cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
katonfath@gmail.com
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
katonfath@gmail.com
Editorial Address
Desa, Metuk No.008 RT.002 RW. 001, Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 30267854     DOI : https://doi.org/10.62017/merdeka.v1i1
Core Subject : Education,
MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Jurnal ini merupakan jurnal ilmiah multidisiplin yang bersifat peer-review dan terbuka. Jurnal ini terbit 6 kali dalam setahun yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Fokus dan ruang lingkupnya meliputi: Ilmu Sosial, Humaniora, Politik, Pendidikan, Ilmu Teknik, Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Desain Komunikasi Visual, Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi, Kewirausahaan dan Bisnis. MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,181 Documents
PEMBELAJARAN KITAB FASALATAN DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN DAN PRAKTIK SALAT SANTRI Rijal Yasrif Al-Amin; Fatkhurrohman; Sofan Rizqi
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7641

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran kitab Fasholatan, peningkatan pemahaman dan praktik salat fardhu santri, serta faktor pendukung dan penghambat dalam pembelajaran kitab Fasholatan di Pondok Pesantren Assiroj Selomerto Wonosobo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran kitab Fasholatan dilaksanakan secara rutin setiap selesai salat Isya dalam kegiatan madrasah diniyah dengan menggunakan metode bandongan, hafalan, sorogan, dan praktik langsung. Pembelajaran tersebut mampu meningkatkan pemahaman dan praktik salat fardhu santri, baik dari aspek teori maupun praktik ibadah. Santri menjadi lebih memahami tata cara salat, bacaan, syarat, dan rukun salat serta lebih disiplin dalam melaksanakan salat berjamaah. Faktor pendukung dalam pembelajaran meliputi lingkungan pesantren yang religius, peran ustadz, metode pembelajaran yang variatif, dan pembiasaan ibadah sehari-hari. Adapun faktor penghambat meliputi perbedaan kemampuan santri, kurangnya motivasi sebagian santri, serta keterbatasan waktu dalam proses pembelajaran.
PERAN GURU PAI DALAM PENINGKATAN PENERAPAN NILAI-NILAI ISLAMI SISWA DI SMP NUSANTARA WONOSOBO Deny Setiawan; Moh. Sakir; Ali Mu’tafi
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7651

Abstract

Seorang guru PAI yang paling banyak menghabiskan waktu dengan siswa dalam ranah pendidikan, mereka berinteraksi secara langsung setiap hari dan memberikan pembelajaran yang bukan hanya teori saja tetapi juga praktik dalam kehidupan. Peran guru PAI ini menjadi semakin penting dalam peningkatan penerapan nilai-nilai Islami untuk mencegah berbagai permasalahan pendidikan. Rumusan masalaah dalam skripsi ini adalah: 1) Bagaimana peran guru PAI dalam peningkatan penerapan nilai-nilai Islami siswa di SMP Nusantara Wonosobo; 2) Bagaimana metode  yang dilakukan oleh guru PAI dalam peningkatan penerapan nilai-nilai Islami siswa di SMP Nusantara Wonosobo; 3) Apa saja tantangan yang dihadapi guru PAI dalam proses peningkatan penerapan nilai-nilai Islami siswa di SMP Nusantara Wonosobo. Adapun tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui peran guru PAI dalam peningkatan penerapan nilai-nilai Islami siswa di  SMP Nusantara Wonosobo; 2) Untuk mengetahui metode yang dilakukan oleh guru PAI dalam peningkatan penerapan nilai-nilai Islami siswa di SMP Nusantara Wonosobo; 3) Untuk mengetahui tantangan yang dihadapi guru PAI dalam proses peningkatan penerapan nilai-nilai Islami siswa di SMP Nusantara Wonosobo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan jenis penelitiannya bersifat penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data diperoleh dari Kepala sekolah, Operator sekolah, guru PAI, dan juga perwakilan siswa siswi SMP Nusantara Wonosobo, Teknik analisis yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Peran guru PAI dalam peningkatan penerapan nilai-nilai Islami siswa terdapat beberapa metode efektif yang diterapkan oleh guru PAI dan pihak sekolah, seperti kegiatan rutin setiap pagi para siswa dan guru berjejer untuk bersalaman serta menerapkan 5S, dan juga ketika melaksanakan sholat dzhuhur berjamaah; (2) Metode yang diterapkan metode yaitu keteladanan, pembiasaan, dan nasihat, (3) terdapat tantangan yang signifikan seperti sebagian guru lain menunjukkan masih belum bisa bekerjasama, kurangnya pengawasan dari orang tua terhadap anak ketika menggunakan HP saat mereka berada di rumah, dan keberagaman latar belakang peserta didik.
PENGARUH KOMPETENSI PROFESIONAL GURU TERHADAP PRESTASI BELAJAR PAI SISWA SMK AL- MABRUR GEMBOL, PEJAWARAN BANJARNEGARA Rizqina Tsalatsatun Huwaida; Ahmad Zuhdi; Muhammad Saefullah
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7656

