Jurnal Abdimas Peradaban
Jurnal Abdimas Peradaban (JAP) diterbitkan oleh Lembaga Pendampingan dan Konsultasi Karya Ilmiah GoAcademica Research & Publishing adalah peer-reviewed journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas abdimas peradaban dan penelitian terapan lainnya. Artikel-artikel yang dipublikasikan di JAP GoAcademica CRP meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli, artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru, atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada dimuat di JAP GoAcademica CRP maupun dalam terbitan berkala ilmiah lainnya. JAP menerima manuskrip atau naskah artikel dalam bidang riset terapan dan hilirisasi hasil penelitian ilmiah kuantitatif maupun kualitatif berbasis komunitas kedalam format Abdimas Peradaban yang mencakup bidang keilmuan yang relevan dari berbagai disiplin ilmu.
Articles
52 Documents
Comparative Environmental Policy in Sustainable Development: A Case Study of Indonesia and Malaysia
Ramadhani, Asri;
Sami AR
Jurnal Abdimas Peradaban Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Abdimas Peradaban
Publisher : Global Writing Academica Researching and Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54783/67sbej21
This literature review explores the comparative environmental policies of Indonesia and Malaysia within the context of sustainable development. The study aims to identify the key similarities and differences in the policy frameworks of both countries, particularly in addressing environmental challenges while promoting economic growth. By examining existing literature, this review highlights the historical evolution, current strategies, and effectiveness of environmental policies in both nations. The analysis reveals that while Indonesia and Malaysia share common goals of sustainability, their approaches differ significantly in implementation and regulatory frameworks. Indonesia's policy focus is more aligned with community-based environmental management, whereas Malaysia emphasizes top-down governmental intervention. The review also identifies gaps in the current literature, particularly in the areas of policy enforcement and the role of international collaboration. The findings suggest the need for a more integrated approach to environmental policy-making in both countries to enhance sustainable development outcomes. Recommendations for future research include a deeper exploration of cross-border environmental initiatives and the impact of policy harmonization in Southeast Asia.
Implementation of the SERVQUAL Method in Service Quality to Increase Student Satisfaction and Loyalty in Tutoring
Damaianti, Indri;
Devi, Wiara Sanchia Grafita Ryana;
Afiany, Fitri Dewi;
Salam, Fenny Noor;
Nurrahmi, Rifni
Jurnal Abdimas Peradaban Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Abdimas Peradaban
Publisher : Global Writing Academica Researching and Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54783/kjn9jn04
The rapid development in the industrial world causes the importance of a company to provide good service to its customers so that customers will feel satisfied and become loyal to the company. This also applies to companies engaged in tutoring services. Improving service quality can be implemented by implementing the SERVQUAL method to increase satisfaction and loyalty for tutoring students. This research will use qualitative methods with data from previous studies. The research concludes how the implementation of the SERVQUAL method in the service delivery process produces satisfaction for customers or students. This customer satisfaction will then continue to be maintained, leading to loyalty, and customers will not go to other competitors.
Pandangan Pendidikan Islam Kotemporer Terhadap Pemberdayaan Masyarakat
Dwimaputra, Supardi
Jurnal Abdimas Peradaban Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Abdimas Peradaban
Publisher : Global Writing Academica Researching and Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54783/p1fh6n54
Fokus utama artikel ini adalah mengkaji wacana pendidikan Islam dari perspektif filsafat pemberdayaan. Sejalan dengan pandangan ini, ia mengusulkan kerangka konseptual baru untuk pemberdayaan sebagai pengganti pandangan tradisional, yang mempertimbangkan pemberdayaan dalam hal pembangunan infrastruktur atau pergeseran kekuasaan dari yang kuat ke yang tidak berdaya. Kami menyarankan bahwa pemberdayaan harus dilihat sebagai proses sosial yang membantu orang mendapatkan kendali atas hidup mereka dengan memungkinkan mereka untuk bertindak atas isu-isu penting bagi mereka. Dilihat dari sudut ini, pendidikan yang berupaya memberdayakan orang harus menjadi proses yang memberikan kebebasan dan sumber daya mendasar untuk memahami dunia dan memberikan kemampuan untuk mengubah dunia itu. Wacana pendidikan Islam kontemporer dievaluasi atas dasar ini untuk menentukan sejauh mana pendidik Islam terlibat dengan gagasan pemberdayaan yang diusulkan dalam artikel ini.
Public Services to Achieve Good Governance in Indonesia
Ishak, Deding
Jurnal Abdimas Peradaban Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Abdimas Peradaban
Publisher : Global Writing Academica Researching and Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54783/hb3ze103
To meet the various needs of its people, a country will carry out public services so that then goods, services, and various administrative services needed can be fulfilled. This certainly needs to be done because the effectiveness of a government system will be determined mainly by the quality of the implementation of public services from the state to its people. This research will use a qualitative approach with research data sources and previous studies. The study results show that good governance can be achieved through the participation of various holders of positions in government. Then good public service will show that the performance of government management has good quality. The improvements that can be implemented to improve public services include accelerating the formation of public service law, establishing one-stop services, transparency of public service costs, making SOPs, and implementing reforms for employees working in the public service sector.
