cover
Contact Name
Boy Indrayana
Contact Email
boy_indrayana@unja.ac.id
Phone
+6281397322799
Journal Mail Official
boy_indrayana@unja.ac.id
Editorial Address
Jl. Lintas Jambi-Ma. Bulian, Muaro Jambi, Jambi, Indonesia
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Indonesian Journal of Sport Science and Coaching
Published by Universitas Jambi
ISSN : -     EISSN : 26859807     DOI : https://doi.org/10.22437/ijssc.v4i2.18813
Core Subject : Education,
Sport Education, Coaching Physical Activity, Health and Exercise Physiology and Nutrition Social and Behavioural Sciences Sports Medicine and Biomechanics Sports Performance
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 112 Documents
Effect of a Proposed Educational Program for Popular Games on the Development of Cognitive-Motor Abilities and Deductive Thinking Among Primary School Students in Nineveh Governorate Basem, Jamal Shukry; Najm, Mohammed Suhail
Jurnal Ilmu Olahraga dan Kepelatihan Indonesia Vol 8 No 1 (2026): Indonesian Journal of Sport Science and Coaching
Publisher : Jurusan Pendidikan Olah Raga dan Kepelatihan FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/ijssc.v8i1.44702

Abstract

This study aimed to investigate the impact of an educational program based on traditional popular games on the development of cognitive-motor skills and deductive reasoning among primary school students in Nineveh Governorate. The research population consisted of fourth-grade students at Al-Hadhara School for Boys during the 2024–2025 academic year. A random sample of 80 students was selected, with Class C as the experimental group and Class D as the control group. Both groups were statistically equivalent and homogeneous across key variables to ensure experimental validity. The study employed an experimental method using an equivalent-groups design with pre- and post-testing over an eight-week intervention. The educational program included various traditional games, exercises, and activities derived from local popular games. The findings indicated that the program significantly enhanced the cognitive-motor skills and deductive reasoning of students in the experimental group, while the control group following the traditional curriculum showed no significant improvement. These results suggest that structured programs incorporating culturally relevant popular games can effectively promote both motor and cognitive development in primary school children.
Hubungan Tingkat Konsentrasi terhadap Ketepatan Smash Atlet Bola Voli Puspitasari, Ani; Indrayana , Boy; Setiawan, Iwan Budi
Jurnal Ilmu Olahraga dan Kepelatihan Indonesia Vol 8 No 1 (2026): Indonesian Journal of Sport Science and Coaching
Publisher : Jurusan Pendidikan Olah Raga dan Kepelatihan FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/ijssc.v8i1.53459

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat konsentrasi dengan ketepatan smash pada atlet klub Bola Voli Bersaudara Jambi, sekaligus menekankan peran aspek psikologis terhadap teknik performa atlet tingkat klub. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi penelitian terdiri dari 50 atlet, dengan 30 atlet dipilih sebagai sampel melalui teknik purposive sampling. Tingkat konsentrasi diukur menggunakan Grid Concentration Test, sedangkan ketepatan smash diukur dengan AAHPER Smash Accuracy Test. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial, termasuk uji normalitas, uji linearitas, korelasi Pearson Product Moment, dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan data terdistribusi normal dan hubungan antara kedua variabel bersifat linear. Koefisien korelasi sebesar r = 0,765 dengan nilai signifikansi 0,001 (p < 0,05) menunjukkan hubungan positif dan signifikan dengan kategori kuat antara konsentrasi dan ketepatan smash. Analisis regresi linier sederhana menghasilkan persamaan Y = 10,019 + 0,665X dengan R² sebesar 0,585, yang berarti tingkat konsentrasi berkontribusi 58,5% terhadap ketepatan smash, sedangkan 41,5% dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menegaskan bahwa aspek psikologis memiliki peran penting dalam keberhasilan smash, sehingga pelatih perlu memasukkan latihan konsentrasi, fokus, dan simulasi pertandingan ke dalam program latihan untuk meningkatkan akurasi dan performa atlet.
Analisis Keterampilan Teknik Tendangan Lurus pada Pesilat Pemula Perguruan Silat Walet Puti Kota Jambi Susilo, Anang Dwi; Sukendro, Sukendro; Diana, Fitri; Yusradinafi, Yusradinafi; Yuliawan, Ely
Jurnal Ilmu Olahraga dan Kepelatihan Indonesia Vol 7 No 1 (2025): Indonesian Journal of Sport Science and Coaching
Publisher : Jurusan Pendidikan Olah Raga dan Kepelatihan FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/ijssc.v7i1.43543

