cover
Contact Name
Ninik Yunitri
Contact Email
yunitri@umj.ac.id
Phone
+6281389723445
Journal Mail Official
ijnsp@umj.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jakarta Jl. Cempaka Putih Tengah I No. 1 Jakarta Pusat 10510
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Indonesian Jurnal of Nursing Sciences and Practice
ISSN : -     EISSN : 26220997     DOI : https://doi.org/10.24853/ijnsp.v2i2.
Jurnal Obsesi : Indonesian Journal of Nursing Sciences and Practice (IJNSP)is an open-access peer-reviewed journal focus on the latest issues of nursing education and clinical practices
Articles 91 Documents
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR TERHADAP VITAL EXHAUSTION PADA PASIEN CORONARY ARTERY DISEASE DI POLIKLINIK JANTUNG RUMAH SAKIT ISLAM JAKARTA CEMPAKA PUTIH Cahyani, Ratri; Irawati, Diana
Indonesian Journal of Nursing Sciences and Practice Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/ijnsp.v3i1.23-28

Abstract

ABSTRAKTidur merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia yang bersifat fisiologis atau kebutuhan paling dasar, kesempatan tidur dan istirahat sama pentingnya dengan kebutuhan makan, aktivitas maupun kebutuhan dasar lainnya. Siklus bangun-tidur (pola tidur) selama sakit juga mengalami gangguan atau perubahan khususnya pada pasien Coronary Artery Disease (CAD) atau Penyakit Arteri Koroner. Kualitas tidur pasien CAD yang buruk dapat berdampak terhadap kesehatan khususnya Vital Exhaustion dan perubahan VE yang tidak baik, secara langsung maupun tidak langsung akan meningkatkan morbiditas dan mortalitas pada pasien CAD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas tidur terhadap vital exhaustion pada pasien CAD  di Poliklinik Jantung Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel dipilih menggunakan teknik Non-Probability Sampling atau Non-Random Sampling dengan metode Purposive Sampling pada 106 responden. Sampel penelitian adalah seluruh pasien CAD yang menjalani rawat jalan di Poliklinik Jantung RSIJ Cempaka Putih. Hasil penelitian menggunakan analisis uji statistik Chi Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Berdasarkan hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kualitas tidur terhadap Vital Exhaustion dengan P Value <0,05. Diharapkan hasil penelitian ini dapat digunakan oleh perawat yang ada diruangan untuk membantu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dengan memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kualitas tidur untuk mencegah perburukan kondisi pada pasien CAD.Kata kunci: Coronary Artery Disease, Kualitas tidur, Vital Exhaustion.ABSTRACTSleep is one of the basic human needs that focuses on the basic needs, the opportunity to sleep and rest is as important as the need for food, whatever other basic needs. The wake-up (CAD) cycle during illness also increases or changes in patients with Coronary Artery Disease (CAD) or Coronary Artery Disease. Poor sleep quality of CAD patients on health Special fatigue and changes in VE that are not good, directly or indirectly will increase morbidity and mortality in CAD patients. This study aimed to determine the relationship of sleep quality to vital fatigue in CAD patients at the Cardiac Polyclinic at the Jakarta Islamic Hospital Cempaka Putih. The research method used is descriptive analytic by discussing Cross Sectional. The sample was selected using the Non-Probability Sampling or Non-Random Sampling technique with the Purposive Sampling method on 106 respondents. The study sample was all CAD patients who were approved for outpatient care at the Cardiac Polyclinic at the Jakarta Islamic Hospital Cempaka Putih. The results of the study used Chi Square statistical test analysis with significance level α = 0.05. Based on the results of bivariate analysis showed a significant relationship between sleep quality on Vital Fatigue with a P value <0.05. It is expected that the results of this study can be used by nurses in the room to help improve the quality of health services by providing education about requiring sleep safety to prevent worsening in CAD patients. Keywords: Coronary Artery Disease, Sleep Quality, Vital Exhaustion
TINJAUAN RETROSPEKTIF EKSPRESI EMOSI KELUARGA DENGAN FREKUENSI KEKAMBUHAN PASIEN PERILAKU KEKERASAN DI RUMAH SAKIT JIWA DR. SOEHARTO HEERDJAN Wulandari, Siti Retno; Slametiningsih, Slametiningsih
Indonesian Journal of Nursing Sciences and Practice Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/ijnsp.v2i2.63-71

