cover
Contact Name
Wahyuning Tiyas
Contact Email
wahyuningtiyas@untirta.ac.id
Phone
+6282134441515
Journal Mail Official
jurnalmatra@untirta.ac.id
Editorial Address
https://jurnal.untirta.ac.id/index.php/matra/about/editorialTeam
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Matra
ISSN : -     EISSN : 28092775     DOI : -
Core Subject : Education, Art,
Jurnal Seni dan Pendidikan Seni Musik Tari Teater dan Rupa MATRA: Jurnal Musik Tari Teater & Rupa adalah jurnal peer-review yang diterbitkan pada bulan Januari dan Juli. Isi jurnal dikelola oleh Prodi Pendidikan Seni Pertunjukan FKIP Untirta. MATRA menyediakan ruang bagi akademisi, profesional, peneliti, dan seniman untuk menyampaikan dan berbagi pengetahuan berdasarkan hasil penelitian dan kreasi seni musik, Tari, Teater, Rupa, dan bidang sejenis lainnya.
Articles 53 Documents
Media Pembelajaran Tari Tradisional Inklusif (TATRA) Berbasis Flash Bagi Siswa Sekolah Dasar Inklusif Maslahah, Sayidatul; Tiyas, Wahyuning; Chozin, Muhammad Nur; Juinarsih, Retno Wulan; Trijoko, Trijoko
MATRA: Jurnal Seni Musik Tari Teater & Rupa Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Pendidikan Seni Pertunjukan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/m.v3i1.26798

Abstract

Meninjau pelaksanaan sekolah inklusi, berdasarkan observasi di SD N 1 Gejayan yang merupakan sekolah inklusi di Yogyakarta didapatkan hasil belum ada media pembelajaran berbasis inklusi. Salah satu solusi adalah dengan media pembelajaran pengenalan Tari Tradisional Inklusif (TATRA). Adapun tujuannya adalah untuk mengetahui rancangan dan implementasi dari media pembelajaran TATRA.  Luaran dari kegiatan penelitian ini adalah produk berupa software Media TATRA. Penelitian yang digunakan adalah dengan penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D). Model pengembangan yang digunakan ini diadaptasi dari model pengembangan 4D (four-D). Model pengembangan tersebut terdiri dari empat tahap, yaitu pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (desimination). Media yang telah dibuat kemudian dilakukan validasi untuk mengetahui kelayakan media. Berdasarkan validasi media oleh ahli media, memberikan skor rerata yaitu 3, 41 yang berarti media sangat layak untuk diimplenetasikan.  Sementara itu, dari hasil validasi materi oleh ahli tari dosen pendidikan Seni Tari Fakultas Bahasa dan Seni UNY, didapat skor validasi dengan rerata skor 3,31 yang berarti bahwa media layak diimplenetasikan untuk pembelajaran
PERAN PENDIDIKAN SENI BUDAYA TERHADAP KARAKTER ANAK USIA REMAJA Sahuroh, Nad; Ardiyana, Gito; Tiyas, Wahyuning
MATRA: Jurnal Seni Musik Tari Teater & Rupa Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Pendidikan Seni Pertunjukan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/m.v3i2.29937

Abstract

Pendidikan adalah proses pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Pendidikan dapat dilakukan secara otodidak atau dengan bimbingan orang lain.Karakter adalah sifat-sifat kejiwaan, akhlak, dan budi pekerti yang membedakan seseorang dari yang lain. Karakter juga dapat diartikan sebagai tabiat atau watak. Karakter seseorang terbentuk dari pengalaman dan pemahaman masing-masing individu yang berbeda-beda.Pendidikan karakter adalah suatu sistem pendidikan yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai karakter tertentu kepada peserta didik yang di dalamnya terdapat komponen pengetahuan, kesadaran atau kemauan, serta tindakan untuk melakukan nilai-nilai tersebut. Pada dasarnya tujuan utama pendidikan karakter adalah untuk membangun bangsa yang tangguh, dimana masyarakatnya berakhlak mulia, bermoral, bertoleransi, dan bergotong-royong.Untuk mencapai tujuan tersebut maka di dalam diri peserta didik harus ditanamkan nilai-nilai pembentuk karakter yang bersumber dari Agama, Pancasila, dan Budaya.Seni budaya adalah segala sesuatu yang diciptakan manusia untuk mengekspresikan ide, pemikiran estetika, dan imajinasi pandangan terhadap benda, karya, atau suasana. Senibudaya dapat menjadi bagian dari ciri khas suatu masyarakat atau daerah.
IDEOLOGI ANARKISME DALAM MUSIK PUNK Septiyan, Dadang Dwi
MATRA: Jurnal Seni Musik Tari Teater & Rupa Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Pendidikan Seni Pertunjukan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/m.v3i2.30059

