cover
Contact Name
Luluk Asmawati
Contact Email
lulukasmawati@untirta.ac.id
Phone
+6281293915383
Journal Mail Official
jtppm@untirta.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknologi Pendidikan Pascasarjana Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) : Edutech and Intructional Research Journal
ISSN : -     EISSN : 25795384     DOI : http://dx.doi.org/10.62870/jtppm.v11i1
Core Subject : Education,
Berisi tulisan ilmiah hasil-hasil penelitian dan pengembangan kajian tentang Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran
Articles 231 Documents
Analisis Butir Soal Kemampuan Berpikir Kritis Pada Materi Teks Deskriptif Dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Kelas 7 di SMP Negeri 2 Rangkasbitung Susilowati, Sumaryani Rita; Rusdiyani, Isti; Hendrayana, Aan
JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) : Edutech and Intructional Research Journal Vol 11, No 2 (2024): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JTPPm

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jtppm.v11i2.33981

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan merancang serta mengembangkan instrumen evaluasi yang mampu  mengukur keterampilan berpikir kritis pada  materi teks deskriptif dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Fokus utamanya adalah memastikan validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya pembeda, dan kesesuaian instrumen dengan tujuan pembelajaran, sehingga dapat mendukung siswa dalam berpikir kritis secara efektif dan terstruktur. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian deskriptif yang bertujuan untuk memperoleh data terkait tingkat kesulitan, kemampuan diskriminasi, reliabilitas, serta validitas setiap butir soal dalam menilai keterampilan berpikir kritis pada materi teks deskriptif. Dari 25 butir tes yang diuji, sebanyak 18 butir (72%) dinyatakan valid, sedangkan 7 butir lainnya tidak valid karena tidak memenuhi salah satu atau kedua kriteria yang ditetapkan. Temuan ini menunjukkan bahwa sebagian besar butir tes telah mampu mengukur secara akurat, sementara butir yang tidak valid memerlukan revisi untuk perbaikan sebelum digunakan.
Kinerja Guru dalam Perspektif Komunitas Belajar dan Motivasi Kerja Syufriatullailah, Syufriatullailah
JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) : Edutech and Intructional Research Journal Vol 12, No 1 (2025): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JTPPm

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jtppm.v12i1.33990

Abstract

Platform Merdeka Mengajar (PMM) menuntut guru untuk melakukan perubahan pembelajaran dengan menggunakan media digital, sehingga guru dituntut untuk meningkatkan komunitas belajar dan motivasi kerja dalam meningkatkan kinerja guru dipengaruhi oleh motivasi dan praktik, kinerja juga ditunjang oleh komunitas belajar, dalam hal ini peneliti tertarik untuk meneliti hubungan antara komunitas belajar dengan dampak motivasi kerja terhadap kinerja guru. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan analisis data kuantitatif dengan bantuan SPSS statistics 27, untuk mencari statistik deskriptif, menguji asumsi dan menguji hipotesis. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini dilakukan di 5 sekolah negeri dengan jumlah guru sebanyak 74 orang. Berdasarkan uji korelasi diperoleh kesimpulan bahwa terdapat hubungan antara komunitas belajar dengan dampak motivasi kerja terhadap kinerja guru.
Pengembangan Instrumen Penilaian untuk Mengukur Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa pada Mata Pelajaran IPA SMP Siregar, Indah Lastari; Hendrayana, Aan; Nulhakim, Lukman
JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) : Edutech and Intructional Research Journal Vol 11, No 2 (2024): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JTPPm

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jtppm.v11i2.33977

Abstract

Problem-solving skills are a crucial component of critical thinking that students must develop to address the challenges of the 21st century. This study focused on creating a test instrument to assess junior high school students' problem-solving abilities in the context of energy topics in science education. The instrument was designed based on problem-solving indicators adapted from PISA, encompassing skills such as exploring and understanding, representing and formulating, planning and implementing, as well as monitoring and reflecting. The research employed the 4D development model (define, design, develop, disseminate). The instrument was trialed on 30 eighth-grade students from SMPN 2 Rangkasbitung. The validity analysis, conducted using Pearson's moment correlation, identified 16 valid questions out of 20. Reliability testing with Cronbach's Alpha yielded a coefficient of 0.873, demonstrating a high degree of reliability. The findings indicated that the instrument effectively measures students' problem-solving skills, aiding their understanding of energy concepts, fostering critical thinking, and enhancing decision-making abilities in problem-solving contexts. Based on these outcomes, the developed instrument is deemed suitable as an evaluation tool for assessing problem-solving skills in schools.
Hubungan Budaya Kerja dan Kualitas Pembelajaran di SMK Mulyani, Endang Sri
JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) : Edutech and Intructional Research Journal Vol 12, No 1 (2025): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JTPPm

