cover
Contact Name
M Rusli B
Contact Email
mruslib@gmail.com
Phone
+6285242908070
Journal Mail Official
pusdig.id@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Griya Lumandi Permai Blok B19, Kec. Wara Selatan, Palopo
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Social Society
ISSN : -     EISSN : 28088506     DOI : https://doi.org/10.54065/28088506
Core Subject : Humanities, Social,
Journal Social Society merupakan karya ilmiah yang diterbitkan oleh Pustaka Digital Indonesia. Journal Social Society menyebarluaskan hasil-hasil penelitian yang ditulis berdasarkan hasil kajian dan kajian literatur di bidang Manajemen & Administrasi Publik. Journal Social Society menerbitkan edisinya dua kali setahun yaitu pada bulan juni dan desember. Fokus Kajian & ruang lingkup, Seperti (1) Tansformasi Digital Layanan & Administrasi Publik, (2) Kebijakan Perlindungan Sosial Masyarakat, (3) Kebijakan, Organisasi, dan Manajemen Layanan, (4) Manajemen dan Perlindungan Karyawan, dll
Articles 334 Documents
Diri Analisis Pengambilan Keputusan Perusahaan Berdasarkan Konsep Ekonomi Mikro dalam Meningkatkan Kinerja Bisnis Tiara Marsya Aulya; Cintya Putri Nasution; Nayla Ahlami Dalimunthe; Suaini Mebia Putri; Dia Aulia Harahap
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1506

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah pentingnya menganalisis pengambilan keputusan perusahaan berdasarkan konsep ekonomi mikro agar perusahaan mampu mengalokasikan sumber daya secara efisien, meningkatkan daya saing, dan mengoptimalkan kinerja bisnis di tengah dinamika persaingan pasar. Persaingan yang semakin ketat dalam industri anti nyamuk bakar menuntut perusahaan untuk mengambil keputusan bisnis yang tepat berdasarkan pemahaman terhadap kondisi pasar. Namun, penelitian yang secara khusus mengkaji penerapan konsep ekonomi mikro dalam pengambilan keputusan pada industri ini masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengambilan keputusan perusahaan berdasarkan konsep ekonomi mikro dalam meningkatkan kinerja bisnis pada industri anti nyamuk bakar. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner berskala likert (1–5). Tiga variabel utama yang diteliti meliputi pengambilan keputusan perusahaan (X1), konsep ekonomi mikro (X2), dan kinerja bisnis (Y). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan telah menerapkan pengambilan keputusan yang terencana dan responsif terhadap kondisi pasar, dengan skor rata-rata X1 sebesar 4,20 (kategori baik) dan X2 sebesar 4,10 (kategori baik). Kesadaran terhadap elastisitas harga dan intensitas persaingan pasar menjadi aspek ekonomi mikro yang paling dominan dalam mendukung pengambilan keputusan strategis. Penerapan konsep ekonomi mikro turut mendukung penetapan harga, penguatan posisi bersaing, serta pengembangan strategi yang berorientasi pada kebutuhan konsumen. Temuan penelitian menunjukkan bahwa integrasi prinsip-prinsip ekonomi mikro dalam proses pengambilan keputusan berkontribusi terhadap peningkatan kinerja bisnis, terutama pada pertumbuhan penjualan, daya saing perusahaan, dan stabilitas pasar. Hasil penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi perusahaan dalam merancang strategi penetapan harga, pemasaran, dan pengambilan keputusan bisnis yang lebih efektif berdasarkan analisis ekonomi mikro.
Pengaruh Tata Kelola Perusahaan terhadap Penghindaran Pajak pada Perusahaan Non-Keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Roudhatul Husna; Dara Angreka Soufyan; Cut Widy Aulia Putri
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1517

