cover
Contact Name
M Rusli B
Contact Email
mruslib@gmail.com
Phone
+6285242908070
Journal Mail Official
pusdig.id@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Griya Lumandi Permai Blok B19, Kec. Wara Selatan, Palopo
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Social Society
ISSN : -     EISSN : 28088506     DOI : https://doi.org/10.54065/28088506
Core Subject : Humanities, Social,
Journal Social Society merupakan karya ilmiah yang diterbitkan oleh Pustaka Digital Indonesia. Journal Social Society menyebarluaskan hasil-hasil penelitian yang ditulis berdasarkan hasil kajian dan kajian literatur di bidang Manajemen & Administrasi Publik. Journal Social Society menerbitkan edisinya dua kali setahun yaitu pada bulan juni dan desember. Fokus Kajian & ruang lingkup, Seperti (1) Tansformasi Digital Layanan & Administrasi Publik, (2) Kebijakan Perlindungan Sosial Masyarakat, (3) Kebijakan, Organisasi, dan Manajemen Layanan, (4) Manajemen dan Perlindungan Karyawan, dll
Articles 322 Documents
Dari Dana Desa ke Desa Berdaya: Menguji Peran Akuntabilitas, Transparansi dan Partisipasi Ilham Thoriq Arif; Pandi Afandi; Ambar Istiyani
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1326

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah untuk memastikan bahwa pengelolaan dana desa yang akuntabel, transparan, dan partisipatif mampu mewujudkan desa yang lebih berdaya dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh akuntabilitas, transparansi, dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan dana desa terhadap pemberdayaan masyarakat di Desa Amongrogo, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang. Sampel penelitian terdiri atas 100 responden yang dipilih berdasarkan kriteria berusia minimal 17 tahun dan memiliki hak pilih. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial akuntabilitas dan partisipasi masyarakat berpengaruh positif terhadap pemberdayaan masyarakat, sedangkan transparansi berpengaruh negatif terhadap pemberdayaan masyarakat. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap pemberdayaan masyarakat dengan nilai koefisien determinasi sebesar 40,4%. Sisanya sebesar 59,6% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menambahkan variabel lain, seperti faktor sosial, ekonomi, dan kebijakan desa, serta memperluas cakupan sampel.
Peran Dana Transfer Fiskal dalam Menopang Ketahanan Fiskal Daerah Pasca Pandemi Covid-19 di Kabupaten Lombok Timur Ceva Yuana Rivera; Angeline Fannesa Febriyana; Revienda Anita Fitrie; Eva Hany Fanida
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1365

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah untuk mengevaluasi sejauh mana dana transfer fiskal mampu menjaga ketahanan fiskal daerah pascapandemi sebagai dasar perumusan kebijakan keuangan daerah yang lebih berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dana transfer fiskal dalam menjaga ketahanan fiskal Kabupaten Lombok Timur pada periode pascapandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari dokumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD/RAPBD) Kabupaten Lombok Timur periode 2022–2024, data transfer dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, serta publikasi Badan Pusat Statistik. Analisis data dilakukan menggunakan rasio kemandirian fiskal dan rasio ketergantungan fiskal, yang kemudian diinterpretasikan secara deskriptif untuk menilai posisi struktural dana transfer dalam pendapatan daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dana transfer secara konsisten menyumbang sekitar 82–86% dari total pendapatan daerah selama periode 2022–2024, sedangkan rasio kemandirian fiskal tetap rendah, yaitu berkisar antara 15–17%, yang dikategorikan sangat rendah berdasarkan standar kemandirian keuangan daerah. Temuan ini mengindikasikan bahwa dana transfer berfungsi sebagai penopang utama stabilitas fiskal di Kabupaten Lombok Timur, sehingga memungkinkan pemerintah daerah untuk mempertahankan pelayanan publik, membiayai program pembangunan, serta mendukung pemulihan ekonomi pascapandemi meskipun pendapatan asli daerah masih terbatas. Namun demikian, tingginya tingkat ketergantungan fiskal juga menegaskan perlunya upaya strategis untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta mengoptimalkan pemanfaatan dana transfer secara lebih produktif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa dana transfer fiskal memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga ketahanan fiskal Kabupaten Lombok Timur, namun keberlanjutan fiskal dalam jangka panjang memerlukan penguatan kapasitas pendapatan daerah serta pengurangan ketergantungan struktural terhadap transfer dari pemerintah pusat.
The Effect of Workload and Work Stress on Employee Performance at the Main Hall of the Pompengan River Area of Jeneberang Makassar Sri Nurhidayat; Edi Jusriadi; Sahabuddin N
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1373

