cover
Contact Name
Mashud Syahroni
Contact Email
syahronifkip@untidar.ac.id
Phone
+6281804250905
Journal Mail Official
edulearning_fkip@untidar.ac.id
Editorial Address
FKIP, Universitas Tidar, Jalan Suparman 39, Potrobangsan, Kota Magelang
Location
Kota magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Education and Learning
Published by Universitas Tidar
ISSN : -     EISSN : 25985108     DOI : https://doi.org/10.31002/ijel
Core Subject : Education,
profesi kependidikan, kurikulum, filsafat pendidikan, teknologi pendidikan, strategi pembelajaran, manajemen pendidikan, psikologi pendidikan, perkembangan peserta didik, isu umum dalam pendidikan dasar, menengah, dan tinggi, landasan pendidikan, dan pengembangan profesi guru.
Articles 131 Documents
Analisis Intensitas Penggunaan ChatGPT sebagai Media Belajar Terhadap Ketergantungan Mahasiswa Sari, Rahma Alya Fatika; Saiful Amin
Indonesian Journal of Education and Learning Vol. 9 No. 1 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v9i1.3398

Abstract

Penelitian ini menganalisis hubungan antara intensitas penggunaan ChatGPT sebagai media belajar dan tingkat ketergantungan mahasiswa. Studi ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya pemanfaatan kecerdasan buatan dalam aktivitas akademik yang memunculkan kekhawatiran terhadap potensi ketergantungan. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed methods dengan desain explanatory sequential, yang diawali dengan survei kuantitatif menggunakan kuesioner skala Likert kepada 97 mahasiswa dari Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Universitas Brawijaya, Universitas Islam Malang, dan Universitas Negeri Malang, yang berasal dari semester 3, 5, dan 7. Tahap selanjutnya dilakukan wawancara mendalam terhadap sembilan informan. Analisis data kuantitatif meliputi uji validitas, reliabilitas, statistik deskriptif, uji normalitas, dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan ChatGPT tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat ketergantungan mahasiswa (p > 0,05). Namun demikian, temuan kualitatif mengungkap adanya kecenderungan ketergantungan yang dipengaruhi oleh kemudahan dan kepraktisan ChatGPT dalam mendukung aktivitas akademik. Temuan ini menunjukkan bahwa ketergantungan mahasiswa lebih ditentukan oleh fungsi ChatGPT dalam memenuhi kebutuhan belajar dibandingkan dengan frekuensi penggunaannya, sehingga menegaskan pentingnya literasi digital dan regulasi diri mahasiswa. Kata Kunci: ChatGPT, intensitas penggunaan, ketergantungan mahasiswa
Penerapan Strategi Pengelolaan Diri dalam Bimbingan Kelompok untuk Meningkatkan Efikasi Diri Siswa SMP Ipung Hananto; Ferisa Prasetyaning Utami; Hani Rosyidah; Rini Setyawati
Indonesian Journal of Education and Learning Vol. 9 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v9i2.3209

Abstract

Studi ini dirancang untuk menganalisis sejauh mana strategi pengelolaan diri dalam layanan bimbingan kelompok dapat meningkatkan efikasi diri serta mengukur tingkat keefektifannya. Metode yang diterapkan adalah eksperimen semu dengan desain The Nonequivalent Pretest-Posttest, melibatkan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Sampel diambil dari 984 siswa SMPN 9 Magelang secara purposive random sampling, dan data diperoleh melalui kuesioner. Analisis data menggunakan uji-t Independent Sampel menghasilkan skor 7,537 dan nilai signifikansi 0,000. Karena nilai signifikansi ini lebih kecil dari 0,05, hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima, yang mengindikasikan perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Simpulan akhir penelitian menyatakan bahwa bimbingan kelompok yang mengintegrasikan strategi pengelolaan diri efektif dalam meningkatkan efikasi diri siswa.
Tinjauan Persepsi Mahasiswa Pendidikan IPA Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Dalam Pembelajaran Dwi Charisma Putri; Sri Wahyuni; Sri Rejeki Dwi Astuti; Siti Shofa Assyifa’Ul Qulbi Barid
Indonesian Journal of Education and Learning Vol. 9 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v9i2.3345

Abstract

This study was conducted to describe science education students' perceptions of critical thinking skills, particularly in terms of critical openness and reflective skepticism. A quantitative approach using descriptive methods was applied to 52 fifth-semester students selected through convenience sampling. Data were collected using the Critical Thinking Disposition Scale (CTDS) questionnaire and analyzed descriptively through the calculation of average scores and percentages. The results showed that students' critical thinking skills were in the moderate category with a total score of 50%. Reflective skepticism scored higher (51%) than critical openness (49%), indicating that students were stronger in assessing and reflecting on information than in accepting new perspectives. These findings emphasize the need for more dialogical and reflective learning strategies so that both aspects of critical thinking develop in a balanced manner. In addition, this study contributes to the development of critical thinking skills in higher education and opens up opportunities for further study related to other factors that influence student perceptions.
Keanekaragaman Teknik: Literasi-Numerasi sebagai Fondasi Iklim Sekolah yang Inklusif Ni Made Putri Savitri; Nur Fahmi
Indonesian Journal of Education and Learning Vol. 9 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v9i2.3474

