cover
Contact Name
Firdaus Annas
Contact Email
rumahjurnal@uinbukittinggi.ac.id
Phone
+6285278566869
Journal Mail Official
firdaus@uinbukittinggi.ac.id
Editorial Address
Data Center Building, 2nd floor, State Islamic University of Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Gurun Aua St, Kubang Putih, Banuhampu, Agam - West Sumatra - Indonesia Tel. 0752 33136 | Fax 0752 22871
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Al-Jamahiria : Jurnal Komunikasi dan Dakwah Islam
ISSN : -     EISSN : 30264405     DOI : 10.30983/aljamahiria
Core Subject : Education,
Islamic Thought Review (e-ISSN : 3025-695X) is an academic peer-reviewed journal published by the Depatment of Islamic Theology and Philosophy, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Indonesia. The journal publishes scholarly articles addressing issues specific to the discipline of Islamic thought and wider issues from an Islamic theological and philosophical perspective. The journal aims to become one of the leading platforms in the world for new findings and discussions of all the aforementioned fields. Editor welcome scholars, researchers and practitioners around the world to submit scholarly articles to be published through this journal. All articles will be reviewed by experts before accepted for publication. Each author is solely responsible for the content of published articles.
Articles 65 Documents
Metode Dakwah Mursyid Tharekat Syadziliyah di Indragiri Hilir Syafitri, Humayroh; Alhidayatillah, Nur
Al-Jamahiria : Jurnal Komunikasi dan Dakwah Islam Vol. 1 No. 1 (2023): January-June 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/al-jamahiria.v1i1.6564

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan latar belakang bahwa sebagian masyarakat mengikuti ibadah yang diajarkan dalam Tharekat Syadziliyah meskipun belum dibai'at. Namun di sisi lain, masih ada masyarakat dari berbagai lapisan kalangan masyarakat yang belum mengetahui dan memahami apa pengertian, aktivitas, kegiatan, tujuan dan sejarah awal mula perkembangan majelis tharekat ini. Penelitian ini dilakukan pada tharekat syadziliyah di Desa Madani. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi non partisipatif, wawancara mendalam dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode dakwah Mursyid dalam Tharekat Syadziliyah sejalan dengan metode dakwah menurut Al-Qur'an pada Surat An-Nahl Ayat 125, yaitu Pertama, metode dakwah Bil-hikmah yang meliputi Mursyid sebagai uswatun hasanah, Mursyid tidak memaksakan murid untuk melaksanakan ibadah, kemudian mursyid  melaksanakan kegiatan yang menarik perhatian masyarakat melalui agenda yang diselenggarakan Tharekat Syadziliyah. Kedua, Metode Dakwah Mauidzatil Hasanah dilaksanakan melalui kegiatan mursyid memberikan nasehat dan tabsyir wa tandzir, Mursyid menceritakan kisah-kisah guru tharekat yang dijadikan panutan dan Mursyid membimbing jama'ah dalam beribadah. Ketiga, metode dakwah mujadalah billati hiya ahsan yang terdiri dari Mursyid bertanya dan melakukan dialog yang telah dilakukan dengan baik.This research was conducted based on the background that some people follow the worship taught in Tharekat Syadziliyah even though they have not been bai'at. But on the other hand, there are still people from various levels of society who do not know and understand what the meaning, activities, objectives and history of the beginning of the development of this tharekat assembly. This research was conducted on the syadziliyah tharekat in Madani Village. This research is a descriptive qualitative research. Data were collected through non-participatory observation, in-depth interviews and documentation. The results of this study indicate that the Mursyid's da'wah method in Tharekat Syadziliyah is in line with the da'wah method according to the Qur'an in Surah An-Nahl Verse 125, namely First, the Bil-hikmah da'wah method which includes the Mursyid as uswatun hasanah, the Mursyid does not force students to carry out worship, then the Mursyid carries out activities that attract public attention through the agenda organized by Tharekat Syadziliyah. Second, the Mauidzatil Hasanah Da'wah Method is carried out through the murshyid's activities of giving advice and tabsyir wa tandzir, the murshyid tells the stories of tharekat teachers who are used as role models and the murshyid guides the congregation in worship. Third, the mujadalah billati hiya ahsan da'wah method which consists of Mursyid asking questions and conducting dialogs that have been carried out well
Pesan Dakwah Bil Qalam Ustadzah Halimah Alaydrus melalui Akun Instagram @Halimahalaydrus Ramadhani, Nurul Faizah
Al-Jamahiria : Jurnal Komunikasi dan Dakwah Islam Vol. 1 No. 1 (2023): January-June 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/al-jamahiria.v1i1.7301

