cover
Contact Name
M Rusli B
Contact Email
mruslib@gmail.com
Phone
+6285242908070
Journal Mail Official
pusdig.id@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Griya Lumandi Permai Blok B19, Kec. Wara Selatan, Palopo
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Social Society
ISSN : -     EISSN : 28088506     DOI : https://doi.org/10.54065/28088506
Core Subject : Humanities, Social,
Journal Social Society merupakan karya ilmiah yang diterbitkan oleh Pustaka Digital Indonesia. Journal Social Society menyebarluaskan hasil-hasil penelitian yang ditulis berdasarkan hasil kajian dan kajian literatur di bidang Manajemen & Administrasi Publik. Journal Social Society menerbitkan edisinya dua kali setahun yaitu pada bulan juni dan desember. Fokus Kajian & ruang lingkup, Seperti (1) Tansformasi Digital Layanan & Administrasi Publik, (2) Kebijakan Perlindungan Sosial Masyarakat, (3) Kebijakan, Organisasi, dan Manajemen Layanan, (4) Manajemen dan Perlindungan Karyawan, dll
Articles 257 Documents
Efektivitas dan Efisiensi Realisasi Anggaran Belanja pada Pemerintahan Kabupaten Gresik Periode 2021-2025 Haliza Firdausy Nuzula; Rizky Maya Wulandari; Revienda Anita Fitrie; Eva Hany Fanida
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1336

Abstract

Urgensi penelitian ini yaitu untuk mengevaluasi efektivitas dan efisiensi realisasi anggaran belanja Pemerintah Kabupaten Gresik sebagai dasar perbaikan pengelolaan keuangan daerah agar lebih optimal, akuntabel, dan berdampak nyata bagi pembangunan serta kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efektivitas dan efisiensi realisasi anggaran belanja pada Pemerintah Kabupaten Gresik periode 2021–2025. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data sekunder berupa Laporan Realisasi Anggaran. Analisis dilakukan dengan menghitung rasio efektivitas dan efisiensi berdasarkan kriteria yang ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efektivitas anggaran belanja mengalami fluktuasi, dengan kategori cukup efektif hingga efektif pada tahun 2021–2025, namun mengalami penurunan signifikan pada tahun 2025 menjadi kurang efektif. Sementara itu, tingkat efisiensi secara umum berada dalam kategori efisien selama periode penelitian, meskipun terdapat variasi setiap tahunnya. Secara keseluruhan, pengelolaan anggaran belanja daerah di Kabupaten Gresik tergolong cukup baik, namun masih perlu peningkatan dalam perencanaan dan konsistensi pelaksanaan anggaran agar lebih optimal.
Peran Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebagai Instrumen Kebijakan dalam Pengurangan Kemiskinan di Kota Surabaya Attina Aulia Rahma; Sarah Nurlaily; Indah Prabawati; Wilda Sumarsyah
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1337

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebagai instrumen kebijakan pemerintah dalam mengurangi tingkat kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kota Surabaya. Kemiskinan masih menjadi tantangan sosial-ekonomi yang terus berlangsung di wilayah perkotaan, termasuk di Kota Surabaya, terutama di tengah guncangan ekonomi seperti pandemi COVID-19 yang meningkatkan kerentanan rumah tangga dan ketidakstabilan pendapatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran BLT sebagai instrumen kebijakan dalam mengurangi kemiskinan di Kota Surabaya serta merumuskan rekomendasi kebijakan yang lebih efektif dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, menggunakan kriteria seleksi yang jelas seperti relevansi terhadap pengentasan kemiskinan, publikasi pada jurnal bereputasi atau laporan resmi pemerintah, kebaruan data, dan kredibilitas metodologi. Data sekunder diperoleh dari artikel ilmiah, dokumen kebijakan, laporan pemerintah, dan data statistik resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BLT memiliki peran signifikan dalam mendukung rumah tangga berpendapatan rendah melalui pemenuhan kebutuhan dasar, menjaga stabilitas konsumsi, dan mengurangi kerentanan ekonomi, terutama pada masa krisis. BLT juga berfungsi sebagai jaring pengaman sosial yang efektif untuk mencegah penurunan kesejahteraan yang lebih lanjut. Namun demikian, masih terdapat berbagai tantangan, seperti ketidaktepatan sasaran penerima, keterbatasan dan ketidakmutakhiran data kemiskinan, serta sifat bantuan yang sementara sehingga membatasi dampak jangka panjangnya. Temuan ini mengimplikasikan bahwa meskipun BLT efektif dalam pengentasan kemiskinan jangka pendek, keberlanjutannya sangat bergantung pada integrasi dengan program pemberdayaan ekonomi, peningkatan sistem data berbasis digital, serta penguatan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat guna mewujudkan ketahanan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Pengaruh Financial Literacy, Tax Awareness, Tax Audit Risk Perception terhadap Tax Compliance Refani Elmiarsinta; Lockoneco; Oktobria Yusirat Asi; Septa Soraida
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1345

