cover
Contact Name
Elis Suryani Nani Sumarlina
Contact Email
elis.suryani@unpad.ac.id
Phone
+6282216552522
Journal Mail Official
lintasbudayanusantara@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.lintasbudayanusantara.net/index.php/jkbh/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora (JKBH)
ISSN : 26567156     EISSN : 2830697X     DOI : 10.61296/jkbh
Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora (JKBH) adalah Jurnal yang menyajikan artikel-artikel ilmiah hasil penelitian dan hasil kajian di bidang adat, aksara, bahasa, filologi, sejarah, sastra, tradisi, sosiohumaniora, dan budaya secara multidisiplin. Terbit 3 kali dalam setahun, setiap Februari, Juni, dan Oktober.
Articles 146 Documents
PEMBERDAYAAN GENERASI MUDA MAHASISWA DALAM PENGENALAN PRODUK LOKAL MASYARAKAT TERINTEGRASI PEMBELAJARAN KAMPUS: PEMBERDAYAAN GENERASI MUDA MAHASISWA DALAM PENGENALAN PRODUK LOKAL MASYARAKAT TERINTEGRASI PEMBELAJARAN KAMPUS Ismail, Ade; Wijaya Kusumah, Fajar Maulana; Yuliasari, Ika
Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora (JKBH), Februari, 2024
Publisher : PT. RANESS MEDIA RANCAGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61296/jkbh.v6i1.201

Abstract

Creativity and Entrepreneurship course as a course that includes a useful project as an actualization of Pancasila and Jatidiri values in an innovative and creative way. OKK students created the 'Villana' project which is taken from the words Village and Jatinangor. "Villana product Taste Adventure"; this project focuses on the introduction and promotion of village products in Jatinangor known as "Villana products". This activity aims to improve the economy of the local community, significantly increasing the sales of Villana local products in the local market. Social Action Project Plan: (a) Local Product Development and Marketing: Supporting local producers in developing and marketing Villana products such as banana-based products and ornamental plants, (b) Distribution and marketing of products through local partners. The final results are also as expected, which can help local products and promote them widely to help the economy in Jatinangor villages.
MANUSKRIP WAWACAN PANJI WULUNG KRITIK TEKS DAN KAJIAN HERMENEUTIK KARYA SASTRA: MANUSKRIP WAWACAN PANJI WULUNG KRITIK TEKS DAN KAJIAN HERMENEUTIK KARYA SASTRA Nani Sumarlina, Elis Suryani; Mohamad Permana, Rangga Saptya; Darsa, Undang Ahmad
Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora (JKBH), Februari, 2024
Publisher : PT. RANESS MEDIA RANCAGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61296/jkbh.v6i1.213

