cover
Contact Name
Adit Widodo Santoso
Contact Email
adit.santoso@ukrida.ac.id
Phone
+6285171706076
Journal Mail Official
meditek@ukrida.ac.id
Editorial Address
Gedung A Lantai 5 Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Kristen Krida Wacana, Jl. Arjuna Utara No. 6, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat 11510
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Kedokteran Meditek
ISSN : 26861437     EISSN : 26860201     DOI : https://doi.org/10.36452/jkdoktmeditek
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Kedokteran MEDITEK merupakan jurnal ilmiah yang mempublikasikan artikel-artikel dalam lingkup bidang kedokteran dan biomedik secara open access. Proses publikasi artikel melalui proses penelaahan oleh pakar sebidang (peer-review) secara double-blind. Jurnal Kedokteran Meditek berafiliasi pada Fakultas Kedokterandan Ilmu Kesehatan Universitas Kristen Krida Wacana, dengan misi mendorong penyebarluasan perkembangan ilmu kedokteran & biomedis di Indonesia maupun secara global dengan menerbitkan 3 edisi dalam setahun, yaitu: Januari, Mei dan September.
Articles 623 Documents
Sifilis Menyerupai Lupus Eritematosus: The Great Imitator Budianti, Windy Keumala; Sarah, Ratu Siti Khadijah
Jurnal Kedokteran Meditek Vol 30 No 1 (2024): JANUARI
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/jkdoktmeditek.v30i1.2883

Abstract

Manifestasi klinis yang terlihat pada sifilis sering menyerupai penyakit inflamasi kronis seperti lupus eritematosus. Sebuah studi menyatakan angka kejadian misdiagnosis sifilis dengan lupus eritematosus sebanyak 166 kasus sepanjang tahun 2006-2011. Seorang laki-laki 24 tahun datang dengan lesi oral, bercak merah pada kedua telapak tangan dan kaki disertai telogen efluvium, madarosis, artralgia, dan nyeri otot. Pasien telah didiagnosis Lupus Eritematosus Sistemik (LES) dengan keterlibatan mukokutan dan muskuloskeletal berdasarkan klinis dan serologis kemudian dirawat oleh sejawat Internis dengan obat imunosupresan selama 3 minggu tetapi keluhan bertambah parah. Pasien kemudian dirujuk ke dokter dermatologi dan venereologi untuk pengobatan bercak pada telapak tangan dan kaki. Hasil pemeriksaan mengarah pada sifilis sekunder dan didukung hasil serologi. Pasien mendapatkan injeksi benzathine penicillin 2,4 juta IU intramuskular dan klinis membaik dalam satu minggu. Tujuan laporan kasus ini untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap diagnosis sifilis yang merupakan the great imitator yang memiliki tampilan klinis dan serologis menyerupai penyakit autoimun.
Persepsi Mahasiswa Keperawatan terhadap Profesionalisme Keperawatan Indonesia: Kajian Literatur Sistematik Hapsari, Eunike Helena; Efrilianty , Stevany; Sagara, Wunge Misericordia; Eka, Ni Gusti Ayu; Diannita, Catharina Guinda
Jurnal Kedokteran Meditek Vol 29 No 3 (2023): SEPTEMBER
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/jkdoktmeditek.v29i3.2887

Abstract

Profesionalisme keperawatan adalah suatu landasan ilmiah dan praktik keperawatan dalam memberikan kualitas pelayanan keperawatan kepada klien, individu, dan masyarakat luas. Profesionalisme keperawatan sudah banyak dibahas dalam penelitian keperawatan. Namun, masih sedikit pembahasan tentang konsep profesionalisme keperawatan di Indonesia, khususnya perspektif mahasiswa. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi konsep profesionalisme keperawatan dari sudut pandang mahasiswa keperawatan di Indonesia berdasarkan literatur terkini. Penelitian ini menggunakan kajian literatur sistematik dengan simplified approach berasal dari publikasi artikel tahun 2012-2022. Pengumpulan data menggunakan tiga database, yaitu Pubmed, EBSCO Host, dan Cochrane Library. Kata kunci yang digunakan adalah “Nursing Student, Nurse Student, Student, Professionalism, Professional Competence, Professional Value of Nursing, Professionalism Education, Medical Professionalism, Competence, Clinical Competence, Competence Factor”. Seleksi dilakukan menggunakan Flow Diagram PRISMA dan JBI Critical Appraisal Checklist. Selain itu, analisis tematik juga digunakan untuk memaparkan laporan penelitian dalam bentuk tema. Analisis dari tujuh artikel kuantitatif menghasilkan empat tema utama, yaitu perkembangan diri seorang perawat, profesionalisme, faktor internal, dan faktor eksternal, yang memengaruhi profesionalisme keperawatan. Profesionalisme merupakan proses pengembangan diri seorang perawat untuk menjadi perawat profesional semenjak di lingkup pendidikan. Mahasiswa keperawatan penting untuk mengembangkan diri sebagai seorang profesional untuk masuk dalam praktik klinik atau dunia kerja yang akan meningkatkan kualitas asuhan keperawatan kepada pasien.
Aplikasi Klinis Repetitive Transcranial Magnetic Stimulation (rTMS) pada Disfagia Neurogenik – Studi pada Stroke Iskemik Akut Febrian, Reynard
Jurnal Kedokteran Meditek Vol 29 No 3 (2023): SEPTEMBER
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/jkdoktmeditek.v29i3.2901

