cover
Contact Name
Haris Firmansyah
Contact Email
harisfirmansyah@untan.ac.id
Phone
+6282157578463
Journal Mail Official
jdn.piis@untan.ac.id
Editorial Address
Department of Social Sciences Education Faculty of Teacher Training and Education Universitas Tanjungpura Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, 78124 Indonesia
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Daya Nasional: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora
ISSN : -     EISSN : 29886805     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jdn.
Core Subject : Education, Social,
Daya Nasional: Educational Journal of Social Sciences and Humanities is a journal published by the Department of Social Sciences Education, Faculty of Teacher Training and Education, Tanjungpura University in 2023. Daya Nasional contains research results in Education, Science, social, and Humanities. This journal aims to publish and disseminate writings in the areas of Education, social sciences, and humanities that can contribute to the development of science. Daya Nasional accepts papers in the form of research results and or ideas from academics, practitioners, researchers, and students relevant to the topic of Education, social sciences, and humanities. Daya Nasional publishes comprehensive research articles by inviting experts in their fields to become partners in reviewing articles to be published. Incoming papers will be selected based on scientific studies that are by the scope and focus of the National Daya Journal, provide essential new knowledge, and are very interesting for people in social sciences and humanities. The frequency of Daya National publications is four times a year in March, June, September, and December.
Articles 62 Documents
Dialog agama dalam mewujudkan demokrasi yang sehat Ricky Setiawan Pabayo
Daya Nasional: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 1, No 1 (2023): Maret (2023)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jdn.v1i1.64947

Abstract

Fokus penelitian ini menaruh perhatian pada peranan dialog agama dalam mewujudkan demokrasi yang sehat di Indonesia. Demokrasi yang sehat bukanlah sebagai sebuah tujuan, melainkan sebagai sebuah alat untuk memperluas sifat dasar dari Hak Asasi Manusia dan menjadikan sebagai kemampuan dalam mengatur tatanan sosial untuk mencapai manusia sejati. Namun, semenjak Agama hadir dalam ranah dunia politik menghadirkan sebuah pengertian tentang politik identitas dan meleburkan pengertian demokrasi yang sehat seperti apa. Sehingga, banyak menimbulkan permasalahan akibat politik identitas yang mengatas- namakan agama. Peranan dialog agama dalam mengatasi permasalahan tersebut bukan hanya sebagai bahan diskusi biasa, melainkan sebagai jawaban untuk menangkis politik identitas di Indonesia agar tercapainya sebuah demokrasi yang sehat dalam dunia politik. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan melakukan studi kepustakaan dalam menambah wawasan dan memperkaya isi dari penelitian tersebut. Temuan dari penelitian ini adalah untuk menyadarkan masyarakat Indonesia bahwa dialog agama sangat relevan untuk dilakukan dalam memperbaiki nilai demokrasi yang dirusak melalui politik identitas dan menyelamatkan masyarakat dari penindasan atas politik identitas di Negara Indonesia. Dalam penelitian ini dimuat dalam bentuk pendasaran manusia untuk membantu memahami apa itu demokrasi, bagaimana caranya membangun sebuah demokrasi yang sehat, apa yang menjadi tujuan dialog agama dalam memperbaiki demokrasi yang dirusak akibat politik identitas.
Analisis Nilai Pendidikan Karakter dalam Buku Teks Sejarah Kelas XI Semester 2 Ahmad Farhan Abdullah
Daya Nasional: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 1, No 4 (2023): Desember (2023)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jdn.v1i4.70402

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam buku teks sejarah kelas 11 semester 2. Pendidikan karakter memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian siswa dan membantu mereka menjadi individu yang bertanggung jawab, dan beretika. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis konten untuk mengidentifikasi dan menganalisis nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam buku teks sejarah. Materi-materi dalam buku teks sejarah kelas 11 semester 2 dianalisis dengan fokus pada nilai-nilai seperti semangat kebangsaan, cinta tanah air, demokrasi, peduli sosial, cinta damai, kemandirian, tanggung jawab, kerjasama, dan lain sebagainya. Hasil analisis menunjukkan bahwa buku teks sejarah kelas 11 semester 2 menyajikan berbagai nilai pendidikan karakter dengan baik. Materi-materi sejarah membahas perjuangan kemerdekaan, pembentukan negara, dan perkembangan nasional yang mencerminkan semangat kebangsaan dan cinta tanah air.
Analisis Kognisi dan Mentalitas Mahasiswa Sejarah Universitas Negeri Malang terhadap Isu Terorisme dan Radikalisme Ahmad Zainul Hikam
Daya Nasional: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 1, No 3 (2023): September (2023)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jdn.v1i3.70384

