cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
ariffiandi03@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
admin@jicnusantara.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Insan Cendikia
ISSN : -     EISSN : 30477824     DOI : -
Jurnal Intelek Insan Cendikia (JIIC) adalah jurnal MULTI DISIPLIN ILMU. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dari seluruh bidang ilmu, seperti : keagamaan, pendidikan, ekonomi, sosial, kesehatan, hukum, manajemen, dan seluruh bidang keilmuan lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,975 Documents
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KEMACETAN LALU LINTAS DI SIMPANG EMPAT UNIMED MMTC MEDAN Syuratty Astuti Rahayu Manalu; Enjelika Simamora; Eva Ulina Br Hombing; Juanda Maulana; Karin Sarah Angelina Siahaan; Maria Elpida Manalu
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 8 (2024): Oktober 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab kemacetan lalu lintas di simpang empat UNIMED MMTC Medan. Kemacetan lalu lintas merupakan permasalahan serius yang dihadapi kota-kota besar di Indonesia, termasuk Medan. Simpang empat UNIMED MMTC merupakan salah satu titik kemacetan yang signifikan di Kota Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran (mixed method) dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, kuesioner, dan wawancara mendalam dengan para ahli transportasi dan pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama penyebab kemacetan di lokasi tersebut meliputi volume lalu lintas yang tinggi, koordinasi lampu lalu lintas yang kurang optimal, perilaku pengemudi yang tidak tertib, serta kurangnya infrastruktur pendukung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan pendekatan komprehensif yang melibatkan perbaikan infrastruktur, optimalisasi manajemen lalu lintas, serta edukasi masyarakat untuk mengatasi permasalahan kemacetan di simpang empat UNIMED MMTC Medan.
KEARIFAN LOKAL DALAM MATEMATIKA: ANALISIS KONSEP MATEMATIKA PADA ORNAMEN TRADISIONAL ADAT SUMATERA UTARA Bunga Ayu Albani; Grace Monica Nababan; Marisa Br Sembiring; Tessalonika Faivy Simatupang; Nurhudayah Manjani
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 8 (2024): Oktober 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menyelidiki hubungan antara elemen geometris, simetris, dan transformatif yang ditemukan dalam dekorasi tradisional Sumatera Utara dan ide-ide matematika. Selain daya tarik estetika, dekorasi tradisional ini menampilkan pola matematika yang rumit termasuk fraktal, pengulangan, dan simetri. Hal ini menunjukkan bagaimana anggota masyarakat tradisional telah menggunakan konsep-konsep geometris tanpa menyadarinya. Studi ini menggunakan pendekatan studi literatur untuk meneliti publikasi ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2021 dan 2024. Temuan ini menunjukkan penggunaan prinsip-prinsip seperti rotasi dan simetri refleksi pada ornamen yang terlihat pada bangunan tradisional Batak dan kain ulos. Untuk membantu siswa lebih memahami ide-ide abstrak, analisis matematika ini dapat digunakan sebagai alat pembelajaran kontekstual yang menghubungkan pendidikan matematika dengan budaya lokal. Selain itu, pola-pola matematika dalam dekorasi ini dapat dipelajari lebih lanjut dengan menggunakan teknologi modern seperti analisis gambar, yang menawarkan pemahaman yang lebih besar tentang bagaimana matematika digunakan dalam budaya tradisional. Diharapkan penelitian ini dapat membantu para pendidik dalam memasukkan budaya daerah ke dalam kelas, meningkatkan rasa ingin tahu siswa tentang matematika, dan mempromosikan pelestarian warisan budaya. Siswa diharapkan dapat memperoleh kemampuan berpikir kritis dan analitis serta apresiasi yang lebih dalam terhadap keragaman budaya mereka melalui studi tentang hubungan antara budaya dan matematika
The Role of Anecdotal Humor in Indonesian Stand-Up Comedy: A Study of "Lapor Pak" Fadillah Fauziah Putri; Jovan Morientes Nigel Manihuruk; Meisya Audreyanna Azzahra; Putri Pratiwi; Yosi Evelyn Tondang
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 8 (2024): Oktober 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study explores the role of anecdotal humor in Indonesian stand-up comedy, with a focus on the YouTube talk show Lapor Pak. Using qualitative analysis, the research examines how comedians employ relatable anecdotes to address contemporary social issues, crafting engaging and humorous stories that connect with viewers. The study highlights the key elements of anecdotal text including Abstract, Orientation, Crisis, Reaction, and Coda, and illustrates how these components are applied in Lapor Pak to convey messages and critique societal norms. The findings underscore the importance of stand-up comedy as a tool for social commentary and cultural reflection, showcasing the comedians' ability to create witty reactions that propel the comedic narrative. This research enhances the understanding of stand-up comedy as a powerful medium for both education and social critique in Indonesian culture
IMPLEMENTASI KEWIRAUSAHAAN KEPADA MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN SABUN CUCI PIRING SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN IBU-IBU DI DESA HAMPARAN PERAK Salsabila Nur Atika; Zuliana