Abstract

This study aims to examine the effect of workload and work stress on employee performance at the Pompengan Jeneberang River Basin Center in Makassar. The research was motivated by increasing work demands and rising employee absenteeism, which served as organizational indicators requiring further investigation, although absenteeism was not directly assumed to represent a decline in performance. This study employed a quantitative approach involving 104 respondents from a population of 141 employees, with the sample size determined using the Slovin formula. Data were collected through questionnaires, observation, interviews, and documentation, and were analyzed using multiple linear regression with IBM SPSS Statistics 25. The results show that workload has a positive and significant effect on employee performance, while work stress has a negative and significant effect. The coefficient of determination (R²) of 0.392 indicates that workload and work stress explain 39.2% of the variation in employee performance, while the remaining 60.8% is explained by other factors outside the model. This finding suggests that the model has moderate explanatory power and that employee performance is influenced not only by workload and stress but also by other organizational and individual factors. The findings indicate that a proportional and well-managed workload can support employee productivity, responsibility, and task completion. Conversely, excessive work stress may reduce concentration, work effectiveness, and overall performance. Therefore, public sector organizations need to implement fair workload allocation, clear task distribution, reasonable deadlines, and stress management strategies to maintain employee performance. In conclusion, workload and work stress are important factors associated with employee performance, and their proper management is essential for improving organizational effectiveness.
Analisis Penerapan Analisis Standar Belanja (ASB) dan Standar Harga dalam Penyusunan Anggaran Daerah Kota Medan Tahun 2025 Esra Novita Sinabutar; Grace Galatia Br.Manullang; Renny Maisyarah
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1411

Abstract

The effectiveness of regional budget preparation is an essential aspect of realizing transparent, accountable, and efficient public financial management. Therefore, this study aims to analyze the implementation of Analisis Standar Belanja (ASB) and Standar Harga in the preparation of the Regional Revenue and Expenditure Budget (APBD) of Medan City for 2025. The study examined three research variables, namely the implementation of Analisis Standar Belanja (ASB), the implementation of Standard Prices, and the effectiveness of APBD preparation. This study employed a quantitative approach using a cross-sectional survey design involving 120 accounting students from the Universitas Sumatera Utara, Universitas Negeri Medan, and Universitas Medan Area. Respondents were selected using purposive sampling, while data were collected through a five-point Likert scale questionnaire measuring the implementation of ASB, Standard Prices, and the effectiveness of APBD preparation. The collected data were analyzed using descriptive statistics and multiple linear regression analysis. The results indicate that the implementation of ASB has a positive and significant effect on the effectiveness of APBD preparation (? = 0.42; p < 0.001), while Standard Prices also have a positive and significant effect (? = 0.35; p < 0.001). The regression model produced an R² value of 0.48, indicating that 48% of the variation in APBD preparation effectiveness can be explained by these two variables. These findings confirm that the implementation of expenditure standards and standard prices plays an important role in improving the quality of regional budget planning. Therefore, local governments are encouraged to strengthen the implementation of these standards through socialization, training, and integration into operational financial planning procedures.
Analisis Penerapan Metode Anggaran Inkremental Terhadap Efisiensi Belanja Daerah Pemerintah Kota Medan Tahun Anggaran 2025 Novita Novita; Renny Maisyarah
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1427

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the incremental budgeting method in assessing the efficiency of local government expenditure in Medan City for the 2025 fiscal year. The study employed a quantitative approach with a survey research design. The research population consisted of all Medan City Government employees involved in the budgeting process, with a sample of 100 respondents selected using purposive sampling. Primary data were collected through a questionnaire using a five-point Likert scale, which had been tested for validity and reliability (Cronbach’s Alpha > 0.70). Secondary data comprised local government expenditure realization reports from 2020 to 2024. Data were analyzed using multiple linear regression with SPSS version 26. The independent variable, incremental budgeting, was measured using indicators of percentage increase, budget stability, and the level of budget deviation. The dependent variable, local government expenditure efficiency, was measured using the efficiency ratio (realization/budget), budget absorption rate, and its impact on public service delivery. The results indicate that the implementation of the incremental budgeting method has a positive and significant effect on local government expenditure efficiency (R² = 0.624; t-value = 5.432; p-value = 0.000 < 0.05). The hypothesis was accepted at a significance level of ? = 0.05. These findings are consistent with Wildavsky’s (1964) theory, which emphasizes the advantages of the incremental approach in maintaining budget stability. This study recommends that the Medan City Government optimize additional budget allocations through stricter monitoring and the implementation of zero-based budgeting to improve the efficiency of local government expenditure. The findings are expected to provide valuable insights for accounting students and government practitioners.
Analisis Penerapan Anggaran Tradisional Terhadap Efisiensi Belanja Daerah pada Pemerintah Kota Medan Lisma Aima; Renny Maisyarah
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1433

