cover
Contact Name
M Rusli B
Contact Email
mruslib@gmail.com
Phone
+6285242908070
Journal Mail Official
pusdig.id@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Griya Lumandi Permai Blok B19, Kec. Wara Selatan, Palopo
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Social Society
ISSN : -     EISSN : 28088506     DOI : https://doi.org/10.54065/28088506
Core Subject : Humanities, Social,
Journal Social Society merupakan karya ilmiah yang diterbitkan oleh Pustaka Digital Indonesia. Journal Social Society menyebarluaskan hasil-hasil penelitian yang ditulis berdasarkan hasil kajian dan kajian literatur di bidang Manajemen & Administrasi Publik. Journal Social Society menerbitkan edisinya dua kali setahun yaitu pada bulan juni dan desember. Fokus Kajian & ruang lingkup, Seperti (1) Tansformasi Digital Layanan & Administrasi Publik, (2) Kebijakan Perlindungan Sosial Masyarakat, (3) Kebijakan, Organisasi, dan Manajemen Layanan, (4) Manajemen dan Perlindungan Karyawan, dll
Articles 257 Documents
Pengaruh Environmental Management Accounting terhadap Kinerja Lingkungan Perusahaan Manufaktur dengan Green Innovation sebagai Variabel Mediasi Farhatul Jannah; Elvin Bastian; Sabaruddinsah Sabaruddinsah
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1301

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana penerapan Environmental Management Accounting (EMA) dapat meningkatkan kinerja lingkungan perusahaan manufaktur melalui peran Green Innovation sebagai variabel mediasi dalam mendukung keberlanjutan lingkungan. Isu lingkungan menjadi perhatian penting bagi perusahaan manufaktur karena aktivitas produksi berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan. Perusahaan dituntut tidak hanya meningkatkan kinerja ekonomi, tetapi juga memperhatikan kinerja lingkungan melalui penerapan praktik pengelolaan lingkungan yang baik. Salah satu pendekatan yang digunakan adalah EMA dengan dukungan Green Innovation. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah perusahaan manufaktur di wilayah Cilegon dan Serang, Provinsi Banten. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 60 orang yang terdiri dari pihak yang terlibat dalam pengelolaan lingkungan perusahaan. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan skala Likert untuk mengukur variabel EMA, Green Innovation, dan Kinerja Lingkungan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner secara langsung kepada responden. Analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) dengan bantuan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Environmental Management Accounting tidak berpengaruh langsung terhadap Kinerja Lingkungan dengan nilai koefisien jalur sebesar -0,618, T-statistic 1,022, dan P-value 0,153 (tidak signifikan). Namun, EMA berpengaruh positif dan signifikan terhadap Green Innovation dengan koefisien 1,133, T-statistic 2,008, dan P-value 0,022. Selain itu, Green Innovation terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Lingkungan serta mampu memediasi hubungan EMA terhadap Kinerja Lingkungan dengan nilai indirect effect sebesar 1,113, T-statistic 2,007, dan P-value 0,022 (full mediation). Kesimpulannya, EMA tidak mampu meningkatkan kinerja lingkungan secara langsung, tetapi akan efektif apabila dikombinasikan dengan Green Innovation sebagai mekanisme penghubung dalam meningkatkan kinerja lingkungan perusahaan.
Deforestasi dalam Pelaporan Keberlanjutan: Scoping Review Bukti dari Indonesia Alfitra Putri Deshanda
Journal Social Society Vol. 6 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.2.2026.1304