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana terorisme dapat menjadi ancaman dalam mengubah pemikiran dan mentalitas kehidupan mahasiswa. Dasar penulisan artikel ini adalah untuk menelisik dan mengungkap bagaimana lika-liku kontradiksi kenegaraan mengenai terorisme dan radikalisme. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui apakah terorisme dan radikalisme mampu mengubah pemikiran-pemikiran mahasiswa Sejarah Universitas Negeri Malang. Metode penelitian yang dilakukan adalah dengan melibatkan dua teknik penelitian, yaitu studi pustaka dengan mencari rujukan jurnal ilmiah yang memiliki keterkaitan dengan pokok bahasan artikel ini serta melalui  kuesioner tentang terorisme dan radikalisme yang melibatkan mahasiswa Sejarah Universitas Negeri Malang. 
Peranan Hukum Adat Dayak Tolak Sekayok Dalam Membentuk Civic Virtue Remaja Desa Laman Satong Kecamatan Matan Hilir Utara Kabupaten Ketapang Desi Ratnasari; Rustiyarso Rustiyarso; Thomy Sastra Atmaja; Erwin Erwin; Shilmy Purnama
Daya Nasional: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 1, No 2 (2023): Juni (2023)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jdn.v1i2.66189

Abstract

Civic virtue merupakan kebajikan masayarakat atau moral masyarakat seperti disiplin diri, tanggung jawab individu, toleransi kepada keanekaragaman patriotisme, kesabaran dan konsisten rasa kasih serta empati terhadap orang lain, akan tetapi civic virtue sudah jarang diterapkan dikalangan masyarakat mengingat zaman semakin modern sehingga banyak masyarakat yang tidak menerapkan moral kemasyarakatan yang baik. Tujuan penelitin ini adalah untuk mengetahui bagaimana dampak dari hukum adat yang diberlakukan kepada masyarakat apakah moral masyarakat menjadi terbentuk dengan baik dengan diberlakukannya hukum adat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini 10 orang yang terdiri dari Kepala Desa, Ketua Adat, Dewan Adat dan Remaja Desa Laman Satong Kecamatan Matan Hilir Utara Kabupaten Ketapang. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode interaktif yang terdiri dari reduksi data, data display dan penarikan kesimpulan. alat pengumpulan datanya yaitu peneliti itu sendiri, panduan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian bahwa (1) Bentuk hukum adat Dayak Tolak Sekayok seperti bertengkar, mencuri, menghamili anak orang diluar pernikahan, menabrak binatang dan menyerobot lahan milik orang lain. (2) Kendala yang dihadapi ketua adat yakni waktu yang singkat dan jumlah denda yang besar.(3) Solusi atas hambatan yang dihadapi yakni pihak pengurus adat memberikan tambahan waktu kepada si pelaku agar bisa membayar semua peraga adat yang telah ditentukan dan kedua dengan sistem menyicil denda dari sanksi yang didapat si pelaku (4) Dampak hukum adat terhadap pembentukan civic virtue yaitu disiplin, bertanggung jawab, taat hukum, memberikan rasa keadilan, toleransi antar keberagaman serta tingkah laku masyarakat menjadi lebih benar, terarah dan beradab sehingga dapat membentuk civic virtue remaja desa laman satong.Kata kunci : Civic Virtue; Hukum Adat; Remaja;
Peran Guru dalam menerapkan Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran Seni di Kelas V SDN 044 Cicadas Awigombong Kartini, Ayu; Hidayah, Nurul
Daya Nasional: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 2, No 1 (2024): Maret (2024)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jdn.v2i1.75020

