cover
Contact Name
Eli Amaliyah
Contact Email
eli.amaliyah@untirta.ac.id
Phone
+6287839458825
Journal Mail Official
syafrina@untirta.ac.id
Editorial Address
Jl. No.71 Letnan jidun, Kepandean
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 27751511     DOI : 10.62870/jik.v5i1.25858
Core Subject : Health,
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan contains publications in the field of nursing. Since 2020 Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan also covers the issues of nursing. Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan is published by Department of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, with the e-ISSN 2775-1511. Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan has become a CrossRef Member since year 2023 with prefix 10.62870. Therefore, all articles published by Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatanwill have unique DOI number since Vol. 4, No. 1, April 2023. Since Vol. 4, No. 1, April 2023 Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan uses Anti-Plagiarism Software "Turnitin" to check the authenticity article.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2023)" : 9 Documents clear
TERAPI NAFAS DALAM MENINGKATKAN ISTIRAHAT TIDUR PADA PASIEN POST OPERASI SISTEM PENCERNAAN: HERNIA INGUINALIS DENGAN PENDEKATAN STUDI KASUS Rustiawati, Epi; Sapitri, Rika
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v4i2.21122

Abstract

Relaksasi nafas dalam merupakan suatu teknik merileksasikan ketegangan otot yang dapat membuat pasien merasa tenang dan bisa menghilangkan dampak psikologis pasien. Penelitian bertujuan untuk mengetahui tindakan relaksasi nafas dalam  meningkatkan kebutuhan istirahat tidur pada pasien post operasi sistem pencernaan : hernia inguinalias. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus dalam bentuk asuhan keperawatan 2 orang pasien post operasi sistem pencernaan : henia inguinalis yang mengalami masalah gangguan kebutuhan istirahat tidur dengan tindakan relaksasi nafas dalam (pengkajian, diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi dan evaluasi). Setelah dilakukan asuhan keperawatan dalam waktu 3x24 jam, kebutuhan istirahat tidur teratasi.  Kata kunci             : relaksasi nafas dalam, istirahat tidur , post operasi hernia inguinalis.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN IBU DENGAN KEJADIAN STUNTING Hamdiah, Dedeh; Budiyanto, Agung
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v4i2.21075

Abstract

Stunting atau balita kerdil merupakan balita masalah gizi yang kronis, dan memiliki tinggi badan dan panjang badan menurut umur balita pada rumusan yang telah di tetapkan berdasarkan pada WHO – MGRS (Multicentre Growth Refrence Study) pada tahun 2005. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Stunting Dengan Kejadian Stunting Di Desa Bakung Wilayah Kerja Puskesmas Cikande Tahun 2021 Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian adalah Quasi eksperiment dengan pre test dan post test with control group design sejumlah 72 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 72 responden dan cara pengambillannya menggunakan kuisioner.Uji statistik yang di gunakan yaitu uji Chi-Squere. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan stunting dengan kejadian stunting dengan hasil p value = ≤ 0,05, artinya terdapat hubungan antara pengetahuan stunting dengan kejadian stunting. Peneliti menyarankan kepada pihak Puskesmas Cikande khususnya program KIA agar meningkatkan upaya pendidikan kesehatan pada masyarakat Bakung.Kata Kunci: Pengetahuan Stunting, Kejadian Stunting
TEMPAT KERJA RAMAH KELUARGA BAGI PEREMPUAN BEKERJA : LITERATURE REVIEW Mulyanasari, Fertin; Waluya, Jajang Ganjar
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v4i2.21146

Abstract

Latar Belakang : Bagi perempuan yang telah menikah atau telah memiliki rumah tangga, bekerja menjadi peran tambahan disamping perannya menjadi istri dan/ibu bagi rumah tangganya. Beban ganda yang dipikul perempuan dapat memberi dampak yang kurang baik, baik pada kehidupan kerja maupun pada kehidupan keluarga. Akibatnya, perempuan mengalami Konflik Pekerjaan Keluarga. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dukungan tempat kerja dalam menyediakan tempat kerja ramah keluarga bagi pekerja perempuan. Hasil : hasil penelitian terdahulu menjelaskan bahwa mayoritas pekerja perempuan memiliki tingkat stres dan konflik yang tinggi akibat peran ganda. Kebijakan dalam medukung tempat kerja ramah keluarga bagi pekerja perempuan terbukti dapat menurunkan stres dan konflik peran dan meningkatkan produktifitas pekerja perempuan. Kesimpulan : tempat kerja perlu mempertimbangkan sepenuhnya pelaksanaan tempat kerja ramah keluarga bagi pekerja perempuan sebagai upaya taat kepada Undang-undang.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN BAHAYA ROKOK DENGAN PERILAKU MEROKOK Hamdiah, Dedeh; Budiyanto, Agung
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v4i2.21076