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keterampilan teknik tendangan lurus pada pesilat pemula di Perguruan Silat Walet Puti Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif untuk menggambarkan kondisi keterampilan teknik yang dimiliki oleh pesilat pemula. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pesilat pemula yang aktif mengikuti latihan di Perguruan Silat Walet Puti Kota Jambi yang berjumlah 13 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sehingga seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes keterampilan teknik tendangan lurus yang dinilai berdasarkan sepuluh indikator gerakan mulai dari sikap awal, pelaksanaan tendangan, hingga kembali ke sikap pasang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes dan observasi langsung terhadap pelaksanaan teknik tendangan lurus oleh pesilat. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dalam bentuk skor, persentase, dan kategori penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pesilat pemula berada pada kategori cukup dengan persentase sebesar 69% atau sebanyak 9 orang, sedangkan 31% atau 4 orang berada pada kategori baik. Tidak terdapat pesilat yang berada pada kategori sangat baik, kurang, maupun sangat kurang. Nilai rata-rata keterampilan teknik tendangan lurus yang diperoleh adalah 6,23 yang menunjukkan bahwa kemampuan teknik pesilat pemula masih berada pada tingkat menengah. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa keterampilan teknik tendangan lurus pesilat pemula di Perguruan Silat Walet Puti Kota Jambi masih perlu ditingkatkan melalui latihan yang lebih terstruktur, sistematis, dan berkelanjutan agar penguasaan teknik dapat berkembang secara optimal.
High-Impact Teaching Practices and Their Role in Enhancing Student Engagement in Physical Education Lessons Soran, Entethar Faroq Allyas
Jurnal Ilmu Olahraga dan Kepelatihan Indonesia Vol 8 No 1 (2026): Indonesian Journal of Sport Science and Coaching
Publisher : Jurusan Pendidikan Olah Raga dan Kepelatihan FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/ijssc.v8i1.46984

Abstract

This study aimed to examine the extent to which high-impact teaching practices are implemented in physical education lessons and to assess the level of effective student engagement during these lessons, as well as to analyze the relationship between these practices and student participation. The research employed a descriptive method using survey and correlational approaches. The population consisted of physical education teachers in middle schools under the Nineveh Education Directorate, totaling 495 teachers across 324 schools. A sample of 217 teachers was selected and divided into three groups: an exploratory sample of 7 teachers, a preparation sample of 126 teachers, and a final application sample of 84 teachers. Data were collected using two questionnaires developed by the researcher, each consisting of 15 items. The first questionnaire measured the level of implementation of high-impact teaching practices in physical education lessons, while the second assessed the effectiveness of student engagement during the lessons. The collected data were analyzed using appropriate statistical techniques. The results indicated that the implementation of high-impact teaching practices in physical education lessons was at a moderate level. Similarly, the level of student engagement during physical education lessons was also found to be moderate according to teachers’ perspectives. In conclusion, the study highlights the need to improve the application of high-impact teaching practices to enhance effective student participation in physical education learning.
Bahasa Inggris Permana, Dwinda Abi; Shandy, Dwi Kunia
Jurnal Ilmu Olahraga dan Kepelatihan Indonesia Vol 8 No 1 (2026): Indonesian Journal of Sport Science and Coaching
Publisher : Jurusan Pendidikan Olah Raga dan Kepelatihan FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/ijssc.v8i1.52188

