cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
ariffiandi03@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
admin@jicnusantara.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Insan Cendikia
ISSN : -     EISSN : 30477824     DOI : -
Jurnal Intelek Insan Cendikia (JIIC) adalah jurnal MULTI DISIPLIN ILMU. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dari seluruh bidang ilmu, seperti : keagamaan, pendidikan, ekonomi, sosial, kesehatan, hukum, manajemen, dan seluruh bidang keilmuan lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,218 Documents
Etika dalam Multikulturalisme: Analisis Kritis terhadap Tradisi "Kawin Tangkap" di Sumba Fauza Syahiban; Awi Febrian; Nadira Syifa Qanita; Naila Annisa Siregar; Bisru Hafi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 04 (2026): April 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena "kawin tangkap" di Sumba, Nusa Tenggara Timur, melalui kerangka multikulturalisme, pluralisme hukum, dan hak asasi manusia (HAM). Menggunakan pendekatan kualitatif sosio-legal dan analisis wacana kritis terhadap literatur mutakhir (2020–2025), penelitian ini menemukan bahwa klaim pelestarian budaya dalam praktik ini telah bermutasi menjadi pembatasan internal (internal restrictions) menurut teori Will Kymlicka. Pergeseran makna dari ritual teaterikal berbasis persetujuan menjadi instrumen kekerasan fisik dan struktural dilegitimasi oleh narasi patriarki dan komodifikasi belis. Di tengah kebuntuan penegakan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) akibat kompromi hukum adat, perempuan Sumba menunjukkan agensi resistensi yang kuat melalui taktik mikropolitik, jaringan perlindungan, dan perlawanan epistemik via karya sastra seperti novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam. Sebagai tawaran resolusi, kajian ini mengadopsi etika komunikasi Jürgen Habermas untuk mendekonstruksi kekerasan simbolik Pierre Bourdieu, merumuskan ulang relasi kuasa di institusi adat, dan menuntut supremasi hukum negara demi melindungi otonomi Perempuan
Evaluasi Tata Kelola Pembiayaan Pendidikan: Analisis Efektivitas Penggunaan Anggaran dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Lathyva Nur Wahyuni; Itsna Sofia Nafis; Waqiatul Masrurah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 04 (2026): April 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan pembiayaan pendidikan merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas di sekolah. Pengelolaan anggaran yang efektif dapat membantu sekolah dalam memenuhi berbagai kebutuhan pembelajaran serta meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tata kelola pembiayaan pendidikan di SMP IT Al Imron yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan anggaran, serta mengevaluasi efektivitas penggunaan anggaran dalam mendukung kualitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan pembiayaan pendidikan di SMP IT Al Imron telah dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan anggaran secara sistematis. Penggunaan anggaran dinilai cukup efektif dalam mendukung kegiatan pembelajaran, terutama melalui penyediaan sarana pembelajaran dan pengembangan kompetensi guru. Namun demikian, masih terdapat beberapa kendala, seperti kegiatan mendadak yang tidak tercantum dalam perencanaan anggaran serta keterbatasan keterlibatan guru dalam proses perencanaan anggaran. Oleh karena itu, pengelolaan pembiayaan pendidikan perlu dilakukan secara lebih partisipatif agar penggunaan anggaran dapat dimanfaatkan secara optimal dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran.
Peningkatan Pemahaman Lingkungan Sosial melalui Media Gambar di Kelas I UPT SD Negeri 035942 Gomit Tumpak Simamora; Mandra Saragih
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 04 (2026): April 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep lingkungan sosial melalui penggunaan media gambar pada siswa kelas I UPT SD Negeri 035942 Gomit. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus terdiri atas dua pertemuan yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 siswa kelas I semester 1. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa secara bertahap. Pada pra-siklus, nilai rata-rata siswa sebesar 53 dengan ketuntasan klasikal 26,7%. Pada Siklus I, nilai rata-rata meningkat menjadi 71 dengan ketuntasan klasikal 53,3%. Selanjutnya pada Siklus II, nilai rata-rata mencapai 82 dengan ketuntasan klasikal sebesar 86,7%, sehingga telah melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan sebesar 75%. Selain itu, aktivitas belajar siswa juga meningkat dari 72% pada Siklus I menjadi 88% pada Siklus II dengan kategori Baik. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media gambar efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep lingkungan sosial pada siswa kelas I sekolah dasar.
