cover
Contact Name
Muhammad Alfan
Contact Email
jitpro.ppg@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jitpro.ppg@um.ac.id
Editorial Address
Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Sekolah Pascasarjana (SPs) Universitas Negeri Malang (UM), Gedung A21 Lantai 2, Jalan Semarang 5, Kota Malang, 65145 Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Innovation and Teacher Professionalism
ISSN : -     EISSN : 30248604     DOI : 10.17977/um084
JITPro is fundamentally concerned with the improvement of teacher education, curriculum, policy, and in-service training. Besides these, the journal also accepts researches related to the problems of teacher educators and researchers in the field of educational sciences.
Articles 135 Documents
Penerapan Scaffolding pada Zone of Proximal Development (ZPD) Kelas X DKV-2 Di SMK terhadap Mata Pelajaran Sejarah Swastika, Aprilia Iva; Utami, Indah Wahyu Puji
Journal of Innovation and Teacher Professionalism Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um084v3i12025p68-76

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep Scaffolding dalam konteks Zone of Proximal Development (ZPD) menurut teori Vygotsky, serta mengaplikasi­kannya dalam pembelajaran sejarah di kelas X DKV-2 di SMK Negeri 10 Malang. Metode kualitatif dipilih untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang bagaimana ZPD dapat diterapkan dalam konteks nyata pembelajaran di sekolah menengah kejuruan. Penelitian dilakukan dengan mengamati proses pembelajaran sejarah, fokus pada interaksi antara guru dan siswa dalam implementasi konsep Scaffolding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Scaffolding pada ZPD dapat dilaksanakan secara efektif. Guru berperan dalam memonitor dan memberi­kan bantuan secara bertahap kepada siswa sesuai dengan tingkat kemampuan mereka, mulai dari bimbingan aktif hingga memfasilitasi siswa untuk aktif berdiskusi dan melakukan presentasi. Pendekatan ini tidak hanya memperkuat pemahaman siswa terhadap materi sejarah, tetapi juga mendorong kemandirian dan partisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Melalui Scaffolding, siswa dapat mengembang­kan keterampilan berpikir kritis dan memecahkan masalah secara mandiri, sesuai dengan tahapan perkembangan kognitif mereka. Implikasi dari penelitian ini men­dukung pentingnya penerapan teori Vygotsky dalam konteks pendidikan praktis, yang menekankan pentingnya interaksi sosial dan bimbingan terarah untuk memajukan kemampuan siswa. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman kita tentang bagaimana konsep Scaffolding dapat diterapkan dengan efektif dalam konteks ZPD di pendidikan sekolah menengah kejuruan, serta relevansinya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang berpusat pada perkembangan siswa.
Eksistensi Mahasiswa PPG Prajabatan dalam Membantu Meningkatkan Kualitas Pendidikan IPS SMP Bahrul Maghfiroh Malang melalui Program PPL Hasan, Amar
Journal of Innovation and Teacher Professionalism Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um084v3i12025p77-83

