cover
Contact Name
Heri Dwi Santoso
Contact Email
heridwi.santoso@unimus.ac.id
Phone
+6282329058143
Journal Mail Official
lppm@unimus.ac.id
Editorial Address
LPPM Unimus Jl. Kedungmundu Raya No.18, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Unimus
ISSN : 26543257     EISSN : 26543168     DOI : -
Prosiding Seminar Nasional Unimus merupakan wadah publikasi hasil-hasil penelitian dan pengabdian masyarakat yang telah dipresentasikan pada Seminar Nasional Unimus yang diselenggarakan tahunan oleh Lembaga Penelitian dan pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Muhammadiyah Semarang.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 949 Documents
Pengaruh Infeksi Saluran Kemih Dan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Dengan Kejadian Partus Prematur Di Rsud Dr. M.M. Dunda Gorontalo Hadi, Alya Nasirah; Handaria, Diana; Hajar, Nabil
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 7 (2024): Transformasi Teknologi Menuju Indonesia Sehat dan Pencapaian Sustainable Development G
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Partus prematur merupakan kondisi terjadinya   persalinan di usia kehamilan 28-36 minggu. Partusprematur menyebabkan dampak jangka Panjang maupun dampak jangka pendek pada maternal danneonatal. Penyebab utama dari kematian perinatal salah satu adalah partus prematur. Tujuan penelitianuntuk mengetahui hubungan antara infeksi saluran kemih dan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengankejadian partus prematur. Jenis penelitian ini menggunakan metode observasional analitik denganrancangan peneltian case control dengan sampel sebanyak 130 responden yang sesuai dengan kriteriainklusi dan kriteria ekslusi dengan teknik total sampling pada kelompok kasus, dan stratified randomsampling pada kelompok kontrol. Pengambilan data menggunakan data rekam medis. Data analisismenggunakan uji Chi-Square dan uji Mann-Whitney.Hasil yang didapatkan dari penelitian ini menunjukanadanya hubungan yang bermakna antara infeksi saluran dengan kejadian partus prematur nilai p= 0.033,dan adanya hubungan yang bermakna antara kadar Hb dengan kejadian partus prematur nilai p= 0,023.Kata Kunci : Infeksi saluran kemih, kadar Hb, partus prematur.
Determinan Lag Laporan Audit pada Perusahaan Manufaktur Maulida, Ilham; Santosa, R. Ery Wibowo Agung; Sukesti, Fatmasari
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 7 (2024): Transformasi Teknologi Menuju Indonesia Sehat dan Pencapaian Sustainable Development G
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini memiliki tujuan untuk akumulasi data tentang dampak variabel independen Kesempatan modal, Daya laba, Parameter Firma, Parameter Badan Audit, Kesan Audit, Era Firma terhadap variabel dependen Lag Informasi Audit. Jenis studi yang digunakan dalam studi ini dalam ialah kuantitatif dan memiliki populasi firma manufaktur sub sektor industry food and baverage yang terdaftar di (BEI) pada tahun 20192023. Dalam studi ini terdapat 130 sampel dari 26 firma manufaktur sub sektor industry food and baverage yang terdaftar di BEI pada tahun 2019-2023. Beralaskan hasil pengujian hipotesis studi yang telah dilakukan menunjukkan bahwa Parameter Firma berefek negatif terhadap lag informasi audit. Sedangkanvariabel lainnya tidak berefek terhadap lag informasi audit.Kata Kunci : Kesempatan modal, daya laba, parameter Firma, parameter badan audit, kesan audit, era Firma, lag informasi audit.
