Jurnal Cakrawala Bahari
Jurnal Cakrawala Bahari ISSN: 2809-4727 (Electornic) is a peer-reviewed scientific and open access journal published by Politeknik Pelayaran Sumatera Barat. The journal is dedicated to disseminating the conceptual thoughts, ideas, and research results that have been achieved in the area of maritime. It brings together papers on the different topics that concern the maritime industry. It provides the latest findings and analyses. Emphasis is placed on the port, shipping business, logistics, ship electrical technology, ship operation technology, ship machining technology, shipping information and communication technology, marine environment, maritime HR development, shipping safety, and shipboard levels.
Articles
115 Documents
Analisis Penanganan Sampah Guna Mencegah Pencemaran Laut di MV. Bukit Raya
Afifah, Rahmi;
Pranata, Wibisana;
Riyadi, Slamet
Jurnal Cakrawala Bahari Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Cakrawala Bahari
Publisher : Politeknik Pelayaran Sumatera Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70031/jkb.v5i2.41
Pembuangan sampah di laut merupakan tindakan tidak terpuji yang seharusnya tidak terjadi. Penanganan sampah kapal perlu dilakukan sebagai upaya untuk semakin meningkatnya pencemaran laut. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengelolaan sampah di kapal sesuai Marrine Pollution 73/78 serta upaya meningkatkan pemahaman dan kesadaran awak kapal dalam penanganan sampah. Marrine Pollution (Marpol) merupakan aturan mengenai International Convention for the Prevention of Pollution from Ships atau Konvensi Internasional tentang Pencegahan Polusi dari Sampah Kapal. Penelitian merupakan penelitian deskriptif kualitatif, pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, studi dokumentasi, dan studi pustaka. Data primer melalui observasi yang berupa data lapangan dan wawancara yang diperoleh dari hasil wawancara dengan narasumber sedangkan data sekunder yang melalui dokumentasi dan studi pustaka yaitu berupa buku-buku literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan aturan Marpol Annex V dikapal MV. Bukit Raya tergolong cukup baik, namun sebagian para awak kapal belum memahami tentang prosedur penanganan sampah di atas kapal, sehingga masih terjadi pencemaran laut. Kesimpulan yang diperoleh yakni penanganan sampah kapal sangat penting dilakukan untuk meminimalkan pencemaran laut.
Optimalisasi Perawatan Injektor terhadap Performa Mesin Induk di Kapal MV. Kali Mas
Hamdani, Eryck;
Syamsir, Syamsir;
Seno, Abdi
Jurnal Cakrawala Bahari Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Cakrawala Bahari
Publisher : Politeknik Pelayaran Sumatera Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70031/jkb.v5i2.42
Injektor ini sangat penting karena dari injektor pembakaran pada ruang bakar terjadi melalui pengabutan yang dilakukan oleh injektor, sehingga mesin induk dapat beroperasi dengan normal. Namun yang sering terjadi injektor tidak mendapatkan perawatan secara optimal sehingga sangat berpengaruh pada kelancaran performa mesin induk di Kapal MV. Kali Mas. Data yang diperoleh adalah data yang dikumpulkan dari hasil observasi dimana peneliti mengamati langsung objek penelitian, dokumentasi dimana peneliti mengambil gambar sebagai bukti, dan wawancara dimana peneliti mengajukan pertanyaan langsung kepada responden. Cara merawat injektor agar tidak terjadi penyumbatan yaitu, membersihkan lubang-lubang nozzle, dan melakukan pressure test injektor. Faktor yang dapat menyebabkan kurang optimalnya perawatan injektor yaitu, menggunakan injektor hingga melebihi jam kerja, dan perawatan yang tidak sesuai dengan PMS. Upaya pengoptimalan cara kerja injektor untuk performa mesin induk yaitu, memastikan pressure injektor saat test mencapai kebutuhan pemakaian mesin, dan mengganti nozzle jika ada spare part di workshop.