Utilization of Customs Regulations Related to Import Export Insurance in Supporting the Export Process
Ardiansyah
Jurnal Abdimas Peradaban Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Abdimas Peradaban
Publisher : Global Writing Academica Researching and Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54783/m4w4gy63
The impact of the ongoing COVID-19 pandemic requires a precise strategy to encourage export activities. This community service activity aims to provide education for practitioners and academics in the insurance sector in understanding more deeply the use of customs regulations related to import export insurance in order to strengthen the important role of trade insurance and marine cargo in supporting the export process. There are various customs regulations that can be used by businesses related to insurance, namely: First, the use of domestic insurance will reduce the payment of import duties and taxes for imports because they are not included in the import value. Second, the use of guarantees from insurance companies (customs bonds) as a solution for paying state levies for companies that are unable to pay off these levies immediately and in utilizing customs facilities aimed at boosting national export performance. Among the customs facilities that can be utilized are bonded zone and Import Facility for Export Purpose (KITE). Both facilities are intended to provide fiscal and procedural facilities to producer exporters. The use of customs facilities requires guarantees for import duties and import taxes. One type of guarantee is a guarantee from an insurance company (customs bond). Based on this activity, participants can take advantage of customs regulations related to import-export insurance which ultimately aims to encourage export activities, especially during this pandemic.
Pemberdayaan E-Commerce di Kalangan Pelaku UMKM di Indonesia
Nurjaman, Kadar
Jurnal Abdimas Peradaban Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Abdimas Peradaban
Publisher : Global Writing Academica Researching and Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54783/hs90md23
Pemberdayaan UMKM merupakan salah satu prioritas nasional dalam memajukan ekonomi masyarakat. Salah satu cara untuk memberdayakan UMKM adalah dengan mengembangkan platform e-commerce untuk UMKM atau e-commerce UMKM. Meskipun potensi UMKM di Indonesia sangat besar, masih sedikit yang memanfaatkan e-commerce. Apalagi di era globalisasi saat ini, UMKM perlu mengikuti perkembangan teknologi agar mampu bersaing dengan bisnis lain. Membangun e-commerce UMKM tidaklah mudah, mengingat karakteristik UMKM yang berbeda dengan bisnis lainnya. Oleh karena itu, beberapa hal perlu diperhatikan dalam mengembangkan e-commerce UMKM. Dengan menggunakan pendekatan analisis deskriptif kualitatif, yang menjadi pertimbangan antara lain perlindungan hukum yang jelas, tenaga kerja yang handal, infrastruktur yang memadai, dukungan perbankan, dan dukungan pemerintah. Diharapkan dengan mempertimbangkan sejumlah poin penting tersebut, e-commerce UMKM akan semakin terbentuk sehingga tujuan pembangunan ekonomi Indonesia dapat tercapai.
Branding dan Digital Marketing Meningkatkan Penjualan pada Pelaku Usaha Dodol Nanas Desa Tambakmekar Jalancagak Kabupaten Subang
Zulfikar, Taufik;
Kadarisman, Sumeidi;
Djogo, Ony;
Paramarta, Vip;
Yuliati, Farida;
Mulyani, Sri Rochani;
Fitriana;
Kosasih;
Panjaitan, Biller;
Kurniasih, Aas
Jurnal Abdimas Peradaban Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Abdimas Peradaban
Publisher : Global Writing Academica Researching and Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54783/ha1xr444
Kemajuan teknologi yang sangat pesat saat ini harus selalu diikuti oleh setiap pelaku usaha tidak terkecuali para pelaku usaha dodol nanas yang berada di Kecamatan Jalancagak Kabupaten Subang. Penggunaan internet yang semakin berkembang dan aksebilitas yang semakin mudah dengan jangkauan semakin luas membuka peluang bagi pelaku usaha dodol nanas untuk melakukan pemasaran secara digital. Langkah pertama yang dapat dilakukan dalam usaha pemasaran secara digital yaitu dengan melakukan branding. Permasalahan yang dihadapi para pelaku usaha dodol nanas dalam melakukan pemasaran digital adalah masih banyak pemberian nama merek yang sama dan bentuk kemasan yang sama dan kurang variatif. Tujuan pengabdian kepada masyarakat terhadap pelaku usaha dodol nanas adalah memberikan pemahaman dan pengertian pentingnya branding dan digital marketing dalam upaya meningkatkan penjualan. Metode pelaksanaan yang dilakukan berupa penyuluhan, diskusi, studi banding, dan pendampingan. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat adalah adanya manfaat yang dirasakan oleh pelaku usaha dodol tentang arti pentingnya branding dan digital marketing.