Penerapan Kompensasi Karyawan Makanan Ringan pada UMKM UD Mandiri Ifan Reza Rofiqi; Tini Kartini
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 05 (2026): MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini mengetahui kesesuaian upah karyawan dengan UMR, dan bonus yang belum terstruktur. Penulis melakukan kegiatan observasi, wawancara, dan diskusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upah masih belum sesuai UMR Kabupaten Sukabumi tahun 2025. Penulis merekomendasikan penyesuaian upah berbasis penerapan sistem bonus transparan agar dapat meningkatkan motivasi karyawan. Secara keseluruhan, perbaikan kompensasi mampu mendukung kinerja UMKM, agar dapat meningkatkan kompensasi.
Hubungan Pelaksanaan Komunikasi Terapeutik Perawat dengan Kepuasan Pasien Lanjut Usia di Puskesmas Guguk Panjang Kota Bukittinggi Tahun 2025 Saniya Rayhan; Nentien Destri; Dewi Kurniawati
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 05 (2026): MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan kesehatan yang optimal tidak hanya bergantung pada ketersediaan sarana prasarana, tetapi juga pada kualitas komunikasi tenaga kesehatan dan pasien. Di Puskesmas Guguk Panjang, komunikasi terapeutik perawat menjadi salah satu aspek penting dalam menciptakan hubungan yang baik dengan pasien, terutama pasien lanjut usia yang memerlukan perhatian khusus. Namun, berdasarkan pengamatan awal dan laporan kepuasan pasien, masih ditemukan beberapa keluhan terkait komunikasi perawat, kondisi ini dapat berpotensi memengaruhi tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan yang diberikan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pelaksanaan komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan pasien lanjut usia di Puskesmas Guguk Panjang Kota Bukittinggi Tahun 2025. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh pasien lanjut usia yang berkunjung ke Puskesmas Guguk Panjang, dengan sampel sebanyak 170 responden yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi Square dengan hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai komunikasi terapeutik perawat dalam kategori baik, dan tingkat kepuasan pasien lanjut usia berada pada kategori puas. Uji statistik diperoleh nilai p-value = 0,000 (<0.05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan pasien lanjut usia di Puskesmas Guguk Panjang. Kesimpulan penelitian ini adalah adanya hubungan antara pelaksanaan komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan pasien Lanjut Usia di Puskesmas Guguk Panjang. Disarankan agar pihak Puskesmas Guguk Panjang dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya dalam hal komunikasi terapeutik yang dilakukan oleh perawat kepada pasien lansia, agar tercipta hubungan yang lebih hangat, empatik sehingga kepuasan pasien dapat meningkat.
