cover
Contact Name
Ni Nyoman Tri Sukarsih
Contact Email
litera@undhirabali.ac.id
Phone
+62361426450
Journal Mail Official
litera@undhirabali.ac.id
Editorial Address
Jln. Raya Padang Luwih, Tegaljaya, Dalung, Kuta Utara, Badung, Bali, 80361
Location
Kab. badung,
Bali
INDONESIA
Litera : Jurnal Bahasa dan Sastra
ISSN : 24426865     EISSN : 25487639     DOI : 10.36002
Core Subject : Education,
Jurnal ini menyajikan hasil-hasil penelitian dan hasil pemikiran yang berada pada ranah bahasa dan sastra. Kajian-kajian ilmiah terdiri atas delapan artikel yang menerapkan teori mikro dan makro linguistik untuk membedah fenomena kebahasaan yang ada pada masyarakat. Peran bahasa dan sastra sangat besar terhadap perkembangan dan pembangunan kebahasaan khususnya, yang diharapkan berkontribusi terhadap pembangunan bangsa secara umum.
Articles 180 Documents
SWEAR WORDS USED IN “ZOMBIELAND” MOVIE I Made Anka Andika
LITERA : Jurnal Bahasa Dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023): LITERA : Jurnal Litera Bahasa Dan Sastra
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/litera.v9i1.2534

Abstract

Skripsi ini berjudul “Swear Word Used in Zombieland Movie”. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui jenis kata makian yang digunakan dalam film “Zombieland” dan menganalisisbagaimana kata makian yang digunakan dalam film zombieland. Data penelitian ini diambildari film “Zombieland”. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan studi pustakadengan teknik catat. Metode yang digunakan untuk menganalisis data adalah metodedeskriptif-kualitatif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori yangdikemukakan oleh Hughes' teori tentang jenis-jenis umpatan dan tujuan utama dari teori fungsikata umpatan oleh Liedlich dikombinasikan dengan teori motif kata umpatan oleh Anderssondan Trudgill. Temuan penelitian ini menunjukkan ada tujuh jenis kata makian yang ditemukandalam film “Zombieland” yaitu, kata umpatan yang berhubungan dengan istilah genital,istilah ekskretoris, istilah binatang, istilah latar belakang pribadi, istilah seksual, istilah tabuatau agama atau sumpah, dan istilah penyakit jiwa. Dalam hal penggunaan kata makian dalamfilm, ada enam tujuan penggunaan kata makian yaitu, untuk menarik perhatian,mendiskreditkan, memprovokasi, Bahasa pertemanan, untuk menciptakan identifikasi pribadiyang kuat, dan memberikan katarsis. Motif dari kata umpatan dalam film “zombieland” adatiga yaitu, motif sosial,motif psikologi, dan motif linguistik.
THE USE OF NOUN “WORK” AND ITS THREE NEAR SYNONYMS IN CORPUS OF CONTEMPORARY AMERICAN ENGLISH (COCA) I Made Joni Fristyawan; I Nyoman Sedeng; I Made Winaya
LITERA : Jurnal Bahasa Dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023): LITERA : Jurnal Litera Bahasa Dan Sastra
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/litera.v9i1.2535

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan frekuensi dari penggunaan kata benda workand tiga sinonim terdekatnya yaitu job, assignment, dan task, menjelaskan secara terperincistruktur kolokasi, dan mengidentifikasi tipe-tipe makna dari kata-kata benda tersebut yangditemukan di COCA. Metode dokumentasi dan teknik pencatatan diterapkan dalampengumpulan data sedangkan teori yang dikemukakan oleh Benson dkk. (1986), Huddelston &Pullum (2005), dan Leech (1974) digunakan untuk menganalisa data. Penelitian inimenunjukan bahwa kata benda work, assignment, dan task paling sering digunakan dalamteks-teks akademik sementara kata benda job paling sering digunakan di TV/takarir. Dalamhal struktur kolokasi, kata benda task menjadi kata yang paling fleksibel karena dapatberdampingan dengan 33 kata kerja leksikal sementara itu, kata benda job menjadi kata yangpaling tidak fleksibel karena hanaya dapat berdampingan dengan 18 kata kerja leksikal.Selanjutnya, hanya terdapat 2 fungsi gramatikal yang teridentifikasi, yaitu kata benda sebagaisubjek dan kata benda sebagai objek. Dalam hal tipe makna, kata benda work dan tiga sinonimterdekatnya hanya memiliki 2 tipe makna, yaitu makna konseptual dan makna kolokatif.
WOMEN’S LANGUAGE FEATURES USED BY MAIN FEMALE CHARACTER IN SUFFRAGETTE MOVIE I Putu Satyaprema Ridana
LITERA : Jurnal Bahasa Dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023): LITERA : Jurnal Litera Bahasa Dan Sastra
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/litera.v9i1.2536

