cover
Contact Name
Mutiah
Contact Email
Ikom.fish@unesa.ac.id
Phone
+628563086790
Journal Mail Official
Ikom.fish@unesa.ac.id
Editorial Address
Jl. Ketintang, Gedung i7, Department of Communication Science, Faculty of Social Science and Law, Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, Indonesia. Postal Code 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
THE COMMERCIUM
ISSN : -     EISSN : 2809591     DOI : https://doi.org/10.26740/tc.v8i2
Core Subject : Education, Social,
The Commercium adalah Jurnal Ilmu Komunikasi yang memuat tulisan hasil penelitian mahasiswa. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi S1 Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Surabaya. Jurnal the commercium terbit 3 kali dalam setahun. Fokus dan scope penelitian di bidang Ilmu Komunikasi mencakup : Komunikasi Pemasaran Public Relations Periklanan Komunikasi Politik Komunikasi Pembangunan dan Perubahan Sosial Manajemen Media
Articles 758 Documents
Analisis Strategi Media Sosial Akun Tiktok @Tirtacipeng Sebagai Media Komunikasi Kesehatan Muh. Fariduddin Attar; Eko Pamuji
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81361

Abstract

Platform media sosial TikTok, telah berkembang menjadi salah satu sarana penyebaran informasi kesehatan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi yang diterapkan akun TikTok @tirtacipeng dalam menyampaikan informasi kesehatan berdasarkan Teori 4 Pilar Strategi Media Sosial yang dikemukakan oleh Lon Safko dan David K. Brake, yakni komunikasi, kolaborasi, edukasi, dan hiburan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi. Data diperoleh melalui observasi dan dokumentasi terhadap konten video yang diunggah pada akun TikTok @tirtacipeng selama periode Oktober 2025 hingga April 2026. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat pilar strategi media sosial telah diterapkan dalam penyampaian informasi kesehatan. Pilar edukasi menjadi pilar yang paling dominan dengan 26 konten, diikuti pilar komunikasi sebanyak 20 konten, pilar kolaborasi sebanyak 10 konten, dan pilar hiburan sebanyak 7 konten. Dominasi pilar edukasi menunjukkan bahwa akun @tirtacipeng berfokus pada penyampaian informasi kesehatan yang informatif, mudah dipahami, dan didukung referensi ilmiah. Sementara itu, pilar komunikasi, kolaborasi, dan hiburan berperan dalam meningkatkan keterlibatan audiens, memperluas jangkauan informasi, serta membuat pesan kesehatan lebih menarik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan keempat pilar strategi media sosial secara terpadu menjadikan akun TikTok @tirtacipeng sebagai media komunikasi kesehatan yang efektif dalam menyampaikan edukasi kepada masyarakat.  
Studi Fenomenologi Pemanfaatan ChatGPT oleh Copywriter pada Agensi Digital Marketing di Jawa Timur Joy Sigiro; Gilang Gusti Aji
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81362

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan generatif membawa dinamika baru dalam praktik kerja kreatif, terutama pada profesi copywriter di agensi digital marketing. ChatGPT hadir sebagai teknologi yang dapat membantu proses pencarian ide, brainstorming, penyusunan draft, revisi, hingga quality control. Penelitian ini bertujuan memahami bagaimana copywriter memaknai, menerima, dan mengadaptasi pemanfaatan ChatGPT dalam praktik kerja kreatif pada agensi digital marketing di Jawa Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam kepada tujuh informan yang bekerja sebagai copywriter atau content writer pada agensi digital marketing di Surabaya, Sidoarjo, dan Malang. Analisis dilakukan menggunakan kerangka Technology Acceptance Model (TAM) yang mencakup perceived usefulness, perceived ease of use, attitude toward using, behavioral intention to use, dan actual using. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ChatGPT dimaknai sebagai alat bantu kerja yang membantu copywriter mempercepat ideasi, mengembangkan alternatif sudut pandang, menyusun draft awal, serta melakukan pengecekan kualitas tulisan. Penerimaan terhadap ChatGPT tidak berlangsung seragam. Sebagian informan menerima secara langsung, sedangkan sebagian lainnya mengalami keraguan, rasa bersalah, atau pertimbangan etis sebelum akhirnya menerima ChatGPT secara selektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ChatGPT tidak menggantikan peran copywriter, melainkan menjadi mitra teknologi yang mempercepat proses kreatif dengan tetap menempatkan manusia sebagai pengarah, kurator, dan pengambil keputusan akhir.
Pengaruh Konten dan Interaksi Parasosial terhadap Kepercayaan Merek pada Akun TikTok @glad2glow_id Nafisa Zahra; Tatak Setiadi
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81363

