cover
Contact Name
Milya Novera
Contact Email
milyanovera@fpk.unp.ac.id
Phone
+6281363769572
Journal Mail Official
milyanovera@fpk.unp.ac.id
Editorial Address
https://jkem.ppj.unp.ac.id/index.php/jkem/about/editorialTeam
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Medika
ISSN : -     EISSN : 29635691     DOI : https://doi.org/10.24036/jkem.v2i1.52
Core Subject : Health,
The Jurnal Keperawatan Medika (JKeM) is a peer review and open-access journal which publishes scientific works in nursing fields. This journal was established in 2022 and developed by the Nursing Department, Faculty of Psychology and Health, Universitas Negeri Padang (Padang State University), Indonesia. JKeM covers all nursing areas including Medical Surgical Nursing and Adult Nursing Care (covering the systems in the human body, such as the respiratory system, cardiovascular system, etc), Maternity Nursing (Newborn and women’s health care), Pediatric Nursing, Family and Community Nursing, Geriatric Nursing, Mental Health and Psychiatric Nursing and Nursing Management.
Articles 101 Documents
Asuhan Keperawatan Lansia Pada Tn. S Dengan Hipertensi Fadillah, Resi; Dewi, Sandra; Hasmita; Armaita
Jurnal Keperawatan Medika Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v3i2.208

Abstract

Menurut data WHO tahun 2020, hipertensi menyerang 22% penduduk dunia dan merupakan faktor risiko utama penyakit kardiovaskuler seperti serangan jantung, gagal ginjal, dan stroke. Faktor risiko hipertensi terbagi menjadi dua: yang tidak dapat diubah (usia, jenis kelamin, genetik) dan yang dapat diubah (merokok, pola makan tidak sehat, kurang aktivitas, stres, obesitas, konsumsi alkohol). Penelitian ini bertujuan memberikan asuhan keperawatan pada lansia dengan hipertensi di Puskesmas Kurai Taji, Kota Pariaman, dari 26 Februari hingga 2 Maret 2024. Diagnosis pasien mencakup nyeri akut, intoleransi aktivitas, dan manajemen kesehatan yang tidak efektif. Intervensi meliputi farmakologi (obat) dan nonfarmakologi (relaksasi napas, istirahat bertahap, edukasi kesehatan). Evaluasi menunjukkan perbaikan tekanan darah, pengurangan nyeri, peningkatan kemampuan aktivitas, dan kesehatan umum. Pasien dianjurkan untuk mengelola nyeri, menjaga pola hidup sehat, dan rutin memeriksa tekanan darah.
Studi kasus pada pasien Post Sectio Caesarea dengan Indikasi Epilepsi Fitri, Aida; Zaiyana, Rya; Halifah, Elka
Jurnal Keperawatan Medika Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v3i2.209

Abstract

Suatu Studi Kasus: Penerapan Art Therapy: Menggambar pada Pasien Halusinasi Pendengaran Martina, Martina; Syakhira, Annisa; Dineva R, Farah
Jurnal Keperawatan Medika Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v3i2.211

Abstract

Halusinasi merupakan gejala positif yang terjadi pada skizofrenia. Halusinasi yang paling umum adalah halusinasi pendengaran dengan tanda dan gejala seperti menarik diri, tertawa sendiri, duduk terpaku, bergumam sendiri, mendengar suara bisikan yang tidak ada, gelisah, dan sering marah secara tiba-tiba. Studi kasus ini bertujuan untuk melakukan asuhan keperawatan secara menyeluruh melalui strategi keperawatan dan pendekatan Art Therapy: Menggambar di Rumah Sakit Jiwa Aceh. Strategi pelaksanaan dan pendekatan Art Therapy: Menggambar diberikan selama lima hari. Hasil studi kasus ini didapatkan adanya penurunan tanda dan gejala halusinasi berupa penurunan intensitas suara menjadi 1 kali sehari dan pasien mampu mengontrol halusinasinya. Kesimpulan dari studi kasus ini adalah pemberian strategi pelaksanaan dan pendekatan Art Therapy: Menggambar mampu menurunkan tanda dan gejala halusinasi. Diharapkan perawat Rumah Sakit Jiwa Aceh dapat memberikan asuhan keperawatan dengan modifikasi strategi pelaksanaan dan Art Therapy: Menggambar pada pasien halusinasi sehingga dapat mengoptimalkan proses pemulihan pada pasien.
Penerapan Terapi Dzikir Pada Pasien Halusinasi Pendengaran: Suatu Studi Kasus Aiyub, Aiyub; Rasul, Fatta Maulida; Alfiandi, Rudi
Jurnal Keperawatan Medika Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v3i2.212

