cover
Contact Name
Thienis
Contact Email
jik@usk.c.id
Phone
+62651 7555249.
Journal Mail Official
jim.fkep@usk.ac.id
Editorial Address
Faculty of Nursing Syiah Kuala University Jln. Teungku Tanoh Abee, Gedung petronas, Fakultas keperawatan.
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 27163555     DOI : 10.52199
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa of the Faculty of Nursing is a Student Scientific Journal which aims to communicate the results of research on student final assignments. The target readers are students, nurses, lecturers and nursing practitioners.
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 3 (2024)" : 25 Documents clear
ASUHAN KEPERAWATAN PADA KELUARGA DENGAN HIPERTENSI DAN HIPERKOLESTEROLEMIA DI ACEH BESAR Nurafni, Nurafni; Atika, Syarifah; Hidayati, Husna
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi menjadi penyebab utama kematian di seluruh dunia. Terdapat beberapa faktor yang menjadi risiko terjadinya hipertensi seperti usia, jenis kelamin, merokok dan gaya hidup kurang aktivitas yang dapat mengarah ke obesitas. Selain hipertensi penyakit tidak menular lain yang sering dialami oleh keluarga yaitu hiperkolesterolemia. Hiperkolesterolemia merupakan salah satu penyakit tidak menular yang memiliki faktor resiko terjadinya penyakit arteri koroner, stroke, penyakit jantung koroner (PJK) dan aterosklerosis. Tujuan dari karya ilmiah akhir ini adalah untuk memberikan asuhan keperawatan pada keluarga dengan masalah hipertensi dan Hiperkolesterolemia. Diagnosis keperawatan prioritas yang muncul pada keluarga adalah ketidakefektifan manajemen kesehatan dan ketidakefektifan perilaku pemeliharaan kesehatan. Intervensi diberikan berdasarkan lima tugas utama kesehatan keluarga, berupa pendidikan kesehatan tentang penyakit hipertensi dan hiperkolesterolemia, diet sehat hipertensi (DASH) dan diet hiperkolesterol, pijat tengkuk dan hand stretching, modifikasi perilaku dengan mengatur pencahayaan yang cukup di dalam rumah seperti jendela harus dibuka setiap pagi, kenyamanan dan istirahat yang cukup serta pemanfaatan pelayanan kesehatan. Hasil evaluasi proses keperawatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan tentang hipertensi dan hiperkolesterolemia, keterampilan dan motivasi keluarga untuk meningkatkan status kesehatan dengan memenuhi lima tugas kesehatan keluarga. Hasil tulisan ini diharapkan dapat meningkatkan dukungan dan pengetahuan keluarga dalam merawat anggota keluarga dengan penyakit hipertensi dan hiperkolesterolemia.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK M DENGAN KANKER PARU DI RUANG PEDIATRIC INTENSIVE CARE UNIT : STUDI KASUS Fatma, Silvia; Nizami, Nevi Hasrati; Harahap, Inda Mariana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker paru merupakan kejadian yang sangat jarang ditemukan pada populasi anak. Kanker paru adalah pertumbuhan yang tidak terkontrol dari sel-sel abnormal pada satu atau dua paru. Kanker paru pada anak menyebabkan gangguan pada saluran pernafasan yang akan mengganggu pertumbuhan dan perkembangan pada anak, kanker paru akan mengakibatkan anak kesulitan dalam beraktivitas karena gejala yang ditimbulkan berupa batuk terus- menerus, nyeri dada, nafsu makan menurun yang berakibat pada penurunan berat badan. Tujuan dari karya ilmiah ini adalah mengetahui asuhan keperawatan pada anak M dengan kanker paru di Ruang Pediatric Intensive Care Unit Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Diagnosis keperawatan yang muncul pada anak M yaitu bersihan jalan nafas tidak efektif, gangguan ventilasi spontan, pola nafas tidak efektif, nyeri akut, hipervolemia, risiko infeksi, risiko defisit nutrisi dan gangguan integritas kulit. Implementasi yang dilakukan yaitu manajemen jalan nafas, manajemen ventilasi mekanik, manajemen jalan nafas buatan, manajemen nyeri, manajemen hipervolemia, pencegahan infeksi, pemberian makanan enteral, dan perawatan luka. Hasil evaluasi dari 3 diagnosis yang diangkat 1 belum teratasi dan 2 teratasi sebagian. 