Abstract

Tulisan ini mengambil objek kajian manuskrip berjudul Wawacan Panji Wulung, karya H. Muhamad Musa, salinan tahun 1862. Manuskrip tersebut diyakini satu-satunya karya sastra Sunda berujud manuskrip, yang disalin ke dalam teks manuskrip Jawa. Manuskrip Wawacan Panji Wulung (WPW) berdasarkan hasil penelitian Sumarlina (1990), teridentifikasi sebanyak delapan buah, terdiri atas dua buah teks naskah dalam bentuk tulisan tangan (manuskrip) dan enam buah teks naskah cetakan. Namun dalam tulisan ini secara khusus hanya melibatkan tiga buah manuskrip. Teks-teks naskah WPW dimaksud menggunakan huruf Cacarakan dan huruf Latin, berbahasa Sunda dan Belanda. Kedelapan manuskrip itu teksnya tidak ada yang utuh. Melalui garapan filologis, baik kodikologis maupun tekstologis, akhirnya dapat ditentukan tiga buah teks naskah WPW yang lebih banyak digunakan dalam rangka menyusun sebuah Edisi Teks Wawacan Panji Wulung yang lengkap dan bebas dari kesalahan, agar dapat lebih mudah dibaca dan dipahami oleh masyarakat pada saat ini, sehingga akhirnya bisa dipertanggungjawabkan dan dipandang mendekati teks aslinya. Metode penelitian menggunakan deskriptif analisis komparatif. Penggarapan teks didasarkan kepada metode landasan dan metode gabungan. Untuk teks WPW melibatkan pendekatan filologi dan hermeneutik. Kecacatan WPW ini disebabkan oleh gejala salah tulis di dalam tradisi penurunan sepanjang sejarah perkembangannya, meliputi penggantian (substitutions), penghilangan (omissions), penambahan (additions), dan perubahan (transpositions). Edisi Teks WPW yang digubah dalam bentuk wawacan, meliputi sebanyak 28 pupuh yang terdiri atas 1018 pada. Manuskrip WPW termasuk ke dalam salah satu khazanah susastra Sunda yang memiliki nilai tinggi, bila dibandingkan dengan karya-karya sastra lainnya yang sejaman. Hal ini tampak dari hasil tinjauan dari sudut pandang karya sastra, meskipun tinjauan yang dilakukan belum menyeluruh dan mendalam. Tinjauan dari aspek sastra pada dasarnya hanyalah sebagai pembuka jalan bagi penelitian selanjutnya dan dapat dijadikan sebagai referensi literasi bagi ilmu lain.
PENINGKATAN PEMAHAMAN SERTA PENDAMPINGAN HAK CIPTA, QR CODE, DAN E COMMERCE DALAM PENCIPTAAN KARYA SENI BATIK BAGI PENGRAJIN BATIK CIREBONAN TRUSMI DI DESA TRUSMI KULON: PENINGKATAN PEMAHAMAN SERTA PENDAMPINGAN HAK CIPTA, QR CODE, DAN E COMMERCE DALAM PENCIPTAAN KARYA SENI BATIK BAGI PENGRAJIN BATIK CIREBONAN TRUSMI DI DESA TRUSMI KULON Priowirjanto, Enni Soerjati
Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora (JKBH), Februari, 2024
Publisher : PT. RANESS MEDIA RANCAGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61296/jkbh.v6i1.214

Abstract

Batik Trusmi khas Cirebon dengan segala keragaman motifnya menjadikannya sebagai salah satu Batik yang cukup diminati oleh masyarakat Indonesia hingga mancanegara. Para pengrajin Batik Trusmi hingga saat ini berupaya mengembangkan keanekaragaman motif Batik, namun pada praktiknya masih ditemukan tantangan-tantangan dan kendala yang dirasakan para pengrajin Batik Trusmi di Desa Trusmi Kulon yang menjadi lokasi penelitian. Dari hasil pretest yang dilakukan kepada 12 orang pengrajin, diketahui adanya kurangnya pemahaman mengenai pentingnya perlindungan atas desain yang diciptakan oleh pengrajin. Selain itu pengrajin juga belum mengetahui mengenai QR Code yang dapat dijadikan motif pada Batik, serta penggunaan bisnis online (e commerce) dalam memasarkan produk Batik mereka. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Integratif Universitas Padjadjaran bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pendampingan mengenai hak cipta, QR Code, dan bisnis online kepada para pengrajin guna meningkatkan pemahaman mengenai upaya peningkatan kreatifitas dengan menggunakan teknologi informasi dalam di era digitalisasi saat ini. Upaya yang telah dilakukan oleh Tim KKN berhasil menujukkan dampak positif berupa peningkatan pemahaman mengenai hak cipta, QR Code, dan bisnis online dalam kegiatan pemasaran dan penjualan Batik. Para pengrajin juga telah dipandu dan berhasil menggunakan aplikasi sosial media seperti Tiktok Shop dan Instagram untuk sarana bisnis online. Meskipun demikian masih diperlukan tindak lanjut dari upaya pendampingan yang telah dilakukan, kususnya terkait dengan penggunaan QR Code sebagai motif tambahan pada Batik.
PENGGUNAAN FATIS DEULEU DALAM BUKU FIKSI BERBAHASA SUNDA: PENGGUNAAN FATIS DEULEU DALAM BUKU FIKSI BERBAHASA SUNDA Wahya, Wahya
Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora (JKBH), Februari, 2024
Publisher : PT. RANESS MEDIA RANCAGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61296/jkbh.v6i1.215