Abstract

Evaluasi penerapan anggaran tradisional diperlukan untuk mendukung reformasi pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem anggaran tradisional (line-item budgeting) dan dampaknya terhadap tingkat efisiensi belanja daerah pada Pemerintah Kota Medan. Di tengah tuntutan reformasi sektor publik menuju New Public Management (NPM), Pemerintah Kota Medan masih menunjukkan karakteristik penganggaran tradisional yang berfokus pada kontrol input daripada output. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, didukung oleh data sekunder berupa Laporan Realisasi Anggaran (LRA) periode 2021-2023. Data dianalisis secara statistik melalui uji regresi untuk mengukur pengaruh variabel independen terhadap efisiensi belanja secara objektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan anggaran tradisional di Kota Medan cenderung memicu fenomena incrementalism dan ketidakefisienan alokatif. Berdasarkan analisis kuantitatif, ketergantungan pada paradigma tradisional ini terbukti berkontribusi sebesar 52% terhadap penurunan efisiensi belanja daerah. Meskipun secara administratif penyerapan anggaran berada pada kategori tinggi dengan rata-rata di atas 90%, fenomena tersebut dikonfirmasi sebagai "efisiensi semu". Penyerapan yang besar tidak berbanding lurus dengan peningkatan kualitas layanan publik dan sering kali diwarnai oleh praktik penumpukan belanja di akhir tahun fiskal akibat kegagalan sistem dalam mengaitkan input finansial dengan output kinerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi fundamental menuju penganggaran berbasis kinerja (performance-based budgeting) secara murni sangat diperlukan. Pemerintah Kota Medan direkomendasikan untuk melakukan penguatan Standar Analisis Belanja (SAB) dan menerapkan sistem akuntansi sektor publik yang lebih transparan guna menggeser budaya kerja birokrasi dari sekadar menghabiskan anggaran menjadi menghasilkan dampak nyata bagi pembangunan daerah.
Pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Bosowa Berlian Motor Cabang Palopo Jeni Jeni; Arianto Dangkeng
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1475

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah pentingnya memahami pengaruh kualitas pelayanan terhadap kinerja karyawan sebagai upaya meningkatkan kepuasan pelanggan, daya saing perusahaan, dan pencapaian tujuan organisasi di PT Bosowa Berlian Motor Cabang Palopo. Persaingan bisnis jasa otomotif menuntut perusahaan meningkatkan kualitas pelayanan karena pelayanan yang baik berperan penting dalam membentuk kepuasan pelanggan dan meningkatkan kinerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap kinerja karyawan di PT. Bosowa Berlian Motor Cabang Palopo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner kepada 50 responden yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji validitas, reliabilitas, regresi linear sederhana, uji t, dan koefisien determinasi dengan bantuan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,366 dan nilai signifikansi 0,009 (<0,05). Nilai t-hitung sebesar 2,732 lebih besar dibandingkan t-tabel 1,677 yang menunjukkan bahwa hipotesis diterima. Koefisien determinasi menunjukkan bahwa kualitas pelayanan memberikan kontribusi sebesar 11,7% terhadap kinerja karyawan, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Hasil penelitian membuktikan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan melalui pelatihan, komunikasi efektif, sikap responsif, serta budaya kerja berorientasi pelanggan untuk meningkatkan kinerja. Meskipun terbatas pada satu perusahaan dan satu variabel, penelitian ini menjadi dasar bagi pengembangan riset yang lebih luas dengan melibatkan variabel serta metode penelitian yang lebih beragam.
Pengaruh Inovasi Keuangan, Keuangan Hijau dan Performa Keberlanjutan terhadap Pertumbuhan Berkelanjutan dalam Perspektif Islam (Studi pada Bank Umum Syariah) Shinta Asmara Dewi; Ersi Sisdianto; Nurhayati Nurhayati
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1493

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah semakin meningkatnya kebutuhan integrasi inovasi keuangan, keuangan hijau, dan performa keberlanjutan dalam sektor perbankan syariah guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga selaras dengan prinsip keadilan, keberlanjutan, serta nilai-nilai Islam. Perkembangan industri keuangan menuntut lembaga keuangan untuk mampu menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan (Sustainable growth) melalui penerapan inovasi dan prinsip keberlanjutan. Financial innovation, Green finance, dan Sustainability performance diharapkan mampu memberikan efek peningkatan terhadap Sustainable growth. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis seberapa besar Financial innovation, Green finance, dan Sustainability performance mempengaruhi Sustainable growth pada Bank Umum Syariah. Populasi penelitian ini adalah 14 Bank Umum Syariah yang terdaftar di OJK. Teknik pemilihan sampel pada penelitian ini ialah Purposive Sampling dengan jumlah sampel yang dipilih sebanyak 4 Bank Umum Syariah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitataif dengan pendekatan asosiatif. Data yang digunakan adalah data sekunder yang berasal dari Annual Report dan Sustainability Report tiap-tiap sampel bank. Alat analisis yang digunakan adalah aplikasi E-Views 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Financial innovation berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Sustainable growth. Green finance berpengaruh positif dan signifikan terhadap Sustainable growth. Sustainability performance berpengaruh positif dan signifikan terhadap Sustainable growth. Selain itu, Financial innovation, Green finance, dan Sustainability performance berpengaruh positif dan signifikan secara simultan terhadap Sustainable growth.
Belanja Rakyat Dan Pemulihan Ekonomi Indonesia: Konsumsi Rumah Tangga sebagai Pendorong Kebangkitan Pasca Covid-19 Halimatus Sadiah; Azmal Hali; Zahra Devina Dewi; Valendra Desilva; Muhammad Zhafran Syahputra; Ahmad Setiawan Nuraya
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1503

