cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
katonfath@gmail.com
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
katonfath@gmail.com
Editorial Address
Desa, Metuk No.008 RT.002 RW. 001, Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 30267854     DOI : https://doi.org/10.62017/merdeka.v1i1
Core Subject : Education,
MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Jurnal ini merupakan jurnal ilmiah multidisiplin yang bersifat peer-review dan terbuka. Jurnal ini terbit 6 kali dalam setahun yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Fokus dan ruang lingkupnya meliputi: Ilmu Sosial, Humaniora, Politik, Pendidikan, Ilmu Teknik, Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Desain Komunikasi Visual, Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi, Kewirausahaan dan Bisnis. MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,069 Documents
OPTIMASI TEBAL SAMBUNGAN LAS SUDUT MENGGUNAKAN IDEASTATICA PADA BAJA WF SEBAGAI STRUKTUR RANGKA ATAP Muzaffar, Risal; Yusuf, Siska Ayu Aprilia
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i2.3008

Abstract

Penggunaan baja WF sebagai konstruksi rangka atap dapat menjadi solusi untuk dunia konstruksi saat ini, dikarenakan struktur baja memiliki daktilitas agar mampu menahan beban maksimum yang tinggi. Agar struktur baja dapat menjadi sebuah satu kesatuan  perlu dilakukan metode untuk penyambungan pada setiap rangkanya, untuk sambungan yang dapat digunakan salah satunya adalah sambungan las. Sambungan las juga memiliki kekuatan untuk menerima beban yang diterima oleh sambungan struktur baja tersebut, namun sambungan las akan mengalami kecacatan dan resiko merusak profil baja tersebut ketika dilakukan pemanasan dari las secara terus menerus, sehingga diperlukan perencanaan secara teliti agar tidak mempengaruhi sifat mekanisme dari baja tersebut. Salah satu perencanaan untuk sambungan las yaitu perencanaan tebal dari sambungan las, hal tersebut dapat dilakukan ketika sudah melewati tahap perencanaan profil dan penampang lainnya. Dilakukan perencanaan sambungan las untuk sambungan kolom - rafter dengan menggunakan program SAP2000 untuk menganalisa gaya dalam dari profil dan program IdeaStatiCa untuk menganalisa kapasitas dari sambungan las tersebut. Didapatkan hasil gaya dari tebal las yaitu 5 mm untuk sayap dan 3 mm untuk badan, telah memenuhi nominal dari beban yang diterima pada sambungan tersebut yaitu dengan nominal kapasitas sambungan las 10,1 kN untuk las pada badan dan  19 kN untuk las pada sayap.
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL DAN LINGKUNGAN BELAJAR YANG EFEKTIF TERHADAP KETERAMPILAN SOSIAL SISWA Wagiman Manik; Siti Ramadhina Hajri; Risna Aziza Gea; Nadidah Yasmin; Siti Jaharah; Auliya Najwa; Annisa Nur’aini Fitri
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i2.3033

Abstract

Kecerdasan emosional (EQ) dan lingkungan belajar yang efektif merupakan dua faktor utama yang berperan penting dalam pengembangan keterampilan sosial siswa. Menurut Daniel Goleman, EQ adalah kemampuan untuk mengenali, memahami, dan mengelola emosi dengan baik, sehingga memungkinkan individu untuk membangun hubungan interpersonal yang sehat dan menghadapi tekanan secara bijaksana. Sementara itu, lingkungan belajar yang efektif melibatkan kondisi fisik dan sosial yang mendukung, yang dapat mendorong siswa untuk berinteraksi secara positif serta mengoptimalkan potensi mereka. Kedua elemen ini saling melengkapi dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan sosial yang kuat untuk berkontribusi dalam masyarakat. Meskipun penelitian terkait EQ dan lingkungan belajar telah banyak dilakukan secara terpisah, interaksi keduanya dalam memengaruhi keterampilan sosial siswa masih jarang dikaji secara mendalam. Padahal, keterampilan sosial merupakan komponen penting dalam membentuk karakter siswa yang mampu beradaptasi, bekerja sama, dan berkomunikasi secara efektif—keterampilan yang sangat relevan di era modern ini. Istilah "kecerdasan emosional" pertama kali diperkenalkan oleh Peter Salovey dari Harvard University dan John Mayer dari University of New Hampshire pada tahun 1990. Konsep ini merujuk pada aspek-aspek emosional yang memainkan peran penting dalam keberhasilan individu.
Bimbingan dan Konseling Wagiman Manik; Azizah; Indah Ansatu Nurani; Vella Afriani
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i2.3105

