Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK)
Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) includes the publication of lecturer and student research results related to nursing and health sciences. The fields of nursing include surgical Medical Nursing, Maternity Nursing, Child Nursing, Mental Nursing, Family Nursing, Gerontik Nursing, Nursing Management, and other Health Sciences. This journal is published by UNIB Press. This journal has been ACCREDITED by National Journal Accreditation (ARJUNA) and Managed by the Ministry of Education, Cultural, Research, and Technology, Republic Indonesia with Fourth-Grade (Sinta 4) since the year 2020 to 2024 according to decree No. 204/E/KPT/2022, effective until 2024.
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 8 No. 2 (2025): DESEMBER"
:
10 Documents
clear
Gaya Hidup Keluarga Pasien Jantung
Fatimah Khoirini;
Derison Marsinova Bakara;
Almaini;
Meigo Anugra Jaya
Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) Vol. 8 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/jvk.v8i2.34420
Kematian pada usia dini dinegara berkembang disebabkan penyakit kardiovasculer mencapai lebih dari 80 %, hal ini akibat dari terbatasnya tindakan pencegahan, gaya hidup yang tidak sehat serta peningkatan faktor risiko kardiovaskuler. Salah satu faktor resiko yang tidak dapat diubah dan berpengaruh terhadap penyakit jantung adalah faktor riwayat keluarga. Orang dengan riwayat keluarga penyakit jantung dapat mengalami penyakit jantung 3,19 kali dibandingkan dengan orang yang tidak memiliki riwayat keluarga. Metode penelitian menggunakan desain penelitian deskriptif untuk mengetahui gambaran gaya hidup keluarga pasien jantung. Populasi penelitian ini adalah semua keluarga pasien jantung (berhubungan darah langsung) yang mengantar berobat di ruang poli penyakit jantung, Poli penyakit dalam dan ruang rawat inap penyakit dalam. Responden berjumlah 50 orang keluarga pasien. Pemilihan sampel menggunakan accidental sampling dengan kriteria inklusi : keluarga pasien bersedia menjadi responden penelitian, responden merupakan salah satu anak/orang tua pasien jantung dan kooperatif dalam kegiatan penelitian. Pengumpulan data dengan mengisi kuesioner tentang gaya hidup. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan disajikan secara deskriptif dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian didapat semua responden (100%) memiliki risiko penyakit jantung dari faktor riwayat penyakit keluarga, 36 % memiliki risiko dari faktor usia, 36 % mempunyai risiko dari faktor jenis kelamin, 50 % berisiko dari faktor olah raga teratur, dan 76 % mempunyai risiko dari faktor aktivitas. Sebagian besar berisiko terkena penyakit jantung dari faktor tidak melakukan pemeriksaan rutin kesehatan. Sebanyak 72-90 % berisiko dari faktor konsumsi makanan bersantan dan berlemak, 26-52 % berisiko terkena penyakit jantung dari faktor stres.
Pengaruh Massage Effleurage dan Aromaterapi Jeruk Kalamansi (Citrofortunella Microcarpa) Terhadap Nyeri Persalinan
Regina Bhayangkara;
Yetti Purnama;
Kurnia Dewiani;
Linda Yusanti;
Suci Rahmawati
Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) Vol. 8 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/jvk.v8i2.37642
Persalinan merupakan serangkaian peristiwa pengeluaran janin yang ditandai dengan kontraksi uterus dan pembukaan serviks, diikuti dengan keluarnya janin, pengeluaran plasenta dari jalan lahir. Kontraksi ini menimbulkan nyeri pada pinggang, daerah perut dan menjalar hingga paha. Terapi non farmakologi yang dapat di gunakan untuk mengurangi nyeri persalinan kala I salah satunya yaitu massage effleurage dan aromaterapi jeruk kalamansi (Citrofortunella microcarpa), yang mengandung decanal untuk menstabilkan sistem saraf sehingga menimbulkan efek menenangkan dan perasaan rileks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh massage effleurage dan aromaterapi jeruk kalamansi (Citrofortunella microcarpa) terhadap nyeri persalinan pada ibu bersalin kala I di Kota Bengkulu. Metode : Rancangan penelitian ini, penelitian kuantitatif survey. Jenis penelitian ini adalah penelitian Quasy experiment design jenis two-group pretest-posttest design. Jumlah sampel 30 responden, kelompok intervensi 15 responden dan kelompok kontrol 15 responden. Pengukuran skala nyeri menggunakan numerical rating scale (NRS). Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik accidenta lsampling. Uji normalitas data menggunakan menggunakan Shapiro-wilk. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil : ada analisis bivariate menunjukkan bahwa nilai pretest dengan rata-rata 5,40 dan posttest rata-rata 2,93 dengan p-value = 0,000 < α = 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh massage effleurage dan aromaterapi jeruk kalamansi (Citrofortunella microcarpa) terhadap nyeri persalinan pada ibu bersalin kala I di TPMB Kota Bengkulu. Teknik massage effleurage dan aromaterapi jeruk kalamansi (Citrofortunella microcarpa) mampu mengurangi nyeri persalinan kala I.
