cover
Contact Name
Noni Novarista
Contact Email
noninovarista@ansci.unand.ac.id
Phone
+6281374187455
Journal Mail Official
martina@unimal.ac.id
Editorial Address
Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh Jl. Cot Teungku Nie Reuleut Kecamatan Muara Batu Aceh Utara
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Agrifo: Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh
ISSN : 25483439     EISSN : 26144026     DOI : https://doi.org/10.29103/ag.v8i2.13468
Agrifo accepts scientific papers which discusses the socio-economic aspects of agriculture regarding a system starting from the study of up-stream subsystems, on-farm subsystems, downstream subsystems and supporting subsystems as well as relations between policies and government, international economy and capitalization of land resources , farmer, and community. Related to financing discussion in business development in the field of agribusiness (finance, business, and functional technical aspects)
Articles 185 Documents
KELAYAKAN DAN PENGEMBANGAN USAHA TOKO TANI TERNAK PADA BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) TURE MOE DI DESA BORANI, KECAMATAN BAJAWA, KABUPATEN NGADA Kaleka, Marten Umbu; Seo, Amario Yohanes; Nono, Elfridus Andi Loke; Ngaku, Maria Alfonsa
Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh Vol. 9 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ag.v9i1.15820

Abstract

Penelitian ini berjudul mengalisis potensi dan kelayakan usaha toko tani ternak pada bumdes di desa borani kecamatan bajawa kabupaten ngada. metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder yang bersumber dari Desa Borani. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara mendalam (indeph interview), dokumentasi dan studi pustaka dengan menggunakan  analisis kelayakan seperti Net B/C, NPV, dan IRR dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi yang ada di desa borani cukup beragam mulai dari penduduknya yang didominasi oleh petani, peternak dan wiraswasta serta adanya dukungan dari pemerintah dan masyrakat setempat sehingga menjadikan pengembangan usaha toko tani ternak cukup stratgeis untuk dilaksanakan. Hasil analisis kelayakan usaha seperti Net Present Value lebih besar dari nol yakni Rp13.525.501,34, Net Benefit Cost Ratio lebih besar dari satu (1,2) dan Internal Rate of Return lebih besar dari suku bungan berlaku yakni sebesar 16% yang menerangkan usaha ini sangat layak untuk dilaksanakan karena memberikan manfaat bagi pengembang dan masyarakat dimasa yang akan datang.Kata Kunci: Kelayakan, Pengembangan, Usaha, BUMDes 
Kajian Sistem Pengelolaan Usaha Peternakan Kerbau di Kabupaten Sijunjung Rias, M Ikhsan; Putra, Riza Andesca; Madarisa, Fuad
Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh Vol. 5 No. 2 (2020): November 2020
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ag.v5i2.3563

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik peternak, usaha, sistem pemeliharaan, sistem pengelolaan pakan, sistem pengelolaan reproduksi, dan sistem pemasaran ternak kerbau di Kabupaten Sijunjung. Penelitian ini dilakukan di wilayah Kabupaten Sijunjung yaitu peternak di daerah terpilih pada bulan Juli sampai Agustus 2020. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan respondennya adalah peternak kerbau sebanyak 60 orang. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa profil peternak kerbau di Kabupaten Sijunjung adalah: pada umumnya masih berusia produktif (63,3%),  berpendidikan SD/sederajat (71,7%), berjenis kelamin laki-laki (68,3%) dan telah memiliki pengalaman beternak >10 tahun (50%). Sementara profil usahanya adalah : sebagian besar merupakan usaha sampingan (90%), masih berskala kecil (55%), status kepemilikan ternak adalah ternak perseduaan (40%), dan fungsi ternak sebagai tabungan (40%). Sistem pemeliharaan ternak kerbau yang dilakukan masyarakat Kabupaten Sijunjung adalah pada umumnya dengan sistem ekstensif (66,7%) dengan pakannya adalah hijauan hasil merumput (90%) tanpa memperhatikan jumlahnya. Sementara sistem reproduksi pada umumnya menggunakan kawin alam sembarangan (93,3%) serta pemasaran ternak masih melalui toke ternak/pedagang pengumpul (95%).
PERBANDINGAN TINGKAT KUALITAS PRODUK SAYURAN PADA PASAR TRADISIONAL DAN PASAR MODERN DI NGALIYAN KOTA SEMARANG DALAM PERSPEKTIF BIOLOGI Pradjasasmitha, Malika Allfathania; Udzmah, Nikmatul; Saputri, Septia Dwi; Naima, Mirtaati; Hidayatullah, Ahmad Fauzan
Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh Vol. 8 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ag.v8i2.13476

