cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
intelekcendikiawannusantara@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
ariffiandi03@gmail.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara
ISSN : -     EISSN : 30464560     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara (JICN) adalah Jurnal Multi Disiplin Semua Bidang Ilmu sebuah publikasi yang melayani sebagai wadah bagi penelitian interdisipliner dan kolaboratif di berbagai bidang ilmu. Jurnal ini memperoleh keunggulan dengan mencakup berbagai disiplin ilmu, seperti ilmu sosial, hukum, pertanian, pendidikan, ekonomi, manajemen, sejarah, komputer, kesehatan, sains alam, ilmu sosial, bahasa, humaniora, dan ilmu lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,377 Documents
KEBIJAKAN HUKUM PENYELESAIAN SENGKETA MEDIS MELALUI RESTORATIVE JUSTICE NONLITIGASI MEDIASI PENDEKATAN WIN-WIN SOLUTION Eriska Tiara Rosa Mayora; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): APRIL - MEI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam konteks hubungan antara dokter dan pasien, situasi yang menimbulkan konflik dapat muncul jika pelayanan yang diberikan oleh dokter tidak sesuai dengan harapan pasien. Cikal bakal terjadinya konflik umumnya terjadi dari rasa ketidakpuasan pasien yang berlanjut dengan disebut sebagai sengketa medik. Sengketa medis adalah istilah yang digunakan dalam hal terjadinya perselisihan atas susu peristiwa hukum yang melibatkan tenaga medis (dokter dan dokter gigi) atau tenaga kesehatan lainnya (perawat, bidan, apoteker, dll) sebagai akibat dari pemberian pelayanan medis. Putusan pengadilan pada umumnya seringkali dirasakan tidak menyelesaikan masalah, cenderung menimbulkan masalah baru, antara lain menimbulkan ketidakpuasan dari pihak yang dikalahkan, lalu menempuh upaya hukum yang membutuhkan tenaga, pikiran, biaya, waktu. Proses penyelesaian demikian menyebabkan munculnya alternative penyelesaian sengketa diluar pengadilan, diantaranya mediasi. Adapun metode dalam penelitian ini adalah peneitian yuridis nornatif dengan menggunakan pendekatan perundang – undangan dan metode pendekatan konseptual. Tahap penelitian yuridis normatif menggunakan studi kepustakaan seperti rancangan undang-undnag, hasil penelitian, buku. Menurut logika hukum penggunaan hukum normatif didasarkan pada penelitian yang dilakukan terhadap bahan hukum yang ada. Penelitian ini dibuat berdasarkan data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer seperti jurnal hukum, artikel internet, kamus hukum
PERBANDINGAN KONSEP PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM MENURUT IBNU JAMA’AH DAN IBNU SHAHNUN Anggun Alfiah; Vina Indah Triana; Dina Indriana; Wahyu Hidayat
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): APRIL - MEI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian ini menjelaskan tentang perbandingan konsep pemikiran pendidikan islam menurut ibnu jama’ah dan ibnu shanun kajian ini menggunakan metode pustaka.penelitian ini bertujuan agar kita mengetahui apa saja perbedaan konsep pemikiran pendidikan islam menurut ibnu jama’ah dan ibnu shanun. Pendidikan merupakan sesuatu yang universal yang terjadi secara terus menerus, untuk itu dari artikel ini kita dapat melihat konsep pendidikan islam menurut ulama, ibnu jamaah menekan kan pendidikan itu ditekankan kepada adab seperti dalam karya nya yaitu tadzkirah al sami wa al mutakalim fi adab al alim wa al muta’alim, menjelaskan konsep guru atau ulama, konsep peserta didik,konsep kurikulum pelajaran,konsep metode pelajaran, dan konsep lingkungan pendidikan. Apabila Ibnu shanun juga tertuang dalam kitabnya yaitu adab al mua’limin. Dan diiharapkan dapat menerapkannya dalam pendidikan.