Rancang Bangun Phantom Kateter Berbahan Murah Sebagai Alat Peraga Pada Praktikum Keperawatan Medikal Bedah
Meita Fitriani;
Santi Zulmedia;
Esti Sorena
Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) Vol. 8 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/jvk.v8i2.38255
Penelitian ini membahas pembuatan phantom kateter berbahan murah dimana phantom kateter merupakan salah satu alat peraga yang digunakan sebagai media pembelajaran praktikum dalam pencapaian kompetensi keterampilan pemasangan katater, spooling bledder dan irigasi kateter. Namun di laboratrium D3 Keperawtan FMIPA UNIB saat ini hanya tersedia 2 buah phantom, sehingga tidak memenuhi syarat ratio perbandingan alat praktikum dan jumlah mahasiswa, selain itu phantom kateter pabrikan yang ada di laboratroium memiliki ukuran lubang saluran uretra yang kecil sehingga ukuran kateter sering sekali menjadi kendala pada saat praktikum. Dengan dibuatnya phantom kateter berbahan murah ini diharapkan mahasiswa dapat lebih memahami dan mengerti serta lebih nyata dalam melaksanakan praktik asuhan keperawatan sebelum mahasiswa melakukan praktik langsung kepada pasien di Rumah Sakit. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan metode penelitian dan pengembangan (research and development). Dimana metode ini digunakan Untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji keefektifan produk tersebut.. Hasil penelitian dan simpulan mendapatkan nilai rata-rata skor sebesar 4,49 atau 89,9% hal ini menunjukkan bahwa phantom kateter dapat menjadi alat peraga yang efektif dalam mendukung pembelajaran praktikum pemasangan kateter. Baik dari kesesuaian materi pembelajaran, desain, material, fungsional, ergonomis dan praktis. Namun masih ada sedikit kekurangan dari phantom ini yaitu berat phantom menjadi masalahnya dimana phantom menjadi kurang praktis untuk di pindahkan dari satu tempat ke tempat lain atau untuk di bawa kemana-mana, hal ini terjadi dikarenakan bahan pembuat phantom berupa kayu yang sangat tebal. Diharapkan kedepan phantom bisa di modif dan diperbaiki sehingga lebih baik. Pada penelitian ini peneliti juga mengalami beberapa permasalahan seperti pemilihan kayu yang baik, pemahatan kayu yang sedikit tidah rapi, serta pemasangan selang sebagai saluran yang kurang presisi,namun semua kendala itu dapat diatasi walau belum sempurna.
Pengaruh Music Movement Therapy Dan Metode Bobath Terhadap Peningkatan Kemampuan Aktivitas Harian Pada Pasien Stroke
Nengsih, Reska Multia;
Mardiani;
Hendri Heriyanto;
Husni
Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) Vol. 8 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/jvk.v8i2.44239
Stroke merupakan salah satu penyakit tidak menular yang masih menjadi masalah kesehatan global. Stroke atau cerebrovascular accident dapat terjadi akibat iskemia, emboli, atau perdarahan. Dampak paling umum dari stroke adalah hemiparesis atau kelemahan pada salah satu sisi tubuh akibat menurunnya kekuatan otot, penderita stroke yang mengalami hemiparesis akan menyebabkan ketergantungan total maupun parsial dalam melakukan aktivitas hariannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari kombinasi intervensi music movement therapy dan metode bobath terhadap peningkatan kemampuan aktivitas harian pada pasien stroke. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimen menggunakan rancangan one group pre-test dan post-test. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan total 31 responden, pengumpulan data pre test dan post test menggunakan kuesioner barthel indeks untuk menilai 10 kemampuan aktivitas harian. Intervensi dilakukan selama 2 minggu, dengan frekuensi 4 kali pertemuan setiap minggu, setiap pertemuan dilakukan selama 25 menit. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value 0.000 (p ≤ α 0.05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan dari pemberian kombinasi music movement therapy dan metode bobath terhadap peningkatan kemampuan aktivitas harian pasien stroke.