Analisis Terjadinya Korosi pada Intercooler Diesel Generator di Kapal Km. Jml Abadi
Tanjung, Aulia Syahputra;
Hasnur, Juliandri;
Silen, Adhi Prastistha
Jurnal Cakrawala Bahari Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Cakrawala Bahari
Publisher : Politeknik Pelayaran Sumatera Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70031/jkb.v5i2.45
Apabila intercooler mengalami korosi sangat mengganggu kinerja kapal yang dapat merugikan pihak perusahaan pelayaran. Kinerja diesel generator dapat berkurang karena intercooler mengalami korosi. Metode yang digunakan dari penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang menyebabkan terjadinya korosi pada intercooler diesel generator, dampak yang ditimbulkan dari korosi pada intercooler diesel generator, serta upaya mengatasi terjadinya korosi pada intercooler diesel generator. Hasil penelitian diperoleh bahwa penyebab terjadinya korosi pada Intercooler Diesel Generator yaitu karena zinc anode yang telah habis, kadar garam air laut tinggi, tersumbatnya pipa pendingin oleh sampah dan lumpur sehingga mengakibatkan suhu menjadi tinggi. Dampak korosi pada Intercooler Diesel Generator yaitu patahnya baut pengikat pada Intercooler, temperatur udara meningkat dan Diesel Generator Menjadi slow down dan strategi dalam mengatasi korosi pada Intercooler Diesel Generator yaitu melakukan pergantian zinc anode setiap 5.000 jam, pembersihan rutin sampah atau lumpur pada pipa pendingin dan perjanjian kerja sama dengan pihak ketiga sebagai distributor suku cadang maupun pembiayaan suku cadang.
Optimalisasi Persiapan Ruang Muat untuk Kelancaran Memuat pada Mt. Nova Naomi
Hani, Rismi;
Arifin, Naf'an;
Hasnur, Juliandri
Jurnal Cakrawala Bahari Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Cakrawala Bahari
Publisher : Politeknik Pelayaran Sumatera Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70031/jkb.v6i1.46
Kurangnya aspek pendukung dalam persiapan ruang muat menjadi penghambat persiapan ruang muat, dan merugikan pihak perusahaan dalam mewujudkan kesiapan ruang muat yang maksimal di atas kapal. Penelitian ini bertujuan penelitian untuk mengetahui manajemen persiapan ruang muat, kendala yang dihadapi dalam persiapan ruang muat dan mengetahui upaya yang harus dilakukan guna menghindari keterlambatan proses persiapan ruang muat untuk proses pemuatan di kapal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data diperoleh dari interview manajemen persiapan ruang muat, data observasi secara langsung di lapangan. hasil dokumentasi yang memberikan gambaran lebih jelas mengenai informasi yang disampaikan. Data tersebut dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa optimalisasi persiapan ruang muat dapat memperlancar pemuatan dalam kapal MT. Nova Naomi. Hal tersebut dilakukan dengan menyusun manajemen persiapan yang dilakukan dalam sebuah kegiatan persiapan ruang muat, dan mengetahui upaya yang dilakukan dalam persiapan ruang muat dalam hal waktu dan peralatan untuk meningkatkan ketelitian dalam persiapan ruang muat.
Analisis Penyebab Jangkar Larat di KM. Kendhaga Nusantara 4 Saat Berlabuh
Rafiudin, Nadha;
Siska, Syafni Yelvi;
Yanti, Melda
Jurnal Cakrawala Bahari Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Cakrawala Bahari
Publisher : Politeknik Pelayaran Sumatera Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70031/jkb.v6i1.47
Kegiatan berlabuh jangkar para awak harus tetap dalam kondisi siap siaga. Agar tidak terjadi lagi kecelakaan seperti jangkar larat tersebut dan juga untuk mengetahui apa saja penyebab dari jangkar larat saat berlabuh Pada tanggal 18 November 2022 saat KM. Kendhaga Nusantara 04 sedang berlabuh jangkar di anchorage area Makassar, kapal mengalami jangkar larat yang mengakibatkan kapal hampir kandas menabrak break water. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya jangkar larat pada KM. Kendhaga Nusantara 04 sehingga kegiatan berlabuh jangkar dapat dilaksanakan dengan baik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Proses dan prespektif subyek lebih ditonjolkan dalam penelitian ini. Hasil penilitian menunjukan bahwa faktor yang menyebabkan jangkar larat di KM. Kendhaga Nusantara 04 adalah kurangnya kesadaran crew terhadap pentingnya proses berlabuh jangkar, pemilihan tempat berlabuh yang kurang tepat dan juga pelaksanaan proses berlabuh jangkar yang kurang tepat sesuai prosedur, kurangnya pengecekan serta perawatan terhadap peralatan berlabuh seperti jangkar, rantai jangkar, dan juga windlass.
