cover
Contact Name
Yusmaniarti
Contact Email
yusmaniarti8@gmail.com
Phone
+6281368411554
Journal Mail Official
jurnaljolale@gmail.com
Editorial Address
Perum Taman Asri 1 Blok C2 RT 31 RW 06 Palembang South Sumatra 30149
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Journal of Language and Literature Education (JoLaLE)
ISSN : -     EISSN : 30467373     DOI : https://doi.org/10.59407/jolale.v1i2
Core Subject : Education,
Journal of Language and Literature Education (JoLaLE) is a national journal for scientific research: Linguistics: phonology, morphology, syntax, discourse analysis, psycholinguistics, sociolinguistics,Indonesian language,Indonesian literature studies,Language in multicultural societies, and critical discourse analysis. Literature: local literature studies, Indonesian literature, foreign literature studies, children literature, literature studies for character education, and other literary studies, Other scientific fields related to learning language and literature.
Articles 39 Documents
EVALUASI PENDIDIKAN NON FORMAL SANGGAR KEGIATAN BELAJAR KABUPATEN BOGOR DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT Dja'far, Harmi Ibnu
Journal of Language and Literature Education Vol. 1 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jolale.v1i2.866

Abstract

Pendidikan Non Formal merupakan salah satu jalur pendidikan pada sistem Pendidikan nasional yang bertujuan memenuhi kebutuhan belajar Masyarakat yang tidak dapat dijangkau dan dipenuhi oleh jalur Pendidikan formal. Pendidikan non formal memberikan berbagai layanan Pendidikan dan pelatihan untuk setiap warga masyarakat memperoleh pendidikan sepanjang hayat yang sesuai dengan perkembangan dan tuntutan perkembangan zaman. Program-program SKB saat ini yang dilaksanakan oleh Pamong Belajar kebanyakan masih belum sesuai atau belum mencapai hasil yang maksimal dibandingkan dengan target atau sasaran yang ditentukan dalam buku pedoman operasional SKB. Faktor internal - faktor yang berasal dari dalam diri pamong belajar seperti; motivasi dalam bekerja, pendidikan dan pengalaman yang dimiliki, potensi dan penguasaan ketrampilan. Faktor External adalah faktor yang dari luar individu seperti; kepemimpinan kepala SKB, lingkungan bekerja, sarana/prasarana, dan kondisi dalam masyarakat itu sendiri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode evaluasi program dengan model CIPP (Context, Input, Process, Product) yang terdiri dari evaluasi formatif dan evaluasi sumatif. Evaluasi formatif meliputi komponen konteks, input dan proses sementara evaluasi sumatif meliputi komponen produk. Hasil Evaluasi Komponen Konteks pada aspek Tujuan dan Sasaran Program Pendidikan Non Formal Sanggar Kegiatan Belajar bahwa faktor tersebut memiliki kategori “cukup” maka aspek tersebut harus diperbaiki. Hasil Evaluasi Komponen Input pada aspek Prosedur, Perangkat SDM, Monitoring, Kerjasama dengan stakeholder tersebut memiliki kategori “baik” maka keempat aspek tersebut dipertahankan dan dilanjutkan. Hasil evaluasi Komponen Proses pada aspek prosedur, mekanisme, Kurikulum, pelaporan program memiliki kategori “baik” dan “Sebagian tersedia” maka keempat aspek tersebut diperbaiki dan ditingkatkan. Keywords: Evaluasi Program, Pendidikan NonFormal, Sanggar Kegiatan Belajar, CIPP.
THE INFLUENCE OF LEARNING MOTIVATION AND POSITIVE CULTURE ON THE LEARNING OUTCOMES OF WRITING POPULAR ARTICLES OF HIGH SCHOOL STUDENTS IN THE PANDEGLANG REGENCY Romdiah, Yayah; Dja'far, Harmi Ibnu
Journal of Language and Literature Education Vol. 1 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jolale.v1i2.875