Abstract

Vegetables are an important source of nutrients in the fulfillment of essential nutrients for human health. The selection of quality vegetables is the main key in ensuring maximum nutritional benefits. Traditional markets and modern markets offer different approaches to quality including freshness, nutritional composition, price, shelf life and safety in confectionery. Therefore, this study aims to compare the quality of vegetables in traditional markets and modern markets by considering biological factors such as surface texture, color, freshness, and integrity of the selected vegetable samples. The research method used is a qualitative descriptive method consisting of identifying issues and objectives, collecting data, analyzing, and formulating concepts. Data collection by taking samples from one of the populations as the main data collection tool to compare the quality of vegetables in traditional markets with modern markets in Ngaliyan District, Semarang City from a biological perspective. In this study the samples used in the study were taken from five different types of vegetables, namely tomatoes, carrots, pakcoy, potatoes, and leeks. The results showed that the comparison of the quality of vegetables owned by traditional markets tends to be fresher and has a higher nutritional content compared to Superindo Modern Market. This is due to the harvesting process that is closer to the time of sale in traditional markets, so that the nutrients in vegetables are still well preserved. On the other hand, vegetables sold in Superindo Modern Market often undergo a longer preservation and transportation process, so that their nutritional content can be reduced.
ANALISIS SWOT STRATEGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PROGRAM PENATAAN LINGKUNGAN PERMUKIMAN KOMUNITAS DI KELURAHAN SURYATMAJAN, KOTA YOGYAKARTA Nurasih Shamadiyah
Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh Vol 2, No 1 (2017): April 2017
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ag.v2i1.506

Abstract

Community empowerment has wide meaning from various point of view. Community empowerment is the emphasis on the behavior of self-sustaining local communities as a system that breaks down themselves. Communities have the right to determine strategies for empowerment strategies according to their strengths, weaknesses, opportunities, and threats. Analysis of empowerment strategies through SWOT analysis for strategies that can be in accordance with the characteristics of society. This research was conducted at the priority location of Community Based Settlement Environment (PLPBK) program of Kelurahan Suryatmajan with number of informant 30 people and sampling technique using snowball sampling to find an information. From the analysis result, based on aformentioned reasons there are 4 segments of community empowerment point in the priority areas, namely handicraft and food industry, eco-green area, green open space area, and river arrangement. The determination of community empowerment strategy is the initial stage of overall empowerment activities, because the initial stage can determine the category of society and the pattern of empowerment to be undertaken
ANALISIS UPAYA PENINGKATAN BUDAYA KONSUMSI BUAH DAN SAYUR PADA ANAK MELALUI EFEKTIVITAS GAME GASIPUTRI (GAME PUZZLE 3D) IRWANDI, PUTRA
Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh Vol. 6 No. 2 (2021): November 2021
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ag.v7i2.6158