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Konten terhadap Kepercayaan Merek pada akun TikTok @glad2glow_id, baik secara langsung maupun melalui peran mediasi Interaksi Parasosial, dengan merujuk pada teori Stimulus-Organism-Response (S-O-R). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linear berganda terhadap 400 responden yang dipilih melalui purposive sampling, dengan data dikumpulkan melalui kuesioner daring berskala Likert 1-5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Konten berpengaruh positif dan signifikan terhadap Interaksi Parasosial maupun Kepercayaan Merek, dengan nilai informatif dan perceived similarity sebagai dimensi dengan kontribusi tertinggi pada masing-masing variabel. Hasil Uji Sobel membuktikan bahwa Interaksi Parasosial berperan sebagai mediator parsial dalam hubungan antara Konten dan Kepercayaan Merek. Temuan ini menegaskan bahwa strategi pemasaran digital yang efektif memerlukan konten yang berkualitas yang mampu membangun interaksi parasosial yang bermakna dengan audiens.
STRATEGI PENGELOLAAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DALAM MEMBANGUN BRAND IMAGE (STUDI KASUS AKUN @VASAHOTEL) Noora Marchelyta; Dwi Prasetyo
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81364

Abstract

Instagram menjadi salah satu instrumen komunikasi pemasaran digital yang banyak dimanfaatkan industri perhotelan untuk membangun citra merek. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi pengelolaan akun Instagram dalam membangun brand image Vasa Hotel Surabaya sebagai luxury lifestyle hotel. Pendekatan deskriptif kualitatif dipilih dengan metode studi kasus, dan dianalisis melalui kerangka The Circular Model of SOME (Luttrell, 2015) yang terdiri atas empat elemen saling berkaitan, yaitu Share, Optimize, Manage, dan Engage, serta dikaitkan dengan teori brand image dari Keller (2013) dan Kotler dan Keller (2016). Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan informan yang mewakili level organisasi berbeda operasional dan strategis yang kemudian dilengkapi dengan dokumentasi konten Instagram serta data kuantitatif performa akun dari Meta Insights sebagai bentuk triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan Instagram Vasa Hotel Surabaya secara konsisten berorientasi pada pemeliharaan citra kemewahan, bukan semata perluasan jangkauan yang tercermin dari segmentasi audiens yang cermat, kurasi visual dan tren yang selektif, kerangka evaluasi berbasis tujuan kampanye, serta strategi kolaborasi dengan brand premium sebagai mekanisme transfer citra. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian mengenai penerapan The Circular Model of SOME pada industri perhotelan segmen mewah, serta memberikan rekomendasi praktis bagi Vasa Hotel Surabaya dalam mengoptimalkan integrasi sistem evaluasi media sosialnya. Kata  
Analisis Perubahan Perilaku Pemasaran Pelaku UMKM Pasca Pelatihan Digital Marketing di Kabupaten Sidoarjo Sabrina Pinkky Utari; Dwi Prasetyo
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81365