Pengaruh Pengecekan Alat Makan Terhadap Perubahan Jumlah Alat Makan Setelah Kegiatan Penyajian Makanan Ke Pasien di RSUD dr. Adhyatma, MPH Provinsi Jawa Tengah Widyastuti, Rani; Hagnyonowati, Hagnyonowati; Fitriyanti, Addina Rizky; Putri, Sri Hapsari Suhartono
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 7 (2024): Transformasi Teknologi Menuju Indonesia Sehat dan Pencapaian Sustainable Development G
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu tantangan masalah yang sering dijumpai dalam penyelenggaraan makan pasien dirumah sakit adalah berkurangnya jumlah alat makan pasien. Berkurangnya alat makan pasien diketahuisetelah alat makan tersebut selesai digunakan untuk penyajian. Pengelolaan pelayanan gizi yang baikmembuat pasien dan keluarga pasien merasa diperhatikan dan meningkatkan kepuasan pasien. Tujuan :Mengetahui pengaruh pengecekan alat makan terhadap jumlah alat makan setelah kegiatan penyajianmakanan ke pasien di RSUD dr. Adhyatma, MPH Provinsi Jawa Tengah. Metode : Penelitian inimenggunakan metode quasi eksperiment dengan desaign one group pretest and posttest. Sampel yangdigunakan seluruh alat makan pasien kelas I dan kelas II&III dengan teknik pengumpulan data secaralangsung yang dilakukan oleh pramusaji setiap hari selama bulan Februari dan Maret 2024.Hasil :Berdasar analisis data non parametrik Man Whitney diperoleh nilai p value jenis alat makan gelas 0,000,sendok 0,000, piring melamin 0,034, mangkok besar melamin 0,301, lepek melamin 0,000, mangkokkecil melamin 0,301, tutup gelas melamin 0,000 dan plato stainles 1,000. Kesimpulan :Ada pengaruhpengecekan alat makan gelas, sendok, piring melamin, lepek melamin, tutup melamin terhadap perubahanjumlah alat makan setelah kegiatan penyajian makanan ke pasien namun tidak ada pengaruh pengecekanalat makan mangkok besar melamin, mangkok kecil melamin dan plato stainles terhadap perubahanjumlah alat makan setelah penyajian makanan ke pasien.Kata kunci : alat makan pasien, penyajian makanan
Pemeriksaan Kadar Hemoglobin Sebagai Upaya Deteksi Dini Anemia pada Kelompok Tim Penggerak PKK di Kalurahan Ngargosari, Samigaluh, Kulon Progo, Yogyakarta Purnamaningsih, Nur’Aini; Suwarno, Suwarno; Septiyani, Retnosyari
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 7 (2024): Transformasi Teknologi Menuju Indonesia Sehat dan Pencapaian Sustainable Development G
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia adalah suatu kondisi tubuh dimana kadar hemoglobin (Hb) dalam darah lebih rendah dari normal.Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk pemeriksaan kadar hemoglobin sebagai upayadeteksi dini anemia pada kelompok tim penggerak PKK di Kalurahan Ngargosari, Samigaluh, Kulon Progo,Yogyakarta. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini merupakan program kolaborasi antara UniversitasJenderal Achmad Yani dan Universitas Ahmad Dahlan, dengan mitra sasaran adalah Tim Penggerak PKKKalurahan Ngargosari Kulon Progo. Dari hasil pemeriksaan kadar Hemoglobin (Hb) dari 24 orangkelompok Tim Penggerak PKK didapatkan bahwa 18 orang tergolong non anemia (75%) dimana kadarHemoglobin (Hb) ≥12 gr/dL, sedangkan 6 orang tergolong anemia (25%) dimana kadar Hemoglobin (Hb)kurang dari 12 gr/dL. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian kepada Masyarakat telah berjalan denganlancar dan peserta mengikuti dengan antusias. Berdasarkan pemeriksaan kadar Hemoglobin yang telahdilakukan mayoritas tergolong non anemia, dengan kadar Hemoglobin (Hb) normal ≥12 gr/dL. Kata Kunci : kadar Hemoglobin, deteksi dini, anemia.
