cover
Contact Name
Mashud Syahroni
Contact Email
syahronifkip@untidar.ac.id
Phone
+6281804250905
Journal Mail Official
edulearning_fkip@untidar.ac.id
Editorial Address
FKIP, Universitas Tidar, Jalan Suparman 39, Potrobangsan, Kota Magelang
Location
Kota magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Education and Learning
Published by Universitas Tidar
ISSN : -     EISSN : 25985108     DOI : https://doi.org/10.31002/ijel
Core Subject : Education,
profesi kependidikan, kurikulum, filsafat pendidikan, teknologi pendidikan, strategi pembelajaran, manajemen pendidikan, psikologi pendidikan, perkembangan peserta didik, isu umum dalam pendidikan dasar, menengah, dan tinggi, landasan pendidikan, dan pengembangan profesi guru.
Articles 121 Documents
Prinsip Pengembangan Media Berdiferensi berbasis TPACK sebagai Aksentuasi Keterampilan Berbahasa Produktif Prasandha, Diyamon; Ahmad Fashiha Hastawan; Firstya Evi Dianastiti; Dilla Puspitasari
Indonesian Journal of Education and Learning Vol. 8 No. 1 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v8i1.2379

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil prinsip pengembangan pembelajaran berdiferensiasi berbasis Technological Pedagogical Content Knowladge sebagai aksentuasi keterampilan berbahasa produktif dalam pembelajaran menulis teks deskripsi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian didapatkan berdasarkan hasil analisis kebutuhan yang dikombinasikan dengan empat teori prinsip pengembangan media pembelajaran yang dikemukakan oleh Richard Mayer. Empat teori prinsip pengembangan media pembelajaran tersebut meliputi prinsip kedekatan spasial (spatial contiguity principle), prinsip pemberian sinyal (signalling principle), prinsip segmentasi (segmenting principle), dan prinsip pra latihan (pre training principle). Penelitian ini dapat ditindak lanjuti sebagai acuan dalam pengembangan media pembelajaran berdiferensiasi berbasis TPACK sebagai penguatan keterampilan menulis teks deskripsi.
Strategi Pembelajaran Untuk Anak Dengan Hambatan ADHD (Attention Deficit Hiperactivity Disorder) Rizqiyah, Saniatur; Hidayah, Rifa
Indonesian Journal of Education and Learning Vol. 8 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v8i2.2386

Abstract

Pendidikan inklusif merupakan pendidikan alternatif yang dapat mencapai dan mewujudkan kesetaraan pendidikan. Fenomena anak mengalami hiperaktif kini semakin sering terjadi di masyarakat. Menghadapi anak ADHD bukanlah sesuatu yang mudah.  Hal ini memerlukan kerjasama dari berbagai pihak, salah satunya pihak sekolah. Model pembelajaran untuk anak dengan gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktif ini terkait dengan gambaran proses pembelajaran di kelas yang memfasilitasi pembelajaran yang lebih baik di kelas yang heterogen. Metode Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah tinjauan literatur.  Tinjauan pustaka ini dilakukan dengan membaca beberapa literatur yang berkaitan dengan topik yang dibahas. Teknik pengumpulan datanya adalah dengan melakukan studi telaah buku, literatur, catatan dan laporan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari segi kebutuhan belajar, anak ADHD memerlukan lingkungan belajar yang terstruktur dan konsisten. Struktur memberikan rasa aman dan membantu anak-anak memahami apa yang diharapkan dari mereka. Metode demonstrasi memberikan kesempatan kepada anak untuk memperhatikan materi yang disampaikan guru dengan menggunakan alat peraga atau langsung melalui praktek, anak belajar melalui pengalaman nyata.
Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning Berbasis Budaya Lokal Bali Menyama Braya Terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia Ditinjau Dari Motivasi Berprestasi Siswa Kelas V Di Sekolah Dasar Edi, Andhika; Bagus, Arnyana Ida; Ketut, Gading I
Indonesian Journal of Education and Learning Vol. 8 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v8i2.2502