Abstract

Instagram merupakan salah satunya, saat ini instagram menjadi salah satu media untuk berbagi dan mendapatkan informasi dalam berbagai jenis aspek dan bidang kehidupan, sehingga banyak dai dan daiyah yang memanfaatkan media instagram untuk berdakwah seperti halnya akun Instagram @halimahalaydrus yang menjadikan Instagram sebagai media dalam menyampaiakan pesan dakwah. Proses penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan observasi dan dokumentasi. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode analisais isi (content analysis). Data primer diperoleh dari unggahan foto dalam akun @halimahalaydrus. Penelitian ini menggunakan teori kategori substansi pesan oleh Endan Saifuddin. Hasil penelitian menunjukan dari 19 sample foto dalam akun Instagram @halimahalaydrus yang menjadi objek penelitian ini terdapat 3 kategori pesan dakwah yang sudah dianalisis sesuai dengan teori yang dipakai, dimana 3 kategori tersebut yaitu: 1) Pesan dakwah Aqidah meliputi: iman kepada Rasul dan iman kepada Allah. 2) Pesan dakwah Syariah meluputi: berjihad, berdo’a dan bertawakal. 3) Pesan dakwah Akhlak meliputi: akhlak kepada sesama makhluk, lapang dada, bersyukur, melawan ego, sabar, menebar kasih sayang, tidak saling menyakiti, dan perbaikan/ intropeksi diri. Instagram is one of them, currently Instagram is one of the media for sharing and obtaining information in various types of aspects and fields of life, so that many preachers and daiyah utilize Instagram media for preaching, such as the Instagram account @halimahalaydrus which makes Instagram a medium in delivering da'wah messages. This research process uses a qualitative approach. Data collection in the study was carried out by observation and documentation. The method used in the research is the content analysis method. Primary data is obtained from photo uploads in the @halimahalaydrus account. This study uses the theory of message substance categories by Endan Saifuddin. The results showed that of the 19 sample photos in the @halimahalaydrus Instagram account which was the object of this research, there were 3 categories of da'wah messages that had been analyzed in accordance with the theory used, where the 3 categories were: 1) Aqidah da'wah messages include: faith in the Messenger and faith in Allah. 2) Sharia da'wah messages include: jihad, prayer and trust. 3) Moral da'wah messages include: morals to fellow creatures, spaciousness, gratitude, fighting ego, patience, spreading compassion, not hurting each other, and self-improvement / introspection.
Program Muhadharah dan Kemampuan Public Speaking Mahasantri (Studi Pada Mahad Al-Jamiah UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan) Pane, Gina Soya; Rafiq, Mohd; Kahpi, Mhd Latip; Magdalena, Magdalena; Siregar, Nurfitriani M
Al-Jamahiria : Jurnal Komunikasi dan Dakwah Islam Vol. 1 No. 2 (2023): July-December 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/al-jamahiria.v1i2.7369

