cover
Contact Name
Hendri Rasminto
Contact Email
jinu@kampusakademik.co.id
Phone
+6289669609417
Journal Mail Official
office@kampusakademik.co.id
Editorial Address
Jl.Pedurungan Kidul IV rt.03/01 No.62 Kel. Pedurungan Kidul/ Kec.Pedurungan Semarang 50192 , Semarang, Provinsi Jawa Tengah, 50192
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Nusantara
ISSN : 30479673     EISSN : 30477603     DOI : https://doi.org/10.61722/jinu.v1i4.1570
JURNAL ILMIAH NUSANTARA (JINU), adalah jurnal yang ditujukan untuk publikasi artikel ilmiah yang diterbitkan oleh Kampus Akademik Publising .Jurnal Ilmiah Nusantara ( JINU) merupakan platform publikasi jurnal Karya suatu hasil penelitian orisinil atau tinjauan Pustaka yang ditulis oleh dosen atau mahasiswa. Ruang lingkup karya yang diterbitkan mencakup Multidisiplin diantaranya yaitu: Manajemen, Ekonomi, Ekonomi Syariah, Akuntansi, Kewirausahaan, Bisnis, Ilmu Sosial Humaniora, Sastra, Bahasa, Pertanian, Kesehatan, Psikologi, Peternakan, perikanan, Politik, Pendidikan, Ilmu Teknik, Sistem Informasi, Teknik Elektro dan Informatika, Desain Komunikasi Visual, Hukum.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,054 Documents
Kasus Keracunan Makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Siswa: Tinjauan Nilai Kemanusiaan Sila Kedua Pancasila dalam Perspektif Keamanan Pangan dan Tanggung Jawab Negara Alvito Leader Fannaan Karkasa; Ailsa Ayu Amanda Widuri; Natashya Naufa Azzahra; Maudy Novita Anggraeni; Zulia Romadoniyah; Khusnul Khotimah
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Maret 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i2.9336

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan strategis Indonesia untuk meningkatkan status gizi anak sekolah dan mengatasi masalah gizi nasional, yang pada tahun 2023 mencatat prevalensi stunting 21,6% dan wasting 7,1%. Namun, implementasinya menghadapi risiko keracunan makanan yang berdampak pada kesehatan siswa, dinamika masyarakat, dan kualitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kasus keracunan, mengkaji faktor penyebab dari sisi keamanan pangan, serta mengevaluasi implikasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif berbasis studi kasus dengan studi pustaka, mencakup laporan kasus publik, jurnal ilmiah, dan dokumen regulasi seperti UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan dan Perpres Nomor 83 Tahun 2024 tentang Badan Gizi Nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus keracunan menyebabkan gangguan kesehatan dan mengganggu proses pembelajaran. Faktor utama penyebabnya adalah kurangnya pengawasan, tidak memenuhi standar sanitasi, dan terbatasnya kapasitas pengawas. Sebagaimana ditegaskan Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto pada 15 Januari 2026, kasus keracunan yang kembali terjadi (seperti 803 korban di Grobogan, 433 di Mojokerto, dan kasus di Pekalongan) menunjukkan pengawasan yang belum optimal. Secara filosofis, insiden ini bertentangan dengan esensi Sila Kedua Pancasila (Kemanusiaan yang Adil dan Beradab), yang menekankan perlindungan terhadap martabat dan hak-hak setiap individu, terutama anak-anak. Keracunan makanan dalam program MBG melanggar hak anak atas kesehatan dan kesejahteraan, serta tidak sesuai dengan nilai kemanusiaan yang mengutamakan kebaikan, keadilan, dan penghormatan terhadap kehidupan. Untuk pencegahan, diperlukan supervisi komprehensif melalui sertifikasi SLHS dan HACCP, pelatihan berkala, serta kolaborasi lintas lembaga sebagai wujud nyata implementasi nilai-nilai Pancasila, khususnya Sila Kedua.
Pengabdian Masyarakat sebagai Wujud Tanggung Jawab Sekolah Dasar Kibtiah, Rabi; Najmi, Nor Naila; Azizah, Nayla; Ramadhani, Siti Noordiana; Febriyanti, Adinda; Rahmah, Aulia; Suhaimi Suhaimi
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Maret 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i2.9345