Pengelolaan Sampah Anorganik Berbasis Hand Craft Dari Sampah Plastik Bernilai Ekonomis di Indonesia
Nadjib, Abdul
Jurnal Abdimas Peradaban Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Abdimas Peradaban
Publisher : Global Writing Academica Researching and Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54783/f3dbc521
Produksi sampah akan semakin meningkan setiap tahunnya jika pertumbuhan ekonomi dan penduduk juga tetap ikut meningkat. Permasalahan akan mulai muncul ketika mengatasi permasalahan sampah anorganik yang tidak dapat terurai secara alami dalam waktu singkat. Proses pembakaran dalam mengatasi permasalahan sampah anorganik juga memiliki efek negatif berupa munculnya senyawa dioksin yang dapat menyebabkan kanker dan penyakin berbahaya lainnya. Artikel ini akan melihat bagaimana mahasiswa yang sedang mengikuti Kuliah Kerja Nyata Pmberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) mengajak masyarakat desa melakukan daur ulang terhadap sampah anorganik untuk mengurangi sampah plastik sehingga kemudian dapat menghasilkan barang baru yang memiliki nilai ekonomi layak jual. Kemudian eksistensi dari Kantor Bank Sampah Desa juga dapat menjadi sarana bagi warga desa untuk dapat mengelola, membeli serta menjual sampah -sampah yang ada. Adapun hasil kerajinan yang berhasil dibuat ari sampah-sampah daur ulang ini adalah keranjang pasar, dompet, kursi ecobrick, keranjang air dan juga piring buah.
Peningkatan Keberdayaan dan Pendapatan Kelompok Tani Dompon Melalui Penanaman Padi Organik Premium dan Penangkaran Tyto Alba
Suwartiningsih, Sri;
Sunaryanto, Lasmono Tri;
Setiawan, Andree Wijaya
Jurnal Abdimas Peradaban Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Abdimas Peradaban
Publisher : Global Writing Academica Researching and Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54783/2qasq768
Desa Purworejo adalah satu dari 17 desa di Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang, terletak di antara Kota Salatiga dengan Kabupaten Boyolali, dengan luas wilayah 169,52 ha terdiri atas lahan sawah 101,14 ha, tegalan 9,70 ha dan non pertanian 58,68 ha. Permasalahan pertanian yang dihadapi antara lain: luas kepemilikan lahan sekitar 0,32 ha/kk; penggunaan pupuk kimiawi/anorganik sangat tinggi sehingga lahan pertanian menjadi semakin “sakit”; penggunaan pembasmi hama dan penyakit berbahan kimia yang tinggi; ancaman hama tikus; pengetahuan petani masih sangat terbatas; serta keterlibatan petani dalam kegiatan-kegiatan kelompok tani masih sangat terbatas. Di pihak lain pengetahuan para pengurus kelompok tani juga masih kurang; serta jenis padi yang dihasilkan kualitas medium sehingga harganya relatif murah di pasar. Karena produktivitas rencah maka sebagian besar hasil padi masih untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Petani belum mampu dan tidak berani menanam padi organik dengan kualitas premium yang sebenarnya memiliki harga lebih tinggi di pasar. Solusi permasalahan pertanian dilaksanakan melalui program Program Kemitraan Masyarakat dengan Peningkatan Keberdayaan dan Pendapatan Kelompok Tani Dompon Melalui Penanaman Padi Organik Premium dan Penangkaran Burung Hantu (Tyto Alba). Melalui kegiatan PKM ini terjadi perubahan perilaku petani di kelompok tani Dompon untuk mulai menanam tanaman organik dan penangkaran burung hantu sehingga hama tikus bisa dihindari. Anggota Kelompok Tani Dompon dapat: 1) belajar dan menerapkan teknologi pertanian terpadu yang ramah lingkungan; 2) produktivitas dan produksi lahan sawahnya meningkat; 3) menghasilkan produk beras organik kualitas premium; serta 4) membasmi hama tikus dengan cara yang lebih ramah lingkungan menggunakan burung hantu (Tyto alba) yang menjadi musuh alami tikus.
Konsep Good Governance dalam Perspektif Pelayanan Publik: Sebuah Tinjauan Literatur
Widanti , Ni Putu Tirka
Jurnal Abdimas Peradaban Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Abdimas Peradaban
Publisher : Global Writing Academica Researching and Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54783/j9r94371
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep Good Governance dalam perspektif Pelayanan Publik. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Analisis penelitian menggunakan metode kualitatif yang diawali dari konsep pelayanan public menurut berbagai ahli, kemudian analisis dilanjutkan dengan menganalisis konsep kualitas pelayanan dan konsep good governance dalam perspektif pelayanan publik. Berdasarkan hasil analisis penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa ciri good governance berdasarkan perspektif pelayanan public harus memenuhi empat unsur utama, yaitu 1) Akuntabilitas; adanya kewajiban bagi aparatur pemerintah untuk bertindak selaku penanggungjawab dan penanggung gugat atas segala tindakan dan kebijakan yang ditetapkannya; 2) Transparansi: kepemerintahan yang baik akan bersifat transparan terhadap rakyatnya, baik ditingkat pusat maupun daerah; dan 3) Keterbukaan: menghendaki terbukanya kesempatan bagi rakyat untuk mengajukan tanggapan dan kritik terhadap pemerintah yang dinilainya tidak transparan. Aturan hukum; kepemerintahan yang baik mempunyai karakteristik berupa jaminan kepastian hukum dan rasa keadilan masyarakat terhadap setiap kebijakan publik yang ditempuh.