cover
Contact Name
Julian Dwi Saptadi
Contact Email
julian.juli27@gmail.com
Phone
+6285753453577
Journal Mail Official
julian.juli27@gmail.com
Editorial Address
komp. Sumber Indah no.117, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Indonesia
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat (JLKM)
ISSN : 29880726     EISSN : 2985895X     DOI : https://doi.org/10.69883/jlkm.v2i3.48
Core Subject : Health,
Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat (JLKM) is a scientific journal that focuses on the science of Public Health. This journal contains Health Editorials, Literature Reviews, and Research Results in the field of public health such as Environmental Health, Occupational Health and Safety (OHS), Health Nutrition, Health Policy Administration, Epidemiology, Biostatistics and Population, Behavior and Health Promotion, Maternal Child Health and Reproductive Health.
Articles 88 Documents
Hubungan Status Stunting dengan Faktor Ekonomi : Literature Riview Dini Nabila Aryani; Andarini, Desheilla; Idris, Haerawati; Anggraeni, Rini
Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat
Publisher : PT. Lentera Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69883/72jst350

Abstract

Stunting pada masa anak-anak merupakan indikator dari kesejahteraan dan gambaran dari ketidaksetaraan sosial. Kegagalan pertumbuhan sering kali dimulai sejak masih dalam kandungan dan berlanjut setidaknya selama 2 tahun pertama kehidupan pasca kelahiran. Fakta menunjukkan bahwa Stunting lebih banyak dialami oleh anak dalam keluarga dengan sosial ekonomi rendah, yang berdampak pada keberlanjutan kondisi ekonomi yang kurang dan status kesehatan yang kurang baik di masa yang akan datang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode literature riview. Literature riview berfungsi sebagai sumber, referensi, atau panduan penting bagi peneliti dalam karya akademisnya, dan tidak dapat diabaikan. Hasil dalam penelitian ini disajikan dalam bentuk tabel yang dapat memungkinkan pembacaan menjadi lebih mudah. Gizi yang tidak mencukupi, terutama pada balita yang mengalami stunting, dapat menghambat perkembangan fisik dan mental mereka. Balita dengan pertumbuhan terhambat memiliki dampak negatif yang berlangsung hingga ke fase kehidupan selanjutnya. Suatu penelitian menunjukkan bahwa tinggi badan yang kurang pada balita sangat erat kaitannya dengan rendahnya prestasi pendidikan dan pendapatan yang minim ketika mereka dewasa. Penelitian secara konsisten menunjukkan bahwa keluarga yang hidup dalam kondisi kemiskinan cenderung memiliki tingkat stunting yang lebih tinggi pada anak-anak mereka. Faktor-faktor terkait kemiskinan, seperti akses terbatas terhadap pangan bergizi, layanan kesehatan yang terbatas, dan sanitasi yang buruk, dapat berkontribusi pada kondisi stunting.
Pengaruh Akreditasi Terhadap Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan : Literature Review Octavia, Putri
Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat
Publisher : PT. Lentera Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69883/pgt95t09

Abstract

Akreditasi merupakan upaya penting untuk peningkatan dan melakukan pengembangan mutu pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan. Faktor yang memengaruhi akreditasi dalam pelayanan kesehatan yaitu sumber daya manusia, anggaran, fasilitas kesehatan, tindakan medis maupun non medis, kebijakan, dan manajemen karena menjadi indikator kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh akreditasi terhadap kualitas pelayanan kesehatan pada fasilitas kesehatan. Penulisan artikel ini menggunakan metode literature review dengan mengumpulkan artikel dan jurnal yang telah terindeks nasional sebanyak 10 artikel dan internasional sebanyak 15 artikel dari database Elsevier, Springer, Google Scholar, dan PubMed. Akreditasi memengaruhi kualitas pelayanan kesehatan yang berdampak pada sarana dan prasarana dan kualitas petugas kesehatan sehingga terjadi peningkatan pada kepuasan pasien. Terdapat hal lain seperti beban kerja staff terjadi peningkatan yang menyebabkan adanya keluhan petugas. Pelaksanaan akreditasi memiliki pengaruh terhadap kualitas pelayanan kesehatan yang terbagi menjadi dampak positif dan dampak negatif bagi pelayanan kesehatan.
Literature review: faktor yang mempengaruhi kejadian sick building syndrome terhadap para pekerja di ruang kantor Fatya Rizki Fadillah; Andarini, Desheila; Anggraeni, Rini; Idris, Haerawati
Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat
Publisher : PT. Lentera Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69883/8j3frv19