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah untuk memberikan pemahaman yang komprehensif dan mendalam mengenai praktik pelaporan keberlanjutan terkait deforestasi di Indonesia guna meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta mendukung upaya pelestarian lingkungan secara berkelanjutan. Rangkaian banjir dan longsor di Sumatra pada akhir 2025 membuat isu deforestasi kembali disorot, tidak hanya sebagai isu lingkungan, tetapi juga isu akuntabilitas publik karena menyangkut keputusan tata kelola lahan. Studi ini bertujuan untuk memetakan bukti (2020-2025) tentang bagaimana deforestasi/kehilangan hutan dibahas dalam sustainability reporting dan pelaporan non-keuangan lain di Indonesia, serta menemukan celah bukti yang menghambat komparabilitas dan akuntabilitas. Metode yang digunakan adalah tinjauan pendahuluan berpedoman PRISMA-ScR. Pencarian dilakukan melalui Google Scholar menggunakan Publish or Perish dengan kueri yang telah ditetapkan, lalu dilakukan deduplikasi, penyaringan dua tahap (judul/abstrak dan full text), pemetaan kata kunci dengan VOSviewer, serta charting dalam tabel ekstraksi. Hasil menunjukkan hanya sedikit sumber yang lolos hingga tahap charting (n=2), dan deforestasi lebih sering muncul sebagai narasi tanggung jawab dibanding informasi yang spesifik dan mudah ditelusuri. Studi ini berkontribusi dengan peta bukti ringkas dan penekanan elemen minimum pengungkapan agar informasi deforestasi lebih berguna untuk pengawasan dan akuntabilitas.
Analisis Sistematis atas Penerapan Standar Akuntansi dan Risiko Fraud pada BUMDes di Indonesia Adrew Marcelo Putra
Journal Social Society Vol. 6 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.2.2026.1305

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya memastikan penerapan standar akuntansi yang tepat guna meminimalkan risiko fraud serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan BUMDes di Indonesia. Penelitian ini merupakan kajian sistematis yang mengeksplorasi penerapan standar akuntansi yang relevan (terutama SAK EMKM/SAK ETAP) serta profil risiko fraud pada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Indonesia. Dengan pendekatan PRISMA 2020, dilakukan penyaringan literatur dan diperoleh 15 studi terpilih (2019–2025) yang membahas praktik akuntansi, tata kelola, dan fenomena fraud pada BUMDes. Bukti penelitian disintesis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola temuan lintas konteks. Hasil kajian menunjukkan adanya kesenjangan berulang dalam implementasi standar, seperti siklus akuntansi yang belum lengkap, dokumentasi yang tidak konsisten, keterbatasan kompetensi pengelola keuangan, dan adopsi teknologi informasi yang belum merata. Kelemahan tersebut berinteraksi dengan kelemahan tata Kelola seperti transparansi yang rendah, pengawasan yang lemah, serta pemisahan fungsi yang tidak jelas sehingga memperbesar kesempatan terjadinya penyimpangan, manipulasi pencatatan, dan ketidakandalan pelaporan. Sejumlah studi juga mengindikasikan bahwa sebagian ketidaktertiban administrasi dan ketidakpatuhan muncul akibat keterbatasan kapasitas (ketidaktahuan) bukan semata-mata niat jahat, sehingga penting membedakan fraud yang disengaja dengan salah saji karena kapasitas. Implikasi praktis mencakup penguatan pelatihan berbasis kompetensi, SOP akuntansi, pemanfaatan perangkat akuntansi digital yang terjangkau, serta pengendalian internal berbasis risiko untuk menurunkan risiko ketidakpatuhan dan fraud pada BUMDes.
Membangun Kepercayaan Konsumen: Peran Sustainability Report dalam Meningkatkan Brand Image melalui Green AccountingMembangun Kepercayaan Konsumen: Peran Sustainability Report dalam Meningkatkan Brand Image melalui Green Accounting Fadel Zaidan Athallah
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1306