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Bahasa Indonesia antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran PjBL berbasis budaya lokal Bali Menyama Braya dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional ditinjau dari motivasi beprestasi siswa kelas V di SD Gugus 2 Tampaksiring, Kecamatan Tampaksiring tahun pelajaran 2024/2025. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan menggunakan rancangan Non Equivalent posttest only control group design dengan rancangan faktorial 2 × 2. Populasi penelitian ini adalah kelas V di Gugus 2 Tampaksiring Kecamatan Tampaksiring tahun pelajaran 2024/2025 yang berjumlah 176 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode kuesioner untuk mengukur motivasi berprestasi dan tes untuk mengukur hasil belajar. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan ANAVA dua jalur. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh: 1) terdapat perbedaan hasil belajar Bahasa Indonesia yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran PjBL berbasis budaya lokal Bali Menyama Braya dengan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional, hal ini dibuktikan dengan nilai (sign = 0,030, p<0,05). 2) terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan motivasi terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia, hal ini dibuktikan dengan nilai (sign = 0,000, p < 0,05). 3) Pada kelompok siswa yang memiliki motivasi berprestasi tinggi, terdapat perbedaan hasil belajar Bahasa Indonesia antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran PjBL berbasis budaya lokal Bali Menyama Braya dengan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional, hal ini dibuktikan dengan nilai (sign = 0,000, p < 0,05). 4) Pada kelompok siswa yang memiliki motivasi berprestasi rendah, terdapat perbedaan hasil belajar Bahasa Indonesia antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran PjBL berbasis budaya lokal Bali Menyama Braya dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaran konvensional, hal ini dibuktikan dengan nilai (sign = 0,031, p < 0,05).
Pengaruh Teknik Assertive Training dalam Konseling Kelompok Terhadap Prokrastinasi Mengerjakan Skripsi Pada Mahasiswa Anggraini, Shavira; Farid, Dimas Ardika Miftah
Indonesian Journal of Education and Learning Vol. 8 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v8i2.2552

Abstract

Examining the effects of group counseling's assertive training approach on students' tendency to put off writing their theses is the primary goal of this research. The approach used is a one-group pre-test-post test design, which is common in quantitative research. Data was collected using a procrastination measurement. Five students with moderate to high levels of procrastination were selected for the research sample. These students were from the 2021 Guidance and Counseling class at Adi Buana PGRI University in Surabaya. After participating in group counseling therapy that included assertive training techniques, participants' procrastination levels dropped. The results of the Asymp. Sig. (2-tailed) Wilcoxon test were 0.043, which is less than 0.05, and thus, Ha was accepted and Ho was rejected. Thus, students who use aggressive training strategies in group counseling tend not to delay working on their thesis.
Pengembangan E-Modul Berorientasi HOTS Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas VI Sekolah Dasar Paremarta, Putuagus; Bagus, Arnyana Ida; Ketut, Gading I
Indonesian Journal of Education and Learning Vol. 8 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v8i2.2553

