cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
ariffiandi03@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
admin@jicnusantara.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Insan Cendikia
ISSN : -     EISSN : 30477824     DOI : -
Jurnal Intelek Insan Cendikia (JIIC) adalah jurnal MULTI DISIPLIN ILMU. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dari seluruh bidang ilmu, seperti : keagamaan, pendidikan, ekonomi, sosial, kesehatan, hukum, manajemen, dan seluruh bidang keilmuan lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 195 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025" : 195 Documents clear
MENINGKATKAN PARTISIPASI SISWA PADA PEMBELAJARAN HYBRID: STRATEGI MANAJEMEN KELAS DAN PENERIMAAN TEKNOLOGI DI ERA DIGITAL Hikmah Islamiyati; Muhamad Ferdiyanto; Selnistia Hidayani
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran hybrid menggabungkan keunggulan pembelajaran tatap muka dan daring, namun tantangan utama yang dihadapi adalah rendahnya partisipasi aktif siswa. Artikel ini menggunakan metode studi literatur untuk mengkaji berbagai teori yang mendasari pembelajaran hybrid, termasuk teori kognitif, motivasi, manajemen kelas, dan adaptasi teknologi. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi manajemen kelas yang efektif sangat berperan dalam meningkatkan partisipasi siswa, sementara penerimaan teknologi oleh guru dan siswa menjadi faktor pendukung keberhasilan pembelajaran hybrid. Meskipun telah banyak penelitian mengenai pembelajaran hybrid, terdapat gap yang signifikan dalam kajian mendalam tentang bagaimana strategi manajemen kelas yang tepat dapat mendorong partisipasi aktif siswa, serta bagaimana penerimaan teknologi secara simultan oleh guru dan siswa memengaruhi proses tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini menyoroti pentingnya pengembangan dan implementasi strategi manajemen kelas serta peningkatan penerimaan teknologi untuk mendukung keberhasilan pembelajaran hybrid yang partisipatif.
ANALISIS PERUBAHAN ALIH FUNGSI DI KABUPATEN DELI SERDANG PERIODE 2019 DAN 2024 Septian Sihotang, Irma Reola; Sihombing , Cindy Claudia; Ginting, Febrina Anasista; Pakpahan , Elisabeth; Marbun, Sahala Fransiskus
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis perubahan alih fungsi lahan di Kabupaten Deli Serdang pada periode 2019–2024 menggunakan citra Sentinel-2 yang diproses melalui ArcGIS. Klasifikasi tutupan lahan menunjukkan bahwa vegetasi dan lahan pertanian tetap menjadi kategori dominan pada kedua tahun, sementara lahan terbangun mengalami peningkatan seiring perkembangan wilayah. Analisis perubahan menunjukkan adanya dinamika signifikan, terutama konversi lahan pertanian menjadi lahan kosong yang mencapai 7,03 ha (46,84%), mencerminkan tekanan tinggi terhadap lahan produktif. Beberapa kategori lain mengalami perubahan kecil, termasuk proses revegetasi dan ekstensifikasi pertanian. Hasil penelitian menegaskan bahwa alih fungsi lahan didominasi oleh penurunan lahan pertanian dan peningkatan aktivitas pembangunan, sehingga diperlukan pengelolaan ruang yang lebih berkelanjutan.