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi digital mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memanfaatkan pemasaran digital sebagai strategi pemasaran. Namun, tidak seluruh pelaku UMKM yang mengikuti pelatihan digital marketing mampu menerapkan hasil pelatihan secara konsisten dalam aktivitas usahanya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis proses perubahan perilaku pemasaran pelaku UMKM setelah mengikuti pelatihan digital marketing berdasarkan perspektif Stimulus-Organism-Response (SOR). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Informan terdiri atas enam pelaku UMKM yang telah mengikuti pelatihan digital marketing sebanyak lima kali pada periode 2024-2025 dan satu informan pendukung dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan digital marketing berperan sebagai stimulus yang memberikan pengetahuan dan keterampilan mengenai pemanfaatan media sosial, marketplace, WhatsApp Business, Google Business Profile, pembuatan konten digital, serta Artificial Intelligence (AI). Stimulus tersebut diproses melalui tahapan organisme, yang ditandai dengan meningkatnya pemahaman, persepsi, motivasi, dan kepercayaan diri pelaku UMKM terhadap pemasaran digital. Proses tersebut menghasilkan respons berupa perubahan perilaku pemasaran, seperti pemanfaatan platform digital secara lebih aktif, penyusunan konten yang lebih terencana, penggunaan AI, dan perluasan jangkauan pasar. Penelitian ini menunjukkan bahwa perubahan perilaku pemasaran tidak terjadi secara langsung setelah pelatihan, tetapi melalui proses internal yang berbeda-beda pada setiap pelaku UMKM.  
Strategi Bauran Pemasaran Jasa (7P) Nusantara Edupark Madiun dalam Meningkatkan Minat Kunjung Dwi Ayunda Suci Rahayu; Vinda Maya Setianingrum
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan strategi bauran pemasaran jasa (7P) Nusantara Edupark Madiun sebagai strategi komunikasi pemasaran dalam meningkatkan minat kunjung wisatawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma interpretif dan metode studi kasus tunggal deskriptif merujuk pada Robert K. Yin. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap Manajer Pemasaran, tim media sosial, staf operasional, serta pengunjung Nusantara Edupark Madiun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi bauran pemasaran jasa (7P) telah dijalankan secara menyeluruh oleh pihak manajemen dan berhasil mengonfirmasi keempat dimensi minat kunjung menurut Augusty Ferdinand, yaitu minat transaksional, referensial, preferensial, dan eksploratif. Elemen people dan process tampil sebagai komunikator merek yang paling unggul melalui kedekatan interpersonal dan kecepatan pelayanan, sementara elemen promotion, product, dan physical evidence masih memerlukan optimalisasi, khususnya pada perencanaan konten, revitalisasi wahana yang tidak beroperasi, serta kebersihan fasilitas toilet dan kolam renang. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan komunikasi pemasaran terpadu (IMC), perluasan jaringan kemitraan dengan biro perjalanan dan institusi pendidikan di luar Madiun, serta penguatan standar operasional kebersihan agar citra edutainment yang telah terbentuk dapat dipertahankan secara berkelanjutan.
Pengalaman Nano Influencer Dalam Memanfaatkan AI PROMPT Pada Produksi Konten Endorsement Di TikTok Salsabilla Liesvarastranta Tsalatsa; Herma Retno Prabayanti
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81368

Abstract

Nano influencer yang bekerja sebagai solo creator mulai memanfaatkan AI Prompt untuk membantu proses produksi konten endorsement di TikTok. Kehadiran teknologi ini memungkinkan kreator untuk menghasilkan ide, menyusun script, dan mengembangkan konsep konten lebih cepat di tengah tingginya perputaran tren dan informasi pada platform tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengalaman nano influencer dalam memanfaatkan AI Prompt pada proses pembuatan konten endorsement di TikTok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif melalui pendekatan fenomenologi sosial Alfred Schutz. Subjek dalam penelitian ini adalah enam nano influencer di TikTok yang pernah memanfaatkan AI Prompt dalam proses pembuatan konten endorsement. Proses pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara mendalam dan observasi. Peneliti menggunakan empat teknik analisis data, yaitu epoche, reduksi fenomenologi, variasi imajinatif, dan sintesis, dengan member check sebagai uji keabsahan data. Hasil penelitian ini menemukan bahwa nano influencer kerap memanfaatkan AI Prompt untuk membantu produksi konten endorsementmereka. AI Prompt membantu nano influencer mengatasi creative block dalam proses produksi konten, sekaligus menjadi alat bantu bagi nano influencer hingga teman untuk bertukar pendapat. Pengalaman tersebut dimaknai melalui because motive yang dilatarbelakangi pengalaman menghadapi creative block dan tuntutan pekerjaan, serta in-order-to motiveyang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam produksi konten.
Pengaruh Personal Branding Fathia Izzati Di Instagram Terhadap Loyalitas Fans Reality Club (Studi Pada Komunitas Goddess Rockstar) Afrian Ardiansyah; Hasna Nur Lina
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81371