Abstract

Menurut Riskesdas 2010-2013, persentase penduduk dengan usia lebih dari 10 tahun yang kurang mengonsumsi buah dan sayur masih di atas 90%. Rendahnya persentase anak dalam mengkonsumsi sayur dan buah menjadi dasar untuk mengusulkan kajian efektifitas game edukasi puzzle 3D dalam meningkatkan daya tarik anak serta menganalisis perubahan budaya anak dalam mengonsumsi buah dan sayur.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni literature review, yakni metode untuk mengumpulkan data yang berhubungan dengan sebuah topik penelitian tertentu yang diperoleh dari berbagai sumber seperti buku, jurnal, internet dan pustaka lain. Hasil dari penelitian, diketahui terdapat keterkaitan antara tingkat pengetahuan gizi terhadap minat anak dalam mengonsumsi buah dan sayur. Selain itu, peranan intervensi media dalam memperkenalkan anak terhadap buah dan sayur juga penting untuk dilakukan, karena dengan penggunaan media yang tepat, anak-anak akan lebih tertarik dalam mengonsumsi buah dan sayur. Dalam hal ini, penggunaan media puzzle 3D dapat menjadi media yang dapat digunakan untuk meningkatkan minat anak-anak dalam mengonsumsi buah dan sayur, karena pengetahuan yang diperoleh dari game ini biasanya lebih mengesankan bagi anak.Keywords: Gasiputri, Efectivitas, fruit and vegetables.           
KELAYAKAN FINANSIAL AGROINDUSTRI OLAHAN PEPAYA (Carica papaya L.) DI NAGARI BATU KALANG KECAMATAN PADANG SAGO KABUPATEN PADANG PARIAMAN Rika Hariance; Nur Annisa; Cipta Budiman
Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh Vol 3, No 1 (2018): April 2018
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ag.v3i1.670

Abstract

This study aims to describe the existing papaya processing in Nagari Batu Kalang and know the financial feasibility of papaya processing in Nagari Batu Kalang. This research was conducted due to Nagari Batu Kalang District Padang Sago Subdistrict Padang Pariaman Regency is one of the areas whose irrigation channel is severely damaged cause the impact of the earthquake of West Sumatera in 2009. The rice farmers in this area switched to cultivate papaya plants and there is a processing papaya into various products. The method used in this research is descriptive method. The data was analyzed by descriptive analysis and financial feasibility analysis by calculating R / C Ratio and B / C Ratio. The results showed Nagari Batu Kalang has 3 types of papaya processing into an agroindustry which produces sauce, dodol, and stick snack. The processing of the three types of products are almost same, and from 3 types of papaya product, the most feasible financially to be developed is processed sauce papaya with R / C Ratio of 2.760 and B / C Ratio of 1.760. Because the value of R / C Ratio and B / C Ratio owned is greater than 1.
ANALISIS PERANAN PENGEMBANGAN PRODUK OLAHAN LEMON DALAM USAHA MENINGKATKAN VOLUME PENJUALAN PADA PT SEMESTA AGRO INDONESIA Yekti, Ananti
Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh Vol. 9 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ag.v9i1.12389

Abstract

Melihat potensi budidaya lemon di Kabupaten Banyumas yang tinggi membuat pemilik PT Semesta Agro Indonesia memilih lemon sebagai komoditas utama yang digelutinya. Namun, usaha lemon california tidak semudah yang dibayangkan. Adanya lemon impor dengan harga yang dibanting, menyebabkan penurunan harga lemon california, khususnya lemon grade C dan lemon ungrade. Dengan adanya hal tersebut, PT Semesta Agro Indonesia membuat sebuah solusi dengan mengolah lemon tersebut menjadi olahan lemon kering atau dried lemon, dan ekstrak lemon. Penelitian ini membahas tentang upaya pengembangan yang dilakukan perusahaan serta mengetahui dan menganalisis peranan pengembangan produk dalam meningkatkan volume penjualan perusahaan. Tujuan dari penelitian ini dilakukan yaitu untuk mengidentifikasi upaya pengembangan produk yang dilakukan pada PT Semesta Agro Indonesia serta untuk mengetahui dan menganalisis peranan pengembangan produk dalam meningkatkan volume penjualan pada PT Semesta Agro Indonesia. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan bulan Juli tahun 2023 di PT Semesta Agro Indonesia dengan metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menggunakan perhitungan laju perkembangan penjualan untuk melihat peningkatan penjualan produk dari tahun 2021-2022, dan kemudian dilakukan perhitungan perbandingan dari segi pendapatan harga dan dari segi penggunaan bahan baku di setiap bulannya. Hasil penelitian ini menujukan bahwa peranan pengembangan produk olahan buah lemon dalam usaha meningkatkan volume penjualan belum terlaksana dengan baik, untuk produk yang memiliki peranan penjualan paling tinggi adalah produk buah lemon.
Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Bawang Merah (Allium Ascalonium l) Di Kabupaten Demak Awami, Shofia Nur; Sa'diyah, Khalimatus; Subekti, Endah
Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh Vol. 3 No. 2 (2018): November 2018
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ag.v3i2.1115

