cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
intelekcendikiawannusantara@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
ariffiandi03@gmail.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara
ISSN : -     EISSN : 30464560     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara (JICN) adalah Jurnal Multi Disiplin Semua Bidang Ilmu sebuah publikasi yang melayani sebagai wadah bagi penelitian interdisipliner dan kolaboratif di berbagai bidang ilmu. Jurnal ini memperoleh keunggulan dengan mencakup berbagai disiplin ilmu, seperti ilmu sosial, hukum, pertanian, pendidikan, ekonomi, manajemen, sejarah, komputer, kesehatan, sains alam, ilmu sosial, bahasa, humaniora, dan ilmu lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,009 Documents
PENGABDIAN MASYARAKAT: PENGABDIAN MASYARAKAT MELALUI KEGIATAN MURAL DI MIN 1 KOTA SAWAHLUNTOHLUNTO CITY Indri Wulandari; Elsya Latifah Hanum; Halifah Huljannah; Latifah Amirah; Latifa Safitri; Tria Indriani
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang memadukan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Program KKN UNP 2025 di MIN 1 Kota Sawahlunto menggunakan pendekatan seni mural bertema "Stop Perundungan, Diskriminasi, dan Kekerasan" sebagai media edukasi dan transformasi lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengevaluasi dampak program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan mural berhasil meningkatkan estetika sekolah, memperkuat nilai-nilai karakter anti-perundungan, dan meningkatkan partisipasi warga sekolah. Respons positif dari pihak sekolah dan orang tua menunjukkan efektivitas mural sebagai media kampanye sosial. Siswa menunjukkan peningkatan kesadaran terhadap isu-isu perundungan dan perubahan perilaku yang positif. Program ini menunjukkan bahwa pendekatan kreatif melalui seni visual dapat menjadi strategi efektif dalam pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam pembentukan karakter dan pencegahan perundungan di lingkungan pendidikan dasar.
PENDIDIKAN DI ERA DIGITAL: PROBLEMATIKA TUGAS DAN FUNGSI PENDIDIK Nayla Wulandari; Maudy Istiana Putri; Dzikriyatul Mahfudoh; Asep Mulyana
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan di era digital menghadirkan perubahan fundamental dalam cara guru dan siswa berinteraksi dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi peran pendidik, tugas dan fungsi, tantangan implementasi, serta kompetensi dan strategi yang diperlukan dalam menghadapi era digital. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai jurnal pendidikan terkemuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi peran pendidik mencakup perubahan dari pemberi informasi menjadi fasilitator, desainer pembelajaran, dan mentor yang komprehensif. Pendidik harus memiliki kompetensi ganda yaitu kompetensi pedagogik dan kompetensi teknologi digital. Tantangan implementasi pendidikan digital meliputi perubahan paradigma budaya, kesenjangan akses teknologi, kemudahan akses informasi negatif, kompetensi guru yang masih kurang, serta masalah keamanan data dan etika digital. Strategi yang dapat dilakukan pendidik antara lain pembelajaran berkelanjutan, desain pembelajaran berpusat siswa, pengembangan literasi digital siswa, dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Kesimpulannya, transformasi peran pendidik di era digital bukan hanya adopsi teknologi semata, tetapi perubahan menyeluruh dalam filosofi, metode, dan pendekatan mengajar yang lebih inklusif, inovatif, dan berpusat pada perkembangan holistik siswa.
