan Karakter Religius di MI Ma’arif Klesman Gilang Anis Salsabila; Sri Haryanto; Darul Muntaha
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i4.7675

Abstract

Pembentukan karakter religius pada siswa madrasah ibtidaiyah perlu dilakukan melalui cara yang dekat dengan kehidupan anak. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan metode guru PAI dalam membentuk karakter religius siswa, strategi penanaman nilai religius, serta faktor pendukung dan penghambatnya di MI Ma’arif Klesman. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi terhadap kepala madrasah, dua guru PAI, siswa kelas V, dan wali murid. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI menggunakan metode ceramah, tanya jawab, motivasi, keteladanan, pembiasaan, dan praktik ibadah. Metode pembiasaan menjadi cara yang paling kuat karena hadir dalam kegiatan salat duha, salat berjamaah, membaca Al-Qur’an, hafalan surat pendek, doa harian, dan budaya sopan santun. Strategi guru dilakukan melalui pembiasaan harian, keteladanan, pengawasan perilaku, motivasi, evaluasi kebiasaan, dan kerja sama dengan orang tua. Faktor pendukungnya ialah program madrasah, lingkungan religius, peran guru, dan dukungan keluarga. Hambatannya meliputi karakter anak yang masih senang bermain, waktu guru yang terbatas, pemakaian HP, serta pengaruh pergaulan.
Perkembangan Manajemen Berbasis Sekolah di Indonesia dalam Perspektif Transformasi Tata Kelola Pendidikan Abad ke-21 Siti Harfihamzah Indra Naomi; Dwi Cahyaningdyah; S Martono
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i4.7694

Abstract

Transformasi tata kelola pendidikan abad ke-21 menuntut perubahan paradigma manajemen sekolah dari sistem birokratis menuju model berbasis otonomi, kolaborasi, dan akuntabilitas publik. Di Indonesia, Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) diperkenalkan sebagai strategi desentralisasi pendidikan sejak era reformasi, namun implementasinya masih menunjukkan kesenjangan antara kebijakan dan praktik di lapangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan kebijakan dan praktik MBS di Indonesia dalam perspektif transformasi tata kelola pendidikan kontemporer. Penelitian menggunakan pendekatan kajian literatur baik dokumen kebijakan pendidikan dan laporan lembaga pendidikan global. Analisis dilakukan melalui sintesis tematik untuk mengidentifikasi pola perkembangan, tantangan implementasi, dan arah transformasi MBS. Hasil kajian menunjukkan tiga fase perkembangan MBS, yaitu desentralisasi administratif, penguatan akuntabilitas mutu, dan transformasi menuju tata kelola sekolah adaptif berbasis inovasi dan digitalisasi. Studi ini merekonstruksi MBS sebagai model tata kelola pendidikan transformasional yang menekankan kepemimpinan sekolah, partisipasi pemangku kepentingan, dan pembelajaran organisasi berkelanjutan.
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Interaktif terhadap Minat Belajar IPA Siswa Di MI Mifathul Ulum Kranjingan Muhammad Ikbal Febriansyah; Muhammad Suwignyo Prayoga; Siti Ismi Khofifah; Ahamd Fahri Ihsani
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i4.7703

Abstract

Minat belajar IPA siswa di tingkat madrasah ibtidaiyah masih tergolong rendah karena proses pembelajaran yang cenderung monoton dan kurang memanfaatkan media pembelajaran yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran interaktif terhadap minat belajar IPA siswa di MI Miftahul Ulum Kranjingan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen dan desain one group pretest-posttest design. Subjek penelitian berjumlah 25 siswa kelas V MI Miftahul Ulum Kranjingan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan minat belajar siswa setelah penggunaan media pembelajaran interaktif, ditunjukkan dengan peningkatan nilai rata-rata pretest sebesar 63,4 menjadi 84,2 pada posttest. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 sehingga penggunaan media pembelajaran interaktif berpengaruh signifikan terhadap minat belajar IPA siswa. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa penggunaan media pembelajaran interaktif dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa serta menciptakan proses pembelajaran yang lebih aktif dan menyenangkan.
Implementasi Pembelajaran IPAS Berbasis Observasi Lapangan untuk Menumbuhkan Kepedulian Lingkungan Siswa Madrasah Ibtidaiyah Islamiyah Adinuso Reban Batang Nabila Putri Muliana; Muhammad Yusuf Amin Nugroho; Aryadi Nursantoso
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i4.7708

Abstract

Pembelajaran IPAS di Madrasah Ibtidaiyah masih sering didominasi metode ceramah sehingga siswa kurang memperoleh pengalaman belajar yang konkret dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran IPAS melalui metode observasi lapangan, mengidentifikasi objek lingkungan yang digunakan dalam pembelajaran, serta menganalisis tumbuhnya sikap peduli lingkungan siswa kelas IV MI Islamiyah Adinuso Reban Batang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian kepala madrasah, guru kelas IV, dan siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran IPAS berbasis observasi lapangan dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang disesuaikan dengan lingkungan sekitar sekolah. Objek pengamatan berupa tanaman pisang, bambu, kopi, singkong, dan rumput liar dimanfaatkan sebagai media pembelajaran nyata bagi siswa. Metode observasi lapangan mampu menumbuhkan sikap peduli lingkungan siswa yang terlihat dari kebiasaan membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan kelas, serta memperlakukan tanaman dengan lebih hati-hati. Dengan demikian, metode observasi lapangan dapat menjadi alternatif pembelajaran kontekstual yang efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa sekaligus membentuk karakter peduli lingkungan.