cover
Contact Name
Mochamad Fariz Irianto
Contact Email
penelitianmultidisiplinbangsa@gmail.com
Phone
+6285732331291
Journal Mail Official
penelitianmultidisiplinbangsa@gmail.com
Editorial Address
PT. Amirul Bangun Bangsa - Amirul Bangun Bangsa Publishing Jalan Terusan Mergan Raya No. 11 Tanjungrejo Sukun Kota Malang Jawa Timur Telp : 0858-0680-8392 email : penelitianmultidisiplinbangsa@gmail.com
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa
ISSN : -     EISSN : 30484251     DOI : https://doi.org/10.59837/jpnmb
Jurnal Penelitian Multidisplin Bangsa published every month (12 times a year), contains the publication of the student final assignment research, research students and lecturers in the field of science; Mathematics and Natural Sciences, Applied, Social, Law, Culture, Economics, Health, Farm, Food, Agriculture, education, and information technology etc, which published by Amirul Bangun Bangsa Publishing
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 500 Documents
Karakteristik Roti Tawar Berdasarkan Subsitusi Tepung Terigu dengan Komposit Tepung Sorgum (Sorghum bicolor L. Moench) dan Tepung Kulit Buah Naga (Hylocereus polyhizuz) Ni Wayan Sri Sintya Cahyani; Anak Agung Nanak Antarini; I Gusti Putu Sudita Puryana
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 3 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v3i2.940

Abstract

 Roti Tawar merupakan produk pangan yang sering dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia.Biasanya Roti Tawar berbahan dasar tepung terigu yang memiliki kandungan protein gluten yang berperan dalam volume pengembangan adonan. Penelitian ini menggunakan metode ekperimental yang percobaanya dirancang dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Dengan 5 perlakuan yaitu dengan taraf perlakuan rasio tepung terigu dan tepung komposit sorgum dan kulit buah naga, 95% : 5%, 90% : 10%, 85% : 15%, 80% : 20%, 75% : 25% dan dilakukan pengulangan sebanyak 3 kali dan dilanjutkan melakukan uji ANOVA. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya pengaruh beda nyata terhadap uji oranoleptik pada warna, aroma, tekstur, rasa, penerimaan secara keseluruhan, dan mutu warna . Perlakuan dengan rasio tepung terigu 80% : tepung komposit 20% (P4) dinyatakan sebagai perlakuan terbaik dengan nilai rata-rata kadar Air sebesar 36,67%, kadar protein sebesar 8,1%, dan kapasitas antioksidan sebesar 20,08%
Hubungan Pola Konsumsi Junk Food dan Aktivitas Fisik dengan Status Gizi pada Remaja di SMP Muhammadiyah 2 Denpasar I Made Dwira Pradnyana; I Made Suarjana; Ida Ayu Eka Padmiari
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 3 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v3i2.941

Abstract

Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, prevalensi gizi lebih dan obesitas pada remaja usia 13–15 tahun di Provinsi Bali masih tergolong tinggi. Kondisi ini dipengaruhi oleh pola konsumsi yang kurang sehat dan rendahnya aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pola konsumsi junk food dan aktivitas fisik dengan status gizi remaja di SMP Muhammadiyah 2 Denpasar. Penelitian observasional dengan pendekatan cross-sectional ini dilaksanakan pada Desember 2025 terhadap 54 remaja yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan SQ-FFQ, kuesioner IPAQ, serta pengukuran antropometri, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara jenis konsumsi junk food (p=0,013), jumlah asupan energi, protein, lemak, dan karbohidrat (p=0,012), frekuensi konsumsi junk food (p=0,011), serta aktivitas fisik (p=0,001) dengan status gizi. Sebagian besar remaja memiliki pola konsumsi junk food yang kurang baik, sedangkan aktivitas fisiknya umumnya baik. Disimpulkan bahwa pola konsumsi junk food dan aktivitas fisik berhubungan dengan status gizi, sehingga remaja perlu membatasi konsumsi junk food dan menerapkan gizi seimbang
Hubungan Pola Konsumsi Karbohidrat dan Status Gizi dengan Kadar Gula Darah pada Penderita Diabetes Militus Tipe 2 di Puskesmas 1 Denpasar Selatan Ni Made Paramita Wulan Putri; Pande Putu Sri Sugiani; Ida Ayu Eka Padmiari
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 3 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v3i2.942

