cover
Contact Name
Mustakim Sagita
Contact Email
mustakim_sagita@sagita.or.id
Phone
+6281360046356
Journal Mail Official
sagita_academia@sagita.or.id
Editorial Address
Sagita Akademia Maju Editorial Address : Sagita Building, Second Floor, Padat Karya Street, No. 05 Pidie - Aceh 24183. Email: sagita_academia@sagita.or.id / futureacademia377@gmail.com
Location
Kab. pidie,
Aceh
INDONESIA
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced
ISSN : 3026166X     EISSN : 30257905     DOI : https://doi.org/10.61579/future
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced is an open-access, peer-reviewed journal and is rated according to international publication standards published by Yayasan Sagita Akademia Maju, Indonesia. Future Academia is dedicated to developing studies of academics with multidisciplinary research backed by solid empirical evidence. It is hoped that it will provide a reference and guidance to improve and disseminate scientific knowledge and academic potential. Future Academia is expected to have a positive impact on individuals and society.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 253 Documents
Hubungan Daya Tilik dan Self Stigma Terhadap Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Skizofrenia : A Cross-Sectional Study Nurul Amna; Ellyza Fazlylawati; Khaira Rizki; Abqariah
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 1 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i1.435

Abstract

Non-compliance with taking medication in schizophrenia patients can have various negative impacts, both for the patient and the surrounding environment. To reduce this negative impact, it is very important to pay attention to medication compliance in patients with schizophrenia and know the things that cause this compliance. The aim of this study was to determine the relationship between insight factors and self-stigma on medication adherence in schizophrenia patients in outpatient clinics at mental hospitals in Indonesia. This research uses a quantitative design with a cross sectional study approach. The number of samples was 195 respondents using the systematic random sampling method. Data collection uses 4 instruments consisting of 4, namely Demographic Data, BCIS, ISMI-10, MMAS. Bivariate analysis in this study used the Man-Whitney test and Chi-Square test, and multivariate analysis used logistic regression in backward Wald modeling. The results of the multivariate research found self-review (p=0.000, OR=5.747), and self-stigma (p=0.000, OR= 4.814). The factor that has the most influence on adherence to taking medication in schizophrenia patients is self-awareness with an OR value of 5.747, which means that patients with high self-awareness are 5.747 times more likely to comply with taking medication. It is hoped that nurses will focus more on improving their abilities and skills in providing care to schizophrenic patients with one of the main focuses of care being increasing insight into patients.
Efektivitas Program PIK REMAJA BKKBN dalam Pencegahan Stunting di Jawa Timur Shinta Rahmawati
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 1 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i1.436

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran Pusat Pengelolaan Stunting di Jawa Timur dan Dokumentasi (PIK R BKKBN) dalam pencegahan stunting di Jawa Timur publik dan mendukung keterbukaan serta transparansi sistem Stunting di Jawa Timur pemerintahan. Studi ini mengeksplorasi mekanisme yang digunakan PIK R BKKBN dalam menyediakan Stunting di Jawa Timur, seperti website, portal Stunting di Jawa Timur, dan layanan Stunting di Jawa Timur publik langsung, menangani permintaan Stunting di Jawa Timur, termasuk waktu respons dan mekanisme penyampaian Stunting di Jawa Timur, dan mengatasi hambatan, seperti keterbatasan literasi digital dan birokrasi yang rumit. Hasil penelitian menunjukkan kontribusi PIK R BKKBN dalam pencegahan transparansi keuangan negara, terukur dari peningkatan jumlah kunjungan website dan peningkatan kepuasan publik terhadap akses Stunting di Jawa Timur, dan partisipasi publik, terlihat dari peningkatan jumlah permintaan Stunting di Jawa Timur dan partisipasi dalam diskusi publik terkait kebijakan keuangan, sekaligus mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan untuk optimalisasi kinerja PIK R BKKBN dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik, seperti peningkatan kualitas Stunting di Jawa Timur yang disediakan dan penyederhanaan prosedur permintaan Stunting di Jawa Timur.
Efektivitas Penyuluh Kesehatan Gigi Dengan Metode Storytelling dan Ceramah Terhadap Pengetahuan Kesehatan Gigi Pada Siswa SDN. 101921 Beringin Fadhilah, Nurul
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 1 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i1.440