Studi Fenomenologi : Pengalaman Perawat dalam Menangani Kegawatdaruratan Asfiksia pada Bayi Baru Lahir di Rumah Sakit Daerah X Jember
Ratnasari, Widiya;
Zainal Munir
Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) Vol. 8 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/jvk.v8i2.45137
Latar belakang : Sekitar 3% atau 3,8 juta bayi yang lahir setiap tahunnya di vonis mengalami asfiksia, dan 1 juta di antaranya meninggal karena kasus ini. Kasus asfiksia ini menjadi kasus penyebab kematian anak tertinggi kedua di Indonesia. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk menganalisis lebih dalam mengenai pengalaman perawat yang menangani kasus asfiksia ini. Metode : Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang melibatkan 8 partisipan dari Ruang Perinatologi Rumah Sakit Daerah X. Pengumpulan data dalam penelitian ini melalui metode wawancara mendalam dan di analisis menggunakan tehnik Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) untuk mengidentifikasi dan memberi gambaran tentang pengalaman perawat dalam penanganan kegawatdaruratan asfiksia. Hasil : Penelitian menunjukkan bahwa makna dari pengalaman bagi perawat menggambarkan situasi yang kompleks, mulai dari tantangan fisik dan emosional. Penelitian ini menghasilkan 4 tema yaitu Mampu beradaptasi dalam situasi darurat neonatal; Dinamika perasaan perawat dalam penanganan bayi asfiksia; Kondisi Klinis dalam Penanganan Kegawatdaruratan Asfiksia Neonatal; Strategi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Kesimpulan : Studi ini menunjukkan betapa pentingnya keterampilan, pengetahuan, dan kesiapan mental saat menghadapi kasus gawat darurat seperti asfiksia neonatal untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan mengurangi angka kematian bayi.
Hubungan Kecemasan dengan Nyeri Tension Type Headache pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Palaran
Amirah, Shalsa;
Thomas Ari Wibowo;
Ulfatul Muflihah
Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) Vol. 8 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/jvk.v8i2.45799
Latar Belakang Masalah: Hipertensi, sering disebut sebagai "silent killer," dapat menyebabkan berbagai komplikasi, termasuk nyeri kepala. Tension Type Headache (TTH) adalah jenis nyeri kepala yang umum dan berpengaruh pada kualitas hidup. Kecemasan, yang dipicu oleh faktor psikososial, juga berkontribusi terhadap intensitas nyeri pada pasien hipertensi. Namun, penelitian mengenai hubungan antara kecemasan dan TTH pada pasien hipertensi masih terbatas. Tujuan: Untu menganalisis hubungan kecemasan dengan nyeri tension type headache pada pasien hipertensi di Puskesmas Palaran Samarinda. Metodologi: Penelitian menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan crossectional. Jumlah sammpel dalam penelitian ini adalah 170 penderita hipertensi yang mengalami nyeri tensiontype headache, instrumen yang digunakan berupa kuesioner zung self anxiety rating scaleuntuk mengukur kecemasan dan numeric rating scale untuk mengukur nyeri tension type headache. Hasil: Uji analisis statistik dengan spearman Rho menunjukkan hasil p-value 0,001 (p<0,05) artinya ada hubungan signifikan kecemasan dengan nyeri tension type headache nilai koefisien korelasi didapatkan 0,178 dalam artian korelasi yang cukup Saran: Peneliti selanjutnya diharapkan untuk melakukan studi lanjutan dengan sampel yang lebih besar dan mempertimbangkan variabel lain, serta mengembangkan dan menguji metode intervensi yang efektif untuk mengurangi kecemasan dan nyeri pada pasien TTH.