Abstract

Guidance and counseling are essential in education to support children’s emotional, psychological, social, and academic development. This research aims to explore the meaning of guidance and counseling, Islamic views on these practices, and the steps involved in their implementation. Using a qualitative method with a library study approach, the research gathers data from books, articles, and journals. The findings indicate that guidance is preventive, focusing on helping individuals understand and direct themselves optimally to prevent and prepare for problems. In contrast, counseling is corrective, involving intensive one-on-one sessions between the individual and counselor to address personal issues, with an emphasis on confidentiality, empathy, and care. Islam views counseling as a means to help individuals understand themselves and face challenges in line with Islamic values. Counselors are also tasked with guiding individuals to strengthen their relationship with Allah. Additionally, Islam highlights the importance of family and community support in the counseling process. The steps for implementing guidance and counseling include problem identification, diagnosis, and prognosis.      
Pengaruh Penggunaan Media Audiovisual terhadap Kemampuan Siswa dalam Memahami Teks Narasi Khairunsyah; Usiono Usiono
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i2.3124

Abstract

Audiovisual adalah istilah yang merujuk pada media yang menggabungkan elemen suara dan gambar untuk menyampaikan informasi atau cerita. Media ini dapat mencakup berbagai bentuk, seperti video, film, presentasi multimedia, dan alat bantu pengajaran lainnya yang menggunakan kombinasi suara (audio) dan visual (gambar, grafik, atau teks) untuk meningkatkan pemahaman dan keterlibatan audiens.Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penggunaan media audiovisual yang bervariasi dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami teks narasi. Dengan mengadopsi pendekatan eksperimental, penelitian ini membandingkan prestasi belajar siswa pada kelompok eksperimen yang menggunakan media audiovisual dengan kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Melalui desain pre-test dan post-test, penelitian ini mengukur perubahan kemampuan siswa sebelum dan setelah perlakuan. Analisis data menggunakan uji-t independen menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok, di mana siswa pada kelompok eksperimen memperoleh peningkatan kemampuan yang lebih baik dalam memahami teks narasi. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa integrasi media audiovisual yang bervariasi ke dalam proses pembelajaran dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan keterlibatan siswa, motivasi belajar, dan pada akhirnya, pemahaman mereka terhadap teks narasi. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi para pendidik untuk mempertimbangkan penggunaan media audiovisual yang lebih beragam dalam pembelajaran bahasa dan sastra, khususnya dalam mengembangkan keterampilan literasi siswa.
Penyusunan Dan Pelaksanaan Tes dan Non-Tes Cut Mufti Hanifa; Dina Mardiah Aza; Elfita Arianti; Nur Samsia Harahap; Raisa Azyana; Tasya Amanda; Dwi Meutia Hasni
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i2.3134

Abstract

Penelitian ini membahas konsep, penyusunan, dan pelaksanaan tes serta non-tes dalam evaluasi pembelajaran sebagai bagian penting dari sistem pendidikan. Tes didefinisikan sebagai alat pengukuran kuantitatif yang dirancang untuk menilai aspek tertentu dari hasil belajar siswa, seperti kemampuan kognitif dan keterampilan motorik, melalui serangkaian soal yang memiliki jawaban benar atau salah. Sebaliknya, non-tes mencakup teknik evaluasi kualitatif, seperti observasi, wawancara, portofolio, dan angket, yang bertujuan untuk mengukur aspek sosial, emosional, dan motivasional yang tidak dapat diukur secara kuantitatif. Penelitian menggunakan metode library research, yakni pengumpulan data dari literatur, buku, dan jurnal akademik untuk merumuskan langkah-langkah penyusunan tes dan non-tes. Tahapan dalam penyusunan tes meliputi penentuan tujuan, pemilihan materi, penentuan jenis tes, pembuatan kisi-kisi, penulisan soal, uji coba, dan analisis hasil. Sedangkan dalam penyusunan non-tes, langkah-langkah mencakup perancangan instrumen berbasis observasi, wawancara, atau kuesioner untuk menggali data yang mendalam. Artikel ini juga menguraikan teknik pelaksanaan tes yang terbagi menjadi tes tertulis, lisan, dan perbuatan. Setiap jenis tes membutuhkan strategi khusus, mulai dari pengaturan ruang ujian hingga pengawasan agar objektivitas dan keadilan terjaga. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi tes dan non-tes memberikan gambaran menyeluruh tentang kemampuan dan potensi siswa. Implikasi dari penelitian ini adalah penyediaan panduan praktis bagi pendidik dalam melaksanakan evaluasi pembelajaran yang efektif, adil, dan menyeluruh.  
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN KINCIR PINTAR TERHADAP KEMAMPUAN BERHITUNG PERKALIAN SISWA KELAS II MIN12 Nurazmi Br. Siregar; Pangulu Abdul Karim; Lailatun Nur Kamalia Siregar
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i2.3136