Abstract

Disfagia paska-stroke mengakibatkan gangguan fungsi menelan karena terjadinya ketidakseimbangan koordinasi otot-otot menelan perifer dan regulasi sentral. Disfagia menyebabkan komplikasi berupa aspirasi, malnutrisi, hingga kematian. Studi menunjukkan bahwa penggunaan rTMS pada disfagia memberikan luaran klinis yang baik. Laki-laki 55 tahun; lemah separuh tubuh sisi kanan, bicara pelo, dan sulit menelan dengan onset 15 jam. Pasien memiliki riwayat stroke 1 bulan yang lalu dengan lemah separuh tubuh sisi kiri. Pemeriksaan fisik didapatkan hipertensi, GCS E4M6Vx, afasia motorik, parese nervus kranial VII dan XII dekstra tipe sentral, hemiparese dupleks dengan kekuatan 3 pada kedua ekstremitas kanan dan 2 pada kedua ekstremitas kiri. Hipertonus, peningkatan refleks, serta refleks patologis positif pada keempat ekstremitas. Pemeriksaan computed tomography (CT) scan kepala non-kontras, menunjukkan infark serebri bilateral. Pasien mendapatkan tata laksana anti-platelet, neuroprotektor, fisioterapi, dan 5 siklus rTMS. Setelah dilakukan 5 siklus rTMS, didapatkan perbaikan fungsi menelan, yang ditunjukkan dengan perubahan skor National Institutes of Health Stroke Scale (NIHSS) dari 18 menjadi 12, skor brief bedside dysphagia screening test-revision (BBDST) dari 8 menjadi 4, dan skor modified water swallowing test (MWST) dari 1 menjadi 5. Penggunaan rTMS terbukti memberikan luaran klinis yang baik pada disfagia neurogenik akibat stroke iskemik akut.
Faktor Risiko Pradiabetes pada Mahasiswa Keperawatan Universitas X di Cikarang, Jawa Barat Bratajaya, Cicilia Nony Ayuningsih
Jurnal Kedokteran Meditek Vol 29 No 3 (2023): SEPTEMBER
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/jkdoktmeditek.v29i3.3004

Abstract

Prevalensi pradiabetes usia muda meningkat. Oleh karena itu, skrining pradiabetes perlu dilakukan pada remaja, terutama mahasiswa keperawatan. Sebagai calon tenaga kesehatan, mereka adalah duta kesehatan.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan risiko pradiabetes pada mahasiswa S-1 reguler keperawatan di Cikarang, Jawa Barat. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional ini menggunakan metode total sampling pada 170 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Pengumpulan data menggunakan instrumen Prediabetic Test Screening Tools yang sudah teruji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan usia (r= 0,168; p= 0,029), riwayat keluarga diabetes melitus (r= 0,273; p= 0,001), riwayat keluarga hipertensi (r= 0,250; p= 0,001), IMT (r= 0,354; p= 0,001), lingkar pinggang (r= 0,428; p= 0,001), aktivitas fisik (r= 0,352; p= 0,001), konsumsi makanan manis (r= 0,225; p= 0,002), serta konsumsi sayur dan buah (r= 0,404; p= 0,001) memiliki hubungan signifikan dengan risiko pradiabetes. Tidak ada hubungan antara jenis kelamin dan risiko pradiabetes (r= 0,012; p= 0,875). Risiko pradiabetes memiliki nilai tinggi pada individu tidak rutin olahraga (OR= 27,61; 95% CI 3,65-208,47) dan lingkar pinggang lebih dari (OR= 17,33 CI 4,99-60,21). Mahasiswa keperawatan memiliki tugas memberi contoh rutin berolahraga, mengurangi makanan manis, serta konsumsi sayur dan buah setiap hari.
Index Subjek & Penulis Meditek, Jurnal Kedokteran
Jurnal Kedokteran Meditek Vol 29 No 3 (2023): SEPTEMBER
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