Abstract

Hasil studi pendahuluan, dari hasil pemeriksaan pada siswa kelas V diketahui bahwa, 7 orang murid didapati memiliki kesehatan gigi dan mulut dengan kategori kurang baik, dan hanya 3 orang murid yang memiliki kesehatan gigi dan mulut yang baik, dengan nilai rata-rata OHI-S yaitu 2,3 (sedang), sedangkan nilai rata-rata karies yaitu 1,8 ( sedang ). Kondisi ini juah dari target nasional untuk OHI-S yaitu ≤1,2 dan target nasional pada karies yaitu ≤ 1. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penyuluhan dengan metode storytelling dan metode ceramah terhadap pengetahuan kesehatan gigi siswa SDN 101921 Beringin sebelum dan setelah pelaksanaan penyuluhan. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara total populasi, yaitu seluruh populasi yang menjadi sampel dalam penelitian berjumlah 62 responden. Dimana 31 murid diberikan penyuluhan dengan metode storytelling dan 31 orang murid diberikan penyuluhan dengan metode ceramah. Hasil penelitian pengetahuan kesehatan gigi sebelum penyuluhan pada kelompok metode ceramah memiliki pengetahuan kurang baik sebanyak 24 responden atau 77% dan pengetahuan sesudah pada kelompok tersebut memiliki pengetahuan baik yaitu sebanyak 26 responden atau 84%, sedangkan hasil pengukuran pengetahuan sebelum pada kelompok storytelling memiliki pengetahuan kurang baik sebesar 23 responden atau 74% dan pengetahuan sesudah penyuluhan memiliki pengetahuan baik yaitu sebanyak 28 responden atau 90%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode storytelling lebih efektif dibandingkan dengan metode ceramah dalam meningkatkan kesehatan gigi dan mulut siswa di SDN 101921 Beringin. Dimana hasil Uji T pada variable metode ceramah diperoleh nilai p-value 0,918 pada variabel storytelling diperoleh nilai p-value 0,000. Peningkatan pengetahuan, perilaku, dan kesehatan gigi siswa lebih signifikan pada kelompok yang menerima penyuluhan melalui story telling. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa metode storytelling efektif dibandingkan metode ceramah dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan gigi siswa di SDN 101921 Beringin.
Pornografi Melalui Internet Dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (Studi Putusan Pengadilan Negeri Wates Nomor 23/Pid.B/2022/PN.Wat) Anggriawan, Rianedo; Muhlizar, Muhlizar; Nasution, Dian Mandayani Ananda; Sahbudi
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 1 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i1.441

Abstract

Salah satu dampak negatif dari kemajuan teknologi adalah penyebaran informasi bermuatan pornografi yang menjadi perhatian serius dari semua pihak, baik pemerintah, aparat penegak hukum, akademisi, maupun masyarakat pada umumnya. Pornografi merupakan pelanggaran paling banyak terjadi di dunia maya dengan menampilkan foto, cerita, video dan gambar bergerak. Sebagai contoh Kasus yang menjerat seorang youtuber wanita asal sidoarjo yang diputus melakukan tindak pidana pornografi dalam Putusan Pengadilan Negeri Wates Nomor 23/Pid.B/2022/PN.Wat. Pengaturan tentang tindak pidana pornografi dalam ketentuan UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan UU No. 44 Tahun 2008 tentang pornografimemiliki pengaturan hukum yang kompleks di Indonesia, namun untuk cyber pornography belum memiliki peraturan yang komprehensif. Jenis tindak pidana pornografi melalui media elektronik yang diatur dalam Pasal 27 ayat (1) UU ITE merupakan delik formil karena dalam pasal tersebut hanya menguraikan tentang perbuatan yang dilarang seperti setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan melanggar kesusilaan. Sedangkan unsur akibat dari perbuatan yang dilarang tersebut tidak diuraikan dalam pasal tersebut karena akibat dari tindak pidana cyberporn bersifat delik persona artinya akibat yang ditimbulkan tidak bisa diukur secara objektif. Selain itu Pasal 27 ayat (1) UU ITE bertujuan untuk melindungi hak-hak individu atau menyangkut hak privasi seseorang, oleh karena itu pasal tersebut diatur sebagai delik formil bukan delik materil. Sedangkan pelarangan penyebarluasan muatan pornografi, termasuk melalui di internet dalam UU Pornografi diatur dalam Pasal 4 ayat (1). Pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan pidana dalam perkara putusan Nomor: 23/Pid.B/2022/PN.Wat telah memperhatikan fakt-fakta yuridis dan non yuridis. Dalam memilih dakwaan, hakim juga mempertimbangan dakwaan mana yang dianggap paling sesuai yakni dakwaan kesatu yaitu melanggar ketntuan pasal 29 jo Pasal 4 ayat (1) UU No. 44 Tahun 2008 tentang Pornografi jo Pasal 64 ayat (1) KUHP. Penerapan hukum hakim dalam putusn PN Wates Nomor: 23/Pid.B/2022/PN.Wat adalah telah sesuai dengan ketentun peraturan perundang-undangan.
Hubungan Pengetahuan dan Perilaku Terhadap Pencegahan Penyakit Malaria Pada Masyarakat di Gampong Padang Kecamatan Simpang Tiga Kabupaten Pidie Tahun 2024 Wahidanur; Maulida, Dara; Nadia Sari
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 1 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i1.442