Abstract

Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di Indonesia memiliki peran krusial dalam membentuk pemahaman siswa terhadap realitas sosial, politik, dan ekonomi di sekitar mereka. Untuk meningkatkan kualitas pengajaran IPS di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), Program Pendidikan Profesi Guru Prajabatan (PPL) menjadi salah satu upaya strategis yang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi eksistensi dan kontribusi mahasiswa PPG Prajabatan dalam me­ningkatkan kualitas pendidikan IPS di SMP Bahrul Maghfiroh Malang melalui Program PPL. Metode penelitian yang digunakan melibatkan observasi partisipatif dan wawancara dengan mahasiswa PPG Prajabatan, guru pembimbing, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi aktif mahasiswa PPG Prajabatan dalam Program PPL telah berdampak signifikan terhadap peningkatan kualitas pengajaran IPS. Melalui pendekatan pembelajaran yang inovatif, bantuan tam­bahan dalam proses pengajaran, serta pemanfaatan beragam sumber daya pen­didikan, mahasiswa PPG Prajabatan mampu menciptakan lingkungan belajar yang memfasilitasi pemahaman yang lebih baik serta meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran IPS. Hasil penelitian ini memberikan wawasan yang berharga tentang peran mahasiswa PPG Prajabatan dalam memperkuat sistem pendidikan di Indonesia, serta memberikan landasan bagi pengembangan kebijakan dan praktik pendidikan yang lebih efektif di masa mendatang.
Identifikasi Urgensi Motivasi Belajar Peserta Didik PPG Prajabatan dalam Peningkatan Profesionalisme Guru Setiawan, Diah Apriliani
Journal of Innovation and Teacher Professionalism Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um084v3i12025p93-100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pentingnya pengaruh motivasi intrinsik dan ekstrinsik terhadap profesionalisme peserta didik dalam konteks belajar dan bekerja. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kepustakaan dengan menganalisis literatur dari berbagai sumber akademis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa moti­vasi memainkan peran penting dalam menentukan kualitas tindakan atau perilaku peserta didik. Peserta didik dengan tingkat motivasi yang tinggi cenderung menunjukkan peri­laku yang lebih produktif, proaktif, dan efektif dalam menghadapi tantangan sehari-hari. Selain itu, motivasi yang kuat juga berkontribusi pada peningkatan kinerja, kepuas­an kerja, dan prestasi akademik. Penelitian ini memberikan wawasan mendalam ten­tang bagaimana motivasi mem­pengaruhi berbagai aspek kehidupan peserta didik dan menekankan pentingnya upaya untuk memahami dan menumbuhkan motivasi sebagai kunci keberhasilan dalam mencapai kinerja dan tujuan hidup yang lebih baik. Penelitian ini juga menggarisbawahi perlunya pengembangan strategi pendidikan dan pelatihan yang dapat meningkatkan motivasi, baik intrinsik maupun ekstrinsik, guna mendukung profesionalisme peserta didik dalam jangka panjang. Temuan ini penting untuk para pen­didik, pengelola institusi pendidikan, dan pembuat kebijakan dalam merancang prog­ram yang efektif untuk memotivasi peserta didik dan meningkatkan kualitas pendidikan serta profesionalisme di masa depan.
Studi Literatur: Penerapan Pembelajaran Diferensiasi dalam Meningkatkan Literasi dan Numerasi Peserta Didik Tingkat Sekolah Dasar Nissa, Khoirrun; Darmawan, Puguh
Journal of Innovation and Teacher Professionalism Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um084v3i12025p101-106

Abstract

Pendidikan dasar memainkan peran krusial dalam membentuk fondasi individu dan masyarakat. Dalam konteks Kurikulum Merdeka, literasi dan numerasi menjadi fokus utama yang esensial. Peningkatan literasi dan numerasi tidak hanya mem­berikan dasar yang kokoh bagi pengembangan individu, tetapi juga merupakan kunci untuk kemajuan pendidikan nasional. Namun, hasil Programme for Inter­national Student Assessment (PISA) menunjukkan bahwa capaian literasi dan numerasi peserta didik di Indonesia masih memerlukan perbaikan signifikan. Salah satu strategi yang diidentifikasi sebagai efektif untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik adalah pembelajaran berdiferensiasi. Strategi ini mengakomodasi kebutuhan dan keberagaman peserta didik, sehingga setiap peserta didik mendapatkan kesempatan untuk berkembang sesuai dengan potensi­nya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi berbagai studi terkait penerapan pembelajaran berdiferensiasi dalam meningkatkan literasi dan numerasi di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur kualitatif, yang menganalisis temuan-temuan dari berbagai penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi tidak hanya meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik, tetapi juga meningkatkan semangat belajar dan inklusivitas di dalam kelas. Analisis statistik dari penelitian-penelitian tersebut juga memperkuat efektivitas pembelajaran berdiferensiasi dalam meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik. Oleh karena itu, implementasi pembelajaran berdiferensiasi direkomendasikan sebagai upaya strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat sekolah dasar di Indonesia.
Relevansi Situs Candi Mirigambar sebagai Sumber Pembelajaran Sejarah Lokal di Kabupaten Tulungagung Zidah, Afiani Arofatul; Afandi, Alifia Nurhusna
Journal of Innovation and Teacher Professionalism Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um084v3i12025p84-92

