cover
Contact Name
Muhammad Nizar
Contact Email
muhammad.nizar@serambimekkah.ac.id
Phone
+6285260604262
Journal Mail Official
yaman_gayo@pnl.ac.id
Editorial Address
Universitas Serambi Mekkah, Banda Aceh
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Journal Serambi Engineering (JSE)
ISSN : 25283561     EISSN : 25411934     DOI : -
Jurnal ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem turbin angin sebagai alat pengusir hama burung sekaligus sebagai pembangkit listrik alternatif di area persawahan. Penelitian difokuskan pada pemanfaatan energi angin untuk menggerakkan perangkat mekanik penghasil suara (sebagai pengusir burung pipit) serta menghasilkan energi listrik menggunakan generator Nema17 untuk pengisian baterai. Selain itu, penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara kecepatan angin, desain blade (panjang dan karakteristiknya), putaran turbin, serta tegangan dan daya listrik yang dihasilkan, guna memperoleh performa optimal dalam kondisi lapangan
Arjuna Subject : -
Articles 1,296 Documents
Efektivitas Pengolahan Air Tanah dalam Mengurangi Total Suspended Solids Menggunakan Membran Keramik Muhammad Riza Pahlevi; Mohamad Mirwan; Restu Hikmah Ayu Murti
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air tanah berfungsi sebagai salah satu sumber utama air minum dan memerlukan pengelolaan yang tepat; namun, kualitasnya sering menurun akibat keberadaan partikel tersuspensi atau Total Suspended Solids (TSS) yang terbawa saat air dipompa dari lapisan tanah. Tingginya kadar TSS dalam air dapat menurunkan tingkat kebersihan, menimbulkan bau tidak sedap, dan memicu pertumbuhan mikroorganisme. Selain itu, endapan partikel tersuspensi dapat menyumbat saluran air dan mempercepat kerusakan instalasi sanitasi, sehingga menurunkan kualitas kebersihan lingkungan. Riset ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi komposisi dan suhu sintering membran keramik terhadap efektivitas filtrasi dalam menurunkan konsentrasi TSS pada air tanah, serta menentukan kinerja membran yang paling optimal berdasarkan penurunan TSS dan laju filtrasi. Penelitian dilakukan menggunakan variasi rasio komposisi tanah liat:zeolit:arang sekam padi (85:10:5 dan 80:10:10) serta suhu sintering 900 °C dan 850 °C. Pengambilan sampel dilakukan pada menit ke-0 dan menit ke-60 selama proses filtrasi. Efisiensi penurunan TSS tertinggi (100%) dicapai oleh membran dengan komposisi 85:10:5 dan suhu sintering 900 °C.
Synthesis and Characterization of Fe-Doped MCM-41 Using the One-Pot Method: XRD and FTIR Study Fadly Yusup Yuday; Vera Pangni Fahriani
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

MCM-41 is a mesoporous solid material developed by Mobil Corporation, composed of amorphous silica with a regular pore structure and uniform pore size arranged in a hexagonal pattern. This material has a large surface area (700–1000 m2/g) and good thermal stability. MCM-41 is often used for the removal of heavy metals from aqueous media and as a heterogeneous catalyst to accelerate chemical reactions due to its flexible and modifiable nature. This study examines the effect of varying Fe metal doping on the one-pot synthesis of MCM-41 and its catalytic performance. MCM-41 was synthesized via a one-pot method using the following composition: 0.999 g CTAB, 4.666 g TEOS, 0.30 g NaOH, 1.245 g FeSO4, and 1.211 g FeCl3. Characterization of the synthesized material was performed using X-Ray Diffraction (XRD) for crystal structure analysis and Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR) for functional group identification; therefore, characterization of morphology and porosity is not discussed.
