cover
Contact Name
Mutiah
Contact Email
Ikom.fish@unesa.ac.id
Phone
+628563086790
Journal Mail Official
Ikom.fish@unesa.ac.id
Editorial Address
Jl. Ketintang, Gedung i7, Department of Communication Science, Faculty of Social Science and Law, Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, Indonesia. Postal Code 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
THE COMMERCIUM
ISSN : -     EISSN : 2809591     DOI : https://doi.org/10.26740/tc.v8i2
Core Subject : Education, Social,
The Commercium adalah Jurnal Ilmu Komunikasi yang memuat tulisan hasil penelitian mahasiswa. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi S1 Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Surabaya. Jurnal the commercium terbit 3 kali dalam setahun. Fokus dan scope penelitian di bidang Ilmu Komunikasi mencakup : Komunikasi Pemasaran Public Relations Periklanan Komunikasi Politik Komunikasi Pembangunan dan Perubahan Sosial Manajemen Media
Articles 757 Documents
PENGARUH CELEBRITY ENDORSER TASYA FARASYA DI TIKTOK TERHADAP PERILAKU IMPULSE BUYING PRODUK CUSHION SOMETHINC DENGAN ORGANISM SEBAGAI MEDIASI (STUDI PADA KOMUNITAS X @OHMYBEAUTYBANK) Sara Sabilah Firdaus; Hasna Nur Lina
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81328

Abstract

Perkembangan media sosial, khususnya TikTok, telah mendorongperusahaan memanfaatkan celebrity endorser sebagai strategi komunikasi pemasaran untuk meningkatkan efektivitas promosiproduk. Salah satu dampak dari strategi tersebut adalah munculnyaperilaku impulse buying, yang dipengaruhi oleh stimulus pemasarandan proses psikologis konsumen. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis pengaruh celebrity endorser Tasya Farasya di TikTok terhadap perilaku impulse buying produk cushion Somethinc denganorganism sebagai variabel mediasi pada anggota komunitas X @ohmybeautybank. Penelitian ini menggunakan pendekatankuantitatif dengan metode survei terhadap 220 responden yang dipilihmenggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan analisis jalur (path analysis) dengan bantuan SPSS versi 25 dan uji Sobel untuk menguji pengaruh mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa celebrity endorser berpengaruh positifdan signifikan terhadap organism dengan koefisien jalur sebesar0,468. Organism juga berpengaruh positif dan signifikan terhadapimpulse buying dengan koefisien sebesar 0,324, sedangkan celebrity endorser berpengaruh langsung terhadap impulse buying dengankoefisien sebesar 0,408. Hasil uji Sobel menunjukkan bahwa organismmampu memediasi pengaruh celebrity endorser terhadap impulse buying secara signifikan, sehingga menunjukkan adanya mediasiparsial. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa efektivitascelebrity endorser dalam mendorong impulse buying tidak hanyaditentukan oleh karakteristik endorser, tetapi juga dipengaruhi oleh respons psikologis konsumen setelah menerima stimulus pemasaranmelalui TikTok.
Analisis Resepsi Audiens Terhadap Citra Nilai Religius Islam dalam Film Tuhan Izinkan Aku Berdosa clara oktaviona; Oni Dwi Arianto
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81331

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana resepsi audiens terhadap citra nilai religius dalam film Tuhan, Izinkan Aku Berdosa. Film Tuhan, Izinkan Aku Berdosa sendiri merupakan film yang mengangkat isu sosial keagamaan, film ini meggambar realitas murni tentang perjalanan spiritualitas seorang muslim. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, paradigma interpretatif serta metode penelitian analisis resepsi Stuart Hall melalui kerangka encoding-decoding. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan lima informan yang mempunyai latar belakang dan pemahaman agama yang berbeda-beda. Hasil penelitian menunjukkan adanya lima pesan nilai religius islam yang dimuat pada film. Resepsi audiens terhadap 5 pesan tersebut menunjukkan mayoritas informan berada diposisi dominan. Posisi paling dominan yaitu ada pada informan 1 dan 2, Informan 3 dan 5 berada di posisi dominan untuk beberapa pesan, sama halnya dengan informan 4, namun memang dibanding seluruh informan, informan 4 lebih sering menunjukkan posisi negosiasinya. Perbedaan resepsi citra ini dipengaruhi oleh latar belakang keluarga, pengalaman beragama, lingkungan sosial dan pengetahuan agama. Informan dengan latar belakang dan ilmu agama yang lebih dalam cenderung mempertahankan pemahamannya.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK MASYARAKAT UNTUK MENGATASI SAMPAH DALAM PRESPEKTIF KOMUNIKASI PEMBANGUNAN (Studi Kasus Yayasan Bina Bhakti Lingkungan dalam Pemberdayaan Masyarakat Peduli Sampah di Surabaya) Yusron Marufah
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81332