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguraikan ideologi anarkisme dalam karya-karya musik Bunga Hitam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan literatur review. Sumber data penelitian ini lirik lagu. Teknik pengumpulan data menggunakan kajian pustaka. Validitas data menggunakan trianggulasi teori. Teknik analisis data penelitian ini yaitu struktural, dialektika, dan interaktif. Hasil penelitian ini berupa; (1) Bunga Hitam memiliki ideologi anarkisme yang identik dengan pemikiran politik yang menekankan pada kebebasan dan kemerdekaan individual. Bunga Hitam sebagai kelompok musik anarko-punk memiliki hak yang sama untuk mengambil keputusan dan mengontrol kehidupannya sendiri tanpa adanya paksaan dari pihak lain. Hasil karyanya banyak memberikan motivasi dan semangat berjuang melawan penindasan serta peka terhadap kondisi sosial saat ini. (2) Lirik lagu Bunga Hitam mengandung imaji yang didominasi hiperbola dan tema lagu yang didominasi oleh keadaan sosial. Karya Bunga Hitam mengajak memperbaiki kondisi saat ini dengan tindakan nyata, perasaan didominasi semangat dan kecewa, dan amanatnya secara keseluruhan mengajak ke arah yang lebih baik.
PENGGUNAAN SOFTWARE FL STUDIO DALAM PROSES REKAMAN MUSIK DI SANGGAR WANDA BANTEN Ramdhani, Afwan Muhamad; Hadiyatno, Hadiyatno; Rizal, Syamsul
MATRA: Jurnal Seni Musik Tari Teater & Rupa Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Pendidikan Seni Pertunjukan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/m.v3i2.20821

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menyelidiki penggunaan software FL Studio dalam proses rekaman musik di Sanggar Wanda Banten, sebuah sanggar seni yang bergerak secara profesional di bidang tari, musik, dan rekaman musik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan interpretasi informasi yang terkumpul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan software FL Studio dalam proses rekaman musik di Sanggar Wanda Banten melibatkan beberapa tahapan, yaitu persiapan, tracking, editing, mixing, dan mastering. Software ini memungkinkan para musisi untuk mengatur, mengolah, dan memodifikasi suara sesuai dengan kebutuhan mereka. Selain itu, Sanggar Wanda Banten telah dilengkapi dengan peralatan yang memadai untuk mendukung proses rekaman musik. Penelitian ini memberikan pemahaman yang penting tentang penggunaan software FL Studio dalam rekaman musik, yang dapat menjadi referensi bagi musisi dan pihak terkait. Diharapkan penelitian ini memberikan kontribusi dan panduan bagi mereka yang tertarik dalam memanfaatkan teknologi software dalam proses rekaman musik. Kata Kunci: Software FL Studio, Rekaman Musik, kualitatif-studi kasus, Sanggar Wanda Banten.
Pengaruh pengajaran teknik inquiry terhadap prestasi siswa pada materi peragaan adegan drama musikal mata pelajaran seni budaya di mts Negri 4 pandeglang muzaqi, noval ahmad; Permana, Rian; Roekmana, Giri Mustika
MATRA: Jurnal Seni Musik Tari Teater & Rupa Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Pendidikan Seni Pertunjukan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/m.v3i2.27797

