cover
Contact Name
Muhammad Alfan
Contact Email
jitpro.ppg@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jitpro.ppg@um.ac.id
Editorial Address
Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Sekolah Pascasarjana (SPs) Universitas Negeri Malang (UM), Gedung A21 Lantai 2, Jalan Semarang 5, Kota Malang, 65145 Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Innovation and Teacher Professionalism
ISSN : -     EISSN : 30248604     DOI : 10.17977/um084
JITPro is fundamentally concerned with the improvement of teacher education, curriculum, policy, and in-service training. Besides these, the journal also accepts researches related to the problems of teacher educators and researchers in the field of educational sciences.
Articles 135 Documents
Inovasi Pembelajaran IPS: Pengembangan Gimkit pada Materi Hindu Budha Kelas VII Ar Rosyid, Hofi Hannan; Wonorahardjo, Surjani
Journal of Innovation and Teacher Professionalism Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um084v3i12025p203-210

Abstract

Industri game telah menjadi salah satu sektor yang sangat populer di abad ke-21, dengan pemanfaatan game dalam pendidikan sebagai inovasi yang signifikan. Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada pencapaian hasil belajar, tetapi juga menekankan proses pembelajaran yang kreatif dan kolaboratif. Salah satu platform yang menonjol adalah Gimkit, sebuah game online yang memungkinkan pengguna berpartisipasi dalam satu server yang sama, menciptakan lingkungan pembelajaran interaktif dan kompetitif. Penggunaan Gimkit didukung oleh model ASSURE, yang mencakup observasi, perencanaan, hingga implementasi dan evaluasi. Penelitian terhadap Gimkit menunjukkan hasil validasi oleh ahli media dan materi dengan persentase 89 persen, yang menunjukkan bahwa platform ini layak digunakan dalam pendidikan formal. Selain itu, Gimkit memudahkan pendidik dalam melakukan evaluasi secara real-time, memungkinkan guru memantau kemajuan belajar siswa, memberikan umpan balik langsung, dan menyesuaikan strategi pengajaran. Dengan demikian, Gimkit tidak hanya meningkatkan efisiensi waktu dalam pembelajaran, tetapi juga mendukung keterlibatan aktif siswa serta pengembangan keterampilan abad ke-21 seperti kolaborasi, pemecahan masalah, dan berpikir kritis.
Kajian Implementasi Kurikulum Merdeka terhadap Pengaruh Capaian Pembelajaran Peserta Didik di Sekolah Dasar Negeri Kota Malang Ronald, Ronald; Murti, Ajeng Krisna; Fadhillah, Alfiah Lailatul; Solichah, Elis Noviatus; Shoolikhah, Luthfiya `Aqidatu; Umayah, Siti; Rufiana, Intan Sari; Sholihah, Mar`atus
Journal of Innovation and Teacher Professionalism Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um084v3i22025p233-241

Abstract

Kurikulum Merdeka, sebagai inisiatif baru dalam pendidikan Indonesia, mengha­dapi sejumlah tantangan yang teridentifikasi melalui studi literatur terbaru. Pe­nelitian menggunakan metode analisis literatur untuk mengevaluasi data dari artikel-artikel relevan sejak tahun 2021 hingga 2023. Hasil penelitian menyoroti be­berapa masalah utama dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Pertama, infra­struktur pendidikan yang tidak memadai, seperti kekurangan ruang kelas yang layak dan akses terbatas terhadap teknologi, menjadi tantangan signifikan. Kedua, pe­ningkatan kapasitas guru dalam mengintegrasikan teknologi dalam pembel­ajaran menjadi krusial, mengingat Kurikulum Merdeka sangat bergantung pada pendekat­an berbasis teknologi. Evaluasi pembelajaran yang efektif juga menjadi fokus utama, membutuhkan pendekatan holistik yang berorientasi pada proses belajar. Masalah sosial ekonomi siswa, lingkungan belajar di rumah, serta peran orang tua dalam mendukung pembelajaran juga memainkan peran penting dalam kesuk­sesan Kurikulum Merdeka. Upaya kolaboratif antara pemerintah, sekolah, dan komunitas pendidikan sangat diperlukan untuk mengatasi tantangan ini. Dengan memperkuat infrastruktur, meningkatkan pelatihan guru, dan menyesuaikan ke­bijakan dengan kebutuhan aktual di lapangan, Kurikulum Merdeka diharapkan dapat berfungsi secara optimal dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indo­nesia. Visi ini bertujuan untuk mempersiapkan generasi masa depan yang kompe­ten dan adaptif dalam menghadapi perubahan zaman.
Tantangan dan Peluang Tri Pusat Pendidikan dalam Menciptakan Lingkungan Belajar yang Aman dan Nyaman bagi Peserta Didik Tania, Elvara Surya Artha; Wahyuningtyas, Neni
Journal of Innovation and Teacher Professionalism Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um084v3i22025p242-247

