cover
Contact Name
Muhammad Zeki
Contact Email
jis.industri@gmail.com
Phone
+6282362981984
Journal Mail Official
jis.industri@gmail.com
Editorial Address
Universitas Samudra Jl, Prof. Dr. Syarief Thayeb, Meurandeh Langsa Lama, Langsa City, Aceh 24354 Hp.082362981984
Location
Kota langsa,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Industri Samudra
Published by Universitas Samudra
ISSN : -     EISSN : 27977730     DOI : https://doi.org/10.55377/jis.v5i1
Fokus Jurnal ini adalah Teknik Industri tetapi tidak terbatas pada aspek Desain dan Pengukuran Kerja, Penelitian dan Analisis Operasi, Analisis Ekonomi Teknik, Teknik Fasilitas dan Manajemen Energi, Rekayasa Kualitas & Realibilitas, Faktor Ergonomi dan Manusia, Teknik dan Manajemen Operasi, Manajemen Rantai Pasokan, Teknik Manajemen, Keselamatan, Rekayasa Informasi, Desain dan Pengembangan Produk, dan Desain dan Rekayasa Sistem.
Articles 65 Documents
Analisis Kebisingan Pada Carnel Station Untuk Meningkatkan Kenyamanan Bekerja Pt.Anugrah Fajar Rezeki Furqan, Furqan; Andriani, Meri
Jurnal Industri Samudra Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Industri Samudra
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jis.v4i2.11503

Abstract

Noise in the industrial work environment is one of the risk factors that can affect worker comfort and productivity. This study aims to analyze the level of disturbance at the Carnel Station at PT. Anugrah Fajar Rezeki in order to improve comfort and work safety. The methodology used includes measuring the intensity of disturbance using a Sound Level Meter (SLM) at several strategic points during factory operating hours. The data obtained are analyzed based on the applicable threshold value (NAB) standards and the maximum exposure time to disturbance is calculated using the NIOSH (National Institute for Occupational Safety and Health) formula. The results of the study indicate that the level of disturbance at several points exceeds the established NAB, potentially disrupting worker comfort and health. Therefore, it is recommended to use personal protective equipment such as earplugs and earmuffs, as well as the implementation of a work rotation system to minimize exposure to disturbances on an ongoing basis. The implementation of this recommendation is expected to create a safer and more comfortable work environment for workers.
Optimasi Pengendalian Persediaan Produk Sabun Batang Dengan Metode Min-Max Di PT. Jampalan Baru Asahan Meutia, Sri; Fatimah, Fatimah; Susanti, Sartini; Akmal, Syarifah
Jurnal Industri Samudra Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Industri Samudra
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jis.v6i1.11516

Abstract

PT. Jampalan Baru merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang industri sabun. Permasalahan pada perusahaan adalah kelebihan persediaan produk sabun batang (over stock). Over stock pada PT. Jampalan Baru disebabkan oleh faktor produksi yang dilakukan secara terus menerus sehingga persediaan produk sabun batang menumpuk digudang dan menyebabkan kelebihan persediaan. Permasalahan tersebut menuntut perusahaan untuk mempunyai sistem pengelolaan persediaan yang baik agar persediaan sabun tidak kelebihan dan tetap optimal. Penelitian ini bertujuan mendapatkan sebuah model untuk perusahaan dalam melakukan perencanaan produksi dan pengendalian persediaan produk sabun batang di PT. Jampalan Baru Asahan. Metode yang dapat digunakan yaitu Metode Min-Max. Metode Min-Max merupakan metode pengendalian persediaan yang didasarkan atas asumsi bahwa apabila persediaan telah melewati batas-batas minimum dan mendekati batas dari persediaan pengaman, maka harus dilakukan produksi kembali, terdapat 2 batas dalam metode persediaan Min–Max, yaitu batas minimum level produksi kembali dan batas maksimum sebagai batas maksimal perusahaan untuk memenuhi kebutuhan persediaan produk. Hasil dari perhitungan untuk perencanaan pengendalian persediaan pada produk sabun batang PKS Kuning didapatkan safety stock sebanyak 2.691 Pack, minimum stock sebanyak 14.352 Pack, maximum stock sebanyak 26.013 Pack, jumlah produksi sebesar 23.322 Pack, titik produksi kembali sebesar 14.352 Pack dan frekuensi produksi dalam setahun sebanyak 26 kali atau 14 hari sekali. Untuk produk sabun batang Bintang Hijau didapatkan safety stock sebanyak 1.296 Pack, minimum stock sebanyak 4.784 Pack, maximum stock sebanyak 8.272 Pack, jumlah produksi sebesar 6.977 Pack, titik produksi kembali sebesar 4.784 Pack dan frekuensi produksi dalam setahun sebanyak 26 kali atau 14 hari sekali.
Analisis Risiko Untuk Meminimalkan Kecelakaan Kerja Pada Area Produksi Kopi Di Ud. Dolly Desa Siundol Manora, Elsa; Syarifuddin; Erliana, Cut Ita
Jurnal Industri Samudra Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Industri Samudra
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jis.v6i1.12535