Abstract

Perkembangan media sosial menggeser pola komunikasi industri musik independen, di mana citra personal musisi menjadi krusial dalam merawat basis penggemar. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh personal branding Fathia Izzati di Instagram terhadap loyalitas fans Reality Club pada komunitas Goddess Rockstar. Pendekatan kuantitatif kausal digunakan dengan desain cross-sectional. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner daring berbasis Skala Likert kepada 392 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dengan kriteria anggota komunitas Goddess Rockstar yang mengikuti akun @kittendust. Data dianalisis menggunakan teknik regresi linear sederhana melalui program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa personal branding Fathia Izzati berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas fans Reality Club, dengan kontribusi pengaruh sebesar 37,8%. Dimensi spesialisasi dan kepribadian yang autentik menjadi pendorong utama konversi dari pendengar biasa menjadi pembela merek (brand advocate). Sementara itu, sisa variasi loyalitas sebesar 62,2% dipengaruhi oleh faktor eksternal lain di luar model penelitian. Simpulan penelitian menegaskan bahwa semakin kuat dan konsisten karakter personal yang diproyeksikan oleh musisi, maka akan semakin tinggi pula komitmen loyalitas fans yang bergerak dari tahapan kognitif hingga aksi nyata. Disarankan bagi musisi untuk mempertahankan konsistensi interaksi organik dua arah di media sosial, sedangkan peneliti mendatang diharapkan dapat memperluas model dengan menambahkan variabel eksternal seperti kualitas pengalaman konser langsung (live music experience).
ANALISIS RESEPSI AUDIENS TERHADAP PESAN PROMOSI ALDI’S BURGER DI MEDIA SOSIAL Arfina Prihantoro; Oni Dwi Arianto
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81373

Abstract

Perkembangan media sosial mendorong berbagai pelaku usaha dalam melakukan aktivitas promosi untuk menarik perhatian audiens melalui media sosial. pergeseran metode promosi yang semula menggunakan media konvensional serta bersifat satu arah, kini berubah menjadi promosi yang lebih kreatif dan interaktif. Fenomena viralnya metode pesan promosi Aldi’s Burger "Aldi's Burger Cempaka Putih, Rotinya Lembut, Dagingnya Juicy Luicy, Mahalini, Rizky Febian, Bisa Pesan Online" di media sosial memunculkan beragam respons dan interpretasi dari audiens. Penelitian ini bertujuan untuk mengetauhi bagaimana resepsi audiens terhadap pesan promosi Aldi’s Burger di media sosial. Selain itu, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis resepsi Stuart Hall. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap enam informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat tiga informan berada pada posisi dominant-hegemonic, sedangkan tiga lainnya berada pada posisi negotiated. Sementara itu, pada posisi oppositional tidak ditemukan dalam data wawancara, namun ditemukan melalui observasi di media sosial. Penelitian ini menunjukkan bahwa proses pemaknaan audiens dipengaruhi oleh latar belakang, pengalaman, dan kerangka pengetahuan yang dimiliki masing-masing individu.
Strategi Komunikasi Pemasaran Berittajatim.com Dalam Mempertahankan Operasionalnya Sebagai Media Siber Hesti Yogiyanti; Eko Pamuji
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81374

Abstract

Perkembangan media siber mendorong perusahaan media untuk memiliki strategi komunikasi pemasaran yang efektif agar mampu bertahan di tengah persaingan industri digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi pemasaran Beritajatim.com dalam mempertahankan operasionalnya sebagai media siber. Fokus penelitian diarahkan pada penerapan Integrated Marketing Communication (IMC) dalam mendukung keberlanjutan media. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi kepada pihak internal Beritajatim.com yang terlibat dalam pengelolaan redaksi, pemasaran, dan media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Beritajatim.com menerapkan delapan elemen Integrated Marketing Communication (IMC), yaitu advertising, sales promotion, public relations, direct marketing, personal selling, event and experiences, interactive marketing, dan word of mouth. Strategi tersebut dijalankan melalui pemanfaatan website, media sosial, advertorial, kerja sama dengan klien, event, serta komunikasi langsung dengan mitra. Temuan ini menunjukkan bahwa keberlanjutan operasional media siber tidak hanya bergantung pada produksi berita, tetapi juga pada kemampuan media membangun relasi bisnis, menjaga kredibilitas, dan memanfaatkan kanal digital secara terintegrasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan Integrated Marketing Communication (IMC) membantu Beritajatim.com mempertahankan operasionalnya sebagai media siber. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan pendekatan kuantitatif atau mixed methods agar efektivitas setiap elemen Integrated Marketing Communication (IMC) dapat diukur secara lebih mendalam.