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP LAYANAN KESEHATAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 36 TAHUN 2009 Agus Sofyan; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): APRIL - MEI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perlindungan dan penegakan hukum di bidang kesehatan bagi masyarakat terlihat jelas masih sangat kurang, banyak masyarakat mengeluhkan tentang perlindungan terhadap kesehatan. Sehingga dalam kajian ini akan di bahas mengenai bagaimanakah perlindungan hukum terhadap layanan kesehatan masyarakat berdasarkan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan. Hukum kesehatan termasuk hukum “lex specialis”, melindungi secara khusus tugas profesi kesehatan (provider) dalam program pelayanan kesehatan manusia menuju ke arah tujuan deklarasi “health for all” dan perlindungan secara khusus terhadap pasien “receiver” untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Jenis penelitian ini adalah sosiologis, sehingga sumber data yang digunakan adalah data primer, data sekunder dari perpustakaan dan data tersier dari kamus, media, dan ensiklopedia. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan kajian kepustakaan
MALPRAKTIK SENGKETA MEDIK DAN PERTANGGUNG JAWABAN HUKUMNYA Yayang Naelu Rohmah; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): APRIL - MEI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut Data Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia (MKDKI) menunjukkan bahwa kasus malpraktek oleh dokter kandungan cukup tinggi. Sebagai contoh, kasus malpraktek yang sampai disidangkan ke Mahkamah Agung adalah tim dokter yang terdiri atas dr. Ayu, dr. Hendi Siagian, dan dr. Henry Simanjuntak di RS Dr. Kandau Manado terhadap korban, Julia Fransiska Makatey. Kasus lainnya, malpraktek oleh dr. Heryani Parewasi, Sp.OG. di RSUD Anutapura Palu terhadap korban, Nur Indah Restuwati. Kedua kasus malpraktek tersebut menghasilkan putusan Hakim Mahkamah Agung No. 871K/Pid/2018. Metode Penelitian dalam penulisan Tesis ini menggunakan jenis penelitian hukum normative yang didukung jenis penelitian hukum empiris. Penelitian hukum normatif adalah penelitian kepustakaan untuk mengumpulkan data-data dari referensi bahan bacaan dan peraturan perundang- undangan sedangkan Penelitian empiris adalah penelitian lapangan yakni putusan Mahkamah Agung No. 871K/Pid/2018. Penelitian lapangan ini diperlukan untuk mengumpulkan data-data secara langsung terhadap objek dan subjek yang dimaksud dalam penelitian ini. Bentuk perbuatan tindak pidana yang dilakukan oleh dokter dalam menjalankan profesinya terbagi dalam tiga kategori yaitu (1) Malpraktek pidana yang sifatnya kesengajaan; (2) Malpraktek Pidana yang bersifat kecerobohan; dan Malpraktek Pidana yang bersifat kealpaan.Dasar pertimbangan Hakim MA dalam memutus pekara No. 871K/Pid/2018, dasar pertimbangannya adalah Terdakwa tanpa menyampaikan kepada pihak keluarga korban tentang kemungkinan yang dapat terjadi terhadap diri korban dan menjatuhkan hukuman selama 10 bulan penjara. Mekanisme penyelesaian kasus malapraktik kedokteran Suatu tuntutan hukum perdata maupun pidana, dalam hal ini sengketa antara pihak dokter dan rumah sakit berhadapan dengan pasien dan keluarga atau kuasanya, dapat diselesaikan melalui duacara, yaitu cara litigasi (melalui proses peradilan) dan cara non litigasi (diluar proses peradilan). Sebaiknya di dalam UU No 29 Tahun 2004 Tentang Praktik Kedokteran dirumuskan tentang malapraktik kedokteran berikut penjelasannya agar masyarakat umum, dokter, dan dunia kesehatan menjadi paham dan tahu kriteria tindak pidana malapraktik kedokteran.