Abstract

Penelitian penggunaan fatis deuleu dalam fiksi berbahasa Sunda ini bersifat deskriptif- kualitatif. Data disajikan menggunakan metode simak, yakni simak bebas libat cakap. Data dianalisis menggunakan metode padan referensial dengan pendekatan sosiolinguistik dan semantik. Sumber data sampel yang digunakan berjumlah sembilan buku fiksi berbahasa Sunda dengan pertimbangan terdapatnya sampel data yang diperlukan di dalamnya. Berdasarkan pengamatan atas sumber data tersebut, dipilihlah 28 data kalimat yang di dalamnya memuat fatis deuleu. Dari semua data tersebut penggunaan fatis deuleu ditemukan hanya terdapat dalam tingkat tutur kode akrab. Selanjutnya, ditemukan empat hubungan sosial antara penutur dan mitra tutur dalam penggunaan fatis deuleu ini, yaitu (1) ketetanggaan, (2) kekerabatan, (3) pertemanan, dan (4) kenalan baru dengan jumlah data masing-masing 13, 8, 6, dan 1. Selanjutnya, jika diamati berdasarkan makna konteks kalimat, fatis deuleu yang terdapat dalam kalimat eksklamatif ini dalam penuturan memiliki sebelas jenis makna gramatikal, yaitu (1) menegaskan ketidaksetujuan,1 data, (2) menegaskan kemarahan, 9 data, (3) menegaskan sanggahan, 5 data, (4) menegaskan penjelasan, 6 data, kemudian (5) menegaskan kekagetan, (6) meminta tidak terburu-buru, (7) menegaskan perintah, (8) menegaskan alasan, (9) menegaskan ejekan, (10) menegaskan penyesalan, dan (11) menegaskan larangan, masing-masing ada 1 data. Dengan demikian, penggunaan fatis deuleu dalam buku fiksi berbahasa Sunda hanya digunakan dalam tingkat tutur kode akrab dengan hubungann sosial penutur dengan mitra tutur cenderung ketetanggaan serta dengan makna gramatikal kalimat penutur terhadap mitra tutur menegaskan kemarahan.
KRITIK SOSIAL DALAM NOVEL IZRAIL KARYA YUSUF AS SIBA’I: KRITIK SOSIAL DALAM NOVEL IZRAIL KARYA YUSUF AS SIBA’I Kosasih, Ade; Hodijah, Ooh; Riyanti, Yuni
Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora (JKBH), Februari, 2024
Publisher : PT. RANESS MEDIA RANCAGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61296/jkbh.v6i1.216

Abstract

Karya sastra erat kaitannya dengan realita sosial. Kehidupan sosial kerap kali mengilhami pengarang untuk melahirkan karya sastra. Karya sastra tersebut terkadang juga diciptakan sebagai kritik terhadap kehidupan sosial. Penelitian ini hendak membahas bagaimana novel Izrail karya Yusuf As-Siba’i hadir sebagai kritik terhadap manusia. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Sedangkan untuk menemukan hubungan antara karya sastra dan realita sosial menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa novel Izrail berusaha untuk menyampaikan dua kritik sosial. Kritik pertama disampaikan kepada manusia pada umumnya yang diperlihatkan suka berbohong, hidup mementingkan hal-hal duniawai dan memberi makan hawa nafsunya, manusia seringkali manipulatif, dan sering bergunjing. Kritik sosial kedua ditujukan khusus kepada pemerintah, bagaimana pemerintah yang seharusnya mengayomi masyarakat seringkali malah mengadu domba dan menjadikannya boneka atas kepentingannya sendiri. Novel Izrail yang ditulis bertahun-tahun yang lalu ternyata masih relevan sampai saat ini.
MASYARAKAT MEDIA DAN MEDIA MASYARAKAT: MASYARAKAT MEDIA DAN MEDIA MASYARAKAT Setiaman, Agus; Mulyana, Slamet
Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora (JKBH), Februari, 2024
Publisher : PT. RANESS MEDIA RANCAGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61296/jkbh.v6i1.217

