cover
Contact Name
Mutiah
Contact Email
Ikom.fish@unesa.ac.id
Phone
+628563086790
Journal Mail Official
Ikom.fish@unesa.ac.id
Editorial Address
Jl. Ketintang, Gedung i7, Department of Communication Science, Faculty of Social Science and Law, Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, Indonesia. Postal Code 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
THE COMMERCIUM
ISSN : -     EISSN : 2809591     DOI : https://doi.org/10.26740/tc.v8i2
Core Subject : Education, Social,
The Commercium adalah Jurnal Ilmu Komunikasi yang memuat tulisan hasil penelitian mahasiswa. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi S1 Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Surabaya. Jurnal the commercium terbit 3 kali dalam setahun. Fokus dan scope penelitian di bidang Ilmu Komunikasi mencakup : Komunikasi Pemasaran Public Relations Periklanan Komunikasi Politik Komunikasi Pembangunan dan Perubahan Sosial Manajemen Media
Articles 757 Documents
REPRESENTASI SIMBOL PERLAWANAN ONE PIECE PADA DEMONSTRASI DI DPR DALAM FOTO PEMBERITAAN KOMPAS.COM (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES) Adinda Safira Devi; Eko Pamuji
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh penggunaan budaya populer Bendera Jolly Roger Kru Topi Jerami yang ramai digunakan sebagai instrumen politik oleh generasi muda selama Demonstrasi di depan Gedung DPR pada Agustus 2025. Portal media Kompas.com menjadi salah satu media yang rutin mempublikasi terkait kondisi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana struktur tanda visual dan verbal dikonstruksi oleh media serta bagaimana makna konotatif dan mitos yang ada dibalik pemberitaan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan model analisis semiotika Roland Barthes, khususnya pada sistem pemaknaan dua tahap (Two-Order of Signification). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa melalui jepretan foto yang dihadirkan, Kompas.com berhasil mengomunikasikan lima lapis makna konotatif dari bendera Jolly Roger di lapangan, yaitu, sebagai simbol penaklukan batas kekuasaan dan solidaritas cair, sebagai jembatan legitimasi gerakan demonstrasi lewat keterlibatan tokoh pemuda, sebagai media ekspresi nasionalisme kritis yang mempertemukan nilai kebangsaan dengan spirit kebebasan, sebagai representasi ketahanan epik sekaligus persilangan kelas bersama serikat buruh dan sebagai legitimasi barometer Gerakan mahasiswa UI. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kompas.com memanfaatkan kekuatan gambar (image power) dari bendera Jolly Roger untuk merawat energi pergerakan rakyat agar tetap bergaung di lanskap digital nasional, sekaligus menunjukkan keberpihakan tersirat media terhadap nilai-nilai kebebasan dan demokrasi.
PENGARUH MEDIA SOSIAL INSTAGRAM @satuaremania TERHADAP KONSOLIDASI AREMANIA PASCA TRAGEDI KANJURUHAN Hanayan Al Firdous Firdous; Muhammad Danu Winata
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81169