Abstract

Peninggalan kerajaan Hindu-Buddha yang sering dibahas dalam buku teks adalah Candi Borobudur dan Candi Prambanan. Hal ini menyebabkan peserta didik merasa bosan dalam pembelajaran sejarah. Padahal, banyak candi peninggalan kerajaan yang tersebar di berbagai wilayah penting untuk dikenalkan kepada peserta didik agar mereka mengetahui potensi daerah mereka dan mampu beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Peserta didik juga dapat memperdalam pengetahuan dan wawasan mereka tentang peninggalan sejarah yang ada. Sayangnya, banyak pendidik belum memanfaatkan candi sebagai sumber belajar, salah satunya adalah Candi Mirigambar. Candi Mirigambar dianggap kurang menarik oleh peserta didik karena beberapa panelnya yang hancur dan strukturnya yang tidak utuh. Padahal, Candi Mirigambar memiliki nilai dan edukasi sejarah yang penting untuk proses pembelajaran. Penulis menggunakan metode kualitatif dalam menyusun artikel ini untuk mengkaji dan mendeskripsikan peristiwa yang terjadi. Artikel ini akan membahas tentang sumber pembelajaran sejarah lokal, sejarah dan relief Candi Mirigambar, serta relevansi Candi Mirigambar sebagai sumber belajar sejarah lokal. Tujuan utama adalah memperkenalkan berbagai candi di daerah kepada peserta didik untuk menumbuhkan minat dan pengetahuan mereka terhadap sejarah lokal.
Survei Kondisi Fisik Atlet Judo Puslatcab Kabupaten Pasuruan Usia 16-18 Tahun Yudistira, Abdillah Hedo
Journal of Innovation and Teacher Professionalism Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um084v3i12025p107-116

Abstract

Judo merupakan salah satu cabang olahraga yang dipandang sebagai olahraga keras dengan teknik-teknik lemparannya. Kondisi fisik sangat dibutuhkan dalam setiap cabang olahraga karena sangat menunjang prestasi seorang atlet. Atlet harus memahami teknik, taktik, mental, dan menjaga kondisi fisik agar mendapatkan prestasi yang maksimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi fisik atlet Judo Kabupaten Pasuruan usia 16-18 tahun. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan subjek 15 atlet Judo putra dari Judo Center Kabupaten Pasuruan. Pengumpulan data mengguna­kan instrumen non-tes berupa observasi dan instrumen tes berupa tes kekuatan otot lengan dengan menggunakan tes push-up, kekuatan otot perut dengan menggunakan tes sit-up, kekuatan otot punggung dengan menggunakan tes back and leg dynamometer, kelentukan dengan menggunakan tes sit and reach dynamometer, daya ledak dengan menggunakan lompat jauh tanpa awalan, kelincahan dengan menggunakan tes lari bolak-balik, dan daya tahan dengan menggunakan tes lari 1600 meter. Hasil penelitian menunjukkan kondisi fisik masuk dalam kategori: kekuatan otot lengan "baik", kekuatan otot perut "baik", kekuatan otot punggung "sedang", kelentukan "sangat baik", daya ledak "sedang", kelincahan "baik", dan daya tahan "sedang". Kesimpulan dari keseluruhan hasil tes kondisi fisik Atlet Judo PUSLACAB (Pusat Latihan Cabang Olahraga) Kabupaten Pasuruan berada pada kategori kondisi fisik "sedang".
Tantangan Guru Melaksanakan Pembelajaran Konvensional pada Siswa Berkebutuhan Khusus di Jenjang SMP Nabila, Alifian
Journal of Innovation and Teacher Professionalism Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um084v3i12025p117-124

Abstract

Guru adalah pembimbing bagi siswa dalam mencapai tujuan pendidikan yang bermakna. Guru memiliki kewajiban mendidik siswa terlepas dari apapun latar belakang, kondisi, dan karakteristiknya. Berdasarkan hal tersebut guru juga harus siap membimbing siswa berkebutuhan khusus sesuai dengan haknya yang tertera pada UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas Pasal 10. Maka dari itu, terdapat tantangan yang dihadapi dalam melaksanakannya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif. Data pada penelitian ini berasal dari sumber data primer yang menggunakan teknik purposive sampling serta sumber sekunder dari catatan dan jurnal. Teknik pengumpulan data diambil melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi dilaksanakan di SMPN 8 Malang. Wawancara dilakukan dengan 11 guru mata pelajaran. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data model interaktif yang berpedoman pada Huberman (2014). Terdapat banyak tantangan yang ditemukan oleh guru dalam memberikan pendidikan bagi siswa berkebutuhan khusus seperti cara memahami siswa, memberikan lingkungan belajar yang aman tanpa diskriminasi, memberikan pembelajaran di ranah kognitif (pembelajaran di kelas), afektif (pendidikan karakter), dan psikomotorik (ekstrakurikuler). Penelitian ini relevan dengan teori belajar humanistik yang berfokus pada peran aktif siswa dalam proses belajar. Fokus penelitian ini relevan dengan pendekatan Teaching at The Right Level yang mengutamakan pendidikan sesuai dengan ketercapaian belajar siswa.
Perspektif Mahasiswa PPG Prajabatan terhadap Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi sebagai Strategi Pemenuhan Kebutuhan Belajar Siswa Fransisca, Windy; Dewi, Radeni Sukma Indra
Journal of Innovation and Teacher Professionalism Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um084v3i12025p125-132

