cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
ariffiandi03@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
admin@jicnusantara.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Insan Cendikia
ISSN : -     EISSN : 30477824     DOI : -
Jurnal Intelek Insan Cendikia (JIIC) adalah jurnal MULTI DISIPLIN ILMU. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dari seluruh bidang ilmu, seperti : keagamaan, pendidikan, ekonomi, sosial, kesehatan, hukum, manajemen, dan seluruh bidang keilmuan lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,410 Documents
Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kemandirian Belajar Siswa Di MTsN 2 Pesisir Selatan Salwa Fauziah; Hadiyanto Hadiyanto; Widiawati Widiawati
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemandirian belajar merupakan kemampuan siswa dalam mengatur dan mengarahkan kegiatan belajarnya secara mandiri. Kemandirian belajar dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah pola asuh orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola asuh orang tua terhadap kemandirian belajar siswa di MTsN 2 Pesisir Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif korelasional. Populasi penelitian berjumlah 524 siswa dengan sampel sebanyak 227 siswa yang ditentukan menggunakan teknik proportional random sampling. Instrumen penelitian berupa angket dengan skala Likert yang digunakan untuk mengukur variabel pola asuh orang tua dan kemandirian belajar siswa. Teknik analisis data meliputi analisis deskriptif, uji normalitas, korelasi Product Moment, dan regresi sederhana. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai hubungan antara pola asuh orang tua dan kemandirian belajar siswa serta menjadi bahan pertimbangan bagi sekolah dan orang tua dalam meningkatkan kemandirian belajar peserta didik.
Etika Bisnis Digital dalam Prespektif Islam: Analisis Tantangan Fintech, E-Commerce, dan Perlindungan Data Konsumen di Era Ekonomi Digital Andi Darmawansyah Sayuti; Kamaruddin Arsyad; Jamaluddin Jamaluddin
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 7 (2026): JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola transaksi ekonomi melalui pemanfaatan financial technology (fintech) dan e-commerce yang menawarkan kemudahan, efisiensi, serta akses keuangan yang semakin luas. Di balik manfaat tersebut, muncul berbagai persoalan etika yang berkaitan dengan perlindungan data pribadi, transparansi informasi, keamanan transaksi, praktik pinjaman daring ilegal, manipulasi algoritma, hingga perlindungan hak-hak konsumen. Penelitian ini bertujuan menganalisis etika bisnis digital dalam perspektif Islam dengan menelaah tantangan kontemporer pada fintech dan e-commerce. Penelitian menggunakan metode library research dengan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui kajian terhadap literatur ilmiah, regulasi, dan hasil penelitian terbaru mengenai etika bisnis digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan bisnis digital menuntut penerapan prinsip etika berupa kejujuran, transparansi, keadilan, tanggung jawab, perlindungan privasi, serta akuntabilitas. Dalam perspektif Islam, prinsip tersebut sejalan dengan nilai amanah, keadilan ('adl), kemaslahatan (maslahah), serta larangan terhadap praktik gharar, riba, penipuan, dan eksploitasi. Implementasi etika bisnis digital menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan masyarakat, menjaga keberlanjutan bisnis, serta menciptakan ekosistem ekonomi digital yang sehat dan berkeadilan
Pengaruh Film Animasi Upin Ipin Terhadap Kemampuan Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun di PAUD Permata Bunda Tahun Pelajaran 2023/2024 Anisa Carola Br Barus; Aman Simare-Mare