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media sosial Instagram @satuaremania terhadap konsolidasi Aremania pasca Tragedi Kanjuruhan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatif dengan teori Uses and Gratifications sebagai landasan analisis. Populasi penelitian adalah pengikut aktif akun Instagram @satuaremania sebanyak kurang lebih 35.000 followers, dengan sampel sebanyak 100 responden yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner daring menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial Instagram @satuaremania memiliki pengaruh signifikan terhadap proses konsolidasi Aremania pasca Tragedi Kanjuruhan. Interaksi melalui fitur unggahan, komentar, likes, dan share mampu meningkatkan solidaritas, partisipasi, serta komunikasi antaranggota Aremania. Selain sebagai media informasi, akun Instagram tersebut juga berfungsi sebagai ruang interaksi sosial dan penguatan identitas kolektif supporter. Kehadiran media sosial menjadi sarana efektif dalam membangun komunikasi yang lebih terorganisir dan mendukung terciptanya konsolidasi komunitas Aremania secara positif di era digital.
REPRESENTASI INTENSIVE MOTHERING PADA TOKOH SOO-AH DALAM FILM BE WITH YOU (2018): ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES Elfrida Kumala Widyadhana; Putri Aisyiyah Rachma Dewi
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana representasi intensive mothering pada tokoh Soo-Ah dalam film Be With You (2018). Ideologi intensive mothering yang dikemukakan Sharon Hays (1996) menempatkan ibu sebagai penanggung jawab utama pengasuhan anak yang bersifat child-centered, labor-intensive, emotionally absorbing, expert-guided, dan financially expensive. Film Korea Selatan dipilih sebagai objek kajian mengingat tingginya konsumsi budaya populer Korea (Hallyu) di Indonesia yang berpotensi memperkuat resonansi ideologi keibuan tersebut dengan konstruksi ibuisme yang telah mengakar dalam masyarakat Indonesia. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dengan pendekatan kualitatif deskriptif serta metode analisis semiotika Roland Barthes yang membedah tanda melalui tiga tahap pemaknaan, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Data primer diperoleh melalui observasi dan dokumentasi terhadap enam adegan terpilih secara purposive sampling yang menampilkan tokoh Soo-Ah, dengan teknik keabsahan data berupa peer debriefing dan analisis data model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari lima ciri intensive mothering menurut Hays, tiga di antaranya terbukti secara konsisten direpresentasikan melalui tokoh Soo-Ah, yaitu child-centered, labor-intensive, dan emotionally absorbing. Ketiga indikator tersebut dibangun secara berlapis melalui elemen sinematik seperti wardrobe, pencahayaan, sudut pengambilan gambar, dan dialog, yang secara kumulatif menaturalisasi pengabdian ibu sebagai identitas utama perempuan, diperkuat oleh penghapusan identitas personal Soo-Ah sejalan dengan konsep the Other dan immanence dari Simone de Beauvoir.
ANALISIS RESEPSI PENGGEMAR GENERASI Z TERHADAP DISKRIMINASI DALAM REALITY SHOW BOYS2PLANET Yasmin Labibah; Tatak Setiadi
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81194

Abstract

Reality show merupakan salah satu produk budaya hallyu yang populer di Indonesia, khususnya pada generasi Z. Salah satu reality show yang populer adalah BOYS2PLANET. Terdapat beberapa perlakuan diskriminasi terhadap trainee China, yang kemudian ramai diperbincangkan di media sosial oleh para penggemar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis resepsi penggemar generasi-z terhadap diskriminasi dalam BOYS2PLANET. Jenis penelitian ini kualitatif dengan metode analisis resepsi, serta pengambilan data dengan wawancara terhadap penggemar generasi-z yang mengikuti BOYS2PLANET. Informan dipilih dengan menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan dalam pemaknaan terhadap diskriminasi dalam BOYS2PLANET. Berdasarkan teori resepsi Stuart Hall, terdapat tujuh informan di posisi negosiasi, enam informan di posisi oposisi, dan belum ditemukan informan pada posisi hegemoni-dominan secara sepenuhnya. Ditemukan juga, bahwasannya masih ada perlakuan tidak adil terhadap trainee asing di acara televisi Korea yang bersifat global. Kesimpulan dari penelitian ini, penggemar generasi Z yang mengikuti BOYS2PLANET tidak bersifat pasif, melainkan secara aktif juga ikut menafsirkan dan mengkritisi diskriminasi dalam BOYS2PLANET sesuai dengan pengalaman pribadi mereka.
ANALISIS KOMUNIKASI MEDIA SOSIAL GEREJA DALAM MEMBANGUN PARTISIPASI MAHASISWA PERANTAU (STUDI KASUS : GEREJA MAWAR SHARON SURABAYA BARAT) David Ferdinand Sitorus; Hasna Nur Lina
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81306

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah cara gereja berkomunikasi dengan jemaatnya, termasuk dalam menjangkau mahasiswa perantau. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi Instagram Gereja Mawar Sharon Surabaya Barat dalam membangun partisipasi mahasiswa perantau menggunakan perspektif Uses and Gratifications Theory. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis isi konten Instagram dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram berfungsi sebagai sumber informasi mengenai ibadah, kegiatan gereja, dan komunitas, sekaligus memberikan dukungan spiritual dan sosial. Meskipun interaksi digital masih cenderung berlangsung satu arah, Instagram berfungsi sebagai pintu awal yang membangun pengetahuan, ketertarikan, dan kesiapan untuk berpartisipasi. Penelitian ini menegaskan pentingnya strategi komunikasi digital gereja yang informatif, relevan, dan adaptif dalam meningkatkan partisipasi jemaat muda.
Pengelolaan Media Sosial Instagram @informasiseputarsemarang Sebagai Homeless Media Dalam Upaya Menjadi Sumber Informasi Warga Eka Maharani; Gilang Gusti Aji
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81313

