cover
Contact Name
-
Contact Email
admin.journal@unika.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
admin.journal@unika.ac.id
Editorial Address
Fakultas Kedokteran, Universitas Katolik Soegijapranata, Jl. Pawiyatan Luhur IV/1, Bendan Dhuwur, Semarang 50234, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pranata Biomedika
ISSN : -     EISSN : 28281233     DOI : https://doi.org/10.24167/jpb
Core Subject : Health,
Artikel yang diterbitkan adalah artikel yang mencakup semua aspek di bidang kedokteran dan ilmu kesehatan dari mahasiswa, dosen, dan praktisi yang bekerja di bidang kedokteran dan ilmu kesehatan.
Articles 59 Documents
CORRELATION BETWEEN HEMOGLOBIN LEVEL AND LOW BIRTH WEIGHT AMONG PREGNANT WOMEN IN MANOKWARI, WEST PAPUA Tjitradinata, Cynthia; Setiawan, I Edward Kurnia; Santoso, Ferry; Susianto, Indra Adi; Maya, Tiovani; Sutanto, Eviana Budiartanti; Sebong, Perigrinus Hermin
Jurnal Pranata Biomedika Vol 5, No 1: Maret 2026
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/jpb.v5i1.15238

Abstract

Introduction: Birth weight and its related maternal factors have significantly affected health throughout an individual’s life, particularly in western Indonesia. This study aims to reveal the effect of maternal anemia on low birth weight among newborns in General Hospital.Methods: A formative study was conducted from October to December 2023 in Manokwari, West Papua Province, Indonesia. We used secondary data from the birth cohort register 2022, including maternal socio-demographic information, health-related factors, antenatal visit details, and neonatal birth outcomes.Results: Pregnant women who give birth have an average gestational age of 28.80 (±1.08). The average hemoglobin level among pregnant women is 10.25 (±2.12), and the average newborn birth weight is 2932.9 (±447.1). Maternal age, educational status, employment status, infant gender, gestational age, and comorbidities do not correlate with birth weight. In contrast, hemoglobin levels with birth weight have a significant relationship between maternal hemoglobin levels and newborn birth weight.Conclusion: The study revealed that mothers with low hemoglobin levels are significantly associated with low birth weight among newborns at Manokwari Regional Hospital, West Papua. Future studies should be adjusted to explain pregnant women's iron levels and nutrition intake.
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KADAR HDL PADA TENAGA KERJA UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA TAHUN 2025 Legawa, Elvino; Susianto, Indra Adi; Paotiana, Monica; Safitri, Nathalia; Cynthia, Cynthia
Jurnal Pranata Biomedika Vol 4, No 2: September 2025
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/jpb.v4i2.15226

Abstract

Beberapa teori menyatakan bahwa peningkatan aktivitas fisik merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan kadar HDL sebagai faktor kardioprotektif. HDL merupakan komponen kolesterol yang berfungsi dalam reverse cholesterol transport pathway untuk mencegah adanya atherosklerosis di pembuluh darah. Rendahnya kadar HDL dalam tubuh dapat menyebabkan berbagai macam penyakit yang berhubungan dengan vaskular seperti hipertensi, serangan jantung, stroke, dan lain sebagainya. Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia, sebanyak 87% populasi Indonesia memiliki kadar HDL rendah dan sebanyak 37,4% populasi Indonesia kurang melakukan aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan kadar HDL pada tenaga kerja Universitas Katolik Soegijapranata Semarang Tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan desain penelitian cross-sectional. Sampel penelitian yang digunakan adalah sampel yang berusia 19-44 tahun, memenuhi kriteria inklusi dan bersedia mengikuti penelitian. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Skala data pada penelitian ini adalah ordinal dan analisis data penelitian menggunakan uji Spearman. Terdapat 40 responden dalam penelitian ini, dengan 26 responden perempuan, dan 14 responden laki-laki. Terdapat 7 responden (17,5%) dengan aktivitas fisik kurang, 16 responden (65%) dengan aktivitas fisik sedang, dan 7 responden (17,5%) dengan aktivitas fisik berat. Terdapat 16 responden (40%) dengan kadar HDL low, 23 responden (57,5%) desirable, dan 1 responden (2,5%) optimal. Berdasarkan uji Spearman tidak didapatkan hubungan antara aktivitas fisik dengan kadar HDL (p=0,180). Pada penelitian ini tidak terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan kadar HDL pada tenaga kerja Universitas Katolik Soegijapranata Semarang Tahun 2025. 
KAJIAN PRELIMINARY PROGRAM KB PASCA PERSALINAN PUSKESMAS MANYARAN TAHUN 2023 Gracia, Lintang; Samsuria, Valentino Dhanu Adiputra; Sianturi, Alfonso Septian; Purba, Fransiska Nia Adelina; Hartono, Edward
Jurnal Pranata Biomedika Vol 3, No 2: September 2024
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/jpb.v3i2.11613