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh tata kelola perusahaan terhadap praktik penghindaran pajak pada perusahaan non-keuangan di Bursa Efek Indonesia guna meningkatkan transparansi, kepatuhan pajak, dan kepercayaan investor terhadap pengelolaan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tata kelola perusahaan terhadap penghindaran pajak pada perusahaan non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Tata kelola perusahaan dalam penelitian ini diproksikan melalui ukuran perusahaan, umur perusahaan, dewan komisaris independen, dan komite audit. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan non-keuangan yang terdaftar di BEI selama periode 2020–2024. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling sehingga diperoleh 185 perusahaan dengan total 925 observasi. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi data panel dengan bantuan software Eviews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak. Sementara itu, umur perusahaan, dewan komisaris independen, dan komite audit tidak berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak. Secara simultan, ukuran perusahaan, umur perusahaan, dewan komisaris independen, dan komite audit juga tidak berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak.
Analisis Pengelolaan Usaha dan Strategi Penjualan dalam Meningkatkan Pendapatan pada Toko Bunga Arvando di Simpang Simalingkar Medan Raja Parnaungan Munthe; Depina Br Tumangger; Samuel Revaldo Jeverson Siboro; Excaudia mazmuris Siringoringo; Fahmi Ashari Sihaloho
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1515

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan usaha dan strategi penjualan dalam meningkatkan pendapatan pada Toko Bunga Arvando di Simpang Simalingkar, Medan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan pemilik usaha sebagai informan utama serta karyawan sebagai informan pendukung. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan usaha pada Toko Bunga Arvando telah menerapkan fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan, meskipun pelaksanaannya masih bersifat sederhana dan informal. Strategi penjualan dilakukan melalui promosi digital menggunakan TikTok, Instagram, Facebook, dan WhatsApp, pemberian diskon, serta pelayanan yang ramah dan konsultatif. Berdasarkan informasi pendapatan yang diperoleh melalui wawancara dan catatan usaha yang tersedia, pendapatan rata-rata harian dilaporkan meningkat dari sekitar Rp1.000.000 menjadi Rp3.000.000–Rp4.000.000 setelah penerapan strategi digital. Perubahan tersebut berlangsung bersamaan dengan perluasan jangkauan pemasaran dan peningkatan jumlah pelanggan. Namun, sebagai penelitian deskriptif kualitatif, temuan ini tidak dimaksudkan untuk membuktikan hubungan kausal secara statistik. Dalam konteks Toko Bunga Arvando, temuan menunjukkan bahwa pengelolaan usaha dan strategi penjualan yang diterapkan secara terpadu dapat mendukung peningkatan kinerja dan pendapatan usaha.
Pengaruh Tingkat Pengangguran dan Inflasi Terhadap Tingkat Kemiskinan di Indonesia Tahun 1994-2023 Gresia Apriyani; Siti Sarah Tumangger; Sri Ramadhani Siregar; Josua Arnaldo Pane
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1587

Abstract

Kemiskinan merupakan salah satu permasalahan utama pembangunan ekonomi yang dipengaruhi oleh kondisi pasar tenaga kerja dan stabilitas harga. Tingkat pengangguran yang tinggi dapat mengurangi pendapatan masyarakat, sedangkan inflasi yang tidak terkendali dapat menurunkan daya beli, terutama kelompok berpendapatan rendah. Oleh karena itu, analisis mengenai keterkaitan pengangguran dan inflasi dengan kemiskinan penting dilakukan sebagai dasar perumusan kebijakan pengentasan kemiskinan yang lebih terarah dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh tingkat pengangguran dan inflasi terhadap tingkat kemiskinan di Indonesia selama periode 1994–2023. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif dan data sekunder tahunan yang bersumber dari Badan Pusat Statistik dan Bank Indonesia. Sampel penelitian terdiri atas 30 observasi tahunan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan ketersediaan dan konsistensi data. Analisis dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics, meliputi statistik deskriptif, uji asumsi klasik, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengangguran berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan, sehingga peningkatan pengangguran cenderung diikuti peningkatan kemiskinan. Inflasi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan karena kenaikan harga barang dan jasa menurunkan kemampuan masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Secara simultan, pengangguran dan inflasi berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan selama periode penelitian. Implikasi penelitian menunjukkan perlunya integrasi kebijakan penciptaan lapangan kerja, pengendalian inflasi, dan perlindungan daya beli masyarakat. Namun, nilai koefisien regresi, t-hitung, F-hitung, dan R² belum tersedia sehingga tidak dicantumkan untuk menghindari angka yang tidak terverifikasi. Dengan demikian, pengendalian pengangguran dan stabilitas harga merupakan aspek penting dalam upaya menekan kemiskinan di Indonesia.
Analisis Pengaruh Pertumbuhan PDB Industri Manufaktur Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Indonesia Tahun 2015–2023 Raja Parnaungan Munthe; Legi Likasri Simbolon; Adelia Marta Lubis; Nazwa Aulia
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1603