Abstract

Skripsi ini membahas masalah pengaruh pengajaran yang menggunakan teknik inquiry terhadap prestasi belajar siswa MTs Negeri 4 Pandeglang dalam mata pelajaran seni budaya materi memperagakan adegan drama musikal. Skripsi ini bertitik tolak dari masalah-masalah pengaruh teknik pengajaran yang digunakan terhadap prestasi siswa, dan pengaruh teknik inquiry terhadap prestasi siswa dalam pengajaran seni budaya, apabila dibandingkan dengan teknik ceramah. Tujuan skripsi ini adalah mencari teknik yang efektif dalam mengajarkan mata pelajaran seni budaya. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen semu dengan desain pretest, posttest kelompok kontrol tak acak. Sedangkan tekniknya adalah teknik wawancara, observasi, dan test (uji coba), instrumen nya adalah format checklist, kartu partisipasi, soal test, lembar materi, dan lembar jawaban test. Penelitian dalam skripsi ini menggunakan perhitungan statistik inferensial dengan tiga perhitungan, pertama perhitungan uji normalitas, kedua perhitungan homogenitas, dan yang ketiga perhitungan beda dua rata-rata. Hasil perhitungan uji normalitas menunjukkan bahwa data dalam kelas kontrol dan kelas eksperimen normal sebab X2 hitung (9,7) < X2 tabel (0,01) (11,3), dan X2 hitung (0,96) < X2 tabel (0,01) (13,3). Hasil perhitungan uji homogenitas menjunjukan bahwa variansi kelas kontrol dan variansi kelas eksperimen itu homogen dalam taraf signifikansi 0.01 taraf kepercayaan 99% sebab F hitung < F table, atau F < F 0,01 (34/34), yaitu 0,87 < 2,26. Hasil perhitungan uji beda dua rata-rata menunjukan bahwa penelitian dalam skripsi ini menerima hipotesis kerja (H1) dan menolak hipotesis nol (H0) karena t hitung  >  dari pada t table atau t hitung > t 0,99 (66) jelasnya 2,51 > 2,39,Dengan demikian kesimpulannya adalah pengaruh pengajaran yang menggunakan teknik inquiry lebih efektif dari pada pengaruh pengajaran yang menggunakan teknik ceramah.
Analisis Lagu Bendrong Lesung Ciptaan Heni Anita Susila Aransemen Amir Hakim Junior pada Perlombaan Bandung Choral Festival Varino, Ning Lidya; Hadiyatno, Hadiyatno; Septiyan, Dadang Dwi
MATRA: Jurnal Seni Musik Tari Teater & Rupa Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Pendidikan Seni Pertunjukan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/m.v3i2.20896

Abstract

Aransemen lagu Bendrong Lesung karya Amir Hakim Junior pada perlombaan Bandung Choral Festival menjadi acuan dalam perlombaan, aransemen tersebut terdengar lebih menarik dan variatif. Hal tersebut yang melatarbelakangi peneliti untuk melakukan penelitian dari segi bentuk lagu dan aransemen. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui, mendeskripsikan dan menganalisis bentuk lagu Bendrong Lesung ciptaan Heni Anita Susila Aransemen Amir Hakim Junior. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis isi teks. Lokasi penelitian terletak di Taman Puri Citraland. Teknik pengumpulan data diantaranya yakni: observasi, wawancara, dokumentasi. Proses Analisis data dilakukan dengan pendekatan analisi isi teks kemudian di deskripsikan dalam bentuk analisis yang berupa pernyataan, hasil penelitian menunjukan bahwa lagu Bendrong Lesung terbagi kedalam bentuk tiga bagian A – B – C dan terdapat unsur musik tambahan didalamnya. Aransemen Lagu Bendrong Lesung karya Amir Hakim Junior terbagi dari Introduksi, bagian A, bagian B, bagian C, Interlude dan Coda dengan variasi akor yang keluar dari beberapa aturan dalam susunan akor namun masih terdengar aman.Kata kunci: Bentuk Musik, Aransemen, Lagu Bendrong Lesung
BENTUK PENYAJIAN DAN STRUKTUR GERAK TARI LAGE PANGALASAN DI SANGGAR PAMANAH RASA PANDEGLANG BANTEN Santo, Aris; Permanasari, Alis Triena; Permana, Rian
MATRA: Jurnal Seni Musik Tari Teater & Rupa Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Pendidikan Seni Pertunjukan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/m.v3i2.29167