Peran Kemendag dalam Memfasilitasi UMKM BISA Ekspor Melalui Business Matching: Analisis Governansi Digital Syarfina Salnah; Rahmadhona Fitri Helmi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan digitalisasi dalam perdagangan internasional membuka peluang baru bagi UMKM untuk memasuki pasar ekspor, namun masih terdapat kesenjangan kapasitas yang menghambat pemanfaatannya. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Kementerian Perdagangan (Kemendag) dalam memfasilitasi UMKM melalui business matching berbasis digital sebagai bagian dari implementasi governansi digital. Menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui studi literatur, penelitian ini menelaah dokumen resmi Kemendag, informasi platform InaExport, serta literatur pendukung terkait digital governance dan fasilitasi ekspor. Hasil kajian menunjukkan bahwa Kemendag berperan sebagai regulator, fasilitator, dan enabler melalui program UMKM BISA Ekspor yang mencakup pelatihan, pitching, hingga business matching internasional. Platform InaExport menjadi instrumen utama governansi digital yang menyediakan kurasi produk, direktori pemasok, serta kanal komunikasi langsung antara UMKM dan buyer. Data periode Januari-Oktober 2025 menunjukkan penylenggaraan 542 business matching dan nilai transaksi 130,17 USD, yang mencerminkan efektivitas mekanisme digital ini dalam membuka akses pasar global. Secara keseluruhan, business matching digital terbukti mampu memperluas peluang ekspor UMKM sekaligus memperkuat transformasi layanan publik berbasis digital
TUMPANG TINDIH KEWENANGAN ANTAR KEMENTERIAN: TANTANGAN KOORDINASI DALAM KABINET YANG EKSPANSIF Mutia fazilla; Syarfina Salnah; Yolandari Yolandari; Putri Febri Wialdi; Yulia Hanoselina; Jumiati Jumiati
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem pemerintahan presidensial Indonesia dengan kabinet ekspansif sering menimbulkan tumpang tindih kewenangan antar kementerian, menyebabkan duplikasi program, inefisiensi birokrasi, dan rendahnya efektivitas kebijakan publik; penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk serta penyebab masalah tersebut guna merumuskan rekomendasi koordinasi pemerintahan. Metode kepustakaan (library research) diterapkan melalui pengumpulan dan analisis literatur ilmiah, regulasi pemerintah, serta kajian akademik terkait struktur kelembagaan Indonesia secara kualitatif deskriptif. Hasil menunjukkan akar masalah pada desain kelembagaan lemah, ego sektoral kementerian, dan faktor politik kabinet yang berdampak pada pemborosan anggaran serta akuntabilitas rendah; disarankan reformasi berbasis whole-of-government, Peran Kementerian Koordinator, digitalisasi sistem perencanaan dan pelaporan lintas kementerian, serta evaluasi struktur untuk tata kelola yang sinergis serta efektif
THE EFFECTIVENESS OF USING PODCASTS IN IMPROVING STUDENTS’ LISTENING SKILLS Fitri Shofi Nur Iman; Siti Juliana Sari; Mida Maulida Rahmah; Naf’an Tarihoran
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to determine whether podcasts can help students who are learning English as a foreign language (EFL) improve their listening comprehension. From sources like ScienceDirect, PubMed, Mendeley, and Google Scholar, seventeen pertinent articles published between 2020 and 2025 were examined using a Systematic Literature Review (SLR) methodology supervised by PRISMA. The results show that both audio-only and video-based podcasts greatly improve a number of listening skills, including vocabulary recognition, pronunciation awareness, listening comprehension, and learner confidence. Students' hearing test scores significantly improved after being exposed to podcast-supported learning activities, according to the majority of experimental and quasi-experimental research.Podcasts, on the other hand, promote increased motivation, active involvement, decreased anxiety during listening tasks, and a more positive attitude toward digital learning settings, according to qualitative studies. The findings also emphasise how crucial it is to take into account instructional design, task alignment, accessibility, and material authenticity in order to optimise the efficacy of podcast integration.  Podcasts provide learners with flexible and relevant exposure to language use in everyday situations, enabling them to practice listening at any time and from any location, thereby promoting learning autonomy. In summary, podcasts have been shown to be a successful medium for contemporary listening teaching. This suggests that teachers should use podcasts in pre-, during-, and post-listening activities to encourage greater comprehension and autonomous learning in EFL classrooms.