Analisis Kendala dalam Proses Tank Cleaning terhadap Kelancaran Loading Cargo di Spob. Seroja II
Albani, Muhammad Rezki;
Kurniawan, Edi;
Sarifuddin, Sarifuddin
Jurnal Cakrawala Bahari Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Cakrawala Bahari
Publisher : Politeknik Pelayaran Sumatera Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70031/jkb.v6i1.48
Crew kapal melaksanakan tank cleaning muatan CPKO (Crude Palm Kernel Oil) akan diganti dengan RBD PALM OLEIN dengan target tank cleaning selama 10 jam, namun kenyataan yang terjadi dilapangan crew kapal tidak dapat menyelesaikan tank cleaning dengan tempo waktu 10 jam dikarenakan beberapa faktor yang ditemukan: jumlah alat kebersihan yang minim, APD yang tidak memadai, kondisi cuaca yang buruk. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan tipe penelitian induktif. Dengan cara peneliti menganalisis hasil dari observasi, wawancara serta dokumentasi tentang pelaksanaan pembersihan ruang muat (tank cleaning) yang baik. Hasil yang diperoleh dari penelitian di kapal SPOB. SEROJA II, yaitu: (1) Pelaksanaan pembersihan ruang muat dapat berjalan baik tergantung pada perencanaan, kegiatannya, pengorganisasian tugas serta tanggung jawab yang baik oleh crew kapal, (2) Crew kapal mengabaikan prosedur dan keselamatan kerja saat melaksanakan pembersihan ruang muat seperti mengabaikan kadar oksigen di ruang muat, tidak menyiapkan peralatan dengan baik, dan tidak memakai alat pelindung diri dengan benar.
Optimalisasi Perawatan Intercooler Diesel Engine pada Kapal Spob Tirta Samudera XIX
Putra, Anggan deska;
Pranata, Wibisana;
Siska, , Syafni Yelvi;
Kurniadi, Dedy
Jurnal Cakrawala Bahari Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Cakrawala Bahari
Publisher : Politeknik Pelayaran Sumatera Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70031/jkb.v6i2.49
Optimalisasi Intercooler jika tidak dilakukannya perawatan yaitu mengakibatkan naiknya suhu pada diesel engine dan kinerja intercooler tidak bisa bekerja dengan optimal maka diperlukannya perawatan secara berkala pada intercooler. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Data yang dikumpulkan dari hasil observasi dimana peneliti mengamati langsung objek penelitian, peneliti mengambil gambar menggunakan kamera sebagai alat pendukung, dan wawancara dimana peneliti mengajukan pertanyaan ke responden, dan jawaban responden sebagai salah satu sumber informasi. Sumber data yang peneliti gunakan yaitu logbook dan manual book tentang PMS (planning maintenance system) pada diesel engine yang ada di atas kapal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab tidak optimalnya Intercooler adalah tersumbatnya pipa pendingin Intercooler, kotornya fins Intercooler, rusaknya packing body Intercooler. Sedangkan upaya perawatan yang dilakukan adalah melakukan pembersihan pipa pendingin Intercooler menggunakan rotan, melakukan pembersihan pada fins Intercooler menggunakan chemical, melakukan penggantian packing rusak dengan yang baru dengan itu peneliti mengambil kesimpulan bahwasanya pentingnya perawatan yang harus dilakukan pada mesin bantu intercooler agar intercooler dapat bekerja secara optimal
Analisis Penyebab Terjadinya Overheat pada Main Engine di Kapal Self Propelled Oil Barge Tirta Samudra XVIII
Prasetya, Pandu;
Nazarwin, Nazarwin;
Seno, Abdi
Jurnal Cakrawala Bahari Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Cakrawala Bahari
Publisher : Politeknik Pelayaran Sumatera Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70031/jkb.v5i2.50
Mesin induk (main engine) merupakan penggerak utama kapal yang berperan penting dalam proses kelancaran pelayaran. Salah satu masalah yang sering terjadi pada saat mesin induk (main engine) beroperasi secara maksimum adalah overheat. Oleh karena itu, operasi sistem pendinginan mesin induk (main engine cooling system) sangat penting untuk meminimalisir terjadinya overheat pada mesin induk (main engine) agar tidak mengakibatkan terjadinya kerusakan fatal pada mesin. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif yang bertujuan untuk mendapatkan informasi, data dan fakta-fakta nyata mengenai penyebab terjadinya overheat pada main engine di kapal SPOB. Tirta Samudra XVIII. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pentingnya pelaksaan perawatan berkala pada mesin induk (main engine), Sistem pendingin mesin induk( main engine cooling system) seperti fresh water cooler dan sea water pump. Agar pendinginan pada mesin induk (main engine) berjalan secara maksimal dan main induk (main engine) beroperasi secara optimal.