Abstract

Kecelakaan kerja di area produksi kopi sering terjadi akibat penggunaan alat manual yang tidak sesuai dengan standar keselamatan. Hal ini menimbulkan risiko kesehatan dan keselamatan bagi pekerja. Usaha Dagang (UD) XYZ, yang beroperasi di Desa Siundol, Kabupaten Padang Lawas, mengalami berbagai kecelakaan kerja seperti luka pada kaki sebanyak 9 kali, luka bakar pada tangan sebanyak 10 kali, luka bakar pada kaki sebanyak 22 kali, tangan terjepit sebanyak 7 kali, batuk-batuk, mata merah dan paparan kebisingan terjadi setiap hari dalam proses produksinya selama periode 2022-2024. Tingginya insiden kecelakaan kerja di UD. XYZ menyoroti pentingnya peningkatan praktik manajemen risiko untuk menyediakan tempat kerja yang aman. Dengan menggunakan pendekatan Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko (HIRA), penelitian ini bertujuan untuk memeriksa risiko kecelakaan kerja di Elsa Manora dan mengusulkan saran pengendalian untuk mengurangi risiko tersebut. Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari campuran sumber primer, seperti wawancara, observasi, dan dokumentasi, dan sumber sekunder, seperti tinjauan pustaka. Dengan menggunakan matriks risiko, kita dapat menentukan tingkat keseriusan dan kemungkinan potensi bahaya. Alat tambahan untuk memeriksa prosedur kerja yang lebih aman adalah teknik Analisis Keselamatan Kerja (JSA). Pendekatan HIRA memilah bahaya menurut matriks, yang menampilkan dua kategori peringkat risiko: tinggi (hingga 4 dari 67%) dan sedang (hingga 2 dari 33%). Akibatnya, kita harus segera bertindak. Sejumlah saran untuk peningkatan didasarkan pada hierarki pengendalian risiko, yang mencakup tindakan seperti penggunaan APD, pengendalian teknik, pengendalian administratif, dan penggantian bahaya. Disarankan agar UD.XYZ mengimplementasikan rekomendasi hasil penelitian ini untuk menurunkan angka kecelakaan kerja. Selain itu, pelatihan keselamatan kerja yang intensif bagi pekerja perlu dilakukan, diikuti dengan pemantauan berkala untuk memastikan keberlanjutan penerapan standar keselamatan
Analisis Total Productive Maintenance (TPM) Pada Mesin X Dan Mengidentifikasi Six Big Losses Di Pabrik NPK PT XYZ Syarifuddin, Syarifuddin; Damayanti, Alfina; Amri, Amri; Zeki, Muhammad
Jurnal Industri Samudra Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Industri Samudra
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jis.v6i1.12719