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 8 (2024): Oktober 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Hamparan Perak Kecamatan Hamparan Perak yang terletak di Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara. Berdasarkan survey dan wawancara dengan mitra diperoleh informasi, bahwa mayoritas masyarakat ibu-ibu rumah tangga adalah bekerja dirumah. Kondisi ini sangat memungkinkan untuk melatih dan mengedukasi mereka melalui pemberdayaan ekonomi supaya masyarakat lebih mandiri secara ekonomi. Namun salah satu faktor penghambat yang teridentifikasi yang menyebabkan mereka kurang kreatif dalam memanfaatkan waktu luang adalah kurangnya informasi, ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memanfaatkannya supaya lebih produktif. Tujuan kegiatan pemberdayaan ini adalah untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat supaya mereka termotivasi dan lebih berdaya membantu permasalahan ekonomi melalui pelatihan pembuatan sabun cuci piring. Setelah kegiatan ini, diharapkan mereka dapat menghemat biaya rumah tangga dengan tidak lagi membeli kebutuhan sabun cuci piring yang setiap hari dipergunakan. Bahkan jika memungkinkan mereka dapat menemukan peluang bisnis untuk membuka usaha pembuatan sabun cuci piring. Adapun manfaat yang diharapkan adalah untuk menumbuhkan semangat berwirausaha bagi masyarakat ibu-ibu rumah tangga di Desa Hamparan Perak.
TUJUAN PENGAUDITAN DAN TANGGUNG JAWAB AUDITOR PADA LAPORAN AUDIT (Studi Literatur Pada Perusahaan di Indonesia) Laoren Valerina Sinaga; Rotua Purba, Martha; Natalia Febrianti Purba
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 8 (2024): Oktober 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui tujuan penting dalam melaksanakan pengauditan dan untuk mengetahui pentingnya tanggung jawab auditor pada laporan audit eksternal. Penulisannya menggunakan teknik penelitian kepustakaan dan analisis deskriptif, yaitu suatu strategi yang memuncak, menyajikan, dan menganalisis fakta untuk menghasilkan gambaran yang cukup jelas tentang tulisan akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tujuan pengauditan dan tanggung jawab auditor memiliki peran yang sangat penting dalam sebuah laporan audit. Hasil penelitian ini penting untuk meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan sehingga mendukung keberlanjutan dan reputasi perusahaan yang baik di mata masyarakat.
The Influence of Economic Literacy on Consumptive Behavior of Pharmacy Students, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Cenderawasih University in Online Stores Westi Setiati; Yulita Flaviana Bahy; Asdiana Dua Sumban; Chard Wali; Melpin Kasipmabin
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 8 (2024): Oktober 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Consumptive behavior among students is an increasingly important issue to study, considering that this age group is in a transition phase from financial dependence to independence. One important factor that is thought to influence student consumption behavior is economic literacy. Economic literacy is an individual's knowledge and skills in understanding basic economic concepts, such as money management, savings, investment, and making wise financial decisions. It is important to conduct this research to identify the extent to which economic literacy influences students' consumptive behavior in online stores. The sample consisted of 50 students majoring in Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Sciences. Data collection used a questionnaire with 20 questions. The data obtained will be analyzed using multiple linear regression and classical assumption tests and hypothesis testing will be carried out. The R Square value obtained was 0.113. This means that the influence of economic literacy on the consumer behavior variable is 11.3% and 88.7% is influenced by other variables.
Peran Kepala Sekolah Sebagai Educative Leader Terhadap Optimalisasi Mutu Pendidikan Nurdin; Risma Yunita; Dwi Bhakti Oktavianto; Fadillah, Firda Fahriana; Putri Intan Altafunnisa
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 8 (2024): Oktober 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The various problems that arise in the world of education are basically caused by various factors that surround it. Improvements at the top level, middle level and lower level are needed to produce equitable education quality standards. At the education unit or school level, the presence of a leader (headmaster) is needed to improve the organizational climate and synchronize with policy makers at the central level. This means that school headmasters have a stake in the process of improving the quality of education. In this regard, this study attempts to further examine the role of school headmasters in optimizing the quality of education. Matters relating to the ideal aspects of the headmaster's position are the main discussion in this study. These aspects will be used to answer questions about efforts to optimize the quality of education in schools. The method used in this research is the library research method. The results of this study indicate that, 1) as an educative leader, the headmaster should ideally have certain competencies such as a mover, determinant, mediator, and motivator; 2) the competencies possessed by the headmaster as an educative leader are closely related to efforts to optimize the quality of education. If the headmaster is able to optimize his role, the quality of education which includes the quality of educators, curriculum implementation, and students will reach its ideal point.