Abstract

Penelitian yang telah dilakukan dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berhitung perkalian siswa. Rendahnya kemampuan berhitung diduga karena penggunaan media pembelajaran yang kurang menarik dan terbilang monoton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berhitung perkalian peserta didik sebelum dan setelah menggunakan media kincir pintar serta untuk mengetahui apakah media pembelajaran kincir pintar dapat berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan berhitung perkalian siswa kelas II MIN 12 Kota Medan Tembung. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian adalah Quasi Eksperiment (eksperimen semu). Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Eksperiment. Dalam desain ini sampel dipilih secara acak menggunakan teknik Simple Random Sampling, sampel yang digunakan adalah peserta didik kelas II dengan kelas II E berjumlah 25 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas II A berjumlah 24 siswa sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji Paired Simple T-Test. Berdasarkan hasil penelitian didapat rata-rata pada kelas kontrol nilai pre-test sebesar 57,08 dan nilai post-test sebesar 64,16 dan rata rata pada kelas eksperimen nilai pre-test sebesar 56,80 dan nilai post-test sebesar 77,20. Kemudian pada hasil uji Paired Simple T-Test bahwa terdapat nilai signifikansi (2-tailed) 0,000 < 0,05 dengan begitu maka dapat dikatakan bahwa  diterima dan  ditolak, yang dimana menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada media kincir pintar terhadap kemampuan berhitung perkalian siswa.
PENGEMBANGAN MEDIA RODA PUTAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN PADA KELAS I MIN 12 MEDAN TEMBUNG Rodiatul Hasanah Lubis; Pangulu Abdul Karim; Lailatun Nur Kamalia Siregar
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i2.3137

Abstract

Penelitian ini yang dilatarbelakangi kurangnya minat belajar siswa dan terbatasnya media pembelajaran yang digunakan pada proses pembelajaran, Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media roda putar pembelajaran matematika materi penjumlahan dan pengurangan, mengetahui tingkat kelayakan media, tingkat kepraktisan, dan keefektifan media pada hasil belajar peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development, dengan menggunakan model ADDIE. Sampel yang digunakan yaitu Kelas I E dengan jumlah 24 peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pengembangan media roda putar berhasil diimplementasikan di kelas 1 E MIN 12 Medan tembung dan berhasil menarik perhatian peserta didik. Pada tingkat kelayakan media memperoleh hasil 92% termasuk kategori sangat layak digunakan, validasi materi memperoleh hasil 85% kategori sangat layak. Tingkat kepraktisan angket respon guru memperoleh hasil 92% dan angket respon peserta didik 97,08% termasuk dalam kategori sangat praktis. Pada tingkat keefektifan media roda putar dilihat dari hasil pre-test 56,25% pada pembelajaran sebelum menggunakan media roda putar, dan hasil post-test 88,33% disini mengalami peningkatan setelah menggunakan media roda putar. Berdasarkan hasil dan temuan penelitian diatas maka media roda putar ini efektif dalam meningkatkan hasil bejar peserta didik dalam materi penjumlahan dan pengurangan pada pembelajaran matematika di kelas 1 E MIN 12 Medan Tembung.
SEJARAH SERTA DINAMIKA PEMBAHARUAN LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA (SURAU, PESANTREN DAN MADRASAH) Anita Sarmila; Muhammad Zalnur; Fauza Masyhudi
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i2.3151