HUBUNGAN POLA PEMBERIAN MPASI PADA BAYI USIA 6-24 BULAN DENGAN STATUS GIZI DI KELURAHAN SENDANGGUWO Stiawan, Yoni Meilinda Putri; Mulyanti, Lia; Istiana, Siti; Damayaanti, Fitriani Nur
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 7 (2024): Transformasi Teknologi Menuju Indonesia Sehat dan Pencapaian Sustainable Development G
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan data pendahuluan dari  kelurahan  Sendangguwo  terdapat  bayi  usia  6-24bulan sebanyak 141. Dari data beberapa RW terdapat bayi sebanyak 29 balita dengan gizi kurang. Salahsatu penyebab gizi kurang adalah kurangnya pengetahuan ibu mengenai cara pola pemberian MPASI yangtidak sesuai. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis hubunganpola pemberian MPASI pada bayi usia 6-24 bulan dengan status gizi di kelurahan Sendangguwo.Metode : Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain survei analitik. Teknik pengambilansampel menggunakan rumus slovin didapatkan 58 responden dan data dikumpulkan melalui kuesionerlangsung dan observasi data di kelurahan Sendangguwo. Responden dipilih berdasarkan kriteria inklusi daneksklusi, instrument dilakukan uji validitas, reabilitas, dan data dianalisis menggunakan analisis univariateserta bivariate (uji statistik chi square). Hasil: Menunjukkan bahwa karakteristik responden ibu yangmempunyai bayi berusia 6-24 bulan sebagian besar berusia 31-48 tahun (53,4%), berat badan bayi 5-10 kg(67,2%), dan pendidikan SMA/SMK (56,9%); pola pemberian MP-ASI dengan perilaku tepat 48 responden(82,8%) dan sisanya kurang dan tidak tepat.; status gizi bayi baik 47 bayi (81,0%),  dan sisanya gizi kurang,buruk dan lebih;  Analisis chi-square menunjukkan ada hubungan signifikan pola pemberian MP-ASIdengan status gizi bayi 6-24 bulan di Kelurahan Sendangguwo (p=0,000 < α=0,05). Kesimpulan: Terdapathubungan yang signifikan antara pola pemberian MP-ASI dengan status gizi bayi 6-24 bulan di KelurahanSendangguwo Kata Kunci: Sirih merah, keputihan
Sosialisasi Edukasi Terkait Siklus Hidup Hewan Pada Siswa Sekolah Dasar Negeri Medowo 3, Kota Kediri, Jawa Timur. Aini, Fidi Nur; Erlinda, Tira
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 7 (2024): Transformasi Teknologi Menuju Indonesia Sehat dan Pencapaian Sustainable Development G
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara umum kemampuan suatu 1270ideo1270 untuk bisa berkembang ditentukan oleh kualitas darimasyarakat atau sumber daya manusia yang dimiliki, dimana hal ini dapat dilakukan melalui saranapendidikan sekolah dasar. Pendidikan sekolah dasar menjadi suatu wadah untuk bisa membantu parapeserta didik dalam membangun dan mengembangkan dasar pengetahuan siswa, salah satunyamemperkenalkan konsep-konsep dasar dalam ilmu pengetahuan seperti pembelajaran tentang siklus hiduphewan. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dirancang untuk meningkatkan pemahaman mahasiswamengenai siklus hidup hewan. Di SDN Medowo 3, Kota Kediri,Jawa Timur.Serangkaian kegiatansosialisasi ini meliputi penyampaian materi, 1270ideo jawab, serta pretest dan posttest untuk mengukurtingkat pemahaman siswa. Berdasarkan hasil evaluasi lembar pretest dan posttest menunjukkan rata-ratakenaikan sebesar 21.8%. Sehingga dapat disimpulkan pelaksanaan sosialisasi ini sudah terlaksana dengan1270ideo1270 dan antusias para peserta SDN Medowo 3 juga sangat baik dalam acara sosialisasi edukasi. Kata Kunci : Metamorfosis,Sosialisasi,Hewan
Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Derajat Hipertensi Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Cipaku Kabupaten Ciamis Widyanisya, Intan Niki; Rahman, Irpan Ali; Supriadi, Dedi; MJW, Endrian; Fauziah, Diny Nur