Pemanfaatan Aplikasi Sistem Informasi Terpadu Pencatatan Administrasi Kependudukan (SIRANCAK) dalam Pelayanan Administrasi Kependudukan di Kota Padang Salsabila Yusdiani; Refa Desrina Putri; Wiftada Wiftada; Yulia Hanoselina
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan dalam bidang teknologi informasi mendorong pemerintah untuk melakukan perubahan dalam lebih cepatnya pelaksanaan pelayanan publik, transparan, serta efisien melalui implementasi e-government. Salah satu terobosan dari Pemerintah Kota Padang yaitu dengan menciptakan aplikasi Sistem Informasi Terpadu Pencatatan Administrasi Kependudukan (SIRANCAK), dikembangkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Dasar penelitian ini berakar dari kebutuhan untuk mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan yang mudah diakses, efisien, serta mampu mengurangi proses birokrasi yang rumit. Tujuan dari penelitian ini salah satunya menganalisa penerapan aplikasi SIRANCAK dalam meningkatkan efektivitas pelayanan administrasi kependudukan di Kota Padang. Deskriptif kualitatif adalah sebagai metode yang digunakan, teknik pengumpulan datanya dilakukan dengan wawancara dengan observasi, dan dokumentasi di area Disdukcapil Kota Padang. SIRANCAK sendiri dalam temuan penelitian diketahui bahwa dapat membantu mempermudah masyarakat dalam pengurusan berbasis online untuk dokumen administrasi kependudukan, mempercepat dan meningkatkan transparansi pelayanan, serta meningkatkan keamanan data. Namun, ada tantangan seperti terbatasnya akses internet, tingkat literasi digital yang rendah, dan layanan yang belum sepenuhnya terintegrasi masih menjadi kendala. Secara keseluruhan, aplikasi SIRANCAK berperan penting dalam mendorong transformasi digital pelayanan publik menuju pemerintahan dengan tata kelola yang modern, inklusif, dan responsif khususnya dalam kebutuhan masyarakat. Pemerintah daerah terus memperbarui sistem, meningkatkan kemampuan aparatur, dan bekerja sama dengan pihak terkait untuk memperbaiki infrastruktur digital.
Analisis Kriteria Promosi Pegawai Berbasis Meritokrasi dalam Sistem Manajemen ASN di Kantor Wali Kota Padang Wiftada Wiftada; Muhammad Zhafran Alhady; Anisyah Rizki; Yulia Hanoselina; Jumiati Jumiati; Putri Febri Wialdi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan kriteria meritokrasi dalam sistem manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) sangat penting untuk memastikan bahwa proses promosi jabatan berlangsung secara objektif, profesional, dan bebas dari intervensi non-teknis.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kriteria promosi pegawai berbasis meritokrasi di Kantor Wali Kota Padang dan sejauh mana kesesuaian peraturan dan praktik yang berlaku di lapangan.  Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif, dan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan staf Administrasi dan Keuangan, serta penelitian literatur.  Data dianalisis dengan menggunakan proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan yang diusulkan oleh model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi, kinerja, integritas, dan pengalaman kerja telah digunakan untuk promosi ASN di Kantor Wali Kota Padang. Namun pelaksanaannya belum sepenuhnya optimal karena pertimbangan administratif dan kewenangan terakhir kepala daerah.  Selain itu, transparansi proses masih terbatas pada jenjang tertentu, dan pendidikan dan pelatihan belum menjadi faktor utama dalam penentuan promosi.  Kegagalan utama terletak pada kemungkinan intervensi politik dan ketidak konsistenan penerapan prinsip manfaat.  Singkatnya, sistem promosi ASN di Kantor Wali Kota Padang telah bergerak menuju meritokrasi. Namun demikian, untuk memastikan bahwa promosi jabatan benar-benar mencerminkan kemampuan dan kinerja pegawai, diperlukan penguatan sistem pengawasan, digitalisasi informasi kepegawaian, dan transparansi.
Teacher Techniques in Encouraging Students to Speak English Through Flipgrid: A Systematic Literature Review Lutpiyah Lutpiyah; Salsabila Fitriyani; Muhammad Hanafi; Naf’an Tarihoran
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study analyzes how teaching tactics such as Flipgrid can effectively motivate students to speak English in EFL classrooms, a skill that remains challenging due to nervousness, limited practice time, and traditional, instructor-centered instruction. The objective of this research is to integrate previous empirical studies to understand how Flipgrid is used, how it enhances speaking performance, and the pedagogical strategies teachers employ when incorporating the platform. This study used a Systematic Literature Review (SLR) method following PRISMA criteria, reviewing publications from 2020 to 2025 across databases such as PubMed, ScienceDirect, ERIC, Mendeley, and ResearchGate. A total of 224 papers were identified, and after screening and eligibility verification, nine studies were selected for in-depth analysis. The results demonstrate that Flipgrid helps students build their speaking skills by offering opportunities for repeated practice, lowering speaking anxiety, enhancing fluency, pronunciation, and encouraging peer interaction. To maximize student involvement, teachers frequently use strategies including task-based speaking, structured video prompts, peer review, and reflective practice. The study finds that Flipgrid is a powerful pedagogical tool for developing EFL speaking skills, with implications for designing more dynamic, technology-integrated language learning environments.