Abstract

Media massa media baru/media sosial adalah produsen pesan dimana khalayak mengkonsumsi pesan yang disampaikan media massa juga media baru, tentu saja tidak semua pesan yang diproduksi media layak dan baik untuk dikonsumsi dan karena itu, maka upaya menyikapi pengaruh buruk dan hegemoni media, saat ini berkembang pemikiran tentang media literasi. Kemampuan melek media diharapkan dapat mengendalikan kepentingan dan pengaruh media massa dalam kehidupan individu, keluarga dan masyarakat serta membantu kita merancang tindakan dalam menangani pengaruh tersebut. Seorang pengguna media yang mempunyai literasi media akan berupaya memberi reaksi dan menil ai sesuatu pesan media dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab. Kajian literasi media menyediakan pengetahuan, informasi dan statistik tentang media dan budaya, serta memberi pengguna media dengan satu set peralatan untuk berpikir dengan kritis terhadap idea, produk atau citra yang disampaikan dan dijual oleh media massa sehingga khalayak memiliki posisi tawar mana yang layak dan tidak untuk dikonsumsi.
IGHDHAB, AINA ADZHABU, DAN UHIBBUKI JIDDAN ANALISIS FORM TIGA PUISI NIZAR QABBBANI: IGHDHAB, AINA ADZHABU, DAN UHIBBUKI JIDDAN ANALISIS FORM TIGA PUISI NIZAR QABBBANI Ikhwan, Ikhwan
Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora (JKBH), Februari, 2024
Publisher : PT. RANESS MEDIA RANCAGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61296/jkbh.v6i1.218

Abstract

Penelitian ini menganalisis secara deskriptif form yang digunakan oleh Nizar Qabbani dalam tiga puisi di dalam antologi puisinya yang berjudul “100 Risalah Hubb”. Analisis dilakukan untuk mengungkapkan makna puisi dari sisi bentuk dan gaya bahasa melalui pendekatan New Criticism. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya bahasa yang digunakan oleh Nizar Qabbani di dalam puisi-puisinya didominasi oleh metafora, simile, personifikasi, dan hiperbola. Selain itu dugunakan pula paralelisme, metominia, retoris, antitesis, dan polisindeton. Gaya bahasa tersebut digunakan untuk mengungkapkan tema tentang kemarahan yang dipenuhi cinta dan janji di dalam Ighdab, cinta sejati dan rasa kehilangan di dalam Aina Adzhabu, serta cinta sejati di dalam Uhibbuki Jiddan. Semuanya merupakan tema tentang cinta yang luar biasa dengan kesan yang menggairahkan.
Proses Kerja dan Strategi News Research and Development iNews dalam Mengevaluasi Program News untuk Menaikkan Rating dan Share Permana, Rangga; Naifah, Dina
Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora (JKBH), Februari, 2024
Publisher : PT. RANESS MEDIA RANCAGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61296/jkbh.v6i1.219