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fitur bahasa wanita dan fungsi darisetiap fitur tersebut yang digunakan oleh Maud yang merupakan pemeran utama wanita padafilm Suffragette. Data pada penelitian ini dikumpulkan melalui film Suffragette dan naskahfilm tersebut. Data pada penelitian ini berupa ucapan dari Maud Watts yang merupakan tokohutama wanita dalam film Suffragette. Data penelitian ini diperoleh melalui metode observasidan dokumentasi. Metode kualitatif diterapkan pada penelitian ini untuk menganalisis data.Data dianalisis berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Lakoff (1973) tentang fitur bahasawanita dan teori yang dikemukakan oleh Pearson (1985) tentang lima fungsi bahasa wanita.Temuan dari penelitian ini menunjukan bahwa ada delapan fitur bahasa wanita yangdigunakan oleh Maud pada film Suffragette. Fitur-fitur tersebut yaitu lexical hedges ataufillers (10.84%), tag questions (2.41%), rising intonation on declarative (15.66%), emptyadjective (3.61%), intensifiers (7.23%), hypercorrect grammar (38.55%), super polite form(7.23%) and emphatic stress (14.46%). Berdasarkan teori dan temuan, peneliti menemukanlima fungsi bahasa wanita. Antara lain, untuk mengekspresikan ketidakpastian, untukmendapatkan respon, untuk melembutkan ucapan, untuk memulai diskusi, dan untukmengekspresikan perasaan.
CONFLICT ANALYSIS FACED BY MAIN CHARACTER IN THE MOVIE FAST & FURIOUS: HOBBS & SHAW I Wayan Adhya Utama; Ni Wayan Suastini; I Putu Andri Permana
LITERA : Jurnal Bahasa Dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023): LITERA : Jurnal Litera Bahasa Dan Sastra
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/litera.v9i1.2537

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menalisa tipe konflik yang dihadapi oleh pemeran untamadan juga sekaligus menganalisa bagaimana semua konflik tersebut membentuk plot darifilm Fast & Furious: Hobbs & Shaw. Film Fast & Furious: Hobbs & Shaw sebagaisumber data akan dianalisa menggunakan metode deskriptif kulaitatif. Dalammenganalisis data, penelitian ini akan menggunakan dua teori yaitu teori konflik yangdikedepankan oleh Kenney (1966) digunakan untuk menganalisis tipe konflik yangdihadapi oleh karakter utama dalam cerita dan juga teori tentang plot yang dikemukakanoleh Freytag (1863) digunakan untuk menganalisis bagaimana konflik dapat membentukplot. Setelah melakukan proses analisis, terdapat beberapa kesimpulan yang dijabarkansebagai berikut: terdapat 22 konflik yang mana terdiri dari 5 konflik internal dan 17konflik eksternal. Seluruh konflik yang dihadapi oleh pemeran utama dalam fil Fast &Furious: Hobbs & Shaw terbukti membentuk plot cerita dalam film itu sendiri. Hal inidibuktikan dari setiap konflik di setiap bagian plot memiliki tugas masing-masing.Hubungan antara setiap konflik di setiap plot memaksa certa untuk bergerak menujubagian klimaks dan bagian akhir cerita pada bagian Resolusi.
DEIXIS IN THE CARTOON MOVIE “COCO (2017)”: PRAGMATICS ANALYSIS Jro Balian Meilany Eka Yanti; Ketut Artawa; Yana Qomariana
LITERA : Jurnal Bahasa Dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023): LITERA : Jurnal Litera Bahasa Dan Sastra
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/litera.v9i1.2538

Abstract

Penelitian ini berjudul Deiksis dalam Film Kartun "Coco (2017)": Analisis Pragmatik.Deiksis merupakan bagian dari pragmatik yang membahas tentang ungkapan atau konteksdalam sebuah kalimat, hal ini mengacu pada fenomena dimana untuk memahami makna katadan frasa tertentu dalam sebuah ujaran dibutuhkan informasi kontekstual. Tujuan daripenelitian ini adalah (1) mengidentifikasi dan mengklasifikasikan jenis-jenis deiksis dalamfilm kartun "Coco" (2) menganalisis frekuensi penggunaan deiksis dalam film kartun "Coco".Data dikumpulkan dengan menggunakan metode dokumentasi dan observasi, yang dilakukandengan cara menandai dan mencatat kalimat-kalimat yang mengandung deiksis daritranskrip. Dalam menganalisis data, digunakan metode kualitatif, dengan mengelompokkandeiksis berdasarkan jenisnya dan menggunakan rumus analisis statistik untuk menghitungpersentase frekuensi. Metode untuk menyajikan analisis adalah metode formal. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa ada lima jenis deiksis yang ditemukan dalam film "Coco",yaitu deiksis persona (yang dibagi menjadi persona pertama, persona kedua, dan persona ketiga), deiksis tempat, deiksis waktu, deiksis wacana, dan deiksis sosial. Deiksis personaadalah jenis deiksis yang mengacu pada orang dan kata ganti, deiksis tempat yang mengacupada tempat atau ruangan, deiksis waktu adalah penunjuk waktu melalui bahasa atau waktu,deiksis wacana mengacu pada lokasi teks atau wacana, deiksis sosial merupakan jenis deiksisyang menyangkut peran partisipan. Dan jika dihitung frekuensinya, deiksis orang merupakanjenis yang paling banyak digunakan dalam film ini, yaitu sebanyak 77,38% dan didominasioleh deiksis orang pertama. Sementara itu, deiksis waktu merupakan jenis yang paling sedikitdigunakan, yaitu 0,67%.
AN ANALYSIS OF IDIOM FOUND IN KATY PERRY’S SELECTED SONG LYRICS “ROAR AND DARK HORSE” Komang Gita Nirmala Dewi
LITERA : Jurnal Bahasa Dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023): LITERA : Jurnal Litera Bahasa Dan Sastra
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/litera.v9i1.2539