Abstract

Saat ini, setidaknya pekerja menghabiskan 80-90% waktunya didalam ruangan. Salah satu masalah kesehatan yang disebabkan oleh kualitas udara dalam ruangan yang buruk yaitu kejadian Sick Building Syndrome (SBS). Menurut perkiraan WHO, 20% penghuni gedung melaporkan memiliki lebih dari satu gejala penyakit fisik yang dimulai segera setelah mereka memasuki gedung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis faktor yang mempengaruhi kejadian Sick Building Syndrome di ruang perkantoran terhadap pekerja. Penelitian ini menggunakan metode literature review terhadap beberapa artikel ilmiah yang diperoleh dari database elektronik seperti Google Schoolar dan Sematic Schoolar. Kriteria inklusi untuk penelitian ini adalah open acces full text, publikasi tahun 2019-2023, kesesuaian variable dependen, dan kesesuaian variable independen. Dari hasil pengumpulan artikel ilmiah dari database elektronik ditemukan 6 artikel yang termasuk kedalam kriteria inklusi. Hasil penelitian yang ditunjukan dari kajian literature terhadap 6 artikel ilmiah menunjukan bahwa suhu ruangan, pencahayaan, kualitas udara dalam ruangan, dan ventilasi menjadi faktor yang sangat signifikan berpengaruh terhadap kejadian Sick Building Syndrome di ruang perkantoran.
Pengaruh beban kerja dan stress kerja terhadap kinerja karyawan : literature review Netarisa; Andarini, Desheila; Idris, Haerawati; Anggraeni, Rini
Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat
Publisher : PT. Lentera Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69883/ax0m4p20

Abstract

Sumber daya manusia sangat penting bagi sebuah perusahaan dan menjadi modal utama dalam menjalankan perusahaan tersebut. Oleh karena itu perusahaan harus mampu memberdayakan sumber daya manusia yang ada untuk dapat mencapai tujuan ketenagakerjaan yang diharapkan, dalam upaya pencapaian target pekerjaan terkadang perusahaan menggunakan banyak cara untuk memotivasi dan memaksimalkan potensi dari karyawan yang ada sehingga terkadang memberikan beban kerja berlebih kepada karyawan. Penelitian ini diadakan secara literature review dan dilakukan dengan cara mencari, memilih, dan mempelajari artikel sesuai dengan topik yang dibahas. Hasil dari penelitian ini adalah pengaruh beban kerja dan stress kerja terhadap kinerja karyawan.
Faktor Risiko yang Mempengaruhi Penyakit Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Pekerja : Literature Review Nurshabrina, Putri Alliyah
Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat
Publisher : PT. Lentera Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69883/4atg2y24

Abstract

Penyakit akibat kerja dan angka kecelakaan kerja yang terus meningkat menunjukkan bahwa masalah keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di Indonesia masih sering diabaikan. Salah satu contoh penyakit yang sering terjadi ialah Musculoskeletal Disorders. Sebagai faktor penyebab, hal ini sering terjadi karena kurangnya kesadaran pekerja dan kualitas serta keterampilan pekera yang kurang memadai, sehingga banyak pekerja yang masih mengabaikan risiko yang terkait dengan pekerjaan mereka. .Adapun tujuan pada penelitian ini yaitu mengetahui faktor risiko MSDs. Metode yang digunakan dalam literature review ini menggunakan strategi secara komperehensif, seperti pencarian artikel dalam database jurnal penelitian, BerdasarkanHasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa faktor risiko MSDs pada pekerja termasuk usia, jenis kelamin, dan faktor psikososial. Faktor-faktor pekerjaan juga termasuk beban kerja, masa kerja, durasi kerja, dan postur kerja.
Efektivitas Penggunaan Rambu Assembly Point Dalam Menanggulangi Keselamatan Kesehatan Kerja : Literure Review rahmahusifa, fania rahmahusifa
Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat
Publisher : PT. Lentera Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69883/jlkm.v2i3.48