1 diagnosis yang belum teratasi yaitu pola nafas tidak efektif. Diharapkan asuhan keperawatan yang diberikan tetap memperhatikan dan melibatkan keluarga terutama dalam kebutuhan psiko-sosio-spiritual anak.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. T DENGAN GUILLAIN BARRE SYNDROME : STUDI KASUS Putri, Amelia; Amalia, Riski; Ahyana, Ahyana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sindrom Guillain Barre (GBS) adalah gangguan pada saraf akut perifer yang disebabkan adanya inflamasi sehingga dapat mengakibatkan kelumpuhan yang parah dan berlangsung lama. Sekitar sepertiga pasien mengalami gagal napas yang memerlukan perawatan intensif di unit perawatan intensif (ICU) dan ventilasi. Sindrom Guillain Barre menjadi salah satu penyebab paling sering terjadinya kelumpuhan flaksid akut di seluruh dunia. Tujuan studi kasus adalah untuk penerapan asuhan keperawatan pada pasien dengan Guillain barre syndrome di ruang rawat Mina 1 RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh. Diagnosa keperawatan adalah bersihan jalan napas tidak efektif, gangguan mobilitas fisik, gangguan menelan, konstipasi, defisit nutrisi dan ketidakseimbangan elektrolit. Hasil pengkajian yang didapatkan pasien mengalami dipsnea, kelemahan pada semua ektremitas yang diawali dengan parestesia sejak 1 bulan sebelum masuk rumah sakit, wajah terasa baal, sulit dalam mengunyah dan menelan makanan. Hasil implementasi yang dilakukan selama lima hari rawatan dua dari enam diagnosa teratasi sedangkan untuk empat diagnosa lainnya mengalami peningkatan daripada sebelum diberikan implementasi. Intervensi yang dapat dilakukan untuk terus dapat meningkatkan kondisi pasien yaitu latihan ROM secara mandiri maupun dibantu oleh keluarga.
ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN TOTAL ATRIOVENTRICULAR BLOK, HOSPITAL-ACQURED PNEUMONIA DI INTENSIVE CARDIAC CARE UNIT: STUDI KASUS Ulfa, Yunda; Halimuddin, Halimuddin; Fikriyanti, Fikriyanti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Total Atrioventricular Block (TAVB) adalah keadaan dimana terjadi kegagalan konduksi impuls listrik dari nodus sino-atrial ke ventrikel. Kelainan terjadi pada sistem koduksi jantung dimana depolarisasi atrium gagal untuk mencapai ventrikel. Ancaman pada TAVB salah satunya adalah terjadi komplikasi arrest (henti jantung). Pasien dengan diagnosa TAVB perlu ditempatkan di ruang intensive yang sudah dilengkapi fasilitas yang lengkap sehingga apabila terajadi arrest maka dapat dilakukan resusitasi secara cepat. Studi kasus ini bertujuan untuk menjelaskan asuhan keperawatan pada pasien yang mengalami TAVB. Diagnosa keperawatan yang muncul adalah penurunan curah jantung berhubungan dengan TAVB. Intervensi yang telah diberikan adalah regulasi hemodinamik dan perawatan jantung akut dan terapi oksigen. Berdasarkan hasil pemantauan 1x24 jam setelah terpasang TPM pasien masih lemas dan gambaran EKG on TPM didapat ritme TAVB dengan HR 59x/menit, iskemia adanya ST depresi II, III aVF. sehingga direncanakan pasien akan melakukan pemasangan PPM (permanent pacemaker). Diharapkan pasien dengan TAVB dapat meningkatkan pola hidup sehat sejak dini dan perawat dapat memanajemen aktivitas fisk sesuai dengan kapasitas jantung supaya tidak membebani kerja jantung.