PERAN PATUNG SIGALE-GALE SEBAGAI DAYA TARIK WISATA BUDAYA DI DESA TOMOK Flores Tanjung; Key BJ Nababan; Josua Panjaitan; Bonar Sihombing; Job Gamaliel Ginting; Cristian Purba
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Patung Sigale-gale di Desa Tomok, Pulau Samosir, merupakan warisan budaya Batak Toba yang memiliki nilai historis tinggi dan berperan sebagai daya tarik wisata budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi langsung, wawancara dengan pelaku seni dan pengelola, serta dokumentasi visual untuk memahami fungsi, makna, dan pengaruh pertunjukan Sigale-gale terhadap wisatawan dan masyarakat lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertunjukan Sigale-gale berfungsi tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana edukasi, pelestarian tradisi, dan promosi budaya. Atraksi ini memberikan dampak positif pada ekonomi lokal melalui peningkatan pendapatan masyarakat dan penguatan destinasi wisata desa. Transformasi pertunjukan seiring perkembangan zaman, termasuk pemanfaatan media modern dan platform digital, membantu memperluas jangkauan budaya ini dan menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara. Agar tetap diminati, pengelola perlu menjaga unsur budaya asli sekaligus mengelola pertunjukan secara profesional. Patung Sigale-gale berperan penting sebagai daya tarik wisata budaya sekaligus sarana pelestarian dan promosi kebudayaan Batak Toba
ANALISIS FUNGSI GURU DAN PENDIDIKAN DI ERA DIGITAL Amanda Dini Nurul Qolby; Pinah Pitriyanti; Salma Yuhannadza; Asep Mulyana
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi bagaimana fungsi pendidikan dan peran pendidikan, di Era Digital ini. Studi ini memberikan kontribusi terhadap diskusi mengenai bagaimana seharusnya pendidikan memosisikan diri dalam perubahan zaman termasuk dalam menghadapi era digital. Melalui metode penelitan yang digunakan yaitu studi pustaka (library researcah) peneliti menemukan beberapa aspek penting mengenai fungsi Pendidikan dan peran Pendidikan di era digital yakni pembelajaran di era digital memiliki karakteristik yang berbeda dengan pembelajaran siswa pada masa sebelum ini, generasi di era ini adalah mereka yang berkarakter digital native. Siswa pada masa ini lahir, tumbuh dan besar bersentuhan langsung dengan dunia digital, sehingga arus informasi yang diperoleh akan berbeda dengan siswa sebelumnya. Artikel ini membahas fungsi pendidikan di era digital, meliputi fungsi transformasi pengetahuan, pengembangan kompetensi abad 21, pembentukan karakter digital, serta penguatan kemampuan adaptasi terhadap perubahan teknologi. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendidikan di era digital harus mengintegrasikan teknologi secara optimal tanpa mengabaikan nilai-nilai moral, etika, dan kemanusiaan
STRATEGI GURU DALAM MENDESAIN PEMBELAJARAN INKLUSIF Nurrahmatun Nisa; Misnawati Misnawati; Alma Ridha Hayati; Rahmiati Rahmiati; Mulyana Nur Amalia; Nisa Ananda; Muhammad Arifin Ilham; Suhaimi Suhaimi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan inklusif di sekolah dasar menuntut penerapan strategi pembelajaran yang adaptif agar siswa Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dapat belajar bersama siswa reguler dalam lingkungan yang setara. Penelitian ini bertujuan menggambarkan praktik guru dalam mendesain pembelajaran inklusif di SDN Benua Anyar 8, khususnya terkait strategi pembelajaran, penyesuaian tugas dan asesmen, serta pola interaksi sosial ABK di kelas. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap guru, ABK, siswa reguler, dan Guru Pendamping Khusus (GPK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan pembelajaran berdiferensiasi, penggunaan media visual konkret, serta penyesuaian tingkat kesulitan tugas bagi ABK. Kolaborasi antara guru kelas dan GPK berperan penting dalam mengatasi hambatan belajar serta membangun interaksi sosial positif. Dukungan sekolah dan orang tua turut memperkuat implementasi pendidikan inklusif yang responsif terhadap kebutuhan siswa
A SYSTEMATIC REVIEW OF PROJECT-BASED LEARNING IMPLEMENTATION IN THE MERDEKA CURRICULUM Fitri Shofi Nur Iman; Annisa Fauziah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The implementation of the Merdeka Curriculum emphasizes flexible, contextual, and learner-centered learning with the aim of developing 21st-century competencies and realizing the Pancasila Student Profile. Project-Based Learning (PjBL) is one of the approaches recommended in this curriculum because it provides opportunities for students to learn through authentic projects that involve collaboration, creativity, and direct problem solving. This study aims to review the effectiveness of PjBL implementation in the Merdeka Curriculum and identify the benefits and obstacles found at various levels of education in Indonesia. The method used is a Systematic Literature Review (SLR) following the PRISMA guidelines through searching articles in the Google Scholar, Eric, and Mendeley databases, then selecting 15 articles published in 2020–2025 that meet the inclusion criteria. The results of the study show that PjBL is able to increase student engagement in the cognitive, affective, and psychomotor domains, as well as support character development, communication, critical thinking skills, and creativity. However, its implementation still faces challenges such as limited facilities, teacher readiness as facilitators, project time management, and difficulties in authentic assessment. Therefore, PjBL has great potential in supporting the success of the Merdeka Curriculum and needs to be strengthened through teacher training and the provision of adequate supporting facilities so that its implementation is equitable and sustainable