Abstract

Pertumbuhan sektor manufaktur secara umum dipandang sebagai salah satu pendorong utama penyerapan tenaga kerja. Meningkatnya penggunaan teknologi padat modal dan otomatisasi menimbulkan pertanyaan mengenai keterkaitan antara pertumbuhan output dan kesempatan kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh laju pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) industri manufaktur terhadap proporsi tenaga kerja sektor manufaktur di Indonesia selama periode 2015–2023. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif dan memanfaatkan data sekunder time series tahunan yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS), meliputi PDB industri manufaktur atas dasar harga konstan 2010 serta data tenaga kerja dari Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas). Variabel dependen diukur menggunakan proporsi tenaga kerja sektor manufaktur terhadap total tenaga kerja nasional, bukan jumlah absolut tenaga kerja, sehingga dapat menggambarkan perubahan struktural dalam komposisi ketenagakerjaan. Sampel penelitian terdiri atas sembilan observasi tahunan yang dipilih berdasarkan ketersediaan dan konsistensi data. Analisis dilakukan menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan IBM SPSS Statistics, meliputi statistik deskriptif, uji asumsi klasik, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju pertumbuhan PDB industri manufaktur tidak berpengaruh signifikan terhadap proporsi tenaga kerja sektor manufaktur (t = 0,636; Sig. = 0,545; R² = 5,5%). Temuan tersebut mengindikasikan kecenderungan decoupling antara pertumbuhan output manufaktur dan penyerapan tenaga kerja, yang dapat berkaitan dengan meningkatnya otomatisasi dan penggunaan teknologi padat modal. Implikasi penelitian menunjukkan perlunya kebijakan industri dan ketenagakerjaan yang lebih berorientasi pada penciptaan kesempatan kerja yang inklusif.
Good Corporate Governance (GCG), Leverage, and Firm Size on Financial Performance in Food and Beverage Feby Nabila Sari; Mar'atus Solikah; Linawati Linawati
Journal Social Society Vol. 6 No. 4 (2026): Oktober - Desember 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.4.2026.1623

Abstract

This study is based on the importance of financial performance as an indicator of a company’s success in managing resources and generating profits. Good financial performance reflects a company’s ability to achieve operational objectives and increase firm value. Several internal factors, such as Good Corporate Governance (GCG), leverage, and firm size, are considered to influence financial performance. However, previous studies have shown inconsistent findings, indicating the need for further empirical investigation. This study aims to analyze the effect of GCG, leverage, and firm size on financial performance in food and beverage subsector manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX), Indonesia, during the 2023–2025 period. This research employs a quantitative approach with a causal research design. The data used are secondary data obtained from annual reports and financial statements published on the official website of the Indonesia Stock Exchange and the official websites of each company through documentation techniques using a documentation sheet as the research instrument. The sample consists of 58 companies with a total of 174 observations, selected using purposive sampling. The data were processed and analyzed using descriptive statistical analysis, classical assumption tests, and multiple linear regression analysis with the assistance of IBM SPSS Statistics 23. The results show that GCG has a significant negative effect on financial performance, with a regression coefficient of -0.122 and a significance value of 0.002. Leverage also has a significant negative effect, with a regression coefficient of -0.117 and a significance value of <0.001. Meanwhile, firm size has no significant effect on financial performance, with a significance value of 0.439. Simultaneously, GCG, leverage, and firm size have a significant effect on financial performance, with an F-value of 15.563 and a significance value of <0.001.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Profitabilitas Bank Umum Syariah Rozita Noviriana; Mar’atus Solikah; Linawati Linawati
Journal Social Society Vol. 6 No. 4 (2026): Oktober - Desember 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.4.2026.1624