Abstract

ABSTRAKGangguan jiwa dengan jumlah paling banyak yang dialami oleh penduduk di dunia adalah Skizofrenia. Kementerian Kesehatan RI, menyatakan jumlah penderita gangguan jiwa di Indonesia mencapai 2,5 juta yang terdiri dari pasien perilaku kekerasan. Semakin tingginya angka kekambuhan pasien skizofrenia dengan perilaku kekerasan di rumah sakit jiwa menyebabkan perawatan pasien perilaku kekerasan merupakan prioritas utama untuk mengurangi frekuensi kekambuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi factor-faktor penyebab, frekuensi kekambuhan, dan hubungan ekspresi emosi keluarga dengan frekuensi kekambuhan pasien perilaku kekerasan. Peneliti menggunakan desain penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh keluarga yang anggota keluarganya pernah dirawat dengan diagnose skizofrenia di RS. Jiwa dr. Soeharto Heerdjan Jakarta yaitu 211 orang dengan jumlah sample 76 orang dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuisioner yang diberikan kepada responden dan dengan wawancara langsung kepada responden. Hasil penelitian ini dianalisis secara univariat dengan mayoritas ekspresi emosi keluarga rendah (59,2%) dan mayoritas frekuensi kekambuhan pasien yaitu lebih dari 1 kali (75%). Setelah dianalisa bivariat dengan uji Chi-Square didapatkan hasil yaitu ada hubungan ekspresi emosi keluarga dengan frekuensi kekambuhan pasien perilaku kekerasan (p value = 0,014). Saran peneliti agar petugas kesehatan memberikan pendidikan kesehatan kepada keluarga pasien perilaku kekerasan yang berkunjung ke RS. Jiwa Dr. Soeharto Heerdjan tentang perawatan dan penanganan perilaku kekerasan, agar keluarga mampu mengontrol ekspresi emosi.Kata kunci: Perilaku kekerasan, ekspresi emosi, kekambuhanABSTRACTThe most mental disorder experienced by people in the world is schizophrenia. The Ministry of Health of the Republic of Indonesia stated that there are 2.5 million people with mental disorders in Indonesia, consisting of violent behavior patients. The high recurrence rate of schizophrenic patients with violent behavior in mental hospitals makes treating patients with violent behavior a top priority to reduce the frequency of recurrences. This study aims to determine the distribution of causal factors, recurrence frequency, and the relationship between family emotional expressions and the frequency of recurrence in violent behavior patients. Researchers used a descriptive correlation research design with a cross sectional approach. The population in this study were all families whose family members had been treated with a diagnosis of schizophrenia at the hospital. Dr. Soeharto Heerdjan Mental Hospital Jakarta, namely 211 people with a sample size of 76 people with a purposive sampling technique. Data collection techniques using questionnaires given to respondents and by direct interviews with respondents. The results of this study were analyzed univariately with the majority of low family emotional expressions (59.2%) and the majority of the patient's recurrence frequency was more than once (75%). After bivariate analysis with the Chi-Square test, it was found that there was a relationship between family emotional expressions and the frequency of recurrence in violent behavior patients (p value = 0.014). Researchers suggest that health workers provide health education to the families of violent behavior patients who visit the hospital. Dr. Soeharto Heerdjan Mental Hospital regarding the treatment and handling of violent behavior, so that families can control emotional expression. Keywords: Violent behavior, emotional expression, recurrence
PEMANFAATAN PEMANTAUAN LANSIA JARAK JAUH BERBASIS SMARTPHONE KEPADA PENYEDIA PELAYANAN KESEHATAN Angraini, Arindra Dwi
Indonesian Journal of Nursing Sciences and Practice Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/ijnsp.v3i2.49-54