PANDANGAN GENERASI Z MENGENAI BATASAN SATIRE DAN KOMEDI AGAMA DI MEDIA SOSIAL Aulia Mayshalwa Az Zahra; Christine Chintia Tesalonika; Muhammad Fadhlan Hakim; Nasywa Shakira Ulya; Nayla Rizka Nurfadilla Parma; Rahel Joito Hutapea
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi menempatkan media sosial sebagai wadah untuk penyebaran informasi serta berinteraksi. Konten komedi keagamaan, seperti Login dan Pemuda Tersesat, menciptakan pertanyaan dasar mengenai batasan komedi agama di media sosial itu sendiri. Tingginya paparan terhadap gaya humor tersebut memungkinkan Generasi Z memiliki cara pandang berbeda mengenai batasan komedi terkait agama. Penelitian ini bertujuan menggali perspektif Generasi Z terkait toleransi terhadap satire dan komedi agama dalam media sosial. Penelitian ini bersifat kualitatif menggunakan wawancara terstruktur dengan teknik purposive sampling. Pengambilan data berlangsung pada November 2025 dengan melibatkan lima informan dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Generasi Z menerima komedi agama sebagai bentuk hiburan yang sekaligus memiliki nilai edukatif, selama penyampaiannya tidak menyalahi syariat, tidak merendahkan pihak tertentu, dan tetap berlandaskan ilmu. Keberadaan figur berotoritas seperti Habib Ja’far dipandang sebagai faktor penting dalam menjaga keabsahan pesan dan batas candaan. Meskipun merasa aman secara personal, para informan menyadari risiko salah tafsir pada audiens lain yang memiliki literasi digital dan agama lebih rendah. Hal ini menunjukkan munculnya konsep mekanisme Third Person Perception. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerimaan Generasi Z bersifat bersyarat dan dipandu oleh batas normatif yang jelas, sehingga komedi agama hanya dapat diterima jika tetap menjaga kesakralan dan tanggung jawab moral dalam penyampaiannya.
PERANAN LEMBAGA MANAJEMEN KOLEKTIF NASIONAL (LMKN) DALAM PROGRAM ROYALTI LAGU SEBAGAI UPAYA UNTUK KEPASTIAN DAN PENGHARGAAN BAGI MUSISI Yola Triana; Tiara Anggraini; Sepvella Zaini Isra; Yulia Hanoselina; Jumiati Jumiati; Putri Febri Wialdi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem distribusi royalti lagu di Indonesia masih menghadapi bebagai permasalahan, seperti ketidaktransparanan perhitungan royalti, lemahnya penegakan hak cipta, dan kurangnya modernisasi teknologi dalam pengelolaan data. Kondisi ini berdampak pada ketidakpastian imbalan bagi musisi dan belum optimalnya perlindungan hak ekonomi pencipta lagu. Penelitian ini betujuan menganalisis peranan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) dalam program royalti lagu sebagai upaya untuk memberikan kepastian dan penghargaan yang layak bagi musisi di Indonesia. LMKN berfungsi sebagai pusat kliring royalti, pengawas lembaga manajemen kolektif, dan penentu tarif royalti yang adil, sehingga menjamin transparansi dan kepastian hukum bagi musisi. Metode deskriptif kualitatif dengan studi literatur digunakan untuk menganalisis kerangka hukum, fungsi, serta tantangan yang dihadapi LMKN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LMKN sangat strategis dalam membangun sistem distribusi royalti yang efisien dan transparan, meningkatkan perlindungan hak ekonomi musisi, serta mendorong penghargaan tidak hanya berupa kompensasi finansial tetapi juga pengakuan profesional melalui edukasi dan program sosial. Namun, masih diperlukan penguatan regulasi, modernisasi teknologi, dan peningkatan kesadaran publik agar sistem royalti dapat berjalan optimal dan berkeadilan. Studi ini menegaskan bahwa peran LMKN krusial untuk menciptakan ekosistem musik Indonesia yang sehat, berkelanjutan, dan mendukung keberlangsungan karir musisi sebagai bagian dari pembangunan ekonomi kreatif nasional.

Page 6 of 20 | Total Record : 195