cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Perumahan Sidorejo, Jl. Sidorejo Gg. Sadewa No.D3, Sonopakis Kidul, Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
CONVERSE Journal Communication Science
ISSN : -     EISSN : 30630738     DOI : https://doi.org/10.47134/converse
Core Subject : Education,
CONVERSE: Journal Communication Science is a forum for researchers, students, and professionals who want to publish their writing or research. The focus and scope of CONVERSE: Journal Communication Science include: Study of mass media studies New media studies Film studies Interpersonal communication studies Group communication studies Organization communication studies Political communication studies Public relations studies, Etc.
Articles 93 Documents
Construction of Moral Messages in One Piece Animation on Netflix Streaming Television Media (A Case Study of Students at SMA Negeri 9 Bandar Lampung) Rahmat Fauzan Yaqdhan; Wawan Hernawan; Hanindyalaila Pienrasmi
CONVERSE Journal Communication Science Vol. 2 No. 1 (2025): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/converse.v2i1.4663

Abstract

This study aims to examine the construction of moral messages in the Netflix adaptation of the One Piece animation and how these messages are received and interpreted by students at SMA Negeri 9 Bandar Lampung, like perspectives on life, friendship, justice, and courage. In the Netflix version, there is a possibility of meaning shifts in the moral messages due to cultural adaptation, global marketing strategies, and narrative interests of the production. This research employs a qualitative approach using a case study method. Data collection techniques include in-depth interviews, observation, and documentation involving selected student informants. Data analysis follows Miles and Huberman's interactive model, consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing
Communication Strategy in Building Corporate Image (a Case Study on PT KAI Divre IV Tanjungkarang) Ulfa, Wardah; Hernawan, Wawan; Poyo, M Denu
CONVERSE Journal Communication Science Vol. 2 No. 1 (2025): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/converse.v2i1.4702

Abstract

This study aims to analyze the communication strategies implemented by PT KAI Divre IV Tanjungkarang in building a positive corporate image. The research uses a descriptive qualitative approach, with data collected through in-depth interviews, observation, and documentation. The findings show that PT KAI employs external strategies via Instagram @siger.railway, mass media, and safety campaigns, while internal strategies include officer training and inter-departmental coordination. The research is analyzed using Weber’s Social Action Theory and Blumer’s Symbolic Interactionism, revealing that the company’s communication acts are rational, symbolic, and consistent in building public trust.
Komunikasi Pembangunan dalam Pengelolaan Sampah melalui Teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) Kristian, Agus; Purwanto, Eko
CONVERSE Journal Communication Science Vol. 2 No. 1 (2025): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/converse.v2i1.4705

Abstract

Pengelolaan sampah yang efektif merupakan tantangan besar di Indonesia, namun memiliki potensi besar sebagai sumber energi listrik terbarukan melalui teknologi Refuse Derived Fuel (RDF). Studi ini bertujuan untuk mengkaji peran komunikasi pembangunan dalam mendukung implementasi teknologi RDF sebagai solusi inovatif dalam pengelolaan sampah. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi  literatur, penelitian ini mengeksplorasi strategi komunikasi yang dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dan pemangku kepentingan, serta mengidentifikasi tantangan komunikasi yang dihadapi dalam prosesnya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pembangunan yang partisipatif dan kolaboratif sangat penting untuk memperkuat kerja sama antar aktor dan mendukung keberlanjutan pengelolaan sampah berbasis RDF. Studi ini juga memberikan rekomendasi model komunikasi yang efektif untuk mempercepat pemanfaatan sampah sebagai sumber energi terbarukan di tingkat lokal.
Differences in Children's Curiosity and Learning Motivation in Conventional Vs Experiential Learning Methods Wedi Iswandi; Hendry
CONVERSE Journal Communication Science Vol. 2 No. 1 (2025): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/converse.v2i1.4731

Abstract

This study aims to examine the differences in students’ curiosity and learning motivation between those taught using conventional methods and those using experiential learning methods. The research employed a quasi-experimental design with a Pretest-Posttest Control Group Design. The participants consisted of 100 elementary school students, divided into two groups: the experimental group (experiential learning method) and the control group (conventional method), each with 50 students. Instruments used in this study included questionnaires measuring curiosity and learning motivation. Data were analyzed using independent t-tests. The results showed significant differences between the two groups. Students who received experiential learning showed a greater increase in both curiosity and learning motivation compared to those taught using conventional methods. Therefore, experiential learning is more effective in enhancing students’ curiosity and learning motivation at the elementary level
Kekuatan Komunikasi: Strategi Public Relations dalam Membangun School Branding Pada SDIT Al-Furqon Palembang Sapariah; Hamidah; Muhammad Randicha Hamandia
CONVERSE Journal Communication Science Vol. 2 No. 1 (2025): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/converse.v2i1.4805