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan tentang pelaksanaan muhadharah dalam peningkatan kemampuan public speaking mahasantri Mahad al-Jamiah Universitas Islam Negeri Syekh ali hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan. Program Muhadharah yang dilaksanakan oleh Mahad al-Jamiah ini bertujuan untuk melatih kemampuan mahasiswa dalam berkomunikasi di depan khalayak umum. Penelitian ini menggunakan metode peneliian kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan informan yang relevan, observasi non-partisipan dengan mengamati kegiatan mahad al-jamiah, kegiatan muhadaharah dean berbagai kegiatan lainnya, dan juga sumber dokumentasi berupa profil Mahad al-Jamiah, dan dokumen yang terkait dengan penelitian. Data dianalisis dengan mengunakan teknik analisis data kualitatif. Adapun hasil penelitian ini menjelaskan bahwa kegiatan muhadharah yang dilaksanakan oleh Mahad al-Jamiah dipersiapkan dengan beberapa strategi diantaranya pemberian jadwal, ruang, motivasi dan kreatifitas ketika tampil. Dan faktor penghambat kegiatan muhadharah ini adalah kendala sarana dan prasarana, keterbatasan waktu, dan kemampuan bahasa asing yang masih rendah. Pelaksanaan kegiatan muhadharah ini perlu ditingkatkan sehingga bermanfaat untuk peningkatan kapasitas mahasantri, dan bersaing dengan lulusan perguruan tinggi lainnya ketika menyelasaikan perkuliahnnya di UIN Padangsidimpuan This article aims to explain the implementation of muhadharah in improving the ability of public speaking mahasantri Mahad al-Jamiah State Islamic University Sheikh ali hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan. The Muhadharah program implemented by Mahad al-Jamiah aims to train students' ability to communicate in front of the public. This research uses descriptive qualitative research method. Data were collected through in-depth interviews with relevant informants, non-participant observation by observing mahad al-jamiah activities, muhadaharah activities and various other activities, and also documentation sources in the form of Mahad al-Jamiah profiles, and documents related to the research. The data were analyzed using qualitative data analysis techniques. The results of this study explain that the muhadharah activities carried out by Mahad al-Jamiah are prepared with several strategies including providing schedules, space, motivation and creativity when performing. And the inhibiting factors of this muhadharah activity are constraints on facilities and infrastructure, time constraints, and low foreign language skills. The implementation of this muhadharah activity needs to be improved so that it is useful for increasing the capacity of mahasantri, and competing with other college graduates when completing their studies at UIN Padangsidimpuan. 
Silek Kumango sebagai Sarana Dakwah Kultural di Surau Belubus, Jorong Belubus, Kabupaten Lima Puluh Kota Pasund, Reskika Putri; Rahman, Habibur
Al-Jamahiria : Jurnal Komunikasi dan Dakwah Islam Vol. 1 No. 2 (2023): July-December 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/al-jamahiria.v1i2.7480

Abstract

Silek kumango merupakan aliran silek yang ada di Minangkabau pada awalnya hadir sebagai pemanggil bagi pemuda untuk pergi mengaji ke surau. Karena pada saat itu, para pemuda sangat sulit untuk diajak pergi mengaji ke suaru. Representatif silek kumango lahir sebagai proyeksi dakwah kultural yang dilakukan oleh beberapa ulama masa silam di Minangkabau. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menjawab bagaimana silek kumango sebagai sarana dakwah kultural yang hendak dijaga, lestarikan, dan kembangkan agar sesuai dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) yang berorientasi untuk menjamin kehidupan sosial masyarkat secara adil, setara, sejahtera, dan maju. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif melalui metode kualitatif dengan sumber data studi pustaka dan studi lapangan. Pembahasan dan hasilnya adalah sebagai berikut; (1) melihat bagaimana perkembangan silek kumango sebagai sarana dakwah kultural; (2) silek kumango sebagai instrumen budaya dalam dakwah kultural; dan (3) bagaimana dampak silek kumango sebagai sarana dakwah kultural. Sehingga peneliti menarik kesimpulan bahwa silek kumango memiliki pengaruh besar dalam perkembangan dakwah Islam, terkhusus di Surau Belubus, Jorong Belubus, Kenagarian Sungai Talang, Kecamatan Guguak, Kabupaten Lima Puluh Kota. Hal tersebut terjadi karena silek kumango sebagai warisan budaya yang beririsan dengan nilai-nilai keislaman yang menunjukkan bahwa ulama masa silam tidak meninggalkan budaya dalam dakwahnya.  Silek kumango is a silek school that exists in Minangkabau at first present as a caller for young men to go to recite to surau. Because at that time, the young men were very difficult to be invited to go to recite to Surau. The representative silek kumango was born as a projection of cultural da'wah carried out by several past scholars in Minangkabau. Therefore, this study aims to answer how silek kumango as a means of cultural da'wah to be maintained, preserved, and develop it to be in accordance with the Sustainable Development Goals (SDGs) which are oriented to ensure the social life of the community in a fair, equal, prosperous, and advanced manner. The research method used is descriptive analysis through qualitative methods with data sources of literature studies and field studies. The discussion and results are as follows; (1) see how the development of silek kumango as a means of cultural da'wah; (2) Silek Kumango as a cultural instrument in da'wah Cultural; and (3) how the impact of silek kumango as a means of cultural proselytizing. So researchers draw conclusions that silek kumango has a major influence in the development of Islamic da'wah, especially in Surau Belubus, Jorong Belubus, Kenagarian Sungai Talang, Guguak District, Fifty Kota Regency. This happens because silek kumango as a cultural instrument that intersects with Islamic values which shows that past scholars did not leave culture in their da'wah.
Sistem Komunikasi Kepemimpinan Di Pesantren Avissina Retpitasari, Ellyda; Bagus Wicaksono, Nur Rohman; Ardhinda, Selvira Diva
Al-Jamahiria : Jurnal Komunikasi dan Dakwah Islam Vol. 1 No. 2 (2023): July-December 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/al-jamahiria.v1i2.7533