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana sustainability report dan penerapan green accounting dapat meningkatkan kepercayaan konsumen serta memperkuat brand image di tengah meningkatnya tuntutan transparansi dan keberlanjutan bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah hubungan kausal antara implementasi green accounting, kualitas sustainability report, kepercayaan konsumen, dan brand image melalui kerangka teoretis terintegrasi yang mengkombinasikan teori sinyal dan teori legitimasi. Pengumpulan data dilakukan melalui tinjauan literatur sistematis menggunakan protokol PRISMA pada basis data Scopus, Web of Science, dan Google Scholar untuk publikasi periode 2021 hingga 2025, menghasilkan sepuluh jurnal terpilih yang dianalisis menggunakan pendekatan sintesis tematik. Temuan mengungkapkan bahwa green accounting berperan fundamental sebagai fondasi penyusunan sustainability report yang kredibel melalui mekanisme kuantifikasi dampak lingkungan yang sistematis, memungkinkan perusahaan mengukur dan mengkomunikasikan kinerja keberlanjutan secara transparan kepada pemangku kepentingan. Sustainability report berkualitas tinggi yang disusun berdasarkan prinsip green accounting berpengaruh positif terhadap kepercayaan konsumen karena berfungsi sebagai sinyal kredibel yang mengurangi asimetri informasi dan skeptisisme terhadap klaim lingkungan perusahaan. Kepercayaan konsumen selanjutnya berperan sebagai mekanisme psikologis yang mentransformasikan informasi faktual tentang keberlanjutan menjadi persepsi evaluatif positif terhadap merek, menciptakan asosiasi dengan atribut tanggung jawab, inovasi, dan kualitas yang terakumulasi menjadi brand image yang kuat. Penelitian ini mengkonfirmasi bahwa kepercayaan konsumen memediasi hubungan antara kualitas sustainability report dengan brand image, mengindikasikan bahwa informasi keberlanjutan tidak secara langsung membentuk citra merek tetapi harus terlebih dahulu membangun kepercayaan sebagai katalis yang mengkonversi data menjadi aset merek berbasis keberlanjutan yang bernilai jangka panjang. Penelitian berkontribusi secara teoretis dengan mengintegrasikan perspektif akuntansi, komunikasi korporat, dan perilaku konsumen, serta secara praktis memberikan panduan strategis bagi praktisi bisnis dalam merancang komunikasi keberlanjutan yang efektif dan membantu regulator merumuskan kebijakan pengungkapan yang berorientasi transparansi.
Dari Legitimasi menuju Strategi: Tinjauan Pustaka Sistematis tentang Pengungkapan Emisi Karbon di Indonesia Denia Khaerunissa
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1307

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah memahami pergeseran pengungkapan emisi karbon dari sekadar legitimasi menuju strategi korporasi, guna memperkuat keberlanjutan, meningkatkan nilai perusahaan, serta memberikan dasar pengambilan keputusan bagi pemangku kepentingan di Indonesia. Studi ini bertujuan untuk meninjau tren, determinan, dan implikasi strategis praktik Carbon Emission Disclosure (CED) pada perusahaan di Indonesia berdasarkan literatur terbaru. Data dikumpulkan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengikuti protokol PRISMA terhadap 34 artikel jurnal yang dipublikasikan antara tahun 2023 hingga 2025. Kriteria pemilihan jurnal dalam penelitian ini meliputi artikel ilmiah yang terbit pada periode 2023–2025, berasal dari jurnal (bukan skripsi, tesis, atau prosiding), memiliki minimal tiga sitasi, relevan dengan topik carbon emission disclosure pada perusahaan di Bursa Efek Indonesia, serta tersedia secara lengkap (full-text) untuk dianalisis. Data dianalisis menggunakan analisis konten untuk mengidentifikasi pola penelitian, faktor pendorong, serta dampak CED terhadap kinerja perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CED terutama dipengaruhi oleh tekanan legitimasi, profitabilitas, karakteristik industri, serta kualitas tata kelola perusahaan. Selain itu, CED memberikan manfaat strategis seperti peningkatan nilai perusahaan, penurunan biaya utang, serta meningkatnya daya tarik bagi investor. Secara praktis, temuan ini mengindikasikan bahwa CED perlu didukung oleh kinerja lingkungan yang nyata agar dapat berfungsi sebagai strategi perusahaan yang kredibel dan berkelanjutan.
Misleading Environmental Claims dan Kualitas Sustainability Reporting dalam Sektor Publik: Sebuah Literature Review Adita Queenola Larasati
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1308