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kompetensi profesional guru dalam meningkatkan prestasi belajar siswa, khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Guru yang memiliki kompetensi profesional yang baik akan mampu menciptakan proses pembelajaran yang efektif sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) kompetensi profesional guru PAI di SMK Al-Mabrur Gembol Pejawaran Banjarnegara; (2) prestasi belajar PAI siswa; dan (3) pengaruh kompetensi profesional guru terhadap prestasi belajar PAI siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SMK Al-Mabrur Gembol Pejawaran Banjarnegara. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling dengan rumus Slovin sehingga diperoleh sampel sebanyak 131 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, uji reliabilitas, analisis deskriptif, uji normalitas, uji linearitas, analisis regresi sederhana, uji t, dan koefisien determinasi menggunakan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi profesional guru berada pada kategori baik dengan persentase sebesar 51,1%. Prestasi belajar PAI siswa juga berada pada kategori baik dengan persentase sebesar 44,3%. Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dengan koefisien regresi sebesar 0,642 yang menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara kompetensi profesional guru terhadap prestasi belajar PAI siswa. Hasil uji t menunjukkan nilai t hitung sebesar 7,125 > t tabel 1,978. Sementara itu, nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,412 menunjukkan bahwa kompetensi profesional guru memberikan kontribusi sebesar 41,2% terhadap prestasi belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kompetensi profesional guru berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar PAI siswa SMK Al-Mabrur Gembol Pejawaran Banjarnegara.
PERAN GURU PAI DALAM MENGELOLA SUMBER BELAJAR DI PERPUSTAKAAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN LITERASI Rifana Azzahra; Imas Amanatu Zahro; Nurul Hikmah
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7660

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat baca peserta didik serta belum optimalnya pemanfaatan perpustakaan sebagai sumber belajar dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru PAI dalam mengelola sumber belajar di perpustakaan sebagai upaya peningkatan literasi peserta didik, strategi yang digunakan, serta faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dan desain deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri atas guru PAI dan pustakawan sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI berperan sebagai fasilitator, motivator, dan pengarah peserta didik dalam memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber belajar. Strategi yang dilakukan meliputi pemberian tugas berbasis literasi, pembelajaran di perpustakaan, penggunaan berbagai media pembelajaran, serta pembiasaan membaca dan mencari referensi tambahan. Faktor pendukung penelitian ini berupa fasilitas perpustakaan yang memadai dan kerja sama antara guru dengan pustakawan, sedangkan faktor penghambatnya meliputi rendahnya minat baca peserta didik serta pengaruh penggunaan gawai dan media sosial. Penelitian ini berimplikasi pada pentingnya optimalisasi perpustakaan sebagai pusat sumber belajar untuk meningkatkan budaya literasi peserta didik.
PEMANFAATAN INDEKS KERAWANAN PEMILU OLEH BAWASLU DALAM PEMETAAN RISIKO PENGAWASAN DI JAWA TIMUR Aprilia Sukma Rahayu; Riza Anindya Nabila Putri
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7662

Abstract

Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) merupakan instrumen pemetaan dan deteksi dini yang digunakan Bawaslu untuk membaca potensi kerawanan dalam penyelenggaraan pemilu dan pemilihan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan IKP oleh Bawaslu Provinsi Jawa Timur sebagai instrumen pemetaan risiko pengawasan pada Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dan dokumentasi terhadap Buku IKP Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024, Laporan Akhir Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Provinsi Jawa Timur Tahun 2024, serta regulasi dan literatur akademik terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jawa Timur memperoleh skor IKP 14,74 dan masuk kategori kerawanan rendah. Namun, kategori tersebut tidak berarti minim risiko, karena Bawaslu Jawa Timur tetap mengidentifikasi 13 indikator kerawanan yang berpotensi berulang pada Pemilihan 2024. Kerawanan utama terlihat pada isu administrasi pemilih, meliputi 169.300 Pemilih DPK, 80.932 Pemilih TMS, 484.717 Pemilih Potensial Non-KTP elektronik, 391 pemilih ganda, serta kerawanan pemungutan suara berupa 54 TPS PSU dan 4 TPS PSS. Selain itu, terdapat 12 kasus pelanggaran netralitas ASN di tujuh kabupaten/kota. Pemanfaatan IKP dilakukan melalui pemetaan kerawanan berbasis data IKP 2024 dan hasil pengawasan Pemilu 2024, identifikasi TPS rawan, serta penyusunan strategi mitigasi melalui imbauan, koordinasi lintas lembaga, patroli pengawasan, saran perbaikan, dan pengawasan partisipatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa IKP efektif sebagai instrumen awal pemetaan risiko dan perencanaan pengawasan, tetapi efektivitasnya sangat bergantung pada kualitas data, kapasitas analisis kontekstual Bawaslu, dan tindak lanjut kelembagaan dari pemangku kepentingan terkait.
EKSPLORASI KETERKAITAN MINAT BELAJAR DAN CAPAIAN AKADEMIK MELALUI PEDAGOGI PROBLEM SOLVING: STUDI KUALITATIF DALAM PENDIDIKAN SAINS SEKOLAH MENENGAH Nur Eli Zayati; Zakirman
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7668