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 7 (2026): JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh film animasi upin ipin terhadap kemampuan sosial emosional anak usia 5-6 tahun di PAUD permata bunda. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen yaitu one group pre-test post-test design dengan bentuk pre eksperimental yang terdapat pre-test (sebelum diberikan perlakuan) dan Post-test (setelah diberikan perlakuan). Populasi dalm penelitian ini adalah seluruh anak di TK B yang Jumlah siswanya adalah 18 orang. Dalam penelitian ini terdapat dua variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik obsrvasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh film animasi upin ipin terhadap kemampuan sosial anak usia 5-6 tahun di PAUD Permata Bunda. Hasil penelitian ini menunjukkan jumlah jenjang bertanda positif = 171 dan jumlah jenjang bertanda negatif = 0. Maka J hitung= 0 yaitu jumlah jenjang yang lebih kecil. Apabila J hitung dibandingkan dengan J tabel N=18 dengan α = 0,05 maka J tabel = 40. Dari hasil analisis data diatas dapat dikatakan bahwa Jhitung ≤ Jtabel atau 0 ≤ 40 maka H₀ ditolak dan Hₐ diterima atau Terdapat pengaruh penggunaan film animasi Upin Ipin terhadap kemampuan sosial emosional anak usia 5–6 tahun di PAUD Permata Bunda
Pelatihan Penggunaan Drum Pembakaran Sampah Minim Asap sebagai Upaya Pengelolaan Sampah Rumah Tangga oleh Kelompok KKN UNP di Nagari Sako Utara, Solok Selatan Ridho Bayu Yefterson; Muhammad Fajri Rizaldi; Muhammad Afril Zaky; Mutiara Diva Efendi; Silvia Giofani; Sindy Aulia Safitri; Fadilla Dwi Putri
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 7 (2026): JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah rumah tangga masih menjadi salah satu persoalan lingkungan yang dihadapi masyarakat Nagari Sako Utara Pasia Talang, Kecamatan Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Padang Tahun 2026, masih ditemukan kebiasaan masyarakat membuang sampah sembarangan, terutama ke aliran sungai dan lahan kosong di sekitar permukiman. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan, menurunkan kualitas lingkungan, serta mengganggu kesehatan masyarakat. Sebagai upaya mengatasi permasalahan tersebut, mahasiswa KKN Universitas Negeri Padang melaksanakan program pelatihan penggunaan drum pembakaran sampah minim asap sebagai alternatif pengelolaan sampah rumah tangga yang lebih ramah lingkungan. Kegiatan ini meliputi observasi lapangan, pembuatan drum pembakaran sampah minim asap, sosialisasi, demonstrasi penggunaan, dan pendampingan masyarakat. Sebanyak empat unit drum pembakaran sampah minim asap berhasil dibuat dan ditempatkan pada rumah kepala jorong di Jorong Mudiak Lawe Barat, Mudiak Lawe Timur, Sipotu, dan Banda Gadang. Kegiatan sosialisasi diikuti oleh sekitar 20 peserta dengan pembagian kelompok mahasiswa pada masing-masing jorong. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Inovasi drum pembakaran sampah minim asap menjadi solusi sederhana yang mampu mengurangi volume sampah rumah tangga sekaligus meminimalkan pencemaran udara akibat pembakaran terbuka
Jejak Peninggalan dan Pengaruh Buddha Tantrayana pada Kerajaan Pagaruyung Masa Adityawarman di Minangkabau Aisiah Aisiah; Ari Muhaimin; Annisa Ade Maharani; Pasya Azzura
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 7 (2026): JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa pemerintahan Raja Adityawarman di Minangkabau pada abad ke-14 menyisakan fenomena keagamaan yang unik melalui dominasi ajaran Buddha Tantrayana sekte Bhairawa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jejak peninggalan arkeologis berupa prasasti dan arca, serta menganalisis sejauh mana pengaruh ajaran Tantrayana tersebut berperan dalam legitimasi politik dan pertahanan kerajaan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian sejarah yang mencakup empat tahapan utama, yakni heuristik (pengumpulan sumber), kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Adityawarman merupakan penganut Tantrayana yang fanatik dan menjadikannya instrumen perlindungan wilayah dari ancaman luar serta penyebaran agama baru. Jejak peninggalan nyata ditemukan pada Arca Bhairawa setinggi 4,41 meter yang bersifat demonis serta sejumlah prasasti seperti Pagaruyung I dan Saruaso I yang mencatat ritual pentahbisan raja sebagai Ksetrajna bergelar Wisesa Dharani. Temuan ini menegaskan bahwa pengaruh Buddha Tantrayana bukan sekadar praktik religi, melainkan strategi pengukuhan kekuasaan melalui penyetaraan diri raja dengan entitas adikodrati guna menjaga kedaulatan di pedalaman Minangkabau.