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 7 (2024): Transformasi Teknologi Menuju Indonesia Sehat dan Pencapaian Sustainable Development G
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Hipertensi merupakan kondisi di mana tekanan darah meningkat melebihi batas normal. Gaya hidup yangbisa menyebabkan hipertensi meliputi merokok, pola makan, kebiasaan tidur dan dan aktivitas fisik.Aktivitas fisik memiliki peran yang sangat penting, terutama bagi orang lanjut usia. Dengan beraktivitasfisik, lansia dapat menjaga dan bahkan meningkatkan kondisi kesehatannya. Namun, karena keterbatasanfisik yang muncul seiring bertambahnya usia serta perubahan dan penurunan fungsi fisiologis, lansia perlumelakukan beberapa penyesuaian dalam menjalankan aktivitas fisik sehari-hari. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dan tingkat hipertensi pada lansia di wilayah PuskesmasCipaku, Kabupaten Ciamis. Menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional.Sampel yang diambil berjumlah 99 orang dengan teknik proporsional random sampling. Hasil penelitianmenunjukan bahwa aktivitas fisik lansia frekuensi tertinggi pada kategori aktivitas kurang sebanyak 53orang (58,9%), derajat hipertensi pada lansia frekuensi tertinggi pada kategori hipertensi tingkat I sebanyak50 orang (55,6%), dan terdapat hubungan yang signifikan aktivitas fisik dengan derajat hipertensi padalansia, karena nilai signifikansi atau sig (2-tailed) antara variabel aktivitas fisik dan kejadian hipertensiadalah 0,000<0,05. Diharapkan hal ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, dengan memperbaikipola hidup dan melakukan aktivitas fisik yang cukup untuk mencegah peningkatan kejadian hipertensi.Kata Kunci : Aktivitas fisik, Hipertensi, Lansia
Evaluasi Luas Kamar Mandi pada Rumah Subsidi Untuk Lansia Widasari, Putri Pratiwi; Dharmastiti, Rini
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 7 (2024): Transformasi Teknologi Menuju Indonesia Sehat dan Pencapaian Sustainable Development G
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah yang sangat sederhana dalam desainnya menawarkan potensi untuk efisiensi ruang, serta luasnyamemberikan ruang untuk adaptasi fungsi ruang seiring berjalannya waktu. Penelitian ini bertujuan untukmengidentifikasi atribut desain yang dapat mengakomodasi perubahan kebutuhan sepanjang sikluskehidupan, dengan fokus pada kesinambungan dan keberlanjutan hunian sederhana agar dapat dihuni secaraoptimal dalam jangka panjang. Penyebaran kuesioner dilakukan ke salah satu perumahan subsidi denganpenjualan terbanyak pada tahun 2023 di Kabupaten Kendal. Metode yang dilakukan dengan penyebarankuesioner dengan sampel melebihi jumlah yang sudah ditentukan yaitu 117 responden. Berdasarkankuesioner, ruang yang sering digunakan dengan pilihan terbanyak yaitu kamar tidur sebesar 91%. Lebarefektif yang cukup untuk sirkulasi 1 orang pengguna kursi roda 86,98 cm. Ukuran pintu satu daunmenggunakan lebar pintu 90 cm sudah dapat digunakan. Setelah semua dimensi dan persentil yang sudahdihitung untuk perhitungan luas kamar double didapatkan panjang kamar yang direkomendasikan yaitu326,98 cm berasal dari 200 cm (panjang kasur) + 40 cm (lebar almari) + 86,98 cm (sirkulasi) yang akandidesain menjadi 337 cm dengan kelonggaran 10 cm dan ukuran lebar kamar yang direkomendasikan yaitu333,96 cm berasal dari 160 cm (lebar kasur) + 173,96 cm (sirkulasi) yang akan didesain menjadi 344 cmdengan kelonggaran 10 cm. Pada perhitungan luas kamar single, lebar efektif untuk sirkulasi 1 orang denganlebar bahu menggunakan persentil 95 laki-laki sebesar 50,4 cm sehingga lebar kamar yangdirekomendasikan yaitu 200,4 cm berasal dari 90 cm (lebar kasur) + 50,4 cm (sirkulasi) + 60 cm (mejabelajar) yang akan didesain menjadi 210 cm dengan kelonggaran 10 cm dan panjang kamar disamakandengan ukuran kamar double. Kata Kunci : Rumah Subsidi, Kamar Tidur, Lansia, Luas