Abstract

Meskipun penekanan pada pembelajaran berpusat pada siswa dalam pendidikan sains semakin meningkat secara global, penelitian kualitatif yang mengeksplorasi bagaimana minat belajar berkembang dan berkorelasi dengan prestasi akademik selama pembelajaran pemecahan masalah masih terbatas. Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan antara minat belajar dan hasil belajar melalui pedagogi pemecahan masalah dalam pendidikan sains sekolah menengah. Studi deskriptif kualitatif dilakukan dengan siswa kelas tujuh dan dua guru sains, yang dipilih melalui pengambilan sampel bertujuan. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif di empat sesi pembelajaran, wawancara semi-terstruktur, dan analisis dokumentasi. Model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña digunakan untuk analisis data. Tiga temuan utama muncul: (1) pedagogi pemecahan masalah secara konsisten meningkatkan minat belajar, dibuktikan dengan 67% siswa menunjukkan peningkatan partisipasi dalam bertanya dan berdiskusi; (2) siswa menunjukkan pemahaman konseptual yang lebih dalam ketika konsep abstrak dikontekstualisasikan melalui fenomena sehari-hari; dan (3) terdapat hubungan yang kuat antara minat belajar dan prestasi akademik, dengan siswa yang sangat terlibat mencapai kriteria penguasaan minimum. Studi ini memberikan kontribusi pada literatur pendidikan sains dengan memberikan wawasan kualitatif tentang peran mediasi minat belajar dalam efektivitas pengajaran pemecahan masalah.
REPRESENTASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN DALAM KULTUR DAN AKTIVITAS SEKOLAH AL-BANNA DI BALI Achmat Nurohim; Muhammad Ulin Nuha; Afif Farkhan; Sandi Kusuma; Siti Amsa Khulwana; Laeli Nur Farida; Pamungkas Stiya Mulyani
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7672

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi nilai-nilai pendidikan dalam kultur dan aktivitas sekolah di Sekolah Albanna Bali sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam terpadu di lingkungan masyarakat multikultural. Fokus penelitian diarahkan pada implementasi pendidikan Islam dalam proses pembelajaran, pembentukan karakter peserta didik, serta pengembangan budaya sekolah yang berbasis nilai-nilai religius, sosial, dan akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode observasi langsung dan studi dokumentasi. Data diperoleh melalui pengamatan terhadap aktivitas pembelajaran, kegiatan keagamaan, interaksi sosial warga sekolah, serta berbagai program ekstrakurikuler yang mendukung pengembangan potensi peserta didik. Data kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sekolah Albanna Bali berhasil merepresentasikan pendidikan Islam terpadu yang mengintegrasikan kurikulum nasional dengan nilai-nilai Al-Qur’an dan Sunnah. Kultur sekolah dibangun melalui pembiasaan ibadah, program tahfidz Al-Qur’an, penanaman adab, serta pembentukan karakter religius dan sosial peserta didik. Selain itu, sekolah juga aktif mengembangkan potensi siswa melalui berbagai kegiatan akademik dan nonakademik seperti olahraga, seni, kepemimpinan, dan kegiatan sosial keagamaan. Dalam konteks masyarakat multikultural di Bali, sekolah mampu menanamkan nilai toleransi, moderasi beragama, dan sikap menghargai keberagaman tanpa kehilangan identitas keislamannya. Dengan demikian, representasi nilai-nilai pendidikan di sekolah ini mencerminkan praktik pendidikan Islam modern yang holistik, adaptif, dan relevan dengan tantangan kehidupan global.
PENDIDIKAN KETELADANAN ORANG TUA DALAM KITAB TERJEMAHAN LUQMANUL HAKIM WA HIKMAH OLEH NAHBANI IDRIS, LC.: STUDI TEMATIK M. Baharuddin Maulana Ishaq; Ahmad Zuhdi; Muhammad Saefullah
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7673