STRATEGI KOMUNIKASI PENYIDIK DALAM MENGUNGKAP TINDAK PIDANA PERDAGANGAN KOSMETIK ILEGAL DI MATARAM STUDI KASUS PADA DIREKTORAT RESERS KRIMINAL KHUSUS KEPOLISIAN DAERAH NUSA TENGGARA BARAT Ni Luh Ariyanti
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): APRIL - MEI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi komunikasi penyidik yang akan dipaparkan disini ialah beberapa bentuk komunikasi yang digunakan oleh penyidik polri, dalam beberapa tahapan pengungkapan kasus peredaran kosmetik ilegal menurut Leden Marpaung (2011) seperti: (1) Semua hal yang dilakukan polri dalam pengungkapan yang dikenal dengan tindakan penyelidikan, mulai dari mencari informasi peredaran kosmetik baik melalui media cetak, elektronik, media sosial (facebook, Instagram, tiktok) kemudian melakukan penyamaran (under cover bay) untuk mengerucutkan kepada sasaran sebagai pelaku yang mengedarkan kosmetik tersebut, (2) Meningkat kepada proses Penyidikan, dimana setelah mendapatkan contoh kosmetik yang dicurigai ilegal, polri akan melakukan koordinasi dan pemeriksaaan kosmetik pada Badan yang berwenang yaitu Balai BPOM untuk mengetahui ijin edar bahkan kandungan dari kosmetik tersebut, dalam tahapan penyidikan juga dilakukan pengungkapan semua yang terlibat, sampai jenis-jenis kosmetik yang diedarkan serta jangkauan peredarannya. Metode penelitian kualitatif ini mencakup informasi tentang metode dan taktik yang digunakan dalam penelitian, serta keputusan yang dibuat terkait desain penelitian. Strategi komunikasi penyidik dalam mengungkap perdagangan kosmetik ilegal di Mataram ialah dengan. Strategi komunikasi pengungkapan perdagangan kosmetik ilegal dimulai dari awal penyelidikan sampai penyidikan dilakukan mengikuti proses alur uangkap perkara pada Kepolisian. Perencanaan pengungkapan dengan penyelidikan keberadaan kosmetik yang dicurigai ilegal diwilayah mataram melalui pengamatan pada jejaring social online, menerima aduan langsung konsumen dan pemeriksaan pada tempat-tempat yang berhubungan dengan perdagangan kosmetik seperti pabrik, salon kecantikan, klink kecantikan dan toko-toko kosmetik. kendala yang dihadapi penyidik dalam mengungkap tindak pidana perdagangan kosmetik ilegal diMataram. Banyak kendala yang ditemui penyidik dalam penanganan perdagangan kosmetik ilegal dimataram baik itu dari dalam penyidik itu sendiri maupun dari luar. Dari dalam penyidik masih ditemui banyak kekurangan seperti kempuan berbahasa dan keahlian khusus dalam hal penyidikan yang mana semua dapat ditingkatkan melalui pelatihan atau peningkatan kempuan yang dilaksanakan secara berkesinambungan oleh Kepolisian. Sementara sarana dan prasarana pendukung seperti ruang pemeriksaan khusus dan anggaran dapat diusulkan untuk mendapat peningkatan guna membantu kepolisian meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Upaya yang dilakukan Polri agar masyarakat terhindar dari produk kosmetik ilegal melalui kegiatan pencegahan dan penindakan. Untuk pencegahan dapat berupa pemberian himbauan dan pendekatan terhadap masyarakat. Pembuatan iklan-iklan mengedukasi masyarakat untuk cerdas memilih kosmetik yang aman digunakan yang tentunya sudah terdaftar dan mendapatkan ijin untuk diedarkan oleh badan yang berwenang yaitu BPOM
PENYELESAIAN SENGKETA MEDIS DI INDONESIA Hasan Haripin; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): APRIL - MEI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan kesehatan sangat penting sesuai Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang didasarkan pada: Nilai ilmiah, manfaat, keadilan, kemanusiaan, keseimbangan, perlindungan dan keselamatan pasien. Bertujuan memberikan perlindungan kepada pasien; mempertahankan dan meningkatkan mutu pelayanan medis; dan memberikan kepastian hukum. Kesehatan sebagai hak asasi manusia diwujudkan dalam berbagai upaya, al: Penyelenggaraan praktik kedokteran. Dalam penyelenggaraannya peranan dokter sangat penting, dilandasi: Ilmu pengetahuan, teknologi, dan kompetensi yang diperoleh melalui pendidikan dan pelatihan, terus dipertahankan dan ditingkatkan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dalam menjalankan praktik kedokteran diperlukan pembentukan Konsil Kedokteran Indonesia (KKI), peran dari berbagai organisasi profesi, asosiasi institusi pendidikan. tunduk pada ketentuan hukum yang berlaku dan ketentuan Kode Etik Dokter Indonesia (KODEKI). Hal-hal penting dalam penyelenggaraan praktik kedokteran antara lain: Informed consent, Perikatan/hubungan hukum dengan adanya kontrak terapeutik, Hak dan kewajiban dokter beserta pasien, Rekam medis serta Rahasia medis. Dalam penyelenggaraannya kadang timbul permasalahan yang berujung sengketa. Biasanya yang dipersengketakan berupa: Pelanggaran etika kedokteran; pelanggaran disiplin kedokteran; pelanggaran hak orang lain/pasien atau pelanggaran kepentingan masyarakat sehingga dokter dan dokter gigi dimintai pertanggungjawaban secara etika kedokteran, disiplin kedokteran dan pertanggungjawaban hukum baik secara perdata, pidana maupun administrasi negara. Penelitian ini membahas: Bagaimana pengaturan dan proses penyelesaian sengketa medis di Indonesia? Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif (yuridis normatif), dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari sumber bahan hukum primer, sekunder, dan tertier.