INTERVENSI PLATE METHOD DAN DEMONSTRASI SENAM KAKI DIABETIK PADA PENDERITA DIABETES MELITUS: SEBUAH STUDI KASUS Wellyanah, Cici; Diba, Farah; Ridwan, Arfiza
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu penyakit tidak menular yang banyak diderita oleh usia dewasa dan lanjut usia adalah diabetes melitus. Penanganan diabetes melitus yang tidak tepat dapat menimbulkan komplikasi yang tidak diinginkan hingga kematian. Berdasarkan data posbindu PTM 3 bulan terakhir di Desa Rumpet terdapat 10 orang dengan usia 40 tahun yang mengalami kesulitan dalam penanganan diabetes melitus terutama terkait diet dan aktivitas fisik. Tujuan studi kasus ini adalah memberikan asuhan keperawatan komunitas pada penderita diabetes melitus mengenai masalah diet dan aktivitas fisik. Metode yang digunakan adalah memberikan penyuluhan kesehatan, simulasi plate method dan demonstrasi senam kaki. Untuk mengukur tingkat pengetahuan sebelum dan setelah penyuluhan menggunakan lembar pretest-posttest. Selanjutnya melakukan simulasi plate method dan demonstrasi senam kaki dinilai dengan lembar observasi. Hasil evaluasi pretest ditemukan 1 orang dengan pengetahuan baik (20%). Hasil posttest ditemukan 4 orang (80%) dengan pengetahuan baik. Sehingga rata-rata peningkatan pengetahuan pretest-posttest sebesar 25%. Adapun hasil observasi didapatkan sebanyak 5 penderita melakukan keseluruhan item (100%) plate method dan hasil observasi senam kaki didapatkan rata-rata sebagian besar gerakan (73,3%) dilakukan oleh penderita DM. Kesimpulan dari studi kasus ini terdapat peningkatan pengetahuan diet DM dan keterampilan penggunaan plate method dan senam kaki. Diharapkan kepada perawat kesehatan komunitas dapat meningkatkan pengetahuan penderita DM dan kepada kader agar dapat mengajarkan plate method dan senam kaki ini secara rutin dalam pelayanan posbindu sehingga dapat mengurangi komplikasi diabetes melitus.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN PERSALINAN NORMAL DAN RUPTUR PERINEUM DERAJAT 1: STUDI KASUS Daria, Wulan; Ardhia, Dara; Kiftia, Mariatul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyumbang angka kematian ibu (AKI) paling tinggi di Indonesia yaitu sekitar 20-50% disebabkan oleh perdarahan yang tidak terkontrol pada proses persalinan maupun masa nifas. Penyebab perdarahan postpartum salah satunya laserasi jalan lahir (ruptur perineum) yang terjadi pada hampir setiap persalinan pervaginam. Ruptur perineum yang tidak ditangani dengan tepat dapat mengganggu fungsi organ reproduksi wanita, menyebabkan perdarahan, dan infeksi yang dapat berujung pada kematian akibat perdarahan atau sepsis. Tujuan studi kasus ini adalah untuk menerapkan asuhan keperawatan pada pasien persalinan normal dan ruptur perineum derajat 1 di ruang bersalin RSUDZA Banda Aceh. Diagnosa keperawatan yang ditegakkan antara lain nyeri melahirkan, ansietas, menyusui tidak efektif, ketidaknyamanan pasca partum, dan resiko infeksi. Intervensi yang diberikan berupa manajemen nyeri dengan teknik relaksasi nafas dalam, effleurage massage, dan berzikir, edukasi perlekatan menyusui yang tepat, pijat oksitosin serta edukasi diet tinggi protein. Hasil evaluasi diperoleh bahwa pasien mengalami penurunan skala nyeri, pasien tidak mengalami ansietas, pasien mengetahui dan mampu menyusui dengan perlekatan yang tepat serta tidak terdapat tanda-tanda infeksi pada jahitan perineum. Diharapkan kepada pemberi asuhan keperawatan dapat meningkatkan pelayanan serta menerapkan asuhan keperawatan berdasarkan evidence based practice pada ibu dengan persalinan normal dan ruptur perineum derajat 1.