Abstract

Private television stations have battled to air popular programs to boost ratings and share figures since their founding. Programs with high ratings and shares are popular with viewers. Indonesian news TV station iNews airs mostly news programs. As a private television company, iNews uses rating and share measures to determine audience approval of its shows. Therefore, a Research and Development team is needed to process rating and communicate data for program evaluation. This article seeks to (1) understand iNews News Research and Development and (2) Determine its strategy for sustaining or gaining ratings and shares. This article employs qualitative descriptive research method including observation, interviews, and documentation studies. The results demonstrate that the iNews research and development process used three stages, from gathering Nielsen rating and share data from the Ariana app to an agenda-setting editorial meeting. To maintain and/or enhance ratings and shares, iNews monitors and maps its and competitors' media according to its own ratings and shares. This helps define the agenda for the next week based on evaluations and conversations on essential and intriguing themes.
PEMANFAATAN MEDIA ONLINE DALAM PEMASARAN PRODUK KULINER DI PRIANGAN TIMUR: PEMANFAATAN MEDIA ONLINE DALAM PEMASARAN PRODUK KULINER DI PRIANGAN TIMUR Susanti, Santi; Koswara, Iwan
Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora (JKBH), Juni 2024
Publisher : PT. RANESS MEDIA RANCAGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61296/jkbh.v6i2.229

Abstract

COVID-19 has had a significant impact on aspects of human life in the world. The economic sector is among those affected. Many business people are forced to close their businesses because they cannot produce, due to the lack of purchasing power, including MSMEs. The existence of the internet is a solution to keep the economy running. Many entrepreneurs then utilize social media, as a channel for promoting and marketing their products so that they remain known by potential buyers until the transaction process occurs. This study aims to reveal the efforts of MSME culinary business actors in the East Priangan region, utilizing social media as a promotional and marketing medium, to maintain their business in the COVID-19 pandemic situation. The research methods used are interviews with culinary MSME players in East Priangan, observation, and the use of online data sources obtained through social media. The results showed that social media helped MSME players in the East Priangan region in running their businesses in the COVID-19 situation. Instagram and Whatsapp are most widely used in online sales. Sales through social media are almost equivalent to direct sales. The conclusion of this study is that social media is a solution in increasing the sluggishness of product sales during the COVID-19 pandemic.
PENGEMBANGAN WISATA BAHARI-RELIGI TERINTEGRASI KONSEP AGRO ECO-EDU WISATA DI DESA MEKARASIH, JATIGEDE SUMEDANG: PENGEMBANGAN WISATA BAHARI-RELIGI TERINTEGRASI KONSEP AGRO ECO-EDU WISATA DI DESA MEKARASIH, JATIGEDE SUMEDANG Ismail, Ade; Wijaya Kusumah, Fajar Maulana; Saprudin, Alviera Zulfiana; Odim, Cecep; Sintanawati, Yuli
Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora (JKBH), Juni 2024
Publisher : PT. RANESS MEDIA RANCAGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61296/jkbh.v6i2.230

Abstract

Desa Mekarasih memiliki potensi untuk menjadi destinasi bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Keindahan alam yang memadukan lansekap pegunungan dan keindahan waduk Jatigede dapat dikembangkan menjadi kawasan wisata yang memadukan agrowisata dan wisata perairan. Agro-Eco-Edu-Tourism (AEET) adalah kegiatan pariwisata yang didasarkan pada agriculture (Agro), environment (Eco) dan education (Edu) sebagai objek utama dalam perencanaan pariwisata. Secara umum, kegiatan AEET bertujuan untuk memperkenalkan wawasan tentang pertanian, lingkungan dan pendidikan dan diharapkan untuk memberikan kesan atau pengalaman wisatawan saat mereka bepergian. Penelitian ini menggunakan analisis SWOT untuk mengidentifikasi keunggulan, kelemahan, peluang yang mempengaruhi perkembangan wisata dan ancaman yang terdapat pada lingkungan eksternal dan mempengaruhi perkembangan aktifitas pariwisata di Desa Mekarasih. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang model terintegrasi yang dapat menggabungkan wisata perairan dengan agro eco edu tourism secara berkelanjutan untuk memaksimalkan potensi wisata di Desa Mekarasih.

Page 9 of 15 | Total Record : 146