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi Bank Umum Syariah di Indonesia pada periode 2023–2025 yang berada dalam fase pemulihan pascapandemi COVID-19. Meskipun aktivitas ekonomi mulai menunjukkan perbaikan, ketidakstabilan ekonomi global dan fluktuasi kondisi domestik masih memberikan tantangan terhadap kinerja perbankan syariah, khususnya dalam menghasilkan profitabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Dana Pihak Ketiga (DPK), Financing to Deposit Ratio (FDR), Non-Performing Financing (NPF), dan Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap profitabilitas yang diproksikan dengan Return on Assets (ROA), baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Populasi penelitian terdiri atas Bank Umum Syariah yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan mempublikasikan laporan keuangan triwulanan secara lengkap. Setelah dilakukan penyesuaian data, jumlah sampel akhir yang digunakan sebanyak 85 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics yang meliputi analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, uji hipotesis, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dana Pihak Ketiga (DPK) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Return on Assets (ROA) dengan nilai signifikansi 0,012, sedangkan Financing to Deposit Ratio (FDR) juga berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai signifikansi 0,000. Sebaliknya, Non-Performing Financing (NPF) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Return on Assets (ROA) dengan nilai signifikansi 0,005, serta Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) berpengaruh negatif dan signifikan dengan nilai signifikansi 0,000. Secara simultan, DPK, FDR, NPF, dan BOPO berpengaruh signifikan terhadap Return on Assets (ROA) dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0,639, yang menunjukkan bahwa sebesar 63,9% variasi profitabilitas dapat dijelaskan oleh model penelitian. Temuan penelitian ini memberikan implikasi bahwa Bank Umum Syariah perlu memperkuat penghimpunan Dana Pihak Ketiga, mengoptimalkan penyaluran pembiayaan, mengendalikan pembiayaan bermasalah, dan meningkatkan efisiensi operasional dalam upaya meningkatkan profitabilitas.
Pengaruh Aksesibilitas dan Kualitas Pelayanan terhadap Minat Berkunjung Kembali dengan Kepuasan Wisatawan sebagai Variabel Mediasi Isnaeni Isnaeni; Sutarmin Sutarmin
Journal Social Society Vol. 6 No. 4 (2026): Oktober - Desember 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.4.2026.1628

Abstract

Perkembangan sektor pariwisata menuntut setiap destinasi wisata tidak hanya mampu menarik kunjungan wisatawan, tetapi juga mempertahankan minat mereka untuk melakukan kunjungan kembali. Fluktuasi jumlah kunjungan di objek wisata D’las Lembah Asri Serang menunjukkan perlunya identifikasi faktor-faktor yang memengaruhi minat berkunjung kembali. Selain itu, masih terdapat perbedaan hasil penelitian mengenai pengaruh aksesibilitas dan kualitas pelayanan terhadap minat berkunjung kembali sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut dengan kepuasan wisatawan sebagai variabel mediasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aksesibilitas dan kualitas pelayanan terhadap minat berkunjung kembali, baik secara langsung maupun melalui kepuasan wisatawan sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori dan desain survei cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 150 wisatawan yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert lima poin, kemudian dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) berbantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh hipotesis penelitian diterima. Aksesibilitas dan kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan wisatawan serta minat berkunjung kembali. Kepuasan wisatawan juga berpengaruh positif terhadap minat berkunjung kembali dan terbukti memediasi secara parsial pengaruh aksesibilitas dan kualitas pelayanan terhadap minat berkunjung kembali, yang ditunjukkan oleh pengaruh langsung aksesibilitas dan kualitas pelayanan terhadap minat berkunjung kembali yang tetap signifikan setelah kepuasan wisatawan dimasukkan sebagai variabel mediasi dalam model. Model penelitian mampu menjelaskan 61,2% variasi kepuasan wisatawan dan 55,3% variasi minat berkunjung kembali. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan aksesibilitas dan kualitas pelayanan merupakan strategi penting untuk meningkatkan kepuasan wisatawan dan memperkuat loyalitas melalui minat berkunjung kembali pada destinasi wisata.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Nilai Perusahaan Manufaktur yang terdaftar di BEI Periode 2022-2025 Eka Fidela Cristianty; Linawati Linawati; Sigit Puji Winarko
Journal Social Society Vol. 6 No. 4 (2026): Oktober - Desember 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.4.2026.1630