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa dalam darah akibat gangguan pada sekresi insulin, kerja insulin, maupun kombinasi keduanya. Pengendalian kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe 2 dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya pola konsumsi karbohidrat serta status gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola konsumsi karbohidrat dan status gizi dengan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas I Denpasar Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain observasional analitik dan rancangan cross-sectional. Sebanyak 40 responden dipilih melalui teknik purposive sampling. Data pola konsumsi karbohidrat dikumpulkan menggunakan instrumen Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ), status gizi ditentukan berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT), sedangkan data kadar gula darah diperoleh dari rekam medis pasien. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki jumlah konsumsi karbohidrat dalam kategori berlebih (57,5%), jenis konsumsi karbohidrat yang sesuai (55,0%), jadwal konsumsi karbohidrat yang teratur (70,0%), serta status gizi normal (65,0%). Analisis bivariat menunjukkan bahwa jadwal konsumsi karbohidrat memiliki hubungan yang signifikan dengan kadar gula darah (p<0,05). Sebaliknya, jumlah konsumsi karbohidrat, jenis konsumsi karbohidrat, dan status gizi tidak menunjukkan hubungan yang bermakna secara statistik dengan kadar gula darah (p>0,05). Temuan tersebut mengindikasikan bahwa keteraturan waktu konsumsi karbohidrat merupakan salah satu faktor yang berperan dalam membantu pengendalian kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe 2.
Fikih Lingkungan (Fiqh Al-Bi’ah): Rekonstruksi Metodologis Hukum Islam dalam Menjawab Krisis Iklim Kontemporer Mira Yulianti; Firdaus ST Mamad; Urwatul Wusqo
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 3 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v3i2.945

Abstract

Krisis iklim global dan degradasi lingkungan yang terjadi saat ini sebagian besar dipicu oleh antroposentrisme, di mana manusia mengeksploitasi alam tanpa memikirkan keberlanjutannya. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan merekonstruksi konsep Fikih Ekologi (Fiqh al-Bi’ah) sebagai respons teologis dan hukum Islam terhadap krisis iklim kontemporer. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka normatif-filosofis, penelitian ini menganalisis ayat-ayat Al-Qur'an, Hadis, serta konsep Maqasid al-Shariah yang relevan dengan pelestarian alam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam meletakkan fondasi etika lingkungan yang kuat melalui prinsip Tauhid (keesaan Allah), Mizan (keseimbangan alam), Khilafah (manusia sebagai penjaga bumi), dan larangan keras terhadap Fasad (perusakan alam). Lebih lanjut, penelitian ini menawarkan perluasan indikator Maqasid al-Shariah klasik melalui integrasi aspek Hifdh al-‘Alam (menjaga lingkungan) sebagai pilar krusial untuk melestarikan jiwa, akal, dan harta manusia. Implikasi dari penelitian ini menyentuh dua aspek utama: secara teoritis, penelitian ini memperkaya khazanah hukum Islam kontemporer dengan mendobrak batas formalisme fikih klasik menuju fikih yang responsif terhadap isu global. Secara praktis, rekonstruksi ini memberikan legitimasi teologis yang kuat bagi perumusan kebijakan publik berbasis hijau (green policy) di negara-negara mayoritas Muslim, sekaligus menjadi panduan moral bagi institusi keagamaan untuk menggerakkan dakwah berbasis lingkungan. Kesimpulannya, Fikih Ekologi bukan sekadar seperangkat hukum ritual, melainkan instrumen transformatif yang mampu mengubah pola pikir umat Muslim menuju kesalehan ekologis yang nyata guna memitigasi krisis iklim global.
Perbedaan Kejadian Overweight Berdasarkan Pola Konsumsi Jajanan dan Aktivitas Screen Time pada Remaja di SMP Negeri 1 Tabanan Kadek Ayu Reina Sundari Maha Dewi; Ni Nengah Ariati; Ni Made Yuni Gumala
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 3 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v3i2.947