Abstract

ABSTRACT In principle, teaching should focus on self-development, developing the child's morals, body and soul so that students are formed as individuals who are independent and have character. This is in line with the various government programs that have recently been rolled out, including education and training, seminars, workshops which must be attended by teachers as educators so that students' cognitive, affective and psychomotor abilities increase. However, the phenomena occurring in the field are inversely proportional to what the government has programmed. The facts show that students still find difficulties in learning, especially in writing popular articles, so this can make it difficult for students to obtain satisfactory learning results, so it is deemed necessary to have motivation and a positive culture in learning. Therefore, this research aims to determine the influence of learning motivation and positive culture on students' learning outcomes in writing popular articles using quantitative research methods. The research results show that there is a variable that has the most influence on students' learning outcomes to write popular articles, namely positive culture.
ANALISIS UNSUR INTRINSIK NOVEL SUWUNG: TENTANG MANUSIA YANG BERUMAH DI DALAM MIMPI KARYA HENDRA PURNAMA Haeniah, Nurul; Ketut Tia Apriliani
Journal of Language and Literature Education Vol. 1 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jolale.v1i2.900

Abstract

This study aims to uncover the intrinsic elements in the novel "Suwung: Tentang Manusia Yang Berumah Di Dalam Mimpi" by Hendra Purnama. The method employed is descriptive qualitative. The data used in this study consists of quotes and paragraphs based on their intrinsic elements. These data are sourced from the novel "Suwung" by Hendra Purnama, which are then analyzed using various theories relevant to the research topic. The findings of this study include: (1) Theme: Exploration of emptiness, void, loneliness, loss, and love. (2) Plot: The use of a mixed plot combining both forward and backward sequences. (3) Setting: A variety of settings including home, cafe, cemetery, and hospital, with times of day ranging from morning, afternoon, evening, to night, and atmospheres encompassing sadness, tension, and happiness. (4) Characters and Characterization: In-depth characterization of the main character Indra Pratama, and supporting characters such as Irwan Rahardian, Airin Rahimi, and Afriani Zakiah. (5) Point of View: A combination of first-person and third-person perspectives providing diverse viewpoints. (6) Language Style: The use of hyperbolic language and similes enriching the narrative. (7) Moral Message: A strong message about perseverance and the importance of self-love in life. This study provides valuable contributions to literary studies, particularly in understanding Hendra Purnama's work, through an in-depth and comprehensive analysis of the intrinsic elements in the novel "Suwung". Keywords: instrinsic elements, novel
PENGARUH SKILL, ATTITUDE, DAN KNOWLEDGE MANAGEMENT TERHADAP KINERJA PERSONEL KEAMANAN PENERBANGAN Setiyawan, Ferdi; Septiawan , Faris Ahmad; Kardi, Kardi
Journal of Language and Literature Education Vol. 1 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jolale.v1i2.917

Abstract

Transportasi udara yang aman dan selamat adalah komponen penting dalam menghubungkan antar daerah di Negara Kesatuan Republik Indonesia yang memiliki 17.000 pulau dengan jumlah penduduk lebih dari 270jt untuk saat ini, serta untuk mendukung pertumbuhan ekonomi agar menciptakan kesinambungan dalam pembangunan selain untuk melakukan perpindahan orang atau barang dari suatu bandara ke bandara yang lain menggunakan pesawat udara. Dalam menjaga keamanan penerbangan yang diatur dalam peraturan Menteri dengan nomor PM 51 tahun 2020 tentang Keamanan Penerbangan Nasional. Artikel ini membahas tentang faktor apa saja yang mempengaruhi kinerja, yaitu skill, attitude, dan knowledge management, suatu studi literatur Personel Keamanan Penerbangan. Tujuan penulisan ini untuk membangun hipotesis pengaruh antara variabel yang digunakan dalam riset selanjutnya: 1) Skill berpengaruh terhadap kinerja; 2) Attitude berpengaruh terhadap kinerja; dan 3) Knowledge Management berpengaruh terhadap kinerja. Penilitian ini berfokus pada pentingnya peran personel dalam menjaga keamanan di bandar udara. Mereka menemukan bahwa personel yang terlatih dan memiliki kemampuan yang sesuai dapat memainkan peran penting dalam deteksi dan tanggulangan ancaman keamanan. Dalam laporan ini, peneliti juga mempelajari bagaimana risiko keamanan. Dalam sintetis, penelitian ini menunjukkan bahwa personel bandar udara memiliki peran penting dalam menjaga keamanan di bandar udara. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kemampuan personel dan meningkatkan keamanan operional di bandar udara. Kata kunci: skill, attitude, knowledge management, kinerja, keamanan penerbangan
PSYCHOLOGICAL FACTOR AFFECTING ENGLISH STUDENTS WILLINGNESS TO COMMUNICATE IN ENGLISH IN SOCIAL MEDIA Saputra, Dwi Ando; Saputra, Eki; Angraini, Ria; Jaya, Sinarman
Journal of Language and Literature Education Vol. 1 No. 3 (2024): September
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jolale.v1i3.650

