cover
Contact Name
Nurhidayat
Contact Email
dayat@asy-syukriyyah.ac.id
Phone
+6283815508855
Journal Mail Official
tarqiyatuna@asy-syukriyyah.ac.id
Editorial Address
Jl. KH. Hasyim Ashari Km. 3, Poris Plawad Indah, Cipondoh, Tangerang, Provinsi Banten
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Tarqiyatuna: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Madrasah Ibtidaiyah
ISSN : -     EISSN : 28286448     DOI : https://doi.org/10.36769/tarqiyatuna
Core Subject : Religion, Education,
TARQIYATUNA: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Madrasah Ibtidaiyah is a journal which contains various articles that study : 1. Analysis of student competency in PAI/PGMI 2. Learning strategies in PAI/PGMI 3. Conceptual ideas, theory, and practice of PAI/PGMI 4. Study and application theory of PAI/PGMI 5. Learning development and design in PAI/PGMI 6. The professionalisme teacher/lecture PAI/PGMI 7. Critical thinking PAI/PGMI 8. The results of education and teaching research PAI/PGMI
Articles 44 Documents
Peran Pendidikan Agama Islam Terhadap Pembentukan Karakter Siswa SMP Paramarta Unggulan Ciputat Tangerang Selatan Abnisa, Almaydza Pratama; Ihsan, Muhammad
Tarqiyatuna: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Madrasah Ibtidaiyah Vol. 2 No. 2 (2023): Tarqiyatuna: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : STAI Asy-Syukriyyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36769/tarqiyatuna.v2i2.414

Abstract

Pendidikan agama islam merupakan suatu usaha yang direncanakan melalui penanaman nilai-nilai islam dalam jiwa, rasa, dan pikiran. Sehingga pendidakan agama islam menjadi suatu system yang bisa membentuk sikap dan kepribadian seseorang yang beriman dan bertaqwa kepada Allah swt. Pendidikan karakter menjadi sebuah jawaban yang tepat dalam menghadapi permasalahan-permasalahan yang terjadi seperti yang telah disebutkan diatas dan sekolah sebagai lembaga pendidikan diharapkan bisa mewujudkan misi dari pendidikan karakter tersebut. Karakter tanggung jawab dapat berbentuk mengerjakan soal, mengikuti kegiatan pembelajaran sampai selesai. Namun fenomena pada saat ini kebanyakan peserta didik yang tidak mengerjakan soal dengan baik dikarenakan banyak peserta didik yang lebih suka bermain di kelas dan tidak mendengarkan guru pada saat proses pembelajaran dikarenakan peserta didik lalai dalam tanggung jawabnya bahwa tanggung jawab peserta didik adalah belajar dan kebanyakan jaman sekarang peserta didik lebih suka bermain daripada belajar dirumah.
Manajemen Pembelajaran PAI Berbasis E-Learning di Madrasah Ibtidaiyah Iqbal, Muhammad
Tarqiyatuna: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Madrasah Ibtidaiyah Vol. 2 No. 2 (2023): Tarqiyatuna: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : STAI Asy-Syukriyyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36769/tarqiyatuna.v2i2.417

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan. Berbagai jenis media pembelajaran seperti komputer dan jaringan internet menjadi kunci dalam pelaksanaan pembelajaran e-learning. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran berbasis e-learning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-learning dilakukan oleh penyelenggara e-learning (LPTIK) dan guru mata pelajaran PAI di Madrasah Ibtidaiyah dengan metode formatif dan sumatif. Untuk evaluasi formatif, guru memberikan tugas kepada siswa untuk menyimpulkan materi Pendidikan Agama Islam. Evaluasi komprehensif dilakukan pada akhir semester. Memang untuk pembelajaran e-learning terdapat beberapa kendala di antaranya adalah kemampuan guru dalam mengoperasikan perangkat, kualitas perangkat dan jaringan, serta kendala lain. Namun, pembelajaran e-learning tetap menjadi pilihan yang baik dan masih bisa terus dikembangkan, karena pendidikan yang berbasis teknologi akan terus berlanjut dan berkembang seiring berjalannya waktu.
Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam pada Materi Multikultural Muchlis, Abdul
Tarqiyatuna: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Madrasah Ibtidaiyah Vol. 2 No. 2 (2023): Tarqiyatuna: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : STAI Asy-Syukriyyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36769/tarqiyatuna.v2i2.442