Abstract

Sekolah dasar bertanggung jawab secara strategis untuk mengembangkan karakter dan kompetensi dasar siswa. Sekolah, bagaimanapun, memiliki peran yang lebih besar daripada hanya mengajar siswa, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat sekitarnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari konsep, bentuk, dampak, dan tantangan dalam penerapan tanggung jawab sosial di sekolah dasar melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Dalam penelitian ini, pendekatan kualitatif digunakan dengan metode studi kepustakaan. Sumber data diperoleh dari 12 referensi dalam lima tahun terakhir yang terdiri atas jurnal ilmiah dan artikel penelitian, termasuk 2 artikel dari Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni (JPDSK) serta 10 artikel jurnal ilmiah terbitan lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa program literasi masyarakat, bakti sosial, penyuluhan pendidikan, pelibatan orang tua, kerja sama dengan pemerintah lokal, dan kegiatan berbasis lingkungan adalah cara-cara di mana tanggung jawab sosial sekolah dasar diwujudkan. Program ini membentuk karakter sosial peserta didik dan meningkatkan hubungan antara sekolah dan masyarakat. Manajemen program dan sumber daya yang terbatas adalah masalah utama. Oleh karena itu, untuk menjamin keberlanjutan kegiatan pengabdian masyarakat, perencanaan yang sistematis dan dukungan kebijakan sekolah diperlukan.
Digital Buddhism: Demokratisasi dan Komodifikasi Spiritualitas di Era Media Digital Wijono, Tonny; Acep, Lauw; Priyono, Edi
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Maret 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i2.9358

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis fenomena Digital Buddhism sebagai transformasi praktik keagamaan Buddhis di era digital dengan fokus pada dinamika demokratisasi dan komodifikasi spiritualitas. Menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka sistematis, penelitian ini mengkaji literatur ilmiah terkait digital religion, media sosial, dan praktik Buddhisme kontemporer yang dipublikasikan dalam periode 2019-2024. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif-kritis dengan sintesis tematik. Hasil penelitian menunjükkan bahwa media digital mendorong demokratisasi spiritualitas melalui akses luas terhadap ajaran Buddha, praktik meditasi, dan komunitas virtual tanpa batasan geografis dan institusional. Namun demikian, fenomena yang sama menghadirkan tantangan komodifikasi spiritualitas, di mana praktik keagamaan dikemas sebagai produk digital komersial yang mereduksi makna spiritual mendalam. Selain itu, arus informasi yang cepat berpotensi menimbulkan distorsi pemahaman ajaran tanpa bimbingan guru yang kompeten. Kesimpulan menekankan perlunya pemanfaatan teknologi digital secara bijaksana sebagai sarana pendukung, bukan pengganti praktik spiritual yang memerlukan pengalaman langsung dan refleksi batin mendalam. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam memperkaya pemahaman tentang interaksi antara agama dan teknologi dalam konteks Buddhisme. Indonesia.
Kesadaran Gender sebagai Regulasi Psikologis: Tinjauan Literatur tentang Perubahan Pola Pikir pada Laki-laki dan Perempuan Danny Khoyana Djulijanto; Lauw Acep; Edi Priyono
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Maret 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i2.9364

Abstract

This study aims to explore the role of gender awareness as a psychological regulatory mechanism underpinning shifts in the mindset of men and women. Amid shifting global social norms, gender awareness is no longer viewed merely as cognitive knowledge, but rather as an active process of self-regulation. Through a systematic literature review of 27 scientific articles from the SINTA, Scopus, and Google Scholar databases, this study analyzes how a deep understanding of the social construction of gender functions as a self-control tool that enables individuals to monitor, evaluate, and adjust their behavior. Findings indicate that gender awareness triggers a shift from a fixed mindset rooted in biological essentialism toward an adaptive growth mindset. In men, this change is reflected in the redefinition of inclusive masculinity (anti-toxic masculinity), while in women, it manifests as increased self-efficacy and agency. This article concludes that strengthening gender awareness is an essential strategic psychological intervention for achieving sustainable gender equality at both the individual and structural levels.
Peran Media Sosial dalam Meningkatkan Interaksi Sekolah dan Masyarakat Nabila Maghfirah; Nor Widia Latifa; Nazrina Safitri Rahmi; Maulida Rahmi; Samaratul Zannah; Armeiza Savira Vairdani; Suhaimi, Suhaimi
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Maret 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i2.9368