Abstract

The objective of the research was to find out pyschological factors and dominant factor affecting English Students′ willingness to communicate in English in Social Media. The design of this research was descriptive method. The instrument of the research was questionnaire based on MacIntyre et al. in Tuyen, Thị, & Loan (2019: 253) psychological factor affecting the students willingness to verbal communicate using English in Social Media and the questionnaire adapted from Chotipaktanasook (2017) research. The result of the research were: there are five psychological factors affecting the seventh semester students willingness to communicate in English in social media they are: Self confidence, Perceived communicative competence, learning anxiety, Students’ motivation and Personality. The dominant psychological factors affecting the seventh semester students willingness to communicate in English in social media is students motivation factor. Afterthat in communicate verbally (oral and written) the students more like or dominant use written communicate because it can make the students more confident. From the result, the researcher will give suggestion for the students: It is suggested the students can be more confident to oral communicate using English in social media. The students also diminish their anxiety to be better communicate orally using English in social media and in their daily life.
DEVELOPMENT OF THE ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION CURRICULUM CONSIDERING ACADEMIC AND PRACTICAL BALANCE Sarwo Edy; Sumarta; Arifin, Bambang Samsul
Journal of Language and Literature Education Vol. 1 No. 3 (2024): September
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jolale.v1i3.1124

Abstract

This study investigates the development of the Islamic Religious Education (PAI) curriculum with a focus on achieving a balance between academic and practical components. The primary objective is to create a curriculum model that integrates theoretical knowledge with practical applications, thereby fostering a comprehensive understanding and real-world skills among students. The research methodology includes qualitative analysis through interviews and observations, providing insights into the strengths and weaknesses of the current PAI curriculum. Key findings suggest that an effective implementation of a balanced curriculum requires meticulous planning, continuous professional development for educators, sufficient resources, and ongoing evaluation. The proposed curriculum model encompasses essential elements such as detailed theoretical instruction, interactive practical activities, and regular assessments to ensure both relevance and efficacy. Furthermore, strategies for successful implementation are highlighted, including stakeholder involvement, structured training programs, and systematic resource allocation. The study's contribution lies in its practical recommendations for educators and policymakers, aimed at enhancing the quality of Islamic Religious Education. By addressing the identified challenges and providing actionable strategies, this research supports the development of a more balanced and effective PAI curriculum, ultimately benefiting the holistic development of students and the educational system as a whole.
ANALISIS PENGARUH METODE PEMBELAJARANTERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA SISWA DI SEKOLAH DASAR NEGERI 15 DESA PADANG GENTING KAB. BATU BARA Al Irfan Manurung, Muhammad Hafidz; Misrah, Misrah; Putri Arisqa, Windi; Eriyanto Marpaung, Mhd. Haical
Journal of Language and Literature Education Vol. 1 No. 3 (2024): September
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jolale.v1i3.1349