Abstract

Masalah gizi pada remaja, seperti overweight, sering terjadi akibat perilaku makan yang salah, terutama konsumsi jajanan berlebih dan kurang bergizi. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan kejadian overweight berdasarkan pola konsumsi jajanan dan aktivitas screen time pada remaja di SMP Negeri 1 Tabanan. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan desain cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 51 orang dengan kriteria inklusi usia 13 – 15 tahun. Data dikumpulkan melalui pengukuran antropometri, wawancara dengan metode SQ-FFQ untuk menilai pola konsumsi jajanan, serta kuesioner QueST untuk mengukur aktivitas screen time. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-square (p-value < 0,05). Hasil penelitian menunjukkan 56,9% sampel mengalami overweight dan 43,1% tidak overweight. Sebagian besar sampel memiliki jumlah konsumsi energi jajanan kategori lebih (43,1%), frekuensi konsumsi jajanan kategori sering (62,7%), dan jenis jajanan kategori banyak (60,8%). Aktivitas screen time sebagian besar pada kategori tinggi (90,2%). Hasil uji statistic menunjukkan adanya perbedaan signifikan kejadian overweight berdasarkan pola konsumsi jajanan (p-value < 0,05) dan tidak terdapat perbedaan signifikan kejadian overweight bedasarkan aktivitas screen time (p-value = 0,423). Pola konsumsi jajanan yang tinggi serta aktivitas screen time berlebih berkontribusi terhadap peningkatan risiko overweight. Remaja diharapkan dapat mengontrol konsumsi jajanan dan screen time di sekolah ataupun di rumah. Perlunya edukasi gizi di sekolah untuk mendorong pemilihan jajanan yang sehat dan pengendalian durasi screen time sebagai upaya pencegahan overweight pada remaja
Hubungan Pola Asuh dan Pola Makan dengan Status Gizi pada Anak Usia 12-24 Bulan di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Lewoleba Kabupaten Lembata Provinsi NTT Maria Magdalena Palang; I Gusti Agung Ari Widarti; I Komang Agusjaya Mataram
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 3 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v3i2.949

Abstract

Masa Di Indonesia pada tahun 2024, prevalensi stunting sebesar 19,8%, di Provinsi NTT sebesar 37% dan Kabupaten Lembata sebesar 25,7%. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pola asuh dan pola makan dengan status gizi pada anak usia 12-24 bulan. Penelitian di lakukan di tiga kelurahan wilayah kerja Puskesmas UPTD Puskesmas Lewoleba, menggunakan pendekatan Cross Sectional, dengan jumlah sampel sebanyak 66 anak usia 6-24 bulan. Data pola asuh dikumpulkan dengan metode wawancara dan data pola makan dikumpulkan dengan metode recall 24 jam dan FFQ, selanjutnya diolah menggunakan uji chi square. Pola asuh orangtua dengan kategori baik sebesar 45,5%, pola makan anak kategori kurang sebesar 54,5% dan status gizi (stunting) ditemukan sebesar 54,5%. Ada hubungan Pola asuh orangtua dengan pola makan anak,demikian juga antara pola makan  dan status gizi anak berhubungan secara bermakna (p-<0,001). Pola asuh orangtua dan pola makan merupakan variabel terkuat yang mempengaruhi status gizi pada anak. Saran yang diberikan dalam penelitian ini adalah orangtua mengatur pola asuh dan pola makan anak dengan memperhatikan waktu pemberian makan, kebersihan anak, makanan dan lingkungan sekitar. Selain itu perlu adanya edukasi/penyuluhan secara berkelanjutan tentang pola asuh dan gizi seimbang.
Intellectual Capital, Digital Banking, dan Kinerja Perusahaan Perbankan Indonesia: Apakah Environmental, Social, and Governance (ESG) Memoderasi Hubungan Tersebut? Wiwin Juliyanti
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 3 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v3i2.950

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Intellectual Capital dan Digital Banking terhadap kinerja perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024 dengan Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keuangan 39 perusahaan perbankan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Intellectual Capital dan Digital Banking berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perusahaan. Hal ini menunjukkan bahwa pengelolaan aset intelektual dan transformasi layanan digital mampu meningkatkan efektivitas serta daya saing perusahaan perbankan. Namun, Environmental, Social, and Governance (ESG) tidak terbukti mampu memoderasi hubungan antara Intellectual Capital maupun Digital Banking terhadap kinerja perusahaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa implementasi ESG pada sektor perbankan Indonesia belum mampu memperkuat pengaruh kedua variabel tersebut terhadap kinerja perusahaan selama periode penelitian.
Pemanfaatan Website E-Commerce sebagai Media Pembelajaran Digital Marketing untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Bisnis Digital pada Mahasiswa Maulia Rahman; Lampita Silaban
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 3 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v3i2.951