Abstract

Program Keluarga Berencana merupakan salah satu program intervensi untuk melakukan pengendalian kehamilan dan kelahiran. KB Pasca Persalinan adalah pelayanan KB yang diberikan sebagai upaya pencegahan kehamilan dengan menggunakan alat/obat kontrasepsi segera setelah persalinan sampai jangka waktu 42 hari setelah melahirkan/masa nifas. Puskesmas Manyaran menjalankan beberapa program dalam upaya melaksanakan program KB Pasca Persalinan yaitu, Kelas ibu hamil, Bumil Cetar dengan Aling, dan bekerja sama dengan jejaring swasta. Sesuai dengan tema Soegijapranata Community Project (SCP) kali ini mahasiswa diharapkan untuk memahami dan mengetahui pentingnya KB Pasca Persalinan. Melihat tercapainya target KBPP Puskesmas Manyaran. Penelitian ini dilakukan dengan desain preliminary Study dengan pendekatan Cross-Sectional melalui metode observasional deskriptif yang mengacu pada program kesehatan, pertimbangan periode program, standar pelayanan minimal yang ditentukan untuk program kesehatan yang dimaksud dan indikator proksi. Analisis data dilakukan secara univariat untuk mengetahui gambaran dan faktor-faktor yang mempengaruhi kenaikan dan penurunan dari cakupan program Keluarga Berencana Pasca Persalinan di Puskesmas Manyaran. Kesimpulan hasil penelitian menunjukkan bahwa program Pemasangan KB Pasca Persalinan yang dilakukan di Puskesmas Manyaran tahun 2023 telah memenuhi indikator keberhasilan. 
ASOSIASI PROFIL LIPID TERHADAP KADAR HBA1C PADA PASIEN DMT2 DI KOTA SEMARANG Kokoh, Charlie; Cynthia, Cynthia; Patinggi, Septin Kamilia
Jurnal Pranata Biomedika Vol 4, No 2: September 2025
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/jpb.v4i2.15232

Abstract

Latar Belakang:Prevalensi diabetes melitus tipe 2 (DMT2) terus meningkat, yaitu 10,5% secara global dan 638.178 kasus di Indonesia menurut SKI 2023, dengan 88.180 kasus di Jawa Tengah. Pasien DMT2 sering mengalami dislipidemia yang dapat memengaruhi kadar HbA1c sebagai indikator gold standar kontrol glikemik. Memahami hubungan profil lipid dan HbA1c penting untuk mendukung pengobatan serta pencegahan komplikasi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan profil lipid terhadap kadar HbA1c pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Mijen Kota Semarang.Metode: Penelitian ini merupakan studi kuantitatif observasional dengan pendekatan cross-sectional menggunakan data sekunder hasil pemeriksaan laboratorium pasien Prolanis tahun 2024. Sampel terdiri dari 81 pasien DMT2 yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, dipilih dengan metode consecutive sampling. Analisis hubungan antara profil lipid dan kadar HbA1c menggunakan uji korelasi Spearman.Hasil: Analisis bivariat menunjukkan kadar kolesterol total (p=0,466) dan LDL (p=0,758) tidak memiliki hubungan signifikan dengan kadar HbA1c. Sebaliknya, kadar HDL menunjukkan hubungan signifikan negatif (p=0,016; r=-0,266), sedangkan trigliserida memiliki hubungan signifikan positif (p=0,013; r=0,276). Dengan demikian, hanya HDL dan trigliserida yang berhubungan secara signifikan dengan kadar HbA1c.Kesimpulan: Mayoritas responden perempuan berusia 45-59 tahun dengan IMT kategori obesitas tingkat 1. Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara kolesterol total dan LDL dengan kadar HbA1c, sedangkan HDL berhubungan negatif dan trigliserida berhubungan positif secara signifikan dengan kadar HbA1c pada pasien diabetes melitus tipe 2.
PROFIL ASOSIASI TINGKAT STRES DENGAN KADAR GLUKOSA DARAH PUASA PESERTA PROLANIS PUSKESMAS KOTA SEMARANG Kurniawan, Sia, Karyn Kristanty; Christyana, To Lidwina Prillya Indra; Novarianto, Justinus Kurniabudhi
Jurnal Pranata Biomedika Vol 4, No 1: Maret 2025
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/jpb.v4i1.15221