List of Reviewer Meditek, Jurnal Kedokteran
Jurnal Kedokteran Meditek Vol 29 No 3 (2023): SEPTEMBER
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Index Subjek & Penulis Meditek, Jurnal Kedokteran
Jurnal Kedokteran Meditek Vol 30 No 1 (2024): JANUARI
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

List of Reviewer Meditek, Jurnal Kedokteran
Jurnal Kedokteran Meditek Vol 30 No 1 (2024): JANUARI
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Mengakses Situs Pornografi terhadap Nilai Akademis Pelajar SMA Kota Bogor Situmorang, Evi Ulina Margareta; Muhaji, J. Antonio; Pramono, Laurentius Aswin; Santosa, Mariani; Lonah; Nathaniel, Bryan
Jurnal Kedokteran Meditek Vol 30 No 2 (2024): MEI
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/jkdoktmeditek.v30i2.2545

Abstract

Mayoritas siswa SMP dan SMA di kota Jakarta dan Banten telah terpapar konten pornografi dan ditemukan peningkatan akses internet, terutama situs pornografi dan game online, di masa pandemi COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap, dan perilaku mengakses situs pornografi serta bermain game online terhadap nilai akademis pada pelajar SMA di kota Bogor di masa pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan desain potong-lintang dengan menggunakan data kuesioner yang diambil menggunakan aplikasi Zoom. Penelitian dilakukan di SMA X di Bogor dan melibatkan 107 responden dan metode analisis dalam penelitian ini adalah uji Chi-Square. Variabel bebas penelitian ini adalah pengetahuan, sikap, dan perilaku pelajar SMA. Adapun variabel terikat dalam penelitian ini adalah nilai akademis. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap, dan perilaku pelajar SMA dalam mengakses situs pornografi dan bermain game online dengan nilai akademis dengan nilai p = 0,109; 0,869; 0,258 secara berurutan. Disimpulkan dalam penelitian ini bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan, sikap, dan perilaku mengakses situs pornografi serta bermain game online terhadap nilai akademis pada pelajar SMA di kota Bogor di masa pandemi COVID-19.
Function of Moringa oleifera Lamk Leaf Extract as an Antiseptic for Pseudomonas aeruginosa and Staphylococcus aureus using Percentage Kill Method Kiranasari, Ariyani; Tjampakasari, Conny Riana; Putri, Mariza Nabila; Pratama, Vanessa Maritza
Jurnal Kedokteran Meditek Vol 30 No 3 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/jkdoktmeditek.v30i3.2864

Abstract

Moringa oleifera Lamk leaf extract has an antimicrobial properties especially against fungal, parasite, Gram positive and negative bacteria by inhibiting DNA synthesis and metabolism an damaging cell walls. The aim of this study was to determine whether M. oleifera Lamk leaf extract is effective as an antiseptic against P. aeruginosa and S. aureus bacteria. Percentage Kill was used in the study to determine the percentage of  bacteria death after contact with M. oleifera Lamk leaf extract in the 1st, 2nd and 5th minutes against the control and treatment simultaneously. The test is considered to meet the standard if each contact gives a result of ≥90%. For  discovered percentage kill to P. aeruginosa bacteria in the 1st, 2nd and 5th minutes each test showed a yield of 27.12%. , 47.01%, 57.7%. In the third time of  P. aeruginosa did not reach the standard. Whereas in S. aureus bacteria, each test showed a yield of 92.36%, 95.58% and 96.45%, where it was seen that all results reach  the standards criteria of ≥90%.  M. oleifera Lamk leaf extract was not effective in eliminating P. aeruginosa for all contacts because the standard value was below 90%. Whereas for S. aureus bacteria, M. oleifera Lamk leaf extract was very effective in eliminating bacteria for all contact times ≥90% with the highest value at the 5th minutes (96.45%).