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produksi pupuk, terletak di wilayah Provinsi Aceh, Indonesia. Perusahaan ini sudah menerapkan pilar-pilar Total Productive Maintenance (TPM) guna untuk mengurangi kerusakan mesin dan memastikan proses produksi dapat berjalan dengan lancar. Namun proses produksi di pabrik NPK masing sering terjadi kerusakan mesin, khususnya kerusakan pada mesin X. Pada tahun 2024 downtime yang terjadi di mesin X melebihi allowance yang sudah ditetapkan, hal ini berdampak pada tidak tercapainya target produksi sebesar 83.290 ton. Dari permasalahan tersebut didapat nilai OEE pada mesin X tahun 2024 adalah sebesar 78,58%. Nilai OEE sudah berada di atas batas wajar namun harus ditingkatkan ke standar dunia yaitu 85%. Kemudian dari hasil penelitian didapat losses yang paling tinggi dari six big losses di mesin X yaitu idle and minor stoppage yaitu sebesar 52,06% dari rata-rata six big losses. Selanjutnya dari analisis hubungan keterkaitan six big losses dengan pilar-pilar TPM, didapat usulan rekomendasi perbaikan pada 4 pilar TPM yaitu pilar autonomous maintenance, pilar planned maintenance, pilar training and education dan pilar focused improvement.
Analisis Strategi Pemasaran Coffee Shop Loja, Kota Sangatta, Kutai Timur Dengan Metode Swot Analysis Pawitra, Theresia; Rice Mellolo, Peslianti; Widada, Dharma
Jurnal Industri Samudra Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Industri Samudra
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jis.v6i1.12730

Abstract

Loja Coffee Shop in Sangatta, East Kutai, has experienced sales fluctuations due to new competitors. Identification results revealed 10 internal and 10 external factors, with an IFE score of 2.781 and an EFE score of 2.48. A CPM analysis showed Loja’s advantage over De’Atake Cafe. A customer questionnaire yielded a score of 24.37. The IE Matrix suggests a hold-and-maintain strategy. The SWOT analysis produced SO, ST, WO, and WT strategies, with priorities on market expansion, market growth improvement, and profit maximization. The expansion strategy involves opening new branches or franchises in potential locations. Other strategies include partnerships with the government, growth in online markets, digital payments, and social media promotions. To maximize profits, Loja can implement upselling, holiday discounts, and bundle offers. Maintaining flavor quality is also essential as a key differentiator.
Identifikasi Waste Dan Peningkatan Efisiensi Produksi Di IKM Kerupuk Kulit di Kota Padang Taufik, Taufik; Wahyuni Fitri, Riri; Fithri, Prima; Meuthia, Yumi; Alfadhlani, Alfadhlani
Jurnal Industri Samudra Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Industri Samudra
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jis.v6i1.12758