Abstract

Latar Belakang: Penyakit Tidak Menular merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas secara global. Diabetes dan hipertensi menjadi PTM yang  paling umum dijumpai pada lansia di puskesmas. Lansia dengan PTM rentan mengalami stres yang dapat mempengaruhi kadar glukosa darah puasa. Prolanis bertujuan mendukung pengelolaan penyakit kronis dan kualitas hidup lansia melalui edukasi, pemantauan kesehatan, konsultasi dan aktivitas fisik.Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan kadar glukosa darah puasa pada lansia peserta Prolanis di Puskesmas Mijen, Puskesmas Ngaliyan, dan Puskesmas Purwoyoso.Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari lansia peserta Prolanis di Puskesmas Mijen, Ngaliyan, dan Purwoyoso yang dipilih melalui purposive sampling. Tingkat stres diukur menggunakan Perceived Stress Scale-10 dan kadar glukosa darah puasa dicatat dari pemeriksaan rutin. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman untuk mengetahui hubungan antara kedua variabel.Kesimpulan: Terdapat hubungan bermakna antara tingkat stres dengan kadar glukosa darah puasa pada lansia peserta Prolanis di Puskesmas Mijen, Ngaliyan, dan Purwoyoso. Semakin tinggi tingkat stres, semakin tinggi pula kadar glukosa darah puasa.
MAPPING INSOMNIA SEVERITY AMONG PROLANIS PATIENTS: A FORMATIVE STUDY IN A REMOTE AREA OF INDONESIA Bachtiar, Vania Angeline; Sebong, Perigrinus Hermin; Pratiwi, Fransiska Inka; Sutanto, Eviana Budiarti; Mandagie, Aprilia Karen; Christyana, To Lidwina Prillya Indra; Santoso, Ferry
Jurnal Pranata Biomedika Vol 5, No 1: Maret 2026
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/jpb.v5i1.15239

Abstract

Background: poor sleep quality among type-2 diabetes mellitus and hypertension patients is a neglected issue in pursuing a continuum of care for the patients. Only little information is available concerning the association between hypertensive and diabetes mellitus conditions and poor quality of sleep among the Indonesian elderly in rural areas. This study aims to assess insomnia severity among PROLANIS patients.Methods: formative research was applied to map the current occurrence of insomnia severity among medical PROLANIS patients Puskesmas Pasir Sakti Lampung Timur. Data were collected through self-questionnaires (n=43). Univariate and ANOVA tests were used with significance (p-value 0.05). Results: the study included 43 participants, with a mean age of 66.02 (± 8.25). The Insomnia Severity Index mean scores were 12.26  ± 5.13 (hypertension), 8.67 ± 7.02 (type-2 diabetes mellitus), and 7.65 ± 5.84 (type-2 diabetes mellitus + hypertension). Our study showed significant differences in the insomnia severity index score between chronic conditions.Conclusions: There was a considerable difference in insomnia severity and sleep hygiene between patients with hypertension, type-2 diabetes mellitus, and type-2 diabetes mellitus + hypertension. Also, sleep hygiene significantly differed between routine and non-medical intake. Future assessment of sleep hygiene and insomnia severity should be intensive and incorporated into the PROLANIS program in Puskesmas. It is also needed for sleep quality literacy interventions among patients in rural areas.
PROFIL KELAINAN RADIOLOGI OSTEOARTRITIS LUTUT DI GROBOGAN JAWA TENGAH Ersani, Josephine Marcella Putri; Setyaningsih, Mayang; Pradnya, Matilda Stella
Jurnal Pranata Biomedika Vol 4, No 2: September 2025
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/jpb.v4i2.15227

Abstract

Osteoartritis merupakan salah satu penyebab utama disabilitas dengan 595 juta kasus global dan 713.783 kasus di Indonesia. RS Panti Rahayu Grobogan mencatat peningkatan kunjungan OA lutut dari 4.993 (2021) menjadi 8.939 (2023). Karakteristik penduduk Grobogan yang mayoritas bekerja di sektor fisik berat sehingga memberikan beban mekanik berlebih pada sendi lutut dan berpotensi mempercepat terjadinya osteoartritis. Variasi IMT diduga berpengaruh terhadap derajat keparahan OA, sehingga penting diteliti hubungannya.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan indeks massa tubuh dengan gambaran kelainan radiologi osteoartritis di Rumah Sakit Panti Rahayu Grobogan.Metode : Jenis penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling dari data sekunder rekam medis pasien OA tahun 2024. Analisis data menggunakan univariat untuk menganalisis distribusi frekuensi data jenis kelamin, IMT, gambaran kelainan radiologi OA lutut, dan jenis pekerjaan, serta uji bivariat dengan uji statistik korelasi Spearman.Hasil: Sebagian besar responden OA dengan IMT obesitas (64,47%) dan overweight (23,7%). Gambaran radiologi OA lutut terbanyak adalah grade 4 (44,7%) dan grade 3 (38,2%). Individu obesitas paling banyak ditemukan pada grade 3 (31,58%) dan grade 4 (26,32%). Uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara IMT dan gambaran kelainan radiologi OA (p0,05).Kesimpulan : Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara IMT dengan gambaran kelainan radiologi OA lutut.
AMYAND’S HERNIA WITH ILEOILEAL AND ILEOCAECAL ADHESION: A CASE REPORT Irawan, Aji Nawa; Patinggi, Septin Kamillia
Jurnal Pranata Biomedika Vol 3, No 2: September 2024
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/jpb.v3i2.11726