Analisis Spasial Zonasi Kerentanan Longsor pada  Ruas Jalan Nasional Banda Aceh –  Aceh Jaya T. Muharrizal Fadhli; Rahmatun Maula; Abdul Jalil; Tika Hapsari; Tarmizi
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan Nasional Lintas Banda Aceh - Aceh Jaya merupakan penghubung utama ibukota Provinsi Aceh dengan kabupaten dibagian barat Aceh. Jalan sepanjang 246 km merupakan produk pasca Tsunami 2004 oleh USAID yang melintasi wilayah pegunungan Paro, Kulu, dan Geurutee. Peneliti mencatat telah terjadi 29 kali bencana longsor selama periode tahun 2020-2025. Penelitian ini dilakukan untuk memetakan zona kerentanan tinggi longsor di sepanjang ruas jalan sehingga kedepannya mampu membangun sistem rapid evaluation terhadap wilayah dengan kondisi kerentanan tinggi. Metode Analytical Hierarchy Process memiliki keunggulan terutama pada kajian tanah longsor karena mampu mengklasifikasikan zona kerawanan longsor secara rinci. Parameter utama yang digunakan pada penelitian ini yaitu parameter litologi, kemiringan lereng, relief relatif, tutupan lahan, kebasahan tanah dan curah hujan. Berdasarkan hasil analisis terdapat 10 zona yang memiliki kerentanan tinggi terhadap tanah longsor. Model ini divalidasi melalui pendekatan berbasis kejadian aktual yaitu 29 titik kejadian longsor periode tahun 2020-2025. Berdasarkan rasio titik longsor, 10 titik longsor (34,5%) berada pada zona kerentanan tinggi dan 15 titik (51,7%) berada pada zona kerentanan sedang. Pola distribusi kejadian longsor tersebut mengindikasikan tingkat akurasi model yang diperoleh dapat dikategorikan sebagai kualitas model baik.
Perancangan Metode Perakitan Gantry Crane Sistem Knock-Down untuk Pekerjaan Penumpukan Fan Wall Unit Fadhlan Shiddiq; Sittati Musalamah; Lenggogeni
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pekerjaan instalasi Fan Wall Unit (FWU) pada proyek data center memerlukan sistem pengangkatan yang mampu dirakit dan dioperasikan secara efektif. Salah satu alternatif yang digunakan adalah gantry crane sistem knock-down yang dirancang modular sehingga dapat dipasang dan dibongkar secara bertahap sesuai kebutuhan pekerjaan. Penelitian ini bertujuan merancang dan memvisualisasikan metode perakitan gantry crane sistem knock-down berdasarkan urutan pemasangan, stabilitas struktur selama erection, dan keterlaksanaan metode kerja. Penelitian menggunakan pendekatan engineering process design melalui penyusunan metode kerja berbasis assembly sequence. Tahapan penelitian meliputi identifikasi komponen struktur dan alat kerja, penyusunan urutan perakitan, visualisasi tahapan erection, serta evaluasi teknis metode perakitan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode perakitan yang disusun mampu membentuk kestabilan struktur secara progresif melalui pemasangan bertahap elemen kolom, balok pengikat, girder, dan sistem lifting. Penggunaan pengikatan sementara pada tahap awal erection berperan dalam menjaga alignment dan kestabilan struktur sebelum sistem portal terbentuk secara penuh. Selain itu, sistem modular knock-down dan sambungan baut memungkinkan proses assembly dilakukan menggunakan alat kerja umum tanpa memerlukan peralatan erection berskala besar. Berdasarkan evaluasi teknis, metode yang dirancang telah memenuhi prinsip dasar erection struktur baja dalam aspek assembly sequence, kestabilan sementara struktur, dan constructability.