STANDARD PELAYANAN FASILITAS KESEHATAN ( RUMAH SAKIT ) BAGI PASIEN MENURUT UNDANG-UNDANG Aisyah Meidian Sulaeman; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): APRIL - MEI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah sakit menjadi harapan bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan Kesehatan secara baik untuk kesembuhannya . Akan tetapi banyak rumah sakit yang tidak melayani pasien (masyarakat) tidak dengan cara yang baik , terutama bagi pasien pengguna BPJS . Padahal penanganan pasien bisa di lakukan oleh dokter dengan berbarengan pengurusan adminitrasi berjalan . Banyak rumah sakit menyarankan untuk perujukan pengobatan bahkan ada beberapa penolakan penanganan pasien karna keterbatasan biaya , padahal undang undang sudah mengatur untuk standart penanganan pasien rumah sakit.
PENGARUH EDUKASI AUDIO VISUAL SERTA BODY MAPPING TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK USIA 10 – 12 TAHUN DI SDN SUKAMAJU 3 KOTA DEPOK TAHUN 2023 Annisha Fitri Lubis; Rina Afrina; Hari ghanesia
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): APRIL - MEI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya pengetahuan merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya kekerasan seksual pada anak. Anak pada usia sekolah sangat rentan menjadi korban kekerasan seksual, hal ini dikarenakan mereka belum mampu menyangkal perkataan atau perbuatan yang dilakukan oleh pelaku. Adapun salah satu metode edukasi yaitu melalui media audio visual dan body mapping terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan pencegahan kekerasan seksual pada anak usia sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Edukasi Audio Visual Serta Body Mapping Terhadap Tingkat Pengetahuan Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Anak Usia 10 – 12 Tahun Di SDN Sukamaju 3 Kota Depok Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimen dengan tipe one group pretest-posttest design. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 240 siswa/i kelas 5 dan kelas 6. Perhitungan sampel menggunakan rumus slovin ditambah dengan rumus drop out 10% dan pengambilan sampel menggunakan teknik stratified random sampling sehingga didapatkan sampel sebanyak 166 siswa/i. Analisis bivariat menggunakan uji marginal homogeneity. Instrument dalam mengukur tingkat pengetahuan yaitu menggunakan kuesioner 28 butir pertanyaan dengan skala likert, video animasi pencegahan kekerasan seksual anak dan lembar peta tubuh. Hasil dari penelitian didapatkan bahwa sebanyak 115 siswa/I memiliki pengetahuan dalam kategori baik dan sebanyak 51 siswa/i memiliki pengetahuan dalam kategori cukup. Dari hasil uji marginal homogeneity nilai P-value ( 0,00 ) p< 0,05 yang menyatakan bahwa hipotesis Ha diterima dan H0 ditolak dengan demikian terdapat perubahan yang signifikan antara sebelum dan sesudah pemberian edukasi audio visual serta body mapping terhadap tingkat pengetahuan. Peningkatan pengetahuan pencegahan kekerasan seksual pada anak usia sekolah dapat dilakukan dengan memberikan edukasi melalui video animasi dan body mapping oleh pihak sekolah
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU DAN PERAN SUAMI DENGAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET ZAT BESI PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI KLINIK PRATAMA PASAR MINGGU JAKARTA SELATAN TAHUN 2023 Nur Rohmah; Rina Afrina; Yani Handayani
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): APRIL - MEI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan merupakan serangkaian peristiwa yang saling berkaitan dimana janin membutuhkan zat-zat makanan yang cukup untuk pertumbuhannya serta ibu membutuhkan zat besi yang cukup untuk menunjang hal tersebut. Pengetahuan ibu dan dukungan dari orang terdekat menjadi salah satu faktor yang cukup berperan terhadap kepatuhan ibu dalam mengkonsumsi zat besi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu dan peran suami dengan kepatuhan konsumsi tablet zat besi pada ibu hamil trimester I di Klinik Pratama Pasar Minggu Jakarta Selatan Tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain cross-sectional yang berarti variabel independen dan dependennya diteliti pada saat atau periode yang sama. Hasil penelitian yang didapatkan oleh peneliti yaitu dengan menggunakan uji Chi-Square, nilai sig. (2-tailed) atau p value sebesar 0.329 dan 0.944 ≥ 0.005 yang berarti Ha ditolak dan Ho diterima artinya bahwa tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dan peran suami dengan kepatuhan konsumsi tablet zat besi pada ibu hamil trimester I di Klinik Pratama Pasar Minggu Jakarta Selatan Tahun 2023. Tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dan peran suami dengan kepatuhan konsumsi tablet zat besi pada ibu hamil trimester I di Klinik Pratama Pasar Minggu Jakarta Selatan Tahun 2023.