Abstract

Menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas melalui pendidikan memerlukan upaya, salah satunya adalah dengan menyediakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi peserta didik untuk mengembangkan bakat, potensi, dan pengetahuannya. Rasa aman dan nyaman dalam kegiatan belajar tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga keluarga dan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa tantangan dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman, di antaranya adalah pandangan bahwa sekolah merupakan satu-satunya pihak yang bertanggung jawab menciptakan lingkungan tersebut, persepsi bahwa lingkungan belajar yang aman hanya merujuk pada aspek fisik, serta keterbatasan sumber daya. Di sisi lain, terdapat peluang yang dapat dimanfaatkan, yaitu bahwa keluarga, sekolah, dan masyarakat merupakan pihak-pihak terdekat dengan peserta didik, serta tri pusat pendidikan dapat berkolaborasi dan berkomunikasi untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung kenyamanan dan keamanan peserta didik.
Peningkatan Motivasi dan Pemahaman PPKN Siswa SMP melalui Implementasi Model PBL Berbasis TGT Arini, Arlinda Dewi; Sukriono, Didik
Journal of Innovation and Teacher Professionalism Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um084v3i22025p248-259

Abstract

Implementasi Model PBL Berbasis TGT untuk Meningkatkan Motivasi dan Pemahaman PPKn di SMPN 8 Malang merupakan bentuk pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PPKn di tingkat SMP. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan mengombinasikan studi literatur dari penelitian terdahulu, analisis kebutuhan program, serta implementasi kegiatan inti program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PBL berbasis TGT efektif dalam meningkatkan motivasi belajar dan pemahaman siswa terhadap materi PPKn. Langkah-langkah konkret dalam implementasi model ini, seperti pembukaan pembelajaran yang mengedepankan nilai religius, nasionalisme, dan disiplin, serta kegiatan inti yang melibatkan kerja kelompok, permainan, dan evaluasi pengalaman belajar, berkontribusi positif dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif dan dinamis. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan pembelajaran yang aktif, responsif, dan kolaboratif dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Pengembangan Modul Elektronik IPA Berbasis Masalah pada Materi Pencemaran Lingkungan Kelas 7 SMP Putri, Nabila Santika; Mudaiyah, Siti; Munfaridah, Nuril
Journal of Innovation and Teacher Professionalism Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um084v3i22025p160-269

Abstract

Keterampilan kolaborasi dan pemecahan masalah sangat penting dimiliki di abad ke-21, dan siswa saat ini dituntut untuk belajar secara mandiri. Untuk memfasilitasi peserta didik dalam proses belajar serta meningkatkan motivasi, keterampilan kolaborasi, dan pemecahan masalah, diperlukan media pembelajaran yang menarik. Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul elektronik IPA berbasis masalah pada materi pencemaran lingkungan yang layak digunakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE, yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Penelitian dilakukan di SMPN 14 Malang dengan subjek penelitian sebanyak 28 siswa. Data yang dikumpulkan meliputi skor kelayakan dari ahli materi, ahli media, guru, keterbacaan siswa, serta komentar dan saran dari validator dan pengguna. Instrumen pengumpulan data terdiri dari lembar uji kelayakan untuk ahli materi, ahli media, guru, dan keterbacaan siswa. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul elektronik yang dikembangkan memiliki persentase rata-rata uji kelayakan: ahli materi sebesar 95,54 persen, ahli media 98,33 persen, guru 100 persen, dan uji keterbacaan siswa 89,75 persen, yang semuanya masuk dalam kriteria sangat layak. Guru dan siswa menyatakan bahwa modul elektronik ini bagus, menarik, dan sesuai untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi, pemecahan masalah, dan pemahaman siswa. Berdasarkan hasil penelitian, modul elektronik IPA berbasis masalah pada materi pencemaran lingkungan yang dikembangkan termasuk dalam kategori sangat layak digunakan.
Survei Status Gizi dan Keterampilan Motorik pada Peserta Didik Kelas VII SMP Kota Malang Hidayatullah, Syarif; Wahyudi, Usman; Firmanto, Dian
Journal of Innovation and Teacher Professionalism Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um084v3i22025p270-278