Abstract

Penelitian ini berjudul "An Analysis Of Idiom Found In Katy Perry's Selected Song Lyrics"Roar And Dark Horse". Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis-jenisidiom dan menganalisa makna idiom yang terdapat pada lirik lagu tersebut. Datadikumpulkan dengan cara menelusuri lagu tersebut di internet, mencari naskah lirik lagu,mendengarkan, dan mentranskripsikannya. Setelah itu, analisis data dilakukan denganmembaca lirik lagu secara berulang-ulang dan teliti untuk memahami maknanya, sertamencatat setiap kata atau frasa yang dianggap sebagai idiom. Terakhir, data yang terkumpuldianalisis secara deskriptif dengan menggunakan metode kualitatif. Teori yang digunakandalam penelitian ini adalah jenis-jenis idiom yang dikemukakan oleh Palmer (1976). Selainitu, makna idiom yang digunakan dalam penelitian ini didefinisikan dengan menggunakanteori Leech (1981) tentang tujuh jenis makna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada tigajenis idiom yang ditemukan dalam lirik lagu. Yaitu kata kerja frase, kata kerja preposisional,dan idiom parsial. Kemudian makna dari idiom tersebut diidentifikasi dengan menggunakan teori Leech (1981). Dalam hal ini, ada tiga jenis makna yang ditemukan dalam lirik lagutersebut. Yaitu makna konotatif, makna sosial, dan makna afektif. Ketiga jenis makna tersebutdapat ditemukan dalam lirik lagu karena lirik lagu menggunakan kata-kata yang tidak dapatditerjemahkan dengan mencari arti harfiahnya dalam kamus dan juga menggunakan kata-katayang diacu untuk memberikan efek dramatis atau untuk memberikan arti yang lebih lembutpada lirik lagu.
REPRESENTATIVE ILLOCUTIONARY ACT USED BY MAIN CHARACTER IN SOMEONE GREAT MOVIE Yohana Martuah Purba
LITERA : Jurnal Bahasa Dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023): LITERA : Jurnal Litera Bahasa Dan Sastra
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/litera.v9i1.2540

Abstract

Pragmatik adalah studi tentang bagaimana konteks mempengaruhi makna dari maksudpembicara untuk diinterpretasikan oleh pendengar. Sebagian besar ilokusi dapat ditemukandalam percakapan, termasuk percakapan dalam film. Tujuan dari penelitian ini adalah untukmenemukan jenis-jenis representatif dan juga makna yang dimaksud yang digunakan olehtokoh utama dalam film Someone Great. Penelitian ini berfokus pada teori yang didasarkanpada Searle (1976) untuk menemukan jenis-jenis representatif dan Leech (1983) untukmenemukan makna yang dimaksudkan melalui konteks situasi. Data kualitatif digunakandalam penelitian ini. Data dianalisis secara deskriptif dengan kata-kata. Hasil penelitianmenemukan bahwa ada enam jenis pernyataan, lima jenis informasi, satu jenis prediksi, duajenis deskripsi, dua jenis desakan, dua jenis keluhan dan dua jenis klaim. Selain itu, ada limakomponen situasi konteks yang ditemukan dalam penelitian ini, yaitu penutur dan lawan tutur,konteks tuturan, tujuan suatu tuturan, dan tuturan sebagai bentuk tindakan atau kegiatan, sertatuturan sebagai produk dari tindakan verbal.
CODE SWITCHING USED IN DETECTIVE ALDO YOUTUBE CHANNEL VIDEOS Putu Wahyu Wiantara
LITERA : Jurnal Bahasa Dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023): LITERA : Jurnal Litera Bahasa Dan Sastra
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/litera.v9i1.2541