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah untuk mengkaji secara kritis bagaimana misleading environmental claims dalam sustainability reporting sektor publik dapat melemahkan transparansi, akuntabilitas, dan kepercayaan publik terhadap kinerja keberlanjutan institusi pemerintah Sustainability reporting telah menjadi instrumen penting dalam mendukung akuntabilitas sektor publik. Namun, peningkatan pengungkapan informasi keberlanjutan sering kali diiringi dengan praktik misleading environmental claims atau greenwashing yang berpotensi menurunkan kualitas sustainability reporting. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau pengaruh praktik greenwashing terhadap kualitas sustainability reporting dalam sektor publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode Systematic Literature Review (SLR) yang mengacu pada panduan Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Literatur yang dikaji merupakan artikel jurnal nasional dan internasional yang diterbitkan pada periode 2018–2025. Kriteria pemilihan artikel terduru dari kriteria inklusi meliputi artikel terbit tahun 2020–2025, relevan dengan topik greenwashing dan sustainability reporting, serta tersedia full-text, sedangkan kriteria eksklusi mencakup artikel duplikat, tidak relevan, dan non-riset. Hasil tinjauan literatur menunjukkan bahwa greenwashing berdampak negatif terhadap kualitas sustainability reporting melalui penurunan transparansi, akurasi, dan kredibilitas laporan, serta melemahkan akuntabilitas dan kepercayaan publik. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian akuntansi keberlanjutan sektor publik serta menjadi dasar bagi pengembangan kebijakan pelaporan keberlanjutan yang lebih kredibel. Keterbatasan penelitian ini terletak pada dominasi literatur konseptual dan sektor korporasi, sehingga kajian empiris sektor publik masih terbatas.
Systematic Literature Review: Pengaruh Good Corporate Governance terhadap Earning Management Adinda Noor Widowati
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1309

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah untuk memahami secara komprehensif peran Good Corporate Governance (GCG) dalam menekan praktik earnings management (EM) yang berpotensi menurunkan kualitas laporan keuangan serta merusak kepercayaan investor dan pemangku kepentingan. Penelitian ini bertujuan mensintesis bukti empiris mengenai pengaruh GCG terhadap EM melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) berbasis PRISMA untuk menganalisis pengaruh Good Corporate Governance terhadap earnings management. Populasi berupa artikel ilmiah, dengan sampel 15 artikel terpilih melalui purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen berupa lembar ekstraksi data, dengan teknik pengumpulan melalui studi dokumentasi. Analisis dilakukan secara tematik. Hasil menunjukkan GCG umumnya menekan praktik earnings management, meskipun dipengaruhi konteks. Disimpulkan bahwa efektivitas GCG bergantung pada mekanisme dan lingkungan institusional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GCG secara umum berasosiasi dengan penurunan praktik EM, meskipun beberapa studi menemukan hasil yang tidak signifikan atau berlawanan arah. Perbedaan ini dipengaruhi oleh variasi mekanisme tata kelola, metode pengukuran EM, serta konteks sektoral dan institusional. Implikasinya, penguatan kualitas pengawasan internal menjadi krusial dalam meningkatkan efektivitas GCG.
Pengaruh Sikap, Pengaruh Sosial, dan Persepsi Kemudahan terhadap Keputusan Berkunjung melalui Niat pada Followers Akun Instagram @OfficialfdxBeauty Syifa Aziyah Andriany Pranata; Asep Suryana; Frila Nurfadila
Journal Social Society Vol. 6 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.2.2026.1312

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya memahami bagaimana sikap, pengaruh sosial, dan persepsi kemudahan membentuk niat serta keputusan berkunjung pengikut Instagram @OfficialfdxBeauty, sebagai dasar strategis dalam mengoptimalkan pemasaran digital dan meningkatkan efektivitas konversi audien menjadi pengunjung aktual. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh sikap berkunjung, pengaruh sosial, dan persepsi kemudahan berkunjung terhadap keputusan berkunjung melalui niat berkunjung pada Event Bandung X Beauty 2025 berdasarkan konten Instagram @officialfdxBeauty. penelitian menggunakan jenis kuantitatif eksplanatif dengan tujuan menjelaskan hubungan kausal antar variabel melalui data numerik. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang disebarkan secara daring. Populasi penelitian adalah seluruh pengikut aktif akun Instagram @officialfdxBeauty sebanyak ±207.000 followers. Sampel penelitian berjumlah minimal 399 responden yang ditentukan menggunakan rumus Yamane. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling dengan metode purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer melalui penyebaran kuesioner online via Google Form yang dibagikan melalui Direct Message (DM) Instagram. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan software SmartPLS untuk menguji pengaruh langsung dan tidak langsung antar variabel termasuk efek mediasi. Hasil menunjukkan seluruh variabel berpengaruh positif terhadap niat berkunjung, serta niat berkunjung berpengaruh signifikan terhadap keputusan berkunjung dan berperan sebagai mediator. Temuan ini menegaskan peran strategis Instagram dalam membentuk keputusan audiens melalui pendekatan Theory of Planned Behavior.
Analisis Kinerja Keuangan Pemerintah Kota Probolinggo dalam Upaya Optimalisasi Pengelolaan Aset Daerah Ella Nur Aini; Wilda Zuliasari; Eva Hany Fanida; Melda Fadiyah Hidayat
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1327