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jtppm.v12i1.34470

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara budaya kerja dan kualitas pembelajaran di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Budaya kerja yang baik di lingkungan sekolah diyakini memiliki pengaruh terhadap efektivitas proses pembelajaran, yang pada akhirnya meningkatkan kualitas lulusan SMK. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis korelasi Pearson. Sampel penelitian ini terdiri dari 30 responden yang merupakan guru di SMK Negeri 1 tunjung Teja, Kabupaten Serang, Banten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara budaya kerja dan kualitas pembelajaran, dengan koefisien korelasi sebesar 0,740, yang tergolong kuat. Selain itu, nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 menunjukkan bahwa hubungan tersebut signifikan secara statistik. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin efektif pelaksanaan budaya kerja di SMK, semakin tinggi pula kualitas pembelajaran yang terjadi di sekolah. Implikasi dari penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan budaya kerja di lingkungan SMK dapat menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan kualitas lulusan. Lulusan yang berkualitas akan lebih siap bersaing di dunia industri, dunia usaha, dan dunia kerja, sehingga dapat meningkatkan serapan tenaga kerja lulusan SMK. Oleh karena itu, sekolah dan pemangku kepentingan pendidikan perlu memperkuat implementasi budaya kerja yang positif sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran serta daya saing lulusan di dunia kerja.
Instrumen Penilaian Pendidikan Agama Islam Hendrawan, Wawan; Haryadi, Rudi; Atikah, Cucu
JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) : Edutech and Intructional Research Journal Vol 11, No 2 (2024): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JTPPm

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jtppm.v11i2.33982

Abstract

Alat penilaian yang efektif sangat penting untuk menilai kompetensi siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Soal-soal yang dibuat untuk menilai pemahaman siswa kelas 10-1 SMAN 29 Kabupaten Tangerang adalah valid dan dapat diandalkan. Dalam penelitian ini, dua ahli seorang guru bahasa Indonesia dan seorang guru PAI dilibatkan untuk mengevaluasi hubungan antara bagian soal dan tujuan pembelajaran yang ditetapkan. Sebanyak lima puluh soal pilihan ganda diuji dengan menggunakan Content Validity Ratio (CVR) untuk mengevaluasi validitas isi dan Cronbach's Alpha untuk mengevaluasi reliabilitas. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa sebagian besar soal memiliki CVR = 1, yang menunjukkan bahwa mereka memiliki relevansi yang baik. Namun, beberapa soal memerlukan penyesuaian untuk meningkatkan kesesuaiannya. Reliabilitasnya sangat baik, dengan nilai Alpha Cronbach sebesar 0,85. Pentingnya penyederhanaan bahasa dan berbagai jenis soal, yang mencakup evaluasi aspek afektif dan psikomotorik, didasarkan pada komentar ahli. Diharapkan bahwa alat ini dapat digunakan secara luas untuk menilai kemampuan siswa secara menyeluruh, dan juga dapat disesuaikan dengan konteks budaya dan lokal siswa untuk meningkatkan pemahaman mereka
Korelasi antara Pelatihan Mandiri di Ruang GTK dan Kinerja Guru SMP Negeri di Walantaka Darmayanti, Aprian
JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) : Edutech and Intructional Research Journal Vol 11, No 2 (2024): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JTPPm