Abstract

Studi ini membahas sistem komunikasi kepemimpinan di Pondok Pesantren Avissina yang relevan dengan gaya dan pola komunikasi kepemimpinan serta menganalisis kelebihan dan kekurangan komunikasi pemimpin pengurus kepada anggota pengurus Pondok Pesantren Avissina sehingga mampu meningkatkan efektivitas kepengurusan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini dilakukan di Pondok Pesantren Avissina Ngronggo Kota Kediri. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu melalui observasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian ini menunjukkan sistem komunikasi kepemimpinan pada pengurus Pondok Pesantren Avissina kurang efektif dikarenakan kurangnya kontribusi dari anggota maupun pemimpin pengurus dan kurangnya koordinasi yang dilakukan, serta kurangnya kemampuan pemimpin dalam penyampaian kebijakan menjadikan faktor yang sangat berpengaruh dalam sistem komunikasi kepemimpinan yang ada di Pondok Pesantren Avissina. Hal ini mengakibatkan kurangnya pemahaman dan kesadaran anggota terhadap peraturan dan kurangnya penegakan hukuman yang konsisten. Perbaikan dalam sistem komunikasi kepemimpinan dan penegakan peraturan yang lebih tegas dapat membantu meningkatkan efektivitas dan keberhasilan Pondok Pesantren Avissina.  This study discusses the leadership communication system at the Avissina Islamic boarding school that is relevant to the style and pattern of leadership communication and analyzes the advantages and disadvantages of communication between the management leader and the board members of the avissina Islamic boarding school so as to increase management effectiveness. This study uses qualitative research with a phenomenological approach. This research was conducted at the Avissina Ngronggo Islamic Boarding School, Kediri City. The data collection technique used in this study was through observation and in-depth interviews. The results of this study indicate that the leadership communication system for the management of the avissina Islamic boarding school is less effective due to the lack of contribution from members and leaders of the board and the lack of coordination carried out, as well as the lack of leadership skills in conveying policies, making it a very influential factor in the leadership communication system in the Avissina Islamic Boarding School. This resulted in members' lack of understanding and awareness of the rules and lack of consistent enforcement of penalties. Improvements in leadership communication systems and stricter enforcement of rules can help increase the effectiveness and success of Avissina Islamic Boarding Schools.
Problematika Dakwah Di Nagari Muaro Sungai Lolo Kabupaten Pasaman Satrika, Resmi; Syafriani, Desi
Al-Jamahiria : Jurnal Komunikasi dan Dakwah Islam Vol. 1 No. 2 (2023): July-December 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/al-jamahiria.v1i2.7574