Abstract

Setiap individu memiliki perbedaan. Keberagaman ini juga tampak di dalam kelas. Keberagaman tersebut harus difasilitasi dengan baik oleh guru agar siswa dapat memperoleh pembelajaran sesuai dengan kebutuhan belajarnya. Beberapa ahli menyatakan bahwa pembelajaran berdiferensiasi merupakan salah satu cara untuk dapat memfasilitasi keberagaman tersebut. Oleh karena itu, peneliti melakukan penelitian ini  dengan tujuan memaparkan perspektif mahasiswa PPG Prajabatan terkait implementasi pembelajaran berdiferensiasi yang telah dilakukan di tempat PPL sebagai strategi pemenuhan kebutuhan belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Terdapat empat mahasiswa PPG Prajabatan sebagai responden dari penelitian ini. Pemilihan  responden didasarkan pada teknik purposive sampling. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis Miles Huberman meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi dapat meningkatkan keaktifan dan pemahaman siswa dalam kegiatan pembelajaran. Selain itu, pembelajaran berdiferensiasi juga dapat digunakan sebagai strategi pemenuhan kebutuhan belajar siswa.
Pendekatan Pembelajaran Berdiferensiasi melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT pada Mata Pelajaran PKn Kartika, Shalsabila Kharisma Dini
Journal of Innovation and Teacher Professionalism Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um084v3i12025p133-143

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk menjelaskan implementasi pendekatan pembelajaran berdiferensiasi melalui model pembelajaran Kooperatif Tipe TGT (Teams Games Tournament) pada mata pelajaran PKn di SMP Negeri 15 Malang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi dengan masing-masing sumber data berupa informan guru PKn SMP Negeri 15 Malang, dokumen terkait berupa perangkat ajar dan catatan lapangan. Proses pembelajaran menggunakan pendekatan berdiferensiasi melalui model pembelajaran Kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament). Analisis data yang digunakan berupa analisis interaktif Miles dan Huberman, meliputi: reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil dari kajian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament) telah dilaksanakan sesuai dengan prinsip-prinsip pendekatan pembelajaran berdiferensiasi, yakni tampak melalui tahap pelaksanaannya yang terdiri dari klasifikasi karakteristik peserta didik, penyusunan rancangan pembelajaran sesuai informasi karakteristik serta refleksi pembelajaran.
Literatur Riviu: Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Solikah, Siti
Journal of Innovation and Teacher Professionalism Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um084v3i12025p211-217

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak dari setiap artikel yang dianalisis terhadap proses pembelajaran, dengan fokus pada penyesuaian metode pembelajaran sesuai dengan kebutuhan individual siswa. Tinjauan pustaka digunakan sebagai metode utama, memungkinkan analisis mendalam terhadap berbagai literatur dan artikel untuk mengidentifikasi hubungan yang signifikan serta menemukan strategi dan model pembelajaran yang efektif. Implementasi pembelajaran diferensiasi yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa diharapkan dapat meningkatkan motivasi intrinsik dan hasil belajar siswa secara keseluruhan. Pendekatan ini tidak hanya mempertimbangkan gaya belajar individu tetapi juga mengintegrasikan prinsip-prinsip kurikulum merdeka yang memberdayakan siswa sebagai subjek aktif dalam proses belajar. Hasil penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi dalam mengembangkan praktik pembelajaran yang lebih responsif dan relevan, sesuai dengan evolusi kebutuhan pendidikan kontemporer.

Page 7 of 14 | Total Record : 135