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jtppm.v11i2.33971

Abstract

Pelatihan guru memainkan peran penting dalam meningkatkan kompetensi profesional dan kualitas pendidikan. Penelitian ini mengkaji hubungan antara pelatihan mandiri di Ruang GTK dengan kinerja guru SMP di Kecamatan Walantaka, Kota Serang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional, dengan sampel sebanyak 30 guru yang dipilih melalui teknik probability sampling. Data dikumpulkan melalui angket dan dianalisis menggunakan metode statistik. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi yang signifikan dan positif antara pelatihan mandiri di Ruang GTK dengan kinerja guru, yang ditunjukkan oleh r-hitung 0,735, yang termasuk dalam kategori hubungan yang kuat. Selain itu, nilai signifikansi (0,000 < 0,05) yang menjelaskan bahwa hubungan tersebut signifikan secara statistik. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan mandiri di Ruang GTK dapat meningkatkan kinerja profesional guru. Lebih lanjut, peningkatan kinerja guru secara langsung berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pembelajaran, yang berdampak positif terhadap hasil pendidikan secara keseluruhan. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar program pelatihan mandiri yang terstruktur, berkelanjutan, dan sesuai dengan kebutuhan guru dioptimalkan sebagai strategi efektif untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru.
Analisis Validitas, Reliabilitas, Dan Tingkat Kesukaran Instrumen Tes Pemahaman Konsep Trigonometri Pada Siswa Kelas XI Rahayu, Yusnita; Ruhiat, Yayat; Atikah, Cucu
JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) : Edutech and Intructional Research Journal Vol 12, No 1 (2025): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JTPPm

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jtppm.v12i1.33991

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis validitas, reliabilitas, dan tingkat kesukaran instrumen tes pemahaman konsep trigonometri pada siswa kelas XI. Instrumen yang digunakan berupa 30 butir soal pilihan ganda, yang disusun berdasarkan indikator pemahaman konsep menurut NCTM (2000). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan melibatkan 40 siswa kelas XI di SMA Negeri 5 Kota Serang. Teknik analisis data dilakukan dengan perangkat lunak SPSS untuk menghitung validitas menggunakan korelasi Pearson Product-Moment, reliabilitas menggunakan Cronbach's Alpha, dan tingkat kesukaran berdasarkan proporsi jawaban benar.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 butir soal, 23 butir memenuhi kriteria validitas dengan nilai  , sedangkan 7 butir lainnya dinyatakan tidak valid. Uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,866, yang mencerminkan tingkat konsistensi internal yang tinggi. Sebagian besar soal berada dalam kategori tingkat kesukaran sedang, dengan nilai rata-rata proporsi jawaban benar antara 0,63 hingga 0,93. Beberapa soal, seperti soal nomor 22 dengan nilai rata-rata 0,48, memerlukan revisi untuk meningkatkan kualitasnya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa instrumen tes ini memiliki kualitas yang baik secara keseluruhan, namun revisi diperlukan untuk beberapa butir soal yang tidak valid dan memiliki tingkat kesukaran rendah.
Kebugaran Jasmani SMA Indrawati, Indrawati; Atikah, Cucu; Hakim, Lukmanul
JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) : Edutech and Intructional Research Journal Vol 11, No 2 (2024): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JTPPm

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jtppm.v11i2.33978

Abstract

Kebugaran jasmani memiliki peran penting dalam mendukung prestasi akademik siswa, namun implementasinya di sekolah menengah atas (SMA) masih menghadapi berbagai tantangan. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menentukan hubungan antara kebugaran jasmani dan prestasi akademik serta menemukan kendala dalam pelaksanaan program pendidikan jasmani di sekolah menengah atas. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen dari sejumlah sekolah yang terletak di wilayah perkotaan dan pedesaan. Pendekatan deskriptif kuantitatif digunakan untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi positif antara tingkat kebugaran siswa dan prestasi akademik mereka; peningkatan fungsi kognitif yang dihasilkan oleh aktivitas fisik mendukung korelasi ini. Namun, program kebugaran menghadapi tantangan seperti fasilitas yang tidak memadai, metode pembelajaran yang tidak berbeda, dan perbedaan antar-sekolah. Selain itu, ditemukan bahwa dukungan komunitas dan peran guru sangat penting untuk keberhasilan program kebugaran jasmani. Singkatnya, pendidikan jasmani yang lebih baik dapat mempengaruhi kualitas akademik dan karakter siswa selain kualitas fisik mereka. Rekomendasi termasuk kolaborasi dengan komunitas, pelatihan guru, dan kurikulum yang lebih relevan. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menilai efek kebugaran jasmani dalam jangka panjang dan mengeksplorasi penggunaan teknologi dalam program kebugaran sekolah.
Pengaruh Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Faika, Sri Ika
JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) : Edutech and Intructional Research Journal Vol 12, No 1 (2025): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JTPPm