Abstract

Artikel ini mempunyai tujuan untuk meengkaji pengembangan kurikulum pendidikan Agama Islam pada materi multikultural. Peneliti menggunakan metode studi pustaka di mana peneliti berusaha menemukan, menyusun dan menganalisis berbagai sumber informasi melalui sumber yang relevan terkait dengan pembahasan ini. Peneliti tertarik untuk membahas tentang pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam pada materi multikultural karena peneliti melihat hal ini sangat penting, dimana zaman sekarang sering terjadi konflik hanya karena berbeda pendapat antar suku, ras, agama. Hal ini terjadi juga pada dunia pendidikan, sehingga peneliti ingin menganalisis hal tersebut. Adapun kesimpulan pada penelitian ini ialah bahwa dalam mengembangkan kurikulum pendidikan agama Islam hendaknya mempunyai komponen tujuan pendidikan nasional. Kemudian kurikulumnya harus memperhatikan unsur-unsur afektif, seperti menerima, menanggapi sebuah nilai, dan berorganisasi. Selain ini juga harus ada unsur psikomotorik, seperti meniru, mengamati, menyesuaikan diri dan berlatih. Pengembangan kurikulum pada materi multikultural ini perlu dijadikan bahan pertimbangan, guna mendukung moderasi beragama yang dicanangkan oleh pemerintah Indonesia. Demi mewujudkan kerukunan antar masyarakat dalam berbeda, agama, ras, etis dan budaya.
Hubungan Kompetensi Sosial Guru Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X Pada Mata Pelajaran PAI di SMAN 10 Tangerang Ripana, Anggi; Nurdin, Nurdin; Zubairi, Zubairi; Risma, Nila
Tarqiyatuna: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Madrasah Ibtidaiyah Vol. 2 No. 2 (2023): Tarqiyatuna: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : STAI Asy-Syukriyyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36769/tarqiyatuna.v2i2.451

Abstract

This research aims to determine the relationship between the implementation of prayer services and the results of learning fiqh in class XI IPA 2 MAN 1 Tangerang students and the hypothesis tested is that there is a relationship between the implementation of prayer services and the learning outcomes of Islamic religious education. This research was conducted using the Descriptive Survey method. The target population was all students in class XI MAN 1 Tangerang, totaling 329 students and spread across 9 study groups. The sample was taken using random sampling technique, namely 40 students. As the independent variable is the Implementation of Prayer Services, the related variable is the Fiqh Learning Outcomes. For the independent variable instrument (x) using a questionnaire spread with 20 questions and 5 possible answers, namely, always, often, sometimes, rarely and never. And the related variable (y) is taken from the results of the Mid-Semester II Examination. From the hypothesis results, the rcount is 0.915 and this result is greater than the rtable, both significant 5% = 0.312 and significant 1% = 0.403. So it can be concluded that this research has a positive and significant relationship between the implementation of prayer services and the results of learning fiqh for class XI IPA 2 MAN 1 Tangerang students so that the hypothesis proposed by the researcher is accepted. It is hoped that the results of this research will be useful for improving the quality of learning so that learning outcomes are relatively good, as well as being able to foster student motivation to participate in teaching and learning activities through more effective roles. Apart from that, the results of this research can be used as a reference by related installations in developing teachers in improving teaching competence.
Implementation Of Intercultural Learning In English Language Learning In SMAIT Asy-Syukriyyah Tangerang Setyawan, Aris; Muin, Muhammad Tamsil
Tarqiyatuna: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Madrasah Ibtidaiyah Vol. 2 No. 2 (2023): Tarqiyatuna: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : STAI Asy-Syukriyyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36769/tarqiyatuna.v2i2.453