Abstract

Salah satu gejala positif yang sering dialami pasien skizofrenia adalah halusinasi. Halusinasi merupakan keadaan individu yang mengalami perubahan pola dan jumlah rangsangan yang dimulai secara internal atau eksternal di sekitarnya dengan pengurangan, pembesaran, distorsi, atau ketidaknormalan respon terhadap setiap rangsangan. Halusinasi yang tidak ditangani dengan baik dapat menimbulkan berbagai dampak seperti terjadinya perilaku kekerasan, isolasi sosial, harga diri rendah dan defisit perawatan diri. Studi kasus ini bertujuan mengetahui asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan persepsi sensori: halusinasi. Metode yang digunakan adalah studi kasus melalui penerapan terapi generalis (SP) dan terapi dzikir sebagai terapi alternatif selama 7 hari yang terdiri dari 7 pertemuan, yang dilakukan dengan durasi 10-20 menit setiap pertemuan. Sampel yang digunakan dalam studi kasus ini terdiri dari satu orang pasien dengan halusinasi pendengaran yang dirawat di Rumah Sakit Jiwa Aceh. Hasil studi kasus ini didapatkan bahwa setelah menerapkan terapi generalis (SP) dan terapi dzikir terdapat penurunan frekuensi halusinasi yang sebelumnya muncul 4-5 kali dalam sehari dengan durasi 15-20 menit, menjadi satu kali dalam sehari dengan durasi 5 menit . Kesimpulan dari studi kasus ini adalah kombinasi terapi generanalis (SP) dan terapi dzikir mampu menurunkan frekuensi halusinasi pendengaran pada pasien dan membuat pasien merasa lebih tenang. Harapannya kepada pihak Rumah Sakit Jiwa Aceh dapat menerapkan dan menjadikan terapi dzikir sebagai program rutin yang dapat diterapkan di ruangan sebagai upaya yang untuk mengurangi gejala halusinasi pendengaran.
Pemberian Terapi Teknik Relaksasi Napas Dalam Pada Pasien Dengan Chronic Kidney Disease Sundari, Febrina; Handayani, Reska; Gusni, Jufrika; Sari, Putri Minas
Jurnal Keperawatan Medika Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v3i2.214

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO), Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan penyakit dengan prevalensi yang terus meningkat setiap tahunnya. Dari data 10 penyakit terbanyak di RSUP Dr. M. Djamil Padang, Chronic Kidney Disease (CKD) menempati urutan ke-3 dengan jumlah kasus sebanyak 543 kasus pada tahun 2023 dan merupakan penyakit dengan urutan ke-4 di ruang rawat inap interne RSUP Dr. M. Djamil pada tahun 2023 dengan jumlah kasus sebanyak 166 kasus. Chronic Kidney Disease (CKD) adalah kelainan pada ginjal yang terjadi akibat kelainan fungsi atau struktur ginjal, terganggunya kemampuan tubuh dalam mempertahankan metabolisme sehingga menyebabkan uremia. Tujuan studi kasus ini untuk menganalisa dan mengaplikasikan asuhan keperawatan pada pasien dengan Chronic Kidney Disease (CKD) meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi, evaluasi, dan dokumentasi. Metode penelitian yang digunakan dalam Karya Tulis Ilmiah ini yaitu menggunakan metode studi kasus yang dilakukan di Ruang Rawat Inap Interne Pria Wing A RSUP Dr. M. Djamil Padang pada Tanggal 01-05 Maret 2024 pada 1 orang pasien. Diagnosa keperawatan yang ditemukan pada Tn. M yaitu pola napas tidak efektif, perfusi perifer tidak efektif, nyeri akut, hipervolemia, nausea, dan risiko ketidakseimbangan cairan. Intervensi dijabarkan dan evaluasi hasil didapatkan dari implementasi yang dilakukan. Disimpulkan dari diagnosa keperawatan yang didapatkan pada Tn. M 4 masalah teratasi yakni diagnosa pola napas tidak efektif, nyeri akut, nausea, dan risiko ketidakseimbangan cairan dan 2 masalah teratasi sebagian yakni hipervolemia dan perfusi perifer tidak efektif. Dengan ini diharapkan hasil studi kasus ini dijadikan sumber informasi dan pegetahuan bagi pasien maupun keluarga pasien tentang penyakit Chronic Kidney Disease (CKD) sehingga klien dan keluarga dapat mengetahui berbagai resiko yang terjadi serta pengobatan yang mungkin didapatkan.
Asuhan Keperawatan Pada pasien Ny Y Dengan DM Tipe II Sopia, Sopia Rahma Sari; Asman, Aulia
Jurnal Keperawatan Medika Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v3i2.251