Perbandingan Variasi Polyvinil Alcohol (PVA) Terhadap Ketahanan Morfologi Entamoeba spp Ardiansyah, Mohammad Rifqi; Ariyadi, Tulus; Iswara, Arya
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 7 (2024): Transformasi Teknologi Menuju Indonesia Sehat dan Pencapaian Sustainable Development G
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Entamoeba spp pada saluran pencernaan manusia yang bersifat patogen dan bersifat non-patogen danberkontribusi terhadap penyakit gastrointestinal di dunia. Pemeriksaan mikroskopis adalah standar untukdiagnosis. Pemeriksaan sampel feses harus dilakukan secara langsung untuk mendapatkan hasil yangmaksimal. Jika terdapat penundaan pemeriksaan maka sampel harus diberikan bahan pengawet. Polyvinilalcohol (PVA) merupakan bahan pengawet yang biasa digunakan dilaboratorium dengan perbandingan1:3. Agar penguunaan pengawet dapat diminimalisir penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitasvariasi perbandingan (1:1 dan 1:2) Polyvinil Alcohol (PVA) terhadap ketahanan morfologi Entamoebaspp. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Sampel yang digunakan pada penelitian iniadalah feses positif Entamoeba spp. Hasil penelitian menggunakan perbandingan Polyvinil Alkohol(PVA) dengan perbandingan 1:1 dan 1:2 didapatkan hasil pada pengamatan hari ke 1 sampai hari ke 7 didapatkan hasil yang baik yaitu inti dapat terlihat dengan jelas pada perbandingan 1:1 dan 1:2, sedangkanpengamatan hari ke 14 dengan perbandingan 1:1 didapatkan hasil yang buruk yaitu inti tidak terlihat jelassedangkan perbandingan 1:2 di dapatkan hasil yang baik yaitu inti dapat terlihat dengan jelas, sedangkanpada hari ke 21 di dapatkan hasil yang buruk  pada perbandingan 1:1 dan 1:2 karena inti tidak terlihatjelas. Kata Kunci : Entamoeba spp, Polyvinil Alkohol (PVA), Perbandingan pengawet
Studi Literatur: Faktor Resiko Kejadian Depresi Pada Ibu Pasca Melahirkan Janah, Aniatul; Istiana, Siti; Prakasiwi, Sherkia Ichtiasi; Lutfitasari, Ariyani
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 7 (2024): Transformasi Teknologi Menuju Indonesia Sehat dan Pencapaian Sustainable Development G
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Depresi postpartum, juga dikenal sebagai depresi postpartum (PPD), adalah gangguan kesehatan mental yang umum bagi ibu setelah melahirkan dan merupakan masalah kesehatan mental masyarakat karena berdampak langsung pada bayi dan keluarganya. Di negara-negara Asia, depresi postpartum cukup tinggi, berkisar antara 26-85%, sedangkan di Indonesia berkisar antara 50-70%. Akibat dari blues pasca persalinan yang tidak ditangani adalah salah satu dari banyak penyebab depresi ini. Tujuan: Literatur ini bertujuan untuk menjelaskan faktor-faktor resiko kejdian depresi pada ibu pasca melahirkan. Metode: Metode yang digunakan adalah dengan menggunakan literature review. Artikel yang akan direview didapatkan melalui pencarian di data base elektronik yaitu google scholar. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa pada penelitian literature review ini menggunakan 8 jurnal nasional yang diakses dari google scholar yang menjelaskan mengenai faktor-faktor resiko kejadian depresi ibu setelah melahirkan. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa kondisi psikososial, dukungan suami, status ekonomi, kecemasan, cara persalinan dan onset laktasi, kepuasan pernikahan, keikhlasan dan kematangan emosi, self efficacy, jenis persalinan, kesiapan ibu dan komplikasi/penyulit persalinan menjadi faktor resiko kejadian depresi pada ibu setelah melahirkan. Kata Kunci : depresi postpartum, faktor resiko depresi postpartum, postpartum.