Abstract

There is nothing wrong with using English as a knowledge-generating language alongside Indonesian. The most important part is that we as an Indonesian-speaking community must be able to choose and sort out the elements of English that we want to be included in Indonesian without forgetting our identity as Indonesians. Indonesian people as users of the Indonesian language, use Indonesian. Therefore, we need an innovation in foreign language learning (English) that prioritizes local cultural elements so that students only learn elements of the foreign language. However, the learning content still includes elements of local Indonesian culture. Two things can be done as a form of innovation in learning English that can maintain noble Indonesian values, namely by learning with an intercultural perspective. With this model, students who study a foreign language will not necessarily take on the cultural values of native speakers. Still, rather they will have a comparison of values with the students' local culture and students will be able to take the best attitude from the foreign language learning process.
New Paradigm Madrasah Ibtidaiyah Learning Assessment Science Saleh, Mhd; Alif Utama, Mohamad Maulidin
Tarqiyatuna: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Madrasah Ibtidaiyah Vol. 3 No. 1 (2024): Tarqiyatuna: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : STAI Asy-Syukriyyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36769/tarqiyatuna.v3i1.491

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kelemahan asesmen pembelajaran sains dan mendeskripsikan secara kritis asesmen pembelajaran sains dengan paradigma baru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research. Data penelitian ini diambil dari buku, modul, penelitian dan pedoman Kurikulum Merdeka. Data dianalisis dengan kritis dan disajikan secara deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan asesmen pembelajaran sains merupakan asesmen yang berorientasi kompetensi abad 21, student center, berbasis perkembangan siswa dan asesmen berdiferensiasi. Berdasarkan analisis peneliti, asesmen pembelajaran sains perlu upaya perencanaan maksimal yang membutuhkan waktu lebih banyak dan dilakukan oleh dua guru untuk kelas rendah dan untuk kelas tinggi sudah bisa diterapkan dengan tetap memperhatikan tingkat perkembangan kompetensi siswa. Pengolahan dan pelaporan asesmen pembelajaran sains SD disajikan dengan informatif dari asesmen formatif dan sumatif yang mencerminkan pencapaian kompetensi berupa deskripsi dan digunakan sebagai tindak lanjut proses pembelajaran bagi guru siswa dan orang tua.
Korelasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Dengan Al-Qur’an Abnisa, Almaydza Pratama; Muin, M. Tamsil
Tarqiyatuna: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Madrasah Ibtidaiyah Vol. 3 No. 1 (2024): Tarqiyatuna: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : STAI Asy-Syukriyyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36769/tarqiyatuna.v3i1.492

Abstract

Understanding the relationship between the Qur'an and science, not by looking at whether there are scientific theories or new discoveries contained in it, but by seeing whether the Qur'an or the spirit of its verses hinders the progress of science, and even the Koran encourages the progress of science. In the perspective of the Al-Qur'an, scientific signals and suggestions from the Al-Qur'an to humans to use their minds are the basis of science which must be considered, thought about, pondered, researched and developed for the sake of the greatness and welfare of mankind. The Qur'an as a source of knowledge provides the most essential basic seeds so that humans can develop into science and technology that is unlimited in variety and has unlimited directions for achievement. Apart from that, the Qur'an will guarantee the truth of the knowledge that comes from it, the truth of the direction of its development, because everything comes from the Sunnah of Allah, and the spirit of devotion and faith of humans as subjects who adhere to this understanding. carry it out. The limits of human authority to acquire knowledge have also been established in the Al-Qur'an.
Upaya Pembiasaan Shalat Berjamaah Dalam Menumbuhkan Sikap Disiplin Siswa SMPN 1 Wonosalam Jombang Wahyudi, Imam Shobirin; AM., Supriadi
Tarqiyatuna: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Madrasah Ibtidaiyah Vol. 3 No. 1 (2024): Tarqiyatuna: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : STAI Asy-Syukriyyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36769/tarqiyatuna.v3i1.394