Analisis Yuridis Pertanggungjawaban Pidana dalam Tindak Pidana Korupsi Pengelolaan Investasi Dana Pensiun (Studi Putusan Nomor: 102/Pid.Sus-TPK/2023/PN.Jkt.Pst) Ariyadi Setyo Nugroho; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 05 (2026): MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji tindak pidana korupsi dalam pengelolaan investasi Dana Pensiun Perusahaan Pelabuhan dan Pengerukan (DP4) yang dianalisis melalui Putusan Nomor: 102/Pid.Sus-TPK/2023/PN.Jkt.Pst. Kasus ini menunjukkan adanya penyimpangan dalam pengambilan keputusan investasi yang seharusnya dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel, namun dalam praktiknya justru menimbulkan kerugian keuangan negara dalam jumlah yang signifikan. Permasalahan dalam penelitian ini berfokus pada bagaimana bentuk penyimpangan hukum dalam pengelolaan investasi dana pensiun serta bagaimana pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku yang terlibat dalam perkara tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus, yang bertujuan untuk menilai kesesuaian antara norma hukum yang berlaku dengan penerapannya dalam putusan pengadilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagaimana diatur dalam Pasal 2 ayat (1) jo. Pasal 18 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 KUHP. Perbuatan tersebut berkaitan dengan pengelolaan investasi yang tidak sesuai dengan prinsip kehati-hatian, termasuk dalam penempatan dana pada instrumen investasi yang berisiko tinggi serta tidak didukung analisis yang memadai. Selain itu, ditemukan adanya peran aktif terdakwa dalam proses pengambilan keputusan investasi yang berdampak pada kerugian negara yang besar, sehingga yang bersangkutan dijatuhi pidana penjara serta kewajiban membayar uang pengganti sebesar puluhan miliar rupiah. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa tindak pidana korupsi dalam sektor pengelolaan investasi memiliki karakteristik yang kompleks karena melibatkan aspek teknis keuangan dan kebijakan manajerial. Oleh karena itu, penegakan hukum dalam kasus seperti ini tidak hanya membutuhkan pembuktian unsur pidana, tetapi juga pemahaman mendalam terhadap mekanisme investasi. Diperlukan peningkatan pengawasan serta penerapan prinsip tata kelola yang baik guna mencegah terjadinya penyimpangan serupa di masa yang akan datang
Analisis Yuridis terhadap Kesesuaian Penegakan Hukum dalam Tindak Pidana Korupsi Proyek BTS 4G Kominfo Ismail Wahyudi; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 05 (2026): MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tindak pidana korupsi dalam proyek pembangunan infrastruktur telekomunikasi merupakan salah satu bentuk kejahatan yang berdampak luas terhadap kerugian keuangan negara serta terhambatnya pemerataan akses digital di Indonesia. Kasus korupsi pembangunan Base Transceiver Station (BTS) 4G oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika menjadi perhatian publik karena melibatkan pejabat tinggi negara serta nilai kerugian yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan hukum terhadap tindak pidana korupsi dalam proyek BTS Kominfo serta mengkaji kesesuaiannya dengan ketentuan dalam Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif unsur-unsur tindak pidana korupsi telah terpenuhi, terutama terkait penyalahgunaan kewenangan dan kerugian keuangan negara. Namun, dalam praktiknya terdapat tantangan dalam pembuktian keterlibatan para pihak serta kompleksitas aliran dana yang melibatkan berbagai entitas. Selain itu, kasus ini juga menunjukkan adanya kelemahan dalam sistem pengawasan proyek pemerintah. Dampak yang ditimbulkan tidak hanya berupa kerugian negara, tetapi juga terhambatnya pembangunan infrastruktur digital yang seharusnya dinikmati masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sistem pengawasan, transparansi dalam pengelolaan anggaran, serta konsistensi penegakan hukum guna mencegah terjadinya tindak pidana korupsi di sektor publik.
Konstruksi Pertanggungjawaban Pidana Korporasi dalam Kasus Korupsi Impor di Indonesia (Studi Putusan Nomor 15/Pid.Sus-TPK/2023/PN Jkt Pst) Catur Meidy Ridwanto; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 05 (2026): MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tindak pidana korupsi dalam sektor perdagangan dan industri merupakan salah satu bentuk kejahatan yang memiliki dampak luas terhadap stabilitas ekonomi nasional dan keuangan negara. Salah satu bentuknya adalah penyalahgunaan mekanisme perizinan impor yang dapat dimanfaatkan untuk memperoleh keuntungan secara tidak sah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan ketentuan hukum dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 dalam Putusan Nomor 15/Pid.Sus-TPK/2023/PN Jkt Pst, khususnya terkait pertanggungjawaban korporasi dalam tindak pidana korupsi. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdakwa korporasi terbukti melakukan perbuatan melawan hukum yang mengakibatkan kerugian keuangan negara dalam jumlah yang sangat besar, serta memperoleh keuntungan ilegal melalui aktivitas impor yang tidak sesuai ketentuan. Dalam putusannya, majelis hakim menerapkan Pasal 2 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi yang menekankan unsur perbuatan melawan hukum, disertai dengan pengenaan pidana tambahan berupa pembayaran uang pengganti dan perampasan aset. Penerapan pasal tersebut mencerminkan upaya penegakan hukum yang tegas terhadap korporasi sebagai subjek hukum pidana, namun juga menunjukkan kompleksitas dalam pembuktian serta penanganan tindak pidana korupsi yang melibatkan sistem administrasi dan jaringan bisnis yang luas. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi dan pengawasan dalam sektor perdagangan, serta konsistensi aparat penegak hukum dalam menjerat pelaku korporasi guna mewujudkan efek jera dan kepastian hukum.