Inovasi Prakarya Anyaman Berbasis Kertas UPT SD Negeri 1 Ganjaran Dwi Astuti; Muhamad Fadel; Alya Andestiyani; Ajeng Dwi Rahmawati; Putri Meliza; Rahma Aulia; Mella Sagita; Listiyani diah Purwani; Nadira Salsabila Melina. S; Destiyawati Destiyawati; Jesendo Aldafa Putra
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 7 (2026): JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan keterampilan siswa melalui inovasi prakarya anyaman berbasis kertas pada siswa kelas V UPT SD Negeri 1 Ganjaran. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada masih terbatasnya inovasi pembelajaran prakarya di sekolah dasar serta kurangnya pemanfaatan bahan sederhana dan ramah lingkungan dalam kegiatan keterampilan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai konsep dasar anyaman, demonstrasi teknik anyaman kertas, serta praktik langsung oleh siswa. Bahan yang digunakan berupa kertas warna dan kertas bekas sehingga mendukung penerapan konsep reduce, reuse, recycle (3R). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memiliki antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung. Siswa mampu membuat berbagai karya anyaman sederhana seperti tatakan gelas, tempat pensil, dan hiasan dinding. Selain meningkatkan kreativitas dan keterampilan motorik halus, kegiatan ini juga melatih ketelitian, kesabaran, kerja sama, serta kemampuan berpikir kreatif siswa. Pembelajaran berbasis praktik secara langsung menjadikan proses belajar lebih aktif, menyenangkan, dan bermakna. Dengan demikian, inovasi prakarya anyaman berbasis kertas dapat menjadi alternatif pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) yang efektif, kreatif, serta ramah lingkungan bagi siswa sekolah dasar.
Bentuk-Bentuk Kesulitan Membaca Siswa Kelas III SDN 16 Sungai Pinyuh Fattiha Fattiha; Yunika Afryaningsih; Yuni Listiarini
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 7 (2026): JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan membaca siswa di sekolah dasar. Penelitian ini didasarkan pada latar belakang proses pembelajaran membaca, yang seringkali ditemukan bahwa siswa mengalami masalah dalam membaca dan jarang mendapat perhatian khusus dari guru, hal ini sangat mengkhawatirkan dan akan berdampak pada pengetahuan membaca siswa sehingga proses pembelajaran juga terganggu. Penelitian ini berfokus pada kesulitan membaca menurut (Muammar 2020), yaitu tidak lancar dalam membaca, banyak kesalahan dalam membaca, kesulitan membedakan huruf yang hampir sama dan kesalahan dalam pengucapan kata/simbol bunyi. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan tes. Hasil penelitian ini berdasarkan hasil tes yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kesulitan membaca yang dialami siswa kelas 3 SD 16 paling dominan adalah, (1) tidak mampu mengucapkan ritme kata dengan benar dan profesional, (2) intonasi tidak teratur, (3) tidak mampu mengucapkan diftong dan huruf konsonan, dan (4) sering terbalik/keliru dalam membaca kata-kata yang hampir sama. Lebih lanjut, bentuk kesulitan membaca yang dialami sebagian siswa kelas 3 adalah sering terbalik dalam mengenali huruf, tidak memahami isi bacaan, tidak menggunakan tanda baca, membaca lambat dan mengeja.