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong sekolah menyesuaikan pola komunikasi dengan masyarakat melalui media sosial. Platform ini memungkinkan penyebaran informasi kegiatan, program, dan prestasi murid secara cepat dan transparan, sekaligus membangun citra positif sekolah serta meningkatkan keterlibatan orang tua. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran media sosial dalam meningkatkan interaksi sekolah dengan masyarakat dan pengaruhnya terhadap interaksi sosial murid. Metode yang digunakan adalah studi literatur kualitatif dengan menelaah artikel ilmiah dan dokumentasi unggahan sekolah di platform seperti Instagram dan Facebook. Hasil penelitian menunjukkan media sosial memfasilitasi komunikasi dua arah, mendorong partisipasi masyarakat, dan mendukung pembelajaran interaktif. Namun, penggunaan berlebihan dapat mengurangi keterampilan interaksi tatap muka, menurunkan kemampuan sosial, dan meningkatkan risiko siber. Strategi efektif meliputi kebijakan digital, keterlibatan orang tua, pemanfaatan untuk pembelajaran, serta pemantauan dan evaluasi rutin. Pengelolaan yang tepat menjadikan media sosial sarana komunikasi dan pembelajaran yang efektif serta memperkuat hubungan sekolah-masyarakat.
PERAN ORANG TUA SEBAGAI MITRA STRATEGIS SEKOLAH Amilia Amilia; Norbayati Norbayati; Indah Puspita; Muftia Muftia; Dia Agustina; Mahmudah Mahmudah; Suhaimi Suhaimi
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Maret 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i2.9407

Abstract

Keterlibatan orang tua merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar serta membentuk kemandirian dan karakter siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk partisipasi orang tua dalam meningkatkan kualitas pendidikan kemandirian siswa sekolah dasar, menganalisis faktor pendukung dan penghambatnya, serta merumuskan strategi penguatan kemitraan antara sekolah dan keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi literatur (library research). Sumber data penelitian berupa lima belas artikel jurnal nasional yang diterbitkan pada tahun 2020-2025 yang membahas keterlibatan orang tua, kemandirian siswa, pendidikan karakter, komite sekolah, dan kemitraan sekolah dengan keluarga. Analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis untuk mengidentifikasi tema, pola temuan, serta hubungan antar konsep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi orang tua mencakup pendamping akademik, pemberian motivasi belajar, pembentukan karakter, penguatan kemandirian anak, keterlibatan dalam komite sekolah, serta komunikasi antara sekolah dan keluarga melalui media digital. Faktor pendukung meliputi pola asuh yang demokratis, motivasi belajar yang konsisten, kemitraan sekolah yang terstruktur, serta komunikasi yang efektif. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan sosial ekonomi, rendahnya tingkat pendidikan orang tua, pola asuh yang terlalu protektif, serta keterbatasan literasi digital. Oleh karena itu, penguatan kemitraan sekolah dan orang tua melalui program edukasi parenting, optimalisasi peran komite sekolah, serta pengembangan sistem komunikasi digital yang terstruktur menjadi strategi penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan, membentuk karakter, dan menumbuhkan kemandirian siswa sekolah dasar.
Perancangan Lengan Robot Berbasis Arduino dengan 4 Servo Motor Andira Andira; Awaluddin Harahap; Wandani Putri Siregar; Eka Dodi Suryanto; Dian Putra Saragih
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Maret 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i2.9412

Abstract

The rapid development of robotics technology drives the need for efficient automation systems, particularly in the industrial and educational sectors. One widely developed implementation is the robotic arm that can mimic human movements to manipulate objects with precision. This research aims to design and build a robotic arm prototype based on an Arduino microcontroller with four servo motors as the main actuators. The methods used include stages of information gathering, system requirements analysis, mechanical and electronic design, hardware construction, programming using the Arduino IDE, and system testing. The research results show that a robotic arm system with four degrees of freedom (4 DOF) is capable of performing basic movements such as picking up, lifting, and moving objects quite well. The integration between mechanical systems, electronics, and software works optimally, with the microcontroller able to controlling the movement of the servo in a coordinated manner. The robot can also be operated in manual mode using a joystick or in automatic mode based on predetermined parameters. Tests show that the robot is able to lift loads up to 350 grams optimally, but experiences limitations with larger loads. The implication of this research is that the designed system can be used as an effective learning medium for understanding basic robotics concepts, particularly related to actuators, control systems, and system integration.
LITERATURE REVIEW: HAMBATAN DAN PELUANG PERBAIKAN PROGRAM KEMITRAAN SEKOLAH DASAR DI INDONESIA Radina Radina; Naila Ramadhania; Nadila Dewi Safitri; Aufa Salsabila Mufit; Saida Liani; Helvina Helvina; Suhaimi Suhaimi
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Maret 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i2.9424