Abstract

ABSTRACTThe background of this research is the form of presentation and the structure of the movement of the Lage Pangalasan dance. The purpose of this study was to determine the form of presentation and the movement structure of the Lage Pangalasan dance. The method used is a qualitative descriptive method, with the research object being the Pamanah Rasa Pandeglang Studio. Data collection techniques include library study techniques, observation, interviews and documentation. Data analysis techniques using data reduction, data presentation and data inference. Based on the results of the study, the Lage Pangalasan dance originates from traditional dance arts in Pandeglang Regency which has a form of presentation with elements of movement, music, make-up, clothing and property. The dance movements are taken from the activities of melinjo farmers with pure types of movements and meaningful movements, accompaniment using traditional musical instruments such as calung, kendang, goong, bonang, suling, saron dan angklung. . Cosmetology uses a type of corrective makeup. The clothing used is a dance dress depicting melinjo farmers. with kaneron bag properties. The movement structure consists of 39 main movements and 2 transitional movements. One of the main moves  mempruk, meber panangan, calik and transitional motion includes mincit and trisi.Key words: Form of presentation and structure of motion, Lage Pangalasan
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA NOTASI BALOK MENGGUNAKAN MEDIA APLIKASI SIBELIUS 7 DI SMP NEGERI 1 KOTA SERANG Ananda, Rizki; Septiyan, Dadang Dwi; Rizal, Syamsul
MATRA: Jurnal Seni Musik Tari Teater & Rupa Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Pendidikan Seni Pertunjukan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/m.v3i2.20818

Abstract

ABSTRAK“PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA NOTASI BALOK MENGGUNAKAN MEDIA APLIKASI SIBELIUS 7                                                  DI SMP NEGERI 1 KOTA SERANG”Oleh :RIZKI ANANDA2289190046Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca notasi balok siswa dalam pembelajaran seni musik di SMP Negeri 1 Kota Serang dengan menggunakan model pembelajaran berbasis Teknologi multimedia, khususnya dengan memanfaatkan aplikasi Sibelius 7.Penelitian dilakukan karena terdapat kendala dalam mengembangkan dan menerapkan Teknologi Informasi dalam proses pembelajaran di SMP Negeri 1 Kota Serang, terutama dalam pembelajaran seni musik. Terbatasnya sarana dan prasarana yang mendukung, seperti komputer, laptop, dan infokus, serta keterbatasan SDM Guru, menjadi faktor yang mempengaruhi hal tersebut.Melalui penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan model Kemmis dan McTaggart, dilakukan upaya untuk meningkatkan pembelajaran seni musik dengan fokus pada notasi balok. Media aplikasi Sibelius 7 dipilih karena kemampuannya dalam menyediakan simbol-simbol notasi secara visual dan memperdengarkan nilai-nada yang ditampilkan.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca notasi balok pada siswa setelah diterapkan tindakan pembelajaran. Hal ini terlihat dari peningkatan nilai siswa dari pra siklus ke siklus 1, dan dari siklus 1 ke siklus 2. Selain itu, kemampuan membaca notasi balok siswa juga meningkat secara keseluruhan. Pemanfaatan strategi pembelajaran dengan menggunakan media Sibelius 7 pada pembelajaran notasi balok di SMP Negeri 1 Kota Serang memberikan dampak positif dalam peningkatan kemampuan membaca notasi balok. Terjadi peningkatan nilai rata-rata siswa pada setiap siklus, serta jumlah siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) juga meningkat.Dalam kesimpulannya, penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media Sibelius 7 dalam pembelajaran notasi balok efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya memperhatikan pengembangan sarana dan prasarana yang mendukung penggunaan Teknologi Informasi dalam pembelajaran, serta meningkatkan kompetensi SDM Guru dalam penerapan Teknologi Pembelajaran.Kata kunci : Model Pembelajaran, Notasi Balok, Sibelius 7 ABSTRACT“IMPROVING THE ABILITY TO READ SHEET MUSIC USING SIBELIUS 7 APPLICATION MEDIAIN SMP NEGERI 1 KOTA SERANG”By :RIZKI ANANDA2289190046This study aims to improve students' ability to read sheet music in music education at SMP Negeri 1 Kota Serang by using a multimedia-based learning model, specifically by utilizing the Sibelius 7 application. The research was conducted due to constraints in developing and implementing Information Technology in the learning process at SMP Negeri 1 Kota Serang, particularly in music education. The limited facilities and infrastructure, such as computers, laptops, and projectors, as well as the limited number of competent teachers, are factors that affect this situation. Through classroom action research (CAR) using the Kemmis and McTaggart model, efforts were made to enhance music education with a focus on sheet music notation. The Sibelius 7 application media was chosen for its ability to provide visual notation symbols and play the displayed pitches. The research results showed an improvement in students' ability to read sheet music after implementing the learning intervention. This was evident from the increase in students' scores from the pre-cycle to cycle 1, and from cycle 1 to cycle 2. Additionally, students' overall ability to read sheet music also improved. The utilization of the Sibelius 7 media in teaching sheet music notation at SMP Negeri 1 Kota Serang had a positive impact on improving students' ability to read sheet music. There was an increase in the average scores of students in each cycle, as well as the number of students who achieved the Minimum Mastery Criteria (KKM). In conclusion, this research demonstrates that the use of the Sibelius 7 media in teaching sheet music notation is effective in enhancing students' abilities. The implications of this study highlight the need to pay attention to the development of facilities and infrastructure that support the use of Information Technology in education, as well as enhancing the competency of teachers in implementing Instructional Technology.Keywords: Learning Model, Sheet Music Notation, Sibelius 7
Peran Sanggar Tari Zundarima Dalam Mengembangkan Tari Tradisional di Kabupaten Tangerang Widyastuti, Sephia Dwi; Purwinarti, Wiwin; Tiyas, Wahyuning
MATRA: Jurnal Seni Musik Tari Teater & Rupa Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Pendidikan Seni Pertunjukan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/m.v4i1.32873