KOMUNIKASI INSTRUKTUR YOGA DALAM MENINGKATKAN NILAI MODERASI BERAGAMA (STUDI MULTI SITUS PADA LOMBOK YOGA CENTER DAN STELLA GRACIA SCHOOL) Ni Komang Surni; Ni Putu Listiawati; Joko Prayitno
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): APRIL - MEI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Instruktur Lombok Yoga Center dan Stella Grecia School pada proses latihan Yoga berperan sebagai fasilator yang memberikan gerakan dan materi Yoga kepada member. Pada prosses pelatihan seorang instruktur menggunakan komunikasi perintah atau instruksi, solusi dan motivasi. Instruktur di Lombok Yoga Center menggunakan cara-cara atau metode tertentu dalam memberikan instruksi pada saat latihan Yoga, metode tersebut digunakan bertujuan agar member dapat mengikuti instruksi yang diberikan. Agar nantinya dapat menghasilkan perubahan yang positif, pada pihak sasaran atau member. Penelitian ini menggunakan metode studi komparatif, Hambatan Interaksi Sosial dalam Meningkatkan Nilai Moderasi Beragama di Lombok Yoga Center dan Stella Gracia School Penelitian ini mengidentifikasi beberapa hambatan dalam interaksi sosial yang memengaruhi peningkatan nilai moderasi beragama di Lombok Yoga Center dan Stella Gracia School. Hambatan tersebut mencakup: Perbedaan Latar Belakang Agama Ketidakpahaman tentang Yoga, Kurangnya Dialog Antar-Agama, Kurangnya Pengajaran Nilai Toleransi dan Anti Kekerasan, Tekanan Sosial, Konstruksi Pola Strategi Komunikasi Instruktur Yoga Dalam Meningkatkan Nilai Moderasi Beragama di Lombok Yoga Center dan Stella Gracia School Untuk mengatasi hambatan tersebut dan mempromosikan toleransi serta anti kekerasan, instruktur Yoga dapat mengadopsi strategi komunikasi yang inklusif dan penuh penghargaan. Strategi-strategi tersebut meliputi: Penggunaan Bahasa Inklusif, Menekankan Persamaan dan Toleransi Mendorong Dialog Terbuka, Menyediakan Edukasi tentang Berbagai Agama, Membangun Kebersamaan, Memberikan Dukungan Emosional, Komunikasi Antarpersonal, Komunikasi Kelompok dan Manfaat Strategi Komunikasi Instruktur Yoga Dalam Meningkatkan Nilai Moderasi Beragama di Lombok Yoga Center dan Stella Gracia School Strategi komunikasi instruktur Yoga yang berorientasi pada hasil yang toleran dan anti kekerasan memiliki manfaat yang signifikan dalam membangun masyarakat yang inklusif dan damai. Manfaat-manfaat tersebut meliputi: Membangun Kesadaran tentang Toleransi, Mengurangi Ketegangan Antar-Agama, Mendorong Dialog Damai, Memperkuat Keharmonisan Sosial, Mengurangi Risiko Kekerasan, Latihan Yoga memiliki manfaat yang signifikan dalam konteks peningkatan toleransi dan anti-kekerasan, Peningkatan Kesadaran Diri,Pengelolaan Stres Peningkatan Empati, Mengurangi Agresi dan Meningkatkan Kesejahteraan Emosional.

Page 25 of 238 | Total Record : 2377