Utilization of Waste From Shells Placuna Placenta For The Production of Hydroxyapatite Using The Precipitation Method Khusnul Mubarok; Muhammad Gary Raditya; Ketut Sumada
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in Indonesia of Placuna Placenta clam shell waste encouraged the development of this research. The aim was to determine the ratio of calcium (Ca) content to phosphorus (P) content in scallop shell waste using the H3PO4 addition precipitation method. The Ca content of scallop shell waste was 98.71%, still within the set quality standard of 95-98%. The international standard for Hydroxyapatite is the Ca/P atomic ratio of 1.61-1.76 mol/mol. Characterization included hydroxyapatite test, Scanning Electron Microscope-Energy Dispersive X-ray (SEM-EDX). The results showed that the volume of H3PO4 that approached the results of Hydroxyapatite was 2 ml at a stirring speed of 200 RPM with a pH of 12, resulting in a Ca/P ratio of 1.79 mol/mol with a final Ca content of 1.105 mol and a final P content of 0.617 mol. However, the addition of 10 ml of H3PO4 volume, Ca/P ratio of 1.60 mol/mol with a final Ca content of 0.985 mol and a final P content of 0.615 mol, resulted in the formation of hydroxide complexes such as [Ca10(PO4)6(OH)2]− soluble in water, causing the weight of the precipitate to decrease even though the Ca content in the filtrate decreased. This study also found a relatively optimal precipitation time at a stirrer rotation speed of 300 RPM ensuring constant results. The resulting Ca10(PO4)6(OH)2 precipitate has the potential to be further utilized in various applications, such as bone formation, bone and dental implants, in the pharmaceutical field.
Evaluation of Caterpillar C15 Diesel Engine Performance in Petroleum Applications Before and After Reconditioning Using Dynotest Testing Muhamad Rajiv; Adrian Permana; Ali Ardin; Wanda Aprilia Savira; Fuad Zainuri; Muhamad Todaro
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to analyze the performance improvement of the Caterpillar C15 diesel engine based on dynotest data before and after the reconditioning process in petroleum applications. In field practice, low power conditions often become an issue that directly impacts unit productivity. The test results show that before the reconditioning, the engine could only produce a maximum power of 357 HP with a BMEP of 165.3 psi. After reconditioning, the performance significantly improved with power reaching 524 HP, an increase of approximately 46.8%. Additionally, the torque increased to 1313 lb·ft and the boost pressure reached 28 psi, followed by an increase in BMEP to 213.5 psi. This improvement indicates that the combustion process has become more efficient due to enhancements in the air and fuel supply systems. The performance curve shows a pattern that remains stable but shifts to a higher level, indicating an increase in efficiency without changing the basic characteristics of the engine. Thus, the reconditioning has proven effective in restoring engine performance and enhancing operational efficiency in petroleum applications.
Analisis Sifat Kuat Tarik Komposit Serat Kulit Kayu Waru dan Fiber Glass Bermatrik Polyester Sutrisno; Zaidan Ridho Azzamul Aziz; Sudarno
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan serat alam dalam pengembangan material komposit terus mengalami perkembangan signifikan sebagai alternatif pengganti serat sintetis. Serat kulit kayu waru (Hibiscus tiliaceus) merupakan salah satu serat alam yang keberadaannya melimpah di Indonesia, namun pemanfaatannya masih terbatas pada industri kerajinan tangan dan pembuatan tali. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi serat kulit kayu waru dan fiberglass terhadap sifat mekanik material komposit, khususnya kekuatan tarik. Metode penelitian menggunakan variasi fraksi volume serat kulit kayu waru (0%–20%) dan fiberglass (20%–0%) dengan komposisi matriks resin poliester konstan sebesar 80%. Spesimen uji dibuat menggunakan metode hand lay-up dan diuji mengikuti standar ASTM D 638-01. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kekuatan tarik tertinggi diperoleh pada variasi A (20% fiberglass, 0% serat waru) sebesar 135,25 MPa, sedangkan kekuatan tarik terendah ditemukan pada variasi E (0% fiberglass, 20% serat waru) sebesar 30,03 MPa. Meskipun kekuatan tarik serat kulit kayu waru belum setara dengan fiberglass, hasil penelitian menunjukkan bahwa serat kulit kayu waru memiliki potensi yang baik sebagai material penguat alternatif dalam aplikasi komposit dengan beban rendah hingga sedang, sekaligus mendukung pengembangan material ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Analisis Dampak Sedimentasi Terhadap Perubahan Debit Dan Energi Spesifik Saluran D.I. Bila Wajo Sulawesi Selatan Anggryawan; Rahmawati; Andi Bustan Didi; M. Jabir M