Abstract

Tujuan penelitian ialah pengembangan E-Modul Berorientasi Hots dalam peningatakan hasil belajar. Pelaksanaan dari penelitian yang dilakukan tersebut menerapkan dari model 4D (define, design, develope, serta disseminate). Teknik pengumpulan yang digunakan dalam penelitian ialah melalui tes obyektif, wawancara, serta observasi. Setelah data terkumpul kemudian dilanjutkan dengan teknik analissi data yang melalui pengujian tdata kualitatif serta kualitatif. Kemudian dilanjutkan pada uji-t. Hasil temuan dari penelitian ialah E-modul berorientasi HOTS terbukti valid ditinjau berdasarkan media dan materi melalui uji ahli materi dan media dengan memperoleh nilai validitas 1,00 dengan kriteria validitas sangat tinggi. Jadi dapat dikatakan e-modul berorientasi hots yang dikembangkan valid dan layak sebagai sumber belajar. E-modul yang dikembangkan terbukti praktis melalui uji praktisi oleh 10 guru dengan memperoleh nilai sebesar 95,50 yang dilakukan konversi memiliki kategori praktis. Jadi, dapat dikatakan e-modul interaktif praktis untuk digunakan sebagai sumber belajar. E-modul terbukti efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar IPAS pada perhitungan uji t yaitu 8.839> 1.991, kemudian nilai sig. (2-tailed) yaitu 0,001 < 0,05 dengan ES didapatkan yaitu 4,31 (Tinggi). Berdasarkan hasil temuan tersebut diambil sebuah simpulan modul elektronok berortientasi HOTS mampu memberikan pengaruh dalam peningkatan hasil belajar yang ditinjau dari keefektivitasan, kepraktisan, serta kevalidan.
Pengaruh Model Make a Match Terhadap Hasil Belajar IPAS Kelas V SD 3 Peganjaran Kudus Rohmah, Anisatur; Ratnasari , Yuni; Suhartati, Oktri; Ikhtiarto, Fit Pipin
Indonesian Journal of Education and Learning Vol. 8 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v8i2.2569

Abstract

This research aims to determine the effect of implementing the model make a match on the learning outcomes of Natural and Social Sciences (IPAS) class V SD 3 Peganjaran Kudus. The type of research used is Classroom Action Research (PTK) using the Kemmis and McTaggart model which is carried out in two cycles, each cycle being carried out in three meetings. Data collection techniques use tests, observation and documentation. The data analysis technique used is a quantitative descriptive technique. The subjects of this research were 18 class V students at SD 3 Peganjaran Kudus. This research was conducted in the even semester of the 2024/2025 academic year, precisely in January and February. In the pre-cycle stage it is carried out pre-test and showed that only 5 students achieved the minimum completeness criteria (KKM) score of 70 and 13 students scored below the KKM with an average score of 39. The research results showed: in cycle I, 9 students did not complete (50%) and 9 students completed (50%) with an average score of 54, and in cycle II there were 2 students who completed (11%) and 16 students complete (89%) with an average score of 83. So the model is used Make a Match can improve the science and science learning outcomes of class V students at SD 3 Peganjaran Kudus in the second semester of the 2024/2025 academic year.
The University Students Experiences in Designing a Digital Multimodal Learning Media for Teaching Nadilla Dwi Haerani; Afiyattena, Nurul; Sumedi, Siti Hanna
Indonesian Journal of Education and Learning Vol. 8 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v8i2.2599

Abstract

Recently, designing a digital multimodal learning media is a must for interesting and effective teaching. Likewise, this study aimed to explore students' experience in designing digital multimodal learning media. A narrative study was conducted to dig into eight students' experiences in a private university in Banten Province. Data were collected through interviews, students' reflective journals, and documentations to gain deeper insights and were analyzed using Thematic analysis by Braun and Clarke (2006). The finding revealed three students’ experiences: 1) Most students have a variety of backgrounds related to the use of digital media, such as having taught using digital media in school and having knowledge of designing digital media projects from lecturers in class, but they rarely attend any digital learning seminars or workshops that can help them operate digital media. 2) The majority of students used and experienced the Canva application; 3) From the 12 multimedia design principles, only 7 were implemented by students, including multimedia, coherence, personalization, spatial contiguity, segmentation, pre-training, and modality. These findings suggest that educators and learners should consider digital media design principles when creating content, highlighting the importance of a multimodal approach.
Pembelajaran Asinkronus Melalui Telegram dan Google Classroom sebagai Upaya Optimalisasi Bimbingan Uji Kompetensi Nasional Mahasiswa Vokasi Gizi Shanti, Karina Muthia; Aroni, Hasan
Indonesian Journal of Education and Learning Vol. 9 No. 1 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v9i1.2926