Abstract

The development of biomotor components, particularly speed and endurance, plays a crucial role in optimizing athletic performance during adolescence. This study aimed to examine the levels of speed and endurance among female adolescent athletes in the athletics discipline in East Java. A quantitative descriptive research design was employed to provide an empirical overview of these biomotor capacities. The participants consisted of 18 female athletes aged 15–16 years selected from the East Java athletics training program. Speed performance was assessed using a 30-meter sprint test, while endurance capacity was measured through the multistage fitness test to estimate maximal oxygen uptake (VO₂max). The findings revealed that the athletes demonstrated a very good level of speed with an average sprint time of 4.43 seconds, whereas endurance performance was categorized as good, with a mean estimated VO₂max of 36.58 ml/kg/min. These results indicate that although sprint capacity among the athletes is highly developed, endurance capacity remains relatively moderate and may require further training optimization. The findings provide important empirical insights for coaches and sport scientists in designing evidence-based training programs aimed at balancing the development of biomotor components in adolescent athletes
Profil Kebugaran Jasmani Mahasiswa Baru Angkatan 2025 Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga Amanda, Kania Dwi; Daya, Wawan Junresti; Kurniawan, Alexander
Jurnal Ilmu Olahraga dan Kepelatihan Indonesia Vol 8 No 2 (2026): Indonesian Journal of Sport Science and Coaching
Publisher : Jurusan Pendidikan Olahraga dan Kepelatihan FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/ijssc.v8i2.55438

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil tingkat kebugaran jasmani mahasiswa baru Angkatan 2025 Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga Universitas Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei deskriptif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 80 mahasiswa, sedangkan sampel sebanyak 19 mahasiswa yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Instrumen yang digunakan adalah Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) pada usia 16–19 tahun sebagai alat ukur untuk menilai tingkat kebugaran jasmani mahasiswa berdasarkan norma yang telah ditetapkan. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dengan perhitungan persentase untuk menggambarkan distribusi kategori kebugaran jasmani mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kebugaran jasmani mahasiswa baru didominasi oleh kategori sedang, diikuti kategori baik, serta tidak ditemukan mahasiswa pada kategori kurang maupun kurang sekali. Temuan ini menunjukkan bahwa secara umum mahasiswa baru memiliki tingkat kebugaran jasmani yang cukup untuk mendukung aktivitas perkuliahan berbasis praktik, namun tetap diperlukan program pembinaan fisik yang terstruktur dan berkelanjutan untuk meningkatkan kebugaran jasmani ke tingkat yang lebih optimal.
Hubungan Kebugaran Jasmani dengan Partisipasi Pembelajaran PJOK pada Siswa Sekolah Menengah Pertama Saavedra, Farrel Ortega; Yanto, Anggel Hardi; Prabowo, Bangkit Yudho
Jurnal Ilmu Olahraga dan Kepelatihan Indonesia Vol 8 No 2 (2026): Indonesian Journal of Sport Science and Coaching
Publisher : Jurusan Pendidikan Olahraga dan Kepelatihan FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/ijssc.v8i2.5754

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kebugaran jasmani dengan partisipasi pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) pada siswa SMPN 16 Kerinci. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian berjumlah 57 siswa dengan sampel sebanyak 30 siswa yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Data dikumpulkan menggunakan Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) untuk mengukur tingkat kebugaran jasmani dan angket partisipasi pembelajaran PJOK untuk mengukur keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman's rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kebugaran jasmani dengan partisipasi pembelajaran PJOK (ρ = 0,032; p = 0,866), yang menunjukkan bahwa hubungan kedua variabel sangat lemah dan tidak signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa tingkat kebugaran jasmani bukan merupakan faktor yang berhubungan secara signifikan dengan partisipasi siswa dalam pembelajaran PJOK pada sampel penelitian ini. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji faktor-faktor lain yang diduga berhubungan dengan partisipasi siswa dalam pembelajaran PJOK.
Status of Gender Equity in Different Areas of Football Coaching in Kenya Ajowi, Carolyne Achieng; Rintaugu, Elijah Gitonga; Thangu, Edna
Jurnal Ilmu Olahraga dan Kepelatihan Indonesia Vol 8 No 2 (2026): Indonesian Journal of Sport Science and Coaching
Publisher : Jurusan Pendidikan Olahraga dan Kepelatihan FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/ijssc.v8i2.56402