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah melahirkan fenomena homeless media yakni media alternatif yang beroperasi sepenuhnya melalui platform media sosial tanpa infrastruktur redaksi. Di tengah keterbatasan media arus utama dalam jangkauan informasi hiperlokal yang dibutuhkan masyarakat urban sehari-hari, homeless media hadir mengisi celah tersebut dengan mengandalkan partisipasi aktif komunitas sebagai tulang punggung operasionalnya. Akun Instagram @informasiseputarsemarang merupakan salah satu representasi homeless media yang menarik untuk dikaji karena kemampuannya bertahan dan berkembang meski dikelola secara independen tanpa dukungan institusi formal dengan tipologi konten sesuai kebutuhan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pengelolaan media sosial akun @informasiseputarsemarang sebagai homeless media ditinjau melalui teori 4C Chris Heuer mencakup elemen Context, Communication, Collaboration, dan Connection, menggunakan metode penelitian studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan lima informan yang dipilih secara purposive sampling. Data dianalisis menggunakan teknik triangulasi sumber untuk memastikan keabsahan temuan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akun @informasiseputarsemarang menerapkan pengelolaan media sosial melalui elemen 4C secara konsisten dalam operasional akunnya. Elemen context diwujudkan melalui pengemasan konten berbasis kebutuhan masyarakat dengan bahasa inklusif dan kecepatan penyebaran informasinya. Elemen communication dijalankan melalui praktik listening, responding, dan growing yang aktif dan responsif. Elemen collaboration terwujud melalui tiga lapisan kolaborasi yakni institusi, sesama homeless media, dan warga sebagai kontributor organik. Elemen Connection dibangun melalui keterhubungan yang berkelanjutan antara pengelola dan komunitas. Penerapan keempat elemen ini menjadikan akun @informasiseputarsemarang sebagai media alternatif hiperlokal yang efektif dan berdampak nyata bagi masyarakat Kota Semarang.
AKUN INSTAGRAM @IAMMERATUS SEBAGAI MEDIA EMPLOYER BRANDING MERATUS GROUP DALAM PERSPEKTIF KOMUNIKASI ORGANISASI Surendra Prayoga; Dwi Prasetyo
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akun Instagram @iammeratus sebagai media employer branding Meratus Group dalam perspektif komunikasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi terhadap unggahan akun Instagram @iammeratus selama periode penelitian. Data dianalisis berdasarkan dimensi Employer Attractiveness yang dikemukakan oleh Ambler dan Barrow yang kemudian diinterpretasikan menggunakan Media Richness Theory dan Dual Capacity Model dari Katherine Miller. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akun Instagram @iammeratus dimanfaatkan sebagai media employer branding dengan menampilkan budaya organisasi, aktivitas perusahaan, pengembangan karyawan, dan lingkungan kerja Meratus Group. Seluruh dimensi Employer Attractiveness ditemukan dalam konten yang dianalisis, dengan Social Value sebagai dimensi yang paling dominan. Selain itu, Instagram memiliki kemampuan menyampaikan informasi secara efektif melalui berbagai format konten sekaligus membangun hubungan dengan audiens melalui penyajian interaksi dan keterlibatan karyawan. Dengan demikian, akun Instagram @iammeratus berperan sebagai media komunikasi organisasi yang efektif dalam membangun employer branding Meratus Group.
KONSTRUKSI WACANA KEBERLANJUTAN DALAM KAMPANYE UPCYCLING INDUSTRI MUSIK DI AKUN INSTAGRAM @MATTERS.PROJECT Intan Della Puspita; Ade Firmannandya
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81315