Abstract

Permasalahan  malaria  yang  terus  berkembangdi  Indonesia  terkait  dengan  masih lemahnya upaya penurunan angka kejadian malaria seperti keberadan breeding place (tempat berkembang biak) nyamuk anopheles yang menyebar dan lokasi yang sulit untuk di jangkau, kondisi  lingkungan  rumah  yang  tidak  memenuhi syarat  kesehatan  (ventilasi,  atap  plafon, dinding rumah yang belum memadai), perilaku masyarakat melakukan aktivitas keluar rumah pada  malam, kurangnya  kesadaran Masyarakat tentang pencegahan malaria ini diakibatkan oleh kurangnya pengetahuan tentang malaria. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan dan perilaku terhadap pencegahan penyakit malaria pada masyarakat di Gampong Padang Kecamatan Simpang Tiga Kabupaten Pidie. Jenis penelitian ini analitik dengan desain penelitian study cross sectional. Pengumpulan data dengan kuesioner dengan jumlah sampel 64 orang menggunakan teknik Accidental Sampling. Hasil analisa uji statistik Chi-Square pada derajat kepercayaan 95% (α=0,05) diperoleh nilai p-value = 0,001<0.05 Ho ditolak maka ada hubungan pengetahuan terhadap pencegahan penyakit malaria pada masyarakat di Gampong Padang Kecamatan Simpang Tiga dan hasil uji statistik Chi-Square pada derajat kepercayaan 95% (α=0,05) diperoleh nilai p-value = 0,000<0.05 Ho ditolak maka ada hubungan perilaku terhadap pencegahan penyakit malaria pada masyarakat di Gampong Padang Kecamatan Simpang Tiga. Kesimpulan penelitian ini adanya hubungan antara pengetahuan dan perilaku terhadap pencegahan penyakit malaria pada masyarakat di Gampong Padang Kecamatan Simpang Tiga Kabupaten Pidie.
Motivasi dan Kepemimpinan Dalam Pelaksanaan Proses Keperawatan Masri; Nurul Atikah; Mukhlis; Abqariah
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 1 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i1.455

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dalam pelaksanaan proses keperawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Pidie. Jenis penelitian ini merupakan penelitian yang besifat kuantitatif dengan design cross-sectional study. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan faktor motivasi (α = 0,545) dan faktor kepemimpinan (α = 0,626). Simpulan, motivasi dan kepemimpinan yang didapatkan oleh perawat secara simultan memiliki pengaruh dalam pelaksanaan proses asuhan keperawatan.
Implementasi Manajemen Risiko Keperawatan untuk Meningkatkan Keselamatan Pasien di Puskesmas Kabupaten Aceh Utara Harkensia, Linur Steffi; Setia Budi; Atikah, Nurul; Maulani, Ulfa
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 2 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i2.456

Abstract

Patient safety is closely related to the quality of health services provided. Patient safety and security is still the main focus of attention in health services because the risks associated with providing these services cannot be completely eliminated and the impact they cause is very large. The aim of the research is to analyze the implementation of nursing risk management to improve patient safety at the Sawang Community Health Center. The independent variable in this research is nursing risk management, the dependent variable in this research is patient safety. This research uses a quantitative type of research. The research design used is a cross sectional approach. The population in this study was 41 nurses at the Sawang community health center. Meanwhile, the total sample used was 41 nurses. Based on the results of the chi square test, results were obtained with p value=0.000 that ρ value<α means there is a relationship between nursing risk management and patient safety. It is hoped that the innovations that have been created together, such as monitoring instruments for implementing risk management and online flyers, can be carried out on an ongoing basis to improve patient safety.
ANALISIS HUKUM PEMBOCORAN RAHASIA DAGANG (Studi Kasus Pembocoran Rahasia Racikan Kopi CV Bintang Harapan) Indriani, Lihoa; Tanti, Ilus Tri; Handoyo, Majhero Dhoni; Puspasari, Emma Yunika
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 2 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i2.276