Abstract

Sports coaching is a viable gender neutral career option, however, its implementation takes place in a masculine environment which deters most women from pursuing coaching as a career. This phenomenon creates a gender disparity in sports coaching where male coaches are the majority while female coaches remain the minority. This study sought to investigate the status of gender equity in football coaching in Kenya. A mixed method research design was used and data was gathered from randomly sampled women football coaches in Kenya. Gender inequality was reported by majority of the respondents, with limited opportunities, stereotyping, discriminatory hiring and unequal pay identified as the most common forms. Respondents generally perceived male coaches to receive more favorable treatment across coaching domains. Nearly all respondents supported organizational action and education to promote gender equity in coaching. It is recommended that gender sensitive programs and policies should be created and implemented to improve the gender gap in football coaching. Researchers will build upon this study to improve a growing interest in developing an understanding of gender equity in sports coaching as a body of knowledge.
Analisis Kondisi Fisik Atlet Atletik Spartan Athletics Club Kota Jambi Ulunggi, Ruben; Sukendro, Sukendro; Yusradinafi, Yusradinafi
Jurnal Ilmu Olahraga dan Kepelatihan Indonesia Vol 8 No 2 (2026): Indonesian Journal of Sport Science and Coaching
Publisher : Jurusan Pendidikan Olahraga dan Kepelatihan FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/ijssc.v8i2.56917

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi fisik atlet Atletik Spartan Athletics Club (SAC) Kota Jambi berdasarkan standar profil olahragawan berprestasi tingkat dunia sesuai Permenpora Nomor 15 Tahun 2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 14 atlet yang terdiri atas 9 atlet putra dan 5 atlet putri dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui serangkaian tes kondisi fisik yang meliputi kelentukan, power tungkai, kekuatan dan daya tahan otot, kecepatan, serta daya tahan kardiorespirasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dalam bentuk frekuensi dan persentase atlet yang memenuhi standar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya komponen power tungkai yang didominasi atlet yang memenuhi standar (78,57%), sedangkan VO₂Max (57,14%), kelentukan (50,00%), kekuatan daya tahan otot perut (42,86%), kecepatan (42,86%), dan kekuatan daya tahan lengan (21,43%) masih didominasi atlet yang belum memenuhi standar. Secara umum, sebagian besar komponen kondisi fisik atlet SAC belum memenuhi standar profil olahragawan berprestasi tingkat dunia berdasarkan Permenpora Nomor 15 Tahun 2024. Penelitian ini memberikan data dasar mengenai profil kondisi fisik atlet klub daerah yang dapat dimanfaatkan sebagai acuan evaluasi dan penyusunan program latihan berbasis bukti (evidence-based coaching) untuk meningkatkan kualitas pembinaan prestasi atlet
Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan Kemampuan Vertical Jump pada Mahasiswa Pendidikan Olahraga Nugroho, Hafid; Mukarroma, Siti Baitul; Kurniawan, Valto Sendy; Nugraini, Astiana Diskha; Sitinjak, Hisarma; Pradipta, Hanif Sandi
Jurnal Ilmu Olahraga dan Kepelatihan Indonesia Vol 8 No 2 (2026): Indonesian Journal of Sport Science and Coaching
Publisher : Jurusan Pendidikan Olahraga dan Kepelatihan FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/ijssc.v8i2.57200

Abstract

Karakteristik antropometri, khususnya Indeks Massa Tubuh (IMT), diduga memiliki keterkaitan dengan kemampuan melakukan vertical jump karena berkaitan dengan efisiensi power-to-weight ratio tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara IMT dengan kemampuan vertical jump pada mahasiswa keolahragaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 14 mahasiswa kelas POR A yang melaksanakan pengukuran di Laboratorium F3 Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang. Data yang dikumpulkan meliputi IMT berdasarkan standar Asia dan kemampuan vertical jump yang diukur menggunakan Sargent Jump Test. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear sederhana untuk mengetahui hubungan serta kontribusi IMT terhadap kemampuan vertical jump. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata performa vertical jump terbaik yang dicapai oleh sampel adalah 0,562 m. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang lemah antara IMT dan kemampuan vertical jump dengan nilai korelasi sebesar 0,215 dan koefisien determinasi sebesar 4,6%. Hasil uji ANOVA menunjukkan nilai F-hitung sebesar 0,582 dengan nilai signifikansi 0,460, sehingga p > 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan linear yang signifikan antara IMT dengan kemampuan vertical jump pada mahasiswa POR A.

Page 11 of 12 | Total Record : 112