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya memahami pengaruh financial literacy, tax awareness, dan persepsi risiko pemeriksaan pajak terhadap kepatuhan wajib pajak guna meningkatkan penerimaan negara serta mendukung efektivitas sistem perpajakan yang berkelanjutan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya meningkatkan kepatuhan pajak wajib pajak orang pribadi, khususnya di kalangan Pegawai Negeri Sipil pada Badan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Kalimantan Tengah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, pemahaman regulasi perpajakan, dan persepsi terhadap risiko audit pajak terhadap kepatuhan pajak. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan berlandaskan pada Teori Perilaku Terencana guna menjelaskan faktor internal individu dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Sampel penelitian terdiri dari 56 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert sebagai instrumen penelitian. Analisis data dilakukan secara bertahap, meliputi statistik deskriptif, uji instrumen yang mencakup uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linier berganda. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan uji F, uji t, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan, kesadaran perpajakan, dan persepsi terhadap risiko audit pajak berpengaruh signifikan terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak orang pribadi di kalangan Pegawai Negeri Sipil tersebut.
Evaluasi Efektivitas Penganggaran Bantuan Keuangan Surabaya dalam Mendukung Program Pembangunan Kota Annisa Rizma Ramadhani; Azalea Zahwa Rishavaila; Eva Hany Fanida; Revienda Anita Fitrie
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1352

Abstract

Bantuan Keuangan (BK) merupakan instrumen fiskal daerah yang berperan dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan di Kota Surabaya. Namun, besarnya alokasi anggaran belum selalu menjamin efektivitas realisasi dan ketepatan pelaksanaan program, sehingga diperlukan evaluasi terhadap penganggaran BK secara lebih sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penganggaran BK Kota Surabaya selama periode 2022–2025 serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan deskriptif kualitatif yang didukung analisis kuantitatif deskriptif melalui perhitungan rasio realisasi anggaran. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas penganggaran BK Kota Surabaya berada pada kategori efektif dengan rata-rata realisasi anggaran sebesar 92,2%. Meskipun demikian, efektivitas antarbidang program belum merata, terutama pada bidang lingkungan hidup yang mencatat capaian paling rendah dibandingkan bidang lainnya. Faktor penghambat utama meliputi keterlambatan laporan pertanggungjawaban, keterbatasan kapasitas pelaksana, serta belum optimalnya koordinasi dan monitoring antaraktor. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sistem monitoring digital, peningkatan kapasitas teknis pelaksana, serta pelembagaan forum koordinasi lintas perangkat daerah agar penganggaran BK lebih akuntabel, terintegrasi, dan berorientasi pada capaian pembangunan daerah.
Analisis Pengelolaan dan Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam Mendukung Pembiayaan Pembangunan Di Kota Malang Nova Adelia; Nisfatun Choiriyah; Eva Hany Hanida; Revienda Anita Fitrie
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1355

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya meningkatkan kemandirian fiskal Kota Malang melalui pengelolaan dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna mendukung pembiayaan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer pemerintah pusat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh urgensi penguatan kemandirian fiskal daerah di era desentralisasi, di mana banyak pemerintah daerah, termasuk Kota Malang, masih sangat bergantung pada transfer dari pemerintah pusat untuk membiayai pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan dan optimalisasi PAD dalam mendukung pembiayaan pembangunan di Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi literatur. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan daerah, laporan realisasi anggaran, dokumen resmi pemerintah, publikasi statistik, serta literatur ilmiah yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dan penelusuran literatur secara sistematis. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis isi melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAD Kota Malang mengalami pertumbuhan yang fluktuatif namun cenderung meningkat selama periode 2019–2023, dengan kontribusi terbesar berasal dari pajak daerah. Namun demikian, tingkat kemandirian fiskal masih tergolong rendah karena ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat masih cukup tinggi. Faktor pendukung optimalisasi PAD meliputi besarnya potensi ekonomi daerah dan penerapan digitalisasi layanan perpajakan, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan sistem administrasi dan rendahnya kepatuhan wajib pajak. Oleh karena itu, diperlukan strategi optimalisasi seperti intensifikasi pajak, pengembangan sektor pariwisata, optimalisasi aset daerah, digitalisasi pelayanan, serta diversifikasi sumber pendapatan. Dengan strategi tersebut, diharapkan PAD dapat menjadi sumber utama pembiayaan pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Pengaruh Green Corporate Governance dan Green Finance terhadap Sustainable Governance Bank Umum Syari'ah di Indonesia Salsabila Dwi Saputri; Ersi Sisdianto; Nurhayati Nurhayati
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1358