Teknik Penyuntingan Yodi Fernando; Ika Setiawati; M. Ikhwaanussofa
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 7 (2026): JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyuntingan merupakan tahapan krusial dalam proses penulisan karya ilmiah yang bertujuan menghasilkan naskah berkualitas tinggi sebelum dipublikasikan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengertian, jenis-jenis, dan prinsip-prinsip penyuntingan, mendeskripsikan cara penggunaan fitur Track Changes pada Microsoft Word dalam proses penyuntingan, serta menjelaskan penerapan teknik penyuntingan dalam jurnal dan penelitian ilmiah. Metode penelitian yang di gunakan pada artikel ini menggunakan metode kajian pustaka (library research). Data dalam penelitian ini diperoleh dari sumber Data Primer dan Sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi terhadap berbagai sumber literatur yang relevan, baik yang bersifat cetak maupun digital. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan mereduksi, menyajikan, dan menyimpulkan data berdasarkan tema-tema yang telah ditentukan, yaitu konsep penyuntingan, penggunaan fitur Track Changes, dan penerapannya dalam jurnal dan penelitian ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 87% mahasiswa peserta penelitian merasa lebih mudah memahami masukan dari dosen pembimbing ketika menggunakan Track Changes dibandingkan dengan metode koreksi manual pada kertas cetak. Berdasarkan hasil kajian yang telah dipaparkan, dapat ditarik beberapa Kesimpulan: Pertama, fitur penyuntingan adalah proses memeriksa dan memperbaiki naskah yang mencakup aspek substantif, kebahasaan, dan teknis penulisan, yang bertujuan menghasilkan karya tulis berkualitas, mudah dipahami, dan layak untuk di publikasikan. Penyuntingan terdiri dari empat jenis utama: penyuntingan substantif, penyuntingan bahasa, penyuntingan teknis, dan penyuntingan akhir. Kedua, cara pengunaan fitur Track Changes pada Microsoft , pengguna dapat mengikuti langkah-langkah berikut: (1) buka dokumen yang akan disunting di Microsoft Word; (2) klik tab Review pada menu ribbon di bagian atas layar; (3) pada grup Tracking, klik tombol Track Changes atau gunakan shortcut keyboard Ctrl+Shift+E; (4) setelah diaktifkan, tombol Track Changes akan terlihat menyala/aktif, menandakan bahwa setiap perubahan akan mulai direkam; (5) untuk menonaktifkan, klik kembali tombol Track Changes atau tekan Ctrl+Shift+E (Eneste, 2005). Ketiga, penerapan Track Changes dalam konteks penyuntingan jurnal dan penelitian ilmiah terbukti meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses penyuntingan, mengurangi waktu revisi rata-rata 35–43%, dan meningkatkan kualitas komunikasi antara penulis dan penyunting.
Peningkatan Disiplin Siswa melalui Permainan Beraturan dan Penguatan Positif di UPT SDN 038097 Lae Pangaroan Minsaini Maha; Dewi Kesuma Nasution
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 7 (2026): JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya tingkat kedisiplinan siswa pada masa transisi dari pendidikan anak usia dini menuju sekolah dasar merupakan tantangan utama dalam pembelajaran kelas awal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan sikap disiplin siswa kelas I dalam mematuhi aturan dan instruksi guru melalui penerapan permainan beraturan yang dipadukan dengan sistem penguatan positif. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini melibatkan 12 siswa kelas I di UPT SD Negeri 038097 Lae Pangaroan. Data penelitian dikumpulkan melalui teknik observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan, yang selanjutnya dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kedisiplinan yang signifikan secara klasikal. Pada tahap pra siklus, rata-rata skor kedisiplinan kelas hanya mencapai 1,67 dengan ketuntasan klasikal sebesar 0%. Setelah tindakan diberikan, rata-rata skor kelas meningkat hingga mencapai 3,94 dengan persentase ketuntasan menyentuh 100% pada akhir Siklus II. Modifikasi sistem penghargaan dari ranah individu menjadi kelompok terbukti mampu menstabilkan konsistensi kepatuhan siswa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan permainan beraturan berbasis penguatan positif terbukti efektif untuk memfasilitasi masa adaptasi transisi pendidikan serta meningkatkan kedisiplinan belajar siswa kelas I Sekolah Dasar.
Penerapan Model Game Based Learning untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa MI Bertha Ayunda Dwi Amelia; Putri Nawang Wulan; Syailin Nichla Choirin Attalina
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 7 (2026): JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menerapkan model Game Based Learning untuk meningkatkan motivasi siswa untuk belajar di kelas IV. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa siswa masih memiliki motivasi belajar yang rendah. Metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) digunakan dalam penelitian ini. Ini dilakukan dalam dua siklus, dengan tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi masing-masing. 30 siswa MI Al-Islam Senenan kelas IV adalah subjek penelitian ini. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen motivasi belajar dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semangat belajar siswa meningkat secara signifikan. Nilai rata-rata motivasi belajar meningkat dari 79,2 menjadi 84,53. Peningkatan ini menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan meningkatkan semangat belajar siswa dengan sukses. Motivasi belajar peserta didik semakin meningkat terlihat dari ketertarikan dan perhatian mereka terhadap materi yang diajarkan. Pada siklus kedua, siswa terlihat lebih tekun dalam mengikuti pelajaran, lebih perhatian mendengarkan penjelasan guru, serta lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan yang dilakukan. Hasil ini menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang digunakan berhasil lebih menarik perhatian siswa dibandingkan di Siklus I.