Analisis Penggunaan Bahasa Formal dan Informal Terhadap Laporan Praktikum Mahasiswa Biologi Universitas Negeri Medan Cahni Maitri Lase; Calista Prisilla SeptinaSitorus; Ester Meirince Panggabean; Rika Yanti Pandiangan; Tania Cinta Marito Hutapea; Ika Febriana
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 05 (2026): MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan bahasa formal dan informal dalam laporan praktikum mahasiswa Biologi Universitas Negeri Medan serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi dokumen, pencatatan, dan klasifikasi data. Analisis difokuskan pada aspek diksi, struktur kalimat, penggunaan kata ganti, gaya bahasa, kohesi dan koherensi, serta penggunaan istilah ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih banyak ditemukan ketidaktepatan penggunaan bahasa, seperti penggunaan kata tidak baku, kalimat tidak efektif, gaya bahasa subjektif, serta kurangnya kohesi dan koherensi dalam penulisan. Selain itu, terdapat ketidakkonsistenan dalam penggunaan istilah ilmiah. Fenomena ini dipengaruhi oleh kebiasaan penggunaan bahasa informal dalam kehidupan sehari-hari serta kurangnya pemahaman terhadap kaidah bahasa ilmiah. Oleh karena itu, diperlukan pembinaan dan pembiasaan penggunaan bahasa formal dalam penulisan ilmiah guna meningkatkan kualitas laporan praktikum mahasiswa.
Analisis Metode Penelitian dalam Artikel Ilmiah Biologi Tahun 2020-2026 Dani Ikhwan; Irsyaddin Nasution; Keiyona Alifa Zahra; Mikha Fonseca Bangun; Teresya Gorif Br Berutu; Ika Febriana
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 05 (2026): MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan ilmu biologi ditandai dengan meningkatnya jumlah publikasi artikel ilmiah, namun masih ditemukan ketidaksesuaian antara metode penelitian yang digunakan dengan tujuan penelitian yang ingin dicapai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kecenderungan penggunaan metode penelitian dalam artikel ilmiah biologi yang dipublikasikan pada periode 2020–2026. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik analisis isi (content analysis). Sampel penelitian terdiri dari 10 artikel ilmiah biologi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria kelengkapan dan kejelasan bagian metode penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, kemudian data diklasifikasikan berdasarkan jenis metode yang digunakan dan dihitung persentasenya menggunakan rumus P = f/n × 100%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua jenis metode penelitian yang digunakan dalam artikel ilmiah biologi pada periode tersebut, yaitu metode kuantitatif dan metode kualitatif, dengan distribusi yang seimbang masing-masing sebesar 50%. Metode kuantitatif dominan digunakan pada sub-bidang bioteknologi dan fitopatologi yang memerlukan data terukur, sedangkan metode kualitatif lebih banyak digunakan pada kajian yang bersifat deskriptif dan konseptual seperti bakteriologi dan biologi kimia. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat dominasi satu metode tertentu dalam artikel ilmiah biologi periode 2020–2026, yang mencerminkan bahwa ilmu biologi memiliki spektrum metodologi yang luas dan pemilihan metode harus disesuaikan dengan tujuan serta karakteristik permasalahan penelitian