Abstract

Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk  mengangkat  masalah  tentang  sejarah  serta  dinamika pembaharuan lembaga pendidikan Islam di Indonesia: Surau, Pesantren, dan Madrasah . Islam merupakan komponen terpenting dalam membentuk dan mewarnai corak kehidupan hidup masyarakat. Pendidikan merupakan salah satu yang mendapat dampak signifikan dari penyebaran Islam. Perkembangan pendidikan Islam di Indonesia antara lain ditandai oleh munculnya berbagai lembaga pendidikan secara bertahap, mulai dari yang sangat sederhana, sampai dengan yang sudah terhitung modern dan lengkap. Salah satu tempat pembelajaran pada masa awal kedudukan Islam di Nusatara diantaranya surau, pesantren dan madrasah. Sejarah lembaga pendidikan di Nusantara sangat panjang, sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan sejarah dan dinamika lembaga pendidikan Islam di Nusantara. Perkembangan lembaga pendidikan Islam merupakan dampak dari perubahan perilaku masyarakat. Penelitian ini  menggunakan  metode  penelitian  kepustakaan  (library  research),  yang  dimaksudkan  untuk memandu  pengumpulan  berbagai  informasi  dan  data  yang  didukung  oleh  berbagai  sumber  yang mencakup  topik-topik  yang  akan  dibahas.  Hasil  penelitian  dapat  disimpulkan  bahwa  surau  bagi masyarakat Minangkabau mempunyai banyak fungsi, tidak hanya sebagai tempat berkumpul, rapat, tempat tidur tetapi juga sebagai sarana pendidikan Islam. Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang tumbuh dan berkembang di Pulau Jawa dan hingga saat ini terus eksis dan dalam proses pembaharuan. Dan madrasah telah bertransformasi menjadi sistem pendidikan Islam modern sejak masa  Orde  Baru.  Transformasi  sistem  pendidikan  ini  terjadi  dalam  berbagai  dinamika.  Secara yuridis,  transformasi  madrasah  memposisikan  madrasah  pada  level  yang  sama  dengan  sekolah umum terutama pada aspek kurikulum namun tetap mempertahankan karakteristik sebagai sekolah Islam.
Kontribusi Bait al-Hikmah pada Masa Keemasan Islam Pusat Ilmu Pengetahuan dan Transformasi Pendidikan Islam Ulfa, Fadillah; Zalnur, Muhammad; Masyhudi, Fauza
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i2.3159

Abstract

Bait al-Hikmah merupakan salah satu institusi paling berpengaruh dalam sejarah peradaban Islam yang berkembang pada masa Keemasan Islam (abad ke-8 hingga ke-13). Institusi ini berfungsi sebagai pusat ilmu pengetahuan, penerjemahan, dan penelitian yang melibatkan berbagai disiplin ilmu, termasuk filsafat, astronomi, kedokteran, dan matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi Bait al-Hikmah dalam membangun tradisi keilmuan Islam dan dampaknya terhadap transformasi pendidikan pada masa itu. Dengan pendekatan kualitatif berbasis kajian literatur, penelitian ini menemukan bahwa Bait al-Hikmah tidak hanya berperan dalam melestarikan dan mengembangkan ilmu pengetahuan dari peradaban sebelumnya, tetapi juga menciptakan sinergi antara ilmu agama dan ilmu duniawi. Konsep integrasi ilmu yang diterapkan di Bait al-Hikmah memberikan fondasi kuat bagi perkembangan pendidikan Islam yang holistik dan relevan hingga masa kini.
MADRASAH NIZHAMIYAH SEBAGAI TEMPAT PENYEBARAN ORTODOKSI SUNNI Aulia Rahmi, Miftah; Muhammad Zalnur; Fauza Masyhudi
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i2.3160

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Madrasah Nizhamiyah dalam penyebaran ajaran ortodoksi Sunni pada masa Dinasti Saljuk. Madrasah ini, yang didirikan oleh Nizham al-Mulk pada abad ke-11, berfungsi tidak hanya sebagai pusat pendidikan agama tetapi juga sebagai alat untuk memperkuat ideologi Sunni di tengah pengaruh Syi'ah yang berkembang. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis sejarah, penelitian ini menunjukkan bahwa Madrasah Nizhamiyah memiliki peran strategis dalam menyebarkan ajaran Sunni melalui kurikulum yang mencakup fiqih Syafi’i, teologi Asy’ariyah, dan ilmu duniawi lainnya. Lulusan madrasah ini berperan penting sebagai ulama, qadhi, dan guru, memperkuat doktrin Sunni di berbagai wilayah Islam. Selain itu, madrasah ini juga menjadi simbol penyebaran ajaran Sunni yang mendukung stabilitas politik Dinasti Saljuk dan turut melawan pengaruh Syi'ah, serta berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan yang memperkaya peradaban Islam pada masa itu.

Page 44 of 107 | Total Record : 1069