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN CONGESTIVE HEART FAILURE: STUDI KASUS Putri, Diandra Amalia; Kasih, Laras Cynthia; Ahyana, Ahyana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Congestive Heart Failureo (CHF) merupakan kondisioketika jantung tidakomampu memompa darah secara adekuat untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan oksigen pada jaringanotubuh. Kondisi ini dapat menyebabkan pasien mengalami sesak, penumpukan cairan karena gangguan aliran balik darah, sianosis bahkan kematian. Tujuan penulisan karya ilmiah akhir ini adalah memberikan asuhan keperawatan pada pasien CHF di Rumah Sakit Umum Daerahodr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Hasil pengkajian didapatkan pasien mengalami dypsnea, ortopnea, mudah lelah, palpitasi, penurunan nafsu makan, asites, serta pembengkakan di kedua ekstremitas bawah. Didapatkan masalah keperawatan berupa penurunanocurah jantung, pola napas tidak efektif, intoleransi aktivitas, dan hipervolemia. Intervensi yang sudah diberikan adalah memonitor tanda-tanda vital, memonitor keseimbangan cairan, mengatur posisi pasien semi fowler, menganjurkan tirah baring, mengajarkan terapi relaksasi benson, menganjurkan aktivitas bertahap dan kolaborasi pemberian terapi oksigen serta obat-obatan berupa norepinefrin, furosemide, spironolacton, warfarin dan clopidogrel. Setelah dilakukan implementasi keperawatan selama 5 hari, didapatkan dari 4 diagnosa keperawatan yang diangkat terdapat 1 diagnosa yang teratasi yaitu pola napas tidak efektif. Diharapkan pasien dengan CHF dapat meningkatkan kepatuhan manajemen diet jantung dan rutin menjalani terapi pengobatan.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN TERAPI SENAM KAKI DIABETES PADA LANSIA DENGAN DIABETES MELLITUS: SUATU STUDI KASUS Afzalena, Afzalena; Juanita, Juanita; Hadi, Nurul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

International Diabetes Federation (IDF) menyebutkan bahwa Indonesia saat ini berada pada posisi 7 penderita DM di dunia, dengan jumlah sebanyak 10 juta jiwa. Gejala yang sering dirasakan oleh penderita diabetes mellitus (DM) adalah lemas, pusing, serta mata berkunang-kunang. Tujuan dari Karya Ilmiah Akhir ini untuk melaporkan asuhan keperawatan pasien dengan masalah diabetes mellitus. Pasien Ny. N. Usia 68 tahun menderita DM sejak 3 bulan yang lalu. Ny. N sering merasakan pusing, lemas, dan mata berkunang-kunang. Diagnosa yang diangkat dalam masalah ini adalah manajemen kesehatan tidak efektif. Implementasi yang diberikan berdasarkan diagnosa keperawatan tersebut adalah latihan aktivitas fisik senam kaki diabetes untuk menurunkan kadar gula darah. Berdasarkan hasil evaluasi dari implementasi yang telah dilaksanakan terdapat penurunan kadar gula darah klien, sebelum dilakukan senam kaki diabetes 323 mg/dL dan sesudah senam kaki diabetes menjadi 231 mg/dL. Disarankan kepada kader kesehatan lansia agar dapat meningkatkan pengetahuan lansia terhadap kepatuhan minum obat, pola diet yang sehat melalui kegiatan posyandu lansia serta melanjutkan penerapan aktivitas fisik senam kaki diabetes bagi lansia dengan diabetes mellitus.