Abstract

Permasalahan sampah di Kota Surabaya memerlukan keterlibatan masyarakat melalui proses pemberdayaan yang berkelanjutan. Yayasan Bina Bhakti Lingkungan (YBBL) adalah organisasi non-pemerintah yang memiliki peran dalam meningkatkan kesadaran dan kapasitas masyarakat untuk mengelola sampah melalui berbagai program berbasis ekonomi sirkular. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan menganalisis komunikasi pembangunan yang dilakukan YBBL dalam pemberdayaan masyarakat peduli sampah di Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan paradigma konstruktivisme. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi nonpartisipatif, dan dokumentasi. Menggunakan teori difusi inovasi Everett Rogers berupa inovasi, saluran komunikasi, jangka waktu dan sistem sosial. Analisis data dilakukan menggunakan teknik pencocokan pola Yin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa YBBL mengembangkan inovasi pengelolaan sampah melalui program bank sampah yang memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat. Komunikasi pembangunan yang dilakukan lebih banyak memanfaatkan komunikasi interpersonal melalui sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan secara langsung. Proses adopsi inovasi berlangsung melalui tahapan pengetahuan, persuasi, keputusan, implementasi, hingga konfirmasi, dengan waktu penerimaan yang berbeda pada setiap kelompok masyarakat. Sistem sosial yang melibatkan YBBL sebagai agen perubahan serta peran ketua unit bank sampah, RT, RW, dan PKK sebagai opinion leader. Penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi pembangunan berbasis difusi inovasi yang dilakukan YBBL mampu meningkatkan kesadaran, kapasitas, serta partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah sehingga mendukung terciptanya kemandirian masyarakat dan keinginan lingkungan di Kota Surabaya.    
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN DINAS PARIWISATA DALAM PENGELOLAAN KONTEN INSTAGRAM @SIDOARJO.TOURISM SEBAGAI MEDIA PROMOSI PARIWISATA KABUPATEN SIDOARJO Dwi Ramadhani; Puspita Sari Sukardani
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi komunikasi pemasaran Dinas Pariwisata Kabupaten Sidoarjo dalam pengelolaan konten Instagram @sidoarjo.tourism sebagai media promosi pariwisata daerah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi nonpartisipan terhadap konten Instagram, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan konten dilakukan melalui strategi konten terencana dan spontan dengan tema dominan berupa event pariwisata, ekonomi kreatif, kuliner, destinasi wisata, serta informasi edukatif dan protokoler. Pemanfaatan fitur Instagram seperti feed, reels, stories, highlight, caption, dan hashtag digunakan untuk memperluas jangkauan promosi serta membangun identitas digital daerah. Sasaran utama promosi adalah Gen Z, milenial, wisatawan domestik, dan masyarakat Sidoarjo. Namun, pengelolaan akun masih menghadapi kendala berupa keterbatasan sumber daya manusia, proses verifikasi konten yang berlapis, dan respons interaksi yang lambat. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Instagram dapat menjadi media promosi yang efektif apabila dikelola secara strategis, konsisten, dan adaptif terhadap kebutuhan audiens.
Analisis Retorika Visual Iklan Skintific Melalui Alyssa Daguise di Akun TikTok @skintific_id Anisa Fauziah Aminy; Teguh Dwi Putranto
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81334