Abstract

Tingginya volume limbah yang dihasilkan dalam penyelenggaraan konser musik massal mendorong aktor-aktor industri hiburan untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana kampanye keberlanjutan dan edukasi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi wacana keberlanjutan yang dibangun melalui kampanye upcycling pada akun Instagram @matters.project selama rangkaian konser tur Feast "Membangun & Menghancurkan". Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivisme, serta metode analisis wacana Teun A. van Dijk yang berfokus pada dimensi teks mencakup struktur makro, superstruktur, dan struktur mikro pada teks kampanye. Hasil penelitian menunjukkan bahwa @matters.project mengonstruksi wacana keberlanjutan melalui penggabungan strategi tekstual dan visual yang mencakup narasi transformasi limbah menjadi produk bernilai, legitimasi melalui data dan kolaborasi, framing industri musik sebagai agen solusi, serta pelibatan audiens sebagai partisipan dalam praktik keberlanjutan. Konstruksi tersebut membentuk realitas sosial yang memaknai keberlanjutan sebagai praktik pengolahan kreatif limbah pascakonser. Pada akhirnya, kampanye ini menunjukkan bahwa media sosial tidak hanya menjadi sarana penyampaian pesan keberlanjutan, tetapi juga berperan dalam membentuk representasi realitas yang lebih ditonjolkan serta memengaruhi cara audiens memahami isu tersebut. Kata Kunci: Konstruksi Wacana, Kampanye Keberlanjutan, Upcycling, Industri Musik, Teun A. van Dijk.
ANALISIS PERSEPSI GEN Z TERHADAP TAGLINE NEVER JUST ONE THING DALAM KAMPANYE COLORBOX DI INSTAGRAM Anindya Riandhita; Dwi Prasetyo
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis resepsi Generasi Z terhadap pesan Never Just One Thing dalam kampanye Colorbox di Instagram menggunakan teori encoding-decoding Stuart Hall. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis resepsi dalam paradigma konstruktivisme. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap delapan informan Generasi Z perempuan berusia 19–27 tahun yang aktif menggunakan Instagram dan mengetahui kampanye Never Just One Thing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh informan memaknai pesan Never Just One Thing sebagai representasi keberagaman identitas, yaitu bahwa seseorang tidak dapat dibatasi hanya oleh satu peran, karakter, maupun gaya. Pesan tersebut dinilai relevan dengan karakter Generasi Z yang cenderung mengeksplorasi berbagai identitas dan mengekspresikan diri melalui media sosial. Analisis resepsi menunjukkan bahwa informan menempati posisi resepsi yang beragam, dengan mayoritas berada pada posisi negosiasi, sementara sebagian lainnya berada pada posisi dominan dan oposisi. Perbedaan pemaknaan dipengaruhi oleh pengalaman pribadi, realitas sosial, persepsi terhadap autentisitas dan inklusivitas brand, serta kesadaran terhadap dimensi komersial kampanye. Temuan ini menunjukkan bahwa Generasi Z merupakan audiens aktif yang secara kritis mengonstruksi makna pesan sesuai dengan pengalaman dan konteks sosial yang dimilikinya.
Analisis Pengaruh Komunikasi Pemasaran Provider MyRepublic Terhadap Keputusan Pembelian Paket Internet Bulanan Pada Customer Di Lamongan Fransisco Alexander; Awang Dharmawan
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81326

Abstract

Perkembangan penggunaan internet di Indonesia yang terus meningkat mendorong persaingan antar penyedia layanan internet untuk menerapkan strategi komunikasi pemasaran yang efektif guna memengaruhi keputusan pembelian konsumen. MyRepublic sebagai salah satu penyedia layanan internet yang relatif baru di Kabupaten Lamongan mengandalkan berbagai aktivitas komunikasi pemasaran untuk memperkenalkan layanan dan menarik pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh komunikasi pemasaran terhadap keputusan pembelian paket internet bulanan pada pelanggan MyRepublic di Kabupaten Lamongan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah pelanggan aktif MyRepublic di Kabupaten Lamongan. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang ditentukan menggunakan teknik probability sampling dengan metode simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji heteroskedastisitas, uji regresi linear sederhana, uji t, serta koefisien determinasi (R²) dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pemasaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pelanggan MyRepublic di Kabupaten Lamongan. Hasil uji t memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05 (0,000 < 0,05), sehingga hipotesis penelitian diterima. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 3,790 + 0,427X yang menunjukkan bahwa setiap peningkatan komunikasi pemasaran akan meningkatkan keputusan pembelian pelanggan. Nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,977 menunjukkan hubungan yang sangat kuat antara kedua variabel, sedangkan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,955 mengindikasikan bahwa komunikasi pemasaran mampu menjelaskan 95,5% variasi keputusan pembelian pelanggan, sementara sisanya sebesar 4,5% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.