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi Public Relations dalam membangun school branding di SDIT Al-Furqon Palembang. Latar belakang penelitian ini berangkat dari semakin ketatnya persaingan antar lembaga pendidikan, khususnya sekolah Islam terpadu, yang menuntut strategi branding efektif guna memperkuat citra positif di mata masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen, serta dianalisis menggunakan model Miles & Huberman dan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan komunikasi sekolah tercermin dalam kepemimpinan komunikasi, konsistensi pesan, keterbukaan, dan responsivitas terhadap publik. Strategi Public Relations yang diterapkan meliputi pemanfaatan media digital dan konvensional, hubungan intensif dengan orang tua, serta penonjolan nilai-nilai Islam sebagai identitas sekolah. Faktor pendukung meliputi dukungan manajemen, partisipasi guru, dan kepercayaan masyarakat, sedangkan hambatan meliputi keterbatasan sumber daya manusia dan anggaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan strategi komunikasi PR yang terstruktur dapat memperkuat citra sekolah dan meningkatkan daya saing
Metode Dakwah Ustadz Basuni dalam Menjalankan Program Shalat Subuh Berjamaah di Musholla Al-Madani Gandus Kota Palembang Muhammad Randicha Hamandia; Chairunnisah Putri Ayu Ningsih; Utari
CONVERSE Journal Communication Science Vol. 2 No. 1 (2025): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/converse.v2i1.4806

Abstract

Metode Dakwah Ustadz Basuni Dalam Menjalankan Program Shalat Subuh Berjamaah Di Musholla Al-Madani Gandus Kota Palembang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana metode dakwah Ustadz Basuni dalam melaksanakan program shalat subuh berjamaah di Musholla Al-Madani Gandus Kota Palembang serta untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam program tersebut.Teori yang dipergunakan adalah Teori Source, Massage, Channel, Receiver (SMCR) yang dikembangkan oleh David K. Berlo pada tahun 1960. Menggunakan sistem satu arah, yang menekankan penelitian pada sumber yang berdampak pada individu atau kelompok. Sumber utama dari skripsi ini Ustadz Basuni. Penelitian ini menggunakan metode deskriftif kualitatif yang dimana penulis menggambarkan metode dakwah yang digunakan oleh Ustadz Basuni Di Musholla Al-Madani berdasarkan data wawancara subjek dan objek dakwah serta observasi dengan pengamatan. Metode dakwah yang digunakan Ustadz Basuni adalah metode bil hikmah dan mau’izatul hasanah melalui ceramah yang disampaikan pada saat selesai shalat subuh berjamaahdan, dan khutbah jum’at serta pengajian-pengajian yang diadakan setiap minggu atau bulanan. Kesimpulannya, metode dakwah yang diterapkan terbukti efektif dalam meningkatkan partisipasi jamaah dalam melaksanakan shalat subuh berjamaah secara rutin
Analisis Emoji dalam Komunikasi Non Verbal Untuk Pernyataan Perasaan Pada Komunitas Grab SGB 1B Famelio, Apdito; Hasmawati, Fifi; Assoburu, Selvia
CONVERSE Journal Communication Science Vol. 2 No. 2 (2025): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the use of emojis as a form of non-verbal communication to express feelings by members of the Grab SGB 1B community in Palembang. In the digital communication era, emojis have become an essential part of social interactions, particularly through instant messaging platforms like WhatsApp. Emojis are used to visually convey emotions and clarify the meaning of messages, thereby strengthening relationships between individuals within the community. This study used a qualitative approach with Charles Sanders Peirce's semiotic analysis method to interpret the sign meanings of emoji use by community members. Data were collected through observation and in-depth interviews with three informants. The results show that emojis are used intensively and consistently in SGB 1B community communication. Emojis are used to express moods such as humor, enthusiasm, and empathy. The use of emojis also helps avoid misunderstandings, expedites message delivery, and creates a warm and intimate communication atmosphere. Emojis have been shown to strengthen togetherness and social relationships among community members and are a crucial element in the effectiveness of digital communication.
Strategi Komunikasi Pemasaran Social-Commerce Kedai Alank di Kabupaten Lahat Hidayat, Peki; Nuraida; Manalullaili
CONVERSE Journal Communication Science Vol. 2 No. 2 (2025): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/converse.v2i2.4903