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah untuk menganalisis sejauh mana penerapan green corporate governance dan green finance mampu mendorong terwujudnya sustainable governance pada Bank Umum Syariah di Indonesia, mengingat meningkatnya tuntutan terhadap sektor perbankan syariah agar tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan, sosial, dan tata kelola. Bank syariah tidak hanya dituntut mencapai kinerja keuangan yang optimal, tetapi juga menjalankan fungsi sosial dan lingkungan sesuai dengan prinsip syariah. Dalam kerangka tersebut, penerapan Green Corporate Governance dan Green Finance dipandang sebagai instrumen penting untuk mendukung terwujudnya Sustainable Governance. Namun, pada praktiknya penerapan kedua konsep tersebut di Bank Umum Syari’ah (BUS) masih menunjukkan tingkat implementasi yang beragam pada beberapa indikator keberlanjutan, maka dari itu peneliti ingin meneliti apakah penerapan Green Corporate Governance dan Green Finance berpengaruh terhadap Sustainable Governance Bank Syari’ah di Indonesia dan bagaimana pandangan islam terhadap Green Corporate Governance, Green Finance, dan Sustainable Governance. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif, dengan sumber data yaitu data sekunder. Data tersebut diambil melalui laporan Sustainability Report dan Annual Report Bank Umum Syari’ah Indonesia (BUS) tahun 2018-2024. Populasi penelitian ini adalah 14 Bank Umum Syari’ah (BUS) yang terdaftar di OJK, sedangkan sampel penelitian yang digunakan berjumlah 5 Bank Umum Syari’ah menggunakan purposive sampling. Data yang digunakan selama 7 tahun dari tahun  2018-2024 sesuai dengan karakteristik sampel yang digunakan. Teknik pengolahan data yang digunakan menggunakan eviews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Green Corporate Governance berpengaruh positif dan signifikan terhadap Sustainable Governance di Bank Umum Syari’ah, Green Finance berpengaruh positif dan signifikan terhadap Sustainable Governance di Bank Umum Syari’ah, Green Corporate Governance dan Green Finance secara simultan menunjukkan arah pengaruh positif dan signifikan terhadap Sustainable Governance pada BUS selama periode 2018–2024. Selain pengaruhnya yang positif dan signifikan, secara konseptual Islam menekankan kewajiban manusia sebagai khalifah untuk menjaga keseimbangan dan kelestarian lingkungan.
Efektivitas Belanja Modal dalam Pembangunan Infrastruktur Pahlawan Street Center Kota Madiun Naysabel Fahrindi Intaniaputri; Shyalum Aulia Putri; Eva Hany Fanida; Melda Fadiyah Hidayat
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1376

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas belanja modal dalam pembangunan Pahlawan Street Center Kota Madiun sebagai upaya mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah. Pertumbuhan pesat pembangunan infrastruktur perkotaan tematik di kota-kota Indonesia memerlukan pengelolaan belanja modal yang efektif untuk memastikan dampak ekonomi dan sosial yang berkelanjutan. Namun, banyak pemerintah daerah masih menghadapi tantangan dalam memastikan bahwa pengeluaran infrastruktur menghasilkan manfaat publik yang terukur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas belanja modal dalam pembangunan infrastruktur perkotaan, khususnya di kawasan Pahlawan Street Center (PSC) Kota Madiun. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penerapan strategi urban branding melalui pembangunan landmark ikonik guna mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan mengevaluasi data realisasi anggaran tahun 2021 hingga 2024 yang dipadukan dengan observasi lapangan dan studi literatur. Data dianalisis menggunakan rumus rasio efektivitas dan analisis isi berdasarkan kerangka Value for Money. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan belanja modal di Kota Madiun termasuk dalam kategori efektif, dengan rata-rata rasio efektivitas sebesar 91,61%. Meskipun penyerapan anggaran berhasil secara administratif, pembangunan kawasan PSC secara signifikan meningkatkan identitas kota serta menciptakan efek pengganda yang besar bagi UMKM lokal dan sektor pariwisata. Namun demikian, penelitian ini mengidentifikasi tantangan penting pada tahap pascapembangunan, khususnya terkait pemeliharaan aset, keterbatasan area parkir, dan pengelolaan sampah pada jam-jam kunjungan puncak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun pembangunan tematik berhasil secara visual dan ekonomi, keberlanjutan jangka panjang sangat bergantung pada konsistensi belanja pemeliharaan dan pengelolaan kawasan yang terintegrasi. Temuan ini memberikan kontribusi dalam bidang administrasi publik dengan menyediakan model evaluasi bagi proyek infrastruktur tematik di tingkat pemerintah daerah.