Utang Berbasis Prinsip Islam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Yang Sedang Berkembang, Sekaligus Menyeimbangkan Antara Stimulus Pertumbuhan Dan Keberlanjutan Jangka Panjang Tria Anisa; Muhammad Azka Dhafin Fuady; Febika Niken Maharani; Anas Malik
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran dan efektivitas instrumen pembiayaan Syariah sebagai katalisator pembangunan ekonomi di Indonesia. Indonesia, sebagai ekonomi berkembang dengan tuntutan pertumbuhan tinggi, harus menemukan solusi pembiayaan yang etis, mendorong kemajuan, dan sekaligus menghindari risiko utang konvensional berbasis riba. Fokus utama studi ini adalah menguji bagaimana utang Syariah, khususnya melalui penerbitan Sukuk Negara, dapat memenuhi fungsi ganda: sebagai stimulus pertumbuhan ekonomi jangka pendek dan sebagai penopang keberlanjutan fiskal jangka panjang. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif-deskriptif dengan analisis konten terhadap data sekunder. Data bersumber dari laporan resmi lembaga keuangan (Bank Indonesia, OJK, BPS) yang dikombinasikan dengan kerangka teoritis utang konvensional dan literatur utama ekonomi Islam, seperti karya M. Umer Chapra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen utang Syariah memiliki kontribusi positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, terutama melalui alokasi dana pada proyek infrastruktur riil. Namun, keberlanjutan ekonomi hanya dapat dijamin jika pembiayaan ini secara ketat diarahkan pada sektor produktif yang menciptakan nilai tambah dan mampu menghasilkan arus kas untuk pelunasan. Utang dalam kerangka Islam menawarkan solusi pembiayaan yang etis dan berkelanjutan, asalkan prinsip bebas riba dan integritas dalam pengelolaan utang diterapkan dengan konsisten. Penelitian ini merekomendasikan pemerintah untuk meningkatkan porsi instrumen Syariah dalam strategi pembiayaan nasional
ETNOMATEMATIKA PADA RUMAH ADAT KOKE BALE MASYARAKAT LEWOLOBA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS BUDAYA LOKAL Dominikus Talu Koten; Bernadus Bin Frans Resi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi rumah adat koke bale di desa lewoloba, Flores Timur sebagai sumber belajar matematika yang kaya dan relevan. Melalui pendekatan etnomatematika, kita dapat mengidentifikasi konsep-konsep etnomatematika yang kaya, seperti geometri, simetri, proporsi, dan pola tersembunyi dalam arsitektur, desain, dan filosofi rumah adat koke bale. Integrasi elemen-elemen budaya lokal ini ke dalam kurikulum matematika diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa, memupuk kecintaan terhadap budaya, menghargai warisan budaya dan membuat pembelajaran lebih bermakna
KOMUNIKASI DALAM PEMBELAJARAN Nasrun Harahap; Silvi Ismayanti; Nurlaili Nurlaili
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi memiliki peran penting dalam pembelajaran karena tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga membangun interaksi, meningkatkan motivasi, dan menciptakan suasana kelas yang kondusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengertian, fungsi, tujuan, model, prinsip, serta tantangan dan solusi komunikasi dalam pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, di mana data diperoleh dari buku teori komunikasi pendidikan, artikel jurnal, dan literatur pendukung di bidang manajemen pendidikan. Hasil menunjukkan bahwa komunikasi efektif mampu meningkatkan partisipasi, pemahaman, motivasi, dan pembentukan karakter peserta didik. Hambatan seperti perbedaan latar belakang, masalah psikologis, keterbatasan kemampuan guru, dan tantangan teknologi dapat diatasi melalui strategi komunikasi empatik, penggunaan media yang sesuai, serta peningkatan kompetensi guru. Dengan demikian, komunikasi dalam pembelajaran berperan sebagai sarana transfer ilmu sekaligus strategi manajemen kelas untuk mencapai tujuan pendidikan.
Digital-Based Listening Materials in the Merdeka Curriculum: A Narrative Review Teti Elawati; Nazwa Khalifatunnisa
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This narrative review examines the use of digital listening materials in the Merdeka Curriculum in Indonesia. The Merdeka Curriculum is implemented to fulfill 21st-century learning guidelines in terms of material effectiveness, flexibility, and graduate profile confirmation. Listening skills are fundamental in English language learning, but remain a challenge for students of English as a foreign language (EFL) due to the lack of explanation of the original context. This review uses a narrative review method, examining articles or journals published between 2021 and 2025 that discuss digital media in learning and teaching listening skills. The findings report that podcasts, audio-video, YouTube platforms, AR/VR applications, and digital worksheets related to audio are widely used to develop in-depth listening comprehension. These materials provide credible input, flexible access, multimodal experiences, and support a student-centered approach in the Merdeka Curriculum. However, several challenges remain, including teacher readiness in utilizing teaching materials through digital tools, a lack of local cultural content, and insufficient links to formative assessment. In general, digital-based listening resources are effective in developing context-appropriate meaning-making and deep thinking, in line with the curriculum's emphasis on creativity, independence, and 21st-century competencies. Future research should focus on teacher training, cultural adaptation, and assessment integration to maximize the potential of listening materials.