Abstract

Tujuan penelitian ini guna mengkaji pengaruh penggunaan website e-commerce sebagai media pembelajaran pada mata kuliah Bisnis Digital terhadap peningkatan pemahaman konsep bisnis digital mahasiswa. Penelitian menerapkan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-experimental menggunakan desain One Group Pretest–Posttest. Subjek penelitian terdiri atas 35 mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Digital Marketing dan dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan mempergunakan instrumen tes sebelum dan sesudah perlakuan (pretest dan posttest), disertai observasi serta dokumentasi. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah penggunaan website e-commerce sebagai media pembelajaran, sedangkan variabel terikatnya ialah tingkat pemahaman mahasiswa terhadap konsep bisnis digital. Data dianalisis melalui statistik deskriptif, uji normalitas, dan Paired Sample t-Test untuk menguji perbedaan hasil belajar sebelum dan setelah implementasi pembelajaran. Hasil analisis memperlihatkan bahwa menggunakan Paired Sample t-Test menghasilkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya peningkatan pemahaman konsep bisnis digital secara signifikan setelah mahasiswa mengikuti pembelajaran berbasis website e-commerce. Temuan tersebut membuktikan bahwa website e-commerce efektif dimanfaatkan sebagai media pembelajaran karena mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih interaktif, kontekstual, dan berorientasi pada praktik. Maka dari itu, website e-commerce berpotensi menjadi alternatif media pembelajaran berbasis teknologi digital yang mendukung penguatan kompetensi Digital Marketing mahasiswa sekaligus menjadi rujukan bagi perguruan tinggi dalam mengembangkan pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan industri digital.
Membuka Akses Menyatukan Ekonomi: Peran Strategis Qris dalam Mewujudkan Ekonomi Digital Inklusif dan Merata di Indonesia Fitra Azrini; Ayu Aulia Wulandari; Nur Fadila; Nurhafisa Salsabila; Nirmawati Nirmawati; Puput Tri Handayani; Nurrahma Nurrahma
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 3 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v3i2.956

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi signifikansi strategis dari Kode Respon Cepat Indonesia (QRIS) dalam mendorong ekonomi digital yang inklusif di Indonesia.  Tinjauan pustaka, yang melibatkan pemeriksaan jurnal, laporan resmi, dan publikasi terkait, menggunakan pendekatan kualitatif dalam penelitian ini.  Temuan penelitian menunjukkan bahwa QRIS memiliki potensi untuk mempercepat transaksi digital dan inklusi keuangan, terutama untuk UMKM, dengan memanfaatkan sistem pembayaran yang efisien dan mudah diakses.  Namun demikian, implementasinya terus menghadapi hambatan, termasuk infrastruktur yang tidak memadai, literasi digital yang tidak memadai, dan adopsi teknologi yang tidak memadai.  Kesimpulannya, penelitian ini menunjukkan bahwa QRIS berfungsi sebagai instrumen strategis untuk meningkatkan integrasi keuangan, memberdayakan UMKM, dan mempromosikan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di Indonesia, selain berfungsi sebagai alat pembayaran digital.
Implementasi Model Ginalatrik terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu dan Perkembangan Psikomotorik pada Balita di Desa Batubulan Kangin Ni Putu Dewi Yunita; I Wayan Juniarsana; I Made Suarjana
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 3 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v3i2.957

Abstract

Model ginalatrik merupakan pendekatan holistik dan integratif yang mengombinasikan edukasi gizi, pijat tuina, dan latihan psikomotorik sebagai upaya pencegahan masalah gizi serta keterlambatan perkembangan balita. Intervensi dilakukan selama satu bulan dengan frekuensi tiga kali/minggu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model ginalatrik terhadap tingkat pengetahuan ibu dan perkembangan psikomotorik balita di Desa Batubulan Kangin. Jenis penelitian ini adalah quasi-eksperimental dengan rancangan One Group Pretest-Posttest. Sampel berjumlah 21 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi. Data dikumpulkan melalui kuesioner untuk mengukur pengetahuan ibu dan lembar checklist untuk menilai perkembangan psikomotorik balita, kemudian dianalisis menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan skor rata-rata pengetahuan meningkat dari 69,2 menjadi 82,2 sesudah intervensi. Perkembangan psikomotorik sebelum intervensi sebagian besar berada pada kategori sesuai (57,1%) dan tidak sesuai (42,9%), kemudian meningkat menjadi kategori sesuai (76,2%) dan tidak sesuai (23,8%) sesudah intervensi. Hasil uji wilcoxon menunjukkan terdapat pengaruh signifikan penerapan model ginalatrik terhadap pengetahuan ibu dan perkembangan psikomotorik balita (p<0,05). Model ginalatrik diharapkan dapat digunakan sebagai alternatif intervensi promotif dan preventif pada pelayanan kesehatan balita melalui edukasi gizi, pijat tuina, dan latihan psikomotorik untuk mendukung optimalisasi tumbuh kembang anak.