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis retorika visual yang diterapkan dalam iklan Skintific Velvet Matte Cushion di akun TikTok @skintific_id melalui Alyssa Daguise pada periode April–Mei 2024. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan mengacu pada teori retorika visual Sonja K. Foss yang meliputi nature of image, function of image, dan evaluation of image. Analisis dilakukan terhadap delapan adegan utama untuk mengidentifikasi bagaimana unsur-unsur visual dikonstruksi sehingga menghasilkan makna yang bersifat persuasif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap elemen visual dirancang secara strategis untuk memengaruhi audiens melalui pemenuhan tiga standar evaluasi citra. Aspek symbolic action tercermin pada representasi Alyssa Daguise sebagai simbol kecantikan dan gaya hidup modern. Aspek human intervention diwujudkan melalui penggunaan pencahayaan profesional, tata rias, teknik zoom-in, serta konsistensi warna biru-turkuis yang memperkuat identitas merek. Sementara itu, aspek presence of audience tampak pada penyesuaian pesan visual terhadap karakteristik pengguna TikTok berusia 15–30 tahun sebagai sasaran utama. Retorika visual juga dibangun melalui proses otentikasi dengan menampilkan behind-the-scenes, pembentukan citra kemewahan publik melalui konsep paparazzi look, pembuktian klaim teknis produk seperti Full Coverage, Oil Control, No Dullness, Smooth Finish, dan Poreless & Natural Mattifying, pemodelan ritual kecantikan privat melalui konsep quiet luxury, hingga pemanfaatan booth interaktif yang mendorong audiens bertransformasi dari sekadar penonton menjadi partisipan. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa retorika visual pada iklan Skintific tidak hanya menciptakan daya tarik estetis, tetapi juga menjadi strategi komunikasi pemasaran digital yang efektif dalam membangun kepercayaan terhadap merek serta mendorong minat konsumsi.  
ANALISIS RESEPSI AUDIENS YOUNG ADULT TERHADAP KONTEN “SERUNYA GHIBAH” DALAM PROGRAM NYORE GEN 103.1 FM SURABAYA Anna Alfiyatul Malikah; Vinda Maya Setianingrum
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81335

Abstract

Perkembangan media digital mendorong radio beralih ke konten interaktif demi mempertahankan audiens. Fenomena ini tercermin pada segmen "Serunya Ghibah" dalam Program Nyore Gen 103.1 FM Surabaya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan resepsi pendengar young adult menggunakan teori encoding-decoding Stuart Hall (1980). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap tujuh pendengar aktif berusia 20–30 tahun di Surabaya yang dipilih melalui snowball sampling. Hasil menunjukkan pemaknaan audiens dipengaruhi oleh pengalaman sosial, lingkungan pergaulan, dan kerangka berpikir individu, sehingga menghasilkan tiga posisi resepsi: dominant reading, negotiated reading, dan oppositional reading.
Analisis Implementasi Program CSR "Pegadaian Peduli" dalam Pengembangan Ekonomi Lokal (UMKM) di Kota Surabaya (Studi Kasus di PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya) Lu'lu' Azizah; Vinda Maya Setianingrum
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81337

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Program CSR Pegadaian Peduli melalui Program GadePreneur dalam pengembangan ekonomi lokal melalui pemberdayaan UMKM di Kota Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan model implementasi Van Meter dan Van Horn (1975), yang mencakup enam unsur: standar dan sasaran kebijakan, sumber daya, komunikasi antarorganisasi dan aktivitas pelaksana, karakteristik organisasi pelaksana, kondisi eksternal, serta disposisi implementor. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap dua pelaksana program dan lima pelaku UMKM binaan, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program GadePreneur dijalankan melalui sistem pembinaan berjenjang dengan mekanisme seleksi pada setiap tahapan, sehingga distribusi sumber daya dan pendampingan bersifat selektif. Program ini berkontribusi meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM melalui pelatihan, mentoring, dan pendampingan usaha, namun masih terdapat kendala berupa distribusi manfaat yang belum merata dan terbatasnya pendampingan pascaprogram, khususnya pada tingkat kantor wilayah.
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN WORD OF MOUTH (WOM) BATIK TULIS LASEM BHINANGTI ART DALAM MENGOPTIMALKAN PENJUALAN Cindy Sekar Ayu Karlina; Vinda Maya Setianingrum
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81338