Abstract

Sanggar Tari Zundarima is developing traditional dance in Tangerang Regency and this research’s objective is to dig into the role of Sanggar Tari Zundarima in developing the traditional dance. This research is conducted using the qualitative method which uses descriptive approach and data collection method through obsercation, interviews, and documentation including analysis conducted by data reduction, data presentation and data verification. Based on the research, the role of the Sanggar Tari Zundarima to develop traditional dance involves dancer and the Tangerang Regency Department of Culture. Some of the traditional dance developed for the Tangerang Regency which is acknowledged by the DISPORABUDPAR is the Bentang Gemilang dance and the Babad Tangerang dance. Other dances such as the Kinking Banten dance, Hayam Wareng dance and others are still ongoing registration process. The strategy used involves economic strategy which consists of management strategy, investment and business which is using proximity approach and promotion while also using training strategy and development strategy.  
Analisis Bentuk dan Unsur Seni Slawatan dalam Tari Aplang di Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah Medilianasari, Renistiara
MATRA: Jurnal Seni Musik Tari Teater & Rupa Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Pendidikan Seni Pertunjukan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/m.v4i1.32515

Abstract

Seni slawatan merupakan kesenian religi yang sangat diminati oleh masyarakat Banjarnegara. Kesenian ini tumbuh dan berkembang dalam lingkungan sosial yang menjadikannya bagian integral dari budaya masyarakat setempat. Daya tarik seni slawatan dalam tari Aplang di Banjarnegara mendorong dilakukan penelitian mengenai bentuk tari dan unsur-unsur seni slawatan dalam tarian tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk tari Aplang dan mengidentifikasi unsur seni slawatan yang terkandung di dalamnya di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan lokasi penelitian di Desa Kutabanjarnegara, Kecamatan Banjarnegara. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan ciri khas bentuk penyajian tari Aplang serta unsur-unsur seni slawatan yang terkandung dalam tari tersebut.