Abstract

Rahasia dagang merupakan salah satu aset penting dalam dunia bisnis yang memberikan keunggulan kompetitif bagi perusahaan. Penelitian ini membahas mengenai perlindungan hukum terhadap rahasia dagang dengan studi kasus pada pembocoran rahasia dagang racikan kopi oleh mantan karyawan CV Bintang Harapan di Indonesia. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif, dimana peneliti meneliti perkara mengenai hukum dengan cara meneliti bahan pustaka. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif analitis, dan metode pengumpulan data telaah pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suatu rahasia dagang akan dilindungi selama informasi tersebut memiliki nilai ekonomi, dijaga akan kerahasiaannya, dan belum diketahui umum. Dalam kasus ini, pelanggaran oleh CV Tiga Berlian berupa penggunaan formula racikan kopi dan jaringan distribusi CV Bintang Harapan tanpa izin telah merugikan pihak korban secara finansial dan reputasi. Penegakan hukum melalui mekanisme litigasi berhasil membawa kasus ini ke tingkat kasasi, di mana pelaku dijatuhi hukuman satu tahun penjara.
Tingkat Kepuasan Masyarakat Terhadap Pelayanan Publik di Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur Melalui Survei Kepuasan Masyarakat Larasati, Ajeng Dwi; Pertiwi, Vidya Imanuari
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 2 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i2.397

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik yang diberikan oleh Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur melalui Survei Kepuasan Masyarakat (SKM). Hasil survei menunjukkan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 86,14, yang masuk kategori "Baik." Kekuatan utama terdapat pada indikator sarana dan prasarana (3,93) serta perilaku pelaksana (3,73), sementara kelemahan ditemukan pada sistem dan prosedur (3,2) serta persyaratan administratif (3,23). Pendekatan kuantitatif digunakan untuk menganalisis data SKM dan mengidentifikasi area perbaikan. Penelitian ini tidak bermaksud menjustifikasi keberhasilan implementasi, tetapi untuk memberikan gambaran obyektif terkait kekuatan dan kelemahan pelayanan. Rekomendasi mencakup penyederhanaan prosedur, optimalisasi teknologi digital, peningkatan kompetensi pelaksana, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam survei untuk hasil yang lebih representatif. Adapun ini dilakukan berkelanjutan berbasis data diperlukan guna menciptakan pelayanan publik yang responsif, transparan, dan akuntabel.
Peran Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Sebagai Pendorong Dalam Mewujudkan Pembangunan Desa Gemekan Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto Khadikah, Nabila Nur; Muljanto, Muhammad Agus
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 2 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i2.406

Abstract

Pembangunan desa merupakan proses perubahan sosial yang berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang melibatkan partisipasi masyarakat. Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) berperan strategis dalam menjembatani masyarakat dan pemerintah desa, sesuai dengan mandat Undang-Undang Desa Nomor 6 Tahun 2014. LPM bertugas merencanakan pembangunan berbasis musyawarah, meningkatkan partisipasi masyarakat, dan mengelola potensi desa secara berkelanjutan.Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peran LPM dalam mendukung pembangunan di Desa Gemekan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Hasil penelitian menunjukkan bahwa LPM memiliki peran strategis dalam pembangunan desa sebagai penghubung antara masyarakat dan pemerintah desa. Di Desa Gemekan, LPM menunjukkan keterlibatan aktif dalam tahap perencanaan pembangunan, terutama melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dan penyusunan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes). Sebagai bagian dari Tim 11, LPM mendukung proses perencanaan yang partisipatif dan transparan. Namun, peran LPM dalam pelaksanaan dan pengawasan pembangunan masih minim dan cenderung reaktif. Hal ini disebabkan oleh sifat kerja LPM yang bersifat sukarela, di mana pengurusnya memiliki keterbatasan waktu karena pekerjaan di luar desa. Secara kelembagaan, LPM dinilai cukup optimal dalam mendukung perencanaan, tetapi kurang efektif dalam menggerakkan partisipasi masyarakat dan memastikan pengawasan pembangunan.