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran Word of Mouth (WOM) yang diterapkan oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam mempertahankan eksistensi bisnis berbasis warisan budaya, dengan studi kasus pada Batik Tulis Lasem Bhinangti Art. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipatif, dan dokumentasi terhadap lima informan yang dipilih secara purposif, dengan pisau analisis menggunakan teori lima konsep kunci WOM Sernovitz (Talkers, Topics, Tools, Taking Part, dan Tracking). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bhinangti Art sangat bergantung pada strategi WOM konvensional (tatap muka) yang berjalan secara organik dan situasional, dipicu oleh kekuatan nilai sejarah akulturasi budaya Jawa-Tionghoa pada motif batik (Topics) serta kepuasan konsumen (Talkers). Sebaliknya, pemanfaatan electronic Word of Mouth (eWOM) digital dan fungsi pengawasan (Tracking) masih belum optimal karena keterbatasan literasi digital serta ketiadaan sistem pendokumentasian ulasan formal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun berjalan tanpa perencanaan terstruktur, strategi WOM konvensional yang mengedepankan narasi budaya (storytelling) dan pendekatan personal-kekeluargaan dapat menjadi instrumen promosi utama dalam membangun loyalitas pelanggan dan mempertahankan volume penjualan di tengah persaingan industri batik modern.
MANAJEMEN MEDIA RADIO DJ FM 94.8 SURABAYA DALAM MENGELOLA FANDOM Risky Budi Putra Mahardika
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81339

Abstract

Perkembangan media digital mendorong radio untuk beradaptasi agar tetap relevan di kalangan generasi muda. Salah satu strategi yang dilakukan Radio DJ FM 94.8 Surabaya adalah melibatkan fandom dalam berbagai kegiatan on-air dan off-air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan fandom di Radio DJ FM 94.8 Surabaya berdasarkan fungsi manajemen media yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam pengelolaan fandom di Radio DJ FM 94.8 Surabaya. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap perencanaan, kegiatan fandom dirancang secara fleksibel dengan menyesuaikan tren, momentum, dan kebutuhan audiens. Pada tahap pengorganisasian, Radio DJ FM melakukan pembagian tugas dan koordinasi antar divisi serta melibatkan fandom dalam penyusunan dan pelaksanaan kegiatan. Pada tahap pengarahan, Program Director berperan dalam memberikan arahan, motivasi, serta menjaga hubungan yang berkelanjutan dengan fandom . Sementara itu, pada tahap pengawasan dilakukan evaluasi rutin terhadap program, event , dan konten media sosial dengan melibatkan tim internal maupun fandom sebagai sumber masukan. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan fandom di Radio DJ FM 94.8 Surabaya dilakukan secara partisipatif dan mampu memperkuat keterlibatan penonton serta hubungan antara radio dan komunitas fandom .
Analisis Strategi Kreatif dalam Video Iklan Kampanye “Dirgahayu Republik Indonesia ke-80” Royal Residence Nasywa Danty Permana; Hasna Nur Lina
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81340

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi kreatif dalam video iklan kampanye "Dirgahayu Republik Indonesia ke-80" Royal Residence, kawasan hunian di Surabaya yang menghadirkan fasilitas enam tempat ibadah dari enam agama resmi di Indonesia dalam satu kawasan. Video yang dirilis pada 17 Agustus 2025 ini mengusung tema persatuan dalam keberagaman serta kontribusi Royal Residence bagi Indonesia, dan tidak berfokus pada promosi produk secara langsung melainkan pada pembangunan citra dan reputasi korporat. Penelitian menggunakan teori strategi kreatif Moriarty, Mitchell, dan Wells (2015) yang mencakup creative brief, strategi pesan, dan big idea sebagai kerangka analisis, dengan metode studi kasus kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan Marketing Manager Royal Residence serta produser dan asisten produksi IGB Media, dilengkapi dokumentasi video kampanye. Hasil penelitian menunjukkan tujuan pesan didominasi oleh emotion, target pesan bersifat universal tanpa segmentasi khusus, serta positioning yang memosisikan Royal Residence sebagai merek properti bernilai sosial dan kebangsaan, melampaui identitas developer pada umumnya. Strategi pesan yang diterapkan adalah pendekatan heart yang dominan, dengan big idea berupa keberagaman dan kontribusi yang diterjemahkan konsisten ke seluruh elemen video.