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh metode pembelajaran terhadap kemampuan membaca siswa di SDN 15 Padang Genting, dengan fokus pada pentingnya keterampilan membaca dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, di mana data dikumpulkan melalui wawancara dengan guru, observasi di kelas, dan analisis dokumen hasil belajar siswa. Metode ini memungkinkan pengumpulan informasi yang mendalam mengenai praktik pembelajaran yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang interaktif dan bervariasi, seperti penggunaan media visual, diskusi kelompok, dan pendekatan berbasis teks naratif, secara signifikan meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap teks bacaan. Sebaliknya, metode yang monoton dan berpusat pada guru cenderung menghambat perkembangan keterampilan membaca. Selain itu, dukungan keluarga dan ketersediaan bahan bacaan di sekolah juga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan membaca siswa. Simpulan, Pemilihan pendekatan pendidikan yang tepat sangat memengaruhi kemampuan membaca siswa. Oleh karena itu, disarankan agar guru menerapkan metode pembelajaran yang lebih kreatif dan beragam untuk meningkatkan pembelajaran membaca di sekolah, guna mendukung perkembangan keterampilan literasi siswa. Kata Kunci : Metode Pembelajaran, Kemampuan Membaca, Siswa Sekolah Dasar,  Pembelajaran Interaktif, Evaluasi Pendidikan
ANALISIS MAKNA LEKSIKAL DAN GRAMATIKAL DALAM SLOGAN IKLAN PRODUK (TINJAUAN SEMANTIK) Basaria, Ida; Mahzarina, Hillya; Mariani Hasibuan, Syahputri; Rachel Purba, Erpika
Journal of Language and Literature Education Vol. 1 No. 3 (2024): September
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jolale.v1i3.1376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji komponen semantik dari beberapa slogan iklan produk, dengan fokus pada makna gramatikal dan leksikal. Tujuan spesifiknya adalah untuk mendeskripsikan makna leksikal dan gramatikal dari slogan-slogan iklan produk tertentu. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dari slogan iklan berbagai produk komersial, seperti Milkita, FreshCare, Kiko, Bear Brand, Aqua, dan Minyak Kayu Putih Cap Lang. Analisis dilakukan secara mendalam untuk mengidentifikasi dan menginterpretasikan elemen-elemen semantik yang berkontribusi pada makna setiap slogan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna leksikal dan gramatikal dalam slogan-slogan tersebut memiliki peran penting dalam membentuk pemahaman dan persepsi konsumen terhadap produk yang diiklankan. Setiap elemen bahasa yang digunakan dalam slogan membawa muatan makna yang dapat memengaruhi daya tarik dan efektivitas iklan. Simpulan, penelitian ini memberikan wawasan yang lebih dalam mengenai pengaruh strategi bahasa dalam iklan, serta menunjukkan pentingnya pemahaman terhadap makna semantik dalam konteks periklanan. Kata Kunci: Gramatikal, Leksikal, Semantik, Slogan, Iklan
ANALISIS POLA KALIMAT PADA DONGENG MUNI PENIUP TEROMPET KARYA ENDANG FIRDAUS Ida Basaria; Emia Annisa Br Ginting; Firda Elisa; Uswatun Hasanah Subekhi
Journal of Language and Literature Education Vol. 1 No. 3 (2024): September
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jolale.v1i3.1391

Abstract

A sentence is the smallest unit of language, in oral or written form, and capable of expressing a complete thought. Fairy tales are fictional stories that not only contain moral values, but are also made to entertain. This research was conducted with the aim of analyzing the sentence patterns in the fairy tale “Muni Peniup Terompet” by Endang Firdaus using descriptive qualitative research methods. In this research, secondary data was used and data collection was carried out using observation and analysis methods, then carrying out reading and note-taking techniques. The results of this research contain sentence patterns in the fairy tale texts being analyzed. The sentence patterns found are: 1) S and P; 2) S-P and O; 3) S-P-O and K; 4) K-S-P and O; and 5) K-S-P and K. Keywords: Sentence, Sentence Patterns, Fairy Tale
KALIMAT INTEROGATIF DALAM UJIAN REFORMASI DI TALKSHOW MATA NAJWA Ida Basaria; Rosi Adelia; Sindi Bretti Br Ginting; Salsabila Ramadhani
Journal of Language and Literature Education Vol. 1 No. 3 (2024): September
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan kalimat interogatif dalam acara Talk Show Mata Najwa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan sumber data berupa percakapan antara pembawa acara dan bintang tamu. Data yang dianalisis adalah kalimat interogatif yang digunakan oleh pembawa acara, Najwa Shihab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kalimat tanya yang digunakan Najwa Shihab bervariasi dan memiliki fungsi yang berbeda. Secara umum, pertanyaan dibagi menjadi tiga kategori utama: (1) pertanyaan yang memerlukan jawaban berupa alasan atau keterangan rinci untuk memberikan pemahaman mendalam terhadap topik diskusi, (2) pertanyaan yang membutuhkan jawaban singkat berupa pengakuan atau persetujuan (ya/tidak), meskipun sering kali dijawab dengan penjelasan lebih panjang, dan (3) pertanyaan yang membutuhkan opini untuk menggali sudut pandang subjektif narasumber. Simpulan, bahwa melalui variasi kalimat interogatif ini, diskusi dalam Talk Show Mata Najwa mampu mengeksplorasi pendapat, pengakuan, dan pernyataan narasumber terkait berbagai isu, termasuk gerakan mahasiswa dan proses legislasi. Kata Kunci: Kalimat Interogatif, Talkshow, Mata Najwa

Page 2 of 4 | Total Record : 39