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan oleh Kedai Alank di Kabupaten Lahat melalui social commerce. Latar belakang penelitian ini berangkat dari perkembangan pesat media sosial sebagai sarana pemasaran digital, yang mampu memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing usaha kuliner lokal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan terdiri atas pemilik Kedai Alank, karyawan, dan pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kedai Alank menerapkan strategi pemasaran berbasis model AIDDA (Attention, Interest, Desire, Decision, Action). Promosi dilakukan melalui berbagai platform media sosial seperti Facebook, Instagram, WhatsApp, serta merchant GrabFood. Strategi yang digunakan mencakup promosi visual, diskon, program loyalitas, serta pelayanan prima untuk membangun minat dan loyalitas konsumen. Kesimpulannya, social commerce terbukti efektif sebagai strategi komunikasi pemasaran, meskipun pemilik usaha perlu terus berinovasi dalam memanfaatkan fitur digital agar tetap kompetitif.
Strategi Komunikasi Generasi Cahaya Pintar Yayasan Baitul Ma’al PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu (YBM PLN UID S2JB) Untuk Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Kota Palembang dalam Program Peduli Sehat Martin, Riki; Hasmawati, Fifi; Hamandia, Muhammad
CONVERSE Journal Communication Science Vol. 2 No. 2 (2025): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/converse.v2i2.4904

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana Strategi komunikasi Generasi Cahaya Pintar Yayasan Baitul Ma’al Perusahaan Listrik Negara Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu (GENCAR YBM PLN UID S2JB) untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program peduli sehat. Penelitian ini dilakukan kepada mahasiswa yang tergabung dalam keanggotan organisasi Generasi Cahaya Pintar Yayasan Baitul Ma’al Perusahaan Listrik Negara Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, Dan Bengkulu (GENCAR YBM PLN UID S2JB). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi organisasi yang dilakukan oleh Generasi Cahaya Pintar untuk Meningkatkan minat masyarakat kota Palembang pada Program Peduli Sehat sudah sangat baik, karena meliputi empat tahapan strategi komunikasi organisasi yakni, Perencanaan, Pelaksanaan, Evaluasi, dan Pelaporan.
Strategi Komunikasi Pimpinan Pondok Pesantren Izzatul Qur’an Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Para Santri Robbi Roi Putra; Choiriyah; Hidayat
CONVERSE Journal Communication Science Vol. 2 No. 2 (2025): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/converse.v2i2.4918

Abstract

Penelitian ini berjudul “Strategi komunikasi pimpinan pondok pesantren izzatul qur’an Dalam meningkatkan kedisiplinan para santri”. Strategi komunikasi pimpinana merupakan salah satu aspek penting dalam agama Islam yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas kedisiplinan para santri. Dalam konteks masyarakat modern yang semakin kompleks, Penelitian ini menggambarkan strategi komunikasi yang digunakan oleh pimpinan pondok pesantren dalam membangun hubungan yang efektif dengan berbagai pihak, baik internal maupun eksternal, guna mencapai tujuan pendidikan dan pengembangan komunitas. Metode pengumpulan data melibatkan observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil analisis menunjukkan bahwa pimpinan pondok pesantren mengadopsi pendekatan komunikasi yang inklusif dan berbasis nilai-nilai keagamaan dalam berinteraksi dengan santri, staf, komunitas lokal, serta pemangku kepentingan lainnya. Implikasi dari temuan ini menyoroti pentingnya strategi komunikasi yang holistik dan berkelanjutan bagi keberhasilan manajemen dan pengembangan pondok pesantren di era kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tujuan utama dari strategi komunikasi pimpinan pondok pesantren Izzatul Qur’an yang diterapkan untuk membangun kesadaran dan tanggung jawab atas kedisiplinan di antara para santri. Melalui komunikasi langsung, serta memberikan pemahaman yang mendalam akan pentingnya disiplin dalam pendidikan agama dan moral, pimpinan Pondok Pesantren Izzatul Qur'an bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pengembangan pribadi dan spiritual para santri. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya peran komunikasi yang efektif dalam mencapai tujuan pendidikan dan pembinaan karakter di lembaga pendidikan Islam. Yang ke dua yakni faktor pendukung dan penghambat strategi komunikasi dalam meningkatkan motivasi kerja para guru dalam membina para santri dalam kedisiplinan adalah pertama faktor pendukung ialah Adaya tata tertib dan peraturan-peraturan pondok pesantren. Karna Disiplin tersebut tidak tumbuh dengan sendiri jadi tata tertib di pesantren di haruskan ada bahkan untuk penerapan nya harus di awasi oleh para pendidik atau pengasuh untuk menghindari dari adanya ketidak ta’atan terhadap tata tertib tersebut. Kedua faktor penghambat adalah Biasaya dari kebiasaan santri yang suka malas,kurangnya kesadaran diri, dan keluhan santri yang tidk betah di pondok tersebut juga menjadi faktor penyebab terjadinya ketidak siplinan para santri, Pola pikir setiap santri, kurangnya minat untuk mondok. Di pesantren tata tertib dan aturan2 untuk mendisiplinkan santri itu memang sangat ketat jadi santri yg memiliki pola fikir dan pembawaan hidup bebas tidak mau di kekang oleh aturan-aturan. di tambah lagi mondok bukan keinginan nya akhirnya santri tambah tidak kerasan berada di pondok

Page 8 of 10 | Total Record : 93