Abstract

Jalur evakuasi dan titik kumpul (assembly point) memegang peranan penting dalam keselamatan bangunan perusahaan, terutama dalam menghubungkan seluruh area menuju titik kumpul yang lebih aman. Namun, standar yang berlaku di Indonesia memerlukan pembaruan untuk hasil yang lebih optimal, terutama dalam merespons keadaan darurat seperti kebakaran, gempa bumi, dan situasi darurat lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keefektifan rambu titik kumpul dalam mengamankan keselamatan dan kesehatan pekerja di bangunan perusahaan saat terjadi bahaya. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi potensi pengembangan rambu titik kumpul berdasarkan Permen PUPR No. 14 Tahun 2017 dan IBC 2018 edition, serta untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan metode literature review yang mencakup sumber-sumber publikasi dari tahun 2018 hingga 2023. Sebanyak lima jurnal digunakan, terdiri dari dua jurnal internasional dan tiga jurnal nasional, untuk menganalisis praktik terbaik dalam desain jalur evakuasi dan titik kumpul serta implementasinya dalam meningkatkan keselamatan di bangunan perusahaan. Dengan demikian, penelitian ini memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai metode yang digunakan untuk mengumpulkan data dan menganalisis informasi yang relevan dalam konteks peningkatan keselamatan bangunan perusahaan.
Literature Review: Analisis Pengaruh Health Belief Model Terhadap Perilaku Kepatuhan Pengobatan Penderita Diabetes Melitus Julianti, Tia; Andarini , Desheila; Idris , Haerawati; Anggreini , Rini
Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat
Publisher : PT. Lentera Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69883/jlkm.v2i3.49

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Health Belief Model (HBM) terhadap kepatuhan pengobatan penderita diabetes mellitus, sebuah masalah kesehatan global yang semakin meningkat prevalensinya. Melalui studi literatur yang melibatkan database Google Scholar, Pubmed, dan Science Direct dengan kata kunci "health belief model" dan "diabetes," kriteria inklusi menitikberatkan pada artikel penelitian 2018-2023 yang terkait dengan HBM dan kepatuhan pengobatan diabetes. Hasil penelitian menyoroti lima gagasan utama: persepsi kerentanan, persepsi tingkat keparahan, persepsi manfaat, persepsi hambatan, dan persepsi isyarat untuk bertindak. Faktor-faktor tersebut ternyata memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku pencegahan dan pengobatan. Selain itu, cues to action, baik internal maupun eksternal, juga ditemukan memainkan peran penting dalam memotivasi pasien menjalani terapi. Studi-studi terkait menunjukkan bahwa penerapan konsep-konsep HBM dapat meningkatkan kepatuhan pasien dan memberikan arahan bagi manajemen diabetes yang lebih baik. Kesimpulannya, pemahaman yang mendalam terhadap konstruk HBM menjadi krusial dalam merancang intervensi yang efektif untuk meningkatkan kepatuhan dan manajemen diabetes mellitus.
Faktor Yang Bersangkutan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Silitonga , Angelinne Maria Prayscyllia; Andariani , Desheila; Idris , Haerawati; Anggreini, Rini
Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat
Publisher : PT. Lentera Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69883/jlkm.v2i3.51