Filter by Year

1995 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 32 No 2 (2026): Maret Vol 32 No 1 (2026): Januari Vol 31 No 6 (2025): November Vol 31 No 5 (2025): SEPTEMBER Vol 31 No 4 (2025): JULI Vol 31 No 3 (2025): MEI Vol 31 No 2 (2025): MARCH Vol 31 No 1 (2025): JANUARI Vol 30 No 3 (2024): SEPTEMBER Vol 30 No 2 (2024): MEI Vol 30 No 1 (2024): JANUARI Vol 29 No 3 (2023): SEPTEMBER Vol 29 No 2 (2023): MEI Vol 29 No 1 (2023): JANUARI Vol 28 No 3 (2022): SEPTEMBER-DESEMBER Vol 28 No 2 (2022): MEI-AGUSTUS Vol 28 No 1 (2022): JANUARI-APRIL Vol 27 No 3 (2021): SEPTEMBER - DESEMBER Vol 27 No 2 (2021): MEI - AGUSTUS Vol 27 No 1 (2021): JANUARI - APRIL Vol 26 No 3 (2020): SEPTEMBER - DESEMBER Vol 26 No 2 (2020): MEI-AGUSTUS Vol 26 No 1 (2020): JANUARI - APRIL Vol 25 No 3 (2019): SEPTEMBER - DESEMBER Vol 25 No 2 (2019): MEI - AGUSTUS Vol 25 No 1 (2019): JANUARI - APRIL VOL. 24 NO. 68 OKTOBER-DESEMBER 2018 VOL. 24 NO. 67 JULI-SEPTEMBER 2018 VOL. 24 NO. 66 APRIL-JUNI 2018 VOL. 24 NO. 65 JANUARI-MARET 2018 VOL. 23 NO. 64 OKTOBER-DESEMBER 2017 VOL. 23 NO. 63 JULI-SEPTEMBER 2017 VOL. 23 NO. 62 APRIL-JUNI 2017 VOL. 23 NO. 61 JANUARI-MARET 2017 VOL. 22 NO.60 SEPTEMBER-DESEMBER 2016 VOL. 22 NO. 59 MEI-AGUSTUS 2016 VOL. 22 NO. 58 JANUARI-APRIL 2016 Vol. 21 No. 57 September-Desember 2015 Vol. 21 No. 56 Mei-Agustus 2015 Vol. 21 No. 55 Januari - April 2015 Vol. 20 No. 54 September-Desember 2014 Vol. 20 No. 53 Mei-Agustus 2014 Vol. 20 No. 52 Januari-April 2014 Vol. 18 No. 48 September - Desember 2012 Vol. 18 No. 47 Mei - Agustus 2012 Vol. 18 No. 46 Januari - April 2012 Vol. 17 No. 45 September - Desember 2011 vol. 17 no. 44 Mei-Agustus 2011 vol. 17 no. 43 Januari-April 2011 Vol. 16 No. 43B Mei - Agustus 2010 Vol. 16 No. 42A Januari - April 2010 vol. 16 no. 42 September-Desember 2009 vol. 15 no. 40 Januari-April 2009 Vol. 15 No. 39C Januari-April 2008 Vol. 15 No. 39E September-Desember 2008 Vol. 15 No. 39A Mei-Agustus 2007 Vol. 15 No. 39B September-Desember 2007 vol. 15 no. 39 Januari-April 2007 vol. 14 no. 38 September-Desember 2006 vol. 14 no. 37 Mei-Agustus 2006 vol. 14 no. 36 Januari-April 2006 vol. 13 no. 35 September-Desember 2005 vol. 13 no. 34 Mei-Agustus 2005 vol. 13 no. 33 Januari-April 2005 vol. 12 no. 32 September-Desember 2004 vol. 12 no. 31 Mei-Agustus 2004 vol. 12 no. 30 January-April 2004 vol. 11 no. 29 Agustus-Desember 2003 vol. 11 no. 28 April-July 2003 Vol. 10 No. 27 Januari-April 2002 Vol. 9 No. 26 September - Desember 2001 Vol. 9 No. 25 Mei-Agustus 2001 Vol. 8 No. 23 September - Desember 2000 Vol. 7 No. 20 Juli-Oktober 1999 Vol. 6 No. 17 Oktober-Desember 1998 Vol. 6 No. 15 April-Juni 1998 Vol. 5 No. 13 Oktober-Desember 1997 Vol. 5 No. 12 Juli-September 1997 Vol. 5 No. 11 Juli-September 1997 Vol. 4 No. 10 September-Desember 1996 Vol. 4 No. 9 Mei-Agustus 1996 Vol. 4 No. 8 Januari-April 1996 Vol. 3 No. 7 September-Desember 1995 Vol. 3 No. 6 Mei-Agustus 1995 Vol. 3 No. 5 Januari-April 1995 More Issue