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan problematika dakwah di Nagari Muaro Sungai Lolo Kabupaten Pasaman. Problematika ini dilihat dari sisi dai, mad’u, dan maddah (materi dakwah). Dakwah di Nagarai Muaro Sungai Lolo berjalan kurang baik karena ada beberapa permasalahan yang dihadapi oleh berbagai unsur tersebut. Adapun jenis metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, yang jenis peninjauan lapangan dan bersifat deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah observasi non partisipatif, dokumentasi sumber  dan wawancara mendalam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa problematika dakwah di Nagari Muaro Sungai Lolo Kecamatan Mapat Tunggul Selatan Kabupaten Pasaman, bersumber dari tiga aspek, pertama, bersumber dari dai yang berkaitan dengan kompetensi pribadi dan sosial dai serta kuantitas dai yang masih terbatas.  kedua, bersumber dari mad’u (sasaran dakwah),  kurangnya pengetahuan/pendidikan mad’u dan permasalahan ekonomi. Ketiga, bersumber dari maddah (materi dakwah), materi dakwah yang tidak di rencanakan, seringnya pengulangan materi dakwah dan tidak menggunakan retorika yang benar. This article aims to describe the problems of da'wah in Nagari Muaro Sungai Lolo, Pasaman Regency. This problem is seen from the side of dai, mad'u, and maddah (da'wah material). Da'wah in Nagarai Muaro Sungai Lolo is not going well because there are several problems faced by these various elements. The type of method used in this research is a qualitative approach, which is a type of field review and is descriptive. The data collection methods used by the author in this research are non-participatory observation, source documentation and in-depth interviews. The results of this study indicate that the problematics of da'wah in Nagari Muaro Sungai Lolo, Mapat Tunggul Selatan Subdistrict, Pasaman Regency, originate from three aspects, first, originating from preachers related to the personal and social competence of preachers and the limited quantity of preachers. second, originating from mad'u (target of da'wah), lack of knowledge / education of mad'u and economic problems. Third, sourced from maddah (preaching material), unplanned preaching material, frequent repetition of preaching material and not using correct rhetoric.  
Aktivitas Dakwah Di Desa Sukamenang Provinsi Sumatera Selatan Purmana, Wulan; Penmardianto, Penmardianto
Al-Jamahiria : Jurnal Komunikasi dan Dakwah Islam Vol. 1 No. 2 (2023): July-December 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/al-jamahiria.v1i2.7575

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk melihat pelaksanaan dakwah beserta tantangan dan permasalahan yang dihadapi dalam dakwah di Desa Sukamenang Provinsi Sumatera Selatan. Masyarakat kurang berminat untuk mengikuti pelaksanaan dakwah baik acara dakwah yang di laksanakan secara rutin maupun pelaksanaan dakwah yang di adakah pada saat yasinan dan tahlilan kematian. Hal ini diakibatkan dari berbagai permasalahan dari berbagai unsur dakwah yang ada.  Penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi non partisipatif, wawancara mendalam dengan informan dan dokumentasi yang relevan dengan objek dan pembahasan penelitian. Hasil penelitian yakni Aktifitas dakwah di desa Sukamenang sudah berjalan, akan tetapi belum berjalan sesuai dengan harapan, karena ada beberapa permasalahan dan tantangan yang dihadapi. Diantara permaslahannya adalah permasalahan kuantitas dan kompetensi dai. Kedua, permaslahan objek dakwah yang terdiri dari permasalahan geografis, pendidikan dan teknologi dan informasi. Dan permasalahan materi dakwah yang tidak sesuai dengan kondisi objek dakwah dan pengulangan materi, sehingga menimbulkan kejebuhan bagi masyarakat untuk mengikuti kegiatan dakwah yang dilaksanakan. This article aims to look at the implementation of da'wah along with the challenges and problems faced in da'wah in Sukamenang Village, South Sumatra Province. The community is less interested in following the implementation of da'wah, both da'wah events that are carried out regularly and the implementation of da'wah that is held at the time of yasinan and tahlilan death. This is due to various problems from various elements of existing da'wah.  This research is a descriptive qualitative approach. The data collection methods used are non-participatory observation, in-depth interviews with informants and documentation relevant to the object and discussion of research. The results of the study are da'wah activities in Sukamenang village have been running, but it has not been running as expected, because there are several problems and challenges faced. Among the problems is the problem of quantity and competence of preachers. Second, the problem of da'wah objects consisting of geographical problems, education and technology and information. And the problem of da'wah material that is not in accordance with the conditions of the object of da'wah and repetition of material, thus causing boredom for the community to follow the da'wah activities carried out.
Dakwah Rasulullah di Madinah : Piagam Madinah dan Perubahan Sosial Syarif, Muhammad; Zakaria, Zakaria; Arisnaini, Arisnaini; Rezeki, Wahyu
Al-Jamahiria : Jurnal Komunikasi dan Dakwah Islam Vol. 1 No. 2 (2023): July-December 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/al-jamahiria.v1i2.7585