Abstract

Peningkatan jumlah lansia yang sangat pesat dengan kondisi yang tidak memungkinkan seperti, kesehatan yang menurun, perubahan emosional, dan perilaku lansia yang menjadi tidak produktif dalam melakukan aktiftas sendiri. Membuat sebagian orang menganggap bahwa lansia adalah beban. Penulis melakukan kajian literature dengan pendekatan sederhana terhadap 10 artikel tentang teknologi pemantauan lansia jarak jauh dalam periode 2010 – 2020. Dengan adanya teknologi pemantauan lansia jarak jauh ini dapat membantu keluarga dan para tenaga kesehatan dalam memantau kegiatan lansia, keberadan lansia, dan mengurangi resiko kecelakaan pada lansia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa teknologi pemantauan lansia jarak jauh sangat efektif untuk di terapkan karena dapat membantu keluarga dan penyedia pelayanan kesehatan, tetapi dalam penelitian ini masih perlu menguatkan beberapa hal, yaitu pengetahuan individu dalam penggunaan teknologi tersebut, kesiapan individu dalam penggunaan teknologi tersebut yang dapat mengurangi SDM, dan biaya yang akan dikeluarkan dalam menggunakan teknogi pemantauan lansia jarak jauh ini.Kata kunci: Lansia, teknologi, jarak jauh
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KEPATUHAN PENATALAKSANAAN PENGELOLAAN DIABETES MELLITUS PADA LANSIA KLUB PROLANIS DI PUSKESMAS KECAMATAN CIRACAS JAKARTA TIMUR Khasanah, Uswatul
Indonesian Journal of Nursing Sciences and Practice Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/ijnsp.v1i2.70-82

Abstract

ABSTRAK Proses Aging pada usia lanjut menimbulkan penurunan fungsi pada semua organ tubuh, sehingga dapat menimbulkan masalah kesehatan. Seperti halnya pada organ pankreas, karena penurunan fungsi tersebut, maka dapat mengakibatkan salah satu penyakit yaitu Diabetes Melitus. Diabetes Melitus adalah penyakit metabolik kronis yang ditandai oleh kekurangan dalam produksi dan pemanfaatan insulin hormon pankreas. Diabetes Melitus yang tidak terkontrol menimbulkan komplikasi berupa  resiko penyakit jantung dan stroke, neuropati,  ulkus kaki, retinopati dan impoten. Komplikasi tersebut bisa diminimalisir  dengan penatalaksanaan Diabetes Melitus yang tepat yaitu 5 pilar pengelolaan Diabetes Melitus. Pemerintah bersama BPJS Kesehatan sebagai Badan Pelaksana menyelenggarakan program pengelolaan tersebut yaitu Program Penanggulangan Penyakit Kronis (PROLANIS). Penderita Diabetes Melitus yang mengikuti PROLANIS belum efektif dalam pengelolaan penyakit Diabetes Melitus, dikarenakan mereka belum mampu mengendalikan Dietnya, aktivitasnya dan pengobatnnya, sehingga kadar gula dalam darah masih abnormal. Keberhasilan upaya penatalaksanaan Diabetes Melitus  dibutuhkan dukungan keluarga dalam memotivasi penderita Diabetes Melitus. Tujuan penelitian ini teridentifikasinya hubungan antara dukungan keluarga terhadap kepatuhan dalam menjalani penatalaksanaan 5 pilar lansia Diabetes Melitus anggota PROLANIS di Puskesmas Kecamatan Ciracas. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dan metode pengambilan sampel dengan purposive sampling. Hasil uji Chi-square ada hubungan antara dukungan emosional (p=0,001), dukungan penilaian (p=0,012), dukungan instrumental (p=0,000), dukungan informasi (p=0,011) terhadap kepatuhan pentalaksanaan 5 pilar lansia Diabetes Melitus klub PROLANIS Puskesmas Kecamatan Ciracas. Penekanan pentingnya dukungan keluarga menjadi sumber kesehatan primer dan efektif bagi setiap anggota keluarga untuk mengoptimalkan penatalaksanaan penderita Diabetes Melitus. Kata Kunci: Diabetes Melitus, Dukungan Keluarga, PROLANISABSTRACTThe Aging process causes a decrease in function in all organs of the body, which can cause health problems. As with the pancreatic organs, because of the decline in function, it can cause one of the diseases, namely Diabetes Mellitus. Diabetes Mellitus is a chronic metabolic disease characterized by deficiencies in the production and utilization of pancreatic hormone insulin, resulting in an increase in blood sugar levels. Uncontrolled diabetes mellitus causes complications in the form of risk of heart disease and stroke, neuropathy, foot ulcer, retinopathy and impotence. These complications can be minimized by managing the right diabetes mellitus, namely the 5 pillars of managing diabetes mellitus. The Government together with BPJS Kesehatan as the Implementing Agency organizes the management program, namely the Chronic Disease Management Program (PROLANIS). Patients with Diabetes Mellitus who follow PROLANIS have not been effective in managing Diabetes Mellitus, because they have not been able to control their Diet, activities and treatment, so that blood sugar levels are still abnormal. The success of efforts to manage Diabetes Mellitus requires family support in motivating people with Diabetes Mellitus. The purpose of this study was to identify the relationship between family support for adherence in the management of 5 pillars of elderly members of PROLANIS Diabetes Melitus in Ciracas District Health Center. This research is a quantitative research with cross sectional approach and sampling method with purposive sampling. Chi-square test results have a relationship between emotional support (p = 0.001), assessment support (p = 0.012), instrumental support (p = 0,000), information support (p = 0.011) on mental compliance of 5 elderly pillars of Diabetes Mellitus PROLANIS Puskesmas club Ciracas District. Emphasis on the importance of family support is a source of primary and effective health for every family member to optimize the management of people with diabetes mellitus.Keywords: Diabetes Mellitus, Family Support, PROLANIS
HUBUNGAN AKNE VULGARIS DENGAN CITRA TUBUH REMAJA DI DESA LONAM KABUPATEN SAMBAS KALIMANTAN BARAT Qonnayda, Umi; Sutini, Titin
Indonesian Journal of Nursing Sciences and Practice Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/ijnsp.v4i1.41-48