Abstract

IKM Kerupuk Kulit Anak Abak merupakan produsen yang bergerak pada pengolahan kerupuk kulit di Kota Padang. IKM Kerupuk Kulit Anak Abak selama ini belum memperhatikan pemborosan yang terjadi selama proses produksi berlangsung. Hasil observasi di lokasi produksi menunjukkan adanya pemborosan berupa defect, waiting, transportation, motion, dan overprocessing. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis waste, faktor penyebabnya, serta memberikan usulan perbaikan untuk mengurangi pemborosan dalam proses produksi kerupuk kulit di IKM Kerupuk Kulit Anak Abak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini di antaranya Value Stream Mapping (VSM), Waste Relationship Matrix (WRM), Waste Assessment Questionnaire (WAQ), Value Stream Mapping Tools (VALSAT), dan fishbone diagram. Penelitian ini diharapkan mampu mengurangi waste yang ada sehingga efisiensi meningkat. Berdasarkan current value state stream mapping yang telah dilakukan diperoleh nilai Process Cycle Efficiency (PCE) sebesar 65,11%. Berdasarkan pengolahan data yang digunakan menggunakan Waste Assessment Model (WAM), diperoleh persentase pemborosan tertinggi berupa defect sebesar 20,54%. Hasil analisis dengan PAM menunjukkan bahwa aktivitas value added sebesar 42,42%, aktivitas yang termasuk kategori necessary but non value added sebesar 48,48%, dan non value added sebesar 9,09%. Untuk mengidentifikasi penyebab pemborosan dari berbagai aspek, digunakan Fishbone Diagram. Setelah diketahui faktor-faktor penyebabnya, dirumuskan beberapa usulan perbaikan, antara lain mengganti metode pengeringan menggunakan mesin pengering, penyusunan standar prosedur kerja (SOP), penataan ulang tata letak produksi, penggantian metode pengemasan dengan alat impulse sealer, penggunaan mesin peniris minyak, perbaikan tat letak, serta pengadaan alat bantu material handling. Aspek ekonomi usulan perbaikan menggunakan 2 alternatif harga. Berdasarkan Future State Value Stream Mapping (FSVSM), implementasi usulan tersebut mampu meningkatkan nilai Process Cycle Efficiency (PCE) proses produksi IKM Kerupuk Kulit Anak Abak menjadi 96,82% dengan usulan alternatif 1. Terakhir, dilakukan perhitungan biaya payback period dan diperoleh waktu pengembalian modal selama 2,4 bulan
Analisis Termal Pada Ruang Sekitar Boiler PT. XYZ Gusriani, Moro Seneng; Nadia, Yusri
Jurnal Industri Samudra Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Industri Samudra
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi termal pada ruang produksi boiler PT. XYZ yang berpotensi mempengaruhi kenyamanan dan kesehatan pekerja. Suhu lingkungan kerja yang tinggi dapat menimbulkan ketidaknyamanan, menurunkan produktivitas, dan berisiko terhadap kesehatan pekerja. Penelitian ini menggunakan metode pengukuran suhu lingkungan kerja berdasarkan SNI-16-7061-2004 pada tiga titik area kerja yaitu mainhole boiler, upper conveyor belting, dan screw silo conveyor. Data hasil pengukuran meliputi suhu udara, suhu radiasi, kelembaban relatif, dan kecepatan udara. Analisis dilakukan dengan menghitung nilai Heat Stress Index (HSI), Predicted Mean Vote (PMV), dan Predicted Percentage of Dissatisfied (PPD). Hasil penelitian menunjukkan nilai Heat Stress Index (HSI) sebesar 128%, 153%, 139%, 124%, 140%, 131%, 112%, 124%, 115%. Hasil yang diperoleh menunjukkan nilai HSI > 100 dimana batas waktu paparan panas dapat meningkatkan suhu tubuh pada bagian dalam. Sehingga pekerja merasa gerah dengan lingkungan kerja yang panas dan dapat meningkatkan stres akibat suhu yang tinggi. Nilai PMV mencapai 3,2 yang menunjukkan lingkungan kerja sangat panas, sedangkan nilai PPD sebesar 49% menunjukkan hampir separuh pekerja tidak puas dengan kondisi termal pada area kerja. Faktor utama penyebab kondisi termal yang tidak nyaman ini adalah kurangnya sirkulasi udara, penggunaan atap seng yang menyerap panas, dan warna dinding abu-abu yang secara psikologis memberikan kesan panas. Berdasarkan hasil temuan tersebut, disarankan untuk memperbaiki sirkulasi udara dengan memasang sistem ventilasi atau pendingin ruangan, memilih material atap yang lebih memantulkan panas, dan mengaplikasikan warna dinding yang lebih netral untuk meningkatkan kenyamanan termal. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami pengaruh lingkungan termal terhadap kenyamanan dan kesehatan pekerja, serta menjadi acuan bagi perusahaan dalam meningkatkan kondisi lingkungan kerja yang lebih ergonomis.
Analisis Risiko Text Next Syndrome Pada Pemain Game Smartphone (Studi Kasus : Mahasiswa Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Mulawarman) Ikhwanudin, Aditiya; Pawitra, Theresia Amelia
Jurnal Industri Samudra Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Industri Samudra
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jis.v6i2.13194