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jtppm.v12i1.34471

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi adalah metode yang dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan belajar unik siswa dengan cara yang lebih fleksibel dan responsif terhadap perbedaan gaya belajar, kemampuan, dan minat siswa. Diharapkan bahwa penerapan metode ini akan meningkatkan hasil belajar siswa, terutama di kelas yang heterogen. Pengaruh penerapan pembelajaran berdiferensiasi terhadap peningkatan hasil belajar siswa adalah tujuan dari penelitian ini. Studi ini melakukan eksperimen kuasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest kontrol grup. Dua kelompok subjek penelitian adalah kelompok eksperimen yang menggunakan pembelajaran berdiferensiasi dan kelompok kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui angket persepsi siswa dan tes hasil belajar. Uji t-Independent digunakan untuk menganalisis perbedaan hasil belajar antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan. Kelompok eksperimen memperoleh skor posttest rata-rata 17,2 poin, sedangkan kelompok kontrol memperoleh skor hanya 6,5 poin, dengan nilai t sebesar 6,71 (p < 0,05). Berdasarkan temuan ini, pembelajaran berdiferensiasi terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Ini juga menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi dapat digunakan sebagai alternatif yang lebih relevan dan inklusif.
Guru Bersertifikat Pendidik Untuk Meningkatkan Mutu Pembelajaran Di Sekolah Dasar Negeri Sulastri, Astri; Hendrayana, Aan; Rusdiyani, Isti
JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) : Edutech and Intructional Research Journal Vol 12, No 1 (2025): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JTPPm

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jtppm.v12i1.33987

Abstract

Penelitian ini mengkaji dampak keberadaan guru bersertifikat pendidik terhadap peningkatan mutu pembelajaran di Sekolah Dasar Negeri (SDN). Hasil studi menunjukkan bahwa sertifikasi pendidik secara signifikan membekali guru dengan kompetensi pedagogik dan profesional yang lebih baik, memungkinkan mereka untuk merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran secara lebih efektif dan inovatif. Guru bersertifikat pendidik cenderung menggunakan metode pembelajaran yang lebih variatif dan aktif, mengelola kelas dengan efisien, serta memanfaatkan media dan sumber belajar secara optimal. Implikasinya, terjadi peningkatan partisipasi dan motivasi belajar siswa, yang pada gilirannya berkontribusi pada peningkatan hasil belajar mereka di berbagai aspek: kognitif, afektif, dan psikomotorik. Meskipun sertifikasi bukan satu-satunya penentu mutu pembelajaran, ia menjadi indikator penting komitmen guru terhadap pengembangan diri berkelanjutan dan profesionalisme. Oleh karena itu, program sertifikasi pendidik memegang peran krusial dalam upaya pemerintah untuk menghasilkan pendidik berkualitas yang mampu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan meningkatkan mutu pendidikan dasar.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 1 (2025): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) Vol 11, No 2 (2024): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) Vol 11, No 1 (2024): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran Vol 10, No 2 (2023): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) Vol 10, No 1 (2023): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) Vol 9, No 2 (2022): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) Vol 9, No 1 (2022): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) Vol 8, No 2 (2021): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) Vol 8, No 1 (2021): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) Vol 7, No 2 (2020): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) Vol 7, No 1 (2020): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) Vol 6, No 2 (2019): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) Vol 6, No 1 (2019): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) Vol 5, No 2 (2018): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) Vol 5, No 1 (2018): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) Vol 4, No 2 (2017): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) Vol 4, No 1 (2017): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) Vol 3, No 2 (2016): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) Vol 3, No 1 (2016): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) Vol 2, No 2 (2015): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) Vol 2, No 1 (2015): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) Vol 1, No 2 (2014): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) Vol 1, No 1 (2014): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) More Issue