Abstract

Remaja merupakan masa peralihan dari anak menuju dewasa. Pada masa ini banyak perubahan yang terjadi salah satunya perubahan fisik. Akne vulgaris merupakan salah satu perubahan fisik yang terjadi pada masa ini. Akne vulgaris dapat menyebabkan rasa ketidakpuasan terhadap tubuh remaja. Citra tubuh merupakan persepsi seseorang mengenai tubuhnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan akne vulgaris dengan citra tubuh remaja di Desa Lonam Kabupaten Sambas Kalimantan Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah cross sectional dengan besar sampel sebanyak 42 responden di Desa Lonam Kabupaten Sambas Kalimantan Barat. Pengambilan sampel menggunakan metode total sampling. Hasil penelitian menggunakan uji statistik chi square dengan batas kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian terdapat hubungan antara akne vulgaris dengan citra tubuh remaja dengan p-value sebesar 0,016 (α < 0,05). Saran peneliti diharapkan remaja meningkatkan perawatan personal hygiene untuk mencegah terjadinya akne vulgaris sebagai salah satu yang berkontribusi dalam membentuk citra tubuh pada remaja.
POLA KOMUNIKASI TENTANG SEKS DAN PENGETAHUAN HIV TERHADAP SIKAP SEKSUAL PADA PASIEN HIV/AIDS (ODHA) DI KABUPATEN BANYUMAS Puspasari, Fida Dyah; Widakdo, Giri
Indonesian Journal of Nursing Sciences and Practice Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/ijnsp.v1i1.73-80

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi hubungan pola komunikasi tentang seks dan pengetahuan HIV terhadap sikap seksual pada pasien HIV/AIDS (ODHA) setelah di kontrol oleh variabel perancu (umur, jenis kelamin, pendidikan, lingkungan, dukungan keluarga/sosial, informasi, dan status ekonomi) Desain penelitian menggunakan penelitian deskriptif, dengan rancangan penelitian Cross Sectional. Adapun besar sampel jumlahnya 150. Hasil penelitian terdapat hubungan antara pola komunikasi terhadap sikap seksual dengan nilai p 0,001 dan OR 4,06, serta terdapat hubungan yang signifikan pengetahuan HIV terhadap sikap seksual dengan nilai p 0,000 dan nilai OR 6,06. Pendidikan dan penghasilan merupakan faktor karakteristik responden yang berhubungan signifikan dengan HIV/AIDS dengan nilai OR 2,14 dan 2,18.Kata Kunci: Pola komunikasi, pengetahuan, sikap seksualABSTRACTThe aim of the study was to identify the correlation between communication pattern about HIV and HIV about sexual attitudes in HIV / AIDS patient after being controlled by confounding variables (age, sex, education, environment, family / social support, information, and economic status ). Design research use descriptive research, research design with Cross Sectional. Minimum sample amount 150. The result is a significant relationship of communication pattern to sexual attitudes with OR 4,06, and there is significant correlation of HIV knowledge to sexual attitudes with OR value 6,06. Education and income are characteristic factors of respondents that are significantly related to HIV / AIDS with OR values of 2.14 and 2.18.Keywords: Communication, knowledge, patterns of sexual attitude
DUKUNGAN KELUARGA DAN KUALITAS HIDUP PASIEN REMAJA DENGAN THALASSEMIA BETA MAYOR Putri, Amelia Eka; Purwati, Nyimas Heny
Indonesian Journal of Nursing Sciences and Practice Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/ijnsp.v2i2.43-50