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai pendidikan keteladanan orang tua dalam kitab terjemahan Luqmanul Hakim wa Hikmah karya Muhammad Khair Ramadhan Yusuf yang diterjemahkan oleh Nahbani Idris, Lc. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran orang tua sebagai pendidik pertama dan utama dalam keluarga, terutama di tengah tantangan moral generasi muda pada era modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Sumber data primer dalam penelitian ini adalah kitab terjemahan Luqmanul Hakim wa Hikmah, sedangkan sumber data sekunder berupa buku, jurnal ilmiah, skripsi, dan literatur lain yang relevan dengan pendidikan Islam, keteladanan orang tua, dan pendidikan keluarga. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis isi tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nasihat Luqman al-Hakim kepada anaknya mengandung nilai-nilai pendidikan Islam yang meliputi pendidikan akidah, pendidikan syukur, kesadaran diawasi Allah, pendidikan ibadah, amar makruf nahi munkar, pendidikan sabar, serta pendidikan rendah hati dan adab berbicara. Nilai-nilai tersebut menunjukkan bahwa pendidikan anak tidak cukup dilakukan melalui perintah dan nasihat, tetapi harus disertai keteladanan nyata dari orang tua dalam kehidupan sehari-hari.
STRATEGI PENGASUH PESANTREN DALAM MENYEIMBANGKAN PROGRAM TAHFIDZ DAN KAJIAN KITAB KUNING DI PPTQ ASH SHOLIHIN WONOSOBO Muhammad Adib Mubarok; Ngarifin Shidiq; Ahmad Robihan
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7676

Abstract

Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam memiliki peran penting dalam menjaga tradisi keilmuan sekaligus merespons perkembangan zaman, namun menghadapi tantangan dalam menyeimbangkan program tahfidz Al-Qur’an dan kajian kitab kuning yang memiliki karakter pembelajaran berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pengasuh dalam menyeimbangkan kedua program tersebut di PPTQ Ash Sholihin Wonosobo serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keseimbangan tidak dimaknai sebagai pembagian waktu yang sama, melainkan ketercapaian tujuan kedua program secara bersamaan, di mana tahfidz berfokus pada penambahan dan penjagaan hafalan, sedangkan kajian kitab kuning memperdalam pemahaman keilmuan Islam. Implementasi strategi dilakukan melalui pengaturan jadwal terstruktur, pembelajaran bertahap, dan pendekatan integratif, namun belum optimal karena dominasi program tahfidz, keterbatasan waktu, serta kurangnya sumber daya manusia. Faktor pendukung meliputi motivasi, kedisiplinan, dan lingkungan pesantren yang kondusif, sedangkan faktor penghambat meliputi kelelahan santri, padatnya jadwal, dan keterbatasan tenaga pengajar. Secara umum, strategi yang diterapkan telah mengarah pada integrasi, tetapi masih memerlukan penguatan agar hasilnya lebih optimal.
PERAN (ZISWAF) ZAKAT, INFAQ, SEDEKAH, DAN WAKAF TERHADAP PERUBAHAN STATUS PEREKONOMIAN DI INDONESIA TAHUN 2018-2024 Atika Sari; Revaldo Hidayat; Mita Agustin; Herza Novitri; Al Maisa Afiffah Azzahwa
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7680

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji peran instrumen ZISWAF (Zakat, Infaq, Sedekah, dan Wakaf) terhadap perubahan status perekonomian di Indonesia pada periode 2018-2024. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif berbasis data sekunder yang bersumber dari BAZNAS, Kementerian Agama, dan Badan Pusat Statistik (BPS), penelitian menemukan bahwa pengumpulan dana ZISWAF meningkat secara signifikan dari Rp6,88 triliun pada tahun 2018 menjadi Rp16,14 triliun pada tahun 2024. Peningkatan ini sejalan dengan penurunan angka kemiskinan dari 9,66 persen menjadi 8,82 persen dan perbaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 71,39 menjadi 74,10. Gini Ratio turut mengalami penurunan dari 0,389 menjadi 0,360, yang mencerminkan berkurangnya ketimpangan distribusi pendapatan. Hasil penelitian menegaskan bahwa instrumen ZISWAF yang dikelola secara transparan dan disalurkan ke sektor produktif berperan nyata sebagai mekanisme ekonomi Islam yang efektif dalam pengentasan kemiskinan, pengembangan modal manusia, dan pertumbuhan inklusif. Penelitian merekomendasikan penguatan tata kelola kelembagaan, digitalisasi pengumpulan dana, dan perluasan literasi masyarakat terhadap ZISWAF sebagai agenda strategis prioritas.