Abstract

The use of smartphones for gaming among university students is increasing and often carried out for long durations with poor ergonomic posture. This condition has the potential to cause musculoskeletal disorders, one of which is Text Neck Syndrome (TNS), characterized by neck pain and disability due to excessive forward head flexion. This study aimed to analyze the risk of TNS among Industrial Engineering students at Mulawarman University who play smartphone games and to identify the relationship between screen time and playing posture with the level of neck disability. This research employed a quantitative design with a descriptive analytic approach. The study population consisted of 265 active students from the 2020–2024 cohorts. The sample was determined using purposive sampling, and 50 respondents who met the inclusion criteria were selected. Data were collected using the Neck Disability Index (NDI). Data analysis was performed descriptively and with the Spearman Rank test to examine the relationship between screen time, playing posture, and NDI scores. The results showed that most respondents experienced mild disability (34%), followed by moderate disability (26%), no disability (18%), severe disability (12%), and very severe disability (10%). Respondents with >5 hours of screen time per day had a higher proportion of moderate to severe disability. Moreover, students who played in a cross-legged sitting posture were more likely to experience moderate to very severe disability (63%) compared to those who played while sitting on a chair (44%). In conclusion, university students who play smartphone games are at risk of developing TNS with varying levels of disability, particularly those with longer screen time and cross-legged posture.
Analisis Dan Desain Mesin Moving Floor Menggunakan Macroergonomic Analysis And Design Puspita Sari, Fina; Dewiyana, Dewiyana; Nurmalawati, Nurmalawati
Jurnal Industri Samudra Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Industri Samudra
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jis.v6i2.11452

Abstract

Analisis dan perancangan mesin moving floor di PT. Perkasa Subur Sakti, khususnya pada unit Boiler yang sebelumnyamenggunakan sistem pengisian bahan bakar secara manual.Permasalahan utama yang diangkat adalah tingginya beban kerjamanual yang dapat berdampak pada efisiensi operasional sertakeselamatan kerja. Untuk menjawab tantangan ini, digunakanpendekatan Macroergonomic Analysis and Design (MEAD) sebagaimetode perancangan sistem yang mempertimbangkan interaksimanusia, teknologi, dan organisasi secara holistik. Metode ini diawalidengan pengumpulan data melalui observasi langsung dan penyebarankuesioner Standard Nordic Questionnaire (SNQ) untukmengidentifikasi keluhan musculoskeletal dari para pekerja. Selanjutnya dilakukan analisis varian dan evaluasi peran kerja sertaperancangan ulang sistem menggunakan pendekatan iteratif. Hasil perancangan menunjukkan bahwa implementasi mesin moving floordapat secara signifikan mengurangi beban fisik pekerja dan meningkatkan efisiensi proses pengisian bahan bakar boiler.Denganadanya rancangan mesin ini, perusahaan tidak hanya mampumeningkatkan produktivitas, namun juga menciptakan lingkungan kerjayang lebih ergonomis dan aman. Studi ini diharapkan dapat menjadireferensi bagi pengembangan teknologi serupa di sektor industri kelapasawit lainnya yang menghadapi tantangan serupa dalam pengelolaantenaga kerja manual.
Analisis Kelayakan Mesin Ripple Mill dengan menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness di PT Socfindo Kebun Sei Liput Liza, Siti; Nurmalawati, Nurmalawati
Jurnal Industri Samudra Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Industri Samudra
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jis.v6i2.11915

Abstract

Mesin Ripple Mill merupakan komponen penting dalam proses pengolahan inti kelapa sawit (kernel) di industri kelapa sawit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan operasional mesin Ripple Mill di PT. Socfindo Kebun Sei Liput. Metode yang digunakan adalah Overall Equipment Effectiveness (OEE) menilai efektivitas mesin melalui tiga komponen utama, yaitu Rasio Ketersediaan (Availability Ratio), Efisiensi Kinerja (Performance Efficiency), dan Rasio Kualitas (Quality Ratio). Hasil perhitungan menunjukkan bahwa nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE) mesin Ripple Mill masih berada di atas standar internasional sebesar 100%, dengan nilai Availability sebesar 99,7%, nilai Performance sebesar 100% , dan nilai Quality sebesar 100%. Kesimpulan, mesin Ripple Mill pada PT Socfindo Kebun Sei Liput layak untuk digunakan, Hasil nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE) berada di atas standar internasional.