Abstract

Firm value is an important indicator for investors because it reflects market perception of a company’s performance and future prospects. In the manufacturing sector, changes in financial performance, governance practices, and corporate responsibility disclosure make the analysis of factors affecting firm value increasingly relevant. This study aims to analyze the effect of Corporate Social Responsibility (CSR), Good Corporate Governance (GCG), firm size, liquidity, and profitability on firm value in manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2022–2025 period. This research employed a quantitative approach with a causal-associative design. The data used were secondary data obtained from financial statements, annual reports, and sustainability reports. The sample was selected using purposive sampling, resulting in 22 companies with 88 observations. Data were analyzed using multiple linear regression with IBM SPSS Statistics version 27. The results show that CSR has no significant effect on firm value, with a significance value of 0.664. GCG has a significant effect on firm value, with a significance value of 0.000. Firm size has a significant negative effect on firm value, with a significance value of 0.000. Liquidity has no significant effect on firm value, with a significance value of 0.093, while profitability has a significant effect with a significance value of 0.000. Simultaneously, CSR, GCG, firm size, liquidity, and profitability have a significant effect on firm value, with a significance value of 0.001. The Adjusted R Square value of 0.796 indicates that the independent variables explain 79.6% of the variation in firm value. These findings imply that companies need to strengthen governance practices and improve profitability to increase investor confidence. In conclusion, GCG and profitability are the main factors influencing firm value, while CSR and liquidity are not yet primary considerations for investors.
Pengaruh Pendapatan dan Media Sosial Terhadap Keputusan Investasi dengan Literasi Keuangan Digital sebagai Variabel Moderasi pada Generasi Z di Kabupaten Wonogiri Pramesti Indikasari; Edi Wibowo
Journal Social Society Vol. 6 No. 4 (2026): Oktober - Desember 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.4.2026.1634

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah pentingnya meningkatkan kualitas keputusan investasi generasi muda agar sejalan dengan perkembangan investasi digital, peningkatan akses informasi, serta kebutuhan pemahaman keuangan yang memadai. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendapatan dan media sosial terhadap keputusan investasi Generasi Z di Kabupaten Wonogiri, serta menguji peran literasi keuangan digital sebagai variabel moderasi. Latar belakang penelitian ini yaitu pertumbuhan investor pasar modal yang signifikan di kalangan generasi muda, seiring meluasnya akses informasi melalui platform digital. Namun, tingginya antusiasme berinvestasi belum diimbangi pemahaman keuangan yang memadai, terutama akibat paparan konten media sosial yang memicu perilaku FOMO. Metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel 96 responden Gen Z usia 18-30 tahun yang bekerja, memiliki penghasilan, dan berinvestasi di pasar modal, dipilih dengan purposive sampling. Analisis data menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil menunjukkan: 1) Pendapatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi dengan koefisien 0,536 dan p-value 0,000. 2) Media sosial berpengaruh positif dan signifikan. 3) Literasi keuangan digital memoderasi dan memperkuat pengaruh pendapatan terhadap keputusan investasi. 4) Literasi keuangan digital memoderasi dan memperlemah pengaruh media sosial. Adjusted R² sebesar 0,609 menunjukkan model menjelaskan 60,9% variasi keputusan investasi. Implikasi penelitian menekankan pentingnya peningkatan literasi keuangan digital untuk pengambilan keputusan investasi yang rasional di era digital. Dengan demikian, literasi keuangan digital terbukti berperan sebagai variabel moderasi yang memperkuat pengaruh pendapatan dan memperlemah pengaruh media sosial terhadap keputusan investasi Generasi Z di Kabupaten Wonogiri.