Abstract

Stunting merupakan masalah global yang menghambat pembangunan manusia, dengan sekitar 162 juta anak di bawah usia lima tahun saat ini mengalaminya dan proyeksi meningkat hingga 127 juta anak pada tahun 2025. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab stunting pada balita, termasuk pendidikan, pengetahuan, sikap ibu, status ekonomi keluarga, serta berat badan lahir rendah. Melalui metode tinjauan pustaka menggunakan database ScienceDirect, Google Scholar, dan ProQuest, sebanyak 1.300 artikel internasional yang sesuai dengan kriteria inklusi dari tahun 2016 hingga 2021 telah dipilih. Tinjauan literatur menunjukkan hubungan antara pendidikan ibu, pengetahuan, dan sikap positif ibu dengan kejadian stunting pada anak balita, serta pengaruh status ekonomi keluarga dan kemampuan memenuhi kebutuhan pangan terhadap status gizi anak. Bayi dengan berat badan lahir rendah dan bayi prematur juga memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami stunting. Kesimpulan dari tinjauan literatur ini adalah bahwa pendidikan, pengetahuan, sikap ibu, status ekonomi keluarga, serta berat badan lahir rendah berhubungan dengan kejadian stunting pada anak balita, dan diperlukan upaya terintegrasi dari berbagai sektor untuk mengatasi permasalahan stunting ini guna meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup anak-anak di masa depan.
Literature Review: Analisis Kepuasan Pasien di Fasilitas Kesehatan Dengan Metode Service Quality Amanda, Amelia; Andarini , Desheila
Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat
Publisher : PT. Lentera Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69883/jlkm.v2i3.52

Abstract

Kepuasan pasien merupakan salah satu indikator yang penting untuk meningkatkan kualitas layanan di fasilitas rumah sakit. Pasien yang merasa puas dengan layanan rumah sakit akan berdampak baik terhadap citra rumah sakit. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis 5 dimensi kualitas layanan yaitu Kehandalan (Realibility), daya tanggap (Responsiveness), Jaminan (Assurance), empati (Emphaty), dan bukti fisik (Tangible) terhadap kepuasan pasien di fasilitas kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode literature review. Hasil dari penelitian ini mayoritas seluruh artikel menyebutkan dimensi Servqual ini berdampak positif terhadap kepuasan pasien. Saran yang diberikan berdasarkan hasil literature review yang terkait dengan dimensi kualitas layanan yaitu pihak rumah sakit harus melakukan tarining atau pelatihan kepada tenaga kesehatan, melakukan pengamatan serta evaluasi secara berkala mengenai kepuasan pasien dengan menggunakan metode Service Quality di fasilitas pelayanan kesehatan.
Evaluasi Sarana Prasarana Keselamatan dan Kesehatan di Destinasi Wisata Pantai Kemiren Kabupaten Cilacap Kedaton, Putri Delima Sekar
Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat
Publisher : PT. Lentera Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69883/zqnv8n67

Abstract

Evaluasi sarana prasarana keselamatan dan kesehatan yang diterapkan di pantai Kemiren perlu dilakukan evaluasi. Kecelakaan saat berwisata yang dapat menyebabkan kerugian atau kecelakaan bagi wisatawan. Pengelola wisata Pantai Kemiren perlu menyediakan sarana dan prasarana keselamatan dan kesehatan yang sesuai bagi wisatawan dan melakukan evaluasi yang disesuaikan dengan teori evaluasi menurut Daniel L. Stufflebeam agar dapat meminimalisisr terjadinya kecelakaan atau ketidaksesuaian sarana prasarana dengan pedoman. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah informan berjumlah 6 orang yang terbagi menjadi 2 informan kunci (Petugas SAR dan pengelola pantai Kemiren) dan 4 orang informan pendukung (2 wisatawan, 1 pedagang, dan 1 nelayan). Sarana prasarana keselamatan di destinasi wisata pantai Kemiren telah sesuai dengan pedoman yang digunakan pada penelitian ini yaitu Australian Coastal Public Safety Guideline, Pedoman perencanaan dan jalur evakuasi tsunami, SNI 9042:2021, dan Standar Toilet Indonesia. Proses evaluasi dilakukan melalui 3 elemen yaitu input, proses, dan output. Evaluasi input berisi terkait seluruh sarana prasarana keselamatan dan kesehatan yang tersedia di pantai Kemiren. Process evaluation dengan pemeliharaan dan perbaikan sarana prasarana keselamatan dan kesehatan di Destinasi Pantai Kemiren yang dilakukan oleh petugas atau pengelola pantai. Berdasarkan hasil penelitian dilakukan minimal 1 kali dalam setahun. Output evaluation dilakukan dengan evaluasi kesesuaian penerapan sarana prasarana keselamatan dan kesehatan di Destinasi Wisata Pantai Kemiren yang disesuaikan ketersediaannya dengan pedoman yang digunakan serta dibuktikan dengan hasil observasi ?70%.