cover
Contact Name
M Rusli B
Contact Email
mruslib@gmail.com
Phone
+6285242908070
Journal Mail Official
pusdig.id@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Griya Lumandi Permai Blok B19, Kec. Wara Selatan, Palopo
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Social Society
ISSN : -     EISSN : 28088506     DOI : https://doi.org/10.54065/28088506
Core Subject : Humanities, Social,
Journal Social Society merupakan karya ilmiah yang diterbitkan oleh Pustaka Digital Indonesia. Journal Social Society menyebarluaskan hasil-hasil penelitian yang ditulis berdasarkan hasil kajian dan kajian literatur di bidang Manajemen & Administrasi Publik. Journal Social Society menerbitkan edisinya dua kali setahun yaitu pada bulan juni dan desember. Fokus Kajian & ruang lingkup, Seperti (1) Tansformasi Digital Layanan & Administrasi Publik, (2) Kebijakan Perlindungan Sosial Masyarakat, (3) Kebijakan, Organisasi, dan Manajemen Layanan, (4) Manajemen dan Perlindungan Karyawan, dll
Articles 334 Documents
Dampak Disiplin Kerja Sebagai Variabel Moderating pada Pengaruh Fasilitas Kerja dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Lubuklinggau Ratri Melani Sumberwati; Hartati Ratna Juita; Nasruddin Nasruddin; Ronal Apriyanto
Journal Social Society Vol. 6 No. 4 (2026): Oktober - Desember 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.4.2026.1635

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah pentingnya mengoptimalkan kinerja pegawai melalui penyediaan fasilitas dan lingkungan kerja yang memadai dengan memperkuat disiplin kerja sebagai variabel moderating. Penelitian ini mengkaji pengaruh fasilitas dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Lubuklinggau, dengan disiplin kerja sebagai variabel moderasi. Temuan awal di lapangan menunjukkan adanya beberapa permasalahan terkait kinerja pegawai. Ketepatan waktu yang belum optimal, pelaksanaan tugas yang masih memerlukan perbaikan, serta fasilitas kerja yang perlu ditingkatkan merupakan beberapa permasalahan yang teridentifikasi. Sebanyak 47 pegawai berpartisipasi sebagai responden dalam penelitian ini. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik sampling jenuh, sehingga seluruh anggota populasi dijadikan sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui instrumen kuesioner terstruktur, sedangkan teknik analisis yang digunakan meliputi regresi linear berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas kerja memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kinerja pegawai. Sebaliknya, lingkungan kerja menunjukkan pengaruh positif, tetapi tidak signifikan secara statistik. Disiplin kerja memperlemah hubungan antara fasilitas kerja dan kinerja pegawai, yang menunjukkan adanya efek moderasi negatif dan signifikan. Secara simultan, fasilitas kerja dan lingkungan kerja memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin kerja. Kebijakan manajerial yang efektif dapat memperkuat kedisiplinan pegawai sekaligus meningkatkan kualitas dan kecukupan fasilitas kerja. Kombinasi kedua aspek tersebut dapat berkontribusi terhadap peningkatan kinerja organisasi sektor publik. Temuan ini menunjukkan bahwa optimalisasi sumber daya manusia dan infrastruktur secara bersamaan merupakan faktor penentu produktivitas aparatur negara. Pada dasarnya, kinerja pegawai sangat ditentukan oleh tersedianya fasilitas kerja yang memadai, sementara efek moderasi disiplin kerja dapat berubah sesuai dengan situasi organisasi dan tidak secara otomatis memperkuat hubungan antara fasilitas kerja dan pencapaian kinerja pegawai.
Pengaruh Beban Kerja Terhadap Kinerja Pegawai dengan Stres Kerja sebagai Variabel Intervening di Kantor Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Lubuklinggau Alya Della Rosa; Hartati Ratna Juita; Apandi Apandi; Dheo Rimbano
Journal Social Society Vol. 6 No. 4 (2026): Oktober - Desember 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.4.2026.1636