Abstract

This study examines the cultivation of discipline through the habit of praying in congregation among students of SMPN 1 Wonosalam, Jombang. The research uses a qualitative approach with the type of case study research (case study). Data collection was carried out using interview techniques, observation and documentation to obtain data regarding the implementation of the habituation of congregational prayers in increasing student discipline. The data analysis techniques used data reduction techniques, presentation and drawing conclusions. However, there are inhibiting factors, namely students who are slightly encouraged and supervised, there is envy from students of religions other than Islam, there are prayer shifts that make it lazy to queue, and the lack of parental supervision in terms of the habit of obligatory prayers when students are at home. Overall, this study emphasizes the importance of discipline for life at school and outside school with the habit of praying in congregation.
Analisis Hubungan dan Implikasi Nilai-Nilai Karakter Dalam Kompetensi Inti Hakim, Ilham Faiqul; Naili, Maftuhah; Sabrina, Adinda; Anja, Isna; Iqbal, Muhammad
Tarqiyatuna: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Madrasah Ibtidaiyah Vol. 3 No. 1 (2024): Tarqiyatuna: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : STAI Asy-Syukriyyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36769/tarqiyatuna.v3i1.400

Abstract

This study aims to analyze the relationship and implications of character values in core competencies (IC), basic competencies (KD), learning outcomes (CP), indicators of competency achievement (GPA), and learning objectives in the context of Islamic religious education. The literature research method for the theme "Analysis of the Relationship and Implications of Character Values in Core Competencies" involves data collection through literature study, data analysis with a qualitative approach, and method validation with reference to the framework that has existed in previous research. The study shows that: 1) KD is the learning outcome of students, IC is the main ability in social life, CP is what students are expected to master, and Competency Achievement Indicators are KD assessments, all important in achieving Learning Objectives, 2) Core Competencies and Basic Competencies as a foundation, as well as teachers who understand well KI, KD, and Indicators to design effective learning and in accordance with learning objectives, 3) Character values are important aspects of education instilled in students through KI, KD, CP, GPA, and learning objectives, focusing on positive values such as honesty, discipline, cooperation, responsibility, respect for diversity, creativity, discipline, respect, and the desire to produce ethical and competent individuals in facing life's challenges, 4) Examples of KD, KI, CP, Good and correct GPA. The implication of this study is that increasing the understanding and application of character values in Core Competencies can help shape more qualified and ethical individuals in society.
Peran Bimbingan dan Konseling Dalam Mengatasi Permasalahan Pada Siswa di MI Muhammadiyah Wonosobo Agustina, Neli; Junaidah, Emy; Solihin, Rahmat
Tarqiyatuna: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Madrasah Ibtidaiyah Vol. 3 No. 1 (2024): Tarqiyatuna: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : STAI Asy-Syukriyyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36769/tarqiyatuna.v3i1.401

Abstract

The role of guidance and counseling is very important in the world of schooling. In carrying out this role, of course there are obstacles and problems that occur from both internal and external factors. This research uses a descriptive qualitative method approach. By collecting data through observation, documentation and interviews in the field. Based on the results of observations, it was found that at MI Mummadiyah there were students who could not read well or were not fluent in reading, this was because students did not participate in teaching and learning activities well and effectively. The delay in students' ability to read from their friends is due to environmental conditions. Teachers' efforts to overcome this are to improve learning to read, providing facilitation either at home or at school for reading. After carrying out these efforts, it was found that students who were lagging behind in their reading skills were finally able to overcome them and keep up with their other friends who read fluently.