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan tentang dakwah Rasulullah di kota Madinah dengan berbagai strategi yang dilaksanakan untuk pengembangan dakwah Islam dan pelaksanaan piagam madinah dalam mendorong perubahan sosial. Madinah sebagai kota yang heterogen dan multikultural memiliki keunikan dibanding kota Mekkah yang menjadi awal pelaksanaan dakwah Rasulullah Saw. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis historis melalui sumber-sumber kepustakaan. Penulis mengumpulkan data memalui sumber dokuemtasi yang relevan dengan kajian ini. Adapun hasil penelitian ini menjelaskan bahwa dakwah yang dilakukan oleh Rasulullah di Madinah menjadi titik awal peningkatan perkembangan dakwah Islam saat itu. Kesuksesan dakwah ini, tidak terlepas dari upaya rasulullah dalam membangun komunitas muslim yang kuat dan bersinergi melalui pembangunan masjid sebagai pusat komunitas, mempersaudarakan kamum Muhajirin dengan Asnhor, membangun komunikasi dengan  berbagai unsur masyarakat yang memiliki latar belakang berbeda, dan pembuatan kesepakatan bersama dalam bentuk piagam Madinah. Dan juga, piagam Madinah ini berkontribusi besar pada perubahan sosial masyarakat Madinah, sehingga mampu bersinergi dan berkontribusi untuk kesejateraan dan kemajuan.     This article aims to explain the Prophet's preaching in the city of Medina with various strategies implemented for the development of Islamic preaching and the implementation of the Medina Charter in encouraging social change. Medina as a heterogeneous and multicultural city is unique compared to the city of Mecca which was the beginning of the Prophet's da'wah. This research is a descriptive qualitative research with a historical analysis approach through literature sources. The author collects data through documentation sources that are relevant to this study. The results of this study explain that the preaching carried out by the Prophet in Medina became the starting point for the increased development of Islamic preaching at that time. The success of this da'wah is inseparable from the efforts of the apostle of Allah in building a strong and synergized Muslim community through the construction of a mosque as a community center, brotherhood between the Muhajirin and Asnhor, building communication with various elements of society that have different backgrounds, and making a mutual agreement in the form of the Medina charter. Also, the Medina charter contributed greatly to the social change of Medina society, so that it was able to synergize and contribute to prosperity and progress.
Strategi Dakwah Tokoh Agama Dalam Meningkatkan Nilai KeIslaman Masyarakat Di Kudus Marlina, Cherly; Siwi, Widiyanti Kumala; Alvianti, Yuliana
Al-Jamahiria : Jurnal Komunikasi dan Dakwah Islam Vol. 1 No. 2 (2023): July-December 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/al-jamahiria.v1i2.7655

