cover
Contact Name
Benny Abraham Bungasalu
Contact Email
bennybungasalu@gmail.com
Phone
+6281385821269
Journal Mail Official
bennybungasalu@gmail.com
Editorial Address
Gedung Fisika, FMIPA Universitas Cenderawasih Kampung UNCEN Atas, Jl. Kamp. Wolker. Waena. Jayapura. 993322
Location
Kota jayapura,
P a p u a
INDONESIA
EBAMUKAI; JURNAL PENGABDIAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI
ISSN : -     EISSN : 30308933     DOI : 10.31957
EBAMUKAI adalah adalah nama jurnal berkala ilmiah yang terbit 2 kali setahun (bulan Mei dan bulan November) yang memuat naskah atau artikel ilmiah hasil penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi. JURNAL EBAMUKAI diterbitkan oleh Universitas Cenderawasih dibawah pengelolaan Jurusan Fisika FMIPA Universitas Cenderawasih. Redaksi menerima naskah dengan ketentuan penulisan sesuai dengan template yang telah disediakan. Naskah yang masuk ke Redaksi JURNAL EBAMUKAI akan diseleksi oleh Dewan Penyunting. Naskah yang disetujui untuk diterbitkan secara online.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 37 Documents
PEMBELAJARAN FISIKA MELALUI EKSPERIMEN SEDERHANA PADA MATERI INERSIA UNTUK ANAK-ANAK DI SENTANI Flinn Radjabaycolle; Papilaya, Eva; Martina Bunga; Tatang Sutarman; Khaeriah Dahlan; Benny Abraham Bungasalu; Sikaren Salak
EBAMUKAI PAPUA JURNAL PENGABDIAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/ejpipt.v2i2.220

Abstract

oleh anak-anak. Untuk meningkatkan minat dan pemahaman mereka, pengenalan konsep dasar fisika sejak dini sangat diperlukan, salah satunya melalui eksperimen sederhana. Kegiatan ini bertujuan mengenalkan konsep inersia kepada anak-anak sekolah dasar di Perumahan BTN Puskopad, Sentani, Kabupaten Jayapura, dengan menggunakan eksperimen tumpukan koin. Eksperimen ini efektif untuk menggambarkan prinsip dasar inersia, yaitu kecenderungan benda untuk tetap dalam keadaan diam atau bergerak, kecuali ada gaya luar yang mengubahnya. Keunggulan eksperimen ini terletak pada kesederhanaannya yang memungkinkan anak-anak untuk mengamati dan memahami fenomena fisika secara langsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa anak-anak sangat antusias dan mampu memahami konsep inersia setelah mengikuti eksperimen yang dilengkapi dengan penjelasan sederhana dan pengulangan aktif. Anak-anak terlibat secara langsung dalam eksperimen, dan pengulangan yang dilakukan membantu memperkuat pemahaman mereka terhadap konsep yang diajarkan. Meskipun terdapat keterbatasan fasilitas, kegiatan ini terbukti efektif, menunjukkan bahwa eksperimen praktis dengan sumber daya minimal dapat meningkatkan pemahaman ilmiah anak-anak. Ke depan, disarankan agar lebih banyak waktu dialokasikan untuk sesi diskusi, sehingga anak-anak dapat merefleksikan konsep yang dipelajari dan mengajukan pertanyaan, yang akan semakin memperdalam pemahaman mereka.
PENGUATAN PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM MELALUI APLIKASI WOLFRAM ALPHA DI SMA NEGERI 2 SKANTO, KABUPATEN KEEROM Nelly Lunga; Steven Y.Y. Mantiri; Rymaluana Amelia Resa; Novalita Kaimu4
EBAMUKAI PAPUA JURNAL PENGABDIAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/ejpipt.v2i2.221

Abstract

Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap efisiensi, efektivitas, dan kemajuan pada pembelajaran di sekolah menengah atas. Kehadiran aplikasi WOLFRAM ALPHA merupakan salah satu kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dapat mengubah pembelajaran yang bersifat monoton klasik menjadi modern dan menyenangkan. Pengabdian tentang penguatan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam melalui aplikasi Wolfram Alpha dilakukan di SMA Negeri 2 Skanto, Kabupaten Keerom. SMA Negeri 2 Skanto, Kabupaten Keerom menerapkan kurikulum Merdeka Belajar, di mana pembelajaran Ilmu pengetahuan Alam yang meliputi Fisika, Kimia, Biologi dan Matematika masih bersifat klasik dan terkesan monoton sehingga para siswa cenderung kurang tertarik untuk mempelajari dan mendalaminya. Kegiatan pengabdian ini memberikan dampak positif di mana metode dengan memanfaatkan teknologi aplikasi kecerdasan buatan Artificial Intelegence (AI) yaitu aplikasi WOLFRAM ALPHA para siswa menjadi lebih aktif, lebih fokus, dan lebih tertarik untuk belajar dan menyelesaikan berbagai soal khususnya soal-soal matematika dan IPA. Metode pengabdian yang digunakan adalah ceramah dan praktik. Ceramah dalam kelas berupa presentasi materi tentang aplikasi WOLFRAM ALPHA. Praktik dalam kelas berupa kegiatan penggunaan aplikasi WOLFRAM ALPHA yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal-soal. Kegiatan ini berjalan dengan sangat baik di mana hal ini terlihat dari besarnya antusias dari para siswa yang mengikuti kegiatan hingga selesai.
PELATIHAN PENJERNIHAN MINYAK JELANTAH MENGGUNAKAN LIMBAH PISANG KEPOK DAN ARANG AKTIF BAGI KELOMPOK IBU- IBU DI KELURAHAN YABANSAI KOTA JAYAPURA Ilham Salim; Supeno; Celine J. Patilangi; Erni Ansarullah
EBAMUKAI PAPUA JURNAL PENGABDIAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/ejpipt.v2i2.222