Abstract

Remaja rentan terpengaruh pergaulan lingkungan salah satunya yaitu perilaku merokok. Perilaku merokok masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia dibuktikan dengan meningkatnya prevalensi perokok remaja. Faktor yang berperan dalam mempengaruhi perilaku merokok pada remaja adalah pengetahuan, kesehatan merupakan hal utama bagi manusia, banyak orang yang sakit disebabkan oleh pola hidup tidak sehat salah satunya adalah merokok. Rokok menyebabkan berbagai macam penyakit seperti kanker, impotensi, stroke, mengancam kehamilan dan penyakit jantung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan bahaya rokok dengan perilaku merokok pada siswa di SMAN 2 Leuwidamar Tahun 2022. Metode dalam penelitian ini adalah analitik dengan desain penelitian Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini 64 responden menggunakan random sampling. Hasil ini menunjukan ada hubungan antara tingkat pengetahuan bahaya rokok dengan perilaku merokok p=0,000 (<0,05) kesimpulan penelitian ini adalah tingkat pengetahuan berpengaruh terhadap perilaku merokok pada siswa di SMAN 2 Leuwidamar. Diharapkan kepada setiap tenaga kesehatan khususnya perawat agar lebih meningkatkan pemberian penyuluhan tentang bahaya merokok terutama pada anak sekolah.Kata Kunci: Tingkat Pengetahuan, Bahaya Rokok, Perilaku Merokok
SENAM KAKI DAPAT MENINGKATKAN PERFUSI PERIFER EXTREMITAS BAWAH PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN MANAJEMEN ASUHAN KEPERAWATAN DI RSUD dr. DRADJAT PRAWIRANEGARA SERANG : METODE STUDI KASUS amaliyah, eli; Racmatullah, Rizky; Yupartini, Lisnawati; Syaki, Lissail Bannat
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v4i2.21072

Abstract

Diabetes Mellitus adalah penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia akibat kerusakan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Hiperglikemia kronis pada Diabetes Mellitus dikaitkan dengan kerusakan jangka panjang, disfungsi, dan kegagalan berbagai organ, terutama mata, ginjal, saraf, jantung, dan pembuluh darah (American Diabetes Association, 2018). Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui gambaran tindakan senam kaki diabetes dapat mengurangi perfusi perifer ektremitas bawah menjadi efektif pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Dradjat Prawiranegara Serang. Asuhan keperawatan pada penderita Diabetes Mellitus meliputi pengakjian, diagnosa keperawatan, intervensi keperawatan, implementasi keperawatan dan evaluasi keperawatan. Diagnosa keperawatan yang angkat pada penelitian ini adalah perfusi perifer tidak efektif. Metode penelitian ini adalah menggunakan studi kasus terhadap 2 pasien untuk membandingkan keefektifan tindakan senam kaki yang akan dilakukan pada penderita Diabetes Mellitus (DM) Tipe II . Instrument yang digunakan pada studi kasus ini adalah format asuhan keperawatan medical bedah yang meliputi: lembar pengkajian, lembar diagnosa, lembar intervensi, lembar implementadi, lembar evaluasi, dan SOP. Desain penelitian yang digunakan studi kasus, subjek penelitian dalam studi kasus ini yaitu perbandingan 2 orang pasien dengan Diabetes Mellitus (DM) Tipe II. Hasil laporan kasus ditemukan data pada Ny. S dan Ny. D dengan keluhan yang berbeda Ny. S mengatakan kedua kakinya kesemutan dan kaku, sedangkan Ny. D mengatakan kaki kanannya kram dan sakit saat berjalan. Intervensi yang dilakukan adalah melakukan latihan fisik dengan memberikan latihan senam kaki diabetes. Evaluasi setelah dilakukan implementasi 4 hari masalah perfusi perifer ekstremitas bawah dapat teratasi.
HUBUNGAN POLA ASUH, PRILAKU DAN LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI PUSKESMAS RAU KECAMATAN SERANG KOTA SERANG PROVINSI BANTEN Umar, Ernawati; Tarigan, Siang; Darajat, Ahmad
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v4i2.21077