Analisis Olah Gerak Kapal Saat Memasuki Alur Pelayaran Sempit Guna Keselamatan Pelayaran di KM. Kelud
Marlina, Berbi;
Yanti, Melda;
Wirza, Elfira
Jurnal Cakrawala Bahari Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Cakrawala Bahari
Publisher : Politeknik Pelayaran Sumatera Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70031/jkb.v5i2.51
Proses olah gerak memasuki suatu alur pelayaran sempit atau sungai dibutuhkan suatu keahlian khusus dan perhatian lebih di banding berlayar di alur bebas. Dalam aturan COLREG’S memberikan aturan khusus yang tercantum dalam aturan 9 mengenai alur pelayaran sempit. Dalam memasuki alur pelayaran sempit kapal selalu mendapatkan resiko bahaya tubrukan dan kandas. Rumusan masalah di penelitian adalah bagaimana kegiatan olah gerak kapal dan faktor apa saja yang menyebabkan terhambatnya di alur pelayaran sempit. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mendeskripsikan secara terperinci tentang olah gerak kapal dalam memasuki alur pelayaran sempit di alur pelabuhan Belawan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa harus mengetahui faktor-faktor apa saja yang harus di perhatikan ketika ingin melakukan olah gerak di alur pelayaran sempit seperti, pasang surut air laut, lebar dalam alur dari lumpur, arus , dan gelombang. Upaya yang dilakukan dalam olah gerak di alur pelayaran sempit yaitu mengamati dan mempertimbangkan dalamnya alur pelayaran.
Optimalisasi Kinerja Sea Water Service Pump di Kapal MV. Perkasa
Ingwar, Rafly;
Yatno, Langandriansyah Dwi;
Kurniawan, Muhammad
Jurnal Cakrawala Bahari Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Cakrawala Bahari
Publisher : Politeknik Pelayaran Sumatera Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70031/jkb.v6i1.52
Latar belakang yang mendasari penulisan penelitian ini adalah pentingnya perawatan Sea Water Service Pump untuk mengoptimalkan kinerja Sea Water Service Pump dikapal MV. PERKASA, dengan dasar pemikiran tersebut penulis memberikan rumusan masalah apa faktor penyebab kinerja Sea Water Service Pump tidak optimal, bagaimana cara mengatasi Sea Water Service Pump yang tidak optimal dan bagaimana sistem perawatan yang tepat pada Sea Water Service Pump. Data yang diperoleh adalah data yang dikumpulkan dari hasil observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian ini adalah kurangnya perawatan pada sea water service pump yang diakibatkan oleh kurangnya penerapan PMS, Dampak dari kurang optimalnya perawatan Sea Water Service Pump adalah Kurangnya Tekanan Isap Pada Sea Water Service Pump, kotornya filter sea chest, menurunnya kinerja impller dan kebocoran pada bagian gland packingyang mengakibatkan sistem pendingin menjadi tidak sempurna. Upaya yang dilakukan adalah melakukan perawatan sesuai dengan PMS, Membersihkan filter suction pompa, Membersihkan saringan utama Sea chest, Membersihkan sudu sudu impeller dan mengganti gland packing yang bocor sesuai ketentuan dari pompa