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status gizi dan keterampilan motorik pada peserta didik kelas VII SMPN 3 Malang. Pendekatan penelitian menggunakan metode observasi dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian diambil dari kelas VII SMPN 3 Malang dengan jumlah 32 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen Tes Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Kids Athletics. Dari hasil penelitian, status gizi pada kelas VII berdominasi di kategori kurus berat dengan persentase 42,5 persen, yang melibatkan 14 peserta didik. Selanjutnya, untuk hasil tes Kids Athletics pada nomor lempar turbo, laki-laki memiliki nilai tertinggi di kategori cukup dengan persentase 35,4 persen, sedangkan perempuan berada di kategori kurang baik dengan persentase 47,2 persen. Pada nomor loncat katak, laki-laki memiliki nilai tertinggi di kategori cukup dan baik dengan persentase 35,4 persen, sedangkan perempuan berada di kategori kurang baik dengan persentase 38,1 persen. Pada nomor lari kanguru, nilai tertinggi pada laki-laki berada di kategori baik sekali dengan persentase 41,6 persen, sedangkan pada perempuan di kategori baik dengan persentase 38,2 persen.
Penerapan Model Pembelajaran Teams Games Tournament untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Peserta Didik Kelas 1 Sekolah Dasar Anjarwati, Rika; Dewi, Radeni Sukma Indra
Journal of Innovation and Teacher Professionalism Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um084v3i22025p279-286

Abstract

Model pembelajaran kooperatif adalah salah satu strategi pengajaran yang sejalan dengan fitrah manusia sebagai makhluk sosial yang saling bergantung satu sama lain. Model ini menekankan tujuan dan tanggung jawab bersama, pembagian tugas, serta rasa senasib. Dalam konteks pembelajaran kooperatif, peserta didik dilatih untuk saling berbagi (sharing) pengetahuan, pengalaman, tugas, dan tanggung jawab. Proses saling membantu serta berlatih berinteraksi, berkomunikasi, dan bersosialisasi menciptakan lingkungan belajar yang mencerminkan miniatur kehidupan bermasyarakat. Hal ini memungkinkan peserta didik untuk belajar menyadari kekurangan dan kelebihan masing-masing. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan deskriptif kualitatif, bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar peserta didik melalui model pembelajaran kooperatif Teams Games Tournament (TGT). Penelitian ini disusun dalam format siklus yang mengacu pada model spiral yang dikembangkan oleh Kemmis dan McTaggart. Model pembelajaran TGT ini tidak hanya mendorong peserta didik untuk terlibat dalam kegiatan fisik, seperti mengamati, menulis, dan membaca, tetapi juga melibatkan kegiatan mental, seperti memecahkan masalah, menganalisis, dan mengambil keputusan. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran ini terbukti efektif dalam meningkatkan aktivitas dan keaktifan peserta didik di Sekolah Dasar, yang ditunjukkan oleh peningkatan pada setiap indikator keaktifan peserta didik di siklus I dan II.
Efektivitas Pendekatan Teaching at The Right Level terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VIII Fatma, Ayun Faidah; Listiawan, Tomi
Journal of Innovation and Teacher Professionalism Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um084v3i22025p287-294