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kemampuan literasi dan numerasi siswa dan iklim inklusivitas sekolah di tingkat SMP (SMP/MT) di Provinsi Sulawesi Tengah. Pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional diterapkan pada 52 sekolah dengan data laporan pendidikan yang tersedia. Analisis bivariat menggunakan uji chi-square menunjukkan hubungan yang signifikan antara literasi (p = 0,017) dan numerasi (p = 0,019) dan iklim inklusivitas sekolah. Analisis multivariat melalui regresi logistik mengidentifikasi numerasi sebagai variabel yang paling berpengaruh (p = 0,023; OR = 11,106), meskipun kontribusinya untuk membentuk iklim inklusif hanya sekitar 2,2%. Temuan ini menunjukkan bahwa pencapaian literasi dan numerasi tidak hanya dipengaruhi oleh faktor akademik tetapi juga oleh kualitas lingkungan belajar yang aman, mendukung, dan menghormati keragaman. Studi ini menyoroti pentingnya memperkuat praktik inklusif untuk meningkatkan kompetensi dasar siswa dan menawarkan wawasan penting bagi sekolah dalam merancang strategi peningkatan literasi dan numerasi yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Doratoon Terhadap Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas IV Di SD Negeri 259 Samboang Kabupaten Bulukumba Hasbia Dg Puji; Aliem Bahri; Irmawati Thahir
Indonesian Journal of Education and Learning Vol. 9 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v9i2.3686

Abstract

The use of Doratoon media in Indonesian language learning can provide an alternative way to motivate students to study more diligently. The research problem in this study is: Does the use of Doratoon learning media affect the learning outcomes of Grade IV students at SD Negeri 259 Samboang, Bulukumba Regency? The purpose of this study is to determine the effect of using Doratoon learning media on the learning outcomes of Grade IV students at SD Negeri 259 Samboang, Bulukumba Regency. This research is an experimental study using a one-group pretest-posttest design. The population in this study consists of Grade IV students, totaling 14 students. The study was conducted from January 2025 to March 2025. Based on the research results and data analysis, it has been proven that there is a positive effect on the learning outcomes of Grade IV students at SD Negeri 259 Samboang. This can be seen from the students' learning outcomes through descriptive statistical analysis: before using Doratoon media, the average student score was still low, whereas after using Doratoon media, the average score was in a higher interval. It was found that the post-test score, which was 77.86, was higher than the pre-test score, which was 45.71. Therefore, it can be concluded that the use of Doratoon learning media has a positive effect on students' learning outcomes in the Indonesian language subject at SD Negeri 259 Samboang, Bulukumba Regency.
Embedding Assessment into Daily Teaching: A Systematic Review of Classroom-Based Language Assessment Nayla Rahma Sena; Qayla Mahmoodah Ahmad; Syamsa Farhatul Muhayya; Ratna Sari Dewi; Reza Anis Maulidya
Indonesian Journal of Education and Learning Vol. 9 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v9i2.3534

Abstract

Classroom-based assessment (CBA) has increasingly become a central concern in language education because it links teaching, learning, and assessment in a continuous process. However, many teachers still face difficulties embedding assessment naturally into classroom practices, often relying on summative tests instead of formative approaches that support learning. This study aims to systematically review research on how assessment can be integrated into daily language teaching and what principles and challenges are commonly found in its implementation. A Systematic Literature Review (SLR) was conducted following PRISMA 2020 guidelines. Searches were carried out in Google Scholar, ERIC, and Scopus databases for peer-reviewed English-language articles published between 2015 and 2025. After identification, screening, and eligibility assessment, 16 empirical studies were included in the thematic synthesis, with six core studies selected for in-depth discussion due to their methodological rigor and relevance. The thematic analysis revealed four main themes: principles of effective classroom-based assessment, strategies for embedding assessment into daily instruction, teachers’ roles and assessment literacy, and institutional challenges influencing implementation. The findings indicate that embedding assessment into teaching enhances student engagement, supports reflective teaching, and improves learning outcomes. However, sustained professional development and institutional support remain essential for effective implementation. This review contributes to the field by providing an integrated synthesis of assessment principles, instructional practices, and contextual factors, offering a comprehensive framework for understanding how classroom-based assessment can be effectively embedded in language education.
Improving Academic Integration Values Through Project-Based Citizenship Education Learning Delfiyan Widiyanto; Annisa Istiqomah; Hari Wahyono; Novitasari Novitasari; Mashud Syahroni
Indonesian Journal of Education and Learning Vol. 9 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v9i2.3885