Abstract

ABSTRAKThalassemia merupakan suatu kelainan darah yang diturunkan melalui keluarga. Hasil gangguan berupa penghancuran sel-sel darah merah yang berlebihan, yang mengarah ke anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pada remaja thalassemia beta mayor di RS. Hermina Kemayoran Jakarta Pusat Tahun 2019. Metode : Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif korelasi dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja dengan thalassemia beta mayor yang berjumlah 70 remaja, dimana sampel yang diambil berjumlah 60 responden. Analisa data yang digunakan yaitu Univariat dan Bivariat dengan uji Chi square. Hasil : Dari hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kualitas hidup pada remaja thalassemia beta mayor dengan p value 0,033 (< 0,05). Saran : Diharapkan untuk meningkatkan kembali program kesehatan atau konseling tentang dukungan keluarga dengan kualitas hidup pada remaja thalassemia beta mayor. Kata kunci: Thalassemia, dukungan keluarga, kualitas hidup.ABSTRACTThalassemia is a blood disorder which passed down through the family. The results of interference in the form of the destruction of the red blood cells to excessive, which leads to anemia. This study aims to determine the correlation between family support and quality of life among teenagers with thalassemia beta major at the RS. Hermina Kemayoran Central Jakarta In 2019. Methods : the research Type used is descriptive correlation with cross sectional design. The population in this study is teenagers with thalassemia beta major that amounted to 70 teenagers, where the sample was taken totaling to 60 respondents. Data analysis used are Univariate and Bivariate with Chi square test. Results : the result showed that there is a correlation between family support and quality of life among teenagers with thalassemia beta major with a p value 0,033 (< 0,05). Advice : it is Expected to improve the back health program or counseling about family support and quality of life among teenagers with thalassemia beta major. Keywords: Thalassemia, family support, quality of life. 
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN MASYARAKAT TERHADAP ISU PANDEMI COVID-19 Alianza, Jihan; Kurwiyah, Neneng
Indonesian Journal of Nursing Sciences and Practice Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/ijnsp.v4i2.79-84

Abstract

COVID-19 adalah penyakit menular yang dapat menyebabkan gangguan pada saluran pernapasan. Indonesia kini telah menjadi salah satu negara di dunia yang telah terpapar virus COVID-19. Jumlah kasus di Indonesia sebanyak 4.241 kasus yang terbesar di 34 provinsi di Indonesia. Kejadian ini menimbulkan berbagai dampak, termasuk dampak psikologis seperti rasa khawatir, ketakutan dan kecemasan pada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidetifikasi factor-faktor yang berhubungan tingkat kecemasan akibat pandemic COVID-19. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 responden yang diambil menggunakan Teknik stratife random sampling dan data dianalisa menggunakan Chi Square. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya hubungan sumber informasi dengan tingkat kecemasan (p value = 0,009) dan hubungan pengetahuan dengan tingkat kecemasan (p value = 0,002). Dari hasil uji regresi logistic menunjukan variable sumber informasi berpengerahuan cukup Odds Ratio (OR) = 3,197 dan variable pengetahuan cukup dengan Odds Ratio (OR)= 4,388. Maka dapat disimpulkan pada sumber informasi dan pengetahuan memiliki hubungan yang signifikan dengan tingkat kecemasan terhadap isu pandemi COVID-19 di masyarakat.
PERILAKU CARING PERAWAT DENGAN KOPING DAN KECEMASAN KELUARGA Pardede, Jek Amidos; Hasibuan, Eva Kartika; Hondro, Helpianus Siswanto
Indonesian Journal of Nursing Sciences and Practice Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/ijnsp.v3i1.15-23