Abstract

This research aimed to determine the cost of production, revenue and income shallot farm, as well as the  factors that influence of shallot production in Gajah Village Gajah District Demak Regency. Sampling technique of  respondents was done purposively. Respondents used in this research were 50 respondents. Data analysis methods used in this study are cost analysis, revenue, income and multiple linear regression analysis. Based on the results of data processing for own land obtained an average total cost Rp 27,329,496/planting season or Rp 49,112,867/ha/planting season. The average revenue is Rp 44,253,667/planting season or Rp 86,802,491/ha/planting season. So the average income is Rp 16,924,171/planting season or Rp 37,689,624/ha/planting season. For lease land the average total cost is Rp 36,701,625/planting season or Rp 56,736,125/ha/planting season. Average revenue is Rp 51,154,125/planting season or Rp 81,800.358/ha/planting season. So the average income is Rp 14,452,500/planting season or Rp 25,064,234/ha/planting season. Based on data analysis using multiple linear regression, it is known that the value of determination coefficient (R2) 0.934. The shallot production in Gajah Village Gajah District Demak Regency were influenced by several factors including; the land area, the seed, the fertilizer, the land ownership, and the shallot varieties.
Analisis Saluran dan Margin Pemasaran Wortel (daucus carota l) di Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Karo Sembiring, Prajaka; Buenbueleun, Murdani; Authar ND, Muhammad
Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh Vol. 6 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ag.v6i1.4862

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi saluran pemasaran, menganalisis margin pemasaran, dan menganalisis efesiensi pemasaran wortel di Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Karo. Data yang digunakan berupa data primer dan data sekunder. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua saluran pemasaran Wortel, yaitu: Saluran I: petani - pedagang pengumpul Kecamatan - pedagang pengumpul luar kota -  pengecer - konsumen dan Saluran II: petani - pedagang pengumpul kecamatan - pedagang pengumpul kabupaten - pedagang pengumpul luar kota - pengecer - konsumen. Margin pemasaran yang paling efisien terdapat pada saluran pemasaran I yaitu dengan nilai efisiensi sebesar 71,6%    lebih kecil dibandingkan dengan yang terdapat pada saluran II, yaitu sebesar 81,8%.
ANALISIS SALURAN DISTRIBUSI DAN MARGIN PADA PUPUK UREA BERSUBSIDI (STUDI KASUS PADA DI DESA DAME, KECAMATAN DOLOK MASIHUL) Yuristia, S.P., M.Si, Rahmi
Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh Vol. 7 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ag.v7i2.14897

Abstract

Dolok Masihul is one of the sub-districts in Serdang Bedagai Regency. The fertilizer distribution system in this region is still not in accordance with the policies set by the government. The amount of subsidized fertilizer that farmers in this village should receive is 25 kg, but in reality the subsidized fertilizer that reaches farmers is only 3 kg. This is not appropriate because the fertilizer that farmers need for their rice is still very low, so farmers are required to buy back the fertilizer which should be subsidized. The research aims to describe fertilizer distribution channels and margins on subsidized urea fertilizer. The research results show thatProducers consist of PT. Pupuk Sriwijaya as a producer of Urea Fertilizer is then distributed to distributors, namely the Urea Fertilizer Distributor by PT Tani Mulia. PT Tani Mulia acts as the second channel which receives fertilizer from the Pusri warehouse and distributes the fertilizer to all retailers so that it reaches the final consumer, namely farmers. Then each distributor distributes the subsidized fertilizer to retailers. The type of fertilizer distributed to farmers is Urea fertilizer. Once at the retail agent level, it will then be distributed to the Farmer Group level, for the number of farmer groups that receive subsidized fertilizer from each village, namely 12 farmer groups. At the next level the fertilizer will be distributed to the final consumers, namely farmers. The marketing costs incurred by distributors of subsidized urea fertilizer are IDR 92/Kg. Meanwhile, the marketing costs incurred by retailers of subsidized urea fertilizer are IDR 93/Kg. Share Margin for subsidized urea fertilizer distributors is 4.4% and Share Margin for subsidized urea fertilizer retailers is 5.19%

Page 9 of 19 | Total Record : 185