Pengaruh Edukasi Konsumsi Pangan Lokal Terhadap Perubahan Pengetahuan Dan Asupan Gizi Pada Pekerja Wanita
Haya, Miratul;
Fera Widyanti
Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) Vol. 8 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/jvk.v8i2.45936
Latar Belakang: Anemia masih menjadi masalah kesehatan pada pekerja wanita di Indonesia dan berkaitan dengan rendahnya pengetahuan gizi serta konsumsi pangan mengandung zat besi. Edukasi berbasis pangan lokal berpotensi meningkatkan perilaku konsumsi dan mendukung perbaikan asupan gizi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh edukasi konsumsi pangan lokal terhadap perubahan pengetahuan dan asupan gizi pada pekerja wanita dengan anemia. Metode: Penelitian quasi-eksperimen ini melibatkan 44 pekerja wanita anemia ringan dan menilai pengetahuan, pola konsumsi pangan lokal, serta asupan gizi melalui kuesioner, survei konsumsi pangan tujuh hari, dan pemeriksaan hemoglobin dengan intervensi edukasi konsumsi pangan lokal selama 12 minggu pada kelompok perlakuan. Analisis menggunakan uji beda antar kelompok dan uji beda pre–post dilakukan untuk melihat pengaruh intervensi terhadap perubahan pengetahuan dan asupan gizi. Hasil: Intervensi edukasi secara signifikan meningkatkan skor pengetahuan, frekuensi konsumsi pangan lokal, serta asupan energi, protein, dan zat besi pada kelompok perlakuan dibandingkan kelompok kontrol, perbedaan antar kelompok terbukti bermakna secara statistik (p<0,05). Kesimpulan: Edukasi gizi berbasis pangan lokal efektif meningkatkan perilaku konsumsi dan asupan gizi pekerja wanita sehingga mendukung perbaikan status gizi dan penanggulangan anemia.
Pengaruh Penyuluhan Kesehatan P3K Lalu Lintas Terhadap Tingkat Keterampilan Anggota PMR di Pondok Pesantren Madrasah Aliyah Muslimin Indonesia Center Samarinda
Herdianti;
Elvina, Rodiana;
Azizah, Regina Nur;
Purdani, Kartika Setia;
Kurniawati, Rinda
Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) Vol. 8 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/jvk.v8i2.45852
Kejadian gawat darurat seperti kecelakaan lalu lintas sering terjadi tiba-tiba dan dapat menyebabkan cedera berat hingga kematian, sehingga diperlukan pertolongan pertama yang cepat dan tepat. Namun, kemampuan pertolongan pertama masyarakat, termasuk anggota Palang Merah Remaja (PMR), masih terbatas terutama dalam penanganan trauma muskuloskeletal seperti fraktur yang membutuhkan tindakan balut bidai untuk mencegah komplikasi. Penelitian ini bertujuan menelaah dampak penyuluhan kesehatan P3K lalu lintas pada tingkat keterampilan anggota Palang Merah Remaja (PMR) di Pondok Pesantren Madrasah Aliyah Muslimin Indonesia Center Samarinda. Metode penelitian yang diterapkan ialah pra-eksperimen pada susunan one group pretest-posttest yang mengaitkan 19 partisipan, ditetapkan melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilaksanakan melalui cara observasi pada tahap pretest dan posttest setelah peserta menerima penyuluhan melalui media PowerPoint, leaflet, demonstrasi, serta simulasi terarah. Analisa data memakai uji statistik Wilcoxon Signed Rank Test. Temuan studi memperlihatkan sebelum kegiatan tersebut, sebagian besar responden berada pada tingkat cukup terampil (68,4%), sedangkan sesudahnya meningkat menjadi kategori terampil (73,7%). Hasil uji statistik mengindikasikan terdapat peningkatan dalam keterampilan sesudah diberikan penyuluhan, pada skor p sejumlah 0,000 (<0,05). Perolehan ini memperkuat bahwasannya penyuluhan kesehatan pertolongan pertama pada kecelakaan lalu lintas serta praktik balut bidai memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan anggota palam merah remaja di Pondok Pesantren Madrasah Aliyah Muslimin Indonesia Center Samarinda.