Abstract

Minyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang digunakan untuk kegiatan masak memasak dan sering dipakai ada banyak sekelompok masyarakat yang menggunakannya dua hingga tiga kali bahkan lebih hingga kelihatan dari segi warnanya menjadi agak hitam bahkan hitam. Masyarakat cenderung memakai kembali minyak jelantah untuk menggoreng demi penghematan tanpa mempertimbangkan bahaya bagi kesehatan. Demikian pula pada kelompok ibu-ibu di Kampung Buton Kelurahan Yabansai masih menggunakan minyak jelantah untuk tujuan penggorengan makanan. Hal ini merupakan kebiasaan yang kurang baik karena minyak jelantah dapat berefek pada kesehatan pada tubuh manusia yang mengonsumsi makanan hasil penggorengan dengan minyak jelantah. Dengan melihat permasalahan di atas maka perlu upaya penanganan minyak jelantah agar bisa sehat atau jernih kembali dan tidak perlu dibuang sebagai limbah dengan memanfaatkan kulit pisang kepok dan diperluas dengan treatment dengan arang aktif sehingga hasil penjernihan dapat maksimal. Beberapa hasil penelitian, kulit pisang kepok dapat digunakan sebagai adsorben atau penjernih minyak jelantah telah banyak dilakukan, demikian pula arang aktif telah banyak dilakukan sebagai adsorben. Hasil kegiatan pengabdian ini diperoleh minyak jelantah yang sebelumnya sangat pekat berwarna hitam setelah dilakukan perlakuan dengan arang pisang kapok dan arang aktif maka diperoleh minyak jelantah menjadi minyak yang jernih dan layak digunakan lagi.
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG DETEKSI DINI DAN PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA Fitriani; Titi Iswanti Afelya; Diyah Astuti Nurfa’izah
EBAMUKAI PAPUA JURNAL PENGABDIAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/ejpipt.v2i2.229

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah yang dialami oleh remaja. Kejadian anemia dialami sekitar 60% anak dimana ditemukan tertinggi pada Asia Tenggara yaitu pada anak sekolah. Berbagai dampak yang dapat ditimbulkan oleh anemia yang dialami remaja yaitu konsentrasi belajar yang menurun , pertumbuhan terganggu, menurunkan kondisi fisik dan daya tahan tubuh yang turun serta produktivitas kerja. Penanggulangan kejadian anemia dapat dilakukan dengan pemenuhan gizi yang seimbang serta pemberian tablet tambah darah (TTD). Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan peserta tentang anemia sehingga mampu untuk melakukan deteksi dini serta pencegahan terhadap anemia. Hasil kegiatan menunjukkan pengetahuan peserta meningkat tentang deteksi dini dan pencegahan anemia pada remaja. Dari hasil diperoleh bahwa pengetahuan peserta tentang anemia pada remaja sebelum dilakukan edukasi sebanyak 72 peserta berpengetahuan baik dan 28 peserta berpengetahuan kurang. Dan setelah dilakukan edukasi, seluruh peserta telah memiliki pengetahuan yang baik tentang anemia pada remaja. Kesimpulan kegiatan pengabdian kepada masyarakat menunjukkan pengetahuan peserta yang meningkat tentang anemia pada remaja setelah pemberian edukasi.
SOSIALISASI HUKUM PARIWISATA PADA DESTINASI PARIWISATA DI PANTAI HAMADI JAYAPURA PAPUA Basir Rohrohmana; Fadly Yizhar; Alfani Laura Harikedua; Deppa Ringgi’; Novana Kareth; Suarni; Muh. Anugrah Kurniawan; Vivilia Agnata Mudi; Heryanto; Sri Nur Damayana
EBAMUKAI PAPUA JURNAL PENGABDIAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/ejpipt.v2i2.230