Abstract

Penelitian ini disusun dengan tujuan untuk menuangkan hasil pengalaman praktik mengajar mandiri selama PPL PPG peneliti dalam meningkatkan hasil belajar IPA melalui penerapan pendekatan TaRL (Teaching at The Right Level). Metode dalam penelitian ini adalah penelitian pre-eksperimental dengan desain penelitian One Grup Pretest-Posttest. Penelitian ini menggunakan satu kelas eksperimen tanpa adanya kelas kontrol. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMPN 26 Malang dengan jumlah 32 orang dan objek penelitiannya hasil belajar peserta didik materi struktur bumi. Instrumen yang digunakan meliputi 1) pretest-posttest, 2) Lembar Kerja Peserta Didik, 3) lembar wawancara respon guru dan peserta didik terhadap pembelajaran, 4) lembar observasi, dan 5) dokumentasi. Untuk menjawab rumusan penelitian, analisis data yang digunakan merupakan data kuantitatif yang kemudian di deskripsikan. Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar pretest diperoleh rata-rata yaitu 65,53, setelah diberikan perlakukan dengan menerapkan pendekatan TaRL, peneliti memberikan posttest dan diperoleh rata-rata 83,43. Selain itu, nilai N-Gain juga tergolong dalam kriteria efektif 0,70 lebih besar dari g lebih besar samadengan 0,30 dalam kategori sedang yaitu senilai 0,5064. Dengan demikian, maka terdapat efektivitas pendekatan TaRl terhadap hasil belajar IPA siswa kelas VIII A di SMPN 26 Malang.
Meningkatkan Interaksi Siswa SMK melalui Pembelajaran Cooperative Learning Tipe STAD Ramadhani, Suci; Witjoro, Agung
Journal of Innovation and Teacher Professionalism Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um084v3i22025p295-301

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran lingkungan dan suasana belajar sebagai faktor sentral dalam memengaruhi motivasi siswa selama proses pembelajaran. Berdasarkan teori motivasi belajar, beberapa faktor seperti keamanan, dukungan sosial, keterlibatan siswa, dan kenyamanan fisik di lingkungan belajar secara signifikan dapat memengaruhi tingkat motivasi siswa. Sebaliknya, suasana kelas yang kurang nyaman atau tidak mendukung dapat menjadi penghambat motivasi. Selain itu, interaksi sosial yang positif dan rasa saling percaya di antara siswa juga berperan penting dalam mendukung motivasi belajar. Penelitian ini secara khusus mengevaluasi efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams-Achievement Divisions) dalam meningkatkan keterlibatan dan interaksi di antara siswa jurusan Pekerja Sosial di SMKN 2 Malang. Melalui penerapan model yang menekankan pada kerja tim dan pencapaian bersama, diharapkan tercipta lingkungan belajar yang mendukung, di mana setiap siswa merasa terlibat aktif dan memiliki kontribusi dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan mendalam mengenai efektivitas model pembelajaran STAD dalam meningkatkan keterlibatan siswa dan mendorong interaksi positif di kelas.
Efektivitas Model Project-Based Learning dalam Implementasi TaRL pada Pembelajaran Berdiferensiasi Siswa Kelas VII Dewantari, Arrin Suci; Nuris, Dudung Ma’ruf
Journal of Innovation and Teacher Professionalism Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um084v3i22025p302-308

Abstract

Pembelajaran Abad-21 berupaya membentuk peserta didik yang memiliki kemampuan berkomunikasi efektif, kreatif, dan mampu bersaing dalam era digital sehingga menjadi individu yang berketerampilan dan adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak positif yang muncul dari peserta didik selama proses implementasi pembelajaran berdiferensiasi dengan pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL), khususnya melalui model pembelajaran berbasis proyek. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari peserta didik kelas VII-A SMP Negeri 2 Pakis tahun pelajaran 2023/2024. Hasil observasi menunjukkan bahwa kegiatan pembelajaran di kelas menjadi lebih aktif dan terjadi peningkatan kreativitas peserta didik. Selain itu, terdapat peningkatan motivasi belajar dan rasa tanggung jawab peserta didik dalam menyelesaikan tugas kelompok. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dipaparkan, dapat disimpulkan bahwa implementasi pembelajaran berdiferensiasi dengan pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) melalui model Project-Based Learning (PjBL) memberikan banyak dampak positif dalam kegiatan pembelajaran, khususnya bagi peserta didik. Dengan munculnya dampak positif ini, diharapkan akan sejalan dengan peningkatan hasil belajar peserta didik.

Page 9 of 14 | Total Record : 135