Abstract

         Menurut World Health Organization (WHO), empat jenis penyakit tidak menular adalah penyakit kardiovaskular (penyakit jantung koroner dan stroke), kanker, penyakit pernafasan kronis (asma dan penyakit paru obstruksi kronis), dan Diabetes Melitus (Depkes RI dalam Izati, 2018), Diabetes Melitus (DM) atau sering disebut sebagai penyakit kencing manis merupakan penyakit kronis yang disebabkan ketidakmampuan organ pankreas memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup. Tujuan KTI ini untuk melaksanakan asuhan keperawatan langsung dan komprehensif pada pasien dengan DM. KTI yang digunakan adalah studi kasus yang meliputi pengkajian, diagnosis, interversi, implementasi, evaluasi, dan dokumentasi keperawatan. Penelitian ini dilakukan di Ruang Rawat Inap Interne RSUD Pariaman dari tanggal 23 sampai dengan 27 Februari 2024. KTI ini adalah pasien yang mengalami penyakit Diabetes Mellitus yang berjumlah satu orang. Setelah dilakukan pengkajian muncul diagnosa keperawatan yaitu : Ketidakstabilan kadar glukosa darah,defisit nutrisi dan Gangguan integritas kulit. Intervensi yang dilakukan Manajemen Hiperglikemia, manajemen energi, edukasi kesehatan. Kesimpulan didapatkan selama 5 hari implementasi dan evaluasi didapatkan semua masalah yang timbul teratasi. Diharapkan pasien dan keluarga dapat memberikan perawatan dan mampu menjaga pola makan atau diet dan gaya hidup pasein dengan diabetes melitus sehingga setiap anggota keluarga lain dapat terhindar dari penyakit. Peran perawat sebagai edukator sangat penting dalam upaya mendukung keberhasilan perilaku perawatan diri bagi pasien diabetes melitus                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           
Asuhan Keperawatan Jiwa pada Tn. H dengan Harga Diri Rendah Santia, Dini; Miswarti
Jurnal Keperawatan Medika Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v3i2.264

Abstract

Asuhan Keperawatan Medikal Bedah Pada Pasien Tn A dengan Tuberculosis Suci Ananda, Bitri; Gusni, Jufrika; Marni, Linda; Ajani, Anggra Trisna
Jurnal Keperawatan Medika Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v3i2.265

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberkulosis yang menempati salah satu posisi dalam sepuluh penyebab kematian tertinggi di seluruh dunia. Terdapat sekitar 10 juta kasus TB Paru, dimana usia produktif 25-35 tahun menjadi rentan paling tinggi. Indonesia menduduki peringkat kedua setelah India dengan jumlah kasus mencapai 978 ribu dan angka kematian sebanyak 93 ribu per tahun. Berdasarkan pengambilan data awal pada tanggal 17 februari 2024 di RSUD Pariaman menunjukkan bahwa TB masuk dalam tiga penyakit terbanyak di ruang inap paru. Tujuan penelitian ini yaitu melaksanakan penerapan asuhan keperawatan pada Tn.A dengan tuberculosis paru diruang inap paru RSUD Pariaman 3- 7 Maret 2024. Hasil penelitian didapatkan diagnosis keperawatan mencakup pola napas tidak efektif, defisit nutrisi, dan gangguan pola tidur dengan hasil evaluasi deficit nutrisi dan gangguan pola tidur teratasi namun pola nafas tidak efektif belum teratasi. Penelitian ini diharapkan dapat membantu pasien dan keluarga memahami perawatan serta pencegahan TB, sementara itu, memperluas pemahaman perawat dan lembaga rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan yang efektif. Kata kunci : Asuhan keperawatan, Tuberkulosis
Asuhan Keperawatan Jiwa Pada Tn I Dengan Halusinasi Pendengaran rzzy mlftna; Sari, Dwi Happy Anggia; Sinthania , Debby; Afnuhazi, Ridhyalla
Jurnal Keperawatan Medika Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v3i2.266