Pelaksanaan Pengkajian Risiko Jatuh sebagai Upaya Manajemen Keselamatan Pasien Studi Kasus di Ruang Anak Desfiani, Yofita Refvinda; Kurniawan, Dicky Endrian; Afandi, Alfid Tri; Handoko, Yudho Tri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTFalls are the second leading cause of death in hospital after medication errors. The first step needed to reduce the incidence of falls is to carry out a risk assessment using a fall assessment tool. This study aims to identify the implementation of a fall risk assessment at the . This research was conducted by observing the patient's medical records on April 26-May 6 2023. The research design used a descriptive type with the case study method, samples taken by patients using the total sampling method with a sample of 15 patients. In the patient's fall risk assessment, it was found that 6 patients had a low risk (40%) and 9 patients had a high risk of falling (60%). In this study, out of 15 patients, only 1 patient underwent a reassessment, while the other 14 patients only underwent an initial assessment. Based on this study it was concluded that the fall risk assessment needs to be improved as a patient safety effort not only as an assessment carried out on patients starting when the patient is admitted to the hospital (initial assessment) but also reassessment when the patient experiences a change in clinical status due to care or treatment while in the hospital. It is hoped that it can apply a fall risk assessment according to Standard Operating Procedures as an effort to save patients from falling incidents so that patients get appropriate treatment or avoid giving inappropriate treatment.Key Words: patient safety; initial assessment; review asessment; risk of fallingABSTRAKJatuh merupakan penyebab kematian nomor dua di rumah sakit setelah kesalahan pengobatan. Langkah pertama yang diperlukan untuk mengurangi kejadian jatuh adalah dengan melakukan penilaian risiko menggunakan alat penilaian jatuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pelaksanaan asesmen risiko jatuh di Paviliun Melati RSU dr. H. Koesnadi Bondowoso. Penelitian ini dilakukan dengan observasi ke rekam medis pasien pada tanggal 26 April-6 Mei 2023. Rancangan penelitian menggunakan tipe deskriptif dengan metode studi kasus, sampel yang diambil pasien menggunakan metode total sampling dengan sampel yang didapat sebanyak 15 pasien. Pada penilaian risiko jatuh pasien degan Humpty Dumpty Fall Scale didapatkan 6 pasien memiliki risiko rendah (40%) dan 9 pasien memiliki risiko tinggi jatuh (60%). Pada penelitian ini, dari 15 pasien, hanya 1 pasien yang menjalani asesmen ulang, sedangkan 14 pasien lainnya hanya menjalani asesmen awal. Berdasarkan penelitian ini disimpulkan bahwa pengkajian risiko jatuh perlu ditingkatkan sebagai Upaya keselamatan pasien tidak hanya asesmen yang dilakukan terhadap pasien dimulai saat pasien masuk rumah sakit (penilaian awal) namun juga pengkajian ulang saat pasien mengalami perubahan status klinis akibat perawatan atau pengobatan selama di rumah sakit. Diharapkan dapat menerapkan pengkajian risiko jatuh sesuai Standar Operasional Prosedur sebagai upaya keselamatan pasien dari insiden jatuh sehingga pasien mendapatkan penanganan yang sesuai atau terhindar dari pemberian penanganan yang kurang tepat.Kata Kunci: keselamatan pasien; pengkajian awal; pengkajian ulang; risiko jatuh
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN POST PARTUM SECTIO CAESAREA DENGAN PREEKLAMSIA BERAT: STUDI KASUS Nadia, Ummi; Halifah, Elka; Ardhia, Dara
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka kejadian preeklamsia di Indonesia hal ini menjadi penyebab kematian ibu nomor dua tertinggi (24%) setelah perdarahan. Preeklampsia post partum adalah kondisi serius yang berhubungan dengan tekanan darah tinggi yaitu 160/100 mmHg dan protein urin (+++). Tujuan studi kasus ini adalah untuk mengetahui penerapan asuhan keperawatan pada pasien ibu postpartum dengan riwayat persalinan sectio caesarea dan preeklamsia berat. Diagnosa keperawatan yang diangkat adalah resiko perfusi serebral tidak efektif, menyusui tidak efektif, resiko infeksi, dan kesiapan peningkatan manajemen kesehatan. Intervensi yang diterapkan berdasarkan evidence based practices seperti pemantauan tanda-tanda vital, dan elevasi kepala pada posisi semi fowler 30 derajat untuk diagnosa resiko perfusi serebral tidak efektif, melakukan pijat oksitosin sebagai implementasi untuk diagnosa menyusui tidak efektif, pemantauan tanda-tanda infeksi dan menganjurkan menjaga personal hygiene untuk implementasi resiko infeksi, edukasi penggunaan alat kontrasepsi dan nutrisi pasca persalinan sebagai implementasi diagnosa kesiapan peningkatan manajemen kesehatan. Hasil evaluasi selama 3 hari rawatan perfusi serebral tidak efektif menunjukkan tekanan darah mengalami penurunan dan sakit kepala mulai berkurang, menyusui tidak efektif menunjukkan peningkatan jumlah ASI, tidak ada tanda-tanda infeksi. Disarankan kepada pemberi asuhan keperawatan pada ibu dengan postpartum Sectio Caesarea dengan preeklamsia berat dapat menjadikan tulisan ini sebagai salah satu sumber rujukan dalam menerapkan asuhan keperawatan.

Page 1 of 3 | Total Record : 25