Abstract

Amyand’s hernia is a type of hernia which determined by the presence of appendix in hernia sac. This type of hernia is rare, with the incidence about 1%. To diagnose this type of hernia is quite challenging, especially when there’s no complication such as adhesions, incarceration, strangulation or perforation. Thus incidental finding of Amyand’s hernia during operation is common[i]. Adhesions of bowel are band of scar tissue of bowel serosa which formed secondary to surgery, infection, trauma or radiation. Adhesion can be said as a normal healing process but it can lead to abdominal pain or even total bowel obstruction called Adhesive Small Bowel Obstruction (ASBO)[ii].We report a 72 years old male Amyand’s hernia with ileoileal dan ileocaecal adhesion. The patient then treated with open inguinal approach surgery. Although the adhesion didn’t lead to complication of the hernia sac content, but it became quite challenging when we try to reduce caecum and ileum through inner inguinal ring. 
ASOSIASI HIPERTENSI DENGAN LAJU FILTRASI GLOMERULUS Arissya, Azalea Farsya Kanya; Setyaningsih, Mayang; Trisnanto, Rezka Dian
Jurnal Pranata Biomedika Vol 5, No 1: Maret 2026
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/jpb.v5i1.15233

Abstract

Latar belakang : Hipertensi merupakan faktor risiko utama terjadinya kerusakan ginjal. Salah satu parameter untuk menilai fungsi ginjal adalah laju filtrasi glomerulus (LFG). Di Indonesia, penelitian spesifik mengenai hubungan derajat hipertensi dengan LFG masih terbatas.Tujuan penelitian : Mengetahui hubungan antara derajat hipertensi dengan laju filtrasi glomerulus pada pasien rawat inap RS Panti Wilasa dr. Cipto Semarang tahun 2025.Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional dengan desain cross-sectional menggunakan data sekunder rekam medis. Sampel terdiri dari 108 pasien rawat inap hipertensi periode Januari-Maret 2025 yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Derajat hipertensi ditentukan berdasarkan JNC 8 dan LFG dihitung menggunakan rumus CKD-EPI. Analisis meliputi analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Mann-Whitney, korelasi Spearman, dan Chi-square for trend.Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara derajat hipertensi dengan laju filtrasi glomerulus pada pasien rawat inap RS Panti Wilasa dr. Cipto Semarang tahun 2025. Penurunan fungsi ginjal pada pasien hipertensi bersifat multifaktorial dan tidak semata-mata ditentukan oleh derajat hipertensi. 
EFEKTIVITAS LOTION EKSTRAK DAUN MIMBA TERHADAP PRURITUS DAN KUALITAS HIDUP: STUDI QUASI-EKSPERIMENTAL PADA KASUS SKABIES DI DEMAK Stephanie, Vonnie; Hardimarta, Fransisca Prameshinta; Elva Kadarhadi, Elva Kadarhadi
Jurnal Pranata Biomedika Vol 4, No 1: Maret 2025
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/jpb.v4i1.15222

Abstract

Latar Belakang: Skabies merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh infestasi Sarcoptes scabiei dan ditandai dengan pruritus yang mengganggu kualitas hidup penderitanya. Kondisi lingkungan padat seperti pondok pesantren meningkatkan risiko penularan. Daun mimba (Azadirachta indica) mengandung senyawa aktif seperti azadirachtin, nimbin, dan salanin yang memiliki potensi sebagai skabisida dan antipruritus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan lotion ekstrak daun mimba 15% terhadap pruritus dan kualitas hidup penderita skabies di Pondok Pesantren Barokatul Qur’an Demak. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 30 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Intervensi berupa penggunaan lotion ekstrak daun mimba 15% selama 14 hari. Pruritus diukur menggunakan Pruritus Severity Scale, sedangkan kualitas hidup diukur menggunakan kuesioner Dermatology Life Quality Index (DLQI). Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: rata-rata skor pruritus sebelum intervensi sebesar 2,23 menurun menjadi 1,76 setelah intervensi dengan nilai p = 0,002 (p 0,05). Rata-rata skor kualitas hidup sebelum intervensi sebesar 3,23 menurun menjadi 2,16 setelah intervensi dengan nilai p 0,001 (p 0,05). Hasil tersebut menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah penggunaan lotion ekstrak daun mimba 15%. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa lotion ekstrak daun mimba 15% efektif dalam menurunkan pruritus serta meningkatkan kualitas hidup penderita skabies. Penggunaan sediaan berbahan dasar herbal ini dapat menjadi alternatif terapi pendukung pada kasus skabies.