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah untuk mengkaji peran konsumsi rumah tangga sebagai penggerak utama pemulihan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia pascapandemi COVID-19. Pandemi COVID-19 menyebabkan guncangan yang signifikan terhadap perekonomian Indonesia, yang ditandai dengan menurunnya aktivitas ekonomi, konsumsi rumah tangga, dan pertumbuhan ekonomi nasional. Dalam situasi tersebut, konsumsi rumah tangga kembali memainkan peran strategis sebagai penggerak utama permintaan agregat dan pemulihan ekonomi pascapandemi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dan asosiatif dengan memanfaatkan data sekunder berbentuk deret waktu (time series) yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), laporan Bank Indonesia, serta berbagai literatur ilmiah yang relevan selama periode 2020–2025. Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif, analisis kontribusi, analisis komparatif, dan regresi linear sederhana dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi rumah tangga meningkat secara konsisten dari Rp8.899,92 triliun pada tahun 2020 menjadi Rp12.834,79 triliun pada tahun 2025, sementara Produk Domestik Bruto (PDB) meningkat dari Rp15.443,35 triliun menjadi Rp23.821,10 triliun pada periode yang sama. Konsumsi rumah tangga memberikan kontribusi rata-rata sebesar 54,17% terhadap PDB Indonesia, yang menegaskan perannya sebagai pilar utama perekonomian nasional. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa konsumsi rumah tangga berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDB dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,9698 dan koefisien regresi sebesar 2,0067. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan pengeluaran rumah tangga menghasilkan efek pengganda (multiplier effect) yang kuat terhadap output perekonomian nasional. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan yang bertujuan menjaga daya beli masyarakat, memperkuat kepercayaan konsumen, serta mendorong pengeluaran rumah tangga dapat mempercepat pemulihan dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Oleh karena itu, konsumsi rumah tangga dapat dipandang sebagai penstabil perekonomian sekaligus penggerak utama pemulihan ekonomi Indonesia pascapandemi COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan konsumsi rumah tangga, mengukur kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), serta mengkaji perannya dalam mendukung pemulihan ekonomi Indonesia selama periode 2020–2025.
Pengaruh Budaya Kerja dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai dengan Motivasi Kerja sebagai Variabel Moderasi pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Lubuklinggau Bima Satrio Utama; Surajiyo Surajiyo; Ade Famalika; Yulpa Raberta
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1505

Abstract

Kinerja pegawai pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Lubuklinggau masih memerlukan peningkatan melalui penguatan budaya kerja, disiplin kerja, dan motivasi kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai dengan motivasi kerja sebagai variabel moderasi pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Lubuklinggau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian terdiri dari seluruh pegawai Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Lubuklinggau yang berjumlah 47 orang, terdiri atas 33 Pegawai Negeri Sipil dan 14 Tenaga Kerja Sukarela. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh, sehingga seluruh anggota populasi dijadikan responden penelitian. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan skala Likert yang disusun berdasarkan indikator budaya kerja, disiplin kerja, motivasi kerja, dan kinerja pegawai. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert, observasi, dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan metode Partial Least Square berbantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial budaya kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan nilai t-statistik sebesar 2,572 dan p-value sebesar 0,010. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik budaya kerja yang diterapkan, maka semakin tinggi pula kinerja pegawai. Sebaliknya, disiplin kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan nilai t-statistik sebesar 1,415 dan p-value sebesar 0,157, meskipun memiliki arah hubungan positif. Motivasi kerja sebagai variabel moderasi tidak mampu memoderasi hubungan antara budaya kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai. Hal ini dibuktikan dengan hasil pengujian yang menunjukkan nilai t-statistik masing-masing sebesar 0,855 (p-value 0,393) dan 0,929 (p-value 0,353), yang berarti tidak signifikan. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja pegawai perlu difokuskan pada penguatan budaya kerja yang positif dan profesional dalam lingkungan organisasi.