Abstract

ABSTRAK Halusinasi merupakan gangguan jiwa dimana pasien mengalami gangguan persepsi sensori, timbulnya sensasi palsu berupa suara, rasa, sentuhan, penglihatan, atau penciuman. Menurut data (WHO, 2022) menunjukkan bahwa teradapat sekitar 24 juta orang atau 1 dari 300 orang di seluruh dunia yang mengalami skizofrenia. Kota Padang urutan pertama dari 19 kabupaten/kota di Sumatera Barat yaitu sebanyak 50.557 orang. Berdasarkan data yang di dapatkan di Rumah Sakit Jiwa RSJ Prof. H.B. Sa’anin Padang, tahun 2023 pasien halusinasi meningkat menjadi 6.354 orang. Tujuan penelitian yaitu mampu melaksanakan Asuhan Keperawatan Jiwa dengan halusinasi pendengaran Di RSJ Prof. Hb. Sa’anin Padang tahun 2024. Sampel yang di ambil pasien Tn.I usia 32 Tahun, asuhan keperawatan dilaksanankan februari - maret 2024 kegiatan meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Asuhan Keperawatan dilaksanakan selama 6 hari hasilnya pasien mampu mengontrol halusinasi secara mandiri dan tanda gejala halusinasi menurun. Setelah dilakukan intervensi keperawatan manajemen halusinasi, kondisi pasien menjadi lebih baik dengan hasil evaluasi tanda dan gejala pasien halusinasi cukup menurun. Kata Kunci : Asuhan Keperawatan Jiwa, Halusinasi Pendengaran ABSTRACT Hallucinations are a mental disorder in which the patient experiences impaired sensory perception, the emergence of false sensations in the form of sound, taste, touch, sight or smell. According to data (WHO, 2022) shows that there are around 24 million people or 1 in 300 people worldwide who experience schizophrenia. Padang City ranks first out of 19 districts/cities in West Sumatra, with 50,557 people. Based on data obtained at the RSJ Prof. Mental Hospital. H.B. Sa'anin Padang, in 2023 patients with hallucinations will increase to 6,354 people. The aim of the research is to be able to carry out mental nursing care with auditory hallucinations at RSJ Prof. Hb. Sa'anin Padang in 2024. The sample taken was a 32 year old Mr. I patient, nursing care carried out in February - March 2024, activities including assessment, diagnosis, intervention, implementation and nursing evaluation. Nursing care was carried out for 6 days. The result was that the patient was able to control hallucinations independently and the signs of hallucinations decreased. After the hallucination management nursing intervention was carried out, the patient's condition became better with the evaluation results showing that the patient's signs and symptoms of hallucinations decreased quite a bit. Keywords : Psychiatric Nursing Care, Auditory Hallucinations
Hubungan Tingkat Kesepian dengan Kualitas Hidup pada Lansia Setiyowati, Fenny; Luthfa, Iskim; Abrori
Jurnal Keperawatan Medika Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v3i2.271

Abstract

Lansia merupakan tahap akhir dari kehidupan. Pada proses ini lansia akan mengalami penurunan berbagai aspek didalam fungsi tubuhnya. Salah satu faktor yang dialami lansia adalah masalah psikologis berupa perasaan kesepian. Perasaan kesepian pada lansia tentu akan berdampak pada kualitas hidup lansia. Salah satu tolak ukur yang digunakan untuk menilai kesejahteraan lansia adalah kualitas hidup. Oleh karena itu, hubungan yang harmonis dengan keluarga, teman, dan lingkungan sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup lanjut usia yang positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat kesepian dengan kualitas hidup pada lansia di panti werdha. Penelitian ini menggunakan metodologi cross-sectional dan bersifat kuantitatif. Data dikumpulkan menggunakan skala kesepian dari UCLA Loneliness dan kualitas hidup diukur dengan skala WHOQOL-OLD. Dengan jumlah sampel sampel 95 lansia sesuai kriteria inklusi yaitu lansia yang berusia 60 tahun keatas, lansia yang sehat yang tinggal di panti, lansia yang masih mampu berkomunikasi. Pengambilan sampel acak sederhana (simple random sampling), suatu teknik pengambilan sampel acak, digunakan dalam prosedur ini. Uji Sommers'd digunakan untuk memperoleh data secara statistik. Tingkat kesepian pada lansia di panti rata-rata sedang sebanyak 62 lansia (65,3%), kualitas hidup pada lansia di panti tinggi sebanyak 73 lansia (76,8%). Berdasrkan hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa tingkat kesepian dengan kualitas hidup berkorelasi negatif dan signifikan (p = 0,000 dan r hitung = -0,373). Hal tersebut menunjukkan semakin rendah tingkat kesepian lansia maka semakin tinggi kualitas hidup lansia.

Page 8 of 11 | Total Record : 101