Abstract

Adanya perkembangan teknologi dan tuntutan pembelajaran fleksibel, penerapan platform daring menjadi solusi yang relevan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kombinasi penggunaan platform Telegram dan Google Classroom dalam bimbingan Uji Kompetensi Nasional (UKOMNAS) secara asinkronus bagi mahasiswa vokasi gizi. Metode yang digunakan adalah desain studi Pre-Experimental One-Group Pretest-Posttest dengan evaluasi pengetahuan mahasiswa melalui pretest dan posttest. Selain itu, persepsi mahasiswa terhadap penggunaan kedua platform juga dievaluasi menggunakan kuesioner berskala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam skor pengetahuan mahasiswa setelah bimbingan daring (p<0,0001). Sebagian besar mahasiswa memberikan skor 5 (Sangat Setuju) terkait penerimaan pembelajaran daring, terutama dalam hal pembagian materi melalui Google Classroom serta kuis dan interaksi melalui Telegram. Kedua platform ini terbukti efektif dalam mendukung fleksibilitas dan ketercapaian materi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi Telegram dan Google Classroom dapat meningkatkan efektivitas bimbingan UKOMNAS, menawarkan solusi fleksibel dan efisien bagi mahasiswa vokasi dengan jadwal yang padat.
The Influence of Media Literacy on Geography Skills Among Geography Education Students Amelia Zahara; Putra, Exsa; Maryani, Enok; Yani, Ahmad
Indonesian Journal of Education and Learning Vol. 9 No. 1 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v9i1.3019

Abstract

This study investigates the influence of media literacy on the geography skills of students enrolled in the Geography Education Study Program at Universitas Syiah Kuala. In the context of the Fourth Industrial Revolution, media literacy is recognized as a vital competency that supports critical thinking, information evaluation, and digital communication, skills essential for effective geography learning in the 21st century. Using a quantitative descriptive approach, this research involved 169 students selected through simple random sampling from the 2017–2020 cohorts. Media literacy was measured using the Individual Competence Framework, while geography skills were assessed based on indicators from the National Geography Standards (1994). The findings revealed that both media literacy and geography skills among students were generally in the moderate category. Regression analysis showed that media literacy significantly influenced geography skills, with a contribution of 42% (R² = 0.42). These results underscore the importance of integrating media literacy into geography education to enhance spatial inquiry, critical analysis, and digital geocommunication. It is recommended that universities strengthen media literacy training and embed it within geography curricula to foster students' spatial competencies in digital environments.
Analisis Pemahaman Integrative Sex Education Siswa Ditinjau Berdasarkan Gender: Studi Kasus SMA Di Kota Pekanbaru Zulfahmi; ilhami, Aldeva; Permana, Niki Dian
Indonesian Journal of Education and Learning Vol. 9 No. 1 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v9i1.3082

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemahaman integrative sex education siswa laki-laki dan perempuan di Kota Pekanbaru. Penelitian  mengunakan pendekatan kuantitatid dengan metode survei dengan jenis cross-sectional survei. Populasi penelitian yaitu siswa SMA/MA di Kota Pekanbaru dengan sampel sebanyak 375 siswa. Metode pengambilan sampel dengan stratified random sampling. Instrumen penelitian menggunakan soal tes dan kuisioner berupa angket pemahaman pendidikan seks yang sudah disesuaikan dengan framework dari guidelines for comprehensive sexuality education terdiri dari domain human body and development, domain sexual and reproductive health, domain value rights, culture and sexuality, domain relationship, dan domain sexuality and sexual behavior. Hasil penelitian pemahaman fikih terintegrasi siswa laki-laki mendapat skor 44,24 % dan perempuan mendapat skor 43,70 % dengan rerata 43,97 % termasuk kategori cukup kemudian untuk pemahaman seks edukasi terintegrasi antara siswa laki-laki dan perempuan SMA/MA dengan skor 56,32 % untuk laki-laki dan 59,01 % untuk perempuan di Kota Pekanbaru ini masih tergolong cukup.

Page 8 of 13 | Total Record : 121