Abstract

Wisata adalah kegiatan perjalanan yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang dengan mengunjungi tempat tertentu untuk tujuan rekreasi, pengembangan pribadi, atau mempelajari keunikan daya tarik wisata yang dikunjungi dalam jangka waktu sementara objek wisata merupakan tempat yang menjadi pusat daya tarik dan dapat memberikan kepuasan khususnya pengunjung. Kawasan wisata Pantai Hamadi telah ditetapkan dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Jayapura No. 1 Tahun 2014 sebagai salah satu area potensial untuk pengembangan pariwisata. Destinasi Pantai Hamadi di Jayapura, Papua, memiliki potensi besar sebagai tujuan wisata yang menjanjikan, namun perlu pemahaman hukum yang lebih baik untuk pengembangan yang berkelanjutan. Sehingga pengabdian ini di lakukan bagi pelaku pariwisata di Pantai Hamadi untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat serta para pemangku kepentingan tentang hukum-hukum yang mengatur industri pariwisata. Akses dan informasi mengenai peraturan baru tentang cara mendapatkan NIB (Nomor induk berusaha yang dapat diakses secara pribadi melalui OSS (Online single sumbmition) belum banyak diketahui oleh pelaku usaha pantai dan UMKM yang ada di sekitar pantai Hamadi.
STRATEGI PEMBELAJARAN PECAHAN BAGI GURU SDN ENTROP JAYAPURA Westy B. Kawuwung; Ishak S. Beno
EBAMUKAI PAPUA JURNAL PENGABDIAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/ejpipt.v2i2.231

Abstract

Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat ini bertujuan untuk membantu guru-guru SD Negeri Entrop Jayapura dalam mengatasi masalah pembelajaran matematika materi pecahan. Adapun masalah yang sering dihadapi guru adalah kurangnya pemahaman guru tentang konsep pecahan dan operasinya serta kurangnya kemampuan guru dalam menentukan alat peraga yang tepat yang dapat dibuat oleh guru dan siswa yang dapat membantu siswa memahami konsep pecahan. Solusi yang ditawarkan berupa pemaparan materi untuk meningkatkan pemahaman guru tentang konsep pecahan dan diskusi terbimbing untuk mengamati lingkungan sekitar sekolah maupun kegiatan sehari-hari siswa di rumah yang dapat digunakan sebagai ilustrasi untuk membantu siswa memahami pecahan. Selain itu ditawarkan alternatif pembuatan alat peraga yang mudah dibuat oleh guru dan siswa dari bahan yang mudah diperoleh. Juga dipaparkan contoh-contoh alat peraga alternatif yang telah dibuat oleh guru-guru dan dipublikasikan secara online di media sosial youtube. Perangkat evaluasi yang digunakan adalah pretest dan post test. Hasil yang diperoleh terjadi peningkatan pemahaman guru tentang konsep pecahan dan operasinya sebesar 29,7%.
PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT MELALUI EDUKASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK BIJAK DAN RASIONAL PADA MASYARAKAT DOBONSOLO KABUPATEN JAYAPURA Rusnaeni; Elsye Gunawan; Krisna Dewi; Nur Fadilah Bakri
EBAMUKAI PAPUA JURNAL PENGABDIAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/ejpipt.v2i2.233

Abstract

Penggunaan antibiotik yang tidak tepat terjadi karena minimalnya informasi dari tenaga kesehatan. Permasalahan tersebut dapat mendorong terjadinya resistensi bakteri terhadap antibiotik pada manusia. Kesadaran dan pengetahuan masyarakat di kelurahan Dobonsolo mengenai penggunaan antibiotik yang rasional masih kurang. Pemberdayaan masyarakat terutama terhadap kader kesehatan perlu dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan tentang penggunaan antibiotik. Metode edukasi yang dilaksanakan yaitu dengan metode modul, ceramah dan diskusi. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang dibagikan kepada responden sebelum dan sesudah edukasi untuk mengevaluasi tingkat pengetahuan peserta. Kuesioner berisi pertanyaan tertutup terkait pengetahuan penggunaan antibiotik. Berdasarkan karakteristik peserta, sebagian besar peserta adalah usia dewasa awal (83,87%). Pendidikan responden sebagian besar adalah tamat SMA (38,71%) dan berprofesi sebagai ibu rumah tangga (90,32%). Hasil menunjukkan bahwa rata-rata nilai pengetahuan kader meningkat 0,97 poin setelah dilakukan edukasi. Persentase peningkatan nilai pengetahuan kader sebesar 13,8% dari rata-rata nilai pengetahuan awal. Edukasi berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengetahuan. Kegiatan edukasi dengan metode modul, ceramah dan diskusi mampu meningkatkan pengetahuan dari kader kesehatan. Oleh karena itu perlu dilakukan pemberdayaan masyarakat terutama kader kesehatan secara berkelanjutan sebagai salah satu langkah kongkrit untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan penyuluhan.

Page 4 of 4 | Total Record : 37