Abstract

The purpose of this study was to determine the improvement of students' attitude aspects after taking part in project-based Citizenship Education courses. Citizenship education aims to form good citizens and have the skills of ideal young citizens. As a form of improving the skills of young citizens with education in a formal environment, it has a greater impact on the internalization of values. This study uses a quasi-experimental research type (quasi-experimental design). This study uses a quasi-experimental design without a control or comparison class. The experimental design used is one group pre-test-post-test. The results of the study show that project-based learning can improve attitudes towards academic integrity values. These values ​​are in the form of honesty, trust, fairness, respect, responsibility, and humility. Students' responses to project-based learning are easy and they really like the learning that is carried out. However, the improvement in attitudes towards academic integrity values ​​has not been maximized in all indicators, especially in the values ​​of honesty and respect. In order to be able to increase all values ​​to the maximum, a more comprehensive project learning evaluation is needed.
Eksplorasi Manajemen Lingkungan Belajar dalam Meningkatkan Semangat Belajar Siswa Madrasah Aliyah Daarul Hikmah Pamulang Rafika Ratu Maesa; Nurhadi; Sheila Aulya; Husnul Khotimah; Yenny Merinatul Hasanah
Indonesian Journal of Education and Learning Vol. 9 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v9i2.3524

Abstract

This study aims to describe the management of the learning environment in improving students' enthusiasm for learning at MA Daarul Hikmah Pamulang, covering physical, psychological, and social aspects, as well as students' perceptions of the environment. The enthusiasm for learning is essential for academic success amidst curriculum challenges and digital distractions. This study used a descriptive qualitative approach with data collection methods through semi-structured interviews, participant observation, and documentation. Data analysis was carried out through data reduction, data presentation, and drawing conclusions with technical triangulation validation. The results showed that the management of the learning environment at MA Daarul Hikmah Pamulang has not been running optimally. The physical environment is hampered by minimal facilities and unorganized classroom arrangements, while the psychosocial environment is not conducive due to one-way communication and inconsistent discipline. These conditions impact students' enthusiasm for learning, which tends to be formal and unsustainable due to the monotonous learning process. It is concluded that improving students' enthusiasm for learning requires integrated, consistent, and student-oriented environmental management. This study recommends the need for instructional leadership and a reflective school culture to create a more innovative and safe learning climate for students.
Artificial Intelligent-Based Teaching on Students’ Literacy Skills in Global Education System: A Systematic Literature Review Dimas Danar Septiadi; Apriliyani Diah Kartikasari; Mutty Hariyati; Rofiqi; Nafilatus Sholehah
Indonesian Journal of Education and Learning Vol. 9 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v9i2.3539

Abstract

Di era digital ini, penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam kegiatan pembelajaran sudah umum diterapkan. Namun, penelitian yang memetakan penggunaan kecerdasan buatan dalam memfasilitasi dan meningkatkan kemampuan literasi siswa di seluruh dunia masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memetakan kecenderungan global dalam menerapkan kecerdasan buatan di kelas serta menjelaskan bagaimana hal itu memfasilitasi siswa dalam mengembangkan kemampuan literasi mereka. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan yang dianalisis menggunakan teknik analisis konten dan analisis PRISMA. Selain itu, beberapa kriteria inklusi dan eksklusi ditentukan untuk membatasi konten sehingga topik spesifik dapat tercapai. Data dikumpulkan dari artikel yang terindeks Scopus yang diterbitkan pada tahun 2022 hingga 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pengajaran kecerdasan buatan di seluruh dunia sebagian besar diterapkan di perguruan tinggi, sementara hanya sebagian kecil sekolah menengah atas yang menerapkan alat ini. AI digunakan dalam berbagai cara praktik pengajaran dan pembelajaran seperti belajar bahasa, pemrograman, musik, serta merancang instruksi untuk guru. Data juga menunjukkan bahwa penggunaan kecerdasan buatan selama kelas memberikan peluang luas bagi siswa untuk mengeksplorasi berbagai jenis solusi. Siswa perlu menganalisis dan membaca semua solusi yang diajukan oleh AI dan menggunakannya untuk memecahkan masalah. Peluang eksplorasi yang luas selama kegiatan literasi ini sangat memotivasi siswa dan mereka dapat dengan mudah mengelola kegiatan pembelajaran mereka sendiri dan yang dipersonalisasi. Oleh karena itu, beberapa keterampilan literasi tercapai dalam bentuk membaca serta literasi digital
Analisis Tingkat Literasi Lingkungan Siswa SMA Negeri 5 Kota Lubuklinggau Yupita Anjelica Dinissjah; Dian Samitra; Nopa Nopiyanti
Indonesian Journal of Education and Learning Vol. 9 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v9i2.3732

Abstract

Literasi lingkungan merupakan aspek penting dalam pembentukan generasi yang berwawasan ekologis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat literasi lingkungan siswa SMA Negeri 5 Kota Lubuklinggau yang diukur melalui tiga aspek, yaitu kognitif, afektif, dan perilaku. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan instrumen angket likert yang telah divalidasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif melalui spss untuk memperoleh nilai rata-rata, kategori skor, serta persentase distribusi tingkat literasi lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi lingkungan siswa berada pada kategori cukup baik. Berdasarkan analisis per aspek, aspek kognitif berada dikategori rendah. Aspek afektif berada pada kategori baik dan aspek behavior dikategori cukup baik. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa literasi lingkungan siswa belum berkembang secara seimbang dan masih memerlukan penguatan pembelajaran serta program sekolah yang berkelanjutan.