Abstract

Kemitraan pendidikan terkhusus sekolah dasar dengan masyarakat dan keluarga memiliki kedudukan penting yang tujuannya agar membangun ekosistem pendidikan yang baik, meningkatkan kualitas pendidikan, dan menjalin kerjasama yang menguntungkan satu sama lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengurakan hambatan-hambatan apa saja yang dihadapi sekolah dalam program kemitraan sekolah serta memaparkan peluang perbaikannya. Penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (Literature Review) untuk menganalisis hambatan serta peluang perbaikan bagi program kemitraan sekolah dasar yang ada di Indonesia. Pendekatan ini dipilih karena memberikan peluang kepada peneliti untuk memperoleh analisis yang interpretatif serta mendapatkan data yang luas, beragam, dan sudah tervalidasi. Hasil penelitian menunjukkan akan pentingnya posisi kemitraan dalam ranah pendidikan. Meskipun beberapa sekolah telah menjukkan hasil yang positif, beberapa sekolah lainnya masih menghadapi hambatan dalam pelaksanaan program kemitraan ini. Namun, setiap hambatan akan selalu ada peluang yang menanti. Peluang-peluang ini jika dikelola dengan prinsip kemitraan seperti kepercayaan, saling menerima dan menghargai, komunikasi, dan keadilan, sebuah ekosistem pendidikan yang mampu membentuk murid berkualitas yang memiliki karakter dan budaya berprestasi di Indonesia.
Penerapan Implementasi Kurikulum Merdeka Rosmawaty Rosmawaty; Salwa Zulma Balqis; Qorima Melati; Alika Putri
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 3 (2026): Mei
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i3.9473

Abstract

This study aims to describe various obstacles in the implementation of the Merdeka Curriculum in Indonesian language learning. The method used in this research is descriptive qualitative with data collection techniques in the form of a literature review. Data were obtained from various sources such as scientific journals, books, and official documents relevant to the research topic. The data analysis technique was carried out through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study indicate that there are several main obstacles in the implementation of the Merdeka Curriculum, namely teachers' difficulties in understanding and developing the Learning Outcomes (Capaian Pembelajaran/CP) and the Learning Objective Flow (Alur Tujuan Pembelajaran/ATP), limitations in applying innovative learning models, lack of supporting facilities and infrastructure, and low student readiness to participate in student-centered learning. Furthermore, limited training and mentoring for teachers also act as inhibiting factors. Therefore, efforts are needed to improve teacher competencies, provide adequate facilities, and ensure continuous policy support so that the implementation of the Merdeka Curriculum can run optimally in Indonesian language learning.
RELEVANSI NILAI-NILAI PANCASILA DALAM SEJARAH BANGSA INDONESIA SEBAGAI BENTENG PERSATUAN INDONESIA: STUDI KASUS POLEMIK PENUTUPAN WARUNG DAGING BABI DI KOTA MEDAN 2026 Ananda Almi Fadilah; Erika Afrilia Saputri; Intan Rezkinah; Muhammad Fahrezi; Ramlan Anri Sianturi
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 3 (2026): Mei
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i3.9474

Abstract

Indonesia's progress as a nation with diverse ethnicities, religions, cultures, and languages demonstrates that the country's population possesses a very high level of diversity. Indonesia's social structure, comprised of various ethnic groups, requires Pancasila as its fundamental national law and moral principles to maintain peaceful social interactions. This study aims to examine how Pancasila values function as a unifying force throughout Indonesian history while assessing the ban on pork sales operations in Medan City in February 2026 through an analysis of Pancasila values. This study uses a qualitative research design that utilizes the desk observation method to investigate information from various sources, including books and scientific journal articles, as well as relevant media reports that support the research subject. The research findings indicate that Pancasila values, which include tolerance and human dignity, as well as national unity, collective decision-making, and social justice, serve as important components for maintaining social harmony among diverse communities. Community disputes in Medan City indicate that the implementation of Pancasila social values faces difficulties due to difficulties in understanding government policies and the diverse needs of the community. The Indonesian government and citizens need to strengthen their understanding and practice the values of Pancasila because this will help the nation maintain its unity amidst ongoing social changes.

Page 93 of 106 | Total Record : 1054