Abstract

Employee performance is an important factor in achieving organizational objectives and improving the quality of public services. This study examines the relationship between workload and employee performance and evaluates the indirect role of work stress among employees of the Secretariat of the Regional House of Representatives (DPRD) of Lubuklinggau City. A quantitative cross-sectional survey design was employed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The population consisted of 36 civil servants, all of whom were included through saturated sampling. Data were collected using questionnaires and analyzed with SmartPLS. The results show that workload has a positive and significant relationship with employee performance (β = 0.878; T = 19.928; p < 0.001). The indirect effect of workload on employee performance through work stress was positive but did not meet the predetermined 5% significance criterion (β = 0.073; T = 1.956; p = 0.051). Therefore, the available statistical evidence is insufficient to support the indirect role of work stress in the relationship between workload and employee performance. The R² value of employee performance was 0.921, indicating that 92.1% of its variance was explained by workload and work stress in the proposed model. These findings suggest that workload distribution, work coordination, and periodic evaluation of task allocation should be considered to support employee performance. Further analysis of the individual paths involving work stress is required to provide a more complete explanation of the mediation mechanism.
Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Responsivitas Aparatur Terhadap Kepuasan Masyarakat Musi Rawas dan peran Profesionalisme sebagai Variabel Mediasi Mita Arismenanda; Hardi Mulyono; Muhamad Effendi; Ronal Aprianto
Journal Social Society Vol. 6 No. 4 (2026): Oktober - Desember 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.4.2026.1644

Abstract

Penyelenggaraan pelayanan publik di lingkungan kecamatan masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan sarana dan prasarana serta rendahnya disiplin aparatur, yang berpotensi menurunkan tingkat kepuasan masyarakat. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan masyarakat sebagai dasar peningkatan kualitas pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kualitas pelayanan dan responsivitas aparatur terhadap kepuasan masyarakat di Kabupaten Musi Rawas serta mengevaluasi peran profesionalisme sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Sampel berjumlah 400 responden yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling berdasarkan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan Structural Equation Modelling–Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap kepuasan masyarakat, sedangkan responsivitas aparatur berpengaruh positif dan signifikan. Profesionalisme terbukti berperan sebagai mediator sempurna pada hubungan antara kualitas pelayanan dan kepuasan masyarakat serta sebagai mediator parsial pada hubungan antara responsivitas aparatur dan kepuasan masyarakat. Model penelitian mampu menjelaskan variasi kepuasan masyarakat sebesar 81,6% (R² = 0,816). Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kepuasan masyarakat tidak hanya bergantung pada penyediaan fasilitas fisik, tetapi juga memerlukan aparatur yang responsif dan profesional sehingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi aspek penting dalam penyelenggaraan pelayanan publik.
Pengaruh Motivasi Kerja dan Gaya Kepemimpinan Transformasional Terhadap Kinerja Karyawan Nova Eliza; Miftahurrohman Miftahurrohman
Journal Social Society Vol. 6 No. 4 (2026): Oktober - Desember 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.4.2026.1647

Abstract

Kinerja karyawan memegang peranan krusial dalam menentukan efisiensi dan keberlanjutan organisasi di tengah dinamika persaingan industri yang kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja dan gaya kepemimpinan transformasional terhadap kinerja karyawan pada PT. Berkah Bumi Independent. Pendekatan kuantitatif dengan metode survei diterapkan dalam penelitian ini. Populasi penelitian mencakup 366 karyawan, dengan sampel sebanyak 80 responden yang ditentukan melalui teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner berskala Likert 1-5. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linear berganda, uji t, serta uji F dengan bantuan software IBM SPSS Statistics.Hasil analisis parsial menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai signifikansi 0,000 dan koefisien regresi sebesar 0,412. Demikian pula, gaya kepemimpinan transformasional terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai signifikansi 0,022 dan koefisien regresi sebesar 0,286. Secara simultan, motivasi kerja dan gaya kepemimpinan transformasional berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai F hitung sebesar 24,448 dan tingkat signifikansi 0,000. Implikasi praktis dari temuan ini memberikan rekomendasi bagi pihak manajemen untuk memprioritaskan stimulasi motivasi kerja dan penguatan karakteristik kepemimpinan yang transformatif. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa sinergi antara peningkatan motivasi kerja dan efektivitas kepemimpinan transformasional merupakan determinan utama dalam mengoptimalkan kinerja karyawan di lingkungan perusahaan.