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Irigasi Bila Wajo merupakan salah satu jaringan irigasi yang berperan penting dalam mendukung kebutuhan air pertanian di Kabupaten Sidenreng Rappang dan Kabupaten Wajo. Kondisi Saluran Bangunan Bila Kiri (B.BKr.23) saat ini menunjukkan tingginya tingkat sedimentasi yang mempengaruhi kapasitas aliran dan kinerja saluran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sedimentasi terhadap perubahan luas penampang basah, kecepatan aliran, debit aliran, dan energi spesifik pada saluran irigasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif melalui pengukuran langsung di lapangan menggunakan current meter serta pengujian konsentrasi sedimen di laboratorium. Pengambilan data dilakukan pada bagian hulu, tengah, dan hilir saluran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sedimentasi menyebabkan penurunan luas penampang basah dari 8,652 m2 menjadi 7,722 m2 di bagian hulu dan tengah, serta menjadi 7,56 m2 di bagian hilir. Kecepatan aliran mengalami penurunan dari 0,983 m/dtk menjadi 0,733 m/dtk di hulu, 0,719 m/dtk di tengah, dan 0,713 m/dtk di hilir. Debit aliran juga mengalami penurunan dari 8,416 m3/dtk menjadi 5,637 m3/dtk di hulu, 5,552 m3/dtk di tengah, dan 5,390 m3/dtk di hilir. Penurunan kapasitas aliran akibat sedimentasi berdampak terhadap penurunan kinerja saluran hingga mencapai 88,16% pada bagian hilir. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sedimentasi memberikan pengaruh signifikan terhadap perubahan debit dan energi spesifik saluran irigasi.
Perencanaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) pada Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun dengan Sistem Pompa Andhyanerra Irsia Prasasti; Aussie Amalia; Restu Hikmah Ayu Murti
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun merupakan salah satu wilayah yang hingga saat ini belum terlayani Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan sistem distribusi SPAM di Kecamatan Kebonsari menggunakan sistem pompa penuh guna memenuhi kebutuhan air pada tahun rencana proyeksi 20 tahun. Metode penelitian meliputi identifikasi kondisi eksisting wilayah, proyeksi jumlah penduduk, perhitungan kebutuhan air domestik dan non domestik, serta perencanaan jaringan perpipaan menggunakan metode profil hidrolis dan simulasi software EPANET 2.2. Sistem distribusi direncanakan menggunakan reservoir dan pompa distribusi untuk mengalirkan air menuju wilayah pelayanan. Hasil perencanaan menunjukkan bahwa jaringan distribusi mampu memenuhi kebutuhan air pada jam puncak dengan nilai tekanan, kecepatan aliran, dan headloss yang masih memenuhi kriteria perencanaan SPAM. Sistem pompa penuh dipilih karena dinilai mampu mendistribusikan air secara lebih optimal pada wilayah perencanaan dengan kondisi elevasi tertentu dan cakupan pelayanan yang luas.
Penyisihan Kadar Asam Lemak Bebas Pada Minyak Goreng Bekas Menggunakan Adsorpsi dengan Adsorben Kulit Jagung Muhammad Aditya Muzaky; Firra Rosariawari
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minyak goreng bekas merupakan limbah yang mengalami penurunan kualitas akibat proses pemanasan berulang, yang ditandai dengan meningkatnya kadar asam lemak bebas. Oleh karena itu, diperlukan metode pengolahan yang efektif untuk memperbaiki kualitas minyak goreng bekas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas adsorpsi karbon aktif kulit jagung dalam menyisihkan parameter asam lemak bebas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode adsorpsi dengan memanfaatkan karbon aktif dari limbah kulit jagung sebagai adsorben. Variasi dosis adsorben yang digunakan adalah 6 gram, 7 gram, 8 gram, 9 gram, dan 10 gram dengan waktu kontak 30 menit dan 60 menit. Parameter yang dianalisis yaitu asam lemak bebas (%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas adsorpsi pada dosis 10 gram menunjukkan persentase penyisihan kadar asam lemak bebas sebesar 88,44%. Berdasarkan hasil tersebut, karbon aktif kulit jagung memiliki potensi yang baik sebagai adsorben dalam proses pemurnian minyak goreng bekas, khususnya dalam menurunkan kadar air asam lemak bebas.