The English Proficiency Paradox: Why Non-native Generation Z have Speaking and Writing Difficulties Despite Digital Fluency Abigail Nadine; Annisa Ananda; Ester Monica; Samuel Sihombing
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 8 (2024): Oktober 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Generation Z in Indonesia includes individuals born between 1997 and 2012, with a population of approximately 75 million, or 27% of the total population. Generation Z spend most of their time playing social media, they are closely related to the media as technology develops in their generation. They are known as ‘digital natives’, they are highly connected to technology and digital interaction and are highly sensitive to social and environmental issues. Undeniably, social media is very much a part of Gen Z’s lives. About 80% of them use social media, and 70% of them use social media as a way to get information and the latest news. Through social media, Gen Z in Indonesia is also familiar with the English language. They sometimes interact in English and receive content in English. But what is very unfortunate is that many of them still use English passively. This means that they only understand when reading and listening, but struggle when speaking and writing. In Indonesia, social media started to develop in the early 2000s with the first platform called Friendster. Since then, the use of social media has continued to grow with the launch of Facebook and Twitter in the mid-2000s. The use of social media will grow to 170 million users by 2021. At that time, applications such as Instagram and TikTok began to appear, which are now widely used by Generation Z. As the years go by, the development of social media, especially in Indonesia, is increasing. The use of English in social media interaction is increasing as many teenagers use social media. This is because platforms such as Instagram encourage users to use abbreviations and acronyms in English. In addition, more and more foreign content can be consumed by Indonesians. Social media also tends to have an informal language style, often using slang and popular phrases. Overall, the increased use of English on social media reflects globalization trends and the need to communicate effectively in the digital age. Despite the heavy use of English, Gen Zers still often struggle to communicate directly in English. When it comes to everyday conversation, few young people in Indonesia can use English. In EF Education First’s 2022 English Proficiency Index report, Indonesia ranks 81st out of 111 countries surveyed. In Indonesia, the most tested subjects are reading and writing, as well as tense and grammar. But in the world of work, what is needed is the ability to argue, how to communicate with foreigners, and how to use their skills to build new products or ideas. So it’s the speaking and listening skills that are really needed and important to communicate. There are also many young people who understand English, but are not brave enough to speak it. That’s because they’re afraid of being judged, especially in terms of grammar
ANALISIS FAKTOR YANG PALING MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PELANGGAN DALAM MEMILIH JASA EKSPEDISI Asima Winola Siahaan; Ivana Narga Graysella Sitompul; Nisa Zahra Winnetou; Marcilino Lefrans Purba; Mickael Pranata Saragih; Reinaldo Siagian; Agus Rahmadsyah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 8 (2024): Oktober 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang paling mempengaruhi keputusan pelanggan dalam memilih jasa ekspedisi. Dengan semakin meningkatnya penggunaan layanan ekspedisi, khususnya dalam era digital dan e-commerce, pemahaman mengenai preferensi pelanggan menjadi sangat penting bagi penyedia jasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei untuk mengumpulkan data dari 200 responden yang merupakan pengguna aktif layanan ekspedisi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis faktor dan regresi linier untuk mengidentifikasi faktor-faktor utama yang memengaruhi keputusan pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga faktor utama yang paling mempengaruhi keputusan pelanggan dalam memilih jasa ekspedisi, yaitu kecepatan pengiriman, biaya layanan, dan kualitas layanan pelanggan. Di antara ketiga faktor tersebut, kecepatan pengiriman memiliki pengaruh paling signifikan terhadap keputusan pelanggan, diikuti oleh biaya layanan. Faktor kualitas layanan pelanggan juga berperan penting, terutama dalam menciptakan loyalitas dan kepuasan konsumen. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi penyedia jasa ekspedisi untuk meningkatkan layanan dengan fokus pada pengoptimalan waktu pengiriman dan transparansi biaya.
Hubungan antara motivasi siswa dengan efektivitas pembelajaran pada mata pelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan Fajar Siddik; Mutiah Mutadayyinah Marbun; Putri Nurul Auliya; Nur Maisaroh Harahap; Sasri Agustina Putri
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 8 (2024): Oktober 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dorongan belajar merupakan aspek mendasar yang sangat penting. Keyakinan ini muncul karena ketika peserta didik memiliki hasrat belajar yang tinggi, mereka dapat mencapai proses pembelajaran yang lebih optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi keterkaitan antara efektivitas pembelajaran dan motivasi siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK).Kegiatan ini dapat meningkatkan keterampilan sosial dan kreativitas anak-anak melalui aktivitas berkelompok. Keragaman kegiatan yang diberikan mencegah kebosanan dan meningkatkan minat anak untuk berpartisipasi secara aktif. Selain itu, paparan lingkungan alam memberikan stimulasi tambahan yang penting bagi perkembangan motorik halus anak. Program bermain di luar ruangan juga berperan dalam membangun keterampilan sosial dan kreatif yang mendukung perkembangan holistik anak.

Page 36 of 298 | Total Record : 2975