Hubungan Self Awareness dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Pada Mahasiswa Keperawatan Universitas X
Purnama, Ila Asyifa;
Setiadi, Diding Kelana;
Sejati, Amanda Puspanditaning
Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) Vol. 8 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/jvk.v8i2.45957
Pendahuluan : Mahasiswa keperawatan menghadapi tuntutan akademik yang tinggi, sehingga dapat menyebabkan burnout. Self awareness merupakan kemampuan individu untuk memahami dan menilai diri sendiri secara baik serta mendalam. Pada mahasiswa keperawatan, rendahnya self awareness dapat berdampak pada kesulitan mengelola stres akademik, menurunnya motivasi belajar sehingga menyebabkan pencapaian akademik yang kurang optimal. Metode Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan dua antara self awareness dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada mahasiswa keperawatan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian berjumlah 466 mahasiswa angkatan 2022, 2023 dan 2024 dengan jumlah sampel terdiri dari 215 mahasiswa yang dipilih dengan teknik proportionate stratified random sampling. Data diperoleh menggunakan kuesioner self-awareness, sedangkan data IPK diperoleh melalui self-report dan data data akademik kampus. Analisis dilakukan menggunakan JASP. Hasil : self-awareness pada kategori sedang (51,2%), dan mayoritas memiliki IPK dalam kategori cumlaude (82,8%). Uji Spearman’s rho menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara self-awareness dan IPK (r = 0,224; p < 0,001), yang berarti semakin tinggi tingkat self-awareness maka semakin tinggi pula IPK yang diperoleh, meskipun kekuatan hubungan tergolong lemah. Pembahasan : Penelitian ini menyimpulkan bahwa self-awareness berperan dalam pencapaian prestasi akademik mahasiswa keperawatan, namun masih dipengaruhi oleh faktor lain. Oleh karena itu, institusi pendidikan disarankan untuk mengembangkan program yang dapat meningkatkan self-awareness mahasiswa
Hubungan Tingkat Kecerdasan Emosional dengan Refusal Skills pada Remaja
Sa'adah, Ismi Siti;
Nuryani, Reni;
Lindasari, Sri Wulan
Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) Vol. 8 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/jvk.v8i2.45958
Pendahuluan: Masa remaja merupakan fase krusial yang rentan terhadap tekanan sosial dan perilaku berisiko. Pada tahap ini, remaja menghadapi berbagai tantangan emosional dan sosial sehingga kemampuan mengelola emosi dan mengontrol diri menjadi penting untuk mencegah tindakan berisiko. Kecerdasan emosional membantu remaja mengatur emosi dan menghadapi tekanan, sementara kemampuan menolak (refusal skills) diperlukan untuk bersikap tegas terhadap ajakan negatif. Emosi memengaruhi pengambilan keputusan, sehingga pengaturan emosi yang baik berkontribusi pada keputusan yang lebih sehat. Penelitian sebelumnya menunjukkan banyak remaja masih kesulitan mengelola emosi, yang berdampak pada rendahnya kemampuan mereka dalam menolak ajakan negatif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara kecerdasan emosional dan refusal skills. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional serta pendekatan cross-sectional. Sebanyak 268 siswa dipilih secara menggunakan Stratified Random Sampling. Data dikumpulkan menggunakan Skala SSEIT untuk mengukur kecerdasan emosional dan Skala STLA-MP untuk mengukur refusal skills. Analisis korelasi menggunakan uji korelasi Spearment’s Rank Correlation Coefficient karena data tidak berdistribusi normal. Penelitian ini juga mematuhi prinsip etika seperti persetujuan sukarela dan kerahasiaan data. Hasil: Analisis uji korelasi menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan namun lemah antara kecerdasan emosional dan refusal skills (r=0,258, p<0,001). Kesimpulan: Terdapat hubungan positif yang signifikan antara kecerdasan emosional dan refusal skills pada remaja, meskipun kekuatan hubungannya tergolong lemah. Temuan ini menekankan pentingnya pengembangan kecerdasan emosional untuk memperkuat kemampuan remaja dalam menolak perilaku berisiko.