Abstract

Penelitian ini memfokuskan untuk mengeksplorasi strategi dakwah tokoh agama dalam meningkatkan nilai keislaman masyarakat abangan. Jenis penelitian ini dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data yaitu melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tujuan penelitian guna mengetahui bentuk strategi dakwah tokoh agama dalam meningkatkan nilai keislaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat di Dukuh Tulis Desa Gondosari memeluk agama Islam namun masih banyak mempraktikkan budaya kejawen, menyoroti pemahaman masyarakat terhadap nilai keislaman yang masih rendah. Penelitian ini juga menyoroti strategi dakwah yang digunakan oleh tokoh agama, seperti majelis ta'lim, mau'izhah hasanah, mujadalah, dan dakwah bil hal. Hal ini menunjukkan adanya upaya untuk memperbaiki pemahaman dan penghayatan keislaman di tengah praktik kejawen yang masih dominan. This research focuses on exploring the proselytization strategy of religious leaders in increasing the Islamic value of the abangan community. This type of research uses a phenomenological approach. Data collection techniques are through observation, interviews, and documentation. The purpose of the research is to find out the form of religious leaders' da'wah strategy in increasing Islamic values. The results showed that the majority of people in Dukuh Tulis, Gondosari Village embraced Islam but still practiced a lot of kejawen culture, highlighting the community's understanding of Islamic values which was still low. This research also highlights the da'wah strategies used by religious leaders, such as majelis ta'lim, mau'izhah hasanah, mujadalah, and da'wah bil hal. This shows that there is an effort to improve the understanding and appreciation of Islam in the midst of the still dominant practice of kejawen.
Implementasi Metode Dakwah Di Lembaga Dakwah Kampus IAIN Kudus Lutfiah, Zumrotul; Febiola, Risma; Zahra, Mahdiya Naqaisa; Setiawan, Ridho Agus; Farihah, Irzum
Al-Jamahiria : Jurnal Komunikasi dan Dakwah Islam Vol. 1 No. 2 (2023): July-December 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/al-jamahiria.v1i2.7657

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana penerapan dakwah yang dilakukan oleh lembaga komunitas kampus di IAIN Kudus. dengan menggunakan pendekatan struktural fungsional Emile Dukheim dalam melihat tujuan Tindakan yang dilakukan suatu kelompok atau komunitas. Tindakan yang dilakukan oleh suatu komunitas terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif desktriptif. Penulis mengumpulkan data melalui wawancara tidak terstruktur dengan para informan, observasi non partispatif terhadap kegiatan dakwah yang dilaksankan Lembaga Dakwah Kampus, dan sumber-sumber dokumentasi yang relevan dengan kajian penelitia.  Penelitian ini menemukan bahwa suatu organisasi nonstruktural yang bergerak di kalangan mahasiswa IAIN Kudus dan kalangan masyarakat sebagai pengabdian dalam bidang dakwah sebagai instrumen mewujudkan risalah Islam 'Rahmatullah lil alamin'. Guna menguatkan nilai akidah masyarakat kampus, lembaga dakwah kampus (LDK) menggerakkan beragam kegiatan seperti pesantren kilat, sekolah dakwah, dan pembacaan Al banzanji, dimana kegiatan tersebut diadakan secara rutin sesuai jadwal yang sudah dirancang oleh anggota lembaga dakwah kampus (LDK). Serta terdapat metode- metode yang diterapkan oleh komunitas tersebut agar tujuan dakwah dapat tercapai sesuai sasaran dakwah. This article aims to examine how the application of da'wah carried out by campus community institutions at IAIN Kudus. by using Emile Dukheim's functional structural approach in seeing the purpose of the actions taken by a group or community. Actions taken by a community towards the environment and the surrounding community. This research is a descriptive qualitative research. The author collects data through unstructured interviews with informants, non-participatory observation of da'wah activities carried out by the Campus Da'wah Institute, and documentary sources relevant to the research study.  This study found that a nonstructural organization that operates among students of IAIN Kudus and the community as a service in the field of da'wah as an instrument to realize the Islamic treatise 'Rahmatullah lil alamin'. In order to strengthen the value of the creed of the campus community, campus da'wah institutions (LDK) mobilize a variety of activities such as flash pesantren, da'wah schools, and reading Al banzanji, where these activities are held regularly according to a schedule that has been designed by members of campus da'wah institutions (LDK). And there are methods applied by the community so that the purpose of da'wah can be achieved according to the target of da'wah.