Abstract

Alih kode merupakan fenomena yang terjadi di masyarakat saat ini dan sering dilakukan olehpara remaja untuk meningkatkan kualitas ujaran yang dilakukan atau bahkan dapat digunakanuntuk menunjukkan kemampuan linguistik mereka dalam berbicara dua bahasa di saat yangbersamaan dalam sebuah ujaran. Penelitian ini secara spesifik membahas tentangpenggunaan alih kode dari sebuah channel YouTube bernama Detective Aldo dan dua videodigunakan sebagai sumber data, video pertama berjudul Kondisi Mental Remaja IniDipertanyakan Saat Dipersidangan | TJ Lane dan video kedua berjudul Raja Instagram SuperKaya Raya Ternyata Penipu dan Hartanya Cuma Minjem dan Sewaan | Dan Bilzerian. Dimanapada setiap videonya, Aldo sering kali melakukan alih kode untuk berbagai tujuan seperti,mengekspresikan perasaannya terhadap kasus yang dibahas, menekankan kata tertentu untukmenunjukkan poin penting dalam ucapannya, dan menunjukkan kemampuan linguistiknya.Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan teori tipe-tipe alih kode dari Poplack (1980) diRomaine (1995) dan teori fungsi bahasa alih kode dari Appel dan Muysken (2006) untukmengidentifikasi tipe-tipe dan fungsi-fungsi bahasa dari alih kode yang dilakukan oleh Aldopada video-videonya.
LANGUAGE DISORDER AND FEATURES RESPONSES OF MAIN CHARACTER IN THE “FORREST GUMP” MOVIE Yohana Febiola Widodo
LITERA : Jurnal Bahasa Dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023): LITERA : Jurnal Litera Bahasa Dan Sastra
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/litera.v9i1.2542

Abstract

Artikel ini berjudul “gangguan Bahasa dan fitur respon autis pada tokoh utama filmForrest Gump”. tujuan dari artikel ini adalah untuk mengetahui gangguan Bahasa danfitur respon autis yang dialami oleh Forrest Gump. data diambil dari film Forrest Gumpyang dirilis tahun 1994 berupa ujaran tokoh utama yang menunjukkan adanya gangguanBahasa dan fitur respon autis yang ditunjukkan oleh tokoh utama. Penelitian inimenggunakan metode penelitian kualitatif. Pada penelitian ini menerapkan teori Carrol(2008) dalam gangguan Bahasa lalu pada fitur respon autis menerapkan teori Kanner(2000). Hasil dari penelitan ini menunjukkan bahwa jenis gangguan Bahasa ekspresif lebihbanyak dialami oleh tokoh utama yaitu ketergantungan pada frasa, kosakata terbatas,terlalu mengguanakan kata tidak spesifik dan kesulitan menemukan kata. Sedangkan padafitur respon autis menujukkan bahwa tokoh utama lebih banyak mengalami fitur respontidak komunikatif dalam film ini.
AN ANALYSIS OF FIGURATIVE LANGUAGE FOUND IN THE BIBLE NEW TESTAMENT Yosefa Amung; Desak Putu Eka Pratiwi; I Wayan Juniartha
LITERA : Jurnal Bahasa Dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023): LITERA : Jurnal Litera Bahasa Dan Sastra
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/litera.v9i1.2543

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bahasa kiasan yang terdapat dalam AlkitabPerjanjian Baru. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui jenis-jenis bahasa kiasan danartinya dalam Alkitab Perjanjian Baru. Ada dua teori yang digunakan dalam penelitian ini yaituteori pertama yang dikemukakan oleh Knickerbocker dan Reninger (1974) yang berjudulInterpreting Literature dan teori kedua yang dikemukakan oleh Leech (1981) berjudulSemantic: The Study of Meaning. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalahmetode observasi. Penulis mengumpulkan data-data Alkitab Perjanjian Baru dengan membacadan memahami Alkitab Perjanjian Baru pada buku “The Gideon’s International”, sertamencatat dan mengklasifikasikan frasa dan kalimat yang mengandung bahasa kiasan. Penulismenganalisis data secara deskriptif dengan menggunakan metode kualitatif. Setelahmenganalisis kalimat-kalimat dalam Alkitab, penulis menemukan beberapa bahasa kiasan yangdigunakan dalam Alkitab Perjanjian Baru. Ada tujuh jenis bahasa kiasan yang digunakandalam Alkitab Perjanjian Baru, yaitu 9 dari Metafora (32%), 4 dari Simile (14%), 1 dariPersonifikasi (4%), 4 dari Synecdoche (14%), 2 dari Metonymy (7%), 6 dari Hiperbola (22%),dan 2 dari Irony (10%). Ada dua makna yang ditemukan dari tujuh jenis makna, yaitu maknakonseptual dan makna konotatif.