Abstract

ABSTRAKUnit rawat intensif merupakan area khusus di rumah sakit dimana pasien yang mengalami sakit kritis atau cedera memperoleh pelayanan keperawatan yang khusus yang memerlukan caring perawat. Perilaku caring perawat menjadi jaminan mutu pelayanan keperawatan dengan keluarga pasien yang mengalami masalah psikologis yaitu kecemasan akibat dirawatnya anggota keluarga di ruang ICU. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku caring perawat dengan koping dan kecemasan keluarga pada pasien yang dirawat di ruang ICU RSUP H. Adam Malik Medan. Desain penelitian ini adalah analitik korelasi. Populasi penelitian ini sebanyak 137 orang dengan jumlah sampel sebanyak 49 orang. Teknik pengambilan sampel dengan teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan keluarga mengatakan perilaku caring perawat mayoritas kurang sebesar 51,0%, dengan koping mayoritas maladaptif sebesar 69,4%, dan kecemasan mayorias berat sebesar 36,7% dengan hasil uji spreman rank nilai korelesi koefisien koping  r = 0.595 dan kecemasan r = 0,696 serta nilai signifikan p = 0,000 < 0,05. Kesimpulan penelitian ini menunjukan ada hubungan yang signifikan antara perilaku caring perawat dengan koping dan kecemasan keluarga pada pasien yang dirawat di ruang ICU RSUP H. Adam Malik Medan.         Kata Kunci: Perilaku Caring Perawat, Koping, Kecemasan ABSTRACTThe intensive care unit is a special area in the hospital where patients who are critically ill or injured receive specialized nursing services that require caring nurses. Nurse caring behaviour becomes a guarantee of the quality of nursing service with the family of patients who experience psychological problems that are anxiety due to the care of family members in the ICU room. The research aims to know the behavior of caring nurses with family care and anxiety in patients treated in the ICU room of RSUP H. Adam Malik in Medan. The design of this research was analytical correlation. The population of this study was 137 people with a sample number of 49 people. Sampling techniques with accidental sampling techniques. The results showed the family said the majority of caring behaviors were less than 51.0%, with a maladaptive majority in the 69.4%, and severe mayorias anxiety of 36.7% with a test result of spreman rank of corcelation value of the coefficient koping R = 0595 and anxiety r = 0.696 as well as significant value P = 0.000 < 0.05. The conclusion of this study indicates that there is a significant relationship between nursing behavior with the family and anxiety in patients treated in ICU room of RSUP H. Adam Malik in Medan.Keywords: Nurse Caring Behavior, Coping, Anxiety
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEMAMPUAN PASIEN PASKA STROKE DALAM MELAKUKAN ADL DI RSUP PERSAHABATAN JAKARTA Anwar, Saiful
Indonesian Journal of Nursing Sciences and Practice Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/ijnsp.v3i2.73-83

Abstract

Pola hidup yang tidak sehat akan menyebabkan meningkatnya angka kejadian penyakit stroke. Menurut RISKESDAS 2018 prevalensi stroke 10,9 per 1000 penduduk. Asuhan yang diberikan pada pasien stroke bertujuan untuk mengembalikan kemampuan pasien paska stroke untuk melakukan ADL secara mandiri. Salah satu faktor yang mempengaruhi kemampuan ADL adalah dukungan keluarga yang meliputi dukungan informasi, dukungan penilaian, dukungan emosional dan dukungan instrumen/ dukungan tambahan. Desain dipilih pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross – sectional. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 65 pasien, yang diambil dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen berupa kuesioner dan secara statistic dengan analisa chi – square. Dari hasil uji statistika didapatkan hasil bahwa ada hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dengan kemampuan pasien paska stroke dalam melakukan ADL di RSUP Persahabatan Jakarta dengan nilai p = 0,001. Oleh karena itu diperlukan peran perawat untuk memberikan edukasi tentang pentingnya dukungan keluarga yang meliputu dukungan informasi, dukungan penilaian, dukungan emosional dan dukungan instrumen/ dukungan tambahan. Sehingga keluarga lebih terlibat dalam memberi dukungan kepada pasien paska stroke dalam melakukan ADL.Kata Kunci: Stroke, dukungan keluarga, kemampuan ADL

Page 2 of 10 | Total Record : 91