Abstract

Latar Belakang, Pada umumnya, diare lebih dominan menyerang balita karena daya tahan tubuhnya yang masih lemah dan berada di fase oral yang cenderung lebih aktif memainkan benda asing dan bahkan memasukkannya ke dalam mulut sehingga balita sangat rentan terhadap penyebaran bakteri penyebab diare (Endang, S 2015). Secara global terjadi peningkatan kasus diare yang menyebabkan kematian pada balita. Data WHO (2017) menyatakan bahwa terdapat sekitar 1,7 milyar kasus diare pada balita dan menyebabkan kematian sebanyak 525.000 balita setiap tahunnya. Di Indonesia, diare merupakan masalah kesehatan masyarakat dengan prevalensi yang tinggi.Tujuan Diketahuinya hubungan Pola Asuh dengan kejadian diare pada Balita di Puskesmas Bojongjuruh Tahun 2022. Metode metode deskriptif analitik, dengan pendekatan cross sectional, data dikumpulkan menggunakan kuesioner dari hasil wawancara langsung pada orang tua balita sebanyak 100 responden. Hasil, hasil penelitian didapatkan ada hubungan yang signifikan antara pola asuh, lingkungan dan status gizi balita dengan kejadian diare pada anak balita dengan nila p value < dari 0,05 Kesimpulan, dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pola asuh, lingkungan yang sehat, dan status gizi yang baik merupakan factor yang sangat berperan terhadap peningkatan daya tahan tubuh anak dalam mencegah penyakit diare.Kata Kunci : Pola Asuh, Lingkungan, Status gizi, Kejadian Diare
MELATIH ROM PASIF DAPAT MENINGKATKAN PEMENUHAN KEBUTUHAN MOBILITAS FISIK PADA PADA PASIEN STROKE HEMORAGIK DI RSUD PROVINSI BANTEN SERANG : METODE STUDI KASUS Racmatullah, Rizky; Amaliyah, Eli; Luthfia, Erinna
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v4i2.21073

Abstract

Stroke merupakan suatu keadaan dimana terdapat tanda-tanda klinis yang berkembang secara cepat berupa defisit neurologik fokal dan global yang dapat memberatkan dan berlangsung lama selama 24 jam atau lebih dan dapat menyebabkan kematian. Stroke hemoragik, disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah di otak yang bisa disebabkan oleh tekanan darah tinggi. Masalah yang ditemukan pada stroke hemoragik adalah gangguan mobilitas fisik. Gangguan mobilisasi fisik pada pasien stroke bisa diatasi dengan beberapa metode aktivitas fisik seperti Range of Motion (ROM). Tujuan dari kasus ini adalah untuk melaksanakan Asuhan Keperawatan Gangguan Mobilitas Fisik Pada Pasien Stroke Hemoragik Dengan Tindakan Melatih ROM Pasif Untuk Meningkatkan Pemenuhan Kebutuhan Mobilitas Fisik Di RSUD Provinsi Banten. Metode dalam penulisan karya tulis ilmiah ini menggunakan metode pendekatan asuhan keperawatan dan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu teknik wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik. Dari hasil studi kasus tentang gangguan mobilitas fisik pada pasien stroke hemoragik diperoleh adanya perubahan dan peningkatan pada kekuatan otot pasien setelah dilakukan tindakan melatih ROM pasif. Adapun pengaruh musik pada saat tindakan latihan ROM pasif berlangsung. Dapat disimpulkan bahwa masalah keperawatan dengan gangguan mobilitas fisik sudah teratasi sebagian sehingga membutuhkan perawatan atau latihan mobilisasi lebih lanjut dengan tindakan melatih ROM Pasif pada kedua klien.Kata kunci: Stroke Hemoragik, Gangguan Mobilitas Fisik, Range of Motion (ROM).
EDUKASI MENYUSUI DAPAT MENINGKATKAN PENGETAHUAN TENTANG CARA MENYUSUI DENGAN BENAR PADA PASIEN POST SECTIO CAESARIA ATAS INDIKASI CEPHALOPELVIC DISPROPORTION DENGAN PENDEKATAN ASUHAN KEPERAWATAN DI RUANG WIJAYA KUSUMA RSUD dr. DRAJAT PRAWIRANEGARA SERA Aminah, Aminah; Nurlaela, Ela; Ramadan, Nopia
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v4i2.21079