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya evaluasi kinerja keuangan Pemerintah Kota Probolinggo untuk mendukung optimalisasi pengelolaan aset daerah secara efektif, transparan, dan berkelanjutan guna meningkatkan pelayanan publik serta pendapatan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kinerja keuangan Pemerintah Kota Probolinggo dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya melalui optimalisasi pengelolaan aset daerah. Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya penguatan kemandirian fiskal daerah di tengah masih tingginya ketergantungan pemerintah daerah terhadap dana transfer dari pemerintah pusat di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan dan dokumen resmi terkait selama periode 2021–2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja PAD mengalami fluktuasi, yaitu menurun pada tahun 2022 dan kembali meningkat pada tahun 2023. Namun, tingkat kemandirian keuangan daerah masih relatif rendah karena masih didominasi oleh dana transfer dibandingkan pendapatan asli daerah. Selain itu, struktur PAD masih bertumpu pada pajak daerah, sedangkan kontribusi retribusi dan pemanfaatan aset daerah masih belum optimal. Permasalahan utama terletak pada pengelolaan aset daerah yang belum efektif, seperti pemanfaatan yang kurang optimal, administrasi yang belum tertata dengan baik, serta minimnya inovasi dalam pengelolaan aset. Kondisi ini menunjukkan perlunya strategi pengelolaan aset yang lebih efektif untuk meningkatkan PAD, memperkuat kemandirian fiskal, serta menciptakan struktur pendapatan daerah yang lebih seimbang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi pengelolaan aset daerah memiliki peran penting dalam meningkatkan kapasitas fiskal dan mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer pemerintah pusat.
Kontribusi Kunjungan Wisatawan dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Mojokerto Nazwa Ansalna Rahmania; Yemima Chrisnanda Prasetyo; Eva Hany Fanida; Revienda Anita Fitrie
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1335

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan untuk memahami sejauh mana perkembangan sektor pariwisata mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Mojokerto. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan jumlah kunjungan wisatawan, jumlah objek wisata, dan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Mojokerto selama periode 2021–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif berbasis data sekunder melalui studi dokumentasi dan studi pustaka. Data yang digunakan meliputi data statistik kunjungan wisatawan, jumlah objek wisata, serta target dan realisasi PAD sektor pariwisata yang bersumber dari dokumen resmi pemerintah daerah dan publikasi statistik terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah objek wisata mengalami penurunan dari 79 unit pada tahun 2021 menjadi 41 unit pada tahun 2025. Sebaliknya, jumlah kunjungan wisatawan meningkat dari 477.291 orang pada tahun 2021 dan mencapai angka tertinggi pada tahun 2024 sebanyak 2.143.571 orang, sebelum menurun menjadi 1.815.716 orang pada tahun 2025. Data PAD sektor pariwisata tersedia untuk periode 2022–2025, sedangkan data tahun 2021 belum tersedia dalam dokumen sumber yang digunakan. Realisasi PAD sektor pariwisata tertinggi terjadi pada tahun 2023 sebesar Rp8.698,9 juta, sedangkan rasio realisasi terhadap target tertinggi terjadi pada tahun 2025 sebesar 77,37%. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan jumlah kunjungan wisatawan tidak selalu diikuti oleh peningkatan realisasi PAD sektor pariwisata pada tahun yang sama. Dengan demikian, hubungan antara kunjungan wisatawan dan PAD sektor pariwisata dalam penelitian ini lebih tepat dipahami sebagai kecenderungan deskriptif, bukan sebagai korelasi statistik atau hubungan sebab-akibat. Penelitian ini memiliki keterbatasan karena belum menyajikan data total PAD daerah, rincian komponen PAD pariwisata, serta data kebijakan pengelolaan destinasi. Oleh karena itu, hasil penelitian ini dapat menjadi gambaran awal bagi pemerintah daerah dalam memperkuat pendataan, evaluasi penerimaan, dan pengelolaan sektor pariwisata secara lebih terukur.