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeksripsikan peran guru dalam menerapkan kurikulum merdeka pembelajaran seni di kelas V SDN 044 Cicadas Awigombong. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah wali kelas V SDN 044 Cicadas Awigombong. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pembelajaran seni di Kelas V SDN 044 Cicadas Awigombong sudah menggunakan kurikulum merdeka dimana dalam pengimplementasian P5 guru mendiskusikan bersama siswa atau adanya kesepakatan proyek belajar. Peran guru sebagai demonstrator, sebagai pengelola kelas, mediator, fasilitator dan evaluator. Pembuatan RPP atau modul dikerjakan sendiri dengan membentuk Kelompok Kerja Guru (KKG). Guru dan siswa harus lebih banyak inovatif dan kreatif dalam pembelajaran seni. Kesulitan serta tantangan yang dihadapi guru dalam pembelajaran seni adalah ketika profesinya bukan guru khusus pembelajaran seni, diajarkan materi seperti menari dan teater yang latar belakang belum mempunyai kekhususan untuk diajarkan. Kesulitan lainnya, ketika menghadapi mood anak yang tidak menentu ketika pembelajaran seni.
Menelisik politik identitas di Kalimantan Barat berdasarkan perspektif filsafat politik Armada Riyanto Gerwin Bernardus Putra; F.X. Armada Riyanto
Daya Nasional: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 1, No 1 (2023): Maret (2023)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jdn.v1i1.64948

Abstract

Artikel ini membahas politik identitas sebagai tindakan politis yang bertujuan untuk memajukan kepentingan kelompok berdasarkan kesamaan identitas atau karakteristik mereka. Politik identitas muncul sebagai respons terhadap perlakuan yang tidak adil dalam pelaksanaan hak asasi manusia dan sebagai upaya kelompok yang terpinggirkan untuk menegakkan hak-hak politik dan kebebasan berkeyakinan mereka. Politik identitas terlihat dalam berbagai usaha, mulai dari penyaluran aspirasi untuk mempengaruhi kebijakan hingga penentuan nasib sendiri berdasarkan identitas.Artikel ini juga menguraikan faktor-faktor yang mempengaruhi munculnya politik identitas, seperti ketimpangan ekonomi, kurangnya partisipasi politik, dan kebijakan yang diskriminatif dan eksklusif. Politik identitas memiliki dampak signifikan dalam masyarakat Indonesia, terutama terkait dengan konflik etnis dan hubungan antar suku bangsa.Melalui metode studi literatur dan analisis kualitatif, penulis menyajikan panorama politik identitas di Kalimantan Barat. Identitas etnik di provinsi ini telah mempengaruhi perubahan administrasi pemerintahan dan pembentukan wilayah kekuasaan berdasarkan kelompok etnik. Konflik antarsuku bangsa, terutama antara suku Dayak, Melayu, Madura, dan Cina, sering terjadi di Kalimantan Barat.Artikel ini juga menyoroti peran agama dalam politik identitas. Agama memiliki pengaruh kuat dalam membentuk identitas manusia dan menjadi faktor penting dalam politik identitas. Sejarah Kalimantan Barat mencerminkan peran agama dalam konflik etnis dan hubungan antarsuku.Kesimpulannya, politik identitas merupakan fenomena yang kompleks dan memiliki dampak yang signifikan dalam masyarakat. Artikel ini memberikan wawasan tentang politik identitas di Kalimantan Barat serta peran agama dalam membentuk identitas dan konflik etnis. Pemahaman yang lebih baik tentang politik identitas dapat membantu membangun masyarakat yang lebih inklusif dan adil di Indonesia.
Analisis Nilai Multikulturalisme Buku teks Sejarah Peminatan Kelas 11 K13 Penerbit Erlangga Nova Aulia Faizah
Daya Nasional: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 1, No 4 (2023): Desember (2023)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jdn.v1i4.70372

Abstract

Buku teks sejarah menjadi salah satu media yang digunakan dalam proses pembelajaran tersebut, dan peran pentingnya sebagai sumber pengetahuan membuat buku teks sejarah harus memiliki nilai-nilai yang baik. Salah satu nilai yang sangat penting dalam konteks pendidikan adalah multikulturalisme. Hal ini mengacu pada sikap dan pandangan yang menghargai, menghormati, dan memperhatikan keberagaman budaya, ras, agama, dan latar belakang etnis yang ada dalam suatu masyarakat. Melalui analisis nilai multikulturalisme dalam buku teks sejarah peminatan kelas 11 penerbit Erlangga, kita dapat mengetahui sejauh mana buku teks tersebut mampu menghadirkan nilai tersebut. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode kajian pustaka, diketahui bahwa dalam buku teks Sejarah kelas 11 penerbit Erlangga telah menghadirkan beberapa nilai multikulturalisme yang terdapat dalam konteks sejarah Indonesia antara lain nilai tersebut antara lain: Menghargai keberagaman budaya, Menumbuhkan rasa toleransi, Serta, Menekankan pentingnya inklusivitas.
Pengembangan Buku Suplemen Sejarah Lokal ‘Bullok’ Untuk Kelas X SMA Negeri Tempeh Lumajang Riski Pratama Ada; Lutfiah Ayundasari
Daya Nasional: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 1, No 3 (2023): September (2023)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jdn.v1i3.70411

Abstract

Penelitian ini tujuannya untuk menghasilkan produk buku suplemen sejarah lokal ‘Bullok’ materi situs-situs peninggalan Kerajaan Lamajang Tigang Juru yang tersebar di wilayah Lumajang sekaligus mengetahui kelayakan dan keefektifannya. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Research and Development (R&D) Sugiyono. Penelitian dilakukan melalui kelompok kecil yaitu 10 siswa kelas X MIPA 3 yang dipilih secara acak dan kelompok besar yaitu 36 siswa kelas X MIPA 1. Data penelitian diambil menggunakan instrumen lembar validasi, lembar soal, dan kuesioner. Teknik analisa data yang dipakai pada penelitian ini berpedoman terhadap analisa penghitungan angket menurut Akbar yaitu membagi jumlah data perolehan dengan jumlah data ideal untuk kemudian dikali dengan konstanta 100%. Instrumen angket dalam penelitian ini didesain memakai skala Likert rentang 1-4. Hasil penelitian ini memaparkan bahwa produk ‘Bullok’ sangat layak dengan perolehan skor validasi materi 95,5 persen dan skor validasi media 97 persen. Pada uji coba kelompok kecil memperoleh persentase 84,5 persen tergolong berkategori sangat layak. Sedangkan kelompok besar mendapatkan perolehan persentase nilai 88,20 persen dan termasuk kriteria sangat layak untuk dipergunakan. Dalam metode pre-test dan post-test, produk ini terbukti mampu meningkatkan pemahaman siswa, hasil pre-test menunjukkan skor rata-rata 49 serta post-test mempunyai skor rata-rata 89.
Upaya Guru menginternalisasikan sikap nasionalisme pada siswa kelas X Melalui Pembelajaran Sejarah di SMA IT Annajiyah Lubuklinggau Aroza Oca; Yeni Asmara; Isbandiyah Isbandiyah
Daya Nasional: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 1, No 2 (2023): Juni (2023)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jdn.v1i2.67899

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi karena banyaknya permasalahan yang terjadi pada siswa di zaman sekarang ini mengenai sikap nasionalisme sedang mengalami penurunan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang upaya guru meninternalisasikan sikap nasionalisme pada siswa kelas X melalui pembelajaran sejarah di sma it annajiyah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru menginternalisasikan sikap nasionalisme melalui pembelajaran sejarah antara lain dengan pembiasaan, keteladanan, contoh yang konstektual, penggunaan cerita dan media. Upaya tersebut dikategorikan efekti untuk digunakan menginternalisasikan sikap nasionalisme pada siswa kelas X SMA IT Annajiyah. analisis angket guna untuk mengetahui keberhasilan yang upaya guru menginternalisasikan sikap Nasionalisme yang ada pada siswa maka diambil kesimpulan bahwa upaya guru yang telah dideskripsi diatas dikategorikan efektif dan baik dilihat dari rata-rata jawaban siswa selalu.
Peran orang tua dalam mengembangkan karakter siswa SD di Era Digital: sebuah tinjauan dalam perspektif filosofis-pedagogis Rohmah, Hana Nurur; Istiqomah, Yunita Yasmin; Herlambang, Yusuf Tri
Daya Nasional: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 2, No 1 (2024): Maret (2024)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jdn.v2i1.75112

Abstract

Penelitian ini disusun bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh dari peranan orang tua di era digital yang ditujukan pada siswa sekolah dasar terhadap pembentukan karakter siswa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dari penelitian yang sudah dilakukan sebelumnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dilakukan dengan cara studi literatur dari jurnal, buku, dan sumber lainnya yang telah diakui kekuatannya.   Hasil analisis dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang nampak dari peranan ayah dan ibu untuk terhadap karakter anak Sekolah Dasar di era digital dengan pengawasan yang baik. Dengan adanya peran orang tua dalam membimbing anak akan mempengaruhi karakter anak baik dirumah ataupun di sekolah.