Abstract

Menyusui tidak efektif merupakan suatu keadaan dimana ibu dan bayi mengalami ketidakpuasan atau kesulitan pada saat menyusui (Tim Pokja SDKI DPP PPNI, 2016). Kurangnya pengetahuan ibu tentang cara menyusui yang baik dan benar bisa menyebabkan bayi mengalami aspirasi ASI, diare, dan infeksi. Tujuan edukasi menyusui dapat meningkatkan pengetahuan tentang cara menyususi dengan baik dan benar. Desain penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan Asuhan Keperawatan dengan subyek penelitian pada studi kasus ini adalah 2 pasien ibu Post Op Sectio Caesarea atas indikasi Cephalopelvic Disproportion dengan masalah menyusui tidak efetif. Hasil pada saat pengkajian penulis memperoleh data pada 2 pasien mengatakan ASInya belum keluar dan belum mengetahui tentang cara menyusui yang baik dan benar, pada kasus ini ditemukan diagnosa keperawatan yaitu Menyusui tidak efektif berhubungan dengan kurang terpapar informasi. Peneliti menentukan perencanaan keperawatan bagi kedua pasien yang dibuat sesuai dengan diagnosa yang telah ditetapkan berdasarkan buku panduan standar diagnosis keperawatan indonesia, standar intervensi keperawatan Indonesia dan standar luaran keperawatan Indonesia. Simpulan melakukan evaluasi pada kedua pasien bahwa menyusui tidak efektif dapat teratasi. Saran bagi pendidikan keperawatan dapat memotivasi mahasiswa tentang pentingnya peran perawat dalam memberikan dan menerapkan intervensi keperawatan pada pasien post op sectio caesarea dalam pemenuhan kebutuhan edukasi menyusui. Kata Kunci : Menyusui Tidak Efektif, Sectio Caesarea, Cephalopelvic Disproportion, Edukasi Menyusui.
TINDAKAN MANAJEMEN ELIMINASI URINE PADA PASIEN POST OPERASI BENIGN PROSTATIC HYPERPLASIA (BPH) DI RSUD dr. DRAJAT PRAWIRANEGARA TAHUN 2023 Sulastri, Tuti; Sudrajat, Andi; Maulidyawati, Ira
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v4i2.21074

Abstract

Gangguan eliminasi urine adalah disfungsi eliminasi urin (Tim Pokja SDKI DPP PPNI,2017). Gangguan eliminasi urine juga bisa dialami oleh pasien post operasi BPH (Benigna Prostat Hiperplasia) atau istilah lainnya pembesaran prostat jinak. Menurut Satryo Prayoga, Nunu Harison, Hetty Pusfita (2022) diambil dari data (Kemenkes RI, 2021) kasus di Indonesia, Benigna Prostat Hiperplasia (BPH) merupakan urutan kedua setelah batu saluran kemih dan diperkirakan ditemukan pada 50% pria berusia diatas 50 tahun. Biasanya orang yang mengalami BPH akan dilakukan operasi pembedahan yang bernapa Reseksi Transuretal Prostat (TURP). TURP adalah prosedur standar pembedahan pada pasien BPH dengan volume prostat 30-80 ml. Efek dari tindakan operasi ini adalah keluhan BAK kemerahan dan terjadi retensi urin yang sering terjadi karena adanya cloth yang menyumbat di saluran kemih. Tujuan studi kasus asuhan keperawatan ini adalah untuk membandingkan kefektifan manajemen elminasi urine pada pasien post operasi BPH di RSUD dr. Drajat Prawiranegara Serang. Pada pasien post operasi BPH kebanyakan mengeluh urine yang berwarna kemerahan, sehingga intervensi yang dilakukan adalah manajemen pola eliminasi, memonitoring intake dan output cairan dan edukasi minum yang cukup. Penelitian ini menggunakan studi kasus terhadap 2 pasien untuk membandingkan keefektifan tindakan yang akan dilakukan dan didapatkan hasil yang berbeda pada kedua pasien yaitu perbedaan lamanya waktu dilakukannya irigasi serta perbedaan antara intake dan output cairan dari kedua pasien.Kata kunci: Gangguan eliminasi, benigna prostat hiperplasia, manajemen eliminasi urinePENDAHULUANGangguan elminasi urine adalah keadaan dimana sesorang individu mengalami atau beresiko mengalami disfungsi eliminasi urine. Biasanya orang yang mengalami gangguan eliminasi urine akan dilakukan katerisasi yaitu tindakan memasukkan selang kateter ke dalam kansung kemih melalui uretra dengan tujuan mengeluarkan urine. (Nurfantri dkk, 2022)Gangguan eliminasi urine adalah disfungsi eliminasi urin (Tim Pokja SDKI DPP PPNI,2017).Penyebab gangguan eliminasi urine yaitu penurunan kapasitas kandung kemih; iritasi kandung kemih; penurunan kemampuan kandung kemih; efek tindakan medis dan diagnosa (mis. Operasi ginjal; operasi saluran kemih; anestesi, dan obat-obatan); kelemahan otot pelvis; ketidakmampuan menagkses toilet; hambatan lingkungan; ketidakmampuan mengkonsumsi kebutuhan eliminasi; outlet kandung kemih tidak lengkap (mis. Anomali saluran kemih kongenital); dan imaturitas (pada anak < 3 tahun) (Tim Pokja SDKI DPP PPNI,